Anda di halaman 1dari 354

WIRAUSAHA S SIAL?

Membangun Solusi atas Permasalahan Sosial


Secara Mandiri dan Berkelanjutan

Dewi Meisari Haryanti Sri Rahayu Hijrah Hati Astari Wirastuti Kumala Susanto
Penulis:
Dewi Meisari Haryanti
Sri Rahayu Hijrah Hati
Astari Wirastuti
Kumala Susanto

Editor dan Penyelaras Isi : Dewi Meisari Haryanti


Penyunting Aksara : Achi TM dan Triani Retno
Desain : Rumah Pena & Packreative

Penerbit:
DBS Foundation

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.


Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis
dari penerbit.

Isi di luar tanggung jawab percetakan.


KATA PENGANTAR
DBS FOUNDATION
Kewirausahaan sosial telah menjadi perhatian publik selama dua dekade terakhir. Di Asia, konsep ini berkembang
pesat selama sepuluh tahun belakangan. Dengan berbagai kebutuhan sosial yang kian berkembang, kebijakan yang
silih berganti, stagnasi pada status quo, serta lanskap teknologi dan akses informasi, wirausaha sosial bangkit sebagai
upaya inovatif dalam menyikapi problematika sosial dewasa ini.
Sebagai entitas yang mengawinkan inovasi, aktivisme, keberlanjutan, dan dampak positif, wirausaha sosial
menjadi game changers yang sesungguhnya. Bank DBS pun membentuk DBS Foundation dengan komitmen 50 juta
dolar Singapura agar dapat memperjuangkan kewirausahaan sosial, berdasarkan pada keyakinan bahwa wirausaha
sosial dapat membantu membangun Asia yang lebih baik.
Wirausaha sosial yang telah sukses berkiprah di Indonesia dan dunia amatlah menginspirasi dan memberikan
motivasi bagi masyarakat luas untuk bergabung dalam gerakan kewirausahaan sosial itu sendiri. Semangat para pendiri,
disertai dengan komitmen mitra pendukung untuk menciptakan dampak sosial, patut dihargai. Namun, kesabaran,
kerja keras, dan kemauan keras dalam menyeimbangkan keberlanjutan dan dampak sosial seringkali terlupakan. Tidak
sedikit wirausaha sosial yang harus melalui banyak tantangan dan mendapatkan banyak pelajaran sebelum akhirnya
menuai kesuksesan.
Menciptakan keseimbangan antara nurani untuk menciptakan dampak sosial dan rasio dalam mengembangkan
bisnis yang berkelanjutan tentu tidak mudah. Wirausahawan sosial di berbagai tahapan perkembangannya seringkali
menemukan kesulitan ini. Di satu sisi, rencana bisnis yang matang dan realistis untuk dijalankan memang krusial.
Namun, model sosial sekaligus teori perubahan yang tepat juga diperlukan untuk dapat meraih dampak sosial yang
diinginkan.

v
Wirausaha sosial juga terbantu oleh jejaring yang terbentuk oleh identifikasi yang tepat atas para pemangku
kepentingan dari berbagai sektor yang turut membantu berjalannya usaha tersebutbukan hanya berkeinginan
untuk berkegiatan sosial, tetapi juga mengembangkan bisnisnya dengan merangkul wirausaha sosial yang ada.
Bagi wirausaha sosial yang sedang berada di tahap pertumbuhan awal, menemukan sumber daya yang tepat
dalam perjalanan itu amatlah penting. Sama seperti bisnis lain yang baru bertumbuh, DBS Foundation melihat bahwa
sumber daya tersebut berperan penting bagi sebuah bisnis untuk dapat berkembang. Inilah alasan kami membuat
buku panduan praktis ini, yang kini telah hadir untuk mereka yang tertarik pada dunia kewirusahaan sosial di Indonesia.
Buku ini diharapkan dapat mendukung wirausaha sosial untuk mengenal berbagai pemangku kepentingan sekaligus
sumber daya yang dibutuhkan pada masa-masa awal pengembangan usaha. Buku ini juga menawarkan panduan
awal tentang model bisnis yang dapat membantu meraih dampak sosial melalui operasi yang berkelanjutan, sekaligus
gambaran atas kesuksesan sebuah wirausaha sosial. Pembaca diharapkan mendapat inspirasi tentang bagaimana
wirausaha sosial yang sukses menjalankan operasinya, sebagai panduan untuk mengambil langkah awal dalam
mengenal ekosistem wirausaha sosial.
Tanpa diragukan, menjalankan wirausaha sosial memberikan tantangan tersendiri dan perasaan bangga pada
saat yang sama. Hal itu terwujud ketika upaya sosial dibangun secara berkelanjutan tanpa harus bergantung pada
modal filantropis. DBS Foundation memandang masa depan Asia dipenuhi oleh energi, potensi perubahan, dan
inovasi. Wirausaha sosial berada di tengah-tengah masa depan yang penuh dinamika ini. DBS Foundation pun sangat
bangga dapat melakukan perjalanan ini bersama Anda.

Patsian Low
Head of DBS Foundation

vi
KATA PENGANTAR
UKM CENTER FEB UI
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya buku Berani Jadi Wirausaha Sosial? ini selesai dan dapat hadir
untuk Indonesia.
Kewirausahaan sosial atau social entrepreneurship merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kewirausahaan,
meskipun kewirausahaan sosial memiliki ciri khas yang membedakannya dengan kewirausahaan biasa. Kewirausahaan
sosial menekankan pada tujuan yang lebih mulia, salah satunya adalah menanggulangi kemiskinan yang masih
merupakan permasalahan dan kendala bagi kemajuan Indonesia. Kewirausahaan sosial juga menyadarkan para
ekonom, politisi, dan pengambil kebijakan untuk mengubah arah berpikir dalam membawa Indonesia pada kemajuan
bangsa. Hal ini karena kewirausahaan sosial tidak semata menyelesaikan persoalan ekonomi, tetapi sekaligus
menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di tanah air.
Tidak hanya itu, kewirausahaan sosial juga menunjukkan kepada kita besarnya potensi aktivitas social economy
sebagai salah satu mesin pendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Adapun social economy
atau ekonomi sosial adalah aktivitas perekonomian yang didorong oleh kekuatan masyarakat sendiri (social sector),
bukan oleh kekuatan pemerintah (public sector) atau kekuatan perusahaan di sektor swasta (private sector). Dana-
dana filantropi masyarakat (berupa donasi, sedekah, zakat, infak, dan bentuk hibah lainnya) serta dana patungan
berupa iuran (peserta patungan merasakan manfaat langsung dari kegiatan yang didukung) digunakan sebagai
modal usahausaha-usaha yang dilakukan tidak terbatas pada usaha-usaha yang secara khusus bermisi sosial.
Buku ini akan menjadi buku pertama yang dapat digunakan sebagai pedoman bagi masyarakatbaik akademisi,
praktisi, maupun awamyang memiliki semangat untuk membantu dan bergotong royong menanggulangi
kemiskinan dan masalah sosial masyarakat di sekeliling kita, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan

vii
rakyat Indonesia. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia merupakan kampus pertama yang berusaha
menyebarkan semangat kewirausahaan sosial kepada masyarakat, dalam bentuk buku. Buku ini juga akan menjadi
bahan bacaan baru bagi para guru besar, akademisi, birokrat, pengusaha besar, pelaku UKM, media, dan sebagainya.
UKM Center FEB UI sangat bangga dapat turut mempromosikan suatu terobosan baru, yaitu kewirausahaan
sosial. Terima kasih kepada tim penulis, Ibu Dewi Meisari dan kawan-kawan yang bekerja keras dalam menulis buku
ini. Terima kasih banyak kami ucapkan kepada DBS Indonesia atas kepeduliannya yang besar terhadap kewirausahaan
sosial dan kepercayaannya untuk memilih kami sebagai mitra dalam penyusunan buku ini. Terima kasih pula kepada
rekan-rekan penggiat dan praktisi kewirausahaan sosial yang telah mendukung proses penyusunan buku ini. Semoga
buku ini dapat menjadi tonggak yang meningkatkan perhatian banyak pihak terhadap potensi ekonomi sosial, dan
dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersinergi mendorong tumbuh kembang kewirausahaan sosial di
Indonesia.
Bagi generasi muda, semoga buku ini dapat menginspirasi dan membuat kalian lebih berani untuk menjadi
wirausaha sosial.

Depok, 1 Juni 2015

Eugenia Mardhanugraha
Kepala UKM Center FEB UI

viii
SEKAPUR SIRIH

Sekitar 20 tahun lalu, masih akrab di telinga kami bahwa ketika seseorang ingin mengirimkan berita melalui
kantor pos, petugasnya akan bertanya: mau yang cepat tapi agak mahal, atau lama tapi murah, Pak?. Hal ini karena
kalau mau cepat tapi agak mahal bisa pakai telegram. Sementara jika mau yang murah maka agak lama, yaitu bisa
pakai kartu pos dengan perangko biasa. Kini, dengan adanya inovasi teknologi, pertanyaan tersebut sudah tidak valid
lagi. Mengapa? Karena sudah ada metode pengiriman berita yang cepat dan juga murah, yaitu melalui pengiriman
pesan elektronik melalui telepon seluler kita yang kini diberi gelar sebagai telepon pintar itu. Inovasi membuat kita
tidak perlu lagi memilih antara kecepatan dan harga, karena kita menjadi bisa menikmati keduanya.
Kurang lebih hal yang serupa tengah terjadi dalam hal perkembangan bentuk organisasi. Dulu, ketika seseorang
ingin mendirikan sebuah organisasi, pertanyaan umum yang akan diterima adalah: organisasinya nanti bertujuan
ke arah sosial (non-profit) atau bisnis (for profit)? Dengan adanya konsep kewirausahaan sosial sebagai suatu wujud
inovasi sosial, pertanyaan tersebut tidak lagi menjadi pertanyaan yang harus dijawab sebelum kita membangun suatu
organisasi. Hal ini karena kini sebuah organisasi dapat bertujuan sosial dan berorientasi bisnis di saat yang sama.
Bahkan orientasi bisnis tersebutlah yang membuat proses pencapaian tujuan sosial dapat berjalan dengan lebih
mandiri dan berkelanjutan. Social Enterprise (SE) adalah nama jenis organisasi itu. Di Indonesia, jenis organisasi ini
memang masih tergolong baru, namun kini semakin banyak pihak yang mengakui bahwa jenis organisasi ini adalah
yang paling keren. Dengan demikian, otomatis orang-orang yang mengembangkannya juga keren.
Sebagai penulis, kami hanya bisa kagum melihat semangat juang, kreatifitas, dan empati yang dimiliki oleh para
wirausaha sosial dan penggiat yang kami temui dan wawancara. Bagi kami mereka keren sekali. Namun syukurnya
kebanyakan dari mereka sangat sibuk berkarya melalui SE-nya masing-masing, sehingga tidak sempat menulis buku
sendiri, atau membuat sistematika proses pengembangan SE yang telah dilalui, agar lebih mudah direplikasi. Akhirnya

ix
adalah ruang bagi orang-orang seperti kami - yang walau bukanlah wirausaha sosial namun memiliki semangat yang
sama untuk mendorong perkembangan kewirausahaan sosial di Indonesia untuk turut berkontribusi, khususnya
melalui membukukan kisah sukses dan proses pengembangan SE di Indonesia.
Buku ini dikemas sedemikian rupa agar (semoga) dapat menginspirasi, memotivasi, dan membantu mengurangi
kebingungan yang masih banyak dialami oleh generasi muda yang sudah ingin menjadi wirausaha sosial, atau bahkan
yang sudah, namun masih di tahapan start-up. Metode pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui studi
literatur, focus group discussion, sampai kunjungan lapangan dan wawancara mendalam dengan beberapa penggiat
dan praktisi. Untuk menangkap keragaman corak SE kami mendatangi berbagai jenis SE, dari yang sudah berbadan
hukum berupa yayasan, perseroan terbatas, dan koperasi, sampai yang belum berbadan hukum. Hal ini dilakukan
agar kami dapat memetakan tipe-tipe SE yang ada di Indonesia. Adapun tujuan besar dari buku ini adalah untuk
memperbanyak SE yang tumbuh, sehingga dalam jangka panjang, SE bisa menjadi bentuk organisasi yang memegang
peranan penting bagi perekonomian Indonesia. Maka dari itu, generasi muda dan start-up social entrepreneurs adalah
sasarannya; sementara wirausaha sosial yang sudah sukses, diangkat cerita suksesnya di buku ini, untuk menginspirasi
masyarakat pada umumnya, dan generasi muda pada khususnya.

Selain cerita sukses, buku ini juga menguraikan kriteria dan tipe-tipe social enterprise, yang dalam penjelasannya
telah disertai dengan contoh kasus dan ulasan sistematis dengan menggunakan Kanvas Model Bisnis. Semoga
metode ini dapat membuat pembaca bisa lebih mudah dalam memahami proses bisnis masing-masing tipe SE,
sehingga kelak juga akan lebih mudah dalam mereplikasi langkah dan prosesnya, serta lebih mudah pula dalam
menyesuaikannya dengan konteks permasalahan sosial dan kondisi masyarakat yang ingin diberdayakan. Melalui
pembahasan tersendiri mengenai penyusunan rencana bisnis dan cara mempresentasikannya, diharapkan pembaca
tidak hanya akan mendapatkan gambaran seputar proses perancangan SE, namun juga proses perencanaan langkah
aksi yang lebih tepat untuk mendukung tujuan pembangunan dan pengembangan SE-nya.

x
Kami sadar betul, tak ada gading yang tak retak. Buku ini mungkin belum mengurai semua kebingungan, atau
juga belum menjawab semua rasa ingin tahu seputar kewirausahaan sosial. Namun dengan proses penyusunan
yang bersifat ko-kreasi dengan beberapa praktisi dan penggiat, kami berharap setidaknya buku ini bisa menjawab
kebingungan dan rasa ingin tahu yang bersifat mendasar, khususnya seputar kriteria social enterprise yang memang
dewasa ini memiliki urgensi tersendiri. Yaitu agar dukungan-dukungan yang kian bertambah dapat dialokasikan ke
organisasi atau orang yang memang tepat.

Akhir kata, banyak terima kasih kami ucapkan kepada DBS Indonesia atas kepercayaannya kepada kami, dan
juga kepada semua rekan-rekan kontributor atas waktu dan pemikiran yang telah dibagi selama proses penyusunan
buku ini. Semoga buku ini dapat menjadi alat bagi kita bersama untuk terus memajukan kewirausahaan sosial di
Indonesia. Bagi pembaca, semoga buku ini dapat menjadi setrum yang membangkitkan keberanian untuk menjadi
wirausaha sosial, sekaligus kompas yang dapat menunjukkan arah sehingga pembaca dapat tahu soal ke mana dan
bagaimana mereka harus menyusun langkah mereka dalam membangun social enterprise. Semoga pula, setelah
hadirnya buku ini, akan semakin banyak generasi muda yang akan jawab Ya ketika ditanya apakah mereka berani
menjadi wirausaha sosial; dan ketika ditanya apakah mereka ingin membangun solusi atas permasalahan sosial secara
mandiri dan berkelanjutan, akan semakin banyak pula yang akan menjawab: mengapa tidak?
Sekian sekapur sirih dari kami. Selamat membaca dan salam inspirasi!

Depok, 1 Juni 2015


Tim Penulis

xi
Buku ini disusun dalam suatu proses gotong royong.
Terima kasih kami ucapkan kepada para kontributor yang telah turut mendukung
penyusunan buku ini.

1. Adjie Wicaksana, Innovation for Community Development Center (ICDC Indonesia).


2. Alfatih Timur, www.kitabisa.com.
3. Ari Sutanti, British Council Indonesia.
4. Dewi Hutabarat, Sinergi Indonesia.
5. Fajar Anugerah, Kinara Indonesia.
6. Laina R. Greene, Ashoka Indonesia.
7. Nezatullah Ramadhan, Nara Kreatif.
8. Romy Cahyadi, UnLtd Indonesia.
9. Prasetya Bramantara Yudaputra, PT Rekan Usaha Mikro Anda.
10. Asep Supriadin, Koperasi Putera Mekar (Teh Iroet).
11. Bambang Ismawan, Bina Swadaya.
12. Erie Sudewo, Character Building Indonesia.
13. Gamal Albinsaid, Indonesia Medika.
14. Goris Mustaqim, Asgar Muda.
15. Helianti Hilman, PT Kampung Kearifan Indonesia (JAVARA Indigenous Indonesia).

xii
16. Leonardo A.A. Teguh Sambodo, Bappenas.
17. Leonardo Kamilius, Koperasi KASIH Indonesia.
18. Masril Koto, LKMA.
19. Mohamad Bijaksana Junerosano, Greeneration Indonesia.
20. Mursida Rambe, KJKS BMT Beringharjo.
21. Prof. Rhenald Kasali, PhD., Rumah Perubahan.
22. Sriyono, Koperasi Mufakat.
23. Veronica Colondam, YCAB Foundation.
24. Aditya Sjahrandra, PT Vasham Kosa Sejahtera.
25. Alia Noor Anoviar, Dreamdelion.
26. Mohammad Baedowy, Majestic Buana Group.
27. Benito Lopulalan, Sinergi Indonesia.
28. Victor Cahyadi, Kinara Indonesia.
29. Veni Ari Jayanti, UnLtd Indonesia.
30. Elvira Soufyani, UnLtd Indonesia.
31. Solita, Boston Consulting Group.
32. Gusti Rosvia, Bappenas.

xiii
1 2
BAB BAB

DIREKTORI BUKU
WIRAUSAHA SOSIAL EKOSISTEM KEWIRAUSAHAAN
INSPIRASI DUNIA SOSIAL DI INDONESIA
Menyajikan lima tokoh wirausaha sosial yang sukses Menguraikan kondisi ekosistem kewirausahaan sosial
mencuri perhatian dunia, bagian ini bertujuan untuk di Indonesia saat ini, dilihat dari tujuh aspek yaitu:
menginspirasi pembaca bahwa misi sosial dapat kebijakan, finansial, dukungan, budaya, modal
diselaraskan dengan kegiatan bisnis. Cerita ditulis manusia, kondisi pasar, dan lokasi geografis. Bagian
dengan pola latar belakang munculnya ide sampai ini menyajikan jenis-jenis program yang ada untuk
bagaimana setiap wirausaha sosial tersebut mendukung kewirausahaan sosial, juga menyajikan
mewujudkannya. Hal. ini agar pembaca tidak hanya link-link atau akun twitter yang dapat bermanfaat
termotivasi, namun juga mendapatkan gambaran soal bagi pembaca. Hal. ini agar pembaca mendapatkan
bagaimana memulai sebuah social enterprise. gambaran lebih dalam mengenai kondisi "kolam",
sehingga dapat mempersiapkan diri dengan lebih
baik sebelum "berenang" menjadi wirausaha sosial.

Hal. 5 - 44 Hal. 46 - 120

3 4
BAB BAB

WIRAUSAHA SOSIAL KONSEP DAN MODEL


INSPIRASI INDONESIA BISNIS SOCIAL ENTERPRISE
Bagian ini bertujuan untuk memberi bukti kepada Setelah terinspirasi dan termotivasi, pembaca
pembaca bahwa konsep kewirausahaan sosial dapat mungkin ingin tahu lebih dalam mengenai
diimplementasikan di Indonesia, walau kondisi bagaimana memulai atau membesarkan sebuah social
ekosistem belum mendukung. Dengan menyajikan enterprise (SE). Dimulai dengan menjabarkan kriteria
lima wirausaha sosial nasional dengan latar belakang SE, lalu menjelaskan tipe-tipe SE yang ada di
dan model kegiatan yang beragam, pembaca tidak Indonesia, bagian ini mengurai konsep dan model
hanya diharapkan dapat terinspirasi, namun juga operasional organisasi dengan menggunakan Kanvas
dapat bertambah wawasannya tentang berbagai Model Bisnis yang disajikan dengan contoh-contoh
corak social enterprise di Indonesia. kasus. Hal. ini diharapkan dapat memberi gambaran
yang lebih jelas kepada pembaca mengenai
bagaimana membangun sebuah SE dalam tataran
praktisnya.

Hal. 121 - 174 Hal. 175 - 253


xiv
5 6
BAB BAB

MENYUSUN RENCANA BISNIS TIP DAN TRIKMEMPRESENTASIKAN IDE


YANG EFEKTIF UNTUK SOCIAL ENTERPRISE DAN RENCANA BISNIS
BAGI WIRAUSAHA SOSIAL
Bagian ini memaparkan proses kreatif yang terjadi
pada seorang wirausaha sosial , dari panggilan, Bagian ini tidak memaparkan teori komunikasi,
pengembangan ide, konsep, model bisnis, sampai melainkan fokus pada tip dan trik yang dapat
business plan atau rencana bisnisnya. Dalam fase digunakan pembaca ketika perlu mempresentasikan
pengembangan ide, pemetaan masalah secara spesifik (baca: menceritakan) ide dan rencana bisnisnya
adalah kuncinya, karena ide solusi dibangun untuk kepada orang lain, khususnya kepada calon investor
menyelesaikan masalah tersebut. Diperkaya dengan atau penyandang dana. TIP dan TRIK disajikan ke
analogi, pertanyaan-pertanyaan pemicu, contoh dalam dua bagian utama, yaitu untuk
sistematika penulisan, dan contoh kasus, diharapkan mempresentasikan ide dan untuk rencana bisnis.
bagian ini dapat membantu pembaca
mengkonstruksikan pikirannya, sehingga bisa
menyusun sebuah dokumen business plan yang efektif
untuk mendapatkan dukungan, khususnya dana.

Hal. 255 - 287 Hal. 289 - 315

7
BAB

MEMBANGUN SOLUSI
ATAS PERMASALAHAN SOSIAL SECARA
MANDIRI DAN BERKELANJUTAN,
MENGAPA TIDAK?
Selama ada panggilan dan kemauan, siapa pun bisa
menjadi wirausaha sosial. Termasuk kamu. Tidak
percaya? Baca saja bagian ini.

Hal. 175 - 253


xv
DIREKTORI HALAMAN JEDA
1
BAB
WIRAUSAHA SOSIAL INSPIRASI DUNIA
Infografis 1: Apa Kabar Dunia? . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 1

EKOSISTEM KEWIRAUSAHAAN SOSIAL DI INDONESIA


Box 1. Social Entrepreneur dan Kebijakan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 54
Food for Thought 1. Dukungan Pemerintah bagi Social Enterprise di beberapa Negara . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 55
Food for Thought 2. Saya cocoknya akses dana ke mana, ya? . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 76
Food for Thought 3. Ringkasan jenis-jenis sumber dana untuk Social Enterprise . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 78
Infografis 2: Potret Kondisi Infrastruktur di Indonesia . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 82

2
BAB Tabel 1. Berbagai Sumber Dukungan dan Bantuan Finansial bagi Social Enterprise . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 72
Infografis 3: Budaya Kewirausahaan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 85
Box 2. Mangan ora Mangan sing Penting Ngumpul. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 93
Tabel 2. Pusat Kewirausahaan Universitas di Indonesia . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 100
Infografis 4: Potret Masalah Pengangguran di Indonesia . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 101
Box 3. Brand story Javara . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 105
Infografis 5: Prospek Cerah Pasar Indonesia . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 107
Infografis 6: Potret Disparitas Kemiskinan dan Keragaman SDA Nusantara . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 114
Tabel 3. Kondisi yang Mendukung dan menghambat dalam ekosistem social entrepreneurship Indonesia. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 115

3
BAB
WIRAUSAHA SOSIAL INSPIRASI INDONESIA
Infografis 7: Apa Kabar Indonesia? . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 118

KONSEP DAN MODEL BISNIS SOCIAL ENTERPRISE


Food for Thought 4. Proses Kreatif Wirausaha Sosial . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 171
Box 4. TOMS: Sepatu untuk Masa depan Jutaan Anak Tidak Mampu . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 181
Box 5. What it takes to develop a social enterprise: Intangible key resources . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 189

4
BAB Box 6. Toraja Melo: Kepercayaan adalah Kunci Kesuksesannya . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 191
Box 7. Laporan Dampak Sosial Kepada Publik . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 194
Box 8. Kriteria social enterprise lainnya . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 196
Food for Thought 5. Definisi dan Kepentingan Gerakan Kewirausahaan Sosial . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 198
Food for Thought 6. Menemukan Model Bisnis yang "Pas". . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 200
Box 9. Social Activism/Community sebagai cikal bakal social enterprise . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 217
Food for Thought 7. Mind Mapping tipe-tipe SE di Indonesia. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 236
xvi
MENYUSUN RENCANA BISNIS YANG EFEKTIF UNTUK SOCIAL ENTERPRISE

5
BAB
Food for Thought 8. Dinamika organisasi social enterprise . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 247
Food for Thought 9. Proses Perancangan sebuah Social Enterprise . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 271
Food for Thought 10. Ringkasan Proses Perancangan dan Perencanaan Social Enterprise . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 284
Tabel 4. Gambaran Daftar Isi Business Plan untuk Social Enterprise. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 280

6
BAB
TIP DAN TRIK MEMPRESENTASIKAN IDE DAN RENCANA BISNIS BAGI WIRAUSAHA SOSIAL
Box 10. Mengoptimalkan momentum untuk menceritakan ide bisnis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 304
Food for Thought 11. Harapan Mereka . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 311

7
BAB
MEMBANGUN SOLUSI ATAS PERMASALAHAN SOSIAL SECARA MANDIRI DAN BERKELANJUTAN, MENGAPA TIDAK?
"Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya untuk orang lain" . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . hal. 323

xvii
7 hal yang setiap (calon) wirausaha sosial
perlu ketahui:

1 Memanfaatkan prinsip bisnis atau kewirausahaan


untuk mengatasi masalah sosial adalah suatu konsep
yang realistis.

2 Bagi wirausaha sosial, masalah sosial adalah


peluang. Jadi jangan ragu memulai hanya karena
ekosistem di Indonesia belum mendukung.

3 Social enterprise adalah sebuah organisasi yang


memiliki orientasi berkelanjutan, jadi bukan sekedar
proyek. Namun sebuah proyek sosial bisa saja
menjadi cikal bakal sebuah social enterprise.
xviii
4 Hal yang membedakan social enterprise dengan
organisasi bisnis biasa adalah adanya misi sosial,
pemberdayaan, pengamalan prinsip bisnis yang etis,
dan monitoring dampak sosial.

5 Social enterprise di Indonesia memiliki corak yang


beragam, pahami sumber daya yang ada dan misi
sosial yang ingin dicapai, dan pilihlah tipe yang
paling sesuai.

6 Jangan tergesa-gesa menyusun perencanaan bisnis.


Pastikan dulu masalah sosial yang ingin diselesaikan
sudah diidentifikasi secara spesifik, dan solusi yang
ditawarkan sudah tepat.

7 Gagasan solusi yang tepat belum dapat menjamin


keberhasilan dalam menggalang dukungan. Kunci
yang menentukan ada pada cara penyampaiannya.
xix
DAFTAR ISI

1 Wirausaha Sosial yang Menginspirasi Dunia.......... 5 2 Gambaran Ekosistem Kewirausahaan Sosial di


1.1 Jamie Oliver: Pemberdaya Pemuda Marginal Indonesia................................................................ 47
melalui Bisnis Kuliner, Fifteen Restaurant.................9 2.1 Kebijakan Pemerintah................................................. 51
1.2 Muhammad Yunus: Pejuang Pemberantas 2.2 Finansial............................................................................ 62
Kemiskinan melalui Keuangan Mikro, 2.3 Dukungan ....................................................................... 79
Grameen Bank...................................................................16
2.4 Budaya.............................................................................. 88
1.3 Dr. V: Pendiri Aravind Eye Care Hospital,
2.5 Modal Manusia.............................................................. 95
Penerang Kehidupan Jutaan
2.6 Kondisi Pasar................................................................... 102
Masyarakat Buta India....................................................25
2.7 Lokasi Geografis............................................................ 108
1.4 Ela Bhatt: Penggagas BarisanLangkah Jutaan
Perempuan Miskin menuju Kemandirian dan 2.8 Kesimpulan .................................................................... 115
Jaminan Kerja, melalui Self Employed Womens
Association.........................................................................32 3 Wirausaha sosial Inspirasi Indonesia...................121
1.5 Bill Drayton: Bapak Kewirausahaan Sosial Dunia, 3.1 Bambang Ismawan: Empat Dasawarsa
Pendiri Ashoka Foundation .........................................40 Membangun Bangsa yang Mandiri dan
Sejahtera, Bersama Bina Swadaya.......................... 124
3.2 Mursida Rambe: Memutus Ketergantungan
Pedagang Kecil terhadap Rentenir melalui
BMT Beringharjo............................................................ 135

xx
3.3 Goris Mustaqim: Mengajak Pemuda untuk
Membangun Bangsa dari Desa melalui 5.3 Perencanaan Pelaksanaan dengan Model Bisnis dan
Asgar Muda..................................................................... 145 Business Plan.................................................................. 277
3.4 Helianti Hilman: Pendiri PT Kampung Kearifan
Indonesia yang Melestarikan Keragaman
6 Tip dan Trik Mempresentasikan Ide dan
Hayati Nasional Melalui Pemberdayaan
Rencana Bisnis bagi Wirausaha Sosial..................289
Petani ............................................................................... 155
6.1 Tip dan Trik Mempresentasikan Ide SE.................. 299
3.5 Asep Supriadin: Membuktikan Bahwa Petani
6.2 Tip dan Trik Mempresentasikan Rencana Bisnis
Juga Bisa Punya Pabrik Bersama Koperasi
Social Enterprise............................................................. 305
Putera Mekar.................................................................. 164

7 Membangun Solusi atas Masalah Sosial secara


4 Konsep dan Model Bisnis Social Enterprise ........ 175
Mandiri dan Berkelanjutan, Mengapa Tidak?.....317
4.1 Apa itu Social Enterprise?.......................................... 178
4.2 Gambaran Operasional Social Enterprise:
Daftar Pustaka........................................................325
Kanvas Model Bisnis..................................................... 205
Biografi Penulis......................................................330
4.3 Mengidentifikasi Tipe Social Enterprise yang
Informasi Tentang DBS Foundation.....................332
Ingin Dibangun.............................................................. 237

5 Menyusun Rencana Bisnis Yang Efektif Untuk


Social Enterprise..................................................... 255
5.1 Punya Business Plan, Penting?................................. 258
5.2 Proses Kreatif dalam Penyusunan Business
Plan untuk Social Enterprise....................................... 261

xxi
Untuk perubahan positif bangsa,
menuju Indonesia yang lebih baik

xxii
INFOGRAFIS 1: Apa Kabar Dunia?

2015 Total penduduk bumi


sekitar 7 miyar jiwa "Diprediksi sekitar 860 juta jiwa
penduduk dunia hidup di area kumuh"

2011 CO2
Emisi karbon dioksida dunia
17% meningkat 46% sejak 1990.
1.1 milyar jiwa, masih hidup dalam kemiskinan
ekstrim (di bawah US$1.25 (PPP)/orang/hari)

31% 20%
2 milyar jiwa, yang hidup dalam kemiskinan Perempuan usia 15 49 tahun
(di bawah US$2 (PPP)/orang/hari yang sudah menikah tidak
memiliki perencanaan keluarga
Sumber: UN MDG Report 2013
Sumber: http://www.worldbank.org/en/topic/poverty/overview
meningkat 46% sejak 1990.
lam kemiskinan ekstrim (di bawah US$1.25 (PPP)/orang/hari)
P)/orang/hari) Hutan sebagai paru-paru dunia terus berkurang.
31% 20%
20% Benua Amerika Selatan dan Afrika merupakan Perempu
Satu dari empat anak yang masuk sekolah2 milyar jiwa, yang hidup dalam kemiskinan
penyumbang deforestasi terbesar di mana
m kemiskinan dasar, akan berhentiPerempuan
sebelum tamat usia sekolah
15 49 tahun
(di bawah US$2 hutan
(PPP)/orang/hari yang sud
yang sudah menikah tidak berkurang sebanyak 3.6 juta dan 3.4 juta memiliki
ari
Lebih dari 100 juta anak di bawah 5 tahun
memiliki perencanaan keluarga hektar per tahun, di kedua wilayah tersebut.
mengalami kekurangan nutrisi (undernourished) Sumber: UN MDG Report 2013
Sumber: http://www.worldbank.org/en/topic/poverty/overview
dan berat Sumber:
badan UN MDG Report 2013
(underweight) Hutan sebagai paru-paru dunia terus berkurang.
rview
Benua Amerika Selatan dan Afrika
Tingkat kejadian HIV Aids sudah merupakan
mulai
Satu dari empat anak yang masuk sekolah
2010
dasar, akan berhenti sebelum tamat sekolah
penyumbang
hutan berkurang
deforestasi
menurun, namun
sebanyak
terbesar
masih di mana
sekitar
3.6 juta
2.5 juta jiwa
dantahunnya.
3.4 juta
baru terkena HIV/AIDS setiap
Lebih dari 100
11%juta anak di bawah 5 tahun hektar per tahun, di kedua wilayah tersebut.
mengalami
700 juta jiwa yangkekurangan nutrisi (undernourished)
belumdan beratakses
memiliki badan (underweight) 89% Sejak 1990, sudah bertambah sebanyak
terhadap air bersih Penduduk bumi yang Tingkat kejadian HIV Aidssebagai
Hutan sudah mulai
paru-paru d
1.9 milyar jiwa yang akhirnya memiliki
2010
Hutan sebagai paru-paru dunia terus berkurang.
sudah memiliki akses
Benua Amerika Selatan terhadap Satu dari
dan Afrika empat anak yang masuk akses
merupakan
menurun, namun Benua
masih
ke fasilitas MCK layak
sekolah
sekitar 2.5
Amerika juta jiwa
Selatan
kolah air bersih. baru terkena HIV/AIDS setiap tahunnya.
penyumbang deforestasi t
penyumbang
11% deforestasi terbesardasar, akan berhenti sebelum tamat sekolah
di mana hutan berkurang sebanyak
kolah
700UN
Sumber: juta jiwa
MDG hutan
yang
Report berkurang sebanyak
2013 3.6 juta dan 3.4 juta
Lebih dari 100 juta anak di bawah 5 tahun hektar per tahun, di kedua
belum memilikihektar
akses per tahun, dimengalami
kedua wilayah
89% tersebut.
kekurangan nutrisi (undernourished) Sejak 1990, sudah bertambah sebanyak
terhadap air bersih dan beratPenduduk bumi yang
badan (underweight) 1.9 milyar jiwa yang akhirnya memiliki
sudah memiliki akses akses ke fasilitas MCK layak Tingkat kejadia
Tingkat kejadian HIV terhadap
2010
air bersih.
Aids sudah mulai
menurun, namun masih sekitar 2.5 juta jiwa
menurun, nam
baru terkena H
Sumber: UN MDG Report 2013 baru terkena HIV/AIDS11% setiap tahunnya.
700 juta jiwa yang
belum memiliki akses 89% Sejak 1990, sud
terhadap air bersih
Sejak 1990, sudah bertambah sebanyak Penduduk bumi yang 1.9 milyar jiw
bumi yang 1.9 milyar jiwa yang akhirnya memiliki sudah memiliki akses akses ke fasilita
miliki akses akses ke fasilitas MCK layak terhadap air bersih.
air bersih.
Sumber: UN MDG Report 2013
Apakah fakta dan kondisi di atas menggugah hati nurani kamu?

Apakah kamu termasuk yang ingin membangun solusi demi dunia kita yang lebih baik?

Apakah kamu ingin melakukannya dengan cara yang mandiri dan berkelanjutan?

Jika jawaban kamu adalah YA untuk seluruh pertanyaan di atas, maka kami ucapkan:

SELAMAT

Karena kamu sudah bertemu dengan buku yang tepat.

SELAMAT
MEMBACA!
Never worry about
numbers. Help one person at
a time, and always start from
a person nearest you

Mother Theresa
1 WIRAUSAHA SOSIAL
YANG MENGINSPIRASI
DUNIA

]
Konsep kewirausahaan sosial bukanlah suatu imaji
kosong. Cerita sukses dari berbagai belahan negara
menunjukkan bahwa konsep kewirausahaan sosial dapat

]
diimplementasikan di berbagai konteks, dari Inggris dan
Amerika Serikat hingga Bangladesh dan India.
Mengenalkan cara baru untuk mengatasi masalah sosial. Namun, menyatukannya sama saja dengan
menyelesaikan suatu masalah tidak sedikit pihak yang ragu imajinasi kosong yang tidak
memang seringkali tidak mudah. cara tersebut dapat dipraktikkan mungkin dapat diwujudkan.
Beberapa pihak merespons dalam kehidupan nyata. Hal ini Oleh karena itu, bukti
dengan skeptis melalui pertanyaan, karena praktik organisasi bisnis menjadi sangat penting untuk
Memangnya cara baru itu bisa yang umum ditemui adalah praktik mematahkan keraguan tersebut.
menyelesaikan masalah dengan yang bertujuan memaksimalkan Kisah nyata menjadi kunci untuk
lebih tepat dan cepat? Ada pula laba, bukan untuk menyelesaikan membuktikan bahwa konsep
yang merespons dengan malas masalah sosial. Masalah sosial kewirausahaan sosial bukanlah
alias enggan mempelajari cara baru dipandang sebagai urusan imajinasi kosong. Membangun
tersebut. Semakin nyaman suatu organisasi-organisasi sosial (charity solusi atas permasalahan sosial
kalangan dengan cara lama yang atau yayasan) yang memang tidak secara mandiri dan berkelanjutan
biasa mereka gunakan, semakin memiliki orientasi laba (not-for- melalui pengamalan prinsip-
sulit memperkenalkan cara baru. profit organization) dan umumnya prinsip bisnis adalah suatu konsep
Konsep kewirausahaan sosial (social bergantung pada donasi untuk yang dapat diimplementasikan.
entrepreneurship) yaitu pendekatan mendanai kegiatan mereka. Syukurnya dunia saat ini sudah
kewirausahaan (bisnis) yang Sementara itu, masalah sosial memiliki bukti tersebut. Beberapa
digunakan untuk menyelesaikan yang besar sudah sepantasnya kisah para wirausaha sosial (social
masalah sosial tidak luput dari diurus oleh negara. Pihak-pihak entrepreneur) dan social enterprise
tantangan tersebut. yang skeptis tersebut memandang yang mereka dirikan berhasil
Kewirausahaan sosial tujuan bisnis dan tujuan sosial menginspirasi banyak insan. Dengan
menawarkan cara baru dalam seperti air dan minyak sehingga demikian, semakin banyak pihak
percaya bahwa kewirausahaan sosial kali terbit pada 1997 cukup ini untuk menunjukkan bahwa
adalah suatu konsep hebat yang berhasil mengungkit perhatian konsep kewirausahaan sosial dapat
merupakan wujud inovasi sosial banyak orang. Pada tahun 2006, diimplementasikan di berbagai
sehingga perlu didorong. Muhammad Yunus sebagai seorang konteks, baik negara berkembang
Diperkenalkan pertama kali social entrepreneur mendapatkan maupun negara maju. Artinya,
pada sekitar tahun 1970-an, konsep penghargaan Nobel Perdamaian. diimplementasikan Indonesia juga
social entrepreneurship menarik Perlahan tapi pasti kewirausahaan harusnya bisa, kan? Oke, mudah-
perhatian banyak orang yang sosial menjadi hal keren baru yang mudahan sekarang kamu sudah
ingin melakukan perubahan untuk didukung oleh banyak orang. penasaran untuk mengenal sosok-
mewujudkan dunia yang lebih baik. Publikasi cerita inspiratif mengenai sosok social entrepreneur yang
Lembaga-lembaga yang bertujuan sepak terjang dan keberhasilan para berhasil menginspirasi dunia ini.
khusus untuk mempromosikan dan social entrepreneur pun semakin Yuk, disimak. Salam inspirasi!
mendorong kewirausahaan sosial meluas. Beberapa di antaranya akan
pun bermunculan, salah satunya dikisahkan di dalam buku ini.
adalah Ashoka Foundation yang Kisah yang diceritakan
lahir pada 1981. Para akademisi dan di sini berasal dari negara-
pengamat pun mulai mengangkat negara maju seperti Inggris
tema tersebut. Buku The Rise of dan Amerika Serikat, serta dari
Social Entrepreneur (ditulis oleh negara-negara berkembang
Charles Leadbeater) yang pertama seperti Bangladesh dan India. Hal

7
Imagination is more important
than knowledge. For knowledge
is limited to all we now know and
understand, while imagination
embraces the entire world, and
all there ever will be to know and
understand.
(Albert Einstein)

8
1.1 JAMIE OLIVER: PEMBERDAYA PEMUDA MARGINAL MELALUI
BISNIS KULINER, FIFTEEN RESTAURANT

Lahir dari keluarga broken home Ya, Aaron adalah pemuda Tokoh dicbalik transformasi
dengan label gangster yang terkait marginal yang tidak memiliki kehidupan Aaron Craze tersebut
dengan berbagai tindakan kriminal banyak pilihan. Akhirnya, berbagai adalah James Trevor Oliver atau
memberikan kesulitan hidup pekerjaan bergaji rendah pun lebih dikenal dengan nama Jamie
tersendiri bagi Aaron Craze. Ayah harus ia lakukan, dari menjadi Oliver. Jamie adalah seorang
Aaron masuk ke daftar kriminal di buruh pabrik, tukang kebun di wirausaha sosial sekaligus celebrity
kantor polisi London Barat akibat pemakaman, hingga menjadi chef, youtuber, dan pengusaha
kebiasaannya mabuk-mabukan pegawai di kapal pesiar pemilik restoran terkenal yang dilahirkan
serta keterlibatannya dalam kegiatan jaringan ritel Harrods, Mohammed di Desa Clavering wilayah barat
kriminal dan ilegal. Saudara sepupu Al Fayed. Pada saat itu Aaron tidak laut Essex, Inggris, pada tanggal
Aaron pun harus menghabiskan pernah bermimpi sedikit pun ia 27 Mei 1975. Kiprahnya sebagai
hidupnya di penjara karena terlibat akan bisa memiliki mobil pribadi, chef (koki) tidak terlepas dari
dalam perampokan mantan apalagi rumah sendiri. Akan tetapi, latar belakang keluarganya yang
pemain klub sepak bola Chelsea, sebuah proyek kewirausahaan sosial merupakan pemilik restoran The
Juan Sebastian Veron. Aaron yang melalui program magang di Fifteen Cricketter. Di restoran itulah Jamie
mengalami disleksia harus berhenti Restaurant telah berhasil mengubah biasa belajar memasak. Hal tersebut
sekolah pada usia 15 tahun dan mulai jalan hidupnya. Aaron kini menjadi mendorongnya untuk melanjutkan
bekerja serabutan pasca perceraian pengusaha restoran sukses, penulis pendidikan di bidang kuliner di
kedua orangtuanya. Semua kondisi buku, sekaligus koki terkenal yang Westminster Catering College yang
tersebut membuat Aaron sering memiliki program memasak sendiri saat ini telah berubah nama menjadi
terpinggirkan dari lingkungannya. di stasiun TV ternama. Westminster Kingsway College.

