Anda di halaman 1dari 29

Rencana Pelaksanaan Survey Aspek Sarana dan Prasarana

Kawasan Industri Kabupaten Karawang

A. Latar Belakang

Data merupakan informasi-informasi yang di perlukan saat


melakukan suatu perencanaan. Proses perencanaan merupakan sebuah
siklus yang diawali dengan pengumpulan data. Dimana pengumpulan
data harus berdasarkan dari sumber yang bersifat empiris dan
berdasarkan kondisi eksisting di Kawasan Industri Kabupaten Karawang.

Untuk mendapatkan suatu data, dilakukan beberapa proses


didalamnya. Data yang didapatkan kemudian diolah dan dilakukan
analisis lebih lanjut. Sehingga, menjadi suatu informasi yang lebih
spesifik. Dalam mendapatkan data yang dibutuhkan dilakukan banyak
cara, baik dalam data primer ataupun data sekunder.

Aspek sarana dan prasarana merupakan penunjang dan kebutuhan


utama masyarakat yang sangat penting dan dibutuhkan dalam
kelangsungan hidup sehari-hari disetiap wilayah, termasuk di Kawasan
Industri Kabupaten Karawang. Ketersediaan sarana prasarana di suatu
wilayah tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam
mendukung aktivitas perekonomian, sosial, budaya serta sebagai modal
dasar dalam memfasilitasi interaksi dan komunikasi antara kelompok
serta masyarakat, mengikat dan menghubungkan antar wilayah di
Kabupaten Karawang.
Oleh karena itu, survey ini dilakukan untuk membantu kami dalam
memahami dan mendapatkan data-data yang dibutuhkan serta fakta
mengenai isu yang kami angkat dalam aspek sarana dan prasarana di
Kawasan Industri Kabupaten Karawang.
B. Tujuan & Sasaran

Tujuan

Tujuan dari penyusunan desain survey ini adalah untuk memudahkan


dalam melaksanakan kegiatan survey lapangan terutama dalam
mendapatkan data-data yang dibutuhkan guna mengetahui tingkat
perkembangan dan ketersediaan sarana dan prasarana serta potensi
permasalahan yang ada di Kawasan Industri Kabupaten Karawang,
identifikasi ketersediaan dan sebaran sarana prasarana, identifikasi
proyeksi kebutuhan sarana prasarana dimasa yang akan datang guna
mengetahui tingkat kepuasan masyarakat dan mendeteksi potensi
permasalahan sarana dan prasarana di Kawasan Industri Kabupaten
Karawang.

Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan Studio Proses Perencanaan ini,
yaitu :
Mengetahui kondisi eksisting dan ketersediaan dari aspek sarana dan
prasarana yang terdapat di Kawasan Industri Kabupaten Karawang
berdasarkan survey lapangan yang dilakukan.
Mengetahui Tingkat pelayanan dan permasalahan sarana prasarana yang
ada di Kawasan Industri Kabupaten Karawang.
Teridentifikasinya potensi dan permasalahan sarana dan prasarana di
wilayah kajian studio.
Pengumpulan data statistik dan data laporan mengenai aspek sarana dan
prasarana.
Diskusi dengan responden terkait untuk memperbanyak informasi.

C. Ruang Lingkup
Ruang Lingkup Wilayah
Ruang lingkup wilayah yang dikaji pada aspek sarana dan prasarana
yaitu kawasan Industri Kabupaten Karawang, dengan batasan wilayah
sebagai berikut :
Utara : Kec. Rengasdenklok, Rawamerta,
Timur : Majalaya, Purwasari, Kota Baru
Selatan: Tegalwaru, Pangkalan, Kab. Purwakarta
Barat : Bekasi

Ruang lingkup wilayah pada kawasan industri kab. Karawang yang


memiliki luas 330,59 km2. Terdapat 5 (lima) kecamatan yang menjadi ruang
lingkup wilayah studio perencanaan, diantaranya :
1. Kecamatan Telukjambe Barat
2. Kecamatan Telukjambe Timur
3. Kecamatan Ciampel
4. Kecamatan Klari
5. Kecamaran Cikampek

Luas Kecamatan di Kawasan Industri Kabupaten Karawang


Luas
Presentase
No. Kecamatan Wilayah (%)
(ha)

1. Ciampel 11013 33,31316737

2. Telukjambe Timur 4013 12,13890317

3. Telukjambe Barat 7336 22,19062888

4. Klari 5937 17,95880093

5. Cikampek 476 14,39849965

Jumlah 33059 100


Sumber :BPS Kabupaten Karawang 2015

Persentase Luas Kecamatan di Kawasan Industri Kabupaten Karawang


Dilihat dari tabel dan grafik diatas dapat dikatakan bahwa luas wilayah
tertinggi pada kawasan Industri di Kabupaten Karawang terdapat
Kecamatan Ciampel dengan luas 110,13 Km2 dengan presentase 33,31%
dan luas terendah berada di kecamatan Telukjambe Timur dengan luas 40,13
Km2 dengan presentase 12,13%.

