Anda di halaman 1dari 8

FAMILI LAMIACEAE

A. Tinjauan umum

Lamiaceae, juga disebut Labiatae, keluarga mint dari tanaman


berbunga,dengan 236 genus dan lebih dari 7.000 spesies. Digunakan oleh
manusia sebagaitanaman herbal dan berguna untuk rasa, aroma, atau obat.
Spesies dari Lamiaceaeterutama merupakan herba atau semak-semak dalam
berbagai ukuran, jarang berupa pohon. Siklus hidup dari anggota Lamiaceae
mungkin tahunan atau abadi.Batang biasanya persegi, terutama ketika muda,
tegak atau berbaring di tanah.Daun berhadapan atau melingkar, decussatus
dan kelenjar-bertitik. Sering daunsangat aromatic karena minyak ethereal yang
terletak di rambut kelenjar. Bunga- bunga tersebut diatur dalam cymes aksila
kompak (verticillasters), misalnyaLeonotis, atau kadang-kadang tunggal dalam
axila daun. Kadang-kadang perbungaan padat seperti Pycnostachys. Bunga
zygomorphic (tidak teratur)merupakan karakteristik famili Lamiaceae. Namun,
actinomorfik (teratur), 4 atau5 lekuk bunga terjadi pada beberapa genus.
Corolla berbentuk tabung dan biasanya berbibir dua dengan bibir atas berlekuk
2 dan bibir bawah berlekuk 3,dengan berbagai warna dan sering berbulu.
Bunganya biseksual, jarang berkelamin tunggal. Benang sari biasanya ada 4 (2
panjang dan 2 yang pendek),yang timbul di mulut corolla atau di tabung dan
merupakan karakteristik daritabung corolla (Hemizygia). Kadang-kadang
filament tidak dapat dipisahkan.Sebuah ovarium superior duduk sepenuhnya
atau cakram berlekuk merupakankarakteristik dengan gaya gynobasic (yang
timbul dari dasar putik) atau terminal.Buah terdiri dari 4 nutlets, meskipun
beberapa dari nutlets tersebut tidak dewasa,masing-masing dengan biji
tunggal.

B. Deskripsi Famili
Herba atau perdu, sering berbau harum, dengan batang hampir
seluruhnyasegiempat. Cabang sisi daun kebanyakan melintang berhadapan,
kadang-kadang berkarang. Daun tanpa daun penumpu. Bunga dalam anak
payung yang rapat ataulepas, biasanya berhadapan dan kemudian membentuk
karangan semu dalamketiak dari daun biasa atau daun pelindung; kadang-
kadang bunga dalam bongkol.Bunga kebanyakan berkelamin 2 dan zygomorph.
Kelopak berdaun lekat, sering bergigi 5, berlekuk 5 atau berbagi 5, kadang-
kadang berbibir 2. Mahkota hampir seluruhnya berbilangan 5 atau berbibir 2.
Benang sari 4 kalau demikian panjang2, atau 2 dan kemudian berstaminodia 2
atau tidak. Bakal buah beruang 2, dengan2 bakal biji tiap ruang, kemudian
beruang 4 dan berbagi 4, dengan tangkai putik antara bagian itu. Buah belah
terpecah dalam 4 bagian yang berbiji 1.
C. Ciri Khas Famili
Spesies dari Lamiaceae terutama merupakan herba atau semak-semak dalam
berbagai ukuran, jarang berupa pohon. Batang biasanya persegi,
terutamaketika muda, tegak atau berbaring di tanah. Sering daun sangat
aromatic karenaminyak ethereal yang terletak di rambut kelenjar. Bunganya
biseksual, jarang berkelamin tunggal. Buah terdiri dari 4 nutlets, meskipun
beberapa nutletstersebut tidak dewasa, masing-masing dengan biji tunggal.
D. Kunci Determinasi

Ciri Genus Batang Daun Bunga Bau Buah


Coleus Berambut Helai daun Terkumpul Harum Keras,
bulat dalam berbentuk
telur,pangka tandan seperti telur
l membulat, lepas di dan licin
ujung ujung atau
menyempit, mulai yang
tepi daun berujung
beringgit lebar,
kasar mahkota
berbibir 2
dengan bibir
bawah
menggantun
g, kelopak
berambut
Ocimum Berambut Helai daun Berkumpul Sangat Keras
bulat telur, menajdi harum berwarna
elips atau tandan cokelat tua,
memanjang ujung, gundul,
dengan mahkota waktu
ujung berbibir dibasahi
runcing, 2,dari luar membengka
berbintik berambut, k sekali
bintik dengan bibir
seperti bawah rata,
kelenjar sisi luar
kelopak
berambut
Orthosipon Berambut Helai daun Berkumpul - Keras
pendek bulat telur, menjadi memanjang,
elips, atau tandan dan
memanjang ujung, berkerut
dengan tepi kelopak halus
bergerigi berambut
kasar pendek,
mahkota
berbibir 2,
bibir atas
bertaju 3
dengan bibir
bawah lurus,
menjulang
ke depan

