Anda di halaman 1dari 6

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP Negeri Padang


Mata Pelajaran : Matematika Peminatan
Kelas/ Semester : VII/ I
Materi Pokok : Perbandingan
Jumlah Pertemuan : 6 Pertemuan (12 x 40 menit)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong-royong),
santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut padang/ teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.7 Menjelaskan rasio dua 3.7.1 Menentukan perbandingan dua
besaran (satuannya sama dan besaran (satuannya sama)
berbeda) 3.7.2 Menentukan perbandingan dua
besaran dengan satuan yang berbeda
3.7.3 Menyederhanakan perbandingan dua
besaran yang memiliki satuan sama
3.7.4 Menyederhanakan perbandingan dua
besaran yang memiliki satuan berbeda
4.7 Menyelesaikan masalah yang 4.7.1 Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan
berkaitan dengan rasio dua dengan rasio dua besaran (satuannya sama dan
besaran (satu-annya sama dan berbeda).
berbeda)
3.8 Membedakan perbandi-ngan 3.8.1 Membedakan perbandingan senilai
senilai dan berbalik nilai dan berbalik nilai dengan menggunakan tabel
dengan menggunakan tabel data
data, grafik, dan persamaan 3.8.2 Membedakan perbandingan senilai
dan berbalik nilai dengan menggunakan grafik
3.8.3 Membedakan perbandingan senilai
dan berbalik nilai dengan menggunakan
persamaan
3.8.4 Mengidentifikasi masalah kontekstual
yang berkaitan dengan perbandingan
bertingkat
4.8 Menyelesaikan masalah yang 4.8.1 Menyelesaikan masalah yang terkait dengan
berkaitan dengan perbandingan senilai dengan menggunakan
perbandingan senilai dan tabel data, grafik, dan persamaan
berbalik nilai 4.8.2 Menyelesaikan masalah perbandingan senilai
pada peta atau model
4.8.3 Menyelesaikan masalah kontekstual yang
berkaitan dengan perbandingan berbalik nilai
dengan menggunakan tabel data, grafik, dan
persamaan
4.8.4 Menyelesaikan masalah kontekstual yang
berkaitan dengan perbandingan bertingkat

C. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mampu menentukan perbandingan dua besaran (satuannya sama).
2. Peserta didik mampu menentukan perbandingan dua besaran dengan satuan yang
berbeda.
3. Peserta didik mampu menyederhanakan perbandingan dua besaran yang memiliki
satuan sama.
4. Peserta didik mampu menyederhanakan perbandingan dua besaran yang memiliki
satuan berbeda
5. Peserta didik mampu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan rasio dua
besaran (satuannya sama dan berbeda).
6. Peserta didik mampu membedakan perbandingan senilai dan berbalik nilai dengan
menggunakan tabel data.
7. Peserta didik mampu membedakan perbandingan senilai dan berbalik nilai dengan
menggunakan grafik.
8. Peserta didik mampu membedakan perbandingan senilai dan berbalik nilai dengan
menggunakan persamaan.
9. Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah kontekstual yang berkaitan dengan
perbandingan bertingkat.
10. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah yang terkait dengan perbandingan senilai
dengan menggunakan tabel data, grafik, dan persamaan.
11. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah perbandingan senilai pada peta atau
model.
12. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan
perbandingan berbalik nilai dengan menggunakan tabel data, grafik, dan persamaan.
13. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan
perbandingan bertingkat.
D. Materi Pembelajaran
Skala adalah perbandingan antara ukuran pada gambar (peta) dengan ukuran sebenarnya.
( )
Skala =

skala 1 : n artinya setiap 1 cm pada gambar (peta) mewakili n cm pada ukuran


sebenarnya.
contoh:
skala 1 : 10.000 artinya 1 cm mewakili 10.000 cm atau 100 m jarak sebenarnya.

contoh soal:

1. Jarak kota A ke kota B adalah 200 km. Jarak pada peta 10 cm. Berapakahskalanya?
Jawab:

Skala= = = ..

= 1 : 2000.000

2. Jarak kota A ke kota B pada peta 5 cm dengan skala 500.000. Berapakahjarak


sesungguhnya?
Jawab:

Skala=

Jarak sebenarnya=

Jaraksebenarnya= = 5 cm . 500.000 = 2500.000cm

= 250.000 m = 250 km

3. Seseorang membuat peta jalan yang panjangnya 100 km denganskala


1:200.000.
Berapa jarak jalan tersebut pada peta? Jawab:
Skala=

Jarak pada peta = jarak sebenarnya xskala

Jarak pada peta = 100kmx = = 0,5. m = 50cm


. .

4. PerbandinganSenilai
Perbandingan antara a dan b selalu berbanding lurus yang artinya jika nilai a naik
maka nilai b juga naik demikian juga jika nilai a turun maka nilai b juga turun.

a : b = c :datau =

perhatikan tabel!