Ruang lingkup yang menjadi wilayah kajian yaitu wilayah


Kawasan Peruntukan Industri Kabupaten Karawang dengan luas
wilayah 19.055,1 hektare atau 10,87 % dari total luas keseluruhan
Kabupaten Karawang. Meliputi kecamatan yang berada di Kecamatan
Teluk Jambe Timur, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kecamatan
Cikampek, Kecamatan Ciampel, dan Kecamatan Klari.
Ruang Lingkup Materi
Ruang lingkup materi berdasarkan tujuan dan sasaran yang dikaji
dalam Aspek Sarana dan Prasarana adalah terkait mengenai pengumpulan
data yang digunakan untuk kegiatan survey di Kawasan Industri
Kabupaten Karawang seperti Kecamatan Ciampel , Kecamatan
Telukjambe timur, Kecamatan Telukjambe barat, Kecamatan Klari,
Kecamatan Cikampek.
Ruang lingkup yang dikaji oleh aspek sarana dan prasarana adalah
agar tersusunnya metodologi survey sarana dan prasarana yang terdapat di
Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang meliputi pengumpulan data
primer dan pengumpulan data sekunder. Tersusunnya mekanisme survey
untuk mempermudah kegiatan survey lapangan aspek sarana dan prasarana
yang meliputi alat-alat survey dan tahapan (manual guide). Serta agar
tersusunnya rencana kerja yang meliputi jadwal pelaksanaan survey studio
proses perencanaan di Kawasan Industri Kabupaten Karawang.

D. Mekanisme Survey
1) Alat yang digunakan
a. Peta
Peta digunakan sebagai petunjuk perjalanan peneliti atau
surveyor ketika berada diperjalanan. Selain itu juga peta digunakan
untuk acuan dan penentuan titik lokasi untuk laporan dimana sarana
maupun prasarana berada, sehingga informasi yang didapatkan pun
lebih baik dan lebih informatif.
b. Kamera
Kamera yang digunakan adalah kamera digital dan kamera
handphone. Kamera ini digunakan untuk mengambil gambar kondisi
sarana dan prasarana sebagai bukti keadaan eksisting sarana dan
prasarana yang ada di Kawasan Pariwisata Kabupaten Karawang.
c. GPS
GPS digunakan untuk menentukan koordinat sarana dan
prasarana yang ada diwilayah kajian. Sehingga kita dapat mengetahui
dimana saja sarana dan prasarana berada dan agar lebih mudah
dikonversikan kedalam peta nantinya.
d. Form Kuisioner/Wawancara
Form kuisioner dan form wawancara digunakan untuk
mewawancarai masyarakat dan instansi terkait guna mendapatkan data
tambahan terkait dengan aspek sarana dan prasarana.
e. Checklist Data
Checklist data merupakan alat yang digunakan untuk mendapatkan
data melalui sebuah daftar yang sudah disediakan sebelumnya.
f. Checklist Foto
Cheklist ini bertujuan sebagai bukti otentik bagaimana suasana
atau kondisi sarana dan prasarana yang ada diwilayah kajian.

Mekanisme Pengumpulan Data


Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang
dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Pengumpulan data
ini dilakukan dengan cara survei dan sekunder.

