Anda di halaman 1dari 2

Info sehat Edisi 16, Februari 2015 Oleh Klinik :

Hipertensi (tekanan darah tinggi) adalah 3. Mekanisme vascular (pembuluh darah) :


peningkatan tekanan darah 140/90 mmHg kelainan pembuluh darah dan adanya
yang didapat dari pengukuran tekanan darah radikal bebas misalnya pada orang-orang
sekurang-kurangnya 2 kali dalam 2 keadaan yang merokok atau kolesterol tinggi.
yang berbeda. Jika didapati tekanan darah
140/90 mmHg hanya pada 1 waktu tertentu
maka harus dilakukan pemeriksaan kedua
untuk memastikan seseorang menderita
tekanan darah tinggi.

Klasifikasi dan Tingkatan Hipertensi


Gejala Hipertensi
Klasifikasi Tekanan darah Tekanan darah
Sistolik (mmHg) Diastolik (mmHg) 1. Sakit kepala
Normal < 120 < 80 2. Sakit tengkuk
Prehipertensi 120 139 80 89 3. Pusing

Hipertensi derajat 1 140 159 90 99 4. Penglihatan kabur


5. Mual dan Muntah
Hipertensi derajat 2 160 100
6. Perasaan lemas

Penyebab / Mekanisme Hipertensi 7. Sulit tidur

1. Mekanisme Neural (saraf) : stres dan Pencegahan dan Penanganan

aktivitas saraf simpatis, misalnya keadaan Hipertensi

banyak masalah (pikiran) atau perasaan


cemas
2. Mekanisme Renal (ginjal) : Asupan natrium
tinggi dengan retensi cairan, misalnya
banyak mengkonsumsi garam, MSG, ikan
asin serta adanya gangguan ginjal.

Something new..! Something change !!


Info sehat Edisi 16, Februari 2015 Oleh Klinik :

2. Fase syncope Penanganan syncope sebenarnya cukup

Ditandai dengan hilangnya kesadaran pasien sederhana yaitu menempatkan pasien pada

dengan gejala klinis berupa pernapasan posisi supine ( kepala lebih rendah daripada
kaki). Posisi ini bisa memperbaiki venous return
pendek, dangkal, dan tidak teratur, bradikardi
(aliran darah vena) ke jantung dan selanjutnya
dan hipotensi berlanjut, nadi teraba lemah
meningkat cerebral blood flow (aliran darah
dan gerakan konvulsif dan muscular twitching
otak).
pada otot-otot akibat hilangnya kesadaran.

3. Fase postsyncope
Periode pemulihan dimana pasien kembali paa
kesadarannya. Pada fase awal postsyncope pasien
dapat mengalami disorientasi, mual, dan
berkeringat. Pada pemeriksaan klinis didapatkan
nadi mulai meningkat dan teraba lebih kuat dan
Selain intervensi tersebut pasien dapat
tekanan darah mulai naik.
diberikan oksigen murni 100% melalui face
Tatalaksana kegawatdaruratan medis mask dengan kecepatan aliran 6-8 liter per
yaitu : menit. Bila intervensi dilakukan segera maka
Penilaian tentang : jalan napas (airway), biasanya kesadaran pasien akan kembali dalam
pernapasan (breathing), sirkulasi (circulation), waktu relative cepat.
kesadaran (disability) disingkat ABCD. Setelah kesadaran pulih tetap pertahankan

Apabila pasien dapat merespon dengan baik penderita pada posisi supine, jangan tergesa-

komunikasi secara verbal maupun non verbal gesa mendudukkan pasien pada poisi tegak

berarti aspek airway dan breathing baik. Aspek karena hal ini dapat menyebabkan terulangnya

circulation dapat dinilai dengan memonitor nadi kejadian syncope yang dapat berlangsung lebih

dan pengukuran tekanan darah. berat dan membutuhkan waktu lebih lama.

INGAT..! Biasakan SARAPAN PAGI untuk kecukupan ENERGI anda Halaman 2 dari 2 halaman

Something new..! Something change !!