No Banyaknya Mangga (Kg) Harga (Rp)


1 1 kg 10.000
2 5 kg 50.000
3 10 kg 100.000
Banyak Mangga dan harga berbanding lurus, artinya jika mangga bertambah banyak
berarti harga juga bertambah naik.

contoh:
Perbandingan jumlah uang Budi dan Tono adalah 4:5, jika uang Budi Rp.1000.000,
berapa jumlah uang Tono?

Jawab:

UangTono= x Rp. 1000.000 =Rp.1.250.000,-

5. Perbandingan BerbalikNilai
Perbandingan berbalik nilai yaitu perbandingan antara a dan b berbanding terbalik yang
artinya jika nilai a naik maka nilai b turun demikian juga sebaliknya.
Perhatikan tabel!

No Kecepatan (Km/jam) Waktu (Jam)


1 60 km/jam 2 jam
2 30 km/jam 4 jam
3 15 km/jam 8 jam

Tabel di atas memperlihatkan perbadingan yang berbalik nilai antara kecepatan dan
waktu, jika kecepatan naik maka waktu tempuhnya berkurang, demikian juga
sebaliknya jika waktu tempuhnya naik maka kecepatannya berkurang.

contoh:

Suatu pekerjaan pembangunan rumah jika dikerjakan oleh 8 orang akan selesai dalam
waktu 2 bulan, berapa lama jika pekerjaan pembangunan rumah itu dikerjakan oleh 16
orang?

Jawab:

Jumlah Pekerja Waktu (bulan)


8 2
16 a

pengerjaan:
8 x 2 = 16 x a

a= = = 1bulan

6.Perbandingan Bertingkat
Perbandingan bertingkat adalah membandingkan dua hal pasti akan mendapatkan hasil
yang satu lebih tinggi, lebih besar, lebih cepat, atau lebih dari yang lain. Perbandingan
bertingkat artinya perbandingan dengan tingkatan yang jumlahnya bisa lebih dari 2.
Contohnya dari tiga orang Andi, Bono, dan Candra masing-masing memiliki tinggi 160
cm, 165 cm, dan 180 cm. Dari data tersebut kita bisa membuat perbandingan ketiganya
secara bersamaan sebagai berikut:

Tinggi Andi : Tinggi Bono : Tinggi Candra = 32 : 33 : 36

Perbandingan tersebut memiliki 3 tingkatan

Yang paling pendek adalah Andi


Yang tingginya sedang adalah Bono
Yang paling tinggi (tertinggi) adalah Candra

Menghitung Perbandingan Bertingkat Menggunakan KPK


Langkah Penyelesaian:
1. Tuliskan seluruh perbandingan yang ada
2. Tentukan komponen perbandingan yang sama (penghubung dua perbandingan)
3. Tentukan KPK dari nilai-nilai penghubung dua perbandingan
4. Ubah perbandingan yang ada sesuai dengan nilai penghubung yang telah diubah
berdasarkan KPK
5. Gabungkan seluruh perbandingan yang ada
6. Lakukan perhitungan sesuai pertanyaan yang diberikan

Contoh:
Perbandingan uang Amir dan Budi adalah 2:3, sementara itu perbandingan uang Budi dan
Cici 4:5. Jika jumlah uang mereka adalah Rp 3.500,00, maka berapa banyaknya uang
Amir?
Jawab:
Terdapat dua perbandingan yang terpisah pada soal di atas. Langkah pertama satukan dulu
perbandingannya.

Amir : Budi = 2 : 3
Budi : Cici = 4 :5

Penghubungnya adalah Budi, cari KPK antara angka 3 dan 4 yaitu 12. Sehingga
perbandingan pertama dikali 4, yang kedua dikali 3 menjadi :
Amir : Budi : Cici = 8 : 12 : 15

Setelah sama pada bagian Budi, susun jadi satu seperti berikut.
Amir : Budi : Cici = 8 : 12 : 15

Amir = 8/(8+12+15) x Rp 3500,00 = 8/35 x Rp 3.500,00 = Rp 800

7.FaktorPerbesaran
Perbandingan ukuran hasil perbesaran dengan ukuran semula

8.Faktorpengecilan
Perbandingan ukuran hasil pengecilan dengan ukuran semula contoh:
Sebuah gambar dengan tinggi 10 cm akan dikecilkan ukurannya dengan tingginya
menjadi 5 cm, berapa faktor pengecilannya?

Jawab:
Faktor pengecilannya adalah :

= = kali

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Model Pembelajaran Kooperatif
3. Metode Pembelajaran :Ceramah, Diskusi Kelompok, Diskusi Kelas, Tanya Jawab,
Penugasan

F. Media Pembelajaran
1. Laptop
2. Perangkat Presentasi (Proyektor dan Layar)
G. Sumber Belajar
1. Buku Teks Matematika Kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi 2016 Penerbit Yrama
Media
2. Buku Digital Matematika Kelas VII Kurikulum 2013 penerbit Kemendikbud
3. Peta
4. Alat Peraga Mainan

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
I. Penilaian