9
GAMBAR 1 Jamie Oliver bersama pemuda-pemudi yang diberdayakan di Fifteen Restaurant.
Sumber: http://www.abouttimemagazine.co.uk/think/about-time-support-jamie-oliver-foundation/

10
Walau dilahirkan di dalam ingin berwirausaha sosial, yaitu (financial gain). Semua keuntungan
keluarga yang sejahtera dan memberdayakan para pemuda dari restoran akan dikembalikan ke
sangat mendukung, perjalanan marginal yang terlahir dan tumbuh Fifteen Restaurant dan digunakan
hidup Jamie tidak mudah. Sebagai dalam kondisi kurang beruntung, untuk mendanai program magang
penderita disleksia, masa kecil melalui usaha kuliner. Visi untuk yang dilaksanakan oleh restoran
dan remaja Jamie dibayangi oleh berwirausaha sosial melalui bidang tersebut. Pemenang program
cemoohan teman-temannya di kuliner sebenarnya telah muncul magang Fifteen Restaurant
sekolah. Namun, kegigihannya sejak tahun 1990. Akan tetapi, hal akan dibantu untuk mendirikan
membuat cemoohan tersebut tidak tersebut baru dapat diwujudkannya restoran mereka sendiri melalui
berhasil menjatuhkan semangatnya. satu dekade kemudian. dana pinjaman yang diperoleh
Cemoohan itu justru menjadi bahan Setelah sukses di bisnis kuliner dari Fifteen Foundation. Program
bakar bagi dirinya untuk terus Jamie terkenal sebagai koki dan magang di Fifteen Restaurant
belajar, berfokus pada apa yang ia juga penghibur (entertainer) pada tersebut didokumentasikan ke
sukai dan kerjakan, serta konsisten tahun 2002 Jamie mewujudkan dalam sebuah reality show yang
berjuang untuk mewujudkan ide wirausaha sosialnya sebagai ditayangkan melalui Channel 4,
impiannya. wujud balas jasanya kepada Inggris.
Kondisi ini tampaknya masyarakat. Ia mendirikan sebuah Komitmen sosial Fifteen
merupakan faktor yang restoran bernama Fifteen di wilayah Restaurant tidak hanya terlihat pada
menumbuhkan empatinya kepada Westland Place, London. Restoran alokasi profit yang diperolehnya,
anak-anak muda yang kurang tersebut dibangun dengan lebih tetapi juga pada proses produksi
beruntung, khususnya yang menekankan pada keuntungan yang selalu berusaha menghidupkan
menderita disleksia seperti Aaron. sosial (social gain) dibandingkan perekonomian lokal. Menu di
Rasa empati itu membuat Jamie dengan keuntungan finansial Restoran Fifteen terkadang berubah

11
dua kali dalam sehari, bergantung yang diberdayakan akhirnya Program magang di Fifteen
pada ketersediaan bahan mentah memiliki kondisi kehidupan yang Restaurant diawali dengan proses
di pasar lokal. Tidak jarang Restoran jauh lebih baik. Selain itu, sebagai seleksi. Pemuda kurang beruntung
Fifteen menyediakan menu baru acara televisi program magang yang akan diberdayakan haruslah
pada sore hari yang dibuat dari Fifteen Restaurant meraih rating berusia 18 hingga 25 tahun dan
sayur atau buah-buahan yang baru yang sangat bagus. Acara tersebut bersedia mengikuti program
dipetik di perkebunan lokal pada juga disiarkan ke berbagai penjuru magang selama 16 bulan. Para
pagi harinya. dunia dan ditonton oleh lebih dari pemuda yang terpilih biasanya
Memastikan makanan yang lima juta orang. Fifteen Restaurant benar-benar tidak memiliki
disajikan dapat memuaskan menjadi sangat terkenal dan melejit pekerjaan sehingga sulit membiayai
lidah para pelanggan restoran, sebagai restoran yang paling banyak kehidupan sehari-hari. Mereka
sekaligus melaksanakan program dibicarakan di kota London. juga memiliki berbagai masalah
magang bagi para pemuda Pada tahun 2004 Jamie pribadi lainnya seperti kecanduan
kurang beruntung, tentu tidak membuka restoran sejenis di kota narkoba, masalah mental, korban
mudah. Namun, komitmen untuk Amsterdam. Dua tahun kemudian, kekerasan domestik, dan berbagai
memberdayakan para pemuda yang ia pun membuka cabang Fifteen masalah sosial. Oleh karena itu,
kurang beruntung serta kemauan Restaurant di kota Cornwall dan Jamie merasa perannya dalam
pemilik dan para trainer di Fifteen Melbourne. Sistem magang dan program magang tersebut tidak
Restaurant untuk berlelah-lelah penggalangan dana yang sama hanya sebagai pendidik tetapi juga
memberikan pendampingan yang digunakan oleh Jamie Oliver untuk sebagai orangtua.
berkelanjutan, mampu membawa menolong para pemuda yang Dalam program magang
program magang Fifteen Restaurant kurang beruntung agar dapat hidup tersebut, para pemuda diajari
meraih keberhasilan. Para pemuda secara mandiri melalui bisnis kuliner. ilmu memasak melalui metode

12
hingga selesai akhirnya benar-benar
bisa terlepas dari masalah sosial
yang mereka alami dan berhasil
berkarier sebagai koki andal di
berbagai restoran ternama.
Perubahan sosial yang
dilakukan oleh Jamie Oliver tidak
berhenti pada pendirian Fifteen
Restaurant semata. Pada tahun 2005
Jamie mulai melakukan kampanye
formal untuk memperbaiki kualitas
makanan yang dikonsumsi oleh para
siswa di sekolah-sekolah di Inggris.
Kampanye untuk mengonsumsi
GAMBAR 2 Jamie bersama anak-anak yang belajar memasak makanan sehat,
makanan sehat tersebut diabadikan
mudah, dan murah.
Sumber:http://resources1.news.com.au/images/2015/03/29/1227283/675793-8ae01652-d5f2-11e4-91d8-f0bc1d307f16.jpg Jamie melalui acara televisi bertajuk
Jamies School Dinners. Acara ini
menunjukkan kepada publik bahwa
on the job training dan college (mengelola rasa marah). Dengan anak-anak dapat mengonsumsi
based work. Mereka juga dibina berbagai masalah sosial yang makanan sehat dan ekonomis,
melalui program pengembangan dimiliki para peserta magang, namun tetap dengan rasa yang
kepribadian untuk meningkatkan biasanya sekitar sepertiga dari mereka sukai.
rasa percaya diri. Selain itu, Oliver mereka mengundurkan diri dari Pada tahun 2008 Jamie
juga menyelenggarakan sesi program tersebut. Para pemuda meluncurkan kampanye Ministry of
psikoterapi dan anger management yang mengikuti program magang Food sekaligus membuka Ministry

13
of Food Centre, tempat anak-anak politisi Inggris di tingkat nasional. 3) Healthy Cup Award dari Harvard
berusia 12 tahun ke atas belajar Kampanye tersebut akhirnya School of Public Health dan atas
memasak dalam lingkungan yang membawa perubahan radikal usahanya untuk melakukan
nyaman, menyenangkan, dan pada sistem penyediaan makanan revolusi kuliner atau food
suportif. Tempat tersebut juga di sekolah-sekolah di Inggris, revolution untuk memerangi
menawarkan kelas memasak yang bahkan meluas ke negara-negara obesitas pada anak-anak di
mengajarkan cara memasak makanan lain seperti Amerika Serikat dan Inggris dan Amerika.
sehat yang mudah dan murah. Australia.
Untuk mewujudkan perubahan Atas berbagai jasanya, tidak Bagi Jamie, kuliner bukan
sosial tersebut, Jamie bekerja sama heran jika Jamie Oliver berhasil sekadar proses mengolah dan
dengan perusahaan ritel The Good meraih berbagai penghargaan menyajikan makanan, melainkan
Guys untuk melaksanakan kegiatan seperti: juga merupakan proses peningkatan
di Ministry of Food Centres, serta taraf kehidupan melalui gizi yang
1) Member of the Most Excellent
melalui mobil-mobil Ministry of Food baik. Seperti yang ia sering ucapkan,
Order of the British Empire (MBE)
ke berbagai kota di Inggris. Nourish, to me, is nourishing
atas prestasi dan usahanya
Kampanye mengenai untuk memajukan para pemuda food, nourishing your family, and
makanan sehat dan bergizi yang yang kurang beruntung. nourishing your life.
dilakukannya berhasil menjadikan 2) Honorary Fellowship dari Royal
isu tersebut sebagai perhatian para College of General Practicioners.

14
"I wish for everyone to
help create a strong,
suistainable movement to
educate every child about
food, inspire families to
cook again, and empower
people everywhere to
fight obesity."
Jamie Oliver

Sumber:http://g-ecx.images-amazon.com/images/G/02/uk/pcs/aplus/kitchen/Jamie-Oliver-Anniversary._V355316664_.jpg

15
1.2 MUHAMMAD YUNUS: PEJUANG PEMBERANTAS
KEMISKINAN MELALUI KEUANGAN MIKRO, GRAMEEN BANK

Apalah arti pendidikan jika negara baru bernama Bangladesh bangsanya yang pada saat itu masih
ilmunya tidak dapat dimanfaatkan pada tahun 1971, adalah peristiwa didera masalah kelaparan. Wajah
untuk membantu menyelesaikan yang memanggil seorang Yunus kemiskinan yang sangat nyata dan
masalah yang nyata-nyata diderita untuk kembali ke tanah kelahirannya. akut tersebut sangat mengganggu
masyarakat banyak? Kurang Sewaktu masih di Amerika Serikat ia hati nuraninya. Dalam prosesnya
lebih pertanyaan itulah yang juga aktif menggalang dukungan mencari solusi, ia berakhir pada
terngiang-ngiang di benak seorang untuk kemerdekaan Bangladesh kesimpulan bahwa hampir semua
Muhammad Yunus ketika ia baru sebagai negara baru. teori ekonomi kompleks yang
kembali ke negaranya, Bangladesh, Pada tahun 1974, Yunus ia pelajari bertahun-tahun tidak
setelah mengantongi gelar doktor yang saat itu berusia 34 tahun dapat digunakan untuk mengatasi
(Doctor of Philosophy atau Ph.D.) di memutuskan pulang. Ia membawa masalah kemiskinan akut tersebut.
bidang ilmu ekonomi dari Vanderbilt ilmu ekonomi tingkat tinggi yang Akhirnya, Yunus memulai
University di Tennessee, Amerika mengandung banyak filosofi dan kembali proses belajarnya. Ia
Serikat. Tidak hanya itu, ia juga teori, dilengkapi dengan bahasa mencoba memahami masalah
sudah memiliki pengalaman sebagai matematika yang tidak mudah kemiskinan melalui observasi
asisten profesor di Middle Tennessee pula. Yang lebih penting, ia pulang dan turun langsung ke lapangan.
State University. dengan membawa semangat untuk Bersama mahasiswanya ia
Perang saudara antara turut aktif membangun bangsa mewawancarai masyarakat miskin
Pakistan Barat dan Pakistan Timur dan negaranya. Semangat itulah di Desa Jobra, dekat Universitas
yang berujung pada kemerdekaan yang memberinya energi untuk Chittagong tempat ia mengajar
wilayah Pakistan Timur dan lahirnya berpikir keras mencari solusi bagi dan menjabat sebagai Kepala

16
Departemen Ilmu Ekonomi Perdesaan.
Kaum perempuan yang dalam budaya
Bangladesh saat itu kurang memiliki
suara dalam proses pengambilan
keputusan ekonomi rumah tangga pun
turut diwawancarai.
Melalui observasi lapangan
tersebut, Yunus menemukan bahwa
bahwa mayoritas masyarakat miskin
termasuk ibu-ibu pembuat kerajinan
bambu yang ia temui memiliki pinjaman
kepada lintah darat lokal yang dapat
memberikan pinjaman dengan bunga
sekitar 10% per minggu atau 520%
per tahun! Yunus spontan berpikir,
jika saja masyarakat miskin tersebut
memiliki akses terhadap pinjaman yang
menawarkan suku bunga lebih wajar,
tentu mereka dapat mengalokasikan
pendapatan untuk keperluan lain yang
lebih baik bagi kesejahteraan rumah
GAMBAR 3 Kantor Pusat Grameen Bank di Dhaka tangga mereka.
Sumber foto: https://geolocation.ws/v/P/36523714/grameen-bank-bhaban-mirpur-2-dhaka/en Berangkat dari temuan awal

17
tersebut, Yunus pun melanjutkan Setelah peristiwa itu, terlintas di kepalanya. Dengan
proses belajarnya dengan mengajak masyarakat setempat mulai semangat dan optimisme bahwa
mahasiswanya membuat daftar memandang Yunus secara berbeda. ide brilian tersebut akan disambut
anggota masyarakat miskin yang Yunus dipandang bak malaikat positif, ia menemui beberapa
sedang terjerat utang kepada lintah yang dikirim dari langit. Mengamati kolega bankirnya dan mengajak
darat. Akhirnya didapat sejumlah fenomena tersebut, Yunus kembali mereka menyalurkan kredit untuk
42 orang yang jika dijumlahkan, berpikir, Jika untuk menjadi masyarakat miskin.
total utang mereka hanya sekitar malaikat hanya dibutuhkan uang Di luar dugaan, ide yang
Rp11.200 (USD27). USD27, tentu akan menyenangkan dipikirnya genius itu ternyata
Ternyata jumlah uang yang jika bisa membantu lebih banyak dipandang tidak masuk akal,
membuat masyarakat miskin di sini lagi. Mungkin kita bisa menjadi bahkan gila, oleh semua bankir
selamanya terjerat utang amatlah malaikat super. yang ia temui. Orang miskin itu
kecil, ujar Yunus dalam hati. Tak Namun, sebagai seorang tidak creditworthy, tidak layak
perlu berpikir panjang, ia segera profesor Yunus tidak ingin membantu mendapatkan kredit perbankan
membantu mereka agar bebas dengan cara menderma seperti karena tidak akan mampu
dari jeratan utang. Berhubung yang baru saja ia lakukan. Ia lantas memenuhi salah satu syarat utama,
total utang mereka hanya USD27, meneruskan proses berpikirnya yaitu memiliki aset berharga untuk
Yunus dengan gampang merogoh untuk mendapatkan solusi yang dijadikan jaminan, itulah keyakinan
kantongnya sendiri untuk lebih holistik dan sistematis. Solusi para bankir saat itu. Orang miskin
membebaskan 42 orang tersebut untuk menyediakan kredit atau tidak memiliki jaminan sehingga
dari utang. pinjaman bagi orang miskin pun dianggap berisiko tinggi dan tidak

18
layak memperoleh kredit. bank dalam jumlah besar, kemudian potensi diri mereka yang
Yunus tidak puas. Ia merasa dana tersebut ia ecer dan salurkan sesungguhnya. Ia yakin si miskin
sistem yang ada saat itu tidak kepada masyarakat miskin dalam pun pasti memiliki bakat atau
adil dan perlu diperbaiki. Yunus bentuk produk keuangan yang keterampilan yang berpotensi
membawa ide yang sama ke disebut kredit mikro. Skenario ekonomi.
tataran pengelola bank yang lebih tersebut akhirnya dapat diterima Everybody is born with the
tinggi, dari manajer sampai ke level oleh bank. Yunus pun dapat mulai same potential, but not everybody
direksi. Namun, jawaban yang ia merealisasikan ide yang ia yakini lives in environment that enables
terima selalu sama: orang miskin akan dapat membantu orang miskin them to unleash their true potential,
terlalu berisiko sehingga tidak layak dalam menolong diri mereka sendiri ujarnya dengan yakin. Yunus juga
mendapatkan kredit perbankan. (helps the poor to help themselves). menganalogikan bahwa orang
Setelah menjalani berbagai Menyadari bahwa masyarakat miskin itu ibarat pohon bonsai yang
perdebatan yang berakhir miskin tidak memiliki jaminan, serta sebenarnya merupakan pohon
pada penolakan idenya, Yunus mayoritas tidak bisa membaca besar tetapi sengaja dikerdilkan
akhirnya bersedia mengalah dan dan menulis, Yunus mengawali dengan cara memaksa bibit pohon
menyesuaikan dengan sistem langkahnya dengan keyakinan untuk tumbuh di pot yang kecil.
perbankan yang ada. Ia menawarkan bahwa sesungguhnya setiap orang Kurang lebih selama tiga
dirinya yang merupakan seorang dilahirkan dengan potensi yang tahun (19761979) Yunus mencoba
profesor perguruan tinggi dan sama besarnya, hanya saja berada dan mengevaluasi idenya melalui
memiliki gaji bulanan cukup besar di lingkungan pendukung yang sebuah proyek kredit mikro untuk
sebagai penjamin. Kasarnya, Yunus berbeda. Akibatnya, tidak semua orang miskin (banking for the poor).
yang mengajukan pinjaman kepada orang dapat mengaktualisasikan Ternyata hasilnya benar-benar dapat

19
mematahkan pesimisme para bankir mekanisme tanggung renteng.
yang pada awalnya mencemooh Dalam mekanisme ini, jika seorang
idenya. Memang benar orang anggota kelompok sedang dalam
miskin tidak memiliki jaminan, kondisi tidak bisa membayar cicilan,
namun ternyata orang miskin di anggota lainnya akan patungan
pedesaan memiliki modal sosial untuk membayarkan cicilan si
berupa rasa solidaritas yang tinggi. anggota yang sedang mengalami
Modal sosial tersebutlah yang oleh kesulitan tersebut. Setiap pinjaman
Yunus digunakan sebagai jaminan pertama hanya boleh dipergunakan
GAMBAR 4 Suasana pertemuan di dalam metode penyaluran kredit untuk tujuan produktif atau
kelompok mingguan
mikronya. mendukung usaha.
Sumber: www.grameenfoundation.org
Ia merancang agar setiap Dalam penyaluran kredit,
pemohon pinjaman terlebih dulu Yunus merancang agar proyeknya
membentuk kelompok yang terdiri juga memiliki preferensi kepada
dari lima orang. Anggota-anggota perempuan. Hal ini adalah praktik
kelompok tidak dapat meminjam tidak umum di Bangladesh yang
secara bersamaan, tetapi harus secara sosial masih mengalami
secara bergiliran. Anggota lain ketimpangan gender. Ketimpangan
hanya bisa meminjam jika anggota ini tecermin pada penyaluran kredit
yang meminjam lebih dulu telah perbankan untuk perempuan yang
dapat membuktikan kedisiplinan kurang dari 1% total pinjaman
dan kejujurannya dalam membayar bank. Dengan cakupan program
cicilan. Selain itu, ada pula 500 orang, hasil percobaannya

20
menunjukkan tingkat pengembalian jaminan pinjaman (loan guarantee peraturan khusus untuk menjadi
yang tinggi, yaitu sekitar 99%. Angka fund). Yunus pun kemudian dapat landasan berdirinya sebuah bank
ini lebih tinggi daripada tingkat dengan gagah kembali datang ke yang bertujuan memberdayakan
pengembalian pinjaman komersial bank untuk mendapatkan pinjaman, masyarakat miskin, yang Ia beri nama
perbankan pada umumnya. karena sudah memiliki komitmen Grameen Bank. Hal ini diperlukan
Pada tahun 1981 Yunus ingin dana dari Ford Foundation yang karena praktik operasi bank yang
memperbesar skala proyeknya. bisa dijadikan jaminan. Dengan akan didirikannya bertolak belakang
Selain untuk memperluas manfaat, tambahan dana yang ada, Yunus dengan praktik perbankan pada
ia juga ingin menguji apakah model dapat menjangkau lebih dari 10.000 umumnya. Jika tidak ada landasan
yang ia ciptakan itu dapat tetap efektif peserta. Tingkat pengembalian hukum baru, operasi Grameen Bank
jika skalanya diperbesar (scalable kredit mikro yang disalurkan pun sudah hampir pasti akan melanggar
model). Gajinya sebagai profesor terbukti konsisten sangat tinggi, banyak peraturan perbankan yang
tentu terbatas. Jika mengandalkan yaitu sekitar 99%. sudah ada. Kebanyakan bank
kekuatan dirinya sendiri, ia tidak Setelah berhasil membuktikan beroperasi di kota, Grameen Bank
akan dapat meminjam dana ke bahwa metode penyaluran di desa. Semua bank mengharuskan
bank dalam jumlah yang jauh lebih kreditnya efektif, aman (tidak ada jaminan sebelum meminjam,
besar. Akhirnya, ia menggalang berisiko tinggi seperti yang diyakini Grameen Bank tidak. Semua bank
dana dari beberapa lembaga para bankir), dan dapat diperbesar lebih menyukai nasabah yang kaya,
donor besar, salah satunya adalah skalanya (scalable), Yunus ingin Grameen Bank lebih menyukai
Ford Foundation yang pada 1981 memformalkan proyeknya menjadi nasabah yang miskin, malah
memberikan bantuan sebesar suatu lembaga perbankan yang semakin miskin semakin ingin
USD770.000 yang perjanjian legal. Ia lantas mengadvokasi diberdayakan oleh Grameen Bank.
peruntukannya adalah sebagai dana pemerintah agar mengeluarkan Mayoritas bank menyasar segmen

21
laki-laki, Grameen Bank menyasar untuk menjalin kerja sama menjadi jika Grameen Bank mengalami
segmen perempuan. Semua kondisi lebih lancar karena berbagai pihak kebangkrutan. Fasilitas penjaminan
tersebut menunjukkan bahwa menjadi lebih yakin bahwa Grameen semacam ini sangat membantu
praktik Grameen Bank benar-benar Bank bukanlah sebuah organisasi Grameen Bank dalam meyakinkan
berbeda sehingga membutuhkan abal-abal. banyak pihak untuk membeli
dasar hukum sendiri. Sejak awal pendirian sampai obligasi perusahaannya.
Perjuangannya membuahkan awal tahun 1990-an, Grameen Sejak pengeluaran obligasi
hasil. Pada tahun 1983 Pemerintah Bank banyak didukung oleh kerja tersebut, sumber dana Grameen
Bangladesh mengeluarkan sama pendanaan berbasis hibah Bank yang berasal dari dana-
semacam undang-undang khusus atau pinjaman rendah yang suku dana sosial (hibah atau pinjaman
yang mendasari berdirinya Grameen bunganya di bawah harga pasar. lunak) pelan-pelan menghilang
Bank. Di dalamnya diatur skema Setelah berhasil menunjukkan dan semakin didominasi oleh
kepemilikan, sekitar 94% dimiliki rekam jejak yang baik selama sumber dana komersial. Hal ini
oleh anggota atau pemanfaat lebih dari 10 tahun, Grameen Bank karena perputaran usaha Grameen
Grameen Bank dan 6% dimiliki oleh mulai menggalang dana ekspansi Bank sudah mumpuni. Begitu pula
Pemerintah Bangladesh. Dengan usaha melalui penjualan obligasi dengan kepemilikan asetnya yang
adanya landasan hukum yang yang secara implisit disubsidi kian besar sehingga memiliki cukup
mendasari pendirian Grameen Bank oleh pemerintah berupa fasilitas kekayaan yang bisa diagunkan.
secara legal, proyek kredit mikro penjaminan. Jadi, Pemerintah Grameen Bank juga mulai
yang digagas oleh Muhammad Bangladesh tidak memberikan memiliki anak-anak perusahaan
Yunus telah bertransformasi dana agar suku bunga obligasi yang mendukung penghidupan
menjadi sebuah organisasi usaha Grameen Bank dapat dijual lebih anggotanya, seperti Grameen
legal bonafide yang memiliki misi murah, melainkan menyediakan Telecom yang menyediakan
sosial. Sejak itu, jalan Grameen Bank dana siaga yang siap digunakan produk telekomunikasi berharga

22
terjangkau, dan Grameen Shakti Terakhir terpantau Grameen Bank happiness but making other people
yang menyediakan fasilitas listrik, sudah memiliki 168 replikan di 44 happier, is supper happiness, ujar
kompor, biogas, dan pupuk organik negara, termasuk Amerika Serikat Muhammad Yunus dalam sebuah
untuk meningkatkan kualitas hidup dan Kanada. konferensi kewirausahaan sosial
dan usaha jutaan anggotanya. Kisah Grameen Bank ini yang diselenggarakan oleh Sinergi
Dengan bermodalkan adalah contoh nyata bahwa negara Indonesia di Cibubur, pada 2014
semangat, keyakinan, kesabaran, berkembang tidak selalu menyerap lalu.
dan konsistensi, pada tahun 2013 ilmu dan inovasi dari negara Mungkin itu sebabnya
Grameen Bank sudah memiliki maju. Metode yang diciptakan Muhammad Yunus tidak tampak
2.914 cabang, hampir 22.000 orang Muhammad Yunus melalui Grameen bertambah tua sejak 10 atau 20
karyawan, 8,54 juta anggota, dan Bank adalah bukti bahwa negara tahun lalu walau kegiatannya
total aset sekitar USD2,3 miliar. berkembang juga bisa membantu sungguh banyak dan pasti
Tingkat pengembalian kreditnya negara maju melalui inovasinya. melelahkan. Ia selalu bahagia karena
pun dapat terus dijaga di atas Saat ini Muhammad mencintai apa yang ia kerjakan. Ia
95%. Melihat perjuangan dan Yunus sudah berusia 74 tahun. juga selalu bersemangat karena
pencapaiannya, sungguh wajar jika Ia masih terus bersemangat yakin melalui keuangan mikro yang
Komite Nobel Perdamaian Dunia mempromosikan kewirausahaan ia perjuangkan, kemiskinan absolut
menganugerahkan penghargaan sosial dan penanggulangan dapat dijadikan sejarah. Poverty
Nobel Perdamaian 2006 padanya. kemiskinan. Ia percaya bahwa does not belong in a civilized human
Pengakuan tersebut sangat yang dilakukannya adalah suatu society. It belongs in museums,
membantu penyebaran lembaga proses membantu orang lain untuk demikian ucapnya di berbagai
keuangan mikro seperti Grameen mencapai kebahagiaan hidup forum dengan penuh keyakinan.
Bank ke seluruh penjuru dunia. yang lebih baik. Making money is

23
All humans are born entrepreneurs.
The fact that the poor are alive is
clear proof of their ability.
Muhammad Yunus
Sumber foto: http://www.20min.ch/diashow/diashow.tmpl?showid=118290

24
1.3 DR. V: PENDIRI ARAVIND EYE CARE HOSPITAL, PENERANG
KEHIDUPAN JUTAAN MASYARAKAT BUTA INDIA

Aravind Eye Care Hospital studi kasus. AECH tidak hanya


(AECH) adalah rumah sakit mata memberikan pelayanan jasa rumah
yang didirikan oleh Dr. Govindappa sakit, tetapi juga berkembang
Venkataswamy (atau Dr. V) pada menjadi institusi pendidikan dan
tahun 1976 di Kota Madurai, pelatihan paramedis di bidang
India. Berawal dari sebuah klinik kesehatan mata dan pemberantasan
kecil rumahan dengan 11 tempat kebutaan, pusat penelitian dan
tidur, AECH berkembang menjadi pengembangan, community
jaringan rumah sakit mata yang outreach, pusat produksi kebutuhan
telah melayani hampir 32 juta operasi mata, serta bank mata.
GAMBAR 5 GEDUNG AECH DI KOTA pasien selama 36 tahun dan telah Asal-muasal pembentukan
MADURAI melakukan 4 juta operasi mata. Dua AECH bermula dari maraknya
pertiga dari jumlah operasi tersebut penyakit kebutaan di India yang
Sumber: http://www.aravind.org/default/clinicscontent/
aehmadurai diberikan dengan biaya yang sangat sebenarnya dapat dihindari. Ketika
murah atau bahkan gratis. Setiap itu angka kebutaan penduduk India
satu pasien yang mampu membayar semakin meningkat dari tahun ke
menyubsidi dua pasien tidak mampu tahun. Pemerintah sebuah negara
di AECH. berkembang seperti India tidak
Model AECH ini telah mampu memenuhi kebutuhan
mendapatkan pengakuan dunia kesehatan penduduknya karena
dan menjadi subjek dari berbagai pertumbuhan populasi, keterbatasan

25
infrastruktur, pendapatan per kapita rincian spesialisasi tugas yang membuka AECH di rumah saudara
yang rendah, populasi yang menua, sangat baik dan dikerjakan dalam laki-lakinya. Kala itu AECH memiliki
penyakit endemik, dan tingginya volume besar. Dengan cara itu, 11 tempat tidur. Enam tempat tidur
angka penduduk buta huruf. McDonalds dapat melatih orang- untuk pasien yang tidak mampu dan
Melihat keadaan tersebut Dr. orang dari seluruh belahan dunia lima untuk pasien yang membayar.
V ingin membentuk sebuah model yang memiliki latar belakang ras, Dr. V bahkan menggadaikan semua
alternatif dari pelayanan kesehatan pendidikan, dan budaya berbeda- perhiasan keluarganya untuk
yang dapat mendukung usaha beda untuk memproduksi barang mendapatkan dana awal rumah
pemerintah dalam mengurangi yang sama dengan cara yang sama. sakit.
angka kebutaan yang dapat Untuk mewujudkan mimpi Sejak awal pendiriannya,
dihindari tapi mampu membiayai dan visi tersebut, saat memasuki anggota keluarga Dr. V memainkan
kegiatannya sendiri. Visi Dr. V masa pensiunnya di usia 58 tahun peran penting dan vital dalam
adalah membentuk sebuah pada tahun 1976, Dr. V membentuk pertumbuhan dan kesuksesan
waralaba rumah sakit mata yang GOVEL Trust yang menjadi AECH. Adik perempuannya, Dr. G.
beroperasi dengan efektivitas dan modal awal AECH. GOVEL Trust Natchiar dan suaminya Dr. Nam, juga
efisiensi seperti restoran cepat saji dibentuk dengan tujuan nonprofit, semua dokter spesialis mata yang
McDonalds. Mengapa McDonalds? beranggotakan Dr. V sebagai ketua bekerja di rumah sakit pemerintah
Hal ini karena McDonalds dan empat saudara Dr. V beserta di Madurai ikut berkontribusi
menggunakan model operasional pasangan mereka. Namun, sebagian dalam pengembangan rumah sakit
yang menurut Dr. V sederhana. besar bank menolak meminjamkan tersebut. Seiring waktu, anggota
McDonalds menjunjung tinggi uang karena pertimbangan umur keluarga Dr. V yang lain juga ikut
optimalisasi biaya melalui prosedur dan model usaha yang eksentrik. bergabung sesuai dengan kapasitas
kerja yang dibuat terstandar dengan Akhirnya, Dr. V memutuskan untuk mereka masing-masing. Banyak

26
dari mereka yang turut memegang Untuk menjangkau masyarakat
kepemimpinan di dalam AECH. perdesaan di Tamil Nadu, AECH
Sekitar sembilan tahun mengirimkan tenaga paramedisnya
kemudian, tepatnya pada tahun ke kampung-kampung guna
1985, AECH telah membangun melakukan screening pasien
beberapa rumah sakit dengan di semacam klinik mata yang
kapasitas 100 tempat tidur di Theni, mereka sebut Eye Camp. Hal ini
400 tempat tidur di Tirunelveli, merupakan strategi AECH untuk
874 tempat tidur di Coimbatore, menjemput pasien. Pasien yang
750 tempat tidur di Pondicherry, membutuhkan operasi akan
GAMBAR 6 Pasien AECH pasca operasi. serta 150 tempat tidur di Salem, dibawa ke rumah sakit. Di sana
Sumber: http://www.wbur.org/npr/142526263/india-eye- Dindigul, dan Tirupur. Rumah sakit mereka akan disediakan makanan,
care-center-finds-middle-way-to-capitalism
menyediakan pelayanan berkualitas tempat menginap, perawatan,
tinggi dan terjangkau untuk pasien dan transportasi untuk kembali ke
kaya dan miskin, serta mampu kampung masing-masing. Pada
membiayai kegiatannya secara akhir bulan Maret 2013, AECH
mandiri. Setiap rumah sakit AECH telah membentuk 2.841 Eye Camp
memiliki peralatan spesialis lengkap dengan 554.413 pasien melewati
dengan fasilitas pendukung yang proses screening dan 90.547 pasien
komprehensif. Pada akhir bulan menjalani prosedur operasi. Selain
Maret 2013 AECH telah melayani memberikan pelayanan perawatan
lebih dari 3,1 juta pasien dan telah mata, Eye Camp juga mengedukasi
melakukan lebih dari 370.000 masyarakat seputar perawatan
operasi mata.

27
mata. Hingga saat ini AECH telah dalam setahun, padahal rata-
melaksanakan beberapa program rata tingkat nasional hanya 400.
perawatan mata yang komprehensif. Meskipun melakukan operasi
AECH mampu memberikan dalam jumlah besar, bukan berarti
pelayanan berkualitas tinggi kepada AECH mengompromikan kualitas
sedemikian banyak pasien dalam pelayanan mereka. Hal ini terbukti
sehari karena perhatiannya pada dari jumlah kasus komplikasi
proses dan metode yang inovatif pascaoperasi di AECH yang hanya
untuk meningkatkan efisiensi. setengah dari jumlah komplikasi
Contohnya, para dokter di AECH operasi yang terjadi di Inggris.
berdiri di antara dua meja operasi. Dengan jumlah operasi yang begitu
GAMBAR 7 Proses operasi mata di AECH.
Ketika mereka selesai dengan satu banyak, para dokter bedah di AECH
Sumber: https://www.flickr.com/photos/62532814@
N03/5737237128/ operasi, mereka cukup memutar menjadi sangat terampil dalam
badan ke pasien lain yang sudah menjalankan tugas mereka seiring
dipersiapkan untuk operasi. Dengan dengan banyaknya pengalaman
cara ini AECH mampu menghemat mereka dalam menjalankan operasi
jeda waktu yang berharga antara mata.
dua operasi sehingga para dokter Hal lain yang menyebabkan
bedahnya menjadi sangat produktif. AECH mampu menekan biaya
Hal tersebut juga menekan biaya operasi mata adalah karena
rata-rata operasi. AECH memproduksi sendiri lensa
Dokter bedah AECH rata- intraokular yang digunakan dalam
rata melakukan 2.000 operasi operasi. Dengan bantuan dari David

28
Green, seorang pengusaha dari sangat menghargai para pasien
Amerika Serikat, AECH membentuk dan bersedia melakukan pekerjaan
Aurolab yang menjadi pusat apa pun bagi pasien. Setiap dokter
produksi lensa yang berorientasi bedah di AECH dibantu oleh
nonprofit. Saat ini Aurolab paramedis yang andal sehingga
memegang sertifikasi ISO 9002 mengoptimalkan waktu dan
dan memproduksi hampir 700.000 skill dokter tersebut. Hal ini juga
lensa setiap tahunnya, mengekspor menyebabkan produktivitas dokter
lensa ke 90 negara, dan menguasai bedah di AECH sangat tinggi. Dokter
GAMBAR 8 Proses Produksi Lensa 10% pangsa pasar lensa dunia tidak dibayar lebih tinggi karena
Intraocular di Aurolab dengan harga USD8; hanya sekitar melakukan lebih banyak operasi.
Sumber: http://video.pbs.org/video/2129595970/ seperduapuluh dari harga lensa Namun, hal ini banyak membantu
yang diproduksi di negara-negara institusi pendidikan AECH karena
Barat. semakin banyak pasien yang mereka
Tenaga paramedis dianggap tangani, semakin baik pelatihan
sebagai tulang punggung dalam bagi tenaga medis mereka.
sistem AECH. Sejak tahun 1976, Setelah Dr. V meninggal
perempuan-perempuan muda pada tahun 2006, kepemimpinan
direkrut dari kampung-kampung AECH dilanjutkan oleh adiknya,
sekitar Madurai dan dilatih untuk Dr. Natchiar dan suaminya Dr.
melakukan refraction testing, tugas- Nam, dengan bantuan tim dokter,
tugas keperawatan, konseling, dan paramedis, dan relawan AECH.
house-keeping. Paramedis AECH Mereka bekerja secara efisien dan

29
memiliki sense of ownership yang
tinggi terhadap lembaga AECH
serta pada visi dan cita-cita Dr. V:
To see all as one, to give sight to
all. Visi inilah yang menjadi bahan
bakar atau driving force bagi mereka
untuk terus berkarya di AECH.
Semua aktivitas yang dikerjakan
setiap hari dalam membantu pasien
memberikan kepuasan di dalam hati
dan memberikan makna pada hidup
GAMBAR 9 Paramedis AECH melakukan refraction yang nilainya tidak terukur dengan
testing pada pasien uang. By the end of the day, when
Sumber: http://www.aravind.org/
you help others you are actually
helping yourself!

30
Intelligence and capability are
not enough. There must also
be the joy of doing something
beautiful. Being of service to God
and humanity means going well
beyond the sophistication of the
best technology, to the humble
demonstration of courtesy and
compassion to each patient.
Dr. G. Venkataswamy
Sumber: http://blog.seva.ca/category/india/

31
1.4 ELA BHATT: PENGGAGAS BARISANLANGKAH JUTAAN PEREMPUAN MISKIN
MENUJU KEMANDIRIAN DAN JAMINAN KERJA, MELALUI SELF EMPLOYED
WOMENS ASSOCIATION

Seperti yang umum ditemui di kerja secara mendadak dan tanpa melalui perantaraan seorang
negara-negara berkembang, tenaga pesangon. Kehidupan mereka dapat kontraktor kerja, sekelompok
kerja di India masih didominasi oleh dibilang memprihatinkan. Selain buruh dan wirausaha mikro wanita
tenaga kerja sektor informal. Pada memiliki tingkat pendapatan yang tersebut mengadukan nasib mereka
awal tahun 1970-an, sekitar 93% rendah, siklusnya pun tidak stabil. ke Textile Labour Association (TLA),
dari tenaga kerja India bekerja di Mereka tidak setiap hari memiliki sebuah asosiasi buruh tekstil yang
sektor informal. Jika hanya tenaga pendapatan. Akibatnya, tidak jarang didirikan oleh Mahatma Gandhi
kerja wanita yang dilihat, maka yang mereka harus hidup di jalan karena pada 1917 di Ahmedabad. Asosiasi
bekerja di sektor informal sekitar tidak mampu menyewa tempat ini memang aktif melakukan
94%. Tenaga kerja yang mayoritas tinggal. advokasi untuk pemenuhan hak-hak
merupakan wirausaha mikro yang Persisnya di Ahmedabad, buruh. Di TLA, sekelompok buruh
bersifat mempekerjakan diri sendiri Provinsi Gujarat, cukup banyak informal tersebut dipertemukan
(self-employed) atau buruh lepas tenaga kerja perempuan informal dengan Ela Bhatt, pengacara
ini jelas tidak dilindungi secara seperti itu yang mengais rezeki di spesialis tenaga kerja perempuan
hukum. Mereka umumnya tidak sektor tekstil, baik sebagai pedagang yang memimpin unit TLA bernama
memiliki kartu identitas, apalagi kain bekas (self-employed) atau Womens Wing.
jaminan sosial. Mereka justru kerap tenaga kerja pendukung seperti Segera setelah mendengar
dibayar dengan tarif di bawah upah tukang panggul atau pendorong permasalahan tersebut, Ela Bhatt
minimum dan diperlakukan semena- gerobak. Tidak tahan mengalami berkunjung ke tempat mereka
mena seperti pemutusan hubungan banyaknya perlakuan tidak adil, bekerja dan bertemu dengan

32
komunitas wanita tukang panggul.
Hasilnya langsung ia tuangkan
ke dalam sebuah artikel yang
dimuat koran lokal. Dalam artikel
itu kehidupan kerja komunitas
perempuan tukang panggul
dipaparkan dengan lugas, baik
menyangkut upah yang sangat
rendah dan tidak menentu, maupun
perlakuan tidak adil lainnya.
Tulisan memang dapat
memberikan dampak yang luar
biasa. Beberapa pedagang kain
menanggapi artikel tersebut
dengan mengklaim bahwa mereka
telah berlaku adil kepada para
perempuan tukang panggul
GAMBAR 10 Mahasiswa NUS mengunjungi pabrik pengemasan bumbu milik SEWA tersebut. Tak mau melewatkan
di Desa Pij, India kesempatan, klaim tersebut
sumber: http://www.nus.edu.sg/global/steer_india2012-3.html digunakan oleh Ela Bhatt sebagai

33
manuver untuk membangun dipimpinnya memfasilitasi sebuah sebagai ketua SEWA. Baginya,
tekanan sosial kepada kalangan pertemuan umum yang dihadiri jabatan tidak akan membatasi
pedagang kain. Sebagai pengikut oleh para pedagang kain bekas dan dirinya dalam berkarya.
setia Gandhi yang mengajarkan ratusan buruh perempuan. Dalam Dengan begitu banyak
perlawanan damai, Ela Bhatt pertemuan tersebut tercetus sebuah pengalamannya sebagai pengacara
membangun tekanan sosial dengan ide bahwa mereka membutuhkan hak buruh dan latar belakang
cara mencetak klaim tersebut ke asosiasi khusus untuk mewadahi pendidikannya yang sempat
dalam bentuk kartu yang kemudian aspirasi dan memfasilitasi mendapatkan diploma di bidang
ia sebarluaskan ke kalangan kebutuhan mereka. tenaga kerja dan koperasi dari
pedagang kain dan buruh. Hal itu Pertemuan inilah yang menjadi Afro-Asian Institute of Labor
membuat pedagang kain merasa tonggak pendirian Self Employed and Cooperative di Tel-Aviv,
malu atau gengsi jika masih berlaku Womens Association (SEWA) Israel, Ela Bhatt membangun dan
tidak adil kepada buruh perempuan pada bulan Desember 1971. Pada mengembangkan SEWA sebagai
yang mereka pekerjakan. tahun 1972 SEWA resmi terdaftar sebuah organisasi berbasis
Keseluruhan peristiwa tersebut secara hukum dengan Arvind gerakan dari bawah (bottom-up
menjadi buah bibir masyarakat Buch (pemimpin TLA) sebagai movement). Dalam hal pengelolaan,
pada umumnya dan komunitas ketua dan Ela Bhatt sendiri sebagai ia memfokuskan operasional
pekerja tekstil pada khususnya. Sekretaris Umum. Dari sini tersirat organisasi untuk memenuhi dua
Womens Wing-TLA semakin banyak kebijaksanaan Ela Bhatt. Walaupun kebutuhan utama anggota SEWA
didatangi para wanita yang bekerja yang menggagas SEWA adalah yaitu jaminan kerja dan kemandirian
di sektor tekstil. Akhirnya, Ela Bhatt dirinya, ia tetap mendahulukan dengan cara yang fleksibel dan
melalui Womens Wing-TLA yang atasannya di TLA untuk menjabat dijalankan berdasarkan prinsip

34
Gandhi.
Fleksibilitas SEWA dapat
digambarkan seperti pohon
beringin. Seseorang akan kesulitan
jika hendak menelisik pohon beringin
karena tumpukan akar gantung
yang menjuntai di batangnya tak
jarang tampak seperti benang
kusut. Namun, pohon beringin
secara keseluruhan bersifat rindang
sehingga mampu memberikan
perlindungan yang luas. Lagi pula,
kerusakan pada satu akar gantung
tidak memberikan pengaruh besar
pada keseluruhan pohon. Seperti
itulah konsep Ela Bhatt dalam
GAMBAR 11 Situasi Rapat Anggota SEWA mengelola SEWA sebagai organisasi
dan gerakan. Kalau dilihat dari
sumber: https://indiacommunityradio.wordpress.com/2011/11/23/sewa-the-movement/
luar, akan sulit mengidentifikasi
pola kerja SEWA. Setiap cabang

35
memiliki otonomi untuk mengatasi energik, dan penuh komitmen. kepengurusan, yaitu koordinator
masalah yang ditemukan dan Mereka merasa dipercaya sehingga distrik, kepala tim, dan pengurus
tidak ada pendekatan yang benar sangat sedikit yang mengundurkan tingkat desa yang membantu
atau salah karena setiap masalah diri dari SEWA. Fleksibilitas ini kepala tim. Tugas utama kepala
dan solusinya selalu didiskusikan juga membuat SEWA memiliki tim dan pengurus tingkat desa
dalam pertemuan rutin tingkat kemampuan berkembang pesat adalah menyosialisasikan SEWA
cabang. Hasil akhir dari langkah karena mudah beradaptasi dan dan merekrut anggota. Sementara
yang diambil oleh cabang-cabang tumbuh tanpa kesulitan birokrasi itu, koordinator distrik berfokus
kemudian dikomparasi di tingkat sebagaimana sering dijumpai mengoordinasikan kegiatan dan
pusat. dalam sebuah korporasi besar. hasil kerja setiap kepala tim dan
Konsekuensi dari fleksibilitas ini SEWA tumbuh sebagai organisasi pengurus tingkat desanya. Apabila
membuat SEWA menjadi organisasi dengan ideologi bukan dogma para penduduk di suatu desa setuju
yang belajar secara organik atau yang membuat SEWA mampu untuk bergabung, pengurus akan
alami. Para staf menjadi terbiasa bekerja sama dengan organisasi apa mengangkat salah satu di antara
mengambil risiko, dan bukan pun untuk memberdayakan para mereka yang secara sukarela
menghindarinya. Inovasi serta perempuan miskin produktif. bersedia menjadi pemimpin desa.
adaptasi menjadi hal yang lumrah. Ela Bhatt sebagai penggagas Pemimpin desa akan menjadi mitra
Mereka memandang bencana dan pemimpin SEWA telah dalam menyebarkan informasi lebih
seperti gempa atau banjir, serta berhasil mengimplementasikan lanjut mengenai SEWA, manfaat
kekerasan umum sebagai sebuah model manajemen partisipasi bergabung, membantu para wanita
kesempatan, bukan rintangan. yang luar biasa efektif. Di tingkat desa mengidentifikasi kebutuhan
Mereka juga bermotivasi tinggi, cabang, SEWA memiliki tiga lapis mereka, dan melakukan proses

36
peningkatan kapasitas. berfokus pada wanita merupakan itu, SEWA juga sudah bergerak
Kerja tim yang luar biasa kunci konsistensi dan sukses SEWA secara nasional melalui National
tersebut dapat dijalankan berkat selama lebih dari empat dekade ini. Alliance of Street Vendors of India,
sebuah prinsip yang dipegang Berkat kerja sama dan kerja SEWA Bharat, Homenet India, dan
teguh. Prinsip dasar Gandhi yaitu keras, serta kebutuhan yang sama Homenet South Asia; dan untuk
satya (kejujuran), ahimsa (tanpa yaitu menuju jaminan pekerjaan level internasional melalui Homenet,
kekerasan), dan brahmacharya dan kemandirian. Dengan Streetnet, dan SEWA in Turkey.
(pengendalian diri berupa mengandalkan modal awal berupa Dari Gujarat, SEWA
kesabaran dan kekuatan untuk iuran keanggotaan, sebagai koperasi berkembang ke provinsi-provinsi
bersandar pada diri sendiri, atau SEWA telah berkembang menjadi lain di India. Anggotanya saat ini
self reliance) adalah nilai-nilai yang sebuah organisasi besar dan masih sudah hampir dua juta perempuan
selalu melekat dalam kegiatan terus bertahan hingga saat ini. pekerja atau wirausaha mikro.
SEWA, bahkan sering dinyanyikan Sebagai gerakan, SEWA di Gujarat Melalui SEWA, upah buruh lepas
dalam bentuk pelafalan sebelum telah mewadahi 84 koperasi, 81 berhasil ditingkatkan. Kini, hampir
memulai rapat atau pelajaran di kelompok produsen di perdesaan, semua anggotanya sudah memiliki
SEWA Academy. Selain itu, nilai 6 organisasi jaminan sosial dan kartu identitas dan jaminan sosial.
kuat inklusi dan partisipasi selalu kelompok simpan pinjam, termasuk Dengan dukungan Bank Dunia,
digiatkan meskipun hal tersebut di dalamnya SEWA Bank dan metodenya telah direplikasi di
membuat setiap pertemuan Asuransi Kesehatan. Produk-produk beberapa negara, seperti Afrika
memakan waktu yang lama dan yang ditawarkan SEWA antara lain Selatan, Yaman, dan Turki.
kurang efisien. Selain nilai-nilai adalah produk keuangan mikro dan Melihat dedikasi atas
tersebut, Ela Bhatt percaya bahwa pusat fasilitas perdagangan. Selain perjuangannya, tidak heran jika

37
Ela Bhatt mendapatkan berbagai
penghargaan seperti Ramon
Magsaysay Award (1977), Right
Livelihood Award (1984), Global
Fairness Initiative Award dari Hillary
Clinton (2010), serta Radcliffe Medal
dan Indira Gandhi Prize for Peace
(2011). Saat ini Ela Bhatt masih
terus berkarya walau usianya sudah
memasuki 82 tahun.Pemberdayaan
perempuan miskin masih menjadi
fokusnya. Baginya, merupakan
sebuah kegagalan moral kita
sebagai manusia jika masih
menoleransi kemiskinan untuk terus
ada di tengah masyarakat.