Pengumpulan Data Primer


Pengumpulan data primer dilakukan untuk mengumpulkan data-
data dari responden dan melihat kondisi eksisting sarana dan prasarana
yang ada dilapangan. Adapun bentuk pengumpulan data primer yaitu :

a. Observasi Lapangan
Observasi lapangan yaitu dengan melihat bagaimana sarana dan
prasarana diwilayah kajian studio apakah sudah baik, kurang baik, atau
cukup baik dengan melihat kondisi sarana dan prasarana secara langsung.
Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi secara langsung
terhadap kondisi sarana dan prasarana diwilayah yang diteliti. Hal-hal
yang dilakukan dalam kegiatan observasi lapangan yaitu untuk
mengetahui kondisi eksisting sarana dan prasarana yang tersedia di
Kawasan Industri Kecamatan ciampel , Telukjambe timur , Telukjambe
barat, klari dan cikampek.
Tabel 3.1
Observasi Lapangan
Point Obsevasi Metode Observasi Alat Dokumentasi
Kondisi Sarana
Sarana Pendidikan
Sarana Keseharan
Sarana Peribadatan
Sarana Perdagangan dan
Niaga
Sarana Kebudayaan dan
Teknik Visualisasi Kamera Foto
Rekreasi
Sarana Ruang Terbuka,
Taman dan Lapangan
Olahraga
Sarana
Pemerintahan/Pelayanan
Umum
Kondisi Prasarana Teknik Visualisasi Kamera Foto
Prasarana air limbah
Prasarana drainase
Prasarana listrik
Prasarana
Point Obsevasi Metode Observasi Alat Dokumentasi
telekomunikasi
Prasarana air bersih
Prasarana persampahan

Sebaran Sarana
Sarana Pendidikan
Sarana Kesehatan
Sarana Peribadatan
Sarana Perdagangan dan
Niaga
Sarana Kebudayaan dan Plotting GPS GPS
Foto
Rekreasi Teknik Visualisasi Kamera

Sarana Ruang Terbuka,


Taman dan Lapangan
Olahraga
Sarana Pemerintahan
dan Pelayanan Umum
Point Obsevasi Metode Observasi Alat Dokumentasi
Sebaran Prasarana
Prasarana Air limbah
Prasarana Air drainase
Prasarana listrik Plotting GPS GPS
Foto
Prasarana Teknik Visualisasi Kamera
telekomunikasi
Prasarana air bersih
Prasarana Persampahan
b. Wawancara
Wawancara dilakukan terhadap pemerintah/instansi dan
masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi dan tingkat
pelayanan sarana dan prasarana di Kawasan Industri Kabupaten
Karawang dengan menggunakan metode sampling.
Tabel 3.2
Wawancara
Topik Wawancara Tujuan Topik Wawancara Sumber (Instansi)
Kondisi, ketersediaan, sebaran Mengetahui kondisi, BPLH
dan tingkat pelayanan ketersediaan, sebaran dan
prasarana air limbah di tingkat pelayanan prasarana air
Kecamatan ciampel,telukjambe limbah di Kecamatan
timur, telukjambe barat , klari , ciampel,telukjambe timur,
cikampek telukjambe barat , klari ,
cikampek
Kondisi. Ketersediaan, sebaran Mengetahui kondisi, Dinas Bina Marga dan Perairan
dan tingkat pelayanan ketersediaan, sebaran dan
prasarana jaringan drainase di tingkat pelayanan prasarana
kecamatan ciampel, telukjambe jaringan drainase ciampel,
timur , telukjambe barat , klari , telukjambe timur , telukjambe
cikampek barat , klari , cikampek

c. Kuisioner
Angket atau kuisioner merupakan suatu teknik pengumpulan data
secara tidak langsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan
responden). Kuisioner dilakukan terhadap responden yang bertujuan untuk
mengetahui kondisi dan tingkat pelayanan sarana dan prasarana di
Kawasan Industri kecamatan ciampel, telukjambe timur, telukjambe barat,
klari , cikampek . serta sejauh mana dan bagaimana masyarakat
menggunakan dan memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah
disediakan oleh Pemerintah setempat.
d. Cheklist Foto
Merupakan salah satu kegiatan dokumentasi dimana kegiatan
merekam data-data eksisting sarana dan prasarana secara visual yang
kemudian disusun dalam tabel yang telah disediakan. Cheklist foto ini
bertujuan sebagai bukti otentik bagaimana suasana atau kondisi, sarana
dan prasarana yang ada di Kawasan Industri kecamatan ciampel ,
telukjambe timur , telukjambe barat , klari , cikampek.
Tabel 3.3
Checklist Foto
No. No Foto Jenis Foto Lokasi Keterangan
1. Sarana
Pendidikan (TK,SD,SMP,
SMA)
Kesehatan (Rumah Sakit,
Rumah Bersalin, Puskesmas,
Posyandu, Klinik/Balai
Pengobatan, Polindes,
Puskesmas Pembantu,
Apotek)
Peribadatan (Masjid, Langgar,
Musholla, Gereja, Pura,
Vihara)
Perdagangan dan Niaga
(Toko/Warung, Pertokoan,
Pusat Pertokoan/Pasar
Lingkungan, Pusat
Perbelanjaan dan Niaga)
Kebudayaan dan Rekreasi
(balai warga/balai pertemuan,
balai serbaguna, gedung
pertemuan/gedung serbaguna)
Ruang Terbuka, Taman dan
Lapangan Olahraga
Pemerintahan dan Pelayanan
Umum
2. Prasarana
Air Minum
Air Limbah
Drainase
Persampahan
Telekomunikasi
No. No Foto Jenis Foto Lokasi Keterangan
Jaringan listrik

