Anda di halaman 1dari 7

JAMINAN MUTU SEDIAAN FARMASI

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

INDENTIFIKASI MARKER ALFA MANGOSTIN

Oleh:

Kelompok 1

Ni Made Febry Irmayanti 1608611053


I Gusti Ayu Indyayani 1608611054
Putu Putri Andiani 1608611055
Ni Kadek Ayu Suryani 1608611056
Luh Ade Dyah Tantri Lestari 1608611057
M. Averil Prima Putra Rashid 1608611058
Cok. Istri Tirta Rusmala Dewi 1608611059

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER


JURUSAN FARMASI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS UDAYANA
2016
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
Nama Perusahaan Standar Operasional Prosedur
Halaman 1 dari 5
NATURAL Indentifikasi Marker -Mangostin
HERBALIST Departemen Seksi Nomor: 8
PHARMACEUTICAL Pengawasan Mutu Fisika-Kimiawi Tanggal berlaku
INDUSTRY 19-12-2016
Disusun oleh: Diperiksa oleh: Disetujui oleh: Mengganti No.: -
Supervisor Wakil Departemen Kepala Departemen
Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu
Tanggal 15-10-2016 Tanggal 18-10-2016 Tanggal 19-10-2016 Tanggal - - .

1. Tujuan
Penyusunan standar operasional prosedur ini untuk memberi petunjuk cara identifikasi
senyawa penanda atau yang selanjutnya disebut marker berupa -Mangostin.

2. Ruang Lingkup
Standar operasional prosedur ini berlaku untuk identifikasi marker -Mangostin di
Laboratorium Kimia Pengawasan Mutu.

3. Tanggung Jawab
3.1 Analis
Melakukan penyiapan untuk uji identifikasi marker -mangostin, termasuk alat, bahan
dan pelarut.
Melakukan pengujian untuk identifikasi marker -mangostin dan membuat dokumen
yang benar.
3.2 Supervisor Pengawasan Mutu
Mengawasi pelaksanaan standar operasional prosedur yang dilakukan oleh analis.
Mengawasi proses identifikasi marker -mangostin.
Membuat jadwal identifikasi ulang marker -mangostin.
Nama Perusahaan Standar Operasional Prosedur
NATURAL Pembuatan Baku Standar Halaman 2 dari 5
HERBALIST (-Mangostin)
PHARMACEUTICAL Departemen Seksi Nomor: 8
INDUSTRY Pengawasan Mutu Fisika-Kimiawi Tanggal berlaku
19-12-2016
Disusun oleh: Diperiksa oleh: Disetujui oleh: Mengganti No.: -
Supervisor Wakil Departemen Kepala Departemen
Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu
Tanggal 15-10-2016 Tanggal 18-10-2016 Tanggal 19-10-2016 Tanggal - - .

3.3 Kepala Bagian Pengawasan Mutu


Memeriksa standar operasional prosedur ini
Memberi pelatihan mengenai pelaksanaan standar operasional prosedur ini

4. Prosedur
4.1. Preparasi sampel larutan uji
Ekstrak simplisia dari kulit buah manggis dilarutkan dengan menggunakan methanol P
dan dibuat dalam konsentrasi 1000 ng/L.
4.2. Preparasi larutan baku standar -Mangostin (mengacu pada SOP 07._
Pembuatan larutan baku standar -mangostin dilaukan dengan melarutkan 10 mg standar
-mangostin dengan 10 mL methanol P di dalam labu ukur. Kemudian larutan stok
standar dapat diencerkan menjadi konsentrasi 100 ng/L.
4.3. Preparasi Fase Diam
4.3.1. Penyiapan fase diam menggunakan pelat Silica Gel 60 F254.
4.3.2. Dilakukan pemotongan pelat Silica Gel 60 F254 ukuran 5x10 cm.
4.3.3. Dilakukan pencucian pelat Silica Gel 60 F254 pada chamber dengan menggunakan
pelarut methanol P.
4.3.4. Dilakukan aktivasi pelat Silica Gel 60 F254 pada suhu 110oC selama 30 menit. Pelat
Silica Gel 60 F254 siap digunakan.
Nama Perusahaan Standar Operasional Prosedur
NATURAL Pembuatan Baku Standar Halaman 3 dari 5
HERBALIST (-Mangostin)
PHARMACEUTICAL Departemen Seksi Nomor: 8
INDUSTRY Pengawasan Mutu Fisika-Kimiawi Tanggal berlaku
19-12-2016
Disusun oleh: Diperiksa oleh: Disetujui oleh: Mengganti No.: -
Supervisor Wakil Departemen Kepala Departemen
Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu
Tanggal 15-10-2016 Tanggal 18-10-2016 Tanggal 19-10-2016 Tanggal - - .