GAMBAR 12 Ketika Dikunjungi oleh Hillary Clinton


sumber: www.still4hill.com

38
It is our moral
failure that we still
tolerate poverty.
Ela Bhatt

Sumber: www.upsites.com

39
1.5 BILL DRAYTON: BAPAK KEWIRAUSAHAAN SOSIAL
DUNIA, PENDIRI ASHOKA FOUNDATION

Berkisah tentang Ashoka,


Ashoka merupakan lembaga yang
didirikan oleh Bill Drayton pada
GAMBAR 13 Logo Ashoka Changemakers
tahun 1981. Ashoka diambil dari
Sumber: http://spain.ashoka.org/ nama seorang raja di India yang
hidup pada abad ke-3 sebelum
Saat melihat tubuhnya yang tersebut adalah gelar sarjana dari Masehi. Raja Ashoka merasakan
kurus, kita akan membayangkan Universitas Harvard pada tahun penyesalan yang amat besar karena
ia mudah tumbang diterpa oleh 1965, gelar master dari Universitas telah menimbulkan kekerasan yang
angin kencang. Namun, sifatnya Harvard pada tahun 1967, dan gelar mengakibatkan 100.000 kematian.
ternyata sangat bertentangan doktor dari Universitas Yale pada Untuk menebus rasa bersalahnya,
dengan penampilan fisiknya. tahun 1970. Dialah Bill Drayton, Raja Ashoka mendedikasikan
Teman-temannya senantiasa sosok utama yang memopulerkan kehidupannya untuk kemanusiaan
menggambarkan pria tersebut kata social entrepreneurship di dan menganggap seluruh rakyatnya
sebagai pria dengan kegigihan seluruh dunia melalui organisasi sebagai anaknya.
seperti Steve Jobs dan kecerdasan yang didirikannya yakni Ashoka Ashoka Foundation sendiri
seorang peraih Nobel. Kecerdasannya Foundation. Tidak heran jika banyak didirikan dengan tujuan memberikan
terbukti dari keberhasilannya meraih orang menganggap Bill Drayton dukungan untuk pengembangan
gelar akademik dari tiga universitas adalah Bapak Kewirausahaan Sosial social entrepreneurship. Ashoka
terkemuka di dunia. Ketiga gelar Dunia. melakukan tiga pendekatan

40
nilai (value) sosial dan finansial.

Saat ini Ashoka telah membuka


kantor di 37 negara dan membantu
lebih dari 3.000 social entrepreneur
yang melakukan perubahan sosial
di lebih dari 70 negara.
Salah satu istilah populer
GAMBAR 14 Ilustrasi proses pengubahan sistem (game changing process)
yang diusung oleh Ashoka adalah
Sumber: Ashoka (2013), How Do You Know When Youve Revolutionized an Industry? Ashokas Approach to Assessing change maker yakni individu
Impact, www.ashoka.org
yang menjadi tokoh perubahan.
Semangat yang diusung Bill
Drayton tersebut sebenarnya telah
sistematis untuk melaksanakan 2) Mendorong kewirausahaan ia buktikan sendiri sejak kecil.
tujuannya. secara berkelompok melalui Saat duduk di bangku sekolah
1) M e m b e r i k a n dukungan kolaborasi antara sekelompok dasar, Bill membuat koran sekolah
terhadap social entrepreneur wirausahawan sehingga terjadi secara reguler yang menyuarakan
dengan mengidentifikasi perubahan signifikan dalam berbagai pemikirannya. Saat duduk
dan memberikan dukungan suatu bidang. di bangku SMA, Bill mendirikan
finansial terhadap social 3) Membangun infrastruktur organisasi bernama Asia Society.
entrepreneur potensial agar sektoral dengan cara Kepedulian Bill terhadap wilayah
dapat memaksimalkan dampak membangun kerja sama yang Asia dipengaruhi oleh adanya
sosial dari kegiatannya. dapat membantu menciptakan kesenjangan antara masyarakat

41
di belahan utara dan selatan menunjukkan kualitas dirinya juga mendirikan Environmental
bumi. Saat berkuliah di Harvard, sebagai seorang intrapreneur. Salah Safety, sebuah organisasi yang
ia mendirikan Ashoka Table. Di satunya terlihat pada saat ia bekerja mengembangkan dan memberikan
Universitas Yale ia mendirikan di U.S. Environmental Protection informasi mengenai cara
layanan legislatif sehingga pada saat Agency. Di institusi tersebut Bill menerapkan berbagai peraturan
ia lulus, sepertiga dari mahasiswa Drayton melakukan reformasi terkait lingkungan. Kini Bill Drayton
di Universitas Yale ikut serta dalam terkait perlindungan lingkungan masih aktif sebagai Dewan Pembina
diskusi dengan pemangku kebijakan di Amerika. Salah satu program Get America Working dan Youth
untuk mengetahui isu-isu apa yang perlindungan lingkungan yang Venture. Keduanya adalah organisasi
tengah diselesaikan pemerintah. digagasnya adalah perdagangan inovatif strategis untuk publik.
Mereka juga ikut serta secara emisi gas buang yang mendorong Bill Drayton sendiri dilahirkan
tidak langsung dalam penyusunan insentif secara ekonomi bagi di kota New York, Amerika Serikat,
rancangan undang-undang. perusahaan untuk mengurangi pada tahun 1943. Ia terlahir dari
Sebagai seorang sarjana polusi lingkungan. seorang ibu yang merupakan
mutlidisiplin bidang ekonomi, Bil Drayton juga mendirikan imigran keturunan Australia dan
hukum, dan manajemen dari gerakan bernama Save EPA yang seorang ayah yang bekerja sebagai
universitas-universitas terbaik di beranggotakan para manajer penjelajah (explorer). Keluarganya
dunia, Bill Drayton memiliki banyak lingkungan profesional. Gerakan merupakan keluarga yang sangat
kesempatan untuk bekerja di ini membantu kongres, pers, menentang berbagai macam
berbagai institusi yang terkenal di pemerintah, dan masyarakat ketidakadilan seperti perbudakan.
dunia. Di berbagai institusi tersebut mencegah dikeluarkannya berbagai Mereka juga mendorong
Bill Drayton banyak melakukan kebijakan yang bersifat merusak kepemimpinan wanita. Apa
inovasi dan transformasi yang lingkungan. Selain itu, Bill Drayton yang diajarkan oleh keluarganya

42
menjadikan Bill Drayton sosok ini telah banyak dilakukan dengan memberikan Penghargaan Nasional
pribadi yang senang membantu solusi, pola, dan paradigma baru Pelayanan Publik. Pada tahun 2008
orang lain dan menjunjung tinggi yang tidak pernah saya bayangkan Bill terpilih oleh majalah Utne
nilai-nilai baik tentang kehidupan. sebelumnya. Ia juga meyakini Reader sebagai salah salah seorang
Semua yang diperolehnya bahwa menjadi seseorang yang dari 50 Visioner yang Mengubah
dalam hidup seperti keluarga dan suka memberi adalah salah satu Dunia. Selain itu, Bill Drayton juga
pendidikan rupanya berpengaruh kunci umur panjang, hidup sehat, menerima Preiskel-Silverman Fellow
positif terhadap Bill Drayton. Ia dan hidup bahagia. To be a dari Yale Law School.
mengatakan, Hidup saya sangat changemaker is very satisfying Pada tanggal 25 Mei 2009
diberkahi. Memiliki keluarga yang because you become a giver. And we ia dianugerahi gelar kehormatan,
luar biasa, tumbuh besar di kota New all know that being a giver means Doktor of Humane Letters, oleh
York, terpapar berbagai gerakan a longer life, a healthier life, and a Yale University. Pada tahun 2011,
untuk mendorong terpenuhinya happier life, ujarnya dengan yakin. Bill memenangkan penghargaan
hak-hak sipil, dan banyak hal baik Melihat karyanya, sungguh bergengsi dari negara Spanyol
lainnya. Itulah sebabnya saya selalu tidak mengherankan jika ia yakni Prince of Asturias Awards.
ingin membuat perubahan di dunia menerima banyak penghargaan Penghargaan lain yang diperoleh
dan membantu orang lain untuk dan pengakuan atas prestasinya. Bill Drayton adalah Penghargaan
mengadakan berbagai perubahan Ia terpilih sebagai salah MacArthur Kepemimpinan dari John W.
positif pada lingkungannya. Hal Fellows atas pendirian Ashoka. Gardner yang diberikan untuk
yang paling saya cintai tentang Lembaga seperti The American menghormati individu di Amerika
Ashoka adalah Ashoka telah Society of Public Administration yang memberikan contoh luar biasa
memperlihatkan pada saya bahwa dan National Academy of Public dalam bidang kepemimpinan.
berbagai perubahan baru di dunia Administration bersama-sama

43
www.china.ashoka.org

44
It is not the strongest of the species that survives, nor
the most intelligent that survives. It is the one that is most
adaptable to change.
(Charles Darwin)
Halaman ini sengaja dikosongkan

46
2 GAMBARAN EKOSISTEM
KEWIRAUSAHAAN SOSIAL
di INDONESIA

] ]
Wirausaha sosial lahir bukan dari kondisi yang serba
ada, tapi justru lahir dari masalah atau kekurangan
yang kita hadapi. Dengan 1001 masalah sosial yang
harus diatasi, Indonesia justru seharusnya menjadi
ladang subur bagi wirausaha sosial.
Dalam ilmu biologi, unsur-unsur yang mengganggu dan pertumbuhan kewirausahaan sosial
ekosistem berarti sistem interaksi mendukung setiap makhluk yang di Indonesia.
antara makhluk hidup dengan hidup di ekosistem tersebut. Layaknya ekosistem hutan
lingkungannya. Contoh sederhana Dengan meminjam istilah yang terdiri dari ribuan jenis makhluk
dari proses dalam ekosistem adalah tersebut, bagian ini akan membahas hidup yang saling berinteraksi,
interaksi antara hewan, tanaman, sinar kondisi ekosistem kewirausahaan ekosistem kewirausahaan sosial juga
matahari, dan udara. Sinar matahari sosial di Indonesia. Jika di dalam terdiri dari banyak hal yang bersifat
membantu proses fotosintesis ekosistem hutan terdapat semak spesifik dan unik. Jika dibahas
sehingga tanaman dapat tumbuh belukar, benalu, serangga, burung- satu per satu, mungkin buku ini
dan berbunga. Pada beberapa kasus, burung, hewan buas, serta hewan harus menyediakan 1.000 halaman
hewan memakan tanaman tersebut, pengerat seperti tikus dan tupai untuk membahas ekosistem saja.
seperti tikus yang memakan yang dapat mendukung atau Namun, tujuan bagian ini bukan
tanaman padi. Namun, ada pula mengganggu tumbuh kembang untuk membuat pembaca menjadi
kasus hewan yang justru membantu tanaman, maka di dalam ekosistem ahli ekosistem kewirausahaan di
proses kembang biak tanaman, kewirausahaan sosial terdapat Indonesia. Bagian ini bertujuan
seperti lebah yang mengisap nektar kebijakan pemerintah, fasilitas memberi gambaran kepada pembaca
dari bunga sekaligus membantu keuangan, lingkungan pendukung, mengenai kondisi Indonesia agar
terjadinya proses penyerbukan. dan kondisi budaya yang juga dapat pembaca dapat menyusun atau
Intinya, di dalam ekosistem terdapat mendukung atau mengganggu menyesuaikan rencana usaha

48
sosial dengan lebih mantap. Oleh aspeklokasi geografis ditambahkan
karena itu, pembahasan mengenai untuk memberi gambaran bahwa
kondisi ekosistem akan dijabarkan suatu ide atau rencana usaha sosial
berdasarkan beberapa aspek utama dapat dijalankan secara efektif jika
saja. sudah disesuaikan dengan kondisi
Mengacu padaDomains of the dari lokasi geografisnya. Berikut
Entrepreneurship Ecosystemoleh ulasannya.
Daniel Isenberg dariBabson
Globals New Entrepreneurship
Ecosystem Project (BEEP),
ekosistem kewirausahaan terdiri
dari enam aspek utama. Keenam
aspek tersebut adalah kebijakan
pemerintah, fasilitas keuangan,
kondisi budaya, fasilitas pendukung,
kualitas modal manusia,dankondisi
pasar. Dalam rangka menyesuaikan
dengan kondisi Indonesia yang
merupakan negara kepulauan,

49
Prioritas Prolegnas 2015:
RUU Kewirausahaan Nasional
Undang-Undang No. 40/2007
Undang-Undang No. 25 tahun 2007
Peraturan Menteri Negara BUMN
Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN)
Paket Kebijakan Kewirausahaan

Program Pemerintah
BUMN - PKBL
Karakteristik Kemiskinan Perusahaan Swasta - CSR
Sumber Daya Alam LSM / NGO
Karakteristik wilayah Kebijakan Impact dan Angel
Investor
Social Enterprise lainnya
Lokasi
Finansial
Geografis

SOCIAL
ENTREPRENEURSHIP Dukungan Moral
Konsumen ECOSYSTEM Kegiatan
Kondisi pendukung
Jejaring Pasar Dukungan
(Networking) Infrastruktur
(Markets) Dukungan keahlian
(professional)

Dimensi Budaya
Modal
Sumber Daya Manusia Budaya Kisah Sukses
Manusia Normadan tata nilai
Institusi Pendidikan
(values)

Sumber: BEEP's Domains of the Entrepreneurship Ecosystem, dengan penyesuaian oleh tim penulis

50
2.1 KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sampai saat ini kebijakan sosial menjadi jelas. Bentuk atau Corporate Social Responsibility
di Indonesia belum memberikan dukungan dan perlindungan yang (CSR). Beberapa social enterprise
perhatian secara khusus dituangkan dalam RUU dapat lebih telah berhasil memperoleh dana
terhadap kewirausahaan sosial. bersifat spesifik, menyesuaikan CSR dari beberapa perusahaan yang
Namun, perhatian terhadap isu dengan karakteristik kewirausahaan ingin mematuhi regulasi tersebut.
kewirausahaan secara umum telah sosial yang memang memiliki Terkait Badan Usaha Milik
ada. Hal ini dibuktikan dengan keunikan dibandingkan dengan Negara, pemerintah juga telah
cukup banyaknya program-program kewirausahaan secara umum. mengatur tanggung jawab sosial
kerja pemerintah untuk mendukung Regulasi lain yang secara seluruh BUMN melalui Keputusan
kewirausahaan. Pada tahun 2015, langsung maupun tidak langsung Menteri BUMN Tahun 1999 dan
Rancangan Undang-Undang (RUU) memengaruhi perkembangan Peraturan Menteri Negara BUMN
tentang Kewirausahaan telah kewirausahaan sosial di Indonesia Tahun 2007 mengenai Program
masuk ke daftar 37 RUU Prioritas adalah Undang-Undang No. Kemitraan dan Bina Lingkungan
dari total 159 RUU dalam Program 40/2007 tentang Perseroan Terbatas (PKBL). PKBL sendiri adalah salah
Legislatif Nasional (Prolegnas). (Pasal 74) dan Undang-Undang No. satu bentuk dari implementasi
Dalam RUU Kewirausahaan Nasional 25 tahun 2007 tentang penanaman CSR pada BUMN, di mana BUMN
tersebut diharapkan semangat modal (Pasal 17, 25, dan 34). diwajibkan mengalokasikan
kewirausahaan yang memiliki misi Undang-undang ini mewajibkan maksimal 2% dari labanya untuk
kesejahteraan sosial mendapatkan perusahaan dan penanam kegiatan PKBL tersebut.
porsi pembahasan tersendiri modal untuk melakukan aktivitas Selain kebijakan berupa RUU
sehingga posisi kewirausahaan tanggung jawab sosial perusahaan dan UU tersebut, pemerintah

51
memiliki beberapa kebijakan dijelaskan lebih lanjut pada produk unggulan daerah
dan program untuk mendorong bagian berikut. Program ini melalui pendekatan satu
kewirausahaan di Indonesia, antara juga dikelola oleh Kementerian desa satu produk (One
lain sebagai berikut. Koperasi dan UKM RI. Village One Product/OVOP),
Program Kemitraan dan Bina pengembangan koperasi
M e m a s u k k a n tema Lingkungan (PKBL) yang pengelola energi baru, Pusat
kewirausahaan ke kurikulum diwajibkan pada seluruh BUMN, Layanan Usaha Terpadu (PLUT)
pendidikan tingkat Sekolah dan Program Tanggung Jawab di daerah, serta berbagai
Menengah Atas. Sosial Perusahaan (Corporate program pelatihan dan
G e r a k a n Ke w i r a u s a h a a n Social Responsibility/CSR) yang peningkatan akses pasar berupa
Nasional (GKN) yang diwajibkan pada perseroan pameran seperti Jakarta IKM
diluncurkan sejak tahun 2011. terbatas melalui undang- Expo yang diselenggarakan
Melalui GKN ini pemerintah undang dan peraturan secara rutin oleh Kementerian
menawarkan bantuan pemerintah. Perindustrian RI. Saat ini
pelatihan teknis, manajerial, Program Mahasiswa Wirausaha program untuk mendukung
serta bantuan dana bagi para (PMW), merupakan program perkembangan UKM tersebar
wirausahawan muda. Program kompetisi business plan di 17 kementerian/lembaga
ini dikelola oleh Kementerian untuk mahasiswa. Program negara.
Koperasi dan UKM RI. ini dikelola oleh Kementerian
Mengembangkan bantuan Riset Teknologi dan Pendidikan Berbagai paket kebijakan
atau kredit dana bergulir dari Tinggi. tersebut bertujuan untuk
Lembaga Pengelola Dana Paket kebijakan pendukung melahirkan wirausaha baru dan
Bergulir (LPDB) yang akan lainnya yakni pengembangan mendukung perkembangan bisnis

52
para wirausaha pemula dan usaha bertanya kepada teman, dosen, kewirausahaan yang progresif.
kecil menengah agar mampu sanak saudara yang bekerja di Jadi, dengan atau tanpa dukungan
berkompetisi secara global melalui kantor-kantor pemerintah terkait, pemerintah, tetap lebih baik memulai
peningkatan efisiensi produksi atau rajin-rajin googling dengan melaksanakan ide membangun
dengan menggunakan teknologi kata-kata kunci di atas. Hal ini social enterprise yang dicita-citakan
tepat guna. Dengan meningkatnya karena pada umumnya program dengan mengoptimalkan sumber
kemampuan bersaing, akan semakin pemerintah belum disertai dengan daya yang ada.
banyak wirausaha nasional yang mekanisme sosialisasi yang baik
dapat membuka kesempatan kerja sehingga tidak banyak yang
serta berperan dalam menurunkan menyadari keberadaannya.
tingkat kemiskinan. Meskipun paket Perlu digarisbawahi, seorang
kebijakan tersebut ditujukan bagi social entrepreneur tidak perlu
kegiatan wirausaha secara umum, menunggu fasilitas pendukung
para social entrepreneur juga tersedia terlebih dulu baru
dapat memanfaatkannya untuk memutuskan bertindak. Toh,
mengembangkan organisasinya. kebijakan pemerintah sejauh
Dalam mengoptimalkan ini tidak ada yang bersifat
program pemerintah, sangat menghambat, hanya memang masih
disarankan untuk proaktif mencari kurang mendukung jika hasil yang
informasi misalnya dengan aktif diinginkan adalah pertumbuhan

53
BOX 1. SOCIAL ENTREPRENEUR DAN KEBIJAKAN

S eorang social entrepreneur atau wirausaha sosial biasanya


tidak hanya bersifat reaktif terhadap situasi yang terjadi di
lingkungannya. Dalam kasus tertentu, mereka bahkan menjadi
ZISWAF lainnya. Pada tahun 1999, Dompet Dhuafa juga
menjadi inisiator pendirian Institut Manajemen Zakat (IMZ)
yang berupaya menyiapkan tenaga amil pengelola zakat
game changer yang dapat memengaruhi dan membentuk profesional di seluruh Indonesia. Secara sistematis, ketiga
ekosistem di sekeliling mereka menjadi lebih baik atau lebih lembaga tersebut berperan pada tingkat mikro, meso, dan
mendukung untuk mencapai tujuan sosial yang diinginkan. makro karena mulai bisa memengaruhi ekosistem pengelolaan
Sebagai contoh, saat Dompet Dhuafa berdiri, pengelolaan zakat nasional, yaitu melalui peran aktif dalam penggodokan
zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di Indonesia masih UU Nomor 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat.
bersifat tradisional. ZISWAF umumnya disalurkan melalui Pada tahun 2011 payung hukum pengelolaan zakat
masjid, serta pengelolaan dananya tanpa program atau tujuan diperbarui melalui UU Nomor 23 Tahun 2011 disertai peraturan
jangka panjang. Namun, Erie Sudewo melalu organisasi teknisnya berupa Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014.
Dompet Dhuafayang didirikannya pada tahun 1994 Kedua payung hukum tersebut dipandang mengandung
melakukan sosialisasi inovatif untuk menimbulkan kesadaran semangat untuk memonopoli pengelolaan zakat oleh
masyarakat Indonesia (khususnya masyarakat Muslim) agar pemerintah melalui BAZNAS, dan memarginalkan Lembaga
menyalurkan dananya melalui organisasi-organisasi pengelola Amil Zakat (LAZ) bentukan masyarakat sipil. Oleh karena itu,
ZISWAF. Dengan demikian, dampak sosial ZISWAF dapat lebih Forum Zakat mengajukan uji materi (judicial review) terhadap
bersifat struktural dan berorientasi jangka panjang. peraturan tersebut. Proses ini merupakan contoh nyata dari
Untuk lebih meningkatkan solidaritas antara sesama aksi para social entrepreneur untuk membentuk ekosistemnya
lembaga ZISWAF, Dompet Dhuafa menginisiasi pendirian sendiri.
Forum Zakat (FOZ) pada tahun 1997 bersama 10 lembaga

54
FOOD FOR THOUGHT 1:
DUKUNGAN PEMERINTAH BAGI SOCIAL ENTERPRISE DI BEBERAPA NEGARA

Setelah mengetahui bentuk-bentuk kebijakan pemerintah Indonesia dalam mendukung kewirausahaan secara umum
(karena belum ada kebijakan khusus untuk kewirausahaan sosial), ada baiknya kita memperluas wawasan dengan
mengetahui bentuk-bentuk kebijakan untuk mendukung kewirausahaan sosial di beberapa negara. Berikut cuplikannya.

INGGRIS Unit tersebut bertugas sebagai


koordinator pelaksanaan strategi
Sejak tahun 1990-an social
yang sudah ditetapkan pemerintah,
enterprise sudah mendapatkan
mengoordinasikan pihak-pihak
pengakuan sebagai sebuah sektor
yang terkait dengan sektor usaha
usaha tersendiri. Social enterprise
sosial, mengidentifikasi isu-isu
disebut sebagai sektor ketiga
yang dihadapi, dan memberikan
(the third sector) yang posisinya
rekomendasi untuk menciptakan
terletak di antara pemerintah
ekosistem yang kondusif bagi
dan swasta. Pada tahun 2002
tumbuh kembangnya wirausaha
Pemerintah Inggris meluncurkan
sosial. SenU juga ditugaskan secara
kebijakan Social Enterprise Strategy
khusus untuk menemukan bentuk
dan mendirikan Social Enterprise
perusahaan baru yang mendukung
Unit (SenU) di bawah Departemen
Pe rd a g a n g a n d a n I n d u s t r i .

55
perkembangan wirausaha sosial. yang mencakup pemberian dengan dana sebesar 600 juta
Kemudian pada tahun 2004 penghargaan, pemberian akses pada yang mengemban misi untuk
Pemerintah Inggris menerbitkan pembiayaan, serta dukungan bisnis membangun pasar investasi sosial.
undang-undang tentang perusahaan bagi lembaga tersebut. Hasilnya, Lembaga ini bertindak sebagai
dan menambahkan sebuah bentuk social enterprise menjadi komponen grosir investasi sosial. Artinya, BSC
perusahaan atau entitas legal baru yang signifikan bagi perekonomian tidak langsung berinvestasi pada
yang dinamakan community interest Inggris. Pada tahun 2009 sektor ini usaha sosial, tetapi pada lembaga
companies. Bentuk perusahaan baru mempekerjakan 650.000 orang dan perantara investasi sosial. Lembaga
ini dilengkapi dengan peraturan menyumbangkan 8,4 miliar bagi perantara inilah yang menyediakan
dan ketentuan yang sesuai dengan perekonomian Inggris. dukungan finansial bagi usaha
karakteristik yang dibutuhkan usaha-
Pada tahun 2010 Pemerintah sosial. BSC mendapatkan dananya
usaha sosial.
Inggris mengubah nama dari:
Wujud dukungan Pemerintah
kementerian tersebut menjadi 1) Dormant account atau rekening
Inggris pada social enterprise
Kementerian Masyarakat Sipil atau bank yang tidak aktif dan
semakin terlihat pada tahun 2006
The Office of Civil Society, dan dikumpulkan di Reclaim Fund
ketika pemerintah membentuk
penggunaan istilah third sector Ltd.
sebuah kementerian khusus yaitu
diubah menjadi civil society atau 2) Investasi dari empat bank besar
Kementerian Urusan Sektor Ketiga
big society. Pada bulan April 2012, Inggris yaitu Barclays, HSBC,
(The Office of the Third Sector, OTS).
Perdana Menteri Inggris David Lloyds Banking Group, dan RBS
Melalui kementerian ini, Pemerintah
Cameron meluncurkan Big Society masing-masingsebesar 50
Inggris mendorong kewirausahaan
Capital (BSC), sebuah lembaga juta.
sosial melalui berbagai kegiatan
investasi sosial pertama dunia

56
KOREA SELATAN kebijakan social enterprise di Korea
Selatan dipegang oleh Kementerian
Korea Selatan telah
Ketenagakerjaan yang bekerja
mengesahkan Undang-Undang
berdasarkan rencana pembangunan
Promosi Kewirausahaan Sosial
lima tahun. Pada tahun 2010
pada tahun 2006, mulai berlaku
Pemerintah Korea Selatan
pada tahun 2007, dan kemudian
membentuk Korea Social Enterprise
diamendemen pada tahun 2010.
Promotion Agency (KSEPA) dengan
Undang-undang ini menjadi
tujuan mempromosikan gerakan
kerangka dalam mengembangkan
social enterprise secara efektif. Tugas
kebijakan dan memberikan status
dan tanggung jawabnya mencakup
resmi bagi social enterprise di
kegiatan berikut ini.
Korea Selatan. Undang-undang
ini pula yang memberikan definisi 1) M e m b e s a r k a n social
bagi social enterprise sebagai e n t r e p e n e u r, mencari
sebuah perusahaan atau organisasi model social enterprise, dan
yang menjalankan aktivitas bisnis mendukung komersialisasi.
sekaligus memberikan prioritas 2) Memonitor dan mengevaluasi
dalam pencapaian misi/tujuan social enterprise.
sosial. Korea Selatan adalah satu- 3) Membangun dan mendukung
satunya negara di Asia Timur yang jaringan social enterprise di
secara hukum telah mendefinisikan tingkat lokal dan nasional.
social enterprise. 4) M e m b a n g u n h o m e p a g e

Kewenangan dalam membuat

57
dan sistem informasi yang tambahan tenaga kerja dalam social enterprise sebagai connected
terintegrasi bagi social jangka waktu tertentu dan subsidi companies atau perusahaan yang
enterprise. untuk 2-3 orang pekerja terampil. terkoneksi. Perusahaan-perusahaan
5) M e n y e d i a k a n layanan Social enterprise bersertifikat juga ini mendapatkan fasilitas
konsultasi untuk perbaikan menikmati subsidi untuk konsultasi pengurangan pajak berdasarkan
administrasi bisnis, teknologi, dan pengadaan social enterprise tingkat dukungan yang mereka
perpajakan, tenaga kerja, academy yang didukung oleh berikan pada social enterprise.
akuntansi, dan lain-lain. Kementerian Ketenagakerjaan di Ketika diamendemen pada tahun
6) Kerja sama dan program setiap provinsi untuk menyebarkan 2010, UU Promosi Kewirusahaan
pertukaran internasional di gagasan social enterprise dan Sosial mendorong keterlibatan
sektor social enterprise. mengajarkan keterampilan yang sektor swasta lebih jauh dalam
dibutuhkan guna membangun pengembangan social enterprise
Melalui lembaga ini, inisiatif seperti ini. Sebuah organisasi dan mencabut batasan kepemilikan
Kementerian Ketenagakerjaan harus memenuhi tujuh langkah saham (sebelumnya dibatasi hingga
memberikan sertifikat bagi sebelum menerima sertifikasi social 50 persen) untuk meningkatkan
social enterprise. Jika memenuhi enterprise ini. keterlibatan perusahaan swasta
persyaratan, social enterprise akan Perusahaan swasta didorong dalam social enterprise.
mendapatkan beberapa dukungan untuk mendukung social enterprise Pada bulan November 2014
fasilitas dari pemerintah seperti dengan berbagai cara (dukungan terdapat 1.165 social enterprise
program penciptaan lapangan finansial, pembelian barang dan bersertifikat di Korea Selatan dan
pekerjaan sosial. Dengan program jasa, dan lain-lain) dan menyebut pemerintah menargetkan untuk
ini, organisasi mendapatkan subsidi perusahaan swasta pendukung mempromosikan lebih dari 3.000

58
social enterprise bersertifikat pada THAILAND
tahun 2017. Kebijakan pemerintah
Di antara negara-negara di
ini telah memberikan pengaruh
kawasan Asia Tenggara, social
besar terhadap pertumbuhan
enterprise di Thailand mungkin
jumlah social enterprise di Korea
yang paling beruntung karena
Selatan. memiliki dukungan struktural
Korea Selatan termasuk paling mumpuni yang melibatkan
negara yang aktif dalam gerakan seluruh stakeholder dari lembaga
social enterprise, terutama pada pemerintah, LSM, pengusaha swasta,
tingkat global. Pada tahun 2014 media, hingga pasar modal. Para
Korea Selatan menjadi tuan stakeholder ini secara bersama-
rumah beberapa konferensi social sama menyusun Master Plan 2010-
enterprise tingkat internasional, 2014 sebagai pedoman dalam
termasuk Social Enterprise World pengembangan sektor wirausaha
Forum ke-8 dan Konferensi sosial secara berkelanjutan. Untuk
Internasional Social Enterprise ke- mengimplementasikan master plan
3. Tahun ini Seoul akan menjadi tersebut, pemerintah membentuk
tuan rumah untuk SAGE World Thai Social Enterprise Office
Cup ke-12, yaitu kompetisi social (TSEO) mirip dengan Office of Civil
entrepreneur tingkat SMA. Society di Inggris sebuah lembaga

59
pemerintah yang secara struktural kontrak kerja untuk menyediakan berinvestasi pada social enterprise.
berada di bawah kantor Perdana layanan universal web access bagi Lebih lanjut, TSEO juga merumuskan
Menteri dengan dukungan dana orang-orang tunanetra. Selain kebijakan insentif pajak bagi
sebesar USD3,2 juta. Visi TSEO itu, TSEO mengontrak sebuah investor dan para social enterprise
adalah menciptakan lingkungan social enterprise bernama MiniMe itu sendiri untuk memotivasi lebih
pembelajaran (learning enviroment) untuk menyosialisasikan program- banyak investasi ke dalam sektor
bagi social enterprise di Thailand, programnya terkait gerakan social social enterprise. TSEO setidaknya
melakukan intervensi pembangunan enterprise. Social enterprise juga menghabiskan 30 juta Baht untuk
kapasitas (capacity building), dikontrak berbagai lembaga pinjaman percontohan dan skema
dan membuka jalan bagi social pemerintah untuk melakukan reksadana saham yang diharapkan
entrepreneurs untuk mengakses persiapan menghadapi bencana dapat membantu pengembangan
modal dan sumber daya. alam. kapasitas sektor tersebut.
Dukungan nyata Pemerintah Diperkirakan terdapat 116 Pada bulan Februari 2015
Thailand tidak berhenti di situ. ribu social enterprise di Thailand. Dewan Reformasi Nasional Thailand
Social enterprise juga dilibatkan Sebagian besar masih pada tahapan menyetujui draf undang-undang
dalam kegiatan pemerintah dalam awal pengembangan bisnis dan social enterprise yang ditujukan
skema kemitraan dan pemberian membutuhkan investasi serta untuk mempromosikan dan
kontrak kerja. Misalnya Open pinjaman modal. Oleh karena menginstitusionalkan gerakan
Dream, social enterprise di bidang itu, TSEO berusaha mendorong social enterprise di Thailand. Pada
teknologi, pemerintah memberikan Thailand Stock Exchange untuk dasarnya undang-undang tersebut

60
membantu mengenali sebuah
social enterprise melalui registrasi
secara formal dengan struktur pajak
tersendiri yang lebih mendukung.
Undang-undang ini juga
memberikan insentif bagi sektor
swasta untuk berinvestasi pada
social enterprise, bersama-sama
dengan dukungan pemerintah
berupa dana yang dikumpulkan.
Di samping itu, undang-undang
ini juga membuka kesempatan
untuk capacity building bagi social
enterprise dan menjadikan subjek
social enterprise sebagai mata
pelajaran dalam sistem pendidikan.

61
2.2FINANSIAL

Dana adalah sumber daya mendorong kewirausahaan masih Dana semikomersial adalah
utama untuk memulai usaha apa terbatas. Akibatnya, masyarakat dana yang tidak gratis namun
pun, termasuk social enterprise. berpandangan bahwa dukungan menawarkan skema pengembalian
Dana bisa berasal dari berbagai pemerintah dan pihak swasta yang lunak. Di antara sumber dana
sumber, sehingga tidak perlu masih sangat rendah untuk jenis ini adalah:
melulu mengandalkan kemampuan kegiatan kewirausahaan, terlebih Dana bergulir program
sendiri yang terbatas. Banyak kewirausahaan sosial. pemerintah yang menawarkan
contoh wirausaha yang memulai Dukungan dana untuk biaya jasa atau bunga di bawah
usahanya tanpa modal sendiri. kegiatan social entrepreneurship harga pasar.
Untuk itu, penting diketahui oleh tersebut ada yang berupa dana Dana dari lembaga angel
social entrepreneur (atau calon) sosial, semikomersial, dan ada yang investor atau impact investor
bahwa sebenarnya ada dana komersial. Dana sosial adalah yang yang pada umumnya tidak
yang tersedia bagi mereka untuk bersifat gratis atau hibah, penerima meminjamkan dana melainkan
mengaktualisasikan impian mereka tidak perlu mengembalikan dana menanamkan modal pada
meskipun dana tersebut tidak secara suatu social enterprise dengan
tersebut. Dana tersebut bisa berupa
spesifik ditujukan bagi kegiatan tuntutan deviden (bagi hasil
proposal-based grant, hadiah dari
social entrepreneurship. Untuk itu, dari laba usaha) yang tidak
kegiatan kompetisi, atau dana
sekali lagi, para social entrepreneur berat.
program bantuan sosial dari BUMN,
harus proaktif karena terkadang Dana pinjaman lunak (misalnya
perusahaan swasta, dan LSM/NGO
sosialisasi terhadap berbagai dengan masa tenggang yang
(termasuk lembaga pengelola dana
lebih lama, melonggarkan
program termasuk program yang ZISWAF).

62
persyaratan agunan fisik, atau tertentu. PMV umumnya ingin Lembaga Pengelola Dana Bergulir
suku bunga yang rendah). menjual kembali perusahaan (LPDB). GKN adalah program
Dana investasi tanpa deviden yang dimodalinya ketika nilai yang memberikan pelatihan dan
(non-devident investment) perusahaannya sudah meningkat bantuan dana untuk wirausaha
seperti yang dikembangkan signifikan. pemula yang menyiapkan proposal
oleh Muhammad Yunus. Dana usaha (business plan) yang layak.
Adapun yang akan dibahas
yang dapat diambil kembali Proposal usaha tersebut boleh
di sini adalah bentuk dukungan
hanyalah pokok investasi murni ide usaha baru, boleh pula
dana yang bersifat sosial atau
tanpa tambahan kompensasi suatu bisnis yang sudah dimulai
semikomersial saja. Berikut ini
apa pun, baik berupa deviden namun masih dalam tahap start-
adalah beberapa institusi penyedia
maupun bunga. up. Bantuan dana yang diberikan
dukungan finansial di Indonesia.
Dana iuran atau patungan bisa mencapai Rp25.000.000 per
anggota. proposal. Pada tahun 2013 program
ini menargetkan 1.000 wirausaha
Dana komersial adalah dana- 1. Pemerintah pemula, dan pada tahun 2014
dana yang berasal dari lembaga sekitar 2.500 wirausaha pemula
Seperti dijelaskan sebelumnya,
keuangan komersial seperti bank (penjelasan selengkapnya dapat
program pemerintah berupa
dilihat pada tabel 1).
dan perusahaan pembiayaan yang dukungan pendanaan untuk
berupa pinjaman dengan suku wirausaha atau calon wirausaha Meskipun demikian, muncul
bunga sesuai harga pasar atau terutama dikelola oleh Kementerian beberapa kritik terhadap GKN
penanaman modal dari perusahaan KUKM dan Kementerian Pendidikan ini karena para peserta yang
modal ventura (PMV) komersial dan Kebudayaan. Program utama mengikuti seleksi tidak diberitahu
yang memiliki target deviden atau Kementerian KUKM adalah Gerakan mengenai kriteria yang digunakan
peningkatan nilai perusahaan Kewirausahaan Nasional (GKN) dan dalam menilai proposal bisnis yang

63
masuk. Selain itu, tidak sedikit yang Namun, pinjaman lunak tersebut dana tersebut, dosen dapat
mengeluhkan beberapa masalah. tidak dapat diakses secara ritel mengajak mahasiswa dan mitra
Misalnya: kurang profesionalnya oleh masing-masing pelaku usaha, dari masyarakat untuk bergabung
panitia, kendala teknis seperti melainkan harus secara grosir ke dalam timnya. Dana ini juga
kacaunya server email penerima (wholesale) melalui media koperasi sesuai untuk diakses para social
proposal, rendahnya respons atau perusahaan modal ventura. entrepreneur pemula yang masih
panitia, serta tidak adanya respons Sementara itu, fasilitas pendukung harus menguji atau memvalidasi ide
yang dijanjikan untuk setiap dari pemerintah yang dikelola oleh dan konsep usaha sosialnya. Sebagai
proposal yang masuk. Lepas dari Kementerian Ristek dan Dikti adalah contoh adalah Dreamdelion. Alia
berbagai kendala tersebut, kita Program Mahasiswa Wirausaha Noor Anoviar, pendiri Dreamdelion,
tetap harus mengapresiasi aksi yang juga berupa kompetisi mengakses dana pengabdian
pemerintah untuk menstimulasi business plan namun khusus masyarakat tersebut bersama
kegiatan kewirausahaan di untuk mahasiswa. Program ini dosennya di Fakultas Ekonomi
Indonesia. Akan tetapi, perbaikan memberikan pelatihan dan bantuan dan Bisnis Universitas Indonesia.
harus tetap dilakukan mengingat dana maksimal Rp8.000.000 per Melalui dana hibah tersebut
program ini memakan dana rakyat orang dan maksimal Rp40.000.000 mereka dapat menyelenggarakan
yang tidak sedikit yakni lebih dari per kelompok (yang terdiri dari lima tiga kali pelatihan untuk ibu-
Rp60 miliar. orang). ibu di Manggarai yang mereka
Fasilitas lain yang diberikan Selain itu, Kementerian Ristek bina dan membeli bahan baku
pemerintah melalui Kementerian dan Dikti juga menyalurkan cukup kerajinan senilai Rp12 juta. Selain
KUKM adalah LPDB. Melalui banyak dana hibah pengabdian itu, sebesar Rp3 juta digunakan
lembaga ini, pelaku usaha dapat masyarakat yang dapat diakses untuk mempromosikan produk
mengakses pinjaman lunak. oleh para dosen. Dalam mengakses yang mereka hasilkan, serta Rp3

64
juta untuk mendukung kegiatan namanya, PKBL memiliki dua fokus Fokus kedua adalah program
operasional berupa transportasi, kegiatan. Fokus pertama adalah Bina Lingkungan yang lebih
komunikasi, dan konsumsi. Mereka Program Kemitraan yang bertujuan berfokus pada kegiatan bantuan
juga mengadakan lima kali pelatihan meningkatkan kemampuan usaha sosial untuk bencana alam,
dengan para ahli untuk penguatan kecil agar menjadi tangguh dan bantuan pendidikan dan pelatihan,
internal tim Dreamdelion sendiri. mandiri melalui fasilitas pinjaman bantuan prasarana umum, bantuan
Lumayan, kan? Bagi kalian yang ataupun kredit mikro lunak kepada kesehatan masyarakat, bantuan
sedang dalam masa start-up, selama pengusaha kecil yang potensial. sarana ibadah, serta bantuan
punya konsep kegiatan yang jelas, Pinjaman dalam Program Kemitraan pelestarian alam. Tidak sedikit social
jangan sungkan untuk mendekati ada yang berupa pinjaman untuk enterprise yang berawal dari sebuah
modal kerja dan/atau pembelian
dosen atau teman yang punya proyek sosial. Oleh karena itu, dana
aktiva tetap produktif, ada pula
dosen ( jika kalian bukan mahasiswa Bina Lingkungan ini tergolong
yang berupa pinjaman khusus bagi
perguruan tinggi) untuk mencoba sesuai untuk menjadi target social
UMK yang telah menjadi binaan
mengakses dana ini. entrepreneur pemula.
yang bersifat pinjaman tambahan
dalam rangka memenuhi pesanan Hampir semua BUMN
2. Badan Usaha Milik Negara dari rekanan usaha UMK Binaan. (selama menghasilkan laba)
Pinjaman tersebut diberikan dengan menyediakan PKBL. Namun, tidak
(BUMN)
biaya jasa yang ringan (yaitu hanya semua BUMN mengelolanya dan
Pemerintah Indonesia 6% per tahun), persyaratan agunan memublikasikannya dengan serius1.
mewajibkan seluruh BUMN untuk fisik yang lebih rileks, disertai Hal ini memicu kritik bahwa kegiatan
melaksanakan Program Kemitraan dengan pendampingan berupa PKBL dilakukan tanpa perencanaan
dan Bina Lingkungan (PKBL). kegiatan pelatihan, pemagangan, yang memadai, peraturan yang tidak
Seperti yang digambarkan melalui dan pameran. tegas, dan pertanggungjawaban

1. Daftar lengkap dari BUMN di Indonesia dapat dilihat pada alamat situs: http://bumn.go.id/halaman/situs.Sayangnya informasi seputar PKBL masing-masing perusahaan
masih bersifat terbatas. Namun saat ini sudah ada portal http://www.pkblonline.com yang dapat menjembatani masyarakat untuk mengakses PKBL dari beberapa BUMN.
65
program yang tidak jelas. menjadi nasabah bank sampah.
Terlepas dari adanya Hasil penjualan sampah kepada
kelemahan tersebut, beberapa bank sampah dapat digunakan
BUMN mengelola kegiatan PKBL- untuk membiayai kebutuhan rumah
nya dengan cukup baik. Salah satu tangga, membayar biaya listrik PLN,
contoh menarik adalah pelaksanaan simpan pinjam, biaya anak sekolah,
PKBL BUMN dari PT PLN. PT PLN serta berobat.
pernah memberikan dana pada Gambar 15. Potret kegiatan
Bank Sampah Bintang Mangrove. Bank Sampah Bintang Mangrove
Sumber: http://indonesia-feature.blogspot. Bank sampah ini didirikan karena yang didukung oleh PLN
com/2015/01/perempuan-inspirasi-kusniyati-pendiri.
html keprihatinan atas sering matinya
tanaman mangrove yang setiap
3. Perusahaan Swasta
tahun ditanam oleh PLN. Hal ini
terjadi karena banyaknya sampah Seperti yang dijelaskan pada
yang melilit sehingga tanaman bagian sebelumnya, Undang-
mudah terbawa arus. Sebelumnya, Undang No. 40 Tahun 2007 tentang
pembersihan sungai dilakukan Perseroan Terbatas (Pasal 74)
melalui kerja bakti dengan mewajibkan perusahaan di Indonesia
membayar warga setempat. untuk melakukan Corporate Social
Namun, kegiatan ini berbiaya cukup Responsibility (CSR). Secara lebih
spesifik, ayat 1 Undang-Undang
tinggi. Akhirnya, didirikanlah bank
tersebut menyebutkan bahwa
sampah secara permanen untuk
perseroan yang menjalankan
mengajak masyarakat sekitar aliran
usahanya di bidang dan atau
sungai mengelola sampahnya dan

66
berkaitan dengan sumber daya Contoh lain adalah Bina Swadaya sepertinya
alam, dikenai kewajiban untuk Greeneration Indonesia, social organisasi yang paling konsisten
melaksanakan kegiatan tanggung enterprise di bidang lingkungan, dalam mengaktualisasikan semangat
jawab sosial perusahaan dan yang bekerjasama dengan PT Bank social entrepreneurship di Indonesia,
lingkungan. DBS Indonesia untuk melakukan bahkan jauh sebelum istilah ini
Untuk itu, banyak sekali edukasi pengolahan sampah ke dikenal di Indonesia. Geliatnya sudah
perusahaan yang menyalurkan dana beberapa Sekolah Menengah Atas di dimulai tahun 1967. Institusi yang
CSR-nya dengan memperhatikan Bekasi, dan mengimplementasikan memiliki visi menjadi lembaga yang
dampak sosial dan lingkungan manajemen pengelolaan sampah diakui kepeloporan dan keunggulan
dari program CSR yang dijalankan. yang bertanggung jawab. dalam meningkatkan keberdayaan
Beberapa perusahaan bahkan masyarakat dan kewirausahaan
menggandeng social enterprise sosial ini telah melakukan banyak
untuk memastikan dana CSR yang 4. Lembaga Swadaya kegiatan pengentasan kemiskinan
mereka salurkan benar-benar Masyarakat (LSM) dengan tidak memosisikan
dapat diawasi dampak sosialnya. kaum terpinggirkan sebagai
Ada beberapa LSM yang mulai
Sebagai contoh, Dompet Dhuafa objek, melainkan sebagai subjek
berfokus pada social entrepreneurship
melaksanakan kerja sama selama pemberdayaan. Instrumen utama
di Indonesia, baik itu LSM Indonesia
lima tahun dengan PTT Exploration mereka adalah kegiatan keuangan
maupun LSM internasional. Tiga
and Production Public Company mikro dan pengembangan selp help
organisasi yang menurut tim penulis
Limited (PTTEP), sebuah perusahaan group.
berkontribusi paling signifikan dalam
eksplorasi asal Thailand, untuk Ashoka pertama kali masuk
pengembangan isu tersebut adalah
melaksanakan tugas menyiapkan ke Indonesia pada tahun 1983.
Bina Swadaya, Ashoka, dan British
dan mengelola pelayanan kesehatan Lembaga yang didirikan pada
Council.
kepada masyarakat.