e. Teknik Sampling
Teknik Sampling dibutuhkan untuk proses pemilihan jenis sample dengan
memperhitungkan besarnya sampel yang akan dijadikan sebagai subjek
atau objek penelitian. Pemilihan sampel harus bersifat representatif yaitu
sampel yang dipilih mewakili populasi baik dari karakteristik maupun
jumlahnya.
1. Identifikasi karakteristik sampel yang digunakan

Dalam survey pada studio proses perencanaan ini, adapun beberapa


kriteria responden atau narasumber yang dibutuhkan untuk membantu
memperlengkap data-data yang dibutuhkan, yaitu :

Instansi BPLH dan Dinas bina marga dan perairan : Narasumber yang
dianggap mengetahui dan menguasai mengenai hal- hal serta data yang
ada di checklist data primer maupun sekunder terutama yang menyangkut
output pada survei studio proses ini terkait dengan masalah yang terdapat
diwilayah kajian.
Masyarakat : Narasumber yang dipilih secara acak/random untuk
mengetahui kondisi dan tingkat pelayanan sarana dan prasarana adalah
Kepala Keluarga. Karena dianggap cukup memahami dan mewakili.
2. Cara Pengambilan Sample
Probability Sampling
Simple Random Sampling
Teknik sampling secara acak, setiap individu dalam populasi memiliki
peluang yang sama untuk dijadikan sample. Syaratnya, anggota populasi
dianggap homogen. Sampling ini memiliki bias terkecil dan generalisasi
tinggi.
Cluster Sampling
Pengambilan sampel dari populasi dikelompokkan menjadi sub-sub
populasi secara bergrombol (cluster) dari sub populasi selanjutnya dirinci
lagi menjadi sub-populasi yang lebih kecil. Responden dipilih secara acak
berdasarkan strata yang sifatnya heterogen.
Non-probability Sampling
Purposive Sampling
Teknik pengambilan sample dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu.
Pemilihan sample didasarkan pada karakteristik tertentu yang dianggap
mempunyai hubungan dengan karakteristik populasi yang sudah diketahui
sebelumnya. Biasanya teknik ini digunakan untuk studi kasus yang dimana
aspek dari kasus tunggal yang representative diamati dan dianalisis.
Snowball Sampling
Teknik sampling yang semula berjumlah sedikit kemudian anggota sample
(responden) menunjuk temannya untuk menunjuk temannya untuk menjadi
sample sehingga jumlahnya akan semakin banyak.
Maka dari itu, kita mengambil teknik sampling simple random dan
sampling purposive. Karena hal ini ditujukan agar sample yang kita pilih
tidak bervariasi atau bersifat homogen, yang dimana teknik pengambilan
sample dilakukan secara acak. Sedangkan sampling purposive, karena
teknik pengambilan sampling ditentukan berdasarkan responden yang ahli
dalam bidang tertentu.

Pengumpulan Sekunder Data


Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan teknik pengambilan
data yang diperoleh dari data-data dan literatur yang ada di Instansi
seperti BPS, PDAM, PLN, Telkom, BPLH, Dinas Bina Marga dan
Pengairan.
Penentuan Jumlah Responden

Teknik sampling yang digunakan adalah rumus ISAAC and MICHAEL,


yaitu :

2. N . P . Q
S=
d 2 ( N 1 ) + 2 . P . Q

Keterangan : 2 dengan taraf kesalahan 5%


P = Q = 0,5
d = 0,05
S = Jumlah Sampel
Dik : 2 = 5% (0,353)
P = 0,5
Q = 0,5
d = 0,05
S= 1. Jumlah penduduk Ciampel (42.043 jiwa)
2. Jumlah penduduk Teluk Jambe Timur (135.274 jiwa)
3. Jumlah penduduk Teluk Jambe Barat (52.145 jiwa)
4. Jumlah penduduk Klari (165.988 jiwa)
5. Jumlah penduduk Cikampek (114.355 jiwa)