4.4. Preparasi Fase Gerak dan Penjenuhan Chamber


4.4.1 Disiapkan larutan campuran kloroform P. dan etil asetat P dengan perbandingan
9:1
4.4.2 Dibuat volume fase gerak sebanyak 20 mL
4.4.3 Dilakukan perhitungan penggunaan kloroform dan P-etil asetat (9:1 v/v) dalam 20
mL larutan fase gerak.
4.4.4 Setelah dilakukan perhitungan, diambil kloroform sebanyak 18 mL dan etil asetat 2
mL dimasukkan dalam labu takar 20 mL kemudian digojog hingga homogen.
4.4.5 Disiapkan chamber untuk elusi, dilakukan penjenuhan chamber menggunakan fase
gerak yang telah disiapkan.
4.4.6 Fase gerak dimasukkan kedalam chamber, dilakukan penjenuhan chamber selama
30 menit.
4.4.7 Setelah penjenuhan chamber selesai, chamber siap digunakan untuk elusi.

4.5. Penotolan larutan uji dan larutan baku standar -Mangostin


4.5.1 Penotolan larutan uji dilakukan pada Pelat KLT Silika Gel GF254 sebanyak 50L,
dengan jarak penotolan adalah 1 cm dari tepi bawah pelat dan tepi kiri pelat.
4.5.2 Penotolan larutan pembanding -Mangostin dilakukan pada Pelat KLT Silika Gel
GF254 sebanyak 5 L, dengan jarak penotolan adalah 1 cm dari tepi bawah dan tepi
kanan penotolan larutan uji.
Nama Perusahaan Standar Operasional Prosedur
NATURAL Pembuatan Baku Standar Halaman 4 dari 5
HERBALIST (-Mangostin)
PHARMACEUTICAL Departemen Seksi Nomor: 8
INDUSTRY Pengawasan Mutu Fisika-Kimiawi Tanggal berlaku
19-12-2016
Disusun oleh: Diperiksa oleh: Disetujui oleh: Mengganti No.: -
Supervisor Wakil Departemen Kepala Departemen
Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu
Tanggal 15-10-2016 Tanggal 18-10-2016 Tanggal 19-10-2016 Tanggal - - .

4.6. Deteksi
Deteksi dilakukan menggunakan Spektrofotometer UV254 nm.
4.7 Catat hasil pembakuan dalam Buku Log Pencatatan Baku Kerja Analisis Identifikasi
Marker (-Mangostin ) (atau dapat juga dicantumkan pada Laporan Analisis Baku Kerja
tersebut). Berikut adalah hal-hal yang harus dicatat:
Nama Baku Kerja
Nomor kode/nomor kontrol
Nomor wadah
Kadar/potensi
Identifikasi baku primer yang dipakai
Tanggal pembuatan
Tanggal pembakuan ulang
Kondisi penyimpanan

5. Lampiran
Baku pembanding Standar
Pembanding
Rf 0,53
-Mangostin
( Farmakope Herbal Indonesia, 2010)
Nama Perusahaan Standar Operasional Prosedur
NATURAL Pembuatan Baku Standar Halaman 5 dari 5
HERBALIST (-Mangostin)
PHARMACEUTICAL Departemen Seksi Nomor: 8
INDUSTRY Pengawasan Mutu Fisika-Kimiawi Tanggal berlaku
19-12-2016
Disusun oleh: Diperiksa oleh: Disetujui oleh: Mengganti No.: -
Supervisor Wakil Departemen Kepala Departemen
Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu Pengawasan Mutu
Tanggal 15-10-2016 Tanggal 18-10-2016 Tanggal 19-10-2016 Tanggal - - .

6. Riwayat
Versi Nomor Tanggal Alasan Perubahan
1 7 19-12-2016 Baru

7. Distribusi
Asli: Kapala Bagian Pemastian Mutu
Kopi: Kepada Bagian Pengawasan Mutu