67
tahun 1980 oleh Bill Drayton ini
memberikan dukungan finansial,
profesional, serta jejaring pada
sektor bisnis dan sosial. Ashoka
membangun landasan bagi dunia
kewirausahaan sosial dengan
Fellow Ashoka sebagai intinya.
Jika organisasi lain biasanya
memberikan dukungan dana bagi

Sumber: www.kanalsatu.com
organisasi atau institusinya, Ashoka
justru menawarkan dukungan dana
pribadi bagi agen perubahan (game
changer) agar dapat berkonsentrasi
memecahkan akar permasalahan
di masyarakat. Saat ini Ashoka
GAMBAR 13 Dokter Gamal pada saat menerima penghargaan The Prince of menawarkan tiga program yakni
Wales Young Sustainability Entrepreneur. Ashoka Fellowship, Ashoka Young
Changemakers, dan Ashoka
Changemakers (Lihat tabel 1).
The British Council merupakan
LSM Pemerintah Inggris yang
konsisten mengembangkan
kewirausahaan sosial secara

68
sistematis. Untuk itu, British Council 5. Impact dan Angel Investor pionir adalah Kinara Indonesia yang
meluncurkan sebuah payung besar didirikan pada tahun 2011 dan
Sumber dana yang mungkin
pengembangan kewirausahaan berbasis di Jakarta. Kinara berfokus
tergolong baru di Indonesia adalah
sosial secara global dan lokal di pada perusahaan yang masih berada
impact investor. Impact investing
Indonesia dengan tajuk Skills for dalam tahap awal pengembangan
sendiri adalah bagian dari investasi
Social Entrepreneurs. Salah satu namun terbukti dapat memberikan
bertanggung jawab sosial (socially
social entrepreneur yang berhasil dampak positif kepada masyarakat.
responsible investing). Jika investasi
tumbuh besar atas bantuan The Kinara tidak hanya menyediakan
bertanggung jawab sosial mengacu
British Council adalah Klinik Asuransi dukungan pembiayaan, tetapi
pada investasi untuk menghindari
Sampah yang didirikan oleh dr. juga memberikan coaching,
pengaruh negatif, maka impact
Gamal Albinsaid. Klinik tersebut pendampingan proses manajemen
investing secara spesifik mengacu
memberikan pelayanan dan asuransi keuangan, perluasan saluran
pada investasi yang secara aktif
kesehatan dengan pembayaran distribusi, dan menghubungkan
memberikan dampak positif. Oleh
melalui sampah yang dikumpulkan investee dengan jejaring yang
karena berbentuk investasi, maka
warga. Atas kerja kerasnya, Gamal memiliki keahlian berbisnis dan
bantuan dana dari impact investor
berhasil meraih The Prince of Wales keahlian pendukung bisnis lainnya.
bersifat penanaman modal untuk
Young Sustainability Entrepreneur Hello Motion dan Greeneration
mendukung bisnis yang memiliki
dari Pangeran Charles di Inggris, Indonesia adalah contoh investee
dampak sosial yang positif, seperti
menyisihkan 511 wirausaha peserta Kinara Indonesia.
perusahaan teknologi bersih.
dari 90 negara. Selain impact investment,
Hingga saat ini, jumlah
perusahaan yang tergolong impact dana angel investment juga dapat
investor di Indonesia masih sangat disasar oleh social entrepreneur.
terbatas. Yang tergolong lembaga Hal ini karena angel investor ingin

69
membantu wirausaha pemula Selain pendanaan, sebesar investor modal ventura
secara umum untuk mempercepat para wirausaha pemula juga komersial pada umumnya. Hal
proses pertumbuhan skala usaha mendapatkan mentoring dari para ini lebih untuk mendidik investee
investee. Jadi, wirausaha sosial wirausaha senior yang sudah sukses memiliki pola pikir dan budaya
pemula juga dapat mengaksesnya. di Indonesia. Dengan demikian, kelola organisasi layaknya wirausaha
mereka memperoleh akses ke yang berdaya saing tinggi.
Salah satu lembaga angel
investor yang terdepan di pengetahuan, pengalaman, dan
Indonesia adalah ANGIN (Angel jaringan dengan angel yang
Investment Network Indonesia). tergabung di dalam ANGIN. Kegiatan
ANGIN menyediakan dana dan ini juga menawarkan konsultasi dan
pendampingan untuk wirausaha jaringan yang sangat bermanfaat
pemula. Dana yang ditanamkan bagi wirausaha pemula. Salah
dapat dimanfaatkan oleh pemula satu social enterprise yang pernah
untuk perluasan usaha, mendukung menerima dana dari ANGIN adalah
kegiatan operasional, dan membeli Wangsa Jelita yang memberdayakan
peralatan usaha. ANGIN dapat petani untuk memproduksi produk-
memfasilitasi pendanaan dari produk kecantikan natural.
Rp500 juta sampai dengan Rp1,5 Kedua lembaga tersebut
miliar berupa penanaman modal memang mendukung pencapaian
atau ekuitas sehingga tidak ada misi sosial usaha yang dimodali.
kewajiban bunga atau agunan. Namun, secara umum masih
Adapun jangka waktu investasi mengharapkan deviden atau
antara 3-5 tahun. financial return tertentu, meski tidak

70
6. Lembaga Inkubator Bisnis yang potensial dapat difasilitasi gotong-royong) untuk mendukung
untuk bertemu dengan para angel proyek-proyek sosial, yaitu www.
Saat ini Indonesia baru
investor yang sesuai. kitabisa.com. Platform ini juga dapat
memiliki satu lembaga yang
menjadi media penggalangan dana
merupakan inkubator bisnis khusus
7. Social Enterprise Lainnya bagi wirausaha sosial pemula, serta
social enterprise. Lembaga itu
menjadi media yang baik untuk
adalah Unltd Indonesia (www.unltd- Seorang social entrepreneur menguji atau memvalidasi konsep
indonesia.org). Setiap tahun Unltd juga dapat memperoleh bantuan usaha yang dirancang, apakah
Indonesia membuka kesempatan dari sesamanya. Misalnya BMT sudah cukup baik atau belum.
bagi wirausaha sosial pemula Beringharjo di Yogyakarta yang Konsep yang baik pada umumnya
untuk menjadi peserta program mendapat modal awal dari dana akan mendapat respons positif dari
inkubasi mereka yang terdiri ZISWAF sebesar satu juta rupiah pendukung dan berhasil mencapai
dari pelatihan, pendampingan dari Dompet Dhuafa pada tahun target penggalangan dananya.
(mentorship), perluasan jejaring 1994. Pada tahun 2015 ini jumlah
melalui berbagai sesi sharing yang modal mereka sudah mencapai
rutin diadakan, serta fasilitasi Rp102 miliar. Hingga kini Baitul
dana hibah, pinjaman lunak, dan Mal Beringharjo masih menjadi
penanaman modal. Dukungan mitra penyaluran dana ZISWAF dari
dana yang bisa difasilitasi oleh Dompet Dhuafa untuk kegiatan
Unltd Indonesia sendiri bisa sampai sosial BMT tersebut.
sekitar Rp35 juta. Namun, dengan Indonesia saat ini juga
adanya jejaring yang dimiliki memiliki social enterprise berupa
Unltd Indonesia, peserta program platform crowd funding (dana

71
TABEL 1. BERBAGAI SUMBER DUKUNGAN DAN BANTUAN FINANSIAL BAGI SOCIAL ENTERPRISE INDONESIA

No Institusi Nama Program Deskripsi Program Situs


1 Kementerian Koperasi Gerakan Kewirausahaan Kompetisi perencanaan bisnis yang kreatif dan www.spiritgkn.com
dan Usaha Kecil dan Nasional. inovatif. Pemenang akan memperoleh bantuan
Menengah modal usaha hingga Rp25.000.000.
Dana bergulir melalui Pinjaman dan pembiayaan lainnya yang sesuai www.danabergulir.com
Lembaga Pengelola Dana dengan kebutuhan KUMKM, melalui lembaga
Bergulir (LPDB). payung seperti koperasi dan perusahaan modal
ventura.
2 Kementerian Ristek Hibah Pengabdian Masyarakat. Fasilitas dana hibah untuk kegiatan-kegiatan http://simlitabmas.dikti.
dan Pendidikan Tinggi pengabdian masyarakat yang dapat diakses go.id/#
oleh dosen perguruan tinggi dengan mengajak
mahasiswa atau mitra masyarakat. Skema hibah
yang tersedia beragam. Hibah maksimal Rp50 juta
untuk kegiatan yang pelaksana utamanya adalah
dosen; sementara jika pelaksana utama adalah
dosen dengan mitra (masyarakat, pemerintah,
atau perusahaan) bisa mencapai Rp250 juta.
3 Lembaga Pengelola Bantuan Dana Riset Inovatif- Dana yang dapat diakses melalui jalur ini http://www.lpdp.
Dana Pendidikan Produktif. berjumlah sampai dengan Rp2 miliar dan dapat kemenkeu.go.id/
Kementerian bersifat multiyear. Dana ini dapat dimanfaatkan wp-content/
Keuangan RI (LPDP) oleh social entrepreneur pemula yang masih dalam uploads/2013/09/
tahap pengujian produk, approach (metode), atau Pedoman-Riset-Inovatif-
teknologi produksi. Produktif-RISPRO.pdf

72
No Institusi Nama Program Deskripsi Program Situs
4 BUMN Program Kemitraan dan Bina Pinjaman lunak untuk pengembangan usaha www.pkblonline.com
Lingkungan. kecil dan bantuan sosial untuk peningkatan
kesejahteraan sosial dan lingkungan.
5 DBS Indonesia Social Venture Challenge Asia. Kompetisi business plan untuk memecahkan http://
masalah sosial di Asia. Selain pendampingan dan socialventurechallenge.
pelatihan, pemenang akan memperoleh hadiah asia/competition/
dengan total senilai SGD150.000
Social Enterprise Advancement Fasilitas dana hibah untuk mendukung akselerasi http://www.dbs.com/
Grant Programme. pengembangan skala usaha social enterprise. dbsfoundation/grant-
Setiap proposal yang layak dapat mengakses dana programme/default.
antara USD50.000 100.000. page
6 Ashoka Foundation Ashoka Fellow. Program untuk mengidentifikasi, memilih, dan http://indonesia.ashoka.
mendukung wirausahawan sosial terkemuka. org/venture-dan-
fellowship
Young Changemakers. Program untuk memilih anak muda berusia 12-25 http://indonesia.
tahun yang telah mengembangkan gagasan ashoka.org/young-
sosial bagi masyarakat, menunjukkan dampak changemakers
perubahan sosial, serta memiliki applied empathy,
leadership, dan teamwork.
Changemakers. Program ini mengumpulkan dan menghubungkan http://indonesia.ashoka.
para agen perubahan (changemakers) berpotensi, org/changemakers
gagasan mereka, dan sumber daya melalui
tantangan online kolaboratif dan mitra jejaring.
7 The British Council Diageo-British Council Pengembangan komunitas kewirausahaan http://www.
Social Enterprise Challenge dalam industri kreatif. Bisnis model terbaik akan britishcouncil.or.id/en/
for Arts, Creative & Tourism memperoleh dana sebesar Rp150 juta. programmes/society/
Organisations. social-entrepreneurs/
diageo-british-council-
call-application

73
No Institusi Nama Program Deskripsi Program Situs
Community Entrepreneurs Kompetisi ini bertujuan menolong para http://www.
Challenge. wirausahawan yang memiliki ide brilian untuk britishcouncil.or.id/en/
membantu komunitas mereka. Kompetisi ini programmes/society/
berhasil memilih 17 community enterprise terbaik social-entrepreneurs/
dan memberikan dana sebesar Rp2.286.000.000 community-
(GBP127.000). entrepreneurs-
challenge
Community Journalism Kompetisi untuk mengidentifikasi dan http://www.
Competition. meningkatkan awareness terhadap social enterprise. britishcouncil.or.id/en/
Kompetisi ini menawarkan berbagai hadiah programmes/society/
menarik bagi semua pesertanya. Hadiah bagi social-entrepreneurs/
pemenang utama bernilai hingga Rp50 juta. community-journalism-
competition
NGO Transformation to Social Program yang memberikan pelatihan untuk http://www.
Enterprise. menstimulasi lembaga swadaya masyarakat untuk britishcouncil.or.id/en/
menjadi social enterprise. programmes/society/
social-entrepreneurs/
transformation-social-
enterprise
8 Kinara Submit Your Business. Kinara menyediakan dukungan pembiayaan, http://kinaraindonesia.
pendampingan dalam proses manajemen com/
keuangan, perluasan saluran distribusi networking.
9 ANGIN ANGIN Fund. Memberikan pendanaan yang dapat dimanfaatkan http://www.gepi.co/
pemula untuk perluasan investasi, kegiatan angin/
operasional, atau untuk membeli peralatan usaha.
Pendanaan mayoritas berupa penyertaan modal
(ekuitas) dengan besaran Rp500 juta sampai Rp1
miliar.

74
No Institusi Nama Program Deskripsi Program Situs
10 Dompet Dhuafa Grant Making Proposal Menyalurkan dana sosial kepada masyarakat/ http://www.
Program Pemberdayaan komunitas sasaran melalui program dompetdhuafa.
Ekonomi pemberdayaan bagi komunitas pelaku usaha org/gmp/
Berbasis Komunitas mikro di perdesaan yang memberikan dampak grantmakingproposal
Usaha Mikro. sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Dana
dimulai dari Rp1 juta sampai Rp250 juta.
11 www.kitabisa.com Portal Crowd Funding (dana Masyarakat dapat memublikasikan proyek www.kitabisa.com
gotong royong atau patungan) sosialnya dan menggalang dana patungan sesuai
untuk proyek-proyek sosial. dengan dana yang ditargetkan. Proyek terbesar
yang berhasil menggalang dana melalui portal
ini adalah Proyek #SaveMaster (Masjid Terminal
Depok), yaitu sebesar Rp137 juta.
12 Unltd Indonesia Unltd Indonesia Support Program pendampingan teknis dan fasilitasi http://unltd-indonesia.
Program. keuangan bagi wirausaha sosial yang lolos org/open-application-
seleksi. Dana hibah yang difasilitasi bisa mencapai unltd-indonesia-
USD1.500 per usaha sosial, sedangkan dana support-program-ii/
berupa pinjaman lunak bisa mencapai USD3.000
per usaha sosial.

75
Seperti Bill and Melinda Gates Foundation misalnya, itu bisa ngas

FOOD FOR THOUGHT 2:


SAYA
SAYA
SAYA COCOKNYA
COCOKNYA
COCOKNYAAKSES AKSES DANA
DANA DANA
AKSES KE KE
MANA
KE MANA YA?
YA?
MANA YA?
Berikut adalah percakapan (hypothetical) antara Andi, seorang wirausaha sosial pemula, dengan Bu Indah, seorang
Berikut
penggiatadalah percakapansosial
kewirausahaan (hypothetical) antaradana.
seputar akses Andi,Semoga
seorangdapat
wirausaha sosialgambaran
memberi pemula, dengan Bu Indah,
yang lebih seorang
nyata untuk kamu
penggiat kewirausahaan sosial seputar akses dana. Semoga dapat memberi gambaran yang lebih nyata untuk kamu

Saya sudah lebih 1 tahun memulai dan mengelola sebuah social enterprise di bidang lingkungan, berupa bank sampah. Saya
Saya sudah
memiliki lebih 1pengolahan
gudang tahun memulai dan mengelola
sampah sebuah10
dengan kapasitas social enterprise
ton/hari, namundi bidang
saat ini lingkungan, berupa bank
saya baru mengolah sampah.
sampah Saya
sekitar 2
memiliki
ton/hari.gudang pengolahan
Saya butuh sampah
dukungan dengan
dana untuk kapasitas 10 ton/hari,
mengoptimalkan namun
kapasitas saat saya.
produksi ini saya baru mengolah
Enaknya sampah
saya ke mana ya? sekitar 2
ton/hari. Saya butuh dukungan dana untuk mengoptimalkan kapasitas produksi saya. Enaknya saya ke mana ya?
Memangnya kamu butuh dukungan dana berapa?
Memangnya kamu butuh dukungan dana berapa?
Mungkin sekitar 200 juta. Saya ingin membeli mobil pick-up agar lebih efisien dalam mengangkut sampah nasabah. Dengan
Mungkin sekitar
motor, kami saat200 juta. Saya
ini harus ingin
10 kali membeliuntuk
bolak-balik mobilmengangkut
pick-up agar sampah
lebih efisien dalam
dari 500 mengangkut
nasabah dengansampah
5 motor.nasabah.
DenganDengan
adanya
motor, kamilebih
mobil bisa saat ini harusyang
banyak 10 kali bolak-balik
diangkut sekaliuntuk
jalan.mengangkut sampah
Saya ingin beli dariBekas
2 pick-up. 500 nasabah dengan
saja .Karena kami5ingin
motor. Dengan adanya
menambah nasabah.
mobil bisa lebih banyak yang diangkut sekali jalan. Saya ingin beli 2 pick-up. Bekas saja .Karena kami ingin menambah nasabah.

Kamu berharapnya dana berupa pinjaman, atau penanaman modal?


Kamu berharapnya dana berupa pinjaman, atau penanaman modal?
Memang beda keduanya apa? Tidak ada bantuan hibah saja ya untuk start-up semacam saya?
Memang beda keduanya apa? Tidak ada bantuan hibah saja ya untuk start-up semacam saya?

Oh, hibah ada, namun umumnya dana hibah tidak tersedia dalam jumlah besar. Seperti dana bantuan pemerintah dari Gerakan Kewirausahaan Nasional,
Oh, hibah
hanya bisaada, namunsampai
memberi umumnya danaRphibah
dengan tidak
25 juta. tersedia
Kalau kamudalam
masihjumlah besar. bisa
mahasiswa, Seperti
ikutdana bantuan
Program pemerintah
Mahasiswa dari Gerakan
Wirausaha, namun Kewirausahaan Nasional,
hanya bisa dibantu sampai Rp 8 juta.
hanya bisa bisa
Ada yang memberi
besar,sampai dengan
yaitu hibah dariRp 25 juta. Pengelola
Lembaga Kalau kamu masih
Dana mahasiswa,
Pendidikan bisa ikut Program
Kementerian Mahasiswa
Keuangan, Wirausaha,
bisa sampai namun
Rp 2 milyar, hanyakamu
namun bisa harus
dibantu sampai
bisa Rp 8 juta.
mengemas
Ada yang usaha
kegiatan bisa besar,
kamuyaitu
saathibah dari Lembaga
ini sebagai Pengelola
proses riset Dana
yang akan Pendidikanhasil
memberikan Kementerian
temuan yangKeuangan, bisa sampai
bermanfaat Rp 2 milyar, Ada
bagi masyarakat. namun
jugakamu harusDBS,
dari Bank bisabisa
mengemas
sampai USD
kegiatan usahaRpkamu
100,000 atau saat namun
1 milyar; ini sebagai proses riset ketat,
persaingannya yang akan memberikan
karena quota danahasil temuan
terbatas, yang bermanfaat
sementara pendaftar bagi masyarakat.
berasal Ada
dari seluruh juga dari
Negara Bank DBS, bisajuga
Asia.Proposalnya sampai USD
harus
100,000
disusunatau
dalamRpbahasa
1 milyar; namun
Inggris. persaingannya
Semakin besar danaketat, karena
yang quota dana
diharapkan, terbatas, proposalnya
penyusunan sementara pendaftar berasal
benar-benar darimantap.
harus seluruh Negara Asia.Proposalnya juga harus
disusun dalam bahasa Inggris. Semakin besar dana yang diharapkan, penyusunan proposalnya benar-benar harus mantap.

Oh gitu ya. Kalau pinjaman atau penanaman modal tadi?


Oh gitu ya. Kalau pinjaman atau penanaman modal tadi?

Kalau pinjaman, maka si pemberi pinjaman tidak punya hak untuk ikut campur pengelolaan bisnis kamu, yang penting kamu bisa lancar mencicil pengembalian
Kalau pinjaman,
pinjaman. maka si
Sementara pemberi pinjaman
penanaman modal, sitidak punyamodal
penanam hak untuk
punyaikut
hak campur
untuk pengelolaan bisnis kamu, bisnis,
ikut campur pengelolaan yang penting kamubisnis
karena kalau bisa lancar
kamumencicil
rugi, danapengembalian
miliknya terancam
pinjaman. Sementara
hangus bersama penanaman
bisnis kamu. Jadimodal, si penanamdana
kalau mengakses modal punya hak
pinjaman, kamu untuk ikut campur
ga perlu khawatirpengelolaan
si pemberi bisnis, karena kalau
pinjamanakan bisnis kamu
mengutak-atik visirugi, dana
sosial miliknya
kamu dalamterancam
hangus bersama bisnis
mengembangkan kamu.
usaha. Nah,Jadi kalau mengakses
sementara dana pinjaman,
kalo ke penanam kamuharus
modal, kamu ga perlu khawatir
pastikan si pemberi
di awal bahwa pinjamanakan
si penanam modal mengutak-atik
punya visi visi
yang sosial kamu
sejalan dalamkamu.
dengan
mengembangkan
Kalau mau pake dana usaha.
dariNah, sementara
penanaman kalo ke
modal, penanam
kamu modal, kamu
mesti usahakan jugaharus
agar pastikan
dana yang di ditanamkan
awal bahwa tidak
si penanam modal(secara
lebih banyak punya visi yang sejalan
persentase) dengan
daripada nilaikamu.
modal
Kalau
yang mau
sudahpake dana
kamu dari penanaman
tanamkan. modal,
Hal ini untuk kamu mesti
menjaga usahakan
kekuatan juga agar
suara kamu. dana yang
Mengakses ditanamkan
penanaman tidakjuga
modal lebih banyak (secara
umumnya persentase)
membutuhkan daripada
proposal nilai
yang modal
mumpuni,
yang sudah pinjaman
sementara kamu tanamkan.
biasanyaHal ini untukcukup
prosesnya menjaga kekuatanselama
wawancara, suara kamu.
kamuMengakses penanaman
bisa menunjukkan modal
aktifitas juga
bisnis umumnya
kamu ada, adamembutuhkan
pendapatan usaha proposal
yangyang mumpuni,
berputar secara
sementara
rutin. Namun pinjaman biasanya umumnya
dana pinjaman prosesnya membutuhkan
cukup wawancara, selama
jaminan kamu
fisik, bisa menunjukkan
sementara penanamanaktifitas bisniskarena
modal tidak, kamu ada, ada pendapatan
si penanam modal akan usaha yang berputar
menjadi mitra usahasecara
kamu.
rutin. Namun dana pinjaman umumnya membutuhkan jaminan fisik, sementara penanaman modal tidak, karena si penanam modal akan menjadi mitra usaha kamu.
penanam modal sebagai mitra usaha pasti bisa ngajarin saya banyak hal dalam mengelola usaha sosial ini.

Hmmmm....
Ok. Bagus dong kalau sudah punya prioritas. Proses kamu nan
kamu di usaha bank sampah ini memulai dan menjalankan se
Setiap pilihan memang ada enak ga enaknya.Ada cocok-cocokan juga. Misalnya kalau kamu mau ekspansi dan butuh dana besar namun tidak punya
jaminan, mengejar hibah atau penanaman modal akan lebih cocok. Tetapi kalau kamu perlunya untuk dukungan modal kerja atau dana operasional yang
tidak terlalu besar, mungkin bisa mengakses pinjaman, selama kamu bisa atur besaran cicilannya sekitar 1/3 dari pendapatan bisnis kamu di setiap
ang teman saya. Tapi inisiator awal saya.
bulannya. Yang penting kamu tuangkan dulu saja rencana kamu tadi ke dalam bentuk proposal atau business plan. Proposal itu bisa digunakan untuk
mengakses semua jenis sumber dana di atas. Paling kamu perlu melakukanpenyesuaian saja, karena biasanya setiap program punya format proposal
tersendiri. Jangan lupa konsultasikan proposal kamu dengan teman satutim, atau mentor seperti dosen atau saudara yang sudah punya pengalaman
lebih dalam hal bisnis. Di mana ada kemauan, pasti ada jalan kok.
Ok. Kamu dan 2 orang teman kamu ada yang sudah pernah berp
Kayanya saya akan fokus ke dana hibah atau penanaman modal deh. Karena sebelumnya?
saya ga punya assetHhmm, kalau gitu kamu punya mentor ga? Semaca
yang bisa dijaminkan.
Selain itu penjualan saya masih turun naik, jadi masih ada rasa takut ga bisa bayar cicilan secara rutin. Lagian saya masih
start-up, punya penanam modal sebagai mitra usaha pasti bisa ngajarin berpengalaman
saya banyak hal dalam mengelola dalam menjalankan
usaha sosial ini. usaha atau memimpin orga
Ok. Bagus dong kalau sudah punya prioritas. Proses kamu nanti pasti lebih fokus. Ngomong-ngomong,
kamu di usaha bank sampah ini memulai dan menjalankan sendiri, atau sama partner?

Ada bersama 2 orang teman saya. Tapi inisiator awal saya.

Kalau gitu, saran saya langkah pertama kamu setel


Ok. Kamu dan 2 orang teman kamu ada yang sudah pernah berpengalaman membuat proposal bisnis
sebelumnya? Hhmm, kalau gitu kamu punya mentor ga? Semacam dosen atau saudara yang sudah lebih
berpengalaman dalam menjalankan usaha atau memimpin organisasi?

deh. KalauNggak
gitu Ibu aja yang jadi mentor saya gimana? Hehe
Kalau gitu, saran saya langkah pertama kamu setelah ini adalah mencari sosok mentor dulu.

Haha, kamu bisa saja memanfaatkan momentum. Oke. Siapa takut. Tapi syara
Oh gitu ya. Oke deh. Kalau gitu Ibu aja yang jadi mentor saya gimana? Hehe

mahir bahasa
Haha, kamu Inggris ya,
bisa saja memanfaatkan karena
momentum. program
Oke. Siapa yangkamu
takut. Tapi syaratnya menawarkan
juga harus mau belajardana
agar besar biasa
mahir bahasa Inggris ya, karena program yang menawarkan dana besar biasanya yayasan atau investor internasional.
Seperti
Seperti BillBill and Gates
and Melinda Melinda
FoundationGates Foundation
misalnya, itu bisa ngasi sampai USD misalnya, itu bisa
500,000 alias 5 Milyar! Berani? ngasi sampai USD

Siap!
FOOD FOR THOUGHT 3:
RINGKASAN JENIS-JENIS SUMBER PENDANAAN UNTUK SOCIAL ENTERPRISE

Kerjasama
Program Iuran Anggota
CRS Perusahaan

Kerjasama Penanaman modal


Program non-deviden dan
CRS Perusahaan social investment

S
Dana Semi
Dana Sosial
Komersial
Jenis
Hibah Sumber Pinjaman lunak
(Proposal based Dana (Soft Loan)
grant)

Penawaran
modal dengan S Pegadaian
Dana
target financial
Komersial
return

Pinjaman
Pinjaman
non-perbankan
Perbankan
(Financial/leasing)
Pendapatan
Bisnis

78
2.3DUKUNGAN
Aspek dukungan di dalam
Ayah Teman ekosistem kewirausahaan sosial yang
dimaksud di sini adalah kondisi atau
fasilitas yang dapat mendukung
seorang social entrepreneur dalam
mengaktualisasikan visinya. Bentuk-
Ibu
bentuk dukungan pemerintah dan
fasilitas pendanaan dari berbagai
pihak sudah dijelaskan di bagian
sebelumnya. Bagian ini akan lebih
membahas bentuk dukungan
lainnya, yaitu dukungan moral,
kegiatan pendukung, infrastruktur,
dan dukungan keahlian.

DUKUNGAN MORAL
Menjadi wirausaha, apalagi
wirausaha sosial, memang tidak
mudah karena banyak tantangan
Mentor yang harus dihadapi. Tantangan
Guru / Dosen
untuk menjadi wirausaha pemula di
dunia bisnis biasa saja sudah cukup

79
GAMBAR 14 Workshop Pengolahan Kerajinan dari Kertas Daur Ulang Nara Kreatif. mendapatkan pekerjaan dengan
gaji tinggi sebagai pegawai negeri
atau pegawai swasta. Cara pandang
ini masih harus dihadapi oleh
para social entrepreneur muda di
Indonesia. Namun, sehubungan
dengan semakin masifnya promosi
kewirausahaan, semakin banyak
orangtua yang bersedia mendukung
anak mereka mengaktualisasikan
diri dengan mencoba menjadi
seorang wirausaha sosial.
Hal inilah yang dialami oleh
Sumber: http://sosok.kompasiana.com/2013/08/04/nezatullah-ramadhan-merajut-asa-anak-
anak-jalanan-582052.html Nezatullah Ramadhan, pendiri
Nara Kreatif. Kegelisahan melihat
besar, apalagi tantangan untuk bagi seorang social entrepreneur, anak-anak jalanan yang hidup
menjadi wirausaha sosial. Jika tidak lebih-lebih jika ia masih muda, terlunta-lunta mendorongnya
kuat mental, para wirausaha pemula berstatus mahasiswa, dan belum untuk memberikan pendidikan dan
akan menyerah dan kembali ke jalur memiliki pekerjaan formal. pemberdayaan kepada mereka
karier sebagai karyawan. Untuk Sudah sangat lumrah apabila melalui usaha kerajinan berbasis
menguatkan mental itulah dukungan orangtua yang menyekolahkan kertas dari daur ulang sampah.
moral dari keluarga dan orang anaknya hingga ke perguruan Untunglah Neza memiliki orangtua
terdekat menjadi sangat penting tinggi mengharapkan agar si anak yang sangat suportif. Ayah Neza

80
yang perlu diselesaikan oleh
ikut aktif membantu mencari bahan memiliki ketertarikan dalam
social entrepreneur di Indonesia.
untuk didaur ulang, sedangkan ibu bidang sosial. Dengan begittu, ia
Neza aktif menyediakan logistik Sebagai contoh, kehadiran Javara,
memiliki teman satu tujuan yang
untuk anak-anak jalanan yang sebuah social enterprise yang
rela berjuang bersama untuk
dibina oleh Nara Kreatif. Saat Neza menawarkan produk organik. Javara
memberdayakan anak-anak jalanan
membutuhkan dana, orangtua Neza membantu para petani di daerah
tersebut.
pun sesekali memberikan bantuan pelosok yang tidak terjangkau oleh
permodalan. Pada masa start-up, sarana transportasi publik untuk
dukungan moral seperti ini sangat DUKUNGAN memasarkan produknya. Contoh
penting dalam memampukan INFRASTRUKTUR lain adalah dr. Gamal. Kehadirannya
wirausaha pemula bertahan membuat banyak masyarakat kurang
D u k u n g a n i n f r a s t r u kt u r
melewati masa-masa terberatnya. mampu jadi bisa berobat ke dokter
terhadap perkembangan social
Kisah Nara Kreatif juga karena dapat membayar dengan
entrepreneurship di Indonesia
menunjukkan bahwa dukungan sampah. Begitu juga kehadiran Ibu Tri
tampaknya masih sangat rendah
teman sangat penting. Saat Mumpuni bersama timnya di IBEKA
mengingat masalah infrastruktur
mendirikan Nara Kreatif, Neza yang telah membuat banyak desa
merupakan masalah struktural yang
bekerja sama dengan dua orang yang belum tersentuh PLN dapat
belum terpecahkan di negeri ini.
temannya. Namun, karena alasan merasakan listrik dari sumber daya
Aspek hard infrastructure seperti
klasik harus mencari pekerjaan, air setempat.
jalan, bandara, dan pasokan energi,
keterlibatan temannya hanya serta aspek soft infrastructure
sebentar. Beruntung Neza memiliki seperti jaminan sosial dan kesehatan
teman semasa SMA yang juga tampaknya merupakan masalah

81
INFOGRAFIS 2: Potret Kondisi Infrastruktur Indonesia

Tiga faktor yang paling menghambat kegiatan bisnis Tingkat eletrifikasi nasional pada akhir 2014 di
menurut The Global Competitiveness Report 2011-2012 wilayah Indonesia(www.katadata.co.id)
(World Economic Forum)
p
Rp
84.35%

Rp
1 Korupsi p
Rp
Sudah dialiri listrik

15%
Belum dialiri listrik
2 Birokrasi pemerintah yang tidak efisien.

3 Infrastruktur yang tidak memadai

Berdasarkan data Potensi Desa (BPS, 2006). Menurut UNICEF


Tercatat bahwa Jalan di Indonesia

1 dari 6 orang Indonesia


Belum memiliki akses terhadap
16% 26% 58% air minum yang aman
Tanah Jalan berkerikil Beraspal Baru

82
KEGIATAN PENDUKUNG over supply, melainkan panitia Untuk institusi perguruan tinggi,
penyelenggara yang kurang gesit Universitas Atmajaya, Universitas
Kegiatan pendukung lain yang
dalam menyosialisasikan programnya. Indonesia (khususnya melalui UKM
dimaksud di sini adalah kegiatan yang
Akibatnya, kalangan yang terjangkau Center FEB UI), dan Universitas
menyuburkan iklim kewirausahaan
itu-itu saja dan peserta yang terjaring Padjadjaran tergolong yang paling
sosial di tanah air. Kegiatan-kegiatan
juga itu-itu saja. aktif dalam mempelajari dan
ini pada umumnya berupa kompetisi
Beberapa institusi non- mendukung kewirausahaan sosial di
business plan, seminar atau workshop,
pemerintah (LSM) yang aktif Indonesia.
konferensi, dan penghargaan. Kegiatan
menyelenggarakan kegiatan-
pendukung semacam ini dipandang
kegiatan pendukung tersebut
sudah cukup tersedia di Indonesia
antara lain adalah British Council
meskipun masih berpusat di kota-kota
Indonesia, Ashoka Indonesia, Rumah
besar, terutama Jakarta. Khusus untuk
Perubahan, Sinergi Indonesia, dan
kegiatan kompetisi dan penghargaan,
Unlimited Indonesia. Untuk institusi
ada beberapa perusahaan yang
perusahaan, Bank DBS secara global
menyelenggarakannya. Beberapa
memiliki fokus kegiatan CSR untuk
pihak bahkan menilai sudah terjadi over
mendukung social entrepreneurship.
supply karena finalis atau pemenang
Selain itu, perusahaan konsultan
dari kegiatan-kegiatan tersebut
terkemuka Ernst and Young juga
sudah mulai bersifat 4L alias lu lagi
menaruh perhatian secara konsisten
lu lagi. Namun, ada pula pihak yang
selama satu dekade terakhir ini.
menilai bahwa yang terjadi bukanlah

83
BEBERAPA KEGIATAN PENDUKUNG KEWIRAUSAHAAN SOSIAL DI INDONESIA

Sumber: www.socent-indonesia.net Sumber: www.opportunitydesk.org

Sumber: www.ycm-ashoka.blogspot.com Sumber: www.socent-indonesia.net

84
United Kingdom
INFOGRAFIS 3: Budaya Kewirausahaan

United States

South Korea

Germany
Australia
Canada

France

Russia
Japan

Brazil
India

Italy
EU
United Kingdom
United States

Saudi Arabia
South Korea

South Africa

Indonesia
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1

Argentina
Berdasarkan penelitian Ernst and Young (EY), Indonesia menduduki peringkat

Germany
Australia
Canada

Mexico
France

Turkey
Russia
Japan

China
ke-19 dari 20 negara G-20 dalam hal budaya kewirausahaan. Potret kuantitas wirausaha Indonesia yang sudah

Brazil
India

Italy
EU
memiliki pegawai (bukan self-employed atau
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 sekedarmempekerjakan diri sendiri)
12%
10% Amerika Serikat
United Kingdom
United States

Jepang

Saudi Arabia
South Korea

South Africa

Indonesia
Argentina
Germany

12%
Australia

7%
Canada

Mexico
France

Turkey
Russia
Japan

China
Amerika Serikat

Brazil
India
10%

Italy
Singapura
EU

Jepang
1 2 3 4
7% 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1,56%
Singapura Indonesia
1,56%
Indonesia
12%
10% Amerika Serikat
Menurut Kementerian Koperasi
Jepang
dan UKM RI (2012), Proporsi usaha besar
Indonesia hanya 0.01% dari total unit usaha, sehingga wajar jika Indonesia
7%
masih membutuhkan
Singapura banyak penanaman modal asing untuk mengolahkekayaan

1,56%
sumber daya alam
Usaha Besar 4,950 (0,01%)
Indonesia 99% dari pelaku usaha kita
Usaha Besar 4,950 (0,01%) adalah usaha mikro
Entrepreneurial mayoritas
Usaha Menegah beroperasi
44,280 (0,08%) dengan
Paradigm
Usaha Menegah 44,280 (0,08%)
orientasi survival (atau asal bisa
Usaha Kecil
bertahan dan bisa menafkahi diri
602,190 (1,09%)
sendiri)
Usaha Kecil 602,190 (1,09%)
Usaha Besar 4,950 (0,01%) UsahaMikro
Mikro 54,550,000(UMKM)
(98.82%)
Entrepreneurial
Struktur Usaha Kecil Menengah Indonesia
Usaha Mikro 54,550,000 (98.82%) Survival Paradigm
Paradigm
Usaha Menegah 44,280 (0,08%)

Usaha Kecil 602,190 (1,09%)

Usaha Mikro 54,550,000 (98.82%)


85
DUKUNGAN KEAHLIAN mendapatkan dukungan dana awal
dari Program Mahasiswa Wirausaha,
Bentuk dukungan ini semakin
namun mendapatkan dukungan
diperlukan sejalan dengan
keahlian dalam hal teknologi
perkembangan skala kegiatan dan
produksi dari Profesor Raldi Artono
skala usaha sebuah social enterprise.
Koestoer, Guru Besar Teknik Mesin
Dukungan keahlian ini dapat berupa
UI. Nara Kreatif juga mendapat
keahlian di bidang penyusunan
dukungan keahlian dalam hal
rencana bisnis, manajemen
pengelolaan kegiatan sosial oleh
keuangan, teknologi tepat guna,
Bapak Nurrokhim, pendiri Sekolah
sertifikasi produk, sertifikasi proses
Masjid Terminal di Depok, serta
produksi, rekrutmen dan manajemen
dukungan keahlian dalam hal
sumber daya manusia, sampai
penyusunan rencana usaha dan
keahlian di bidang komunikasi bisnis,
manajemen keuangan dari UKM
baik yang berkaitan dengan public
Center FEB UI.
speaking maupun branding untuk
mendukung pemasaran.
Institusi-institusi yang sudah
disebutkan di atas sebagian besar
menyediakan dukungan keahlian.
Sebagai contoh, Nara Kreatif yang

86
Membuka akses pasar memberi kesempatan kepada
petani kecil untuk mendapatkan harga yang lebih baik

87
2.4BUDAYA

Sebelum membahas lebih dalam kisah wirausaha yang berhasil urutan 19 dari 20 negara G20? Jika
mengenai budaya, ada baiknya kita di bidangnya. Menyadari menggunakan dimensi budaya
mengetahui terlebih dahulu tingkat pentingnya show case dari menurut Geert Hofstede, ulasannya
budaya kewirausahaan di Indonesia proyek kewirausahaan yang adalah sebagai berikut.
dibandingkan negara lainnya. sukses, beberapa LSM yang
Berdasarkan hasil penelitian Ernst & berfokus pada pengembangan
POWER DISTANCE
Young (EY) seperti yang ditunjukkan social entrepreneurship di
pada infografis Indonesia menduduki Indonesia mengadakan program Masyarakat Indonesia
rangking ke-19 dari 20 negara G20 untuk menyebarluaskan kisah cenderung memiliki power distance
dalam hal budaya kewirausahaan, sukses para social entrepreneur yang tinggi yakni sebesar 78,
sedangkan Amerika Serikat di Indonesia, seperti yang sedangkan masyarakat Amerika
menduduki peringkat pertama. dilakukan oleh British Council cenderung memiliki power distance
Menurut EY, ada beberapa hal melalui Community Journalism yang rendah yakni sebesar 40. Hal
yang harus dilakukan oleh suatu Competition.2 tersebut menunjukkan bahwa di
negara untuk mendorong budaya Indonesia terdapat ketidaksamaan
kewirausahaan yang tinggi. Memangnya seperti apa, ya, kuasa (power) antara pemimpin
1) M e n g h i l a n g k a n stigma perbedaan karakteristik budaya dan pengikutnya. Kepatuhan
buruknya kegagalan. masyarakat Amerika Serikat pengikut seringkali menjadi hal
2) Pemberian dukungan kepada sebagai negara dengan budaya yang diutamakan oleh pemimpin.
kaum marginal untuk membuka kewirausahaan urutan pertama Akibatnya, kesenjangan antara
kesempatan berwirausaha. di dunia, dengan masyarakat si kaya dan si miskin dianggap
3) Adanya show case terhadap Indonesia yang masih berada di sebagai hal yang natural.