Dit : Jumlah sampel dari masing-masing kecamatan


Jawab :
1.Kecamatan Ciampel

0,353 x 42.043 x 0,5 x 0,5


S=
0,0025 x ( 420431 ) +0,353 x 0,5 x 0,5

3.710,29475
S= 105,19325

S = 35,27
S = 36 sampel

2. Kecamatan Teluk Jambe Timur


0,353 x 135.274 x 0,5 x 0,5
S=
0,0025 x ( 135.2741 ) +0,353 x 0,5 x 0,5

11.937,9305
S= 338,27075

S = 35,29
S = 36 sampel

3. Kecamatan Teluk Jambe Barat


0,353 x 52.145 x 0,5 x 0,5
S=
0,0025 x ( 52.1451 )+ 0,353 x 0,5 x 0,5

4.601,79625
S= 130,44825

S = 36 sampel

4. Kecamatan Klari
0,353 x 165.988 x 0,5 x 0,5
S=
0,0025 x ( 165.9881 )+ 0,353 x 0,5 x 0,5
14.648,441
S= 415,05575

S = 35,29
S = 36 sampel

5. Kecamatan Cikampek
0,353 x 114.355 x 0,5 x 0,5
S=
0,0025 x ( 114.3551 ) +0,353 x 0,5 x 0,5

10.091,82875
S= 285,97325

S = 35,28
S = 36 sampel
S = 36 sampel
Tabel 3.4
Checklis Data

Checklist Data
Merupakan kegiatan membuat keterangan data yang dibutuhkan atau data awal untuk
melakukan kegiatan analisis tiap aspek pada khususnya analisis aspek sarana prasarana yang
berada di Kawasan Industri Sekitar Kabupaten Karawang. Berikut dibawah ini merupakan
daftar data yang dibutuhkan beserta instansi yang berwenang menangani data tersebut :
Tabel
Cheklist Data Aspek Sarana dan Prasarana

Bentuk
No Jenis Data Sumber Instansi Tahun Tujuan Ket
Data
Data sarana Dokumen - Kabupatn Untuk
pelayanan dan jumlah Karawan mengana
sarana pendidikan, g Dalam 2009-Data lisis
1. BPS
peribadatan, Angka Terbaru tingkat
perdagangan dan - RTRW kebutuha
olahraga - Peta n sarana
Dokumen - RTRW Untuk
Data sarana
- Kabupate mengana
pelayanan dan jumlah
n Kantor lisis
sarana pendidikan, 2009-Data
2. Karawan kecamatan tingkat
peribadatan, Terbaru
g Dalam kebutuha
perdagangan dan
Angka n sarana
olahraga
- Peta
3. Data Pelayanan dan - Kabupate PDAM Untuk
Dokumen Data
Jumlah Prasarana Air n mengana
dan Peta Terbaru
Bersih/Minum Karawan lisis
Sistem pengelolaan Data
Dokumen g Dalam tingkat
Air Bersih/Minum Terbaru
Angka pelayana
Jaringan Air Dokumen Data
- Peta n
Bersih/Minum dan Terbaru
prasaran
Peta
Bentuk
No Jenis Data Sumber Instansi Tahun Tujuan Ket
Data
a air
bersih
Data Pelayanan dan Dokumen Data Untuk
Jumlah Prasarana dan - Kabupate Terbaru mengana
Drainase Peta n lisis
Sistem pengelolaan Dinas Bina Data
Dokumen Karawan tingkat
Drainase marga dan Terbaru
4. g Dalam pelayana
pengairan
Angka n
Air Data
Jaringan Drainase Peta prasaran
- Peta
Terbaru
a
drainase
Data Pelayanan dan Untuk
Dokumen - Kabupate Data
Jumlah Prasarana mengana
dan Peta n Terbaru
Listrik lisis
Sistem pengelolaan Dokumen Karawan Data
tingkat
5. Listrik dan Peta g Dalam PLN Terbaru
pelayana
Angka n
Data
Jaringan Listrik Peta - Peta
Terbaru prasaran
a listrik
Data Pelayanan dan Untuk
Dokumen Data
Jumlah Prasarana - Kabupate mengana
dan Peta Terbaru
Telekomunikasi n lisis
Sistem pengelolaan Dokumen Data
Karawan tingkat
Telekomunikasi dan Peta Terbaru
g Dalam pelayana
6. Telkom
Angka n

