Anda di halaman 1dari 3

GAWAT JANIN DALAM PERSALINAN

RUMAH SAKIT UMUM


DAERAH LAHAT No Dokumen No. Revisi Halaman
Jl. Letnan Harun Sohar I - 1/3
No. 28 Telp/Fax.
(0731) 321785 / 323080
Ditetapkan Oleh,
Direktur
Rumah Sakit Umum Daerah Lahat
STANDAR PROSEDUR Tanggal Terbit
OPERASIONAL

dr.Hj LAELA CHOLIK, M.Kes


NIP 197003292002122002
PENGERTIAN Gawat janin dalam persalinan adalah kedaruratan medik yang terjadi
pada janin saat persalinan fase laten,kala satu aktif atau kala dua yang
ditandai dengan DJJ < 100 dpm (teratur atau tidak teratur) atau DJJ >
180 dpm (teratur atau tidak teratur) atau air ketuban hijau kental atau air
ketuban berbau.
TUJUAN Upaya penanganan kegawatan janin saat persalinan sesuai dengan
kemampuan Rumah Sakit Umum Daerah Lahat.
KEBIJAKAN Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Lahat Nomor:

tentang Kebijakan Pelayanan Ponek Rumah Sakit Umum Daerah Lahat.

PROSEDUR Persiapan Pasien


1. Persetujuan tindakan medik dan memilih jenis tindakan
2. Posisi tidur miring ke kiri atau setengah duduk (jangan tidur
telentang).

Persiapan Alat
1. Peralatan resusitasi ibu siap pakai
2. Peralatan resusitasi neonatus siap pakai
3. Peralatan penghangat neonatus siap pakai
4. Peralatan transportasi neonatus siap pakai
5. Oksigen dengan sungkup siap pakai
6. Obat :
6.1. Tokolitik
6.2. Antibiotika
7. Peralatan partus normal siap pakai.

GAWAT JANIN DALAM PERSALINAN

RUMAH SAKIT UMUM


DAERAH LAHAT No Dokumen No. Revisi Halaman
Jl. Letnan Harun Sohar I
No. 28 Telp/Fax. - 2/3
(0731) 321785 / 323080

PROSEDUR 8. Peralatan ekstraksi vakum siap pakai.


9. Peralatan seksio sesarea siap pakai.

Persiapan Penolong
1. Kompeten dan sehat
2. Memiliki kemampuan resusitasi neonatus
3. Tenaga penolong : SpOG, SpA, Bidan, dan Perawat
Prosedur :
1. Seksio sesarea (Lihat SPO Seksio Cesarea)
a. Atas indikasi obstetri
b. Persiapan SC cito dilakukan
c. Anestesi
d. Insisi mediana atau Pfannenstiehl
e. Lahirkan janin
f. Resusitasi neonatus (Lihat SPO Resusitasi Neonatus)
g. Plasenta dilahirkan
h. Penutupan uterus dan dinding perut
i. Cari etiologi gawat janin dan atasi sesuai penyebab
2. Ekstraksi Vakum (Lihat SPO Ekstraksi Vakum)
3. Resusitasi ibu sambil menanti persalinan :
3.1. Oksigenasi : 6 10 l/menit memakai sungkup
3.2. Tidur miring ke kiri atau setengah duduk
3.3. Tokolitik (bila ada indikasi)
3.4. Pasang infus : NaCl 0.9%, 500 cc, 30 tetes/menit (drip makro)
3.5. Atasi anemia (bila ada)
3.6. Stop oksitosin (bila induksi persalinan)
4. Penanganan neonatus selanjutnya dilakukan oleh SpA dan dokter
spesialis lain yang terkait dalam penangannya.
Penanganan kegawatan janin dalam persalinan memerlukan kerjasama
tim yang solid, terpadu dan cepat (janin dapat lahir kurang dari 30 menit
sejak diagnosis gawat janin ditegakkan) dengan memperhatikan
informed consent dan informed of choice.

GAWAT JANIN DALAM PERSALINAN

RUMAH SAKIT UMUM


DAERAH LAHAT No Dokumen No. Revisi Halaman
Jl. Letnan Harun Sohar I - 3/3
No. 28 Telp/Fax.
(0731) 321785 / 323080
UNIT TERKAIT - Ruang bersalin
- Ruang Operasi
- Ruang NICU

Anda mungkin juga menyukai