1.a. Batang berambut dengan helai daun bulat telur, pangkal membulat,
ujungmenyempit, dan tepi daun beringgit kasar
b. Batang berambut dengan helai daun bulat telur elips atau
memanjangdengan ujung runcing, berbintik-bintik serupa kelenjar
2.a. Berbau harum dengan bunga berkumpul dalam tandan lepas di ujung
ataumalai yang bercabang lebar, mahkota berbibir 2 dengan bibir
bawahmenggantung, kelopak berambut
b. Berbau sangat harum dengan buah berkumpul menjadi tandan
ujung,mahkota berbibir 2, dari luar berambut dengan bibir bawah rata, sisi
luar kelopak berambut
3.a.Buah keras, berbentuk seperti telur dan licin
b.Buah keras, berwarna cokelat tua, gundul, dan waktu dibasahimembengkak
sekali

E. Deskripsi Genus, Species, dan klasifikasi

1. Coleus

Herba tegak atau berbaring pada pangkal dan ditempat itu berakar banyak,
menahun, harum; tinggi 0,5 - 1,5 m. Batang berambut. Tangkai daun2 - 9 cm;
helaian daun bulat telur, dengan pangkal yang membulat atau bentuk baji dan
ujung yang menyempit, di atas pangkal yang bertepi rata beringgitkasar, berbeda
dalam cara berambut dan warna hijau (hijau sampailembayung; bernoda sampai
bergaris). Bunga dalam anak payung yang berhadapan, panjang 0,5 - 5 cm, yang
terkumpul lagi menjadi tandan lepas diujung atau malai yabg bercabang lebar. Anak
tangkai daun berambut rapat, 3 -4 mm. Kelopak berambut dan terdapat bintik-bintik
kelenjar kuning banyak, panjang 2 - 3 mm; gigi belakang paling besar, bulat telur
lebar; kedua gigisamping paling kecil; yang paling bawah berlekatan menjadi bibir
bawahyang bercelah 2. Mahkota berbibir 2, panjang 1 cm, dengan bibir bawah
yangmenggantung, sisi luar berambut dan penuh dengan bintik-bintik kelenjar
banyak; tabung berbentuk S. Tangkai sari gundul; kepala sari ungu. Tangkai putik
akhirnya sangat panjang, bercelah 2. Kelopak buah 5 - 7 mm panjangnya; buah
keras bentuk telur,licin. Ditanam, di banyak tempat liar; 1 -1300 m. Sering pada
tepian air.

Coleus scutellarioides

Terna, setahun, tumbuh tegak atau berbaring pada pangkalnya, jika seluruh bagian
daun diremas akan mengeluarkan bau yang harum. Batangbersegi empat dengan
alur yang agak dalam pada masing-masing sisinya, berambut, percabangan banyak,
berwarna ungu kemerahan. Daun tunggal,helaian daun berbentuk bulat telur, ujung
meruncing, tepi beringgit,tulang daun menyirip jelas (berupa alur), permukaan daun
agak mengkilap, berambut halus, berwarna ungu kecoklatan sampai
ungukehitaman. Bunga tersusun dalam tandan lepas di ujung atau malai yang
bercabang lebar, mahkota berbibir dua dengan bibir bawah yangmenggantung,
berwarna putih. Buah keras, berbentuk seperti telur danlicin.

Klasifikasi :
Regnum : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : MagnoliopsidaOrdo : Lamiales
Famili : Lamiaceae
Genus : Coleus
Spesies : C. scutellarioide