Jaringan - Data prasaran


Peta
Telekomunikasi Terbaru a
- Peta
telekom
unikasi
7. Data Pelayanan dan Dokumen - Kabupate Dinas Data Untuk
Jumlah Prasarana dan Peta n Kebersihan Terbaru mengana
Persampahan, dan Karawan lisis
sebarannya tingkat
Bentuk
No Jenis Data Sumber Instansi Tahun Tujuan Ket
Data
Sistem pengelolaan Dokumen g Dalam Data pelayana
Sampah dan Peta Angka Terbaru n
- Peta prasaran
Jaringan Data a
Peta
Persampahan Terbaru persamp
ahan

8
8 Untuk
Data
mengana
Pelayanan dan
Jumlah Dokumen - Kabupate BPLH Data lisis
n terbaru tingkat
Prasarana
Karawan pelayana
jaringan air
g Dalam n
limbah
Angka prasaran
Sistem a
pengelolaan jaringan
air limbah air
limbah
3) Manual Guide
Sebagaimana Rencana studio proses kali ini akan diuraikan diuraikan tahap
pelaksanaan studio dan panduan survey kelapangan yang dapat dilihat sebagai berikut:
1. Tahap persiapan
Menyusun metodologi pendekatan pekerjaan
Merancang kegiatan survei untuk memperoleh data dan informasi guna
mendukung penyusunan rencana, baik kelas maupun di daerah (lapangan).
Mempelajari rencana kerja dan koordinasi dengan tim (kelompok) setiap aspek.
2. Tahap Survey
Dalam pengumpulan data di daerah perlu dilakukan survei data sekunder dan juga
primer dengan mengumpulkan berbagai informasi baik dari lapangan, kantor pemerintah
setempat dan masyarakat pada umumnya.
Lampiran Manual Guide
Tahap Pelaksanaan Keterangan
No.
Survey
1. Primer 1. OBSERVASI LAPANGAN
- Melakukan observasi lapangan berdasarkan check list data
primer seperti mengamati kondisi sarana pendidikan,
peribadatan, perdagangan dan jasa, kesehatan, prasarana air
bersih, persampahan dll.
Observasi Kondisi Sarana Pendidikan
1. Mengamati kondisi eksisiting Sarana Pendidikan
2. Melihat Potensi Permasalahan secara visual jika ada
3. Mengamati kondisi lingkungan sekitar
4. Melakukan dokumentasi kondisi sarana pendidikan
tersebut dan lingkungan sekitarnya.
Observasi Kondisi Sarana Kesehatan
1. Mengamati kondisi eksisiting Sarana Kesehatan
2. Mengamati kondisi lingkungan sekitar
3. Melakukan dokumentasi kondisi sarana kesehatan
tersebut dan lingkungan sekitarnya
Observasi Kondisi Sarana Perdagangan
1. Mengamati kondisi eksisiting Sarana Perdagangan.
2. Mengamati kondisi lingkungan sekitar.
3. Melakukan dokumentasi kondisi sarana perdagangan
Observasi Kondisi Sarana Peribadatan
1. Mengamati kondisi eksisiting Sarana Peribadatan
2. Mengamati kondisi lingkungan sekitar
3. Melakukan dokumentasi kondisi sarana peribadatan
tersebut dan lingkungan sekitarnya
Observasi Kondisi Sarana Olah Raga
1. Mengamati kondisi eksisiting Sarana Olah Raga
2. Mengamati kondisi lingkungan sekitar
3. Melakukan dokumentasi kondisi sarana olahraga tersebut
dan lingkungan sekitarnya
Melakukan observasi lapangan dengan teknik
dokumentasi berdasarkan checklist foto yang sudah
disiapkan.
Mengevaluasi hasil foto yang telah diambil.
2. WAWANCARA
Tahap Pelaksanaan Keterangan
No.
Survey
- Melakukan wawancara ke instansi terkait yaitu BPS dan
Dinas PU Bina Marga dan BPLH dengan metode bertanya,
merekam, dan menulis (orang).
- Narasumber yang ingin diwawancarai, yaitu :
a. BPS untuk mencari informasi tambahan sesuai dengan isu
permasalahan.
b. Dinas bina marga untuk mencari informasi tambahan
prasarana jaringan drainase dan air limbah sesuai dengan isu
permasalahan.
- Melakukan wawancara berdasarkan pertanyaan yang telah
di siapkan sebelumnya (form wawancara untuk tiap instansi
berbeda).
- Merekam percakapan selama wawancara.
- Menulis inti-inti jawaban dari narasumber selama
wawancara berlangsung.
- Mereview kembali hasil wawancara.
3. KUISIONER
- Mengajukan form kuisioner kepada responden yang sudah
ditetapkan berdasarkan metode sampling yang diambil.
- Mengumpulkan kembali kuisioner yang sudah terisi dan
mengelompokkannya sesuai kebutuhan.
2. Sekunder Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan teknik
pengambilan data yang diperoleh dari data-data dan literatur
yang ada di Instansi seperti BPS, PDAM, PLN, Telkom,
BPLH, Dinas Bina Marga dan Pengairan.
STUDIO PROSES PERENCANAAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
Jln. Dr. Setia Budi No. 193