2. Lihat http://www.britishcouncil.or.id/en/programmes/society/social-entrepreneurs/community-journalism-competition) atau Ashoka Fellowship di http://indonesia.ashoka.


org/venture-dan-fellowship
88
INDONESIA Budaya ini dapat menghambat
semangat social entrepreneurship
in comparison with United States
91 yang mengutamakan prinsip
pemberdayaan dan kemitraan
78
setara dalam aspek kehidupan sosial,
68
ekonomi, dan politik.
62 62

46
48
46
INDIVIDUALISM
40
38
Tingkat individualism di
26
Indonesia sangat rendah yakni
sebesar 14 poin, khususnya jika
14
dibandingkan dengan Amerika
Serikat yang mencapai angka 91
poin. Hal ini menjadi peluang
Power Individualism Masculinity Uncertainty Long Term Indulgence bagi berkembangnya social
Distance Avoidance Orientation
entrepreneurship di Indonesia,
terutama melalui lembaga semacam
Indonesia United States koperasi atau self-help group
(komunitas swadaya masyarakat)
yang mengutamakan semangat
GAMBAR 17. Dimensi budaya Indonesia versus Amerika Serikat kebersamaan antaranggota, yaitu
patungan modal bersama, bekerja
Sumber: www.geerthofstede.com
bersama, dan sejahtera bersama.

89
MASCULINITY yang tidak mungkin terwujud tanpa menjamin efektivitas proses
adanya kepedulian kepada orang pemberdayaan.
Dalam hal masculinity,
lain.
masyarakat Indonesia lebih rendah
daripada Amerika Serikat. Aspek
LONG TERM ORIENTATION
budaya ini mengacu pada tingkat UNCERTAINTY AVOIDANCE Skor tinggi di Indonesia (yaitu
kompetisi, orientasi terhadap prestasi Budaya ini merefleksikan 62) menunjukkan bahwa Indonesia
dan keberhasilan, yang ditentukan masyarakat Indonesia yang secara memiliki budaya pragmatis berupa
oleh kesuksesan menjadi pemenang umum tidak menyukai risiko dan pendambaan kondisi kehidupan
atau yang terbaik di lapangan. Sistem cenderung menghindari masalah yang terjamin dalam jangka panjang.
nilai seperti ini dimulai di sekolah atau konflik. Pada beberapa kasus, Hal ini mungkin menjelaskan sikap
dan berlanjut hingga seseorang orang Indonesia memilih diam saja orangtua kebanyakan yang lebih
masuk ke sebuah organisasi. Hal walaupun sadar sedang diperlakukan menyukai anaknya menjadi pegawai
ini secara langsung menunjukkan secara tidak adil. Sikap ini umumnya negeri sipil atau pegawai tetap di
bahwa masyarakat Indonesia tidak dilakukan demi menghindari perusahaan besar dibandingkan
terlalu suka berkompetisi dan konflik dan menjaga keharmonisan menjadi wirausaha karena usaha
cenderung peduli pada kondisi hubungan. Sangat penting belum terjamin bisa bertahan
orang lain. Di satu sisi, hal ini bagi social entrepreneur untuk dalam jangka panjang.
dapat mencegah keluarnya potensi melaksanakan perubahan secara Dalam masyarakat dengan
optimal seseorang. Di sisi lain, hal ini perlahan dengan menggunakan orientasi pragmatis, orang percaya
baik bagi pengembangan semangat strategi pemberdayaan yang halus bahwa kebenaran bersifat relatif,
social entrepreneurship yang dalam rangka menghindari konflik, tergantung pada situasi, konteks,
berorientasi pada pendampingan menjaga hubungan yang harmonis dan waktu. Mungkin hal ini juga
dan pemberdayaan masyarakat, dengan masyarakat sekitar, dan yang menyebabkan munculnya

90
budaya korupsi di dalam birokrasi dan pesimistis. Berbeda dengan untuk mengeluarkan potensi terbaik
Indonesia, mengingat banyak masyarakat yang senang memanjakan dalam rangka menyelesaikan suatu
orang dapat memaklumi perilaku dirinya, masyarakatIndonesia masalah sosial dan membawa
tersebut dan memandangnya kurang memberi penekanan pada perubahan yang lebih baik di
sebagai kebenaran karena wajar pemanfaatan waktu luang untuk masyarakat.
seseorang melakukan korupsi memanjakan dirinya, dan cenderung Karakter ini juga dapat
dalam rangka meningkatkan mengontrol pemuasan keinginan menjadi tantangan dalam proses
keterjaminan kesejahteraan mereka. pemberdayaan yang dilakukan oleh
keluarga dalam jangka panjang. Masyarakat dengan tingkat social entrepreneur. Masyarakat
Dengan pendapatan ekstra dari indulgence yang rendah cenderung yang sudah bersyukur dengan
korupsi, seorang abdi negara memiliki persepsi bahwa tindakan bagaimanapun kondisi hidupnya,
dapat membeli aset seperti tanah, mereka dibatasi oleh norma- atau sudah telanjur sinis bahwa
emas, dan sebagainya yang dapat norma sosial. Mereka merasa kondisi yang dialaminya merupakan
mendukung kesejahteraannya memanjakan diri adalah sikap yang takdir yang tidak bisa diubah
setelah pensiun. agak salah. Yang benar adalah sehingga harus diterima saja,
menghargai atau bersyukur atas cenderung sulit diajak untuk
seberapa pun yang sudah dimiliki bergerak dan bekerja lebih giat demi
INDULGENCE
walau masih banyak masalah yang meningkatkan kesejahteraannya.
Skor 38 dalam dimensi ini harus dihadapi. Karakter ini bisa
Analisis dimensi budaya
menunjukkan bahwa Indonesia menjadi penghambat bagi social
tersebut dilakukan pada tahun 2010.
memiliki budaya menahan diri. entrepreneurship. Seorang social
Pada tahun tersebut dan setelahnya,
Masyarakat dengan skor rendah entrepreneur perlu memiliki tingkat
promosi kewirausahaan semakin
dalam dimensi ini memiliki optimisme yang tinggi, tidak cepat
gencar dilakukan. Hal tersebut
kecenderungan untuk bersifat sinis puas, dan tidak menahan dirinya

91
mungkin mulai menunjukkan 18 hingga 64 tahun (yang belum sosial juga akan meningkat
dampaknya terhadap pergeseran terlibat dalam setiap tahap kegiatan pesat di Indonesia pada periode-
budaya kewirausahaan kita, seperti kewirausahaan) sudah berniat untuk periode mendatang. Sementara
yang terlihat dari hasil survei memulai bisnis dalam waktu tiga itu, hasil analisis dimensi budaya
Global Entrepreneurship Monitor tahun mendatang. Geert Hofstede yang dipaparkan
(GEM) tahun 2014 lalu. Berbeda Dibandingkan dengan negara- sebelumnya dapat menjadi wawasan
dengan analisis dimensi budaya negara Asia Tenggara lainnya, untuk meningkatkan kemampuan
Geert Hofstede, hasil survei GEM Indonesia memiliki persentase kita dalam berinteraksi secara
tahun 2014 justru menunjukkan tertinggi dalam hal pembukaan lebih baik dan lebih efektif dengan
bahwa masyarakat Indonesia bisnis baru. Indonesia juga memiliki masyarakat, terlebih bagi kamu yang
memiliki potensi yang cukup baik tingkat kepemilikan bisnis dengan berani menjadi social entrepreneur
dalam hal kewirausahaan. Rasa kemapanan yang cukup tinggi atau wirausaha sosial, dan akan
optimisme terhadap kemampuan dan menduduki posisi kedua akrab dengan berbagai proses
untuk memulai bisnis baru pada setelah Thailand. Jumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat.
masyarakat Indonesia tergolong wirausaha dalam tahap awal atau
tinggi (62%). Tingkat ketakutan total early-stage entrepreneurial Poin utama dalam aspek
untuk mengalami kegagalan juga activity (TEA) Indonesia juga sangat human capital atau modal manusia
tergolong rendah yakni hanya tinggi (25,5%), dan merupakan adalah kualitas sumber daya manusia
sebesar 35% dan hasil tersebut mirip angka tertinggi dibandingkan (SDM) dan institusi pendidikan
dengan rata-rata survei di negara dengan negara-negara Asia pencetak modal manusia, khususnya
dengan tingkat ekonomi maju yang Tenggara lainnya. perguruan tinggi.
tergolong efficiency-driven.
Berdasarkan hasil survei
Berdasarkan survei yang sama, tersebut, kita berharap
sekitar 35% individu berusia antara kewirausahaan dalam bidang

92
BOX 2. MANGAN ORA MANGAN SING PENTING NGUMPUL

Sumber: Dornbusch, Macroeconomics 10th edition, chapter 4

93
R endahnya tingkat indulgence atau keinginan untuk
memanjakan diri secara fisik dan materi tampaknya
terwakili secara sempurna melalui idiom makan tidak
Kita cenderung merasa cukup dan enggan melakukan
perubahan terhadap kesenjangan dan ketidakadilan yang
terjadi di sekeliling kita. Entah karena dimensi indulgence
makan yang penting kumpul. Hal tersebut juga tecermin yang rendah sehingga masyarakat kita sangat mudah
pada Indeks Kebahagiaan berikut ini. dibuat bahagia dan puas, atau karena uncertainty avoidance
Berdasarkan gambar tersebut terlihat bahwa Indonesia yang tidak menyukai berbagai bentuk konflik sehingga
merupakan negara dengan tingkat pendapatan yang diam dan menerima dipandang lebih baik daripada
belum tinggi namun memiliki masyarakat dengan tingkat bertindak dan melawan.
kepuasan atau kebahagiaan hidup yang tinggi, setara Seorang social entrepreneur tentu tidak boleh terjebak
dengan tingkat kebahagiaan masyarakat di negara maju dalam budaya ini. Berbagai bentuk ketidakadilan tersebut
seperti Swedia, Amerika Serikat, Kanada, dan Norwegia. justru menjadi bahan bakar bagi mereka untuk bergerak
Di satu sisi, potret ini menenangkan karena melakukan sesuatu demi memberikan solusi dan kondisi
masyarakat kita masih bisa merasa bahagia meskipun yang lebih baik bagi masyarakat dan lingkungan.
dalam keadaan serba-kekurangan. Namun, di sisi lain
dapat berdampak negatif bagi daya juang masyarakat.

94
2.5 MODAL MANUSIA

SUMBER DAYA MANUSIA tingkat pendidikan diploma tiga diciptakan akan lebih besar.
(D3) atau sarjana strata satu (S1) Sarjana tersebut bukan hanya bisa
Secara umum, kualitas SDM
yang masih menganggur. Dari total memberdayakan dirinya sendiri,
Indonesia masih tergolong rendah.
jumlah itu, 78,19% (495.143 orang) namun juga bisa memberdayakan
Hal ini terlihat dari rata-rata lama
di antaranya bergelar sarjana. orang lain, khususnya mereka yang
pendidikan secara nasional yang
Semua fakta di atas belum memiliki pekerjaan.
masih di bawah delapan tahun.
menunjukkan bahwa SDM Indonesia Fenomena inilah yang
Artinya, mayoritas orang Indonesia
tak hanya masih didominasi oleh mendorong lahirnya Program
tidak tamat SMP.3 Hal ini tecermin
yang berpendidikan rendah, Mahasiswa Wirausaha (PMW) pada
dari komposisi angkatan kerja
tetapi yang sudah berpendidikan tahun 2009 dan dimasukkannya
(penduduk berusia di atas 15 tahun)
tinggi (sarjana) juga masih cukup mata kuliah Kewirausahaan di
yang hingga tahun 2013 masih
banyak yang belum mampu hampir semua perguruan tinggi
didominasi oleh angkatan kerja
memberdayakan diri sendiri. Untuk Indonesia. Tujuannya adalah untuk
dengan tingkat pendidikan SD ke
itu, pengembangan kewirausahaan memberikan bekal pengetahuan
bawah (45,6%), disusul oleh yang
pada umumnya dan kewirausahaan (knowledge), keterampilan
tamat SMA/SMK (26,2%), tamat SMP3
sosial pada khususnya merupakan (skill), dan jiwa wirausaha
(18,7%), lalu tamat D3/S14 (9,4%). Hal
sebuah solusi untuk memecahkan (entrepreneurship) berbasis ilmu
ini semakin diperkuat oleh laporan
masalah pengangguran tersebut. pengetahuan dan teknologi kepada
Badan Pusat Statistik (BPS) yang
Jika seorang sarjana bisa menjadi mahasiswa. Hal tersebut diharapkan
pada Agustus 2014 memublikasikan
social entrepreneur, maka multiplier mampu membangun pola pikir
data bahwa terdapat sekitar 9,5%
effect (dampak pengali) yang (mindset) dari pencari kerja (job
(688.660 orang) penduduk dengan
3. Menurut data yang diakses dari www.data.go.id, pada tahun 2012 rata-rata lama sekolah (per kabupaten/kota) adalah sekitar 7.65 tahun.

4. Sumber: Buku Statistik Indonesia 2014 (BPS, 2014) 95


seeker) menjadi pencipta lapangan secara khusus memiliki program studi telah mengangkat isu social
pekerjaan (job creator), serta dalam bidang social entrepreneurship. entrepreneurship ini sebagai salah
mencetak wirausaha-wirausaha baru Yang sudah memulainya antara satu bagian dari mata kuliah atau
yang tangguh dalam menghadapi lain adalah School of Business menjadi materi pelatihan bagi
persaingan global sehingga dapat and Management ITB (SBM-ITB) mahasiswanya. Ada pula universitas
mendukung pertumbuhan ekonomi melalui Program Social Enterprise yang aktif mendorong mahasiswanya
nasional. for Economic Development (SEED), untuk menyelenggarakan kegiatan
yaitu program studi internasional seputar kewirausahaan sosial,
yang tidak hanya mengandalkan misalnya berupa kompetisi, seminar,
INSTITUSI PENDIDIKAN atau field study. Universitas Atmajaya,
proses belajar-mengajar berupa
Peran institusi pendidikan, misalnya, pernah melaksakan training
diskusi di kelas, tetapi juga
khususnya universitas, untuk dalam hal kepemimpinan dan social
mengimplementasikan pengetahuan
entrepreneurship melalui kerja sama
mendorong social entrepreneurship dan kepedulian mahasiswa kepada
dengan Bank DBS, National University
bisa dilihat dari tiga pilar utama masyarakat. Hal tersebut karena
of Singapore, dan Unlimited Indonesia.
utama universitas. Tiga pilar program studi ini menggunakan
Universitas Indonesia pernah
utama yang lebih dikenal sebagai pendekatan cross-cultural. Selain itu,
menggerakkan mahasiswanya untuk
Tridharma perguruan tinggi ini ada program Magister Manajemen-
menyelenggarakan Konferensi tingkat
terdiri dari pendidikan, penelitian, Community Enterprise (MM-CE) di Asia Pasifik bernama Asia Pacific
dan pengabdian masyarakat. Universitas Trisakti yang mengambil Student Forum yang mengangkat
Pendidikan fokus di bidang community enterprise tema social entrepreneurship dan
sebagai social enterprise yang dimiliki penanggulangan kemiskinan.
Untuk Tridharma yang pertama ini, oleh komunitas.
dapat dikatakan bahwa belum banyak Universitas Padjadjaran melalui
Meski demikian, beberapa
universitas di Indonesia yang telah Fakultas Teknologi Industri Pertanian
universitas negeri dan swasta

96
untuk membuang produknya
saat panen, kini lebih memilih
untuk menyimpan produknya dan
menjualnya kepada Fruters. Mereka
tahu, jika diolah lebih lanjut, nilai
jual mangga gedong gincu jauh
lebih tinggi. Selain memiliki dampak
sosial yang positif terhadap para
petani, para mahasiswa di FTIP pun
menjadi lebih bersemangat dalam
mempelajari mata kuliah kimia
karena memiliki kesempatan untuk
GAMBAR 15 Dwi Purnomo, mahasiswa, dan produk Fruters mengaplikasikan ilmu mereka
https://bebasportal.wordpress.com/tag/produk-olahan-karya-ftip-unpad-mulai-merambah-pasar/
dalam pengembangan produk
Fruters tersebut.
(FTIP) mulai memperkenalkan makanan olahan berbahan dasar
technopreneurship yang jika mangga gedong gincu, buah
ditelisik memiliki karakteristik social khas Jawa Barat. Dengan adanya
PENELITIAN
entrepreneurship. Tim dari FTIP yang permintaan mangga gedong gincu,
dipimpin oleh Dr. Dwi Purnomo para petani di Cirebon, Majalengka, M u l a i ba n y a k n y a h a s i l
bersama mahasiswanya yakni Indramayu, dan Kuningan yang penelitian di luar negeri yang
Ratna Apriyanti, STP dan Khemal berada di bawah binaan Prof. mengangkat topik social
Nugroho, STP berhasil menggagas Dr. Roni Kastaman dan Dr. Dwi entrepreneurship telah mendorong
peluncuran produk Fruters, yakni Purnomo yang semula memilih para akademisi di Indonesia untuk

97
meneliti fenomena ini dalam tema The Role of Social Entrepreneur Berdasarkan hasil peneliti-
konteks Indonesia. Namun, untuk Facing the Development Era of annya, ia dapat membuat inkubator
saat ini hasil penelitian di bidang Indonesia. seharga Rp2,5 juta saja, padahal
ini dapat dibilang masih sangat harga inkubator bayi di pasaran bisa
langka. Satu-satunya hasil penelitian berkisar Rp2075 juta. Sementara
tentang social entrepreneurship di PENGABDIAN MASYARAKAT itu, jika seorang bayi prematur
Indonesia yang telah dipublikasikan Kegiatan pengabdian harus masuk ke Neonatal Intensive
di jurnal internasional adalah yang masyarakat perguruan tinggi Care Unit (NICU), biayanya bisa
ditulis oleh Sri Rahayu Hijrah Hati, umumnya berupa bantuan sosial, Rp500.000 sampai Rp8 juta per
dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis pelatihan, atau konsultasi gratis untuk malam. Karyanya ini merupakan
Universitas Indonesia.5 masyarakat yang membutuhkan. temuan besar yang telah membantu
Tidak hanya pada para Namun, beberapa tahun belakangan ratusan jiwa melalui program
akademisi, para mahasiswa di ini bentuk kegiatan mulai bergeser pinjam pakai inkubator bayi. Prof.
Indonesia pun sudah mulai mengenal ke arah kegiatan-kegiatan yang Koestoer juga membuka program
konsep social entrepreneurship dan bernuansa kewirausahaan sosial. donasi, zakat, infak, sedekah, dan
menjadikannya suatu topik kajian Salah satu contoh nyata pengabdian wakaf inkubator. Setiap inkubator
dalam penelitian dan kompetisi. Hal masyarakat yang merefleksikan yang dibuat dari donasi tersebut
ini seperti yang pernah dilakukan oleh konsep kewirausahaan sosial adalah akan dipinjamkan kepada mereka
AIESEC Universitas Indonesia pada program inkubator bayi yang yang membutuhkan.
tahun 2013 melalui penyelenggaraan digagas oleh Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Terkait kegiatan pengabdian
Social Entrepreneurship Project Koestoer, DEA untuk para bayi yang masyarakat, Direktorat Jenderal
(SEP). Salah satu kegiatannya adalah berasal dari kalangan tidak mampu. Pendidikan Tinggi (Dikti) sebenarnya
kompetisi esai yang mengangkat memiliki skema pengabdian

5. Hasil penelitian dipublikasikan di Journal of Social Entrepreneurship, dan dapat di akses di: http://dx.doi.org/10.1080/19420676.2013.820778
98
dapat diakses oleh dosen dengan
mengajak mitra masyarakat.
Di Universitas Indonesia, hibah
untuk pengabdian masyarakat ini
bernama Community Engagement
Grants. Untuk itu, sekali lagi, para
social entrepreneur (atau calon)
diimbau agar jangan sungkan.
Sebaiknya proaktif mengubungi
para akademisi di universitas
terdekat dan mengajak mereka
GAMBAR 16 Profesor Koestoer dengan inkubator bayi temuannya bermitra dalam memecahkan
Sumber: http://bestyoungindonesia.blogspot.com/2014/05/prof-dr-ir-raldi-artono-koestoer-dea.html masalah sosial, yang untuk tahap
awal didukung melalui dana hibah
pengabdian masyarakat ini.
masyarakat yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk tingkat nasional Selain untuk akademisi, Dikti
oleh para akademisi untuk ini sendiri dapat diakses di http:// juga mengadakan program hibah
bekerja sama dengan para social simlitabmas.dikti.go.id/. untuk mahasiswa yang bernama
entrepreneur guna memecahkan Selain dari dana Dikti, Program Hibah Bina Desa (lihat
masalah sosial. Terlebih lagi program pengabdian masyarakat juga www.phbd.dikti.go.id/). Hibah
pengabdian masyarakat ini memang dapat didanai oleh masing-masing ini mendorong mahasiswa untuk
mewajibkan para akademisi untuk universitas dalam bentuk hibah bermitra dengan masyarakat dalam
bermitra dengan satu institusi di yang biasanya diselenggarakan mengatasi permasalahan sosial di
masyarakat. Hibah pengabdian dua kali dalam setahun. Dana ini suatu desa.

99
TABEL 2. Pusat kewirausahaan universitas di Indonesia
Universitas Lembaga Situs Selain ketiga aspek Tridharma
Universitas Indonesia UKM Center. www.ukmcenter.org Perguruan Tinggi tersebut, masing-
Universitas Padjadjaran Pusat Inkubator Bisnis Unpad. masing universitas juga sudah
Institut Teknologi Bandung Lembaga Pengembangan Inovasi http://lpik.itb.ac.id/ mulai membangun pusat-pusat
dan Kewirausahaan ITB. kewirausahaan yang diharapkan dapat
Institut Pertanian Bogor Pusat Inkubator Bisnis dan http://p3k.ipb.ac.id/en/ mendorong kegiatan kewirausahaan
Pengembangan Kewirausahaan home
pada umumnya. Berikut beberapa
(IncuBie).
pusat kewirausahaan di universitas-
Universitas Brawijaya Pusat Inkubator Bisnis dan http://piblam.ub.ac.id/
Layanan Masyarakat Universitas universitas ternama di Indonesia.
Brawijaya (PIBLAM UB). Selain pusat-pusat kewira-
Universitas Atmajaya Pusat Studi Kewirausahaan http://www.uajy.ac.id/ usahaan di dalam universitas-
(Puswira). penelitian-pengabdian/
universitas tersebut, saat ini sudah
pusat-studi/pusat-
studi-kewirausahawan-
tumbuh beberapa universitas yang
puswira/ berfokus menciptakan wirausaha
Universitas Sumatera Utara Pusat Inkubator Bisnis CIKAL USU. seperti Universitas Ciputra, SBM-ITB,
Universitas Negeri Makassar UPT Kewirausahaan. http://kewirausahaan. dan Universitas Trilogi.
unm.ac.id/

100
INFOGRAFIS 4: Potret Masalah Pengangguran di Indonesia

Selama 10 tahun terakhir, perekonomian Indonesia tumbuh dengan rata-rata sekitar 6.3% per tahun,
namun rata-rata penurunan tingkat pengangguran hanya sekitar 0.4% setahun
Fenomena ini umum disebut dengan jobless growth, atau pertumbuhan ekonomi yang tidak disertai dengan
penciptaan lapangan pekerjaan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi kita belum berkualitas dalam hal
penyerapan tenaga kerja

Tingkat Pengangguran Komposisi Pengangguran berdasarkan Tingkat Pendidikan


Tahun 2013
14,00%
12,00% 22,76%
SMP
10,00% 43,11%
8,00% SMK/SMK
18,12% (3.2 juta jiwa)
6,00% Tamat SD
4,00%

2,00% 6,46% 2,53%


Tidak Tamat SD Diploma
0,00% (sekitar 187,000 jiwa)
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 1,05%
5,97%
Tidak Sekolah
S1
Sumber: Badan Pusat Statistik Indonesia, Buku Statistik Indonesia 2014 (sekitar 441,000 jiwa)

101
2.6 KONDISI PASAR

Ada dua hal dalam aspek kondisi budaya yang cenderung konsumtif. seharusnya produk tersebut dapat
pasar yang dapat memengaruhi Indonesia juga tengah mengalami sukses di pasaran, terlepas apakah
perkembangan kewirausahaan fenomena peningkatan jumlah produk tersebut diproduksi oleh
sosial, yaitu konsumen dan jejaring. penduduk dengan pendapatan organisasi bisnis biasa ataukah oleh
Dalam hal profil konsumen, secara menengah ke atas. Pada tahun 2014, social enterprise.
umum potensi konsumen dan pasar diprediksi sekitar 30% (74 juta jiwa) Namun, perlu digarisbawahi
Indonesia sangat besar. Namun, penduduk Indonesia merupakan bahwa sebagai organisasi yang
tidak banyak social entrepreneur kelas menengah dengan rentang memiliki modal berupa misi
yang mampu memanfaatkan potensi pendapatan antara Rp2,6 juta sosial serta proses produksi yang
tersebut. Entah karena kurangnya Rp6juta per bulan.6 Sementara melibatkan proses pemberdayaan,
network, kurangnya kemampuan itu, menurut Credit Suisse dalam sebuah social enterprise dituntut
menjaga kualitas produk, kurangnya laporannya yang bertajuk Global untuk mampu mengembangkan
kemampuan mengembangkan Wealth Report 2014, jumlah orang cerita produk (brand story) yang akan
strategi pemasaran, atau mungkin kaya Indonesia dengan kekayaan di selalu melekat pada produk yang
karena alasan teknis lainnya. atas USD100.000 (sekitar Rp1 miliar) dihasilkan, baik di dalam kemasan,
Indonesia saat ini memiliki adalah sekitar 2,5 juta jiwa. Jadi, brosur, poster, maupun media-
penduduk sekitar 250 juta jiwa, selama produk yang ditawarkan media promosi lainnya. Cerita
dengan rata-rata pendapatan memiliki nilai manfaat (keunikan) itulah yang akan menjadi salah satu
sekitar Rp3,4 juta per orang per yang jelas dan dikomunikasikan kunci sukses dalam memasarkan
bulan (BPS, 2014) dan memiliki dengan baik kepada konsumen, produk yang dihasilkan oleh social

6. Sumber: http://www.fiskal.co.id/berita/fiskal-15/2561/mengenal-anatomi-kelas-menengah-:-rentang-penghasilan-kelas-menengah#.VVS7TPmqqko

102
enterprise, tentunya dengan tetap entrepreneur yang sesungguhnya menjadi media jejaring yang baik.
menjaga kualitas prima dari produk. sudah memiliki produk berkualitas Lewat kegiatan semacam itu kita
Brand story juga merupakan cara dengan harga bersaing, namun bisa mendapatkan kenalan baru,
jitu untuk menyampaikan misi tetap tidak berhasil mencapai terlebih jika kita sempat bertanya
sosial kepada konsumen. Dengan target penjualannya karena kalah dan mengoptimalkan kesempatan
begitu, selain menjadi pembeli, dalam hal jejaring. Oleh karena promosi di sesi tersebut, yaitu dengan
konsumen juga dapat dirangkul itu, memperluas jejaring menjadi memanfaatkan satu menit sebelum
untuk menjadi pendukung pekerjaan yang tidak boleh bertanya untuk memperkenalkan
misi sebuah social enterprise. dilewatkan oleh setiap wirausaha diri dan menjabarkan kegiatan
Setelah social enterprise mampu sosial. Di era teknologi informasi inti dari usaha sosial yang sedang
memastikan kualitas produk dan seperti sekarang, jejaring dapat dijalankan.
membangun brand story, langkah diperluas tidak hanya secara offline, Secara online jejaring dapat
berikutnya untuk memenangkan namun juga secara online. diperluas dengan mengikuti grup
pasar adalah mengenalkan produk
Memperluas jejaring secara atau forum yang aktif di Kaskus
dan mengomunikasikan brand
offline dapat dilakukan dengan atau Facebook. Bisa juga dengan
story tersebut kepada segmen yang
menjadi anggota dari suatu mem-follow beberapa tokoh yang
disasar. Hal tersebut dapat dilakukan
komunitas, asosiasi, atau organisasi aktif dan sering berbagi hal-hal
dengan cara berjejaring, baik secara
yang berkaitan dengan usaha kita.7 bermanfaat di Twitter. Beberapa
online maupun offline.
Selain itu, mengikuti seminar atau milis email juga bisa diikuti. Sebagai
Jejaring adalah hal penting workshop yang berkaitan dengan contoh, komunitas wirausaha
lainnya dalam menangkap potensi kegiatan organisasi juga dapat pemula di bidang fashion sering
pasar. Tidak sedikit kasus para social

7. Beberapa komunitas yang dapat diikuti antara lain Komunitas Tangan di Atas yang terdiri dari para wirausaha skala kecil menengah yang tidak hanya ingin meningkatkan
kesejahteraan pribadi, melainkan juga mensejahterakan orang lain (filosofi tangan di atas). Sementara untuk organisasi, bisa mengikuti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia
(HIPMI).Selain itu banyak pula asosiasi-asosiasi sektoral yang spesifik per jenis bisnis.Seperti GAPMMI (Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman), APPMI (Asosiasi 103
Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia), dan lainnya.
memasarkan produk melalui memantau perkembangan harga memerlukan energi dan sumber
bazar-bazar. Nah, untuk itu mereka dapat berselancar pula di website- daya tersendiri, setidaknya untuk
memiliki milis bazar yang bernama website market place seperti www. mengemas informasi umum seputar
Bazaar Komunitas 2011. tokopedia.com, www.bukalapak. organisasi dan kegiatannya, serta
Para pencinta makanan com, www.fjb.kaskus.co.id, www. secara rutin memperbarui konten
organik juga memiliki komunitas lazada.co.id, dan www.elevenia.com. dengan aktivitas atau berita terkini.
sendiri. Salah satu yang terbesar Selain cara-cara berjejaring Banyak orang atau organisasi yang
adalah Komunitas Organik online tersebut, seorang social memulai sebuah website atau blog,
Indonesia yang memiliki akun entrepreneur sangat diimbau namun tidak banyak yang mampu
Twitter @organicommunity. untuk memiliki website atau mengelolanya secara konsisten,
Ada juga Slow Food Indonesia blog sendiri. Dengan demikian, apalagi mempromosikannya
(@SlowFoodID) yang aktif kalangan yang tertarik untuk hingga website atau blog tersebut
mempromosikan makanan sehat, mengetahui lebih lanjut mengenai banyak dikunjungi. Sekarang
bersih, dan diproduksi secara kegiatan pemberdayaan yang banyak wirausaha yang memilih
adil (fair food). Selain itu, ada @ dilakukan serta produk-produk menggunakan media sosial
EntrepreneursID yang sering yang dihasilkan, dapat dengan Instagram untuk mempromosikan
berbagi soal strategi bisnis, serta mudah mengakses informasinya. produk-produknya kepada publik
@TanganDiAtas yang dikelola oleh Namun demikian, mengelola karena lebih mudah diperbarui,
Komunitas Tangan di Atas. Untuk blog atau website memang

104
BOX 3 BRAND STORY JAVARA

S ebelum mendirikan
Javara pada tahun 2008,
Helianti Hilman adalah seorang
Brand story tidak semata merupakan narasi yang dikisahkan
di situs atau kemasan suatu produk. Brand story juga meliputi
semua fakta, rasa, dan interpretasi atas suatu merek, tidak hanya
konsultan pemasaran produk- dari sisi produsen tetapi juga sisi konsumen. Brand story perlu
produk pertanian. Berdasarkan diperkuat dari sisi kemasan, promosi, serta semua elemen
pengalamannya, ia menyadari proses produksi. Semua hal itu harus menunjukkan kebenaran
bahwa banyak produk pertanian yang ditampilkan melalui fakta di dalam brand story yang
lokal Indonesia yang bercita rasa dibangun.
tinggi dengan beragam varietas Hal inilah yang dilakukan oleh Javara. Pada kemasan kemiri
Sumber :www.elevania.com namun dipasarkan dengan cara yang merupakan barang komoditas, Javara melakukan suatu
seadanya sehingga nilai jualnya diferensiasi. Biasanya para distributor akan mengemasnya tanpa
menjadi rendah. Ia berkeinginan membantu memasarkan nama merek (unbranded) atau mungkin menggunakan nama
produk para petani lokal yang berada di berbagai pelosok perusahaan, tetapi tidak ada keterangan tentang ukuran dan
tanah air, khususnya petani seperti Mbah Suko dari Magelang. berat produk. Helianti melakukannya dengan berbeda. Pada
Mbah Suko setia menanam padi varietas asli lokal yang hampir kemasan produk kemiri merek Javara, ia menjelaskan bahwa
punah tergerus tekanan pasar. Untuk itu ia mendirikan PT kemiri berfungsi sebagai bahan pengental atau thickening
Kampung Kearifan Indonesia. Melalui perusahaan tersebut ia agent yang paling banyak ditemukan pada masakan Melayu di
mengembangkan merek Javara. Dalam bahasa Sanskerta, Javara Indonesia dan Malaysia. Selain itu, pada kemasan tersebut juga
dibaca sebagai Jawara yang berarti Sang Juara. dijelaskan bahwa kemiri sebaiknya disangrai terlebih dahulu.
Dalam memasarkan produknya, Helianti lebih memilih Manfaat lain dari kemiri juga dijelaskan terkait dengan fungsi
untuk menekankan pada brand story masing-masing produk kemiri untuk kesehatan rambut.
yang dipasarkan. Apakah yang dimaksud dengan brand story?

105

Javara juga memperkuat brand story dari cara mencari dan budaya, politik, dan gaya hidup mereka. Konsumen kelas atas
memproses suatu produk yang senantiasa bervisi untuk berkeinginan untuk tahu cerita di balik setiap produk yang
memberdayakan petani lokal. mereka konsumsi. Mereka juga ingin tahu apakah makanan
Pengangkatan brand story dari produk Javara sebenarnya tersebut diproduksi dan didistribusikan dengan cara yang
bukan tanpa alasan. Helianti melihat bahwa kurang baiknya etis dan tidak merusak lingkungan. Dalam brand story yang
infrastruktur di Indonesia menyebabkan biaya distribusi, dibangun, Javara menceritakan cara memperoleh pasokan
terutama transportasi, suatu produk dari daerah pelosok ke produk dan seluruh proses di setiap rantai nilai (value chain)
kota besar di Indonesia menjadi sangat mahal. Bayangkan produk Javara. Cerita dan fakta tersebut juga dituangkan dalam
saja, untuk mendatangkan beras terbaik dari Jailolo, Maluku kemasan produk Javara.
Utara, atau kacang mete terenak dari Sumba, distributor bisa Pengangkatan kisah di balik proses produksi dan penjelasan
mengeluarkan biaya sebesar Rp28.000 per kilogram. Namun, mengenai kegunaan suatu produk secara fungsional dan
dengan peran Javara sebagai social entrepreneur yang mampu kultural sangat penting untuk membantu meningkatkan value
memberikan nilai tambahsalah satunya dengan mengangkat added suatu produk. Kemampuan Javara untuk mengangkat
kisah unik dari masing-masing produk yang dihasilkan oleh brand story produk-produknya melahirkan diferensiasi unik
petani lokalmaka produk tersebut dapat dijual dengan harga yang mampu membedakan Javara dari produk organik lain
tinggi. Masalah mahalnya biaya distribusi akibat keterbatasan yang sejenis. Yang dilakukan Javara dengan mengangkat brand
infrastruktur tersebut pun dapat ditangani. story dari produk petani lokal terbukti berhasil menciptakan
Alasan lain yang mendorong Javara mengangkat nilai tambah. Hingga tahun 2015 ini, Javara mampu
brand story suatu produk adalah adanya permintaan dari mendistribusikan lebih dari 600 produk yang dihasilkan oleh
konsumen, terutama dari kelompok konsumen kelas atas sekitar 50.000 petani di daerah terpencil di Indonesia.
yang memosisikan produk makanan sebagai bagian dari

106
INFOGRAFIS Prospek Cerah Pasar Indonesia

Dalam 5 tahun kedepan (tahun 2020), tingkat pendapatan masyarakat Indonesia diprediksi akan
mencapai sekitar USD 10,000 atau sekitarRp 100 juta/orang/tahun (sekitarRp 8.3 juta/orang/bulan).

2009 2010 2011 2020 2025


US $ 2,349.8 US $ 3,010.1 US $ 3,542.9 US $ 10,000 US $ 14,250-15,500
Sumber: Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI, 2011)

Berbagai Negara mulai berbondong-bondong berinvestasi di Indonesia dalam rangkamenangkap potensi pasar
tersebut. Yang saat ini mulai terlihat adalah investasi dari Korea Selatan. Namun Negara-negara Eropa seperti
Belanda dan Norwegia juga sudahmengirimkan sekitar 100 orang delegasi ekonominya ke Indonesia dalam
rangka penjajakanpenanaman modal di Indonesia.

Oleh karena itu, pertanyaan besar bagi kita dalam menghadapi prospek pasar yang cerah tersebut
adalah:

kita ini mau menjadi pasar, atau pemasar di negeri sendiri?

107
2.7 LOKASI GEOGRAFIS

yaitu cukup dengan mengunggah rata penurunan tingkat kemiskinan mengalami ketimpangan secara
foto saja. hanya sekitar 0,6% per tahun. geografis (geographical disparity).
Ada tiga hal utama dalam aspek Penurunan tersebut tergolong Sebagai contoh ekstrem, tingkat
lokasi geografis yang berkaitan lambat, terlebih karena rata-rata kemiskinan di DKI Jakarta hanya
erat dengan kewirausahaan sosial pertumbuhan ekonomi kita pada sekitar 4%, sedangkan di Papua
dan perlu diketahui oleh kamu periode yang sama sekitar 6,3%. hampir 28%. Namun, secara jumlah
yang berani menjadi wirausaha Secara nominal, hal ini berarti jiwa, di Provinsi Papua hanya
sosial. Ketiga hal tersebut adalah Indonesia masih memiliki sekitar 28,7 terdapat sekitar 860.000 penduduk
karakteristik kemiskinan, sumber juta penduduk yang hidup di bawah miskin, sedangkan di Jawa Timur
daya alam, dan karakteristik wilayah. garis kemiskinan. Jika masyarakat sekitar 4,75 juta jiwa.Dengan
rentan miskin yaitu masyarakat yang demikian, tantangan bagi social
KEMISKINAN hidup di bawah 1,5 kali dari garis entrepreneur atau wirausaha sosial
kemiskinan dimasukkan, kita masih tidak hanya soal menurunkan tingkat
Dalam 10 tahun terakhir, memiliki sekitar 38% atau sekitar 95 kemiskinan, namun juga bagaimana
menurut BPS tingkat kemiskinan juta jiwa (Susenas, 2012). menurunkan tingkat ketimpangan
di Indonesia sudah mengalami Selain karena masih tingginya tersebut.
penurunan yaitu sekitar 17,42% pada angka kemiskinan tersebut,
tahun 2003 menjadi 11,47% pada tantangan terasa lebih besar
tahun 2013. Dengan demikian, rata- karena profil kemiskinan Indonesia

108
SUMBER DAYA ALAM sehingga air tanahnya lebih jernih
dan bisa diminum. Sumber daya
Indonesia merupakan negara
mineral di tanah Jawa tidak sebanyak
kepulauan yang dibentuk oleh
di Pulau Kalimantan, namun tanah di
gugusan pulau-pulau dengan sumber
Pulau Jawa cocok digunakan untuk
daya alam yang berbeda-beda.
mengembangkan tanaman pangan
Sebagai contoh, air tanah di Pulau
seperti padi, jagung, dan sayur-
Kalimantan pada umumnya tidak
sayuran.
bisa diminum karena mengandung
Setiap wirausaha sosial perlu
kadar asam yang tinggi. Warnanya
memahami potensi sumber daya
pun cenderung cokelat karena tanah
alam di lokasi operasi mereka.
di Kalimantan banyak yang berawa
Jangan sampai kegiatan atau
atau bergambut. Namun, tanah
program yang dilakukan tidak
Kalimantan kaya mineral seperti
dirancang berdasarkan pemetaan
batubara, nikel, dan bauksit. Tanah
potensi lokal karena dalam konteks
Kalimantan cocok untuk beberapa
proses pemberdayaan, tidak ada
jenis tanaman perkebunan seperti
satu solusi yang dapat berlaku di
karet dan kelapa sawit. Sementara
semua konteks. There is no one size
itu, tanah di Pulau Jawa secara umum
fits all. Program yang efektif untuk
cenderung rendah kadar gambutnya

109
konteks Pulau Jawa, belum tentu ini biasanya merupakan faktor yang terkait dengan kegiatan
dapat efektif di Kalimantan, dan vice pembentuk karakteristik ekonominya. Masyarakat pesisir
versa. budaya masyarakatnya. Sebagai biasanya suka makan ikan dan
contoh, masyarakat perkotaan tidak terlalu sering makan sayur.
cenderung lebih individualis Mereka juga memiliki kebisaan
KARAKTERISTIK WILAYAH
daripada masyarakat perdesaan. untuk menangkap dan mengolah
Selain karakteristik kemiskinan Mensyaratkan masyarakat untuk ikan-ikanan. Sementara itu,
dan potensi sumber daya alam, membentuk kelompok lebih dulu masyarakat pegunungan biasanya
karakteristik wilayah dari lokasi sebelum mengikuti program suka makan sayur dan sumber
operasi juga merupakan hal pemberdayaan bisa berujung proteinnya lebih banyak berasal
yang penting untuk dipetakan dengan sedikitnya jumlah pendaftar. dari ayam atau daging. Secara
oleh seorang social entrepreneur. Di wilayah perdesaan, hal tersebut kebisaan, masyarakat pegunungan
Secara umum, karakteristik wilayah justru dapat menjadi motivasi terampil bercocok tanam, namun
dapat digolongkan ke dalam dua tersendiri bagi masyarakat untuk kurang cakap berdagang, terlebih
kategori. Kategori pertama, apakah mendaftarkan diri dalam suatu di daerah pegunungan yang belum
lokasi tersebut merupakan wilayah program. didukung infrastruktur memadai
perkotaan (urban) atau perdesaan Karakteristik wilayah sehingga cenderung terisolasi.
(rural). Kategori kedua, apakah pegunungan, pesisir, dan daratan Akibatnya, masyarakatnya terbiasa
lokasi tersebut merupakan wilayah biasanya berkaitan erat dengan dengan pola hidup self-subsistence
pegunungan, dataran, atau pesisir. kebiasaan sekaligus kebisaan atau mencukupi kebutuhan secara
Karakteristik wilayah seper ti masyarakat setempat, khususnya swadaya dengan memanfaatkan

110
potensi alamnya. Misalnya makan mereka sudah biasa membeli ke beda. Dalam kenyataannya di
ayam peliharaan sendiri, makan pasar. Mengenai kebiasaan makan Indonesia, masyarakat yang berbeda
sayur dari tanaman sendiri, mencari dan minum, masyarakat daratan kecamatan dalam satu kabupaten/
kangkung di rawa-rawa, atau makan umumnya sudah lebih terbiasa kota yang sama saja bisa memiliki
ikan dari hasil tangkapan di danau- dengan beragam menu karena kebiasaan dan kebisaan yang
danau atau sungai terdekat. banyak jenis makanan dan minuman berbeda-beda. Oleh karena itu,
Masyarakat di daerah daratan yang tersedia di pasar. setiap social entrepreneur perlu
secara umum lebih bisa berdagang Gambaran di atas hanyalah melakukan pemetaan potensi
karena pusat-pusat perdagangan contoh kecil dari perbedaan sosial (karakteristik masyarakat)
biasanya berada di tengah daratan. karakteristik masyarakat di tengah dan potensi sumber daya alam dari
Dalam menjalani hidup sehari-hari, karakteristik wilayah yang berbeda- setiap lokasi operasinya.