Batang Daun Bunga


2. Ocimum
Herba tegak, sangat harum; tinggi 0,3 - 0,6 m. Batang seringkeunguan, caranya
berambut berubah-ubah. Tangkai daun 0,5 - 2 cm; helaiandaun bulat telur elips
atau memanjang, dengan ujung runcing, berbintik-bintik serupa kelenjar, pada
sebelah menyebelah ibu tulang 3 - 6 tulang cabang, 3,7- 7,5 kali 1,5 - 2,5 cm.
Karangan semu berbunga 6, berkumpul menjadi tandanujung. Daun pelindung
elips atau bulat telur, panjang 0,5 - 1 cm. Kelopak sisiluar berambut, sisi dalam
bagian bawah dalam tabung berambut rapat sekitar 0,5 cm; gigi belakang
jorong sampai bulat telur terbalik, dengan tepi mengecilsepanjang tabung; gigi
samping kecil dan runcing; kedua gigi bawah berlekatan menjadi bibir bawah
yang bercelah 2. Mahkota berbibir 2, panjang8 - 9 mm, dari luar berambut; bibir
atas bertaju 4; bibir bawah rata. Tangkaidari kelopak buah tegak dan tertekan
pada sumbu dari karangan bunga,dengan ujung bentuk kait melingkar, seolah-
olah duduk dan dengan mulutyang terarah miring merendah. Kelopak buah 6 - 9
mm. Buah keras cokelattua, gundul, waktu dibasahi membengkak sekali, sering
ditanam. Lebih seringmenjadi liar; 1 - 450 m. Tepi jalan dan tepi kebun, dsb.
Tanaman sangat berubah-ubah.
a. Ocimum citriodorum
Terna, tinggi 6070cm; batang bersegi empat dengan alur agak dalam dan
memiliki bulu halus dengan daun pada tiap ruas, daun berwarna hijau muda,
bentuk oval dengan panjang 3-4cm, berambut halusdi permukaan bagian
bawah; bunganya berwarna putih, kurang menarik,tersusun dalam tandan,
bila dibiarkan berbunga, maka pertumbuhan daunlebih sedikit dan tanaman
cenderung cepat menua dan mati. Aromadaunnya khas, berasal dari
kandungan sitral yang tinggi pada daun dan bunganya.
Klasifikasi
Regnum : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Lamiales
Famili : Lamiaceae
Genus : Ocimum
Spesies :O. citriodorum

3. Orthoshipon

Herba berkayu, naik perlahan-lahan, pada pangkal sering bercabang, berakar kuat;
tinggi 0,4 1,5 m. Batang berambut pendek. Tangkai daun 0,4 3 cm; helaian
daun bulat telur, elips atau memanjang, dengan pangkal berbentuk baji, di atas
pangkal yang bertepi rata bergigi kasar, dapat dikatakangundul, 2 10 kali 1 5
cm. Karangan semu banyak, terpisah, berbunga 6,terkumpul menjadi tandan ujung.
Daun pelindung kecil. Tangkai bunga pendek. Kelopak berambut pendek, panjang
5,5 7,5 mm; taju atau hampir sampai pangkal tabung berakhir dengan 2 rusuk,
bulat telur terbalik dan lebihlebar daripada taju lainnya; taju samping dengan ujung
runcing, ungu; keduataju bawah terpanjang, runcing, pada pangkal berlekatan
pendek. Mahkota berbibir 2; tabung lurus dan sempit; bibir atas bertaju 2, lebar
dengan tajutengah yang bergigi 2, berbalik ke belakang; bibir bawah lurus
menjulang kedepan. Kepala sari ungu. Bakal buah gundul. Panjang kelopak buah 1
cm; buah keras memanjang, berkerut halus. Pada daerah yang teduh, tidak
terlalukering; 1 700 m. Sering ditanam sebagai tanaman yang berkhasiat obat.

a. Orthoshipon aristatus
Kumis kucing termasuk terna tegak dan tingginya mencapai 2meter. Batang
bersegi empa tagak beralur berbulu pendek atau gundul.Helai daun
berbentuk memanjang, urat daun sepanjang pinggir berbulutipis atau gundul,
tepi daun bergerigi halus dimana kedua permukaan berbintik-bintik karena
adanya kelenjar yang jumlahnya sangat banyak.Ciri khas tanaman ada pada
bagian kelopak bunga berkelenjar, urat dan pangkal berbulu pendek dan
jarang sedangkan di bagian yang paling atasgundul. Bunga bibir, mahkota
yang bersifat terminal yakni berupa tandanyang keluar dari ujung cabang, di
bagian atas ditutupi oleh bulu pendek berwarna ungu dan kemudian menjadi
putih, helai bunga tumpul, bundar.Benang sari ukurannya lebih panjang dari
tabung bunga dan melebihi bibir bunga bagian atas. Buah geluk berwarna
coklat gelap
Klasifikasi
Regnum : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Lamiales
Famili : Lamiaceae
Genus : Orthosiphon
Spesies :O. aristatus
F. Kesimpulan

Tanaman tersebut digolongkan ke dalam famili Lamiaceae karenamemiliki


mahkota bunga berbibir yang tersusun dalam tandan. Kebanyakan batang
tanaman dari famili ini berbentuk persegi empat, dengan daun aromatik karena
minyak etheral yang terkandung di dalamnya.