WAWANCARA
ASPEK SARANA DAN PRASARANA
KAWASAN INDUSTRI KAB. KARAWANG

(Instansi BPLH)

Tanggal ___________________, 2016


Nama Responden :
Umur :
Pekerjaan :
Kelurahan/Desa :

Berilah jawaban pada pertanyaan berikut :


1 Bagaimana sistem pengelolaan air limbah di kawasan industri kabupaten karawang?

........................................................

2 Bagaimana kualitas air limbah di kawasan industri kabupaten


karawang? ..........................................................

3 Darimana asal limbah yang ditampung di kawasan industri kabupaten karawang?

..........................................................

4 Apa saja masalah yang sering muncul di air limbah kawasan industri kabupaten
karawang?

.........................................................
STUDIO PROSES PERENCANAAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
Jln. Dr. Setia Budi No. 193

WAWANCARA
ASPEK SARANA DAN PRASARANA
KAWASAN INDUSTRI KAB. Karawang

(Dinas Bina Marga dan Pengairan)

Tanggal ___________________, 2016


Nama Responden :
Umur :
Pekerjaan :
Kelurahan/Desa :

Berilah jawaban pada pertanyaan berikut:


1 Apa penyebab permasalahan drainase yang ada di Kabupaten Karawang?

........................................................

2 Bagaimana peranan Dinas PU dalam menanggulangi masalah drainase yang ada di


Kabupaten Karawang?

..........................................................

3 Apa saja treatment yang dilakukan dalam merawat drainase di Kabupaten Karawang?

..........................................................
STUDIO PROSES PERENCANAAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
Jln. Dr. Setia Budi No. 193

QUESIONER SPEK SARANA DAN PRASARANA


KAWASAN INDUSTRI KAB. KARAWANG
(Masyarakat)

Tanggal ___________________, 2016


Nama Responden :
Pekerjaan :
Kelurahan/Desa :
Berilah tanda silang ( x ) pada salah satu jawaban yang diajukan :
1 Apakah sarana pendidikan seperti gedung sekolah sudah memenuhi standar dan
kriteria?
a Ya b. Tidak
2 Apakah sarana kesehatan seperti puskesmas, klinik, posyandu, dll sudah memberi
pelayanan yang baik kepada masyarakat?
a Ya b. Tidak

3 Apakah sarana peribadatan seperti masjid, musola, gereja, dll sudah mencukupi
kebutuhan masyarakat ?
a Ya b. Tidak
4 Apakah di daerah saudara sudah tersedia ruang terbuka,taman dan lapangan olah raga?
a Ya b. Tidak
5 Apakah sarana perdagangan seperti pasar,warung,pertokohan dan lain-lain memenuhi
kriteria untuk berbelanja kebutuhan sehari - hari?
a. Ya b.Tidak
6. Apakah tempat sampah di daerah anda sudah tercukup tersedia?
a.Ya b.Tidak
7. Apakah di daerah saudara sudah teraliri listrik ?
a. Ya b. Tidak
8. Dari mana sumber air bersih yang saudara gunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari
hari ?
a. PDAM b. Sumur c. Lain-lain(............)
9. Apakah pelayanan jaringan telekomunikasi di daerah saudara/i sudah memenuhi?
a. Ya b. Tidak