111
Untuk memberdayakan kearifan lokal suatu desa adat. justru dapat berkembang. Dari sisi
masyarakat secara efektif, social Dompet Dhuafa juga melaksanakan social entrepreneur, hal tersebut
entrepreneur tidak dapat membawa program Pemberdayaan Berbasis dapat mempercepat proses meraih
solusi yang bersifat baru untuk secara Teknologi Tepat Guna dan Sumber kepercayaan masyarakat dan dapat
langsung diimpelementasikan Daya Lokal yang difokuskan pada membentuk keunikan tersendiri bagi
kepada masyarakat, tetapi empat aspek yaitu pertanian, produk atau jasa yang ditawarkan.
harus membangun kepercayaan peternakan, usaha kecil menengah Dari sisi konsumen, terdapat
masyarakat setempat terlebih dulu. pesisir, serta keuangan mikro. segmen pasar yang memang sangat
Biasanya hal ini dilakukan dengan Javara dan Asgar Muda di menghargai kearifan lokal.
mengikuti kebiasaan masyarakat Garut juga telah menunjukkan
setempat serta mengadakan bahwa social entrepreneur yang
kegiatan yang memanfaatkan memperhatikan aspek budaya lokal
kearifan dan potensi sumber daya
alam lokal.
Aspek lokalitas sangat
penting diperhatikan oleh social
entrepreneur. Hal ini telah diamalkan
oleh wirausaha sosial yang sudah
sukses saat ini. Erie Sudewo
melalui Dompet Dhuafa, misalnya,
melaksanakan program Agrobudaya
yang ditujukan untuk menjaga

112
Sumber: MP3EI (2011)

SEBARAN TINGKAT KEMISKINAN DI INDONESIA

Sumber: Bank Dunia (2012)

"Secara persentase, Papua memang merupakan pulau dengan tingkat


kemiskinan tertinggi. Namun jika dilihat dari jumlah penduduk,
masyarakat miskin paling banyak berada di Pulau Jawa"

113
INFOGRAFIS Potret Disparitas Kemiskinan dan Keragaman Sumber Daya Alam Nusantara

TEMA PEMBANGUNAN MASING-MASING KORIDOR EKONOMI

Koridor Kalimantan
Pusat Produksi dan Pengolahan
Hasil Tambang dan Lumbung
Energi Nasional Koridor Sulawesi Maluku Utara
Pusat Produksi dan Pengolahan
Hasil Pertanian, Perkebunan, dan
Perikanan Nasional

Koridor Sumatera
Sentra Produksi dan Koridor Jawa
Pengolahan Hasil Bumi Pendorong Industri dan
dan Lumbung Jasa Nasional Koridor Bali Nusa Tenggara Koridor Papua-Maluku
Energi Nasional Pintu Gerbang Pariwisata dan Pengolahan Sumber Daya Alam
Pendukung Pangan Nasional yang melimpah dan SDM yang Sejahtera

Sumber:Sumber: MP3EI
Masterplan (2011) dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia, 2011
Percepatan

114
2.8KESIMPULAN

Pemaparan di atas telah menjabarkan kondisi ekosistem kewirausahaan sosial di Indonesia dari masing-masing
aspek. Kemudian, bagaimana kondisi ekosistem kewirausahaan sosial di Indonesia secara keseluruhan? Untuk
mempermudah menarik kesimpulan, tabel berikut merangkum masing-masing aspek dilihat dari kondisi yang
mendukung dan menghambat tumbuh kembang kewirausahaan sosial.

TABEL 3. Kondisi yang mendukung dan menghambat dalam ekosistem social entrepreneurship Indonesia.
Aspek Kondisi yang mendukung Kondisi yang menghambat Kesimpulan
Kebijakan Sudah ada kebijakan atau program Belum ada regulasi yang spesifik mengatur social
yang secara tidak langsung enterprise, baik dalam hal status badan hukum maupun
mendorong kewirausahaan insentif perpajakan. Program khusus yang mendukung
pada umumnya, termasuk social kewirausahaan sosial juga belum ada.
entrepreneurship.
Finansial Sudah ada akses dana yang Kurangnya sosialisasi terhadap program pendanaan yang
disediakan pemerintah, swasta, tersedia, terutama dari pihak pemerintah dan BUMN.
LSM, impact investor, dan social Dukungan dana yang spesifik ditujukan bagi social
enterprise lainnya. enterprise juga masih sangat terbatas.
Dukungan Orangtua, sahabat, atau orang Dukungan moral masih sangat bersifat personal dan
terdekat yang mulai membuka kasuistik, belum menjadi sikap umum masyarakat.
diri dan memberikan dukungan
moral terhadap anak atau sahabat Dukungan berupa infrastruktur, khususnya di luar Pulau
yang ingin memberikan perbaikan Jawa, masih tergolong buruk.
pada lingkungan. Sudah ada
Dukungan keahlian masih bersifat sangat terbatas dan
pula lembaga-lembaga yang
tidak disosialisasikan secara luas sehingga banyak yang
memberikan dukungan keahlian.
tidak mengetahuinya.

115
Aspek Kondisi yang mendukung Kondisi yang menghambat Kesimpulan
Budaya Ada hal positif dalam masyarakat Masih cukup banyak aspek negatif dalam budaya kita
yang bisa menjadi modal yang mungkin menghambat kewirausahaan sosial
pengembangan kewirausahaan seperti budaya mangan ora mangan sing penting kumpul
sosial seperti collectivism value. dan budaya mengalah walau sedang dirugikan demi
menghindari konflik.
Human Capital Sumber daya manusia Indonesia Secara kualitas potret sumber daya manusia masih cukup
secara kuantitas cukup besar dan rendah, bahkan
mayoritas berada di usia produktif. ada kecenderungan sarjana lebih ingin menjadi pegawai.
Selain itu, institusi pendidikan Akibatnya, sarjana yang menganggur cukup banyak.
tinggi mulai menanamkan
pendidikan yang berorientasi Kurangnya pemahaman mengenai alternatif profesi,
kewirausahaan. termasuk menjadi wirausaha sosial.
Kondisi Pasar Jumlah penduduk yang cukup Masih terbatasnya kemampuan social entrepreneur dalam
besar dengan kelompok middle memahami dan menangkap potensi pasar Indonesia dan
income yang cukup besar, jutaan pasar global, mengomunikasikan nilai tambah (added
orang kaya, dan pertumbuhan value) dari produk yang ditawarkan, serta membangun
ekonomi yang positif menunjukkan dan memperluas jejaring.
bahwa potensi pasar kita besar.
Lokasi Geografis Indonesia yang secara geografis Tingginya tingkat disparitas dalam hal kemiskinan,
terdiri dari ribuan pulau memiliki keragaman yang tinggi dalam hal karakteristik wilayah
kekayaan alam dan budaya yang dan potensi SDA, ditambah dengan sangat terbatasnya
dapat dijadikan modal dasar untuk informasi terkait hal-hal tersebut, membuat wirausaha
mendiferensiasi atau membangun sosial harus mengawali proses pemberdayaannya melalui
keunikan usaha. suatu pemetaan sosial dan SDA. Hal ini menjadi tantangan
tersendiri yang tidak mudah.
Rata-rata skor = 1,7

116
Dengan demikian dapat Namun, hal ini seharusnya tidak
disimpulkan bahwa secara menghentikanlangkahkitauntuk
keseluruhan ekosistem kewira- berani menjadi wirausaha sosial.
usahaan sosial di Indonesia masih Meskiekosistemkewirausahaan
belum ideal untuk mendukung
tumbuh suburnya wirausaha-
sosial saat ini masih menghadapi
cukup banyak tantangan, beberapa
?
wirausaha sosial baru. Hal ini wirausaha sosial Indonesia
mungkin karenaperkembangan sudahberhasil membuktikan
kewirausahaan sosial di Indonesia bahwa kekurangan yang ada
saat ini masih dalam tahap awal. Kalau tidak menghambat mereka untuk
mengukir prestasidanmengubah
diibaratkan dengan masa tumbuh
hidup ribuan orang melalui
kembang manusia,perkembangan
organisasi mereka(kisah
kewirausahaan sosial kita saat
lengkapnya dapat disimak di bab
ini seperti bayi yang baru bisa
berikut).Wirausaha sosial lahir
merangkak.Beberapabentuk
bukan dari kondisi yang serbaada,
dukungan memang sudah ada,
tapi justru lahir dari masalah
namun hambatan juga masih cukup
atau kekurangan yang dihadapi.
banyak.Masalah sosialyang harus Dengan 1001 masalah sosial yang
kita tanggulangi juga masih banyak. harus diatasi, Indonesia seharusnya
menjadi ladang subur bagi
wirausaha sosial.

117
INFOGRAFIS 7: Apa Kabar Indonesia?

Rata-rata lama sekolah orang Indonesia adalah


sekitar 8 tahun. Jadi, kebanyakan orang
Penduduk Indonesia saat ini sekitar Indonesia tidak tamat SMP.
250 juta jiwa dengan tingkat
pendapatan sekitar Rp3,4 juta per
orang per bulan.

Pada tahun 2013 tingkat kemiskinan Indonesia masih


di level 11,96% atau hampir 29 juta jiwa. Jika
garis kemiskinan nasional (sekitar Rp10.000 per
orang per hari) dikali 1,5 maka Indonesia memiliki
hampir 100 juta jiwa masyarakat yang
miskin dan rentan miskin.

Hampir 1 dari 6 anak Indonesia belum


memiliki akses terhadap air minum yang aman
(sumber: http://www.unicef.org/indonesia/id/
media_22273.html).

Apa Kabar
IBU PERTIWI?
Indonesia menghasilkan sekitar 1 juta meter kubik
sampah per hari, tetapi hanya 42% yang diangkut dan
diolah dengan baik. Khusus untuk sampah plastik, Indonesia
memproduksi sekitar 5,4 juta ton per tahun. Hal ini
membuat Indonesia menjadi produsen sampah plastik kedua
terbanyak di dunia setelah China.
Ketimpangan pendapatan Indonesia sedang dalam Ibu Pertiwi tampaknya masih bersusah hati.
tren meningkat. Koefisien gini (indikator ketimpangan
pendapatan) meningkat dari 0,35 pada tahun 2008 menjadi
0,413 pada tahun 2013 (sumber: www.bps.go.id).

Tingkat pemakaian narkoba mengalami tren meningkat dari 1,75%


pada tahun 2004 menjadi 2,2% pada 2011 (sumber: http://www.
uinjkt.ac.id/index.php/arsip-berita-utama/2500-prevalensi-pengguna-
narkoba-di-indonesia-capai-22-persen.html). Artinya, terdapat sekitar
5,5 juta jiwa yang terjerat dalam kasus konsumsi narkoba.

Selama periode 2009-2013, hutan di


Indonesia berkurang (deforestasi) sekitar
1,1 juta hektare per tahun, atau sekitar
satu juta kali lapangan sepak bola.

Sekitar 12% dari total pengeluaran rumah tangga miskin Tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia masih sekitar 1,49% per
adalah untuk produk rokok dan tembakau. tahun, atau bertambah sekitar 3,7 juta jiwa setiap tahunnya, yang
Proporsi ini lebih tinggi daripada untuk sayur-sayuran butuh diberi makan, disekolahkan, dan diberi pekerjaan. Padahal, saat
(6,6%), serta untuk susu dan telur (2,5%). ini kita masih memiliki sekitar 7,4 juta penganggur serta konflik
pemanfaatan lahan untuk hutan (reboisasi) dan untuk perkebunan/
pertanian sudah terjadi.
Bagi sebagian orang,
masalah sosial adalah tragedi
yang menimpa manusia. Bagi
seorang wirausaha sosial,
ituadalah peluang untuk
melakukan perubahan.

-Rhenald Kasali,
Penggiat Kewirausahaan Sosial dan Pendiri Rumah Perubahan.
3 WIRAUSAHA SOSIAL
Inspirasi
INDONESIA
Para Wirausaha Sosial yang telah menginspirasi Indonesia
ini memiliki corak kegiatan yang beragam, namun secara
karakter terdapat kesamaan. Mereka semua sama-sama
memiliki empati yang besar, super kreatif, berdaya juang
tinggi alias pantang menyerah, dan merupakan pribadi
yang menyenangkan sehingga banyak orang yang ingin
mendukung dan membantu pencapaian cita-cita mereka.
Meski ekosistem yang kondusif solusi inovatif yang efektif di mereka telah sukses memperbaiki
bagi tumbuh kembangnya wirausaha tengah kusutnya masalah sosial kehidupan ribuan masyarakat
sosial belum terbangun, pada yang terjadi di lingkungan mereka. miskin atau marginal, sekaligus
kenyataannya virus kewirausahaan Ketiga, mereka memiliki daya juang membangun bisnis (bahkan
sosial sudah menyebar dan yang tinggi. Mereka mampu bangkit jaringan bisnis!). Keberadaan dan
berkembang di Indonesia. Hal ini dari kesulitan bertubi-tubi yang pencapaian mereka berperan besar
tidak terlepas dari kerja keras dan mencoba menghalangi langkah dalam membuat semakin banyak
karya besar insan-insan wirausaha mulia mereka. Terakhir, mereka pihak menjadi percaya bahwa
sosial yang berhasil menginspirasi adalah pribadi yang menyenangkan konsep kewirausahaan sosial dapat,
banyak orang, terutama anak muda dan menginspirasi sehingga mampu bahkan perlu, dikembangkan di
di Indonesia. mengajak dan meyakinkan orang Indonesia. Oleh karena itu, calon
Terlepas dari beragamnya latar lain untuk bergabung dalam barisan wirausaha sosial berikutnya perlu
belakang masalah sosial dan model perjuangan mereka walaupun mengetahui perjalanan mereka.
kegiatan bisnis mereka, individu- sebagai relawan yang tidak diberi Berikut kisah sepak terjang mereka
individu luar biasa ini memiliki kompensasi materiil. dalam menciptakan perubahan bagi
beberapa kesamaan. Pertama, Untuk mengobarkan Indonesia yang lebih baik. Semoga
mereka semua memiliki empati dan semangatmu, kami memilih lima dapat menginspirasi, khususnya bagi
kepekaan sosial yang besar. Kedua, tokoh wirausaha sosial Indonesia kamu yang sudah berani bercita-
mereka memiliki kreativitas yang yang gemilang. Inovasi brilian cita menjadi wirausaha sosial.
tinggi karena mampu menawarkan

122
Sumber: https://www.flickr.com/photos/worldeconomicforum/5823719391/
Di sekitar kita ada ribuan masalah, dan
itu adalah peluang bisnis. Putuskan apa
panggilan hidupmu. Berselancarlah
dengan itu. Maka Tuhan akan
memberkatimu.
Bambang Ismawan

123
3.1 BAMBANG ISMAWAN: EMPAT DASAWARSA MEMBANGUN BANGSA YANG
MANDIRI DAN SEJAHTERA, BERSAMA BINA SWADAYA

Berilah kail, jangan ikannya, pada 1958, dan merupakan cikal perlu diarahkan untuk menjawab
begitulah bunyi sebuah pepatah bakal Bina Swadaya. kebutuhan nyata masyarakat miskin.
China kuno. Hal inilah yang diyakini Gagasan tersebut mendasari lahirnya
seorang Bambang Ismawan dalam suatu organisasi, yaitu Ikatan Petani
DULU DAN KINI...
membangun bangsa. Ia yakin Pancasila (IPP) dengan Bambang
bahwa semiskin-miskinnya rakyat Tahun 1950-an merupakan era Ismawan sebagai ketuanya.
pasti punya potensi yang jika para pemuda Indonesia menawarkan Kegiatan IPP meliputi
diberdayakan akan bisa membawa banyak gagasan mengenai konsep intensifikasi pertanian, ekstensifikasi
mereka menuju kemandirian dan pembangunan bangsa. Negara pertanian (termasuk program
kesejahteraan. Keyakinan yang belum lama merdeka, tentu banyak transmigrasi), pendidikan dan
bercampur dengan kepedulian tinggi pemuda yang bersemangat untuk pelatihan, pengolahan dan
terhadap kemiskinan, khususnya aktif membangun guna mencapai pemasaran hasil pertanian, serta
kemiskinan di kalangan petani di kondisi bangsa yang dicita-citakan. advokasi. Semua hal tersebut
perdesaan, menarik Bambang muda Gagasan Gerakan Sosial Pancasila benar-benar dibutuhkan oleh
untuk bergerak memberdayakan yang digagas oleh Mgr. Albertus petani yang masih banyak hidup
petani. Langkah nyatanya itu dimulai Soegijopranoto, SJ menginspirasi dalam kemiskinan. Strategi IPP
dengan keaktifannya di organisasi Bambang Ismawan bahwa adanya dalam pelaksanaan kegiatan
Ikatan Petani Pancasila yang berdiri gerakan sosial kemasyarakatan adalah pendekatan organisasi

124
GAMBAR 20. Organisasi Bina Swadaya
Sumber: http://binaswadaya.org/bs3/id/susunan-organ-yayasan-bina-swadaya/

YAYASAN BINA SWADAYA


PEMBINA

PENGAWAS

PENGURUS

BIRO SDM & SEKERTARIAT BIRO KEUANGAN


BIRO KAJIAN KORPORAT BIRO AUDIT INTERNAL BIRO KOMUNIKAS
KORPORAT KORPORAT

BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT


BIDANG PENGEMBANGAN KOMUNIKASI
WARGA DANPENGEMBANGAN BIDANG PENGEMBANGAN NIAGA
PEMBANGUNAN DAN AGRIBISNIS
KEUANGAN MIKRO

PT.BINA SWADAYA KONSULTAN PT. PENEBAR SWADAYA PT. PNAGA SWADAYA

PT.BINA SARANA SWADAYA PT. PUSPA SWARA PT. TRUBUS CIPTASWADAYA

PT. BPR TATAARTA SWADAYA LAMPUNG PT. TRUBUS AGRISARANA PT. KEMITRAAN NIAGA SEJAHTERA

PT. BPR BINA ARTA SWADAYA


PT. TRUBUS MITRASWADAYA PT. TRUBUS PANGANSWADAYA
YOGYAKARTA

PT. BPR KEBOMAS GRESIK PT. TRUBUS SWADAYA PT. SARANA KATAGRAFIKA

KSP BINASWADAYA NUSANTARA

125
GAMBAR 17 Pelatihan Budidaya Lele
Sumber: http://binaswadaya.org/bs3/id/

massa, manajemen proyek, dan fungsional. Saat itu IPP melebur Swadaya yang berdiri pada tanggal
pengembangan Kelompok Usaha ke dalam Himpunan Kerukunan 24 Mei 1967 dan telah menerbitkan
Bersama (KUB, sekarang dikenal Tani Indonesia (HKTI). Meski majalah Trubus.
sebagai Kelompok Swadaya secara entitas hukum organisasi Bina Swadaya didirikan oleh
Masyarakat, KSM). IPP sudah melebur ke dalam HKTI, tiga pimpinan IPP yaitu Bambang
Ketika terjadi perubahan situasi kegiatan manajemen proyek dan Ismawan (Ketua), Suradiman (Wakil
politik pada tahun 1974, organisasi pengembangan KUB tetap berjalan Ketua), dan Sayogo (Sekjen) dengan
sosial kemasyarakatan diharuskan di luar HKTI. Kegiatan-kegiatan modal Rp10.000 dan sumbangan
melebur menjadi satu organisasi tersebut kemudian dikelola Bina dari notaris berupa pembebasan

126
yaitu pemberdayaan masyarakat,
keuangan mikro, agrobisnis,
komunikasi pembangunan, wisata
alternatif, jasa percetakan, dan
pengembangan sarana.

CORAK SOCIAL
ENTREPRENEURSHIP DALAM
TUBUH BINA SWADAYA
GAMBAR 18 Buku-buku dari penerbit grup Bina Swadaya Sebagai direktur lembaga sejak
Sumber: http://penebar-swadaya.net pendirian, Bambang Ismawan selalu
bercita-cita agar Bina Swadaya dapat
memberdayakan masyarakat secara
biaya pendirian notaris. Kini Bina hanya itu, dengan sejumlah PT dan mandiri. Ia menanamkan semangat
Swadaya berkembang menjadi koperasi di bawahnya, Bina Swadaya kewirausahaan sosial kepada seluruh
lembaga swadaya masyarakat (LSM) telah menjadi lembaga yang mandiri jajaran lembaga. Oleh karena itu,
terbesar di Indonesia yang telah dengan omzet mencapai Rp200 miliar misi menghapuskan kemiskinan
melatih lebih dari 10.000 pemimpin per tahun dan mempekerjakan lebih dan ketidakberdayaan kelompok
komunitas dan membidani lahirnya dari 1.000 karyawan (Kontan, 2011). masyarakat pengusaha mikro perlu
lebih dari 12.000 kelompok swadaya Kegiatan pemberdayaan masyarakat didukung dengan kegiatan bisnis.
masyarakat dengan anggota secara konsisten terus dilaksanakan Dalam perkembangannya,
total lebih dari 3,5 juta orang. Tak melalui tujuh bidang kegiatan Bina Swadaya memiliki 17 Perseroan

127
dengan upaya menjalankan misi ujung lainnya bersifat ekonomi atau
sosialnya yaitu pemberdayaan bisnis. Unit-unit kegiatan tersebut
masyarakat. Secara sederhana bisa dirancang dalam rangka mengisi
dikatakan bahwa Bambang ingin kebutuhan kegiatan di sepanjang
misi sosial Bina Swadaya menyatu kontinum tersebut. Ada unit yang
ke dalam kegiatan bisnisnya. Oleh diarahkan untuk kegiatan bisnis
karenanya, Bina Swadaya tidak akan dan ada unit yang diarahkan untuk
terjun dalam kegiatan bisnis yang kegiatan sosial. Di samping itu, ada
tidak ada unsur pemberdayaan pula unit kegiatan yang bersifat
GAMBAR 19 Wisma Hijau
masyarakat. Misalnya, penerbit supporting seperti unit bisnis
Sumber: http://trubusgroup.co.id/wp/jasa/wisma-hijau/
yang termasuk dalam grup Bina percetakan dan pemasaran buku-
Swadaya tidak akan menerbitkan buku yang diterbitkan grup Bina
Terbatas dan memfasilitasi buku yang tidak membawa nilai Swadaya, serta Wisma Hijau yang
pengembangan koperasi yang pemberdayaan. memberikan jasa pelatihan. Namun,
bergerak di bidang penerbitan buku Lebih lanjut, Bambang pada hakikatnya seluruh unit
dan majalah tentang pertanian dan Ismawan mengelola kegiatan- kegiatan adalah satu sehingga tidak
keterampilan, bidang keuangan kegiatan yang dilakukan PT dan mungkin melakukan pemisahan
mikro, jasa konsultasi, dan wisata koperasi di bawah naungan Bina antara kegiatan sosial dan bisnis.
alternatif. Kegiatan bisnis tidak saja Swadaya sebagai sebuah kontinum, Di dalam Bina Swadaya, keduanya
menjadi sumber dana dari kegiatan bukan sebuah titik. Di satu ujung berkaitan, melebur, dan bersinergi,
misi sosial, tetapi berkaitan erat kontinum bersifat sosial sedangkan saling menguatkan.

128
INOVASI MEMBEDAKAN karena itu, sulit merangkum inovasi- kendala-kendala lain seperti petani
ANTARA PEMIMPIN DAN inovasi yang telah dilakukan oleh tidak memiliki kebiasaan membaca,
Bina Swadaya mengingat sejarah penghasilan petani rendah, sulitnya
PENGIKUT
panjang, proses metamorfosis, mencari penulis di bidang pertanian,
Itu adalah kata-kata bijak dan cakupan kegiatan organisasi dan biaya distribusi yang tinggi untuk
Steve Jobs, salah satu pendiri tersebut. menjangkau pembaca perdesaan.
Apple Corporation, tentang inovasi. Menurut tim penulis, yang Akibatnya, selama 14 tahun pertama
Bambang Ismawan bersama Bina paling pantas menempati urutan diterbitkan, Trubus terus mengalami
Swadaya telah membuktikan hal teratas inovasi Bina Swadaya adalah kerugian. Kala itu, sebagian besar
itu. Inovasi memang merupakan penerbitan majalah Trubus. Majalah biaya penerbitan ditutup dari donasi
kekuatan Bina Swadaya yang Trubus awalnya hanya sebuah dan hibah. Break even point baru
m e n y e ba b k a n l e m ba g a i n i majalah sederhana dalam bentuk tercapai ketika memasuki tahun
berkembang dan mendapatkan stensilan dengan jangkauan wilayah penerbitan ke-15.
kebesaran namanya. Bina Swadaya terbatas. Pada waktu itu tidak ada satu Dalam perjalanannya,
berani mencoba hal atau cara baru pun media yang khusus membahas majalah Trubus telah melewati
dalam pemberdayaan masyarakat. isu-isu pertanian karena pertanian masa pasang surut. Pada masa
Meski tidak selalu mendapatkan dianggap sebagai isu masa lampau. Orde Baru, tepatnya tahun 1980-
hasil yang diharapkan, Bina Swadaya Tidak banyak yang tertarik untuk an, majalah Trubus mulai dikenal
tidak pernah berhenti mencari dan menggarap isu ini karena dinilai oleh masyarakat luas dan diakui
mencoba. Upaya pemberantasan tidak menguntungkan. Kalangan sebagai majalah pembangunan
kemiskinan dari bumi Nusantara agroindustri pun tidak berminat dan pertanian, serta penyuluh
ditempuh dari berbagai sisi. Oleh beriklan di Trubus. Selain itu, ada pertanian rakyat perdesaan.

129
menggeser target pasarnya ke
kalangan pehobi dan pelaku
agrobisnis.
Kini majalah Trubus telah
tumbuh menjadi ikon dan leader
dalam dunia penerbitan majalah
bidang pertanian, agrobisnis,
dan hobi di Indonesia. Dalam
setiap edisinya, majalah Trubus
menyajikan secara lengkap dan
GAMBAR 20 Kaver majalah Trubus terperinci cara bercocok tanam,
Sumber: http://www.trubus-online.co.id/
perawatan dan pemeliharaan,
khasiat suatu tanaman, sampai pada
Pada tahun 1992 Trubus berhasil dengan munculnya persaingan peluang pemasarannya. Dalam
meningkatkan oplah sampai 57.000 dari majalah-majalah baru. Oplah perjalanannya, majalah Trubus telah
eksemplar. Prestasi yang luar biasa yang sudah susah payah dicapai berkali-kali menciptakan nilai
untuk sebuah majalah bertema pada tahun 1992 merosot tajam ekonomi bagi tanaman-tanaman
pertanian. Namun, ketika sudah hingga 20.000 eksemplar. Kualitas yang sebelumnya tidak dilirik orang,
memantapkan diri sebagai sebuah tulisan menurun dan Trubus misalnya tanaman hias gelombang
kegiatan bisnis yang mendatangkan terpaksa memberhentikan banyak cinta dan buah merah.
profit, majalah Trubus terguncang karyawannya. Untuk bangkit dari Dalam waktu empat dasawarsa
krisis ekonomi 1998, ditambah keadaan tersebut, Bina Swadaya majalah Trubus muncul sebagai

130
trendsetter yang mendorong Trubus adalah pendidikan bagi juga tidak menggunakan istilah
berbagai inovasi di bidang masyarakat, tidak hanya di bidang karyawan, melainkan anggota.
bercocok tanam dan memelihara pertanian itu sendiri tetapi juga di Dengan demikian, diharapkan para
satwa. Dengan semakin populernya bidang informasi pertanian. anggota memiliki sense of ownership
majalah Trubus di kalangan petani, terhadap kegiatan-kegiatan yang
peternak, dan pehobi, majalah dilakukan oleh lembaga.
PEMIMPIN SEJATI ADALAH
Trubus kini punya banyak konsumen Dengan 17 badan hukum PT
pemasang iklan. Pada tahun 2006 PENCETAK PEMIMPIN LAIN dan sejumlah koperasi di dalam
tercatat ada 300 perusahaan Sosok seorang Bambang wadah Yayasan Bina Swadaya
pemasang iklan di majalah Trubus. Di Ismawan memang identik dengan yang berperan sebagai holding,
setiap terbitannya, rata-rata jumlah Bina Swadaya dan majalah Trubus. Bambang Ismawan melihat bahwa
halaman iklan mencapai 38,67 Bagaimana tidak? Selain menjadi tidak mungkin menerapkan sistem
halaman dari 60-70 perusahaan (PT. salah satu tokoh pendirinya, di bawah pengelolaan terpusat dengan
Trubus Swadaya, 2006). pimpinannya Bina Swadaya menjadi pimpinan Bina Swadaya menguasai
Kesuksesan majalah Trubus lembaga besar dan berpengaruh seluruh pengelolaan usaha
menunjukkan kepada banyak seperti sekarang. Selama menjadi secara langsung. Bagi Bambang,
orang bahwa sektor agrobisnis pemimpin Yayasan Bina Swadaya, managing is coaching. Dalam
menawarkan banyak peluang. Hal Bambang Ismawan menanamkan proses coaching tercakup proses
ini mendorong berkembangnya sistem partisipatif berdasarkan memotivasi, memberdayakan,
industri media massa bertema musyawarah, mufakat, dan semangat dan mendelegasikan. Jadi, ketika
agrobisnis. Dapat dikatakan bahwa gotong royong dalam pengelolaan timbul masalah, pimpinan Bina
sumbangsih terbesar majalah lembaga tersebut. Bina Swadaya Swadaya tidak memberikan jalan

131
keluar tetapi memotivasi dan sampai punya aset lebih dari Rp100 Meski demikian, dengan
mendampingi 20 direktur yang juta walaupun tidak tamat Sekolah rendah hati Bambang Ismawan
dipercaya untuk mengelola Bina Dasar. Contoh lain adalah salah melihat dirinya sebagai penghela
Swadaya. Ini karena para direktur satu mantan Ketua KSM Serbaguna bagi para wirausaha mikro.
dianggap lebih mengerti dan yang terpilih menjadi Kepala Desa Memberdayakan orang miskin
menguasai masalah dibandingkan Pucangro, Kecamatan Kalitengah, seperti telah menyatu dalam setiap
pimpinan Bina Swadaya. Dengan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. napasnya. Meski kini berusia 77
pengelolaan yang profesional dan Ini hanya dua contoh dari sekian tahun dan sudah pensiun dari Bina
kepercayaan kepada anggotanya, banyak orang yang berhasil menjadi Swadaya, Bambang Ismawan tetap
kaderisasi dalam tubuh Bina pemimpin masyarakat berkat aktif memberdayakan masyarakat
Swadaya berlangsung dengan baik. tangan dingin Bambang Ismawan miskin lewat berbagai aktivitas
Seorang Bambang Ismawan telah dan sepak terjang Bina Swadaya yang disebutnya sebagai Beyond
mencetak pemimpin-pemimpin yang konsisten memberdayakan Bina Swadaya (Kontan, 2011). Selain
masa depan Bina Swadaya. masyarakat secara holistik. itu, Bambang Ismawan juga masih
Melalui Bina Swadaya, Sebagai pemberdaya aktif menyumbangkan pikirannya,
Bambang Ismawan juga aktif masyarakat, Bina Swadaya tidak misalnya dalam penyusunan
mencetak pemimpin-pemimpin menawarkan solusi. Kami hanya UU No. 1 tahun 2013 tentang
di masyarakat. Misalnya Suminah, mendengarkan masyarakat dan Keuangan Mikro. Selama nadinya
bendahara Kelompok Swadaya membantu mereka menemukan terus berdenyut, sepertinya pria
Masyarakat (KSM) Sidomukti di solusi terbaiknya sendiri, jelas yang menerima Satyalencana
Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Bambang. Jadi, bisa disimpulkan Pembangunan pada tahun 1995
Suminah berhasil mengelola bahwa Bambang Ismawan memang dan piala Social Entrepreneur of
sekelompok buruh pembatik seorang pemimpin sejati. The Year dari Ernst and Young pada

132
tahun 2006 ini tidak akan pernah tidak sinergis, tidak terkoordinasi, dan stakeholder. Dengan demikian,
berhenti berkarya. bergerak sendiri-sendiri sehingga tercipta sense of ownership di antara
banyak kegiatan yang tumpang para stakeholder, serta menghasilkan
tindih. Bina Swadaya merasa dampak penanggulangan
LANGKAH KE DEPAN
perlu menjadi penghubung yang kemiskinan yang lebih masif dan
Sebagai lembaga, Bina Swadaya menyinergiskan semua stakeholder menjangkau tempat-tempat yang
yakin akan semakin kuat pada yang terlibat dalam upaya lebih jauh. Hal ini sesuai dengan
tahun-tahun mendatang karena pemberdayaan masyarakat untuk pesan Bambang Ismawan agar
adanya peluang dan prospek yang penanggulangan kemiskinan, baik gerakan jangan bersifat proyek atau
semakin cerah. Namun, pada saat itu LSM sejenis, pemerintah pusat, program semata, tapi sebaiknya
yang bersamaan Bina Swadaya sadar pemerintah daerah, perusahaan, melibatkan semua pemangku
bahwa organisasinya menghadapi maupun perguruan tinggi. kepentingan (multistakeholder)
persaingan kuat, apalagi dengan Ke depan, Bina Swadaya yang saling bersinergi sehingga
adanya otonomi daerah. Sejak memiliki visi besar untuk membangun kemandirian masyarakat dapat
berlakunya otonomi daerah, banyak sebuah sistem pembangunan tercapai.
organisasi swadaya masyarakat baru inklusif, di mana jejaring yang sudah Yang jelas, membangun
bermunculan sampai ke dusun- terbentuk mampu memengaruhi Indonesia yang berswadaya
dusun. Di satu sisi hal ini menunjukkan penyusunan undang-undang serta memang tidak mudah. Satu cara
bahwa semakin banyak orang yang kebijakan pemerintah pusat dan mempermudahnya adalah dengan
peduli dan tergerak untuk membuat daerah. Bina Swadaya yakin bahwa bersinergi dan bekerja sama. Jika
perubahan bagi masyarakat. Di sisi pemberdayaan masyarakat harus sendiri kita hanya seperti setetes
lain, ada kemungkinan gerakan diupayakan sebagai suatu gerakan air, namun bersama-sama kita bisa
pemberdayaan masyarakat menjadi bersama yang melibatkan semua membentuk samudra.

133
Menolong si miskin dengan melalui
sedekah itu mudah, tapi untuk
memberdayakan mereka, maka kita
harus mau berlelah diri melakukan
pendampingan.
Mursida Rambe

Sumber: www.bmtberingharjo.com

134
3.2 MURSIDA RAMBE: MEMUTUS KETERGANTUNGAN PEDAGANG
KECIL TERHADAP RENTENIR MELALUI BMT BERINGHARJO

Ingatan masa kecil tentang BERAWAL DARI PELATIHAN keyakinannya adalah karena
kekejaman rentenir terhadap teman OLEH DOMPET DHUAFA lembaga ini menggabungkan unsur
mengaji ibunya, sangat membekas di sosial dan ekonomi dalam kegiatan
hati seorang Mursida Rambe. Teman Cita-cita tersebut menemukan operasionalnya. Adapun dua fungsi
sang ibu yang ia panggil Bibi itu jalannya saat ia memperoleh utama BMT adalah sebagai baitul
bekerja sebagai pedagang tradisional kesempatan untuk mengikuti mal dan baitul tanwil. BMT sebagai
di Pangkalan Brandan. Suatu hari program Pendidikan dan Pelatihan baitul mal memiliki fungsi sosial
teman ibunya tersebut diiusir secara Zakat, Infaq, dan Shadaqah untuk menyalurkan zakat, infak,
paksa dari rumahnya sendiri karena (ZIS) dan Ekonomi Syariah yang dan sedekah (ZIS), sedangkan BMT
tidak sanggup mengembalikan uang dilaksanakan oleh Dompet Dhuafa sebagai baitul tanwil memiliki
yang dipinjamnya dari rentenir. di Bogor. Dalam pelatihan tersebut fungsi ekonomi untuk mengelola
Pengalaman pahit tersebut akhirnya Mursida Rambe mempelajari sistem simpanan dan melakukan kegiatan
menumbuhkan keinginan besar pada kelembagaan berdasarkan syariah pembiayaan.
diri Mursida Rambe untuk melakukan Islam yang disebut BMT. Pada saat Keinginan Mursida Rambe
sesuatu yang dapat membantu para itulah ia mulai meyakini bahwa BMT untuk mendirikan sebuah BMT
pedagang tradisional terlepas dari merupakan lembaga yang dapat semakin besar setelah ia mengikuti
jeratan rentenir. membantu pengentasan kemiskinan program magang bersama seorang
di Indonesia. Mengapa demikian? temannya, yakni Ninawati, di
Alasan utama yang mendasari BPR Syariah Margi Rizki Bahagia

135
yang terletak di bilangan Bantul, Masjid ini merupakan tempat KRISIS EKONOMI SEBAGAI
Yogyakarta. Dengan modal sebesar kondusif untuk memperkenalkan BERKAH
satu juta rupiah yang berasal dari konsep BMT yang saat itu masih
ZISWAF yang disalurkan melalui asing di telinga orang awam. Pada masa awal berdirinya BMT
Dompet Dhuafa, Mursida Rambe Setelah Mursida Rambe beserta Beringharjo, tidak banyak lembaga
bersama dua orang temannya, kawan-kawannya melakukan survei keuangan yang mau meminjamkan
yakni Ninawati dan Nazny Yenny, pasar dan lokasi, lobi, negosiasi, dan dana kepada para pedagang di pasar
ingin mencoba membuka BMT di persiapan lainnya, keyakinan untuk tradisional. Pada saat itu, hanya para
Pasar Beringharjo. membuka BMT di Beringharjo pun rentenir dan Bank Rakyat Indonesia
semakin bulat. (BRI) yang menjadi pesaing utama
Ada beberapa alasan praktis
BMT Beringharjo. Rentenir menjadi
yang mendasari pemikiran mereka. Pada tanggal 31 Desember
salah satu pesaing terbesar BMT
Pertama, Pasar Beringharjo 1994, secara informal akhirnya BMT
Beringharjo karena mereka memiliki
merupakan pasar terbesar di Beringharjo didirikan di Masjid
kelebihan utama, yakni dapat
kota Yogyakarta. Jadi, potensi Muttaqien. Sementara itu, secara
menyediakan dana yang sangat
ekonominya cukup besar. Kedua, formal didirikan pada tanggal
cepat untuk para pedagang. Saat
pedagang di Pasar Beringharjo 21 April 1995 bersama 17 BMT
itu BMT Beringharjo sebenarnya
banyak yang terpaksa meminjam lain yang difasilitasi oleh Dompet
membutuhkan dana sebesar Rp3
uang dari rentenir karena rumitnya Dhuafa. Pada tahun 1997 barulah
juta, namun modal awal yang ada
prosedur peminjaman uang di BMT Beringharjo memiliki badan
hanya sebesar Rp1 juta. Dengan
lembaga formal seperti bank. Ketiga, hukum resmi sebagai Koperasi Jasa
kondisi itu, BMT Beringharjo hanya
Pasar Beringharjo memiliki masjid Keuangan Syariah.
mampu memberikan pinjaman
besar bernama Masjid Muttaqien.
kepada para pedagang sebesar

136
ribuan rupiah. Namun, pemahaman Namun demikian, banyak bernanah. Selain itu, jika mereka
akan kebutuhan para pedagang sekali tantangan yang dihadapi oleh harus menghadiri acara di Jakarta
tradisional untuk memperoleh dana BMT Beringharjo pada masa awal atau kota lainnya, mereka harus
cepat membuat BMT Beringharjo pendiriannya. Tantangan bersifat meminta ongkos untuk naik bus
berkomitmen untuk memberikan operasional yang dihadapi oleh dan kereta api karena pada saat itu
dana yang cepat pula seperti halnya Mursida Rambe dan tim adalah BMT belum memiliki alokasi dana
rentenir. ketiadaan alat transportasi dan mesin khusus untuk biaya perjalanan.
Dari para rentenir tersebut ketik untuk melaksanakan kegiatan Tantangan bersifat struktural
BMT Beringharjo belajar tentang administrasi. Untuk transportasi, lainnya yang dihadapi oleh para
bagaimana memberikan pelayanan mereka terpaksa meminjam sepeda pendiri pada saat itu adalah
yang cepat, mudah, dan tidak motor milik penjaga masjid. Untuk ketidaktahuan para pedagang di
mengenal waktu. Memang, para mesin ketik, mereka juga terpaksa pasar tradisional mengenai sistem
rentenir biasanya akan melayani meminjam dari teman yang peduli keuangan syariah. Sosialisasi
pelanggan mereka selama 24 pada kegiatan tersebut. mengenai sistem bagi hasil yang
jam, termasuk pada dini hari. Pada masa start-up tersebut, berbasis syariah dan tergolong
Selain meniru apa yang dilakukan Mursida Rambe juga harus rela baru bagi para pedagang di pasar
para rentenir, BMT Beringharjo bekerja sosial alias tidak dibayar. tradisional membutuhkan kesabaran
menawarkan nilai tambah kepada Selain itu, mereka juga harus dan komitmen yang tinggi dari
para pedagang yakni melalui mengalami sedikit gangguan fisik. para pendiri BMT Beringharjo. Para
sistem bagi hasil yang tentunya Akibat terlalu sering menghitung personel BMT Beringharjo harus
lebih menguntungkan bagi para uang yang lecek dan kotor, tangan melakukan edukasi pasar untuk
pedagang. mereka mengalami infeksi hingga memperkenalkan konsep bagi

137
hasil yang mereka terapkan. Selain dana cepat dengan sistem bagi pembiayaan sesuai konsep syariah
itu, BMT Beringharjo juga harus hasil yang tidak memberatkan Islam. Untuk simpanan, BMT
mengedukasi para pedagang yang konsumen membuat para Beringharjo menawarkan simpanan
tidak disiplin dalam mengelola pedagang tradisional mulai melirik untuk kepentingan kurban,
pendapatan dan pengeluaran sistem syariah yang diterapkan BMT haji, pernikahan, pendidikan,
mereka. Beringharjo. Sistem inovatif yang dan tamasya. Untuk para mitra
Kesabaran dan komitmen ditawarkan Mursida Rambe dan binaannya, BMT Beringharjo juga
membuat BMT Beringharjo tim melalui BMT akhirnya diterima menawarkan program Bina Mitra.
akhirnya mampu bertahan dan dan disukai oleh semakin banyak Program Bina Mitra ini tidak hanya
melewati periode terberat tersebut. orang. Krisis ekonomi tersebut pun mengajarkan konsep manajemen
Banyaknya tantangan yang dilewati menjadi berkah, sehingga dianggap umum, manajemen pemasaran,
telah mematangkan Mursida sebagai krisis yang produktif. dan keuangan semata, namun juga
Rambe dan tim sehingga mereka menggabungkan konsep etika dan
semakin siap untuk membawa BMT spiritualitas yang menekankan pada
LAYANAN KEUANGAN
Beringharjo berkembang ke tahap pencapaian usaha yang maksimal
DENGAN PEMBERDAYAAN dan berkah. Tujuan program ini
selanjutnya. Kondisi lingkungan saat
itu pun seakan mendukung harapan
SEBAGAI INTI adalah agar kesejahteraan para mitra
tersebut. Pada tahun 1998 terjadi Sebagai lembaga keuangan, dan karyawannya dapat meningkat,
krisis ekonomi yang membuat BMT Beringharjo menawarkan diukur dari indikator peningkatan
banyak pedagang kesulitan dua jenis produk utama yaitu omzet sebesar 20%. Dengan begitu,
memperoleh dana segar dengan Simpanan dan Pembiayaan. Untuk di kemudian hari mereka dapat mulai
bunga ringan. Kemampuan BMT pembiayaan, BMT Beringharjo membayar zakat, infak, dan sedekah
Beringharjo untuk menyediakan menawarkan berbagai jenis melalui BMT Beringharjo untuk

138
disalurkan kembali kepada mereka jika anggota menjadi nasabah di
yang membutuhkan sehingga lembaga keuangan lain. Oleh karena
semakin banyak kaum dhuafa yang itu, paket layanan keuangan dengan
terberdayakan. pemberdayaan sudah menjadi inti
Sebagai lembaga keuangan kegiatan BMT Beringharjo, yang
berbadan hukum koperasi yang menjadi magnet bagi masyarakat.
juga konsisten dalam menjalankan Pada awal berdiri, jumlah
prinsip-prinsip koperasi, semua angggota BMT Beringharjo 20 orang
nasabah BMT Beringharjo adalah dengan modal awal satu juta rupiah.
anggota. BMT Beringharjo juga Pada bulan Juli 2013, aset BMT
rutin menyelenggarakan Rapat Beringharjo mencapai Rp74,4 miliar
GAMBAR 21 Pelayanan di salah satu
kantor cabang BMT Anggota Tahunan (RAT). Para dengan 117 karyawan dan sekitar
Beringharjo. anggota selaku nasabah dan pemilik 38.000 anggota yang dilayani. Pada
Sumber: http://bmtberingharjobintaro.blogspot.com/ berhak menyuarakan pendapat tahun 2015, BMT Beringharjo telah
mereka terkait pengelolaan memiliki 12 cabang dan 3 cabang
lembaga sehingga memiliki konsep pembantu BMT di lima provinsi di
pengelolaan yang partisipatif. Para Indonesia, serta 1 cabang pelayanan
nasabah yang mayoritas merupakan di Hongkong untuk memfasilitasi
pedagang kecil dan mikro tentu kebutuhan layanan keuangan
merasa semakin berdaya dengan tenaga kerja Indonesia.
adanya kesempatan untuk
Melalui kegiatan inti
berpendapat. Kesempatan seperti
tersebut, BMT Beringharjo berhasil
itu tidak akan pernah didapat

139
memperbaiki kebiasaan para BMT termasuk BMT Beringharjo
pedagang pasar tradisional. Jika pola sistemik tersebut dapat
sebelumya para pedagang tersebut diubah. Terbukti bahwa melayani
lebih suka meminjam kepada masyarakat kecil tidak merugikan,
rentenir dengan bunga yang malah menguntungkan sehingga
menjerat leher, kini mereka memilih bisa berkembang. Kini, pesaing
untuk meminjam dari lembaga BMT Beringharjo semakin banyak.
syariah yang menawarkan sistem Sekitar 30 bank dan lembaga
bagi hasil. Perubahan tersebut keuangan mulai tertarik untuk
secara lokal terbukti pada para memperebutkan target market yang
pedagang kecil di Malioboro yang sama dengan BMT Beringharjo.
lebih dari 82%-nya telah menjadi
anggota BMT Beringharjo. Yang MEMIMPIN DENGAN
lebih mengagetkan lagi, beberapa
KEYAKINAN SPIRITUAL
rentenir akhirnya ikut menabung di
BMT Beringharjo. Peran pemimpin dalam
Dampak kehadiran BMT BMT Beringharjo sangatlah besar.
Beringharjo juga dirasakan secara Meskipun BMT tersebut didirikan
GAMBAR 22 Kantor BMT Beringharjo
Cabang Bintaro, Jakarta. nasional. Pada tahun 1990-an tidak oleh Mursida Rambe dan dua
Sumber: http://bmtberingharjobintaro.blogspot.com/p/ banyak lembaga keuangan yang temannya, sosok kepemimpinan
galeri.html
bersedia melirik para pengusaha Mursida Rambe sangat menonjol.
ultramikro sebagai nasabah. Berdasarkan testimoni sahabat-
Namun, berkat berbagai upaya dari sahabatnya, Mursida Rambe adalah

140
sosok yang tergolong risk taker, bermodalkan satu juta rupiah.
terbuka, serta memiliki kemampuan Namun, dengan niat baik untuk
lobi dan networking yang baik. memberdayakan kaum dhuafa dan
Nilai-nilai spiritual religius tampak keyakinan akan adanya bantuan
berpengaruh sangat besar dalam Tuhan, Mursida Rambe mengambil
cara Mursida Rambe mengelola BMT keputusan gila untuk mendirikan
Beringharjo. Dalam keseharian dan BMT. Keputusan gila itu ternyata
rapat-rapat rutin, Mursida Rambe sebuah keputusan tepat. Hal ini
selalu menekankan bahwa niat dalam terbukti dari aset BMT Beringharjo
bekerja harus selalu diluruskan dan yang berlipat ganda dari Rp1 juta
semua harus dikerjakan dengan cara di awal pendirian menjadi Rp102
yang benar. Jika keduanya sudah miliar pada tahun 2015.
dilakukan, tangan-tangan Allah yang Sederet prestasi membuktikan
tak terlihat pasti membantu. pengakuan terhadap kinerja luar
Berdasarkan analisis bisnis biasa BMT Beringharjo, antara
yang berbasis logika semata, modal lain The Best Islamic Micro Finance
satu juta rupiah tidak akan cukup 2014 pada kategori BMT dengan
untuk menggaji karyawan, menutup aset lebih dari 50 miliar pada acara
GAMBAR 23 Program Brings biaya operasional, dan membayar Award and Cup 2014. Sebelumnya,
Investment. biaya-biaya lainnya. Orang yang pada tahun 2009 BMT Beringharjo
Sumber: http://bmtberingharjobintaro.blogspot.com/ sangat logis mungkin tidak akan mendapatkan nominasi Award 2009
pernah merealisasikan ide usahanya Bidang Pemberdayaan Ekonomi dari
di bidang keuangan jika hanya Dompet Dhuafa. Sang pendiri BMT

141
Beringharjo sendiri, Dra. Mursida
Rambe, mendapatkan Kartini
Award pada tahun 2011 sebagai
Perempuan Inspiratif 2011 dalam
bidang Bisnis/Usaha.
Saat ini Mursida Rambe
masih aktif menjadi Direktur
BMT Beringharjo yang kini telah
memasuki tahun ke-20 dalam
menumbuhkan perekonomian
rakyat dalam kebersamaan. Sampai
saat ini pula ia terkadang masih
tidak percaya bahwa dana satu
juta rupiah yang dulu ia terima
bisa berkembang menjadi ratusan
miliar, dan bahwa 20 orang yang
dulu dilayani kini telah berkembang
menjadi 38.000 orang.

GAMBAR 24 Program BeringCamp


Sumber: http://www.bmtberingharjo.com/

142
GAMBAR 25 Mursida Rambe di ruang kerja.
Sumber: BMT Beringharjo

143
Jika bukan kita para pemuda, siapa
lagi yang akan membangun daerah?
Goris Mustaqim

Sumber: thejakartapost.com

144
3.3 GORIS MUSTAQIM: MENGAJAK PEMUDA UNTUK MEMBANGUN
BANGSA DARI DESA MELALUI ASGAR MUDA

Kota semakin padat, sementara Pergolakan pemikiran tersebut


desa semakin sepi. Banyak warga usia membawa seorang Goris Mustaqim,
produktif yang meninggalkan desa pemuda asli Garut yang merupakan
untuk mencari sumber penghidupan sarjana dari Fakultas Teknik Sipil
yang lebih baik di kota. Namun, apa Institut Teknologi Bandung,
daya. Keterampilan dan pendidikan pada jawaban bahwa masalah
tidak cukup sehingga di kota harus kemiskinan kota dan ketertinggalan
bekerja serabutan yang tidak dapat desa disebabkan oleh satu
menjanjikan aliran pendapatan penyebab yang sama; yaitu karena
rutin. Akhirnya, banyak yang tidak pemuda daerah tidak kembali
GAMBAR 26 Bendera Asgar Muda mampu membayar uang sewa untuk berkarya dan membangun
Sumber: Asgar Muda
kontrakan yang layak sehingga ada kampung halamannya. Terjadi brain
yang tinggal di permukiman kumuh drain tingkat daerah. Walau sudah
di pinggir sungai atau bahkan tidur memiliki perusahaan konsultan
di bawah jalan layang. Urbanisasi bersama teman-teman alumni ITB di
membuat wajah kemiskinan kota Jakarta, akhirnya Goris memutuskan
menjadi semakin kentara. Di sisi lain, untuk mengikuti panggilan hati dan
migrasi warga produktif membuat turun tangan membangun kampung
keterbelakangan dan kemiskinan halamannya. Ia yakin potensi Garut
desa tak kunjung tertangani. Salah amatlah besar sehingga rendahnya
siapa? tingkat kesejahteraan masyarakat

145
Kabupaten Garut sesungguhnya Asgar Muda pada tahun 2010, merupakan wujud komitmen untuk
tidak perlu terjadi. Jika pemuda sekitar tiga tahun sejak Asgar Muda mengubah perbandingan terbalik
terdidik kembali untuk membangun dimulai pada 12 Mei 2007. Judul tersebut menjadi perbandingan
desanya, perekonomian desa akan tersebut bukan asal dibuat. Judul itu lurus, yaitu potensi daerah dan
hidup dan lapangan pekerjaan menggambarkan perjuangan tanpa kesejahteraan masyarakat sama
tersedia lebih banyak di desa. Hal kenal lelah Asgar Muda sampai saat tingginya. Asgar Muda berharap
ini akan mencegah urbanisasi yang ini. Pemuda-pemudi yang tergabung suatu saat Garut juga bisa menjadi
tidak perlu, sekaligus memajukan di dalamnya sangat bersemangat salah satu lokomotif pembangunan
desa dari keterbelakangannya. Satu membangun Kabupaten Garut, bangsa.
langkah, dua masalah dapat diatasi. sebuah daerah yang subur, hijau, Bersama Asgar Muda, Goris
Dengan penuh keyakinan, sejuk, dan letaknya hanya empat mengaktualisasikan komitmennya
pada tahun 2007 Ia menggagas jam perjalanan darat dari Kota membangun Garut melalui tiga pilar
Asgar Muda alias Aseli Garut Megapolitan Jakarta namun pada kegiatan atau fokus program. Tiga
Muda untuk menjadi penggerak saat pendirian Asgar Muda masih pilar kegiatan itu adalah di bidang
dan pemberdaya perekonomian di berstatus sebagai daerah tertinggal. pendidikan, kewirausahaan pemuda,
kampung halamannya. Potensi Garut yang luar bisa dan pemberdayaan masyarakat
namun berbanding terbalik dengan melalui keuangan mikro dengan
kesejahteraan penduduknya inilah Baitul Maal wat Tamwil sebagai model
MEMBANGUN DESA yang membuat Goris Mustaqim kelembagaan layanan keuangan
MELALUI PENDIDIKAN dan beberapa pemuda asal Garut yang dipilih. Dengan mengusung visi
Pemuda Membangun Bangsa mendirikan Asgar Muda dengan pembinaan dan aktualisasi pemuda
dari Desa. Itu adalah judul sebuah mengusung moto: Berkarya untuk kesejahteraan masyarakat
buku yang dicetak oleh Yayasan Membangun Garut. Moto tersebut Garut, Asgar Muda memiliki fokus

146
Goris meyakini bahwa
gerakan pemuda harus disertai
dengan pembangunan karakter,
pembentukan laboratorium
kepemimpinan, serta kontribusi
aktif dalam tataran ide dan aksi.
Untuk itu, pendidikan adalah
kunci. Hal tersebut memang tidak
mudah. Membangun pola pikir
baru memang membutuhkan
kesabaran tingkat tinggi agar dapat
mengerjakannya dengan konsisten.
Berkat konsistensi, saat ini mereka
yang tergabung dalam Asgar Muda
GAMBAR 27 Kegiatan-kegiatan Asgar Muda Super Camp yakin bahwa pemuda merupakan
Sumber: Asgar Muda calon pemimpin masa depan yang
akan meneruskan pembangunan
agar kepemimpinan pemuda semua potensi sumber daya manusia Garut.
dapat lebih berdampak dalam pemuda Garut agar memiliki dan Nilai-nilai dan cara pandang
proses mengangkat bangsa dari menjaga nilai-nilai kepribadian dan tersebut ditanamkan oleh Asgar
keterpurukan menjadi sejahtera dan budaya Garut (nilai kegarutan) guna Muda melalui kegiatannya di
bermartabat. Dalam mewujudkan memunculkan komitmen mengabdi dalam fokus program bidang
visinya, Asgar Muda memiliki misi terhadap daerahnya. pendidikan, yaitu Asgar Muda
untuk menumbuh kembangkan

147
Super Camp. Asgar Muda Super MERANCANG STRATEGI
Camp adalah program bimbingan KADERISASI SEJAK DINI
belajar intensif dan komprehensif
bagi para siswa-siswi kelas XII Usia Asgar Muda bisa dibilang
SMA untuk mempersiapkan diri masih muda, yaitu sekitar delapan
mengikuti ujian masuk perguruan tahun. Goris Mustaqim yang baru
tinggi negeri. Tidak hanya mendidik berusia 32 tahun pada tahun 2015
peserta secara akademik, karakter ini sesungguhnya masih memiliki
peserta juga dibangun melalui kapasitas untuk memimpin Asgar
GAMBAR 28 Goris Mustaqim bersama berbagai kegiatan seperti training Muda sampai 10 bahkan 20
anak-anak Garut. motivasi, outbond, dan seminar tahun ke depan. Namun, Goris
Sumber: Majalah Gatra
Emotional Spiritual Quotient (ESQ). tidak menginginkan itu karena ia
Nilai-nilai spiritual juga ditanamkan tidak mau ada ketergantungan
agar peserta memiliki pegangan organisasi kepada dirinya. Oleh
yang kokoh manakala menghadapi karena itu, mekanisme kaderisasi
berbagai cobaan kehidupan. pun dirancang untuk menjaga nilai-
Alumni super camp ini otomatis nilai kepemimpinan organisasi.
akan bergabung menjadi anggota Rancangan tersebut dituangkan ke
Asgar Muda untuk meneruskan dalam sebuah rumusan bernama
perjuangan senior mereka. Saat ini, Grand Design Kaderisasi (GDK)
alumni Asgar Muda Super Camp yang dibuat dan ditetapkan dalam
sudah lebih dari 1.100 pemuda. musyawarah besar (mubes) tahun
2009. GDK ini menjadi kerangka

148
acuan dalam proses pembinaan menyadari betul hal ini. Oleh kemudian mempertemukan mereka
kader di Asgar Muda. Dalam karena itu, melalui fokus program dengan pebisnis yang lebih besar
GDK, organisasi ini dituntut untuk bidang kewirausahaan Asgar Muda, dalam rangka mengakselerasi
dapat melahirkan generasi yang ia mengembangkan semangat pertumbuhan bisnis mereka.
mengarahkan perubahan pada kewirausahaan untuk mengkreasikan Proses ini sarat tantangan karena
kebaikan. Asgar Muda Super Camp potensi tersebut lewat program iklim kewirausahaan di Garut pada
adalah salah satu program untuk Garut Entrepreneurship Challenge awalnya tergolong statis dan pasif.
mendukung proses kaderisasi (GEC) yang dimulai tahun 2008. Pada Namun, hasil sedikit tetap jauh
tersebut. program GEC ini, para pemuda Garut lebih baik daripada tidak ada sama
didorong untuk merealisasikan ide sekali. Keyakinan itu membuat
MENGHIDUPKAN bisnis mereka melalui sebuah lomba Asgar Muda terus menjalankan
EKONOMI LOKAL DENGAN yang di dalamnya tercakup workshop GEC dan saat ini sudah melakukan
bisnis, mentoring, dan temu bisnis pembinaan kepada sekitar 15
KEWIRAUSAHAAN DAN
pada puncaknya. wirausaha pemuda.
KEUANGAN MIKRO Rancangan GEC ini tergolong Salah satu potensi lokal Garut
Seperti telah disinggung di komprehensif dan sangat terdepan adalah akar wangi dan pohon
atas, potensi Garut dan realisasi bagi daerah yang sempat berstatus sengon. Garut sempat menjadi
kesejahteraan masyarakatnya tertinggal seperti Kabupaten Garut. daerah pengekspor minyak akar
berbanding terbalik. Hal ini karena Mengapa? Hal ini karena GEC tidak wangi terbesar di dunia. Namun,
terjadinya brain drain tingkat sekadar lomba yang menyaring saat ini hanya berada di posisi
daerah sehingga Garut mengalami ide atau rencana bisnis, tetapi ketiga setelah Haiti dan Bouron
defisit kreativitas dalam mengolah juga memberikan pelatihan dan karena kualitas yang tertinggal
potensi besar tersebut. Goris mentoring untuk peserta terpilih, dan harga bahan bakar yang terus
naik sehingga para petani semakin

149
terjepit. Melihat hal ini, Asgar Muda
berupaya membangun kembali
semangat kewirausahaan petani
dengan memberikan dukungan
berupa penelitian. Penelitian ilmiah
ini ditujukan untuk memperbaiki
mutu minyak akar wangi agar
petani bisa menjual minyak akar
wangi mereka dengan harga
yang lebih tinggi. Selain fasilitasi
penelitian, Goris melalui Asgar
Muda juga menggandeng beberapa
stakeholder untuk membantu
menyediakan sumber bahan
bakar berkelanjutan dan murah
(geotermal) untuk industri kecil dan
menengah akar wangi. Harapannya,
GAMBAR 29 BMT One Asgar Pasirwangi. dengan penerapan teknologi hasil
Sumber: Asgar Muda penelitian dan sinergi berbagai
stakeholder, minyak akar wangi
Garut dapat kembali mendunia dan
kesejahteraan petaninya pun dapat
meningkat.

150
Hal serupa sedang diupayakan potensial namun masih terkendala dengan karakter masyarakat yang
pula untuk petani kayu sengon. pendanaan. Pucuk dicinta ulam mayoritas Muslim.
Mereka menggandeng beberapa pun tiba. Pada awal tahun 2010, Gayung pun terus bersambut
investor melalui program kemitraan mereka secara tak sengaja bertemu dan alam semesta seakan
yang menawarkan investasi pada dengan beberapa tokoh masyarakat mendukung. Sebuah anak
perkebunan kayu. Kewirausahaan di Kecamatan Pasirwangi yang perusahaan BUMN yang beroperasi
petani juga diberdayakan agar menyampaikan keinginan bekerja
di wilayah setempat sedang ingin
mereka turut menjadi investor sama dengan pola pemberdayaan
mengarahkan program Corporate
kecil. Secara paralel, Asgar Muda melalui Baitul Maal wat Tanwil
Social Responsibility (CSR) pada
(BMT). BMT adalah sebuah model
melakukan berbagai tindakan hal-hal yang berkelanjutan dan
Lembaga Keuangan Mikro (LKM)
pemasaran untuk memastikan mendidik masyarakat agar mandiri.
berbasis syariah yang memiliki unit
bahwa tiga tahun ke depan, Untuk memperbesar dukungan,
sosial untuk mengelola dana zakat,
ketika kayu siap panen, sudah ada Goris mengajak orang-orang
infak, sedekah, dan wakaf, serta
pembeli yang akan menyerap hasil Garut yang sudah sukses di luar
unit ekonomi yang memberikan
perkebunan kayu yang dibina. Garut untuk ikut menyertakan
masyarakat akses terhadap layanan
Sejalan dengan semakin simpanan dan pembiayaan. modal. Akhirnya, pada tahun 2010
dinamisnya iklim kewirausahaan Keinginan ini merupakan wujud BMT Pasirwangi didirikan bekerja
di Garut, sejak tahun 2008 Goris ketidaksukaan tokoh-tokoh tersebut sama dengan BMT One untuk
menyadari perlunya lembaga pada berbagai skema kredit yang pendampingan sistem dan metode.
keuangan untuk mendukung sekadar proyek dan hibah tanpa Tahun 2012 Asgar Muda mendirikan
kegiatan ekonomi di tingkat pengembalian. Selain itu, model BMT baru di Banjarwangi. Saat ini
lokal. Lembaga keuangan BMT yang mengamalkan prinsip BMT Asgar sudah memiliki lebih
tersebut akan difokuskan untuk syariah dianggap cocok dan sesuai dari 850 pemanfaat.
membantu wirausaha lokal yang

151
MEMPERLUAS DAMPAK irisan dalam hal elemen masyarakat
dan pemangku kepentingan
MELALUI ADVOKASI
(stakeholder) yang terlibat.
KEBIJAKAN
Akhirnya muncul gagasan untuk
Melihat seluruh program menyatukan dan menyinergikan
yang telah dan akan dijalankan, seluruh pemegang kepentingan
Goris dan tim Asgar Muda percaya untuk melangkah bersama dan
bahwa intelektualitas, pengetahuan, memberikan solusi sesuai dengan
dan pengalaman saja tidak cukup peran masing-masing agar cita-
untuk berjuang membangun cita membangun Garut sampai bisa
desa. Diperlukan tindakan nyata menjadi lokomotif pembangunan
di lapangan dengan berjejaring, bangsa bisa diwujudkan.
berkomunikasi, dan bekerja. Hal inilah yang melatar-
Berjejaring menjadi sangat penting belakangi penyelenggaraan Garut
karena cita-cita besar tidak akan Summit oleh Asgar Muda. Dalam
pernah dicapai jika seorang diri. kegiatan yang dihadiri oleh tokoh
GAMBAR 30 Goris Mustaqim bersama
salah satu petani program Dampak tidak akan mungkin masyarakat, pakar berbagai bidang,
budidaya kayu. diperbesar tanpa kerja sama dengan komunitas, pemerintah, dan
Sumber: Asgar Muda berbagai pihak. pemuda ini lahirlah kesepakatan
Setelah mengevaluasi per- bersama dalam bentuk Piagam
jalanan perjuangan sejak 2007 Garut Summit. Piagam ini berisi
sampai dengan 2009, ditemukan rancangan pola pembangunan
bahwa setiap program pada masing- Garut selama lima tahun yang telah
masing pilar kegiatan mengandung

152
ditandatangani oleh perwakilan telah membawa Goris berkeliling lebih baik. Dengan demikian, cita-
setiap pihak yang datang. Selain Indonesia dan dunia. Pada tahun cita menjadikan Garut sebagai
melahirkan Piagam Garut Summit, 2010 Ia merupakan satu dari 10 lokomotif pembangunan bangsa
acara puncak dilakukan dengan delegasi Indonesia yang diundang dapat tercapai, demikian ucap
menyelenggarakan Gelar Garut oleh Presiden Barrack Obama untuk Goris dengan aksen Garut yang ia
Summit yang merupakan ajang menghadiri Presidential Summit on banggakan.
seni budaya dan wadah UKM-UKM Entrepreneurship di Washington
Garut mempromosikan produk DC. Pada tahun 2013 ia menjadi
kreatif mereka. salah satu narasumber dalam
Dalam mengembangkan World Islamic Economic Forum
Garut ke depan, Goris akan tetap di London. Saat ini ia masih terus
mengelola Asgar Muda sebagai aktif mengembangkan Asgar Muda
sebuah social enterprise dengan dengan kebanggaan akan identitas
pola hibrid. Sumber pendapatan dirinya sebagai pemuda daerah
lembaga berasal dari gabungan asli Garut. Harapannya cukup
antara sumber dana sosial (seperti sederhana. Semoga Asgar Muda
donasi, zakat, infak, sedekah, dan semakin banyak menginspirasi
dana CSR) serta dana komersial kreatipitas pemuda daerah lain
yang terutama berasal dari kegiatan untuk berinopasi membangun social
bisnis di bawah Asgar Muda (seperti enterpriseberbasis kedaerahan.
budidaya pohon dan akar wangi). Jadi, dalam jangka panjang dapat
tercatat telah berkontribusi dalam
Pengalaman mendirikan
pembangunan Indonesia yang
dan memimpin Asgar Muda

153
Kalau ke sawah tidak boleh
mengenakan sandal atau sepatu
boot. Tapi harus bertelanjang kaki.
Ini merupakan penghormatan bagi
bumi yang akan menumbuhkan
benih-benih yang ditanam petani,
Helianti Hilman

Sumber: www.forbesindonesia.com

154
3.4 HELIANTI HILMAN: PENDIRI PT KAMPUNG KEARIFAN
INDONESIA YANG MELESTARIKAN KERAGAMAN HAYATI NASIONAL
MELALUI PEMBERDAYAAN PETANI

Rasa cinta yang besar Ketika berpergian ke Inggris, ia


te r h a d a p a l a m m e m b u a t menemukan sebuah toko yang
seorang Helianti Hilman khusus menjual bahan makanan
prihatin dengan terabaikannya organik yang diproduksi petani
keanekaragaman hayati Indonesia lokal. Hal itu semakin membulatkan
yang sesungguhnya merupakan keinginannya untuk melakukan
potensi besar bangsa. Ia juga sesuatu guna melestarikan
miris melihat kualitas hidup para keanekaragaman hayati. Terpikir
petani yang menjadi tulang olehnya untuk membuat usaha
punggung sektor pertanian sejenis toko tersebut.
nasional. Pengalamannya sebagai Selain itu, pengalamannya
konsultan lembaga internasional ketika turun ke lapangan untuk
yang ditugaskan ke kawasan Asia bertemu jaringan komunitas
Selatan yaitu India, Srilangka, dan petani pada tahun 2004 juga
Nepal, membuka matanya bahwa membuka matanya tentang
produk pertanian yang berkualitas masalah yang dihadapi para
GAMBAR 31 Booth pameran produk di Toko tinggi dan dikemas dengan baik petani, khususnya terkait
Javara yang beralamat di Graha mampu masuk ke pasar global. pemasaran dan pengembangan
BS 1, Kemang, Jakarta.
Sumber: Eksklusif.

155
hayati Indonesia. Aksi itu merupakan
refleksi atas rasa ngerinya melihat
kearifan lokal yang telah berabad-
abad menjaga eksistesi keragaman
hayati Indonesia mulai tergerus oleh
gelombang modernisasi. Usaha
itu bernama formal PT Kampung
Kearifan Indonesia (KKI), yang lebih
dikenal dengan merek dagang
Javara (www.javara.co.id). Melalui
KKI, Helianti memberdayakan petani
GAMBAR 32 Produk-produk Javara.
untuk kembali membudidayakan
Sumber: Whiteboard Journal April 2013
varietas-varietas tanaman yang
produk yang sesuai dengan standar sudah hampir punah secara organik
Setelah melalui proses
kualitas pasar global. Semakin pengumpulan informasi, merajut dan memfasilitasi pemasarannya.
jelas bagi Helianti bahwa terdapat pengalaman, dan berpikir matang, Aksi ini bukan lagi hanya soal
sebuah missing link yaitu aspek Helianti bulat meninggalkan makanan, melainkan lebih pada
wirausaha yang seharusnya mampu pekerjaannya yang mapan untuk soal menyelamatkan budaya lokal
menjodohkan kualitas produk membangun sebuah usaha yang dan warisan keragaman hayati,
pangan dengan keinginan pasar. bertujuan melestarikan keragaman teguhnya.

156
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS padi Si Jago yang tahan pasang surut. Jawara. Nama merek tersebut
SEDERHANA: PENAWARAN Ada juga padi danau dan padi yang mengandung harapan agar KKI
bisa ditanam di lahan kering. Jika dapat memperlihatkan salah satu
DAN PERMINTAAN
tidak dijaga kelestariannya, kekayaan sisi terbaik Indonesia dan menjadi
Sebagai seorang mantan hayati ini akan punah. jawara melalui hasil buminya. Aset
konsultan, Helianti tentu tidak akan Di sisi permintaan, Helianti utamanya dalam mendirikan KKI
melangkah tanpa berpikir matang. mengamati bahwa produk adalah pengetahuan. Sebagai
Sebelum memutuskan untuk angkat pangan organik memang belum perusahaan yang fokus kegiatannya
kaki dari pekerjaannya dan memulai cukup diminati konsumen pada pemberdayaan dan fasilitasi
KKI, ia telah melakukan analisis nasional, namun sudah memiliki pemasaran, KKI tidak memerlukan
kelayakan bisnis sederhana berupa tempat di hati konsumen pasar banyak aset fisik. Mayoritas
analisis kondisi penawaran dan global. Jadi, pasarnya jelas ada. asetnya berupa produk pertanian
permintaan. Dari sisi penawaran ia Masalahnya tinggal bagaimana yang kepemilikannya ada di pihak
melihat bahwa keragaman hayati memasarkannya, demikian Helianti, petani atau komunitas petani yang
asli Indonesia sangat kaya. Ada lulusan King College University of merupakan mitra bisnis KKI.
potensi dan peluang besar untuk London, menyimpulkan. Dalam usahanya untuk
mengembangkan produk pangan Akhirnya, pada bulan membangun KKI, Helianti tak segan
organik berbasis pertanian lokal. November 2008 Helianti mendirikan blusukan menjelajahi pelosok
Untuk beras saja, misalnya, Indonesia KKI dan mulai mengembangkan Nusantara demi menemukan
memiliki sekitar 7.000 varietas beras merek Javara. Nama Javara sendiri kekayaan hayati asli Indonesia
beraneka warna, dari putih, merah, diambil dari bahasa Sanskerta berkualitas terbaik sekaligus
yang berarti mengangkat dan berinteraksi dengan para petaninya.
hitam, hingga kuning. Di Aceh
menampilkan sisi terbaik. Dalam Blusukan membuat Helianti
ada padi pantai yang tahan pada
bahasa Sanskerta, Javara dibaca mengetahui masalah paling
keasinan tinggi, di Kalimantan ada

157
mendasar di sisi penawaran, yaitu melalui suatu proses musyawarah tingkat lokal. Informasi dan edukasi
kondisi petani yang demikian yang partisipatif. Dengan begitu, juga membuat petani khususnya
tertekan arus modernisasi dan KKI dapat menjalin kerja sama petani muda mampu berinovasi
memaksa mereka untuk hanya kemitraan dengan banyak petani dalam menyelesaikan masalah yang
membudidayakan varietas yang untuk membudidayakan verietas- dihadapi.
sudah jelas ada pembelinya varietas khas lokal yang terancam Perlahan tapi pasti KKI berhasil
walaupun harga yang ditetapkan punah. mencetak effective problem solver
tergolong murah. Kondisi tersebut dan entrepreneur farmer yang
telah lama menjerat petani sehingga
mengaplikasikan ilmu manajemen
tidak sedikit yang harus hidup di MEMBERDAYAKAN PETANI
dan prinsip bisnis terkini dengan
dalam kemiskinan. MELALUI EDUKASI DAN tetap memegang kearifan lokal
Sejak awal, fokus kegiatan KKI KEMITRAAN SETARA yang sudah terbukti efektif dalam
bukan sekadar berjualan produk merawat kekayaan bumi Nusantara
Pengalaman Helianti dan KKI
pangan organik, melainkan lebih berabad-abad lamanya. Selain
blusukan dan bermitra dengan
kepada pelestarian kekayaan memberikan edukasi bidang
petani membuatnya menyimpulkan
hayati berbasis kearifan lokal dan manajemen dan penyusunan
bahwa di tingkat akar rumput
pengembalian kebanggaan profesi rencana bisnis (business plan), KKI
petani lebih menghargai informasi
petani melalui penciptaan nilai juga memberikan pendampingan
daripada bantuan dana. Informasi
tambah (value-added) dari produk teknis dan teknologi bagi
dan edukasi yang diberikan oleh
pangan Nusantara. Oleh karena mitra petaninya, serta secara
KKI memicu lahirnya pemimpin-
itu, KKI aktif memberdayakan berkesinambungan terus
pemimpin lokal (local champion)
petani dengan memegang teguh membangun mental wirausaha
yang dapat berperan sebagai social
prinsip ethical trade, di mana petani.
entrepreneur bidang pertanian
penetapan harga dilakukan

158
Kalau mau survive, ya, harus harga diri petani adalah dengan petani merasa peduli terhadap
jualan. Kalau mau jualan laris, ya, membawa petani unggulan ke kualitas produk mereka. Mereka
harus membuat produk dengan pameran produk KKI di luar negeri. akan turun sendiri ke lapangan
very high quality dan kreatif, ujar Hal ini dilakukan KKI karena untuk memastikan terciptanya
Helianti mantap. Baginya, petani profesi petani jauh lebih dihargai produk berkualitas tinggi. Diskusi
harus dididik sebagai wirausaha di luar negeri dibandingkan di untuk memecahkan masalah juga
yang bermental baja, bukan Indonesia. Di samping itu, KKI juga merupakan bagian dari kemitraan
bermental lemah yang senang memperlakukan para petani sebagai tersebut. Melalui dialog bersama
mengejar bantuan berupa dana mitra setara untuk berdiskusi. terjadi proses berbagi pengetahuan
gratis. Ia juga ingin mendidik Misalnya dalam memutuskan harga, yang menciptakan perbedaan
petani agar dapat memandang para petani diajak berdiskusi. KKI signifikan. Kini lebih dari 700
produk pertanian bukan sekadar sangat terbuka dengan biaya dan komunitas lokal atau 50 ribu petani
bahan pangan melainkan sebuah margin yang diinginkan petani. dari seluruh Indonesia berada
karya seni yang dibuat dengan Harga hanya akan diputuskan di bawah naungan KKI. Mereka
hati dan kerja keras sehingga patut jika seluruh pihak setuju. Dengan memproduksi 640 jenis produk
diapresiasi selayaknya karya seni. demikian, petani merasa menjadi pangan premium yang dikemas
Selain melestarikan keragaman bagian dari kemitraan. secara apik dalam merek Javara.
hayati lokal, melalui KKI Helianti Konsep kemitraan KKI juga
juga ingin mewujudkan cita-citanya mencakup pelibatan petani dalam
mengembalikan kebanggaan proses pascapanen, yaitu proses
dan harga diri (pride and dignity) pemberian nilai tambah pada
profesi petani. Salah cara yang produk. Keterlibatan tersebut
mereka lakukan untuk membangun secara otomatis membuat para

159
SUBSIDI SILANG DAN Secara keseluruhan, sebagai Oleh karena itu, pada kemasan
EDUKASI PASAR MELALUI sebuah perusahaan KKI memiliki setiap produk yang dikeluarkan
margin laba yang tipis. Bagi Helianti KKI tercantum cerita tentang
PENGGARAPAN BRAND
hal tersebut tidak menjadi masalah pengolahan produk dan kehidupan
STORY karena sejak awal visinya bukanlah petani yang menanamnya. Di
Saat ini KKI telah memproduksi memaksimalkan keuntungan atau tataran pasar global telah terbentuk
lebih dari 640 jenis produk dengan profit. Dengan memproduksi suatu komunitas pasar yang
merek Javara. Namun, sesungguhnya produk pangan berkualitas tinggi disebut conscious consumers, yaitu
tidak semua jenis produk tersebut dan mengemasnya secara eksklusif, konsumen yang sangat peduli
menguntungkan Javara. Sebagian Helianti ingin melestarikan dengan penerapan nilai-nilai etika
besar produk Javara, yaitu 600 warisan keragaman hayati dan dalam setiap rantai nilai (dari
jenis, terus diproduksi dalam meningkatkan martabat petani. pemasokan bahan baku, produksi,
rangka melestarikan keragaman Dengan menggarap brand story sampai distribusi) suatu produk.
hayati walaupun secara operasional atau cerita di balik setiap produk, Helianti memang mengarahkan
merugikan. Kerugian tersebut Helianti ingin menularkan visinya KKI untuk mengalokasikan sumber
ditutupi dengan subsidi dari jenis melalui edukasi pasar, sekaligus daya dan energi khusus untuk
produk lain yang lebih komersial. meningkatkan nilai jual produknya. menggarap brand story tersebut. Ia
KKI memiliki 37 produk yang Brand story memiliki peran percaya bahwa melalui brand story
dikategorikan sebagai emerging strategis bagi KKI dalam memasarkan ia dapat meningkatkan partisipasi
( d i p ro d u k s i d a l a m ko n d i s i produk-produk Javara. Konsumen konsumen dan pasar untuk
cenderung impas atau laba tipis), di pasar global justru banyak yang menyelamatkan keragaman hayati
dan tiga produk yang dikategorikan membeli karena tertarik pada cerita yang hampir punah, sekaligus
komersial (diproduksi secara massal di balik produk yang ditawarkan. meningkatkan kesejahteraan petani
untuk meraih laba).

160
yang merupakan bagian utama manfaat bahan pangan organik.
dalam rantai nilai industri pangan. Sementara itu, pasar global dinilai
mampu memberikan harga yang
sangat baik sehingga secara
MENGOPTIMALKAN POTENSI
signifikan dapat menciptakan
PASAR DALAM NEGERI kesejahteraan yang dimimpikan
Untuk mencapai tujuan petani. Selain itu, pasar-pasar
sosialnya yaitu meningkatkan kualitas tersebut juga lebih mengapresiasi
hidup para petani di Indonesia praktik bisnis yang mengedepankan
melalui pendapatan yang layak ethical trade dan gaya hidup sehat.
sejak tahun 2011 KKI memilih untuk Tantangannya, standar produk
menggarap sektor pangan organik pangan yang ditetapkan negara
tingkat premium dan mengincar tujuan juga tinggi dan produk KKI
pasar ekspor, khususnya Eropa, harus memiliki sertifikasi agar bisa
Amerika, dan Jepang. Keputusan diekspor.
GAMBAR 33 Helianti Hilman ini diambil karena selama dua Berbekal pengetahuan
Sumber: Eksklusif tahun menggarap pasar domestik, teknis tentang prosedur ekspor
pertumbuhan KKI sangat lambat. impor, branding, dan standardisasi
Kala itu pasar domestik dinilai belum pasar Eropa yang didapatkan
siap untuk menyerap produk KKI dari sebuah lembaga swadaya
yang berharga cenderung mahal. masyarakat internasional bernama
Hal ini karena belum teredukasinya Swiss Contact, kini 200 dari 800
konsumen dalam negeri terkait produk JAVARA sudah tersertifikasi

161
dan menghiasi rak-rak toko bahan di Indonesia menjual produk
pangan di berbagai negara seperti Javara. Luar biasa, bukan? Terlebih
Amerika Serikat, Jepang, Belgia, karena Helianti membangun KKI
Swiss, dan Singapura. KKI pun pada tahun 2008 sebagai sebuah
mampu meningkatkan kuantitas perusahaan mikro dan mampu
ekspornya dari 5% menjadi 80% mencapai itu semua hanya dalam
dari total produk. Melalui inovasi jangka waktu enam tahun! Oleh
produk, KKI telah mengekspor karena itu, pantas jika Helianti
produknya ke 18 negara di empat Hilman dianugerahi penghargaan
benua yang menyumbangkan 90% Ernst and Young Social Entrepreneur
dari total omzet. of the Year pada 2013 lalu. Semua itu
Saat ini, KKI ingin kembali dapat berawal dari cita-cita mulia untuk
mengoptimalkan potensi pasar lokal. melestarikan keragaman hayati dan
Selain dalam rangka ekspansi pasar, membahagiakan petani.
juga dalam rangka meningkatkan
kepedulian konsumen domestik.
Hal ini baru dimulai karena Helianti
melihat sudah adanya peningkatan
kesadaran masyarakat Indonesia
terhadap pola hidup sehat dan
berkembangnya apresiasi terhadap
isu warisan hayati. Sekarang sudah
ada lebih dari 500 supermarket

162
Koperasi teh milik bersama,
kalo ga dimajukan bersama
nanti gimana?
Asep Supriadin

163
3.5 ASEP SUPRIADIN: MEMBUKTIKAN BAHWA PETANI JUGA BISA PUNYA
PABRIK BERSAMA KOPERASI PUTERA MEKAR

Sejak Indonesia merdeka, daripada kualitas, pemerintah sering Seperti pola umum pendirian
koperasi sudah dirancang untuk mendorong pendirian koperasi tanpa koperasi, KSU Putera Mekar didirikan
menjadi sokoguru perekonomian proses edukasi dan pendampingan dengan tujuan sederhana, yaitu
rakyat oleh Bapak Bangsa. Berbagai yang memadai. Alhasil, dari sekitar untuk meningkatkan kesejahteraan
upaya untuk mendorong tumbuh 190.000 koperasi di Indonesia, petani teh selaku anggotanya. Adalah
kembang koperasi pun dilakukan. hanya sekitar 30% yang aktif dan Bapak Asep Supriadin, seorang
Namun, dalam perkembangannya rutin melaksanakan Rapat Anggota petani teh, yang aktif menggerakkan
upaya-upaya itu justru merusak fitrah Tahunan (RAT). para petani lainnya untuk bergotong
koperasi sebagai lembaga ekonomi Cerita di atas tidak berlaku royong meningkatkan kesejahteraan
berwatak sosial yang pendiriannya jika berkunjung ke Desa Cisaat, bersama. Berdiri sejak 9 Maret
didorong oleh kebutuhan dan Kecamatan Cilawu, Kabupaten 2009, saat ini KSU Putera Mekar
keinginan masyarakat untuk Garut. Mengapa? Hal ini karena beranggotakan 454 petani yang
meningkatkan kesejahteraan di sana dapat ditemukan sebuah memiliki perkebunan teh rakyat
bersama (collective egoism). koperasi yang berdiri atas keinginan seluas 406,51 hektare. KSU Putera
Akhirnya, di Indonesia banyak petani sendiri, bukan inisiatif Mekar pun masih menjadi satu-
koperasi yang tumbuh dari dorongan pemerintah, bukan pula karena satunya pabrik teh Indonesia yang
dan inisiatif pemerintah, bukan seorang tokoh lokal yang dihormati. dimiliki oleh petani, dengan Bapak
dari keinginan masyarakat sendiri. Koperasi itu bernama Koperasi Asep Supriadin sebagai ketua
Selain itu, berhubung kuantitas Serba Usaha (KSU) Putera Mekar. pengurusnya sejak pendirian hingga
koperasi tampaknya lebih penting kini.

164
sudah memiliki sertifikasi UTZ dari
Belanda, sebuah sertifikasi untuk
Good Agriculture Practice (GAP)
yang meliputi cara penanaman,
pemeliharaan, dan pemanenan
berkelanjutan, serta aspek sosial
yang berkaitan dengan kualitas
kehidupan petani.
Untuk mengurus sertifikasi UTZ
tersebut, petani harus berkelompok
secara formal, yang salah satu
wadahnya adalah koperasi. Jika
tidak memiliki sertifikat tersebut,
para petani terancam kehilangan
pelanggan mereka. Masalah
GAMBAR 34 Pabrik Teh Iroet
Sumber: Eksklusif
bersama ini memaksa para petani
yang tadinya bekerja sendiri-sendiri
MASALAH BERSAMA YANG Dayeuhmanggung (PTPN VIII). Pada
untuk berkelompok dan bekerja
saat itu mereka masih menjalankan
MEMBANGUN KEKOMPAKAN sama. Adalah sosok Asep Supriadin
usaha mereka secara sendiri-sendiri.
yang sangat aktif menggerakkan
Sebelum koperasi ini berdiri, Akan tetapi, semenjak tahun 2008,
petani yang saat itu sudah terbiasa
sejak awal tahun 2000-an para PTPN VIII meningkatkan standar
bekerja sendiri-sendiri dan mulai
petani teh yang memiliki kebun bahan baku mereka dan hanya
ingin memanfaatkan tanah untuk
sendiri menjual pucuk teh mereka ke mau menerima pucuk teh yang
komoditas selain teh (seperti

165
sayur-sayuran) untuk bersatu terbangun, dalam satu tahun semua kepincut atau langsung suka.
dan meningkatkan kesejahteraan petani anggota KSU Putera Mekar Harapannya adalah konsumen kelak
bersama melalui koperasi. berhasil mengantongi sertifikat bisa langsung menyukai teh yang
Akhirnya, para petani mau UTZ. Namun, Asep Supriadin selaku mereka hasilkan.
merapatkan barisan dan mulai pimpinan koperasi tidak berhenti di
secara rutin membayar iuran berupa situ. Ia mengarahkan anggotanya
untuk memiliki sertifikasi Teh Lestari PERJALANAN UNTUK
simpanan wajib bulanan untuk
yang dikeluarkan oleh Dewan Teh MEMILIKI PABRIK SENDIRI:
mendukung kegiatan operasional
koperasi. Forum musyawarah Indonesia. SILATURAHMI YANG
tahunan pun rutin dilaksanakan. Walaupun membutuhkan MEMANJANGKAN REZEKI
Dalam forum itu, perkembangan pengorbanan, sertifikasi UTZ dan
Sebagai pemimpin para
harga jual teh, laporan neraca Teh Lestari ini akhirnya dapat
petani, Pak Asep menyadari bahwa
dan laba rugi koperasi, serta membantu petani meningkatkan
untuk meningkatkan kesejahteraan
penyusunan struktur pengurus pada nilai jual pucuk basah mereka
anggotanya, koperasi harus bisa
tahun berikutnya menjadi agenda dari Rp700 per kilogram menjadi
memfasilitasi pengolahan pucuk
utama. Setiap anggota memiliki Rp1.200 per kilogram. Dampak lain
yang dihasilkan dari kenaikan nilai teh yang dihasilkan anggotanya,
hak yang sama dalam pengambilan
jual ini adalah banyak petani yang misalnya menjadi teh kemasan, agar
keputusan. Sejak berdirinya
sebelumnya mengalihfungsikan nilai tambah dari produk teh tersebut
koperasi, proses sertifikasi UTZ
kebun teh mereka menjadi kebun dapat dinikmati oleh petani sendiri.
dapat difasilitasi. Penjualan pucuk
teh ke Dayeuhmanggung pun sayur, kembali menanam teh. Untuk itu, koperasi perlu memiliki
dilakukan melalui koperasi. Semua teh yang dihasilkan oleh pabrik sendiri. Namun, untuk
petani anggota KSU Putera Mekar membangun pabrik membutuhkan
Dengan kerja keras dan
diberi nama Teh Iroet, yang berarti dana besar dan iuran para petani
kekompakan yang akhirnya bisa

166
berniat mengembangkan usaha teh
kemasan ini dengan lebih serius.
KSU Putera Mekar pun mengajukan
proposal bantuan pendanaan ke
Dinas Koperasi Jawa Barat. Namun,
untuk mengakses dana tersebut
dibutuhkan lembaga penjamin
(avalis), dan ternyata lembaga yang
ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi
Jawa Barat bermasalah. Akhirnya,
proses pengajuan dana tersebut
putus di tengah jalan.
KSU Putera Mekar kembali
GAMBAR 35 Bagian dalam pabrik teh.
menjalankan aktivitasnya seperti
Sumber: Eksklusif
biasa karena belum bisa memiliki
pabrik sendiri. Cobaan berat
tidak mencukupi. Oleh karena itu, dari Kertabumi, yaitu Koperasi Bina
kembali datang pada tahun 2013
Pak Asep memulai langkah untuk Warga.
ketika PTPN VIII secara sepihak
membuat Teh Iroet dalam kemasan Produk Teh Iroet dalam
memutuskan untuk menghentikan
dengan cara meminta bahan jadi kemasan tersebut ditampilkan
pembelian pucuk dari KSU Putera
pada Dayeuhmanggung. Bahan dalam Festival Teh tahun 2011 di
Mekar. Alasan pastinya tidak
jadi tersebut dibuat kemasannya Bali. Ternyata respons terhadap Teh
diketahui persis. Namun, Pak Asep
dengan penjamin pasar (avalis) Iroet cukup baik sehingga koperasi
menduga keputusan tersebut

167
diambil karena pucuk teh yang dengan Pak Alexander Supit (CEO
dihasilkan oleh kebun teh milik sekaligus pemilik PT Sariwangi
PTPN VIII sudah mencukupi AEA). Dari pertemuan tersebut,
kebutuhan perusahaan. Pak Supit memutuskan untuk
Keputusan ini jelas memberatkan meminjamkan sejumlah dana
petani karena saat itu mereka bagi koperasi melalui perusahaan
belum memiliki pabrik sendiri dan yang dimilikinya. Dana itu untuk
belum memiliki pembeli pucuk membeli pabrik bekas dan
yang lain. Selama ini hasil pucuk merenovasinya sehingga dapat
teh mereka dijual kepada satu digunakan untuk pengolahan
pembeli, yaitu Dayeuhmanggung pucuk basah menjadi teh kering.
PTPN VIII. Tujuan koperasi untuk Pinjaman dengan ketentuan
menyejahterakan petani pun lunak itu menumbuhkan kembali
menjadi terasa sangat sulit dicapai. harapan petani teh anggota KSU
Beruntung KSU Putera Putera Mekar. Mereka jadi bisa
GAMBAR 36 Karung-karung teh di dalam
Mekar memiliki pemimpin yang mengolah pucuk teh menjadi
pabrik
rajin bergaul dan bersilaturahmi barang setengah jadi sehingga
Sumber: Eksklusif
dengan berbagai pihak karena memiliki nilai jual yang lebih
memang silaturahmi adalah tinggi. Selain itu, PT Sariwangi AEA
pemanjang rezeki. Melalui juga bersedia membeli seluruh
koleganya di lembaga nirlaba hasil produksi pabrik teh yang
Business Watch Indonesia (BWI), akan didirikan tersebut. Dengan
Pak Asep Supriadin dipertemukan

168
demikian, PT Sariwangi AEA juga hampir satu tahun. Pada tanggal RENCANA PENGEMBANGAN
berperan sebagai penjamin pasar. 17 April 2014 dilakukan peresmian
KE DEPAN
Kontrak pembelian dengan PT pabrik yang diberi nama Pabrik
Sariwangi juga tidak memberatkan Teh Iroet tersebut. Peristiwa ini Cita-cita memiliki pabrik sendiri
petani karena koperasi dapat merupakan hal bersejarah bagi sudah tercapai. Namun, Pak Asep
membayar cicilan pinjaman Indonesia karena Pabrik Teh Iroet tidak ingin berpuas diri. Ia terus
dengan memotong sejumlah adalah pabrik pertama yang mengarahkan KSU Putera Mekar
persentase tertentu dari penjualan dimiliki sendiri oleh petani. Saking untuk berinovasi mengembangkan
bulanan mereka ke PT Sariwangi bersejarahnya, pada hari itu Bapak produk dan usahanya. Hal ini terbukti
AEA. Di dalam pun kontrak tidak Bayu Krisnamurthi selaku Wakil dengan prestasi terkini KSU Putera
ada klausul yang mengharuskan Menteri Perdagangan RI sampai hadir Mekar yaitu produk teh hijau mereka
koperasi menjual hasil teh kepada di sana bersama Bapak Alexander memperoleh peringkat ketiga dari
perusahaan jika ada pembeli lain Supit, Business Watch Indonesia, dan 20 peserta dalam Perlombaan Teh
yang memberikan harga lebih baik. Asosiasi Produsen Agrokomoditi Nasional tahun 2015, dengan tim juri
Namun, koperasi memutuskan Lestari (Aspatari). Pada hari itu pula dari Jepang dan China, dua bangsa
untuk tidak menjual teh kepada cahaya harapan bagi para petani yang terkenal dengan budaya
pembeli lain karena harga dan muncul kembali. Harapan bahwa minum tehnya.
layanan yang diberikan sudah koperasi yang mereka rintis lima Selain itu, sesuai namanya yaitu
sangat bagus. Selain itu, mereka tahun silam semakin mendekatkan Koperasi Serba Usaha, Pak Asep
juga merasa berutang budi. mereka dengan cita-cita koperasi berharap kelak KSU Putera Mekar
untuk meningkatkan kesejahteraan dapat memiliki unit warung serba
Proses renovasi pabrik akhirnya
para petani anggotanya. ada (waserda) untuk membantu
dapat diselesaikan dalam waktu
menyediakan kebutuhan pupuk

169
dan kebutuhan sehari-hari keluarga usaha secara bersama-sama.
petani, unit simpan pinjam, serta unit Kasus KSU Putera Mekar memang
peternakan yang diharapkan bisa spesial karena mereka sudah
memberikan penghasilan tambahan memiliki kepemimpinan yang kuat
bagi anggota koperasi sekaligus dan efektif dalam membangun
untuk menyediakan biogas sebagai kekompakan dan menentukan arah
bahan bakar mesin pabrik. Saat ini pengembangan yang diinginkan
proses penjajakan calon mitra usaha bersama.
masih terus dijalankan dalam rangka Siapa bilang petani Indonesia
mewujudkan rencana tersebut. tidak bisa punya pabrik sendiri?
Beberapa pengamat Siapa bilang petani Indonesia tidak
perkoperasian memberikan bisa mengelola usaha? Buktinya
apresiasi kepada KSU Putera Mekar ada KSU Putera Mekar, pemilik
yang sudah memiliki kekompakan Pabrik Teh Iroet, produsen teh yang
dan arah pengembangan yang kenikmatannya membuat siapa saja
jelas. Biasanya, para penggiat kepincut!
perkoperasian yang ingin
membantu perkembangan koperasi
petani harus memulai pekerjaan
mereka dari mendampingi
koperasi dalam membangun
kekompakan anggota agar dapat
menentukan arah pengembangan

170
FOOD FOR THOUGHT 4:
PROSES KREATIF SEORANG WIRAUSAHA SOSIAL:
PANGGILAN IDE KONSEP MODEL BISNIS

B eberapa kisah wirausaha sosial yang menginspirasi dunia


dan Indonesia yang sudah disampaikan sebelumnya
menunjukkan kepada kita beberapa hal mendasar:
keberanian dan memacu adrenalin. Tapi bagaimana dengan
contoh perjalanan hidup yang seru? Menjadi wirausaha
sosial adalah salah satu jawabannya.
1. Permasalahan sosial dapat diatasi dengan solusi bisnis, 4. Memberi dan memberdayakan merupakan vitamin bagi
agar dapat lebih mandiri dan berkelanjutan. Sehingga tidak jiwa para wirausaha sosial. Menurut Bapak Kewirausahaan
tepat jika kita mengibaratkan misi sosial dan kegiatan bisnis Sosial, Bill Drayton, bahkan hal tersebutlah yang dipandang
seperti air dan minyak. Mungkin lebih tepat jika diibaratkan sebagai kunci panjang umur, hidup sehat, dan bahagia. Jadi
seperti garam dan gula, yang jika digabungkan dengan ada kepuasaan batin tersendiri ketika kerja keras kita berhasil
kadar yang pas, dapat membuat masakan terasa nikmat dan memperbaiki kondisi lingkungan dan masyarakat.Bill
memberi rasa bahagia bagi siapapun yang memakannya. Drayton tahun ini berusia 72 tahun; Muhammad Yunus 75
2. Semakin besar masalah sosial yang dihadapi, semakin tahun; Ela Bhatt 82 tahun; Pak Bambang Ismawan 77 tahun.
besar urgensi bagi seorang wirasusaha sosial untuk segera Mereka semua masih energik dan aktif berkarya di usia
memulai aksinya. Seorang wirausaha sosial tidak menunggu yang sudah tergolong senja. Dr V pendiri Aravind Eye Care
dukungan dari kondisi ekosistem yang baik untuk Hospital, meninggal di usia 88 tahun. Mungkin Bill Drayton
merealisasikan visinya, karena mereka lahir dari adanya benar, menjadi wirausaha sosial bisa membuat panjang
masalah bukan dari kondisi yang serba ada. umur!
3. Perjalanan untuk memulai dan mengembangkan sebuah 5. Motivasi (latar belakang), visi, dan cara yang dilakukan
social enterprise tidak ada yang mudah. Tantangan berat oleh masing-masing wirausaha sosial untuk mewujudkan
pasti dihadapi. Jalan yang harus ditempuh juga berlika- visinya bersifat unik. Karena pada umumnya wirausaha sosial
liku. Tapi bagi wirausaha sosial, kondisi tersebutlah yang mengembangkan solusi dan usaha sosialnya secara organik,
membuat hidup mereka terasa seru! Beberapa contoh menyesuaikan dengan tipe masalah sosial dan karakteristik
permainan seru adalah bungee jumping, roller coaster, panjat lingkungan tempat Ia beroperasi yang senantiasa berubah
tebing, dan mungkin arung jeram. Semuanya menguji seiring dengan waktu.

171
Proses mengembangkan suatu organisasi apalagi Untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan
organisasi itu adalah sebuah social enterprise bisa dikatakan di atas, kamu perlu menyimak bab berikutnya. Lebih baik lagi jika
mengandung unsur seni yang cukup tinggi. Proses coba dan kamu mengikuti quiz yang juga sudah disiapkan di dalamnya.
perbaiki (trial and improve) berulang berkali-kali sampai akhirnya Mudah-mudahan akan bisa membantu kamu dalam menyusun
ditemukan suatu model pengelolaan yang pas bagi jenis dan dan mengembangkan ide kedalam konsep dan model bisnis
cakupan kegiatan organisasinya masing-masing. Persis seperti social enterprise, secara lebih terstruktur; khususnya bagi kamu-
proses seorang pencipta lagu yang mungkin harus mencoba kamu yang sudah ingin menjadi wirausaha sosial namun masih
ratusan kombinasi nada dan lirik, sampai akhirnya didapatkan bingung ingin memulai langkah darimana.
kombinasi yang dirasapas,dan proses penciptaan lagu pun bisa
dianggap selesai.
Hal ini yang kemudian membuat perkembangan
kewirausahaan sosial diwarnai dengan corak atau model yang
beragam. Namun secara umum, terdapat pola yang sama dalam
proses kreatifnya, yaitu berawal dari sebuah panggilan jiwa.
Panggilan jiwa itu lalu memicu lahirnya ide untuk melakukan
suatu aksi untuk membuat perubahan. Ide itu kemudian
dipahat menjadi suatu konsep kegiatan dan organisasi. Proses
pemahatan ide tidak berhenti disitu, melainkan dilanjutkan
sampai dihasilkan suatu model bisnis.
Lantas, apa itu konsep dan model bisnis? Bagaimana konsep
dan model bisnis dari sebuah organisasi social enterprise?

172
Contoh Proses Pengembangan Ide Bank Sampah Si Andi
(Hypothetical Case)
Model Bisnis

Segmen pemasok sampah saya adalah


warga Kelurahan Senayan; segmen
pembeli sampah olahan saya pabrik
Konsep pupuk dan daur ulang sampah. Ke
warga layanan yang saya tawarkan
Konsepnya seperti bank saja. menabung dengan sampah; kepabrik
Bank sampah. Orang-orang buka saya tawarkan bahan baku pupuk
rekening ke saya dengan dana Rp organik dan sampah yang sudah
50,000; nanti saya langsung dapat dikelompok kan dan dibersihkan.
bonus 3 tong sampah ke mereka: Untuk pasukan pengumpulan dan
organik, plastik, dan lainnya. pemisahan sampah, saya akan
Ide Masyarakat bisa ke pool untuk berdayakan para pemulung menjadi
nabung sampah; bisa juga diambil mitra. Akan ada tim administrasi juga
Panggilan Saya ingin memperbaiki dirumahnya; tapi harga beli nanti untuk mencatat saldo tabungan
pengelolaan sampah akan dibedakan, lebih tinggi bagi warga di saya. Saya akan dapat uang
di lingkungan sekitar yang nganter sendiri sampahnya. daripabrik, ke warga saya keluar
Mengapa lingkungan kita dulu.Kalau orang lain Pembelian tidak cash, melainkan uang, juga untuk bayar tim, tapi
begitu kotor? menawarkan jasa angkut menambahkan saldo rekening untuk sewa gudang saya bermitra
Mengapa banyak sekali sampah minta retribusi warga di saya; baru bisa diambil dengan kecamatan agar ga bayar
orang yang membuang atau iuran, saya justru akan setelah 3 bulan dilihat konsisten sewa tanah Pemda, karen akan kerjaan
sampah sembarangan? membeli sampah mereka; bisa misah sampah. Semua saya bantu kerjaan dia juga. Kegiatan
Mengapa sampah tidak namun hanya bagimereka sampah yang dibeliakan dikelola sosialiasi dan edukasi warga juga akan
dikelola, melainkan yang sudah memisah lalu dijual lagi denganharga lebih kolaborasi dengan Kecamatan dan
ditumpuk saja? sampahnya. tinggi. CSR perusahaan.

173
Always plan ahead. It
wasnt raining when Noah
built the ark.

- Richard Cushing

174
4 KONSEP DAN MODEL
BISNIS SOCIAL
ENTERPRISE
Social Enterprise di Indonesia memiliki 4 corak
utama, yaitu Community Based, Not-for-profit,
Hybrid, dan Profit for Benefit. Penjabaran di buku
ini tidak untuk menunjukkan tipe mana yang lebih
baik, melainkan untuk memberi gambaran praktis
kepada pembaca, sehingga pembaca dapat
menentukan sendiri tipe mana yang paling sesuai
untuk misi dan kegiatan SE-nya.
Setelah melihat contoh- pendidikan oleh Tuhan. Apakah aku untuk menciptakan perubahan, bukan
contoh social enterprise yang sukses juga akan bisa membangun sebuah lagi sekadar menunggu perubahan.
berkarya di bumi Nusantara, tentu social enterprise seperti mereka? Sekarang eranya Revolusi Mental,
muncul perasaan menggelitik di Kami sangat bersyukur jika kan? Yakinlah bahwa kamu juga bisa
dalam hati. Mungkin perasaan pertanyaan-pertanyaan menggelitik menjadi seorang wirausaha sosial.
menggelitik itu mempertanyakan, itu tengah bergentayangan di Mempelajari konsep dan model
Kok bisa, ya, mereka membangun hati dan kepala kamu saat ini. bisnisnya terlebih dahulu tentu akan
suatu organisasi bisnis untuk Mengapa? dapat membantu kamu menyusun
menjalankan misi sosial? atau Indonesia mempunyai sangat langkah untuk menjadi wirausaha
Bagaimana seluk-beluk proses banyaaak masalah sosial. Dengan sosial. Nah, sebelum kita masuk
pengembangan organisasi yang banyaknya masalah sosial yang lebih lanjut tentang bagaimana
mereka lakukan? Mungkin juga ada, pemerintah tidak dapat membangun social enterprise-mu
pertanyaan semacam ini muncul, menyelesaikannya sendirian. sendiri, kita perlu tahu sebenarnya
Aku muda, sehat, beruntung pula Indonesia butuh kalian, wahai apa, sih, social enterprise itu. Yuk, kita
diberi kesempatan mengenyam Pemuda-Pemudi Cerdas Indonesia, bahas terlebih dahulu.
" An idea that is developed and put into
action is more important than an idea
that exists only as an idea"
- Buddha

177
4.1 APA ITU SOCIAL ENTERPRISE?

Terus terang tidak mudah Perjalanan kami dimulai dalam interview guide itu sudah
menjelaskan definisi dari social dengan melakukan desk research ada pertanyaan seputar kriteria
enterprise. Hingga kini belum ada mengumpulkan kriteria-kriteria SE di Indonesia. Para peserta
kesepakatan di dunia terkait definisi yang muncul dalam kajian-kajian FGD tersebut sebenarnya juga
ataupun kriterianya. Perbedaan terkait social enterprise (SE). merupakan narasumber yang kami
tersebut kelihatannya dipengaruhi Berdasarkan informasi yang kami kunjungi untuk diwawancarai lebih
oleh perbedaan mazhab atau dapatkan dari studi literatur, kami mendalam.
school of thought yang dianut, serta menyusun sebuah interview guide Kami mewawancarai 18
karakteristik unik social enterprise yang menjadi pedoman untuk orang praktisi social enterprise
di masyarakat yang berbeda-beda. mewawancarai responden praktisi dan 6 orang dari institusi penggiat
Karena tidak adanya kesepakatan dan penggiat social enterprise di sebagai narasumber. Seluruh hasil
tersebut, akhirnya setiap negara Indonesia. Draf interview guide wawancara itu dianalisis, kemudian
menyusun kriteria dan definisinya tersebut kemudian didiskusikan hasilnya kembali didiskusikan
masing-masing seperti di Amerika bersama praktisi dan penggiat dengan praktisi dan penggiat
Serikat, Inggris, Kanada, Korea SE dalam sebuah forum Focus SE yang sudah kami wawancarai
Selatan, dan Thailand. Salah satu Group Discussion (FGD). Setelah sekaligus juga merupakan peserta
tujuan dilakukannya penelitian dan mendapatkan masukan dari peserta forum FGD pertama di dalam forum
penyusunan buku ini adalah untuk FGD dan melakukan beberapa FGD kedua. Setelah melewati masa
menyusun kriteria dan definisi yang penyesuaian, tersusunlah sebuah perenungan hasil wawancara dan
mencerminkan karakteristik social interview guide yang kami gunakan hasil diskusi selama FGD yang cukup
enterprise di Indonesia. untuk turun ke lapangan. Di panjang, akhirnya tersusunlah

178
lima kriteria dasar social enterprise dikatakan sebagai sebuah social SOCIAL MISSION/GOAL
Indonesia (lihat gambar berikut). enterprise jika memenuhi kelima (MISI SOSIAL)
Kami sebut dengan kriteria dasar kriteria tersebut.
Kriteria pertama dan paling
karena sebuah organisasi baru bisa
penting yang harus dimiliki oleh
sebuah SE adalah misi sosial, yaitu
Social mission/ ada masalah sosial yang ingin
goal dituntaskan. Bisa dikatakan bahwa
kriteria ini menjadi the reason
and purpose to live atau motivasi
pendirian sekaligus tujuan bagi
sebuah organisasi SE untuk terus
Sustainability Empowerment
ada di tengah masyarakat. Meski
belum ada definisi dan kriteria SE
yang disepakati dalam literatur social
enterprise, misi sosial selalu muncul
sebagai kriteria utama dalam setiap
literatur yang kami temui.
Ethical Business Kebanyakan misi sosial terkait
Social Impact
Principles dengan kemiskinan/ekonomi.
Akan tetapi, ada juga social
enterprise yang bergerak di bidang
GAMBAR 37 Lima Kriteria Dasar Social Enterprise lingkungan, seperti Greeneration
(www.greeneration.org) yang

179
misi sosialnya adalah membantu kehidupan masyarakat yang memberantas kebutaan di India,
dunia untuk mencapai green diberdayakan perlu menjadi tujuan merekrut perempuan-perempuan
attitude (perilaku hijau) dan green akhir. Dengan demikian, penyelesaian muda dari kampung-kampung untuk
enviroment (konservasi lingkungan), masalah sosial dapat dilakukan dididik dan dilatih menjadi tenaga
serta perkumpulan Telapak yang secara berkelanjutan dan mandiri kesehatan di AECH. Di sini jelas
misi sosialnya adalah melakukan oleh masyarakat sendiri. Sebuah SE terlihat bagaimana AECH melakukan
transformasi dari praktik illegal dapat mulai beranjak dan berfokus pemberdayaan bagi perempuan-
logging menuju community logging. memberdayakan masyarakat di perempuan yang merupakan bagian
daerah lain. penting dari proses pencapaian
Aspek pemberdayaan inilah target misi sosial sekaligus misi
EMPOWERMENT yang membedakan seorang bisnisnya. Tanpa perawat andal,
(PEMBERDAYAAN) wirausaha sosial dengan dermawan unit komersial AECH tidak akan
K r i t e r i a ke d u a a d a l a h (filantropis) biasa. Wirausaha sosial dirundungi pasien. Dengan modal
pemberdayaan. Masyarakat atau mengajarkan cara memancing pendidikan yang mereka peroleh,
komunitas baik yang memiliki atau menangkap ikan agar kelak perempuan-perempuan tersebut
masalah sosial secara langsung masyarakat bisa mendapatkan mengalami perubahan hidup dan
maupun tidak langsung diedukasi ikan sendiri, sedangkan dermawan mampu mengubah nasib mereka.
dan didorong untuk ikut membantu memberi ikan. Unsur pemberdayaan Mereka yang terlahir dalam keluarga
diri mereka sendiri dengan terlibat tidak saja terletak pada target misi dan lingkungan yang miskin dan
dalam proses penyelesaian masalah sosialnya, tetapi juga bisa dilakukan terbelakang, menjadi individu yang
sosial tersebut. Hal ini krusial sebagai bagian dari proses kegiatan memiliki pekerjaan bermartabat
karena masalah sosial yang ada sosial dan bisnis sebuah SE sekaligus. dan penghasilan yang layak bagi
perlu ditangani secara holistik dan Misalnya cerita tentang Aravind kemanusiaan.
menyentuh akar permasalahan. Eye Care Hospital (AECH) yang
Perubahan perilaku dan transformasi untuk mencapai target sosialnya

180
BOX 4: TOMS: Sepatu untuk Masa Depan Jutaan Anak Tidak Mampu

S aat ini berkembang satu istilah baru, yaitu Socially


Responsible Business or Enterprise (SRE). Istilah ini cukup
menambah kebingungan di kalangan gerakan kewirausahaan
sepertinya di atas rata-rata anak muda seusianya. Hal itu juga
terlihat dari hobinya berpetualang menjelajahi negara lain
dengan cara backpacking, padahal sebenarnya dia seorang
sosial yang sampai saat ini belum mendapat kejelasan miliuner yang sudah pasti mampu berwisata ke luar negeri
mengenai definisi dan kriteria SE. Ada yang pernah mendengar dengan agen travel dan menginap di hotel berbintang.
merk sepatu TOMS? Atau mungkin memakainya? Berikut Ide brilian Blake berawal dari keputusan untuk berlibur
adalah kisah TOMS untuk memberi kamu gambaran mengenai ke Argentina dan meninggalkan gemerlap kota Los Angeles,
perbedaan SRE dengan SE. Amerika Serikat, selama beberapa minggu. Saat itu tahun
2006 dan usia Blake hampir 30 tahun. Jiwanya sedang sangat
TOMS: Sepatu untuk Masa Depan Jutaan Anak Tidak ingin menikmati kehidupan sehari-hari masyarakat Argentina.
Mampu Jadi, bukannya menikmati keindahan kelas bintang lima yang
ditawarkan Argentina, Blake justru menghabiskan waktunya di
Ide brilian memang sering Argentina dengan menikmati makanan dan minuman rakyat,
muncul secara tidak memakai sepatu alpargata yang umum dipakai masyarakat di
diduga-duga. Setidaknya sana, dan berkeliling dari desa ke desa.
hal tersebut terjadi pada Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan relawan asal
Blake MyCoskie, seorang Amerika Serikat yang bertugas membagikan sepatu kepada
wirausaha muda kreatif. anak-anak Argentina yang kurang mampu. Relawan tersebut
Pada usia sekitar 25 tahun melalui organisasinyamengumpulkan donasi sepatu dan
ia sudah mengelola usaha dana untuk menjalankan kegiatan pembagian sepatu tersebut.
di bidang edukasi melalui Relawan itu bercerita bahwa tidak jarang ukuran sepatu
TV kabel dengan nilai sekitar USD25 juta atau sekitar Rp250 yang mereka bawa tidak pas dengan ukuran kaki masyarakat
miliar. Semangat kerja keras, kreativitas, dan keberanian Blake penerima.

181

Setelah perbincangan itu, Blake melanjutkan perjalanannya sudah menjadi miliuner, Blake ingin merasakan hidup yang
dengan perhatian yang lebih terhadap kaki-kaki masyarakat lebih bermakna, yaitu dengan membantu orang lain. Pada
miskin Argentina. Ia menyaksikan sendiri bahwa banyak sekali masa liburannya di Argentina, ia tidak bisa berhenti berpikir
yang tidak memakai sepatu. Wajah kemiskinan tampak nyata soal bagaimana membantu anak-anak tersebut melalui sepatu.
baginya setelah melihat kaki anak-anak di sana banyak yang Walau di hati kecilnya ada suara berbisik, Hei, Blake, kamu
mengalami memar, lecet, bahkan infeksi. Pengalaman tersebut sekarang sedang liburan, jangan terlalu serius berpikir, ia tidak
terus membayanginya. Mungkin karena semiskin-miskinnya mampu menahan diri. Otaknya terus berputar memikirkan cara
warga Amerika Serikat, pasti masih mampu mempunyai sepatu. yang mandiri dan berkelanjutan untuk membantu anak-anak di
Orang bijak bilang, life starts at thirty atau hidup dimulai dunia yang belum memiliki sepatu.
pada usia 30. Mungkin itulah yang dialami Blake. Walaupun

GAMBAR 38 Contoh penyajian dampak sosial dalam rangka menjawab kritik dan menunjukkan pengembangan
operasi TOMS menuju beyond one for one.

Sumber: http://www.toms.com/production

182

Jiwa kewirausahaan membuatnya tidak ingin membantu disukai banyak orang sehingga Blake berani meneruskan
seperti cara relawan yang ia temui, yang harus bergantung idenya dengan memproduksi lebih banyak sepatu di
pada donasi. Ketergantungan seperti itu bisa menjadikan misi Argentina. Sebagai pendiri dan pemilik, Blake juga sangat
sosial terhenti jika para donatur berhenti menyumbang atau rajin mempromosikan sepatunya. Salah satunya dengan
memindahkan sumbangannya untuk mendukung kegiatan memakai sepatu TOMS yang berbeda warna untuk mencuri
lain. Setelah berpikir cukup keras, akhirnya Blake berhasil perhatian orang agar bertanya atau mengingatkan dia soal
memanggil ide briliannya, yaitu mendirikan usaha sepatu sepatunya yang salah pasangan. Dengan demikian, ia memiliki
dengan model bisnis one for one, yaitu untuk setiap pasang kesempatan untuk menjawab sekaligus menceritakan misi
sepatu yang terjual, ia akan memberikan sepasang sepatu TOMS dan sejarah munculnya ide usahanya.
untuk anak-anak yang kurang beruntung. Tidak ada persentase, Strategi tersebut ternyata cukup berhasil. Blake
tidak ada pula formula alokasi dana sosial tertentu. Hanya mempelajari bahwa melalui cerita ataubrand storyyang kuat, ia
ada komitmen membagikan sepasang sepatu untuk setiap tidak hanya dapat menggaet pembeli tetapi juga pendukung
pasang yang terjual. Satu untuk satu, sederhana. Usaha tersebut (supporter). Pendukung inilah yang rajin menceritakan kembali
ia beri namaShoes for Better TomorrowatauTomorrows kisah dan misi TOMS. Para pendukung itu mungkin saja ada
Showssehingga merek utama yang diangkat pun menjadi yang bekerja di majalah atau memiliki teman yang bekerja
TOMS. di majalah. Hal ini terlihat dari fakta bahwa hanya dalam
Tak pakai menunggu, Blake menggunakan sisa hitungan bulan, kisah TOMS sudah diangkat oleh beberapa
masa liburannya untuk mencari mitra usaha yang dapat majalah terkemuka seperti Vogue, Elle, Los Angeles Times,
membantunya memproduksi sepatu. Blake ingin memproduksi Time, O, dan People. Cerita tentang TOMS merebak layaknya
sepatu seperti sepatu alpargata khas masyarakat Argentina, virus. Tak lama kemudian, beberapa artis papan atas seperti
namun dimodifikasi agar lebih gaya, kuat, dan nyaman dipakai. Scarlett Johansson, Tobey Maguire, dan Keira Knightley terlihat
Blake ingin membawa contoh sepatu ketika ia pulang ke Los berjalan-jalan dengan TOMS. Tak heran, pada tahun yang
Angeles untuk segera dipakai dan ditunjukkan kepada banyak sama Blake berhasil mencapai target awal penjualannya yaitu
orang sehingga ia bisa mengamati respons pasarnya. 10.000 sepatu. Sesuai janjinya, ia segera mengatur rencana dan
Sebuah ide tidak mungkin disebut brilian jika tidak melaksanakan misinya untuk membagikan 10.000 sepatu TOMS
berhasil mencuri perhatian pasar. Sepatu alpargata versi TOMS pertama untuk anak-anak yang belum beruntung di Argentina.

183

GAMBAR 39 Blake MyCoskie memasangkan sepatu untuk anak-anak di Amerika Latin

Sumber foto: http://www.pri.org/stories/2013-10-08/toms-shoes-rethinks-its-buy-one-give-one-model-helping-needy

Perjalanan membagikan sepatu perdananya diselesaikan kebahagiaan dan kepuasan bagi dirinya sendiri. Bisa memberi
selama 10 hari dengan berkeliling ke sekolah-sekolah, klinik, membuat Blake merasa hidupnya lebih bermakna. Ia tak
dan pusat-pusat perkumpulan masyarakat. Anak-anak dan pernah merasa dirinya seutuh hari itu. Ia menjadi sadar soal apa
bahkan orang-orang dewasa di sana tampak begitu bahagia tujuan hidupnya. Ia ingin dapat terus memberi karena memberi
dengan sepatu baru yang dibagikan. Ada anak-anak yang membuatnya merasa utuh sebagai manusia. Jadi, ya, di usia 30
melompat-lompat kegirangan, ada pula yang menghampiri tahun Blake menemukan tujuan hidupnya dan sejak itu hari-
Blake untuk memeluk sebagai ungkapan terima kasih. harinya terasa lebih bergairah.
Dari pengalaman berbagi sepatu perdana tersebut, Blake Sekembalinya di Los Angeles, Blake langsung
baru memahami bahwa seseorang dapat menjadi sangat menghubungi mitra bisnisnya di usaha edukasi menyetir
bahagia hanya karena sepasang sepatu. Ia juga menyadari mobil melalui saluran TV kabel yang masih dimilikinya. Blake
betapa membuat orang lain bahagia dapat memberikan meminta agar seluruh sahamnya dibeli karena ia ingin berfokus

184

di TOMS. Bagi Blake, TOMS bukan sekadar bisnis seperti bisnis- capitalism, ada juga yang mengatakan TOMS sebagaisocially
bisnis lain yang pernah dimilikinya. TOMS dapat menjadi wadah responsible business,ada juga yang menyebutfor profit business
Blake mengekspresikan dan mengaktualisasikan sisi profesional with philantropic component.
(wirausaha), personal, dan dermawannya. Reaksi Blake atas kritik tersebut cukup di luar dugaan.
Buah dari kerja kreatif yang dilaksanakan dengan berfokus Walaupun pada awalnya sempat tersinggung, setelah
memang sering berbuah manis. Seperti TOMS. Dalam waktu merenungkan substansi dari kritik tersebut Blake mengaku
sekitar delapan tahun perkembangannya, TOMS sudah tersebar bahwa kritik tersebut ada benarnya. Jika ingin benar-benar
secara global melalui lebih dari 500 gerai, sudah membagikan membantu menanggulangi masalah kemiskinan, kontribusi
lebih dari 35 juta sepatu baru bagi anak-anak kurang mampu di yang benar-benar dibutuhkan adalah penciptaan lapangan
lebih dari 40 negara, dan sudah memiliki varian baru yang juga kerja. Oleh karena itu, pada tahun 2015 TOMS direncanakan
dikembangkan dengan model one for one, yaitu TOMSeyewear akan membangun pabrik sepatu di negara-negara utama yang
dan TOMScoffee. Melalui TOMSeyewearkini TOMS sudah menjadi target lokasi pembagian sepatu, dimulai dari Kenya,
membantu mengembalikan penglihatan bagi lebih dari 250.000 kemudian disusul dengan Ethiopia dan Haiti.
orang. Sepertinya Blake sudah kecanduan memberi sehingga ia Sebagai pemilik, Blake kini telah menjual 50% sahamnya
tidak tahu kapan akan berhenti. kepada sebuah perusahaan modal ventura bernama Bain Capital
Perjalanan TOMS tampak berjalan mulus, namun bukan dengan nilai transaksi USD300 juta atau sekitar Rp3,6 triliun! Blake
berarti bebas kritik. Beberapa aktivis dan akademisi memberi tetap menjadi Direktur Utama TOMS (dengan nama jabatan di
kritik tajam dengan mengatakan bahwa aksi memberi TOMS kartu namanya adalah Chief Shoe Giver) sehingga misi TOMS
hanyalah suatugimmickdalam strategi pemasaran produk- terjaga. Pada saat yang sama, dengan kekayaan pribadi yang
produk TOMS. Blake dianggap belum menyentuh akar masalah meningkat tajam tersebut, Blake ingin menambah kontribusinya
kemiskinan berupa rendahnya tingkat pendapatan karena TOMS untuk mendukung inisiatif-inisiatif bisnis yang memiliki tujuan
hanya memberikan sepatu dan tidak ada proses pemberdayaan sosial melalui Start something that matter fund. Sementara
lain yang bersifat life transforming bagi masyarakat yang itu, organisasiFriends of TOMStetap ada untuk mengelola
menerima sepatu. Hal inilah yang membuat beberapa pengamat relawan yang berminat membantu TOMS membagikan dan
dan akademisi memandang TOMS bukanlah social enterprise. memasangkan sepatu kepada anak-anak di berbagai negara
Ada yang mengatakan bahwa TOMS adalah contoh daricaring berkembang.

185

Sebagai seorang wirausaha sosial, Blake tampak sudah sederhana. Semua ini bukan soal mencari uang, melainkan
kecanduan memberi. TOMS adalah obat penawarnya. lebih kepada soal menemukan hal yang sangat kita cintai.
Uniknya, kecanduan memberi yang diidapnya membuat Jalan untuk menjadi seorang wirausaha tidak pernah mudah.
Blake dan TOMS-nya semakin sejahtera secara lahiriah dan Oleh karena itu, sangat vital untuk terlebih dulu menemukan
bahagia secara batiniah. Di usia belum genap 40 tahun bidang usaha yang dicintai. Cinta Blake sudah tertambat di
Blake sudah menjadi seorang triliuner (ala rupiah), TOMS- TOMS. Bersama TOMS ia akan terus menyebarkan bisnisone for
nya sudah menjadi perusahaan besar dengan taksiran nilai onesebagai suatu model yang ia percaya dapat meningkatkan
USD 625 juta atau sekitar Rp6,7 triliun, dan melalui TOMS Ia kepekaan dan kesadaran sosial produsen dan konsumen.
sudah membantu jutaan jiwa. Melihat pencapaian itu, siapa Dengan begitu, keinginan untuk melihat hari esok yang lebih
yang tidak penasaran dengan kunci sukses seorang Blake? baik dapat menjadi keinginan dan tujuan bersama.
Menanggapi pertanyaan itu, ternyata jawaban Blake cukup

When you incorporate giving


into your business in an
authentic and transparent
way, your customer become
your best marketers

Blake MyCoskie

Sumber foto: http://blog.aol.com/2012/03/21/blake-mycoskie-founder-and-chief-shoe-giver-at-toms-visits-aol/

186
ETHICAL BUSINESS diberikan kepada masyarakat. apa pun. Namun, dalam kacamata SE
PRINCIPLES (PRINSIP BISNIS Empat prinsip bisnis yang harus pimpinan tersebut telah berperilaku
diamalkan oleh sebuah SE adalah tidak etis karena sudah tidak
YANG SESUAI DENGAN
ethical, responsible, accountable, dan memandang penting masukan dari
ETIKA)
transparent (ERAT). karyawannya.
Sebuah SE harus menerapkan
prinsip-prinsip bisnis yang baik Ethical (Socially) Responsible
untuk mendukung keberlanjutan
Etika bisnis (business Tanggung jawab sosial (social
operasionalnya, yang otomatis juga
ethics) dalam suatu organisasi responsibility) adalah konsep di
berarti untuk mendukung perluasan
dideskripsikan sebagai suatu nilai/ mana suatu organisasi bertanggung
dampak sosialnya. Walaupun
norma yang memengaruhi persepsi jawab kepada seluruh pemangku
misalnya sebuah SE tidak memiliki kepentingan seperti konsumen,
benar/salah terkait perilaku dalam
orientasi laba dan mengandalkan anggota/kar yawan, komunitas,
hubungan antara anggota, karyawan,
donasi untuk mendanai kegiatannya, dan lingkungan dalam segala
pimpinan, mitra kerja, pelanggan,
jika SE tersebut tidak mengamalkan aspek operasional organisasi yang
dan masyarakat. Etika bersifat lebih
prinsip-prinsip bisnis yang baik, mencakup proses pemilihan bahan
universal daripada hukum karena
para donatur mungkin kehilangan baku, proses produksi, pengelolaan
seseorang bisa saja berperilaku
kepercayaan dan memilih untuk SDM, sampai proses distribusi dalam
tidak etis tanpa melanggar hukum.
memberikan donasi pada lembaga rangka mendukung pembangunan
Misalnya, jika seorang pimpinan
lain. Perlu pula digarisbawahi bahwa berkelanjutan (sustainable
tidak mau mendengarkan berbagai
prinsip bisnis yang dianut SE bukanlah development). Tanggung jawab ini
masukan dari karyawan untuk
untuk memaksimalkan profit, bisa bersifat pasif (meminimalkan
kebaikan organisasi, pimpinan
melainkan untuk memaksimalkan perilaku yang merusak) dan aktif
tersebut tidak melanggar hukum
benefit atau manfaat yang dapat (melakukan aktivitas yang secara

187
langsung menghasilkan dampak atau kelompok, dan tidak mudah struktural kepada masyarakat
positif bagi masyarakat dan diintervensi pihak lain yang dapat melalui edukasi. Masyarakat
lingkungan). merusak profesionalismenya. diajak untuk mengubah hal-hal
(kurang baik) yang biasa mereka
lakukan. Jika wirausaha sosial
Accountable Transparent
tidak menunjukkan perilaku etis,
Dalam tata kelola organisasi, Transparansi (transparency) bertanggung jawab, dan amanah
akuntabilitas (accountability) dalam pengelolaan organisasi (akuntabilitas dan transparansi),
dideskripsikan sebagai sebuah menyangkut keterbukaan, kejelasan, bagaimana mungkin ia akan sukses
hubungan pertanggungjawaban. dan akurasi informasi untuk para mengajak dan memberdayakan
Misalnya A bertanggung jawab stakeholder terkait, khususnya dalam masyarakat untuk berubah?
kepada B, artinya A berkewajiban hal kondisi keuangan, kepemilikan,
Selain itu, mengingat bahwa
memberikan informasi terkait dan pelaksanaan manajemen
motivasi pembangunan SE adalah
keputusan dan tindakan yang organisasi.
untuk menyelesaikan masalah
dilakukannya, memberikan justifikasi,
Keempat aspek ERAT ini sosial, sangatlah penting bagi
dan menanggung konsekuensi jika
sangat esensial bagi social organisasi untuk beraktivitas dan
terjadi pelanggaran. Akuntabilitas ini
enterprise demi membangun berperilaku dengan menjunjung
terkait erat dengan sistem akuntansi
kepercayaan masyarakat (social tinggi empat aspek ERAT tersebut.
atau pencatatan keuangan sesuai
trust) yang merupakan modal sosial Jika tidak, bisa diibaratkan seperti
dengan kaidah akuntasi yang
yang menjadi sumber daya kunci orang yang bersedekah tapi dengan
benar. Selain itu, akuntabilitas juga
bagi kegiatan social enterprise. uang rampokan, atau bisa dikatakan
mencakup pengelolaan organisasi
Mengapa? Hal ini karena social kegiatannya hanya dilakukan untuk
secara jujur dan profesional, tidak
entrepreneurs atau wirausaha sosial tujuan pencitraan. Tujuan yang baik
mendahulukan kepentingan pribadi
harus memperkenalkan perubahan harus diraih dengan cara yang baik
juga. Setuju, tidak?
188
BOX 5 What It Takes To Develop A Social Enterprise : Intangible Key Resource

K etika memulai penelitian ini, kami berpikir bahwa sumber


daya kunci social enterprise (SE) tidak akan jauh berbeda
dengan perusahaan atau organisasi pada umumnya. Namun,
Di dalam value tersebut tercakup visi atau cita-cita, belief
(hal-hal yang diyakini), dan paradigm (cara pandang).
Sebagai contoh, Veronica Colondam dari Yayasan Cinta
setelah kami turun ke lapangan, SE tidak hanya mempunyai Anak Bangsa (YCAB) mengatakan bahwa membangun dan
sumber daya yang bersifat tangible atau berwujud (seperti mengembangkan sebuah SE itu tidak mudah dan melelahkan.
sumber daya manusia dan sumber daya kapital), tetapi juga Namun, melihat adanya perbaikan pada hidup anak-anak yang
memiliki sumber daya intangible (tidak berwujud). putus sekolah membuat rasa lelah yang menghampirinya
terasa hilang.
Menurut kami, sumber daya kunci
yang bersifat intangible bagi sebuah Harapan mereka untuk bisa
SE adalah suatu temuan memiliki hidup yang lebih baik
yang sangat menarik, adalah daya dorong saya.
terutama karena hal ini tidak banyak dibicarakan di dalam
It is what keeps me going!
literatur. Padahal, aspek ini merupakan suatu karakteristik yang
khas dari sebuah SE dan menjadi unsur pembeda dengan Demikian paradigma Veronica dalam memandang harapan
model organisasi bisnis yang lain. Yang termasuk sumber daya anak-anak, yaitu sebagai daya dorong bagi dirinya. Cita-cita
kunci intangible adalah nilai (value) dan modal sosial (trust). membantu jutaan masyarakat miskin keluar dari kemiskinan
secara permanen, juga merupakan value yang menguatkan
Value adalah nilai-nilai yang menjadi pedoman dan seorang Leonardo Kamilius untuk terus konsisten berjuang
pegangan para praktisi SE untuk terus konsisten dalam bersama timnya di Koperasi Kasih Indonesia. Keyakinan bahwa
menjalankan usaha meski 1001 masalah datang mengadang. selama tujuan kita untuk kebaikan maka tangan-tangan Tuhan
yang tidak terlihat akan selalