Anda di halaman 1dari 2

1. A.

Pengertian koperasi
- Menurut Hatta, untuk disebut koperasi, sesuatu organisasi itu setidak tidaknya
harus melaksanakan 4 asas. Asas asas tersebut adalah Tidak Boleh dijual dan
dikedaikan barang barang palsu. Harga barang harus sama dengan harga pasar
setempat. Ukuran harus benar dan dijamin. Jual beli dengan Tunai. Kredit dilarang
karena menggerakan hati orang untuk membeli diluar kemampuannya.
- Undang undang No. 25 tahun 1992, memberikan definisi Koperasi adalah badan
usaha yang beranggotakan orang orang atau badan hukum koperasi yang
melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan
ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.
b. tujuan didirikannya koperasi Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota
pada khususnya danmasyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan
perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan
makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 (UU RI No. 25 tahun 1992 Pasal 3)

2. Ciri-ciri koperasi
3. Sumber dana koperasi
4. Konsep pengukuran kinerja dengan 3s Kriteria tiga sehat yang dimaksud dalam hal ini
adalah mental sehat, organisasi sehat, dan usaha sehat. Pembinaan koperasi atas dasar tiga
sehat ini adalah relevan dengan tuntutan pembaharuan oleh masyarakat pada waktu ini,
dalam hal ini dapat diartikan bahwa mental sehat adalah tidak hanya berpikir secara
kebendaan, tetapi juga menempatkan nilai-nilai kemanusiaan dan social diatas nilai-nilai
kebendaan. Tercermin kejujuran dan keadilan dalam kegiatan pengurus dan anggota
koperasi. Untuk sehat usaha dapat diartikan bahwa usaha koperasi berjalan secara
kontinu, dan pada setiap akhir tahun buku terdapat laba/rugi setelah dipenuhinya
ketentuan-ketentuan yang berlaku, serta adanya keikutsertaan anggota dalam usaha
koperasi. Sedangkan untuk sehat organisasi adalah adanya kesadaran, sekurang-
kurangnya pengertian pada diri anggota bahwa mereka memiliki koperasi dan bersedia
berpartisipasi dalam kegiatan koperasi. Selain itu adanya komunikasi yang lancar antara
pengurus, pengawas dan anggota (Sukamdiyo, 1996: 48)
5. Hambatan dan peluang koperasi dalam persaingan usaha
6. Jenis-jenis koperasi berdasarkan daerah kerja
7. Hak dan kewajiban anggota koperasi
Sebagaimana ditegaskan dalam pasal 20 UU no. 25 tahun 1992 kewajiban-kewajiban
anggota koperasi meliputi hal-hal sebagai berikut: 1. Mematuhi anggaran dasar dan
anggaran rumah tangga koperasi serta semua keputusan yang telah disepakati bersama
dalam rapat anggota. 2. Berpartisipasi dalam kegiatan usaha yang diselenggarakan oleh
koperasi. 3. Mengembangkan dan memelihara kebersamaan asas kekeluargaan
Seperti halnya dengan kewajiban anggota, hak anggota koperasi ada yang sudah
ditetapkan dalam UU koperasi ada pula yang diatur dalam anggaran dasar dan anggaran
rumah tangga. hak-hak anggota koperasi adalah sebagai berikut 1. untuk menghadiri,
menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam rapat anggota. 2. Memilih dan atau
dipilih menjadi pengurus. 3. Meminta diadakan rapat anggota menurut ketentuan-
ketentuan dalam anggaran dasar. 4.Mengemukakan pendapat atau saran-saran kepada
pengurus diluar rapat anggota, baik diminta atau tidak diminta. 5. Memanfaatkan
koperasi dengan mendapat pelayanan yang sama antar sesama anggota. 6.Mendapatkan
keterangan mengenai perkembangan menurut ketentuan dalam anggaran dasar.