Anda di halaman 1dari 7

SEMINAR AKUNTANSI

Review Jurnal

An Empirical Evaluation of Accounting Income Numbers

By Ray Ball an Philip Brown (1968)

KELOMPOK 6
Nama Kelompok :
Putu Putri Larasati 1406305021 (Absen 17)
Ni Kadek Metri Tresnalyani 1406305022 (Absen 18)
Gita Apsari Dewi 1406305023 (Absen 19)

TAHUN AJARAN 2016/2017


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA

An Empirical Evaluation of Accounting Income Numbers Page 1


Judul
An Empirical Evaluation of Accounting Income Numbers

Isu yang Dibahas


Para ahli teori akuntansi secara umum mengevaluasi kegunaan dari praktik akuntansi
berdasarkan kesesuaiannya dengan suatu model analisis tertentu. Kenyataannya bahwa model
analisis sendiri tidak dapat menilai pentingnya pengukuran yang tersirat. Tanpa adanya pengujian
empiris lebih lanjut, akan menimbulkan berkurangnya makna substantif yang akan berimplikasi
pada menurunnya terutama kegunaan net income bagi investor untuk memprediksi keputusan
investasi.
Perkembangan terkini dalam capital theory memberikan pembenaran untuk memilih
behavior of security prices sebagai operational test of usefulness. Jika bukti menunjukkan harga
sekuritas dengan cepat menyesuaikan pada informasi baru yang telah tersedia, maka perubahan
pada harga sekuritas akan mereaksi aliran informasi kepada pasar. Secara historis, incomes of
firms cenderung bergerak bersama-sama. Satu studi menemukan bahwa sekitar setengah dari
variabilitas rata-rata tingkat EPS perusahaan dapat dikaitkan dengan economy-wide-effect.
Karena penelitian ini mengevaluasi income report yang berhubungan dengan perusahan, isi dan
waktu laporan harus dinilai relatif pada perubahan dalam rate of return pada firm's stocks net.
Peneliti berasum si bahwa dengan tersedianya informasi yang berguna tentang
perusahaan, rate of return selama periode akan merefleksikan adanya market-wide- information
yang berkaitan dengan semua perusahaan. Dengan gambaran dari efek pasar peneliti mengetahui
pengaruh informasi yang berkaitan dengan perusahaan. Kemudian, untuk menentukan apakah
bagian dari efek ini dapat dikaitkan dengan informasi yang terkandung dalam firm's accounting
income number peneliti memisahkan expected elements dan unexpected elements dari income
change.
Jika income forecast error adalah negatif maka akan didefinisikan sebagai berita buruk
(badnews) dan diprediksi bahwa apabila ada hubungan antara accounting income numbers dan
harga saham, perilisan income numbers akan mengakibatkan return sekuritas perusahaan
kurang dari yang telah diharapkan.
Studi-studi awal seperti Canning (1929) mengatakan bahwa ada perbedaan pendapat
mengenai income numbers yang kurang memiliki arti dan diragukan manfaatnya. Beaver (1968)
menyebutkan karena net income merupakan angka dari kepentingan investor, hasil yang
dgunakan sebagai kriteria prediktif adalah keputusan investasi seperti yang tercermin dalam

An Empirical Evaluation of Accounting Income Numbers Page 2


harga sekuritas. Scholes (1967) membuktikan bahwa income report memiliki information
content. Penelitian yang dilakukan oleh King (1966) menyebutkan bahwa 30-40% variabilitas
dari rate of return saham berhubungan dengan market wide effect. Pengaruh informasi market-
wide terhadap rate of return dari investasi saham suatu perusahaan, diestimasi dengan
menggunakan regresi linier melalui prediksi nilai harga saham perusahaan tersebut relatif dengan
market index index of return (Fama, et al., 1967).
Jadi permasalahan atau isu dalam penelitian ini adalah bagaimana kaitan atau pengaruh
accounting income numbers pada harga saham dengan memfokuskan pada informasi yang unik
untuk perusahaan tertentu. Accounting income numbers tidak dapat didefinisikan secara
substantif, dan dinyatakan bahwa angka tidak memiliki makna sehingga utilitasnya diragukan.

Skema Penelitian
Skema yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Kajian Teori: Kajian Empiris:
Capital Theory Canning (1929)
Efficient market theory Beaver (1968)
Signaling Theory Scholes (1967)
King (1966)
Fama, et al.,(1967).

Rumusan Masalah

Hipotesis

Uji Statistik

Hasil

Simpulan dan Saran

Hubungan antar variabel

An Empirical Evaluation of Accounting Income Numbers Page 3


Metodologi Penelitian
- Analisis Data dan Sample
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis OLS, yang terdiri dari
model regresi dan model naif. Penelitian ini juga menggunakan analisis chi square yang
digunakan untuk menguji perbedaan hasil untuk masing-masing variabel dalam model
regresi dan model naif.
Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah income numbers, tanggal
pengumuman laporan tahunan, dan pergerakan harga saham sekitar tanggal
pengumuman. Income numbers untuk tahun 1946 sampai 1966 diperoleh dari Standard
and Poors Cornpustat tapes. Harga saham diperoleh dari CRSP di University of Chicago.
Tanggal pengumuman diasumsikan menjadi tanggal dimana laporan awal muncul di Wall
Street Journal.
Analisis kami terbatas pada sembilan tahun fiskal 1957-1965. Dengan memulai
analisis pada tahun 1957, kami dipastikan bahwa setidaknya 10 observasi ketika
mengukur persamaan regresi pendapatan. Batas atas (tahun fiskal 1965, hasilnya
diumumkan pada 1966) ditekankan karena file CRSP berakhir pada Juni 1966.
Perusahaan-perusahaan yang dimasukkandalam studi ini memenuhi kriteria berikut:
- Data pendapatan yang tersedia pada pita Compustat untuk setiap tahun 1946-1966:
- Tahun fiskal yang berakhir 31 Desember
- Data harga yang tersedia pada pita-pita CRSP untuk setidaknya 100 bulan; dan
- Tanggal pengumuman Wall Street Journal yang tersedia.
- Validitas eksternal dan internal
Validitas Internal

An Empirical Evaluation of Accounting Income Numbers Page 4


Validitas internal menyangkut sejauh mana perubahan diamati dalam suatu
penelitian benar-benar hanya terjadi karena perlakuan yang diberikan dan bukan
pengaruh faktor lain (variabel luar). Dalam penelitian ini terdapat sumber informasi lain
selain income accounting numbers yang dapat digunakan untuk menilai harga saham,
meskipun demikian income accounting numbers menyediakan informasi yang lebih
untuk menilai harga saham dibandingkan sumber informasi yang lain. Jadi dapat
dikatakan bahwa validitas internal dalam penelitian ini kuat.

Validitas Eksternal
Validitas eksternal menyangkut sejauh mana hasil suatu penelitian dapat
digeneralisasikan pada populasi induk (asal sampel) penelitian diambil. Peneliti
menggunakan beberapa kriteria untuk memilih perusahaan yang akan digunakan sebagai
sampel penelitian. Selain itu perusahaan yang baru berdiri, perusahaan yang gagal,
perusahaan yang laporannya tidak pada tanggal 31 Desember, dan perusahaan yang tidak
tercantum pada Compustat, CRSP, dan Wall Street Journal dikeluarkan dari sampel.
Akibatnya, hal itu mungkin tidak mewakili semua perusahaan dan dapat mengurangi
generalisasi hasil penelitian. Jadi dapat dikatakan bahwa validitas ekternal penelitian ini
rendah.

- Metode pengujian hipotesis


Metode statistic pertama yang digunakan penulis untuk mengestimasi adalah
Ordinary Least Squares (OLS), koefisiennya (1jt , 2jt) dari regresi linier atas
perubahan pada income perusahaan j (Ij, t-r) terhadap perubahan income rata-rata
semua perusahaan (selain perusahaan j) pada pasar (Mj, t-r) menggunakan data akhir
tahun sebelumnya (r = 1,2, , t-1).

Hasil dan Kesimpulan


Hasil mendemontrasikan bahwa informasi yang terkandung pada angka income
tahunan berguna dan terkait dengan harga saham. Sasaran sebenarnya dari bagian ini
adalah untuk menilai hubungan penting yang terkait pada net income, dan pada saat yang
bersamaan menyediakan informasi yang terdapat pada income report.

An Empirical Evaluation of Accounting Income Numbers Page 5


Dari beberapa angka perhitungan model yang digunakan peneliti dapat
disimpulkan:
(1) Sekitar 75 % dari nilai seluruh informasi yang muncul dapat dioffsett dan
hanya 25% yang tersedia.
(2) Dari 25 % yang tersedia sekitar setengahnya dapat diasosiasikan sebagai
informasi yang terkandung pada reported income.
Dua kesimpulan lainnya yang tidak berhubungan dengan bukti adalah:
(3) Dari nilai informasi yang terkandung pada reported income, tidak lebih
dari sekitar 10 sampai dengan 15 persen tidak diantisipasi pada bulan yang
dilaporkan.
(4) Nilai informasi yang dsatukan dengan income number pada saat dirilis
oleh konstitusi, secara rata-rata hanya 20 persen dari nilai seluruh
informasi yang sampai kepasar pada bulan tersebut.
Kesimpulan kedua mengindikasikan bahwa accounting income number menerima
sekitar setengah dari dampak bersih atas seluruh informasi yang tersedia selama 12 bulan
sebelum dirilis. Kesimpulan keempat menyarankan bahwa net income hanya
berkontribusi sekitar 20% dari nilai seluruh informasi pada bulan perilisannya. Paradoks
yang muncul berkaitan dengan kenyataan: (a) Informasi-informasi lain biasanya dirilis
dalam bulan yang sama seperti reported income. (Contohnya : dengan pengumuman
dividen atau barangkali item lainnya dalam laporan keuangan); (b) 85% -- 90% net effect
dari informasi tentang actual income telah terlihat dalam harga sekuritas pada bulan
pengumuman; dan (3) Periode annual report satu dan satu setengah bulan telah menjadi
sejarah.
Hasil yang didapat adalah bias secara sistematis bertentangan dengan temuan pada
laporan akuntansi disebabkan:
1. the assumption that stock prices are from transactions which have taken
place simultaneously at the end of the month
2. the assumption that there are no errors in the data
3. the discrete nature of stock price quotations
4. the presumed validity of the errors in forecast model

An Empirical Evaluation of Accounting Income Numbers Page 6


5. the regression estimates of the income forecast errors being random
variables, which implies that some misclassifications of the true
earnings forecast errors are inevitable.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah semua informasi tentang sebuah
perusahaan individu yang menjadi tersedia selama setahun, satu atau lebih ada dalam
jumlah pendapatan tahun itu, serta cukup untuk diperhitungkan. Namun, laporan
pendapatan tahunan sangat tidak tepat digunakan sebagai media, karena kebanyakan
isinya (sekitar 85 sampai 90 persen) yang dicakup oleh media yang lebih cepat
publikasinya, diantaranya adalah laporan interim. Karena efisiensi dari pasar modal
banyak ditentukan oleh cukupnya sumber datanya, peneliti tidak terkejut jika pasar
beralih ke sumber lain yang dapat diperoleh lebih cepat dibanding laba bersih tahunan.
Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa informasi yang terdapat dalam
angka laba tahunan berguna terkait dengan harga saham. Namun laporan akuntansi
tahunan hanya merupakan satu dari banyak sumber informasi yang tersedia bagi investor.

An Empirical Evaluation of Accounting Income Numbers Page 7

Anda mungkin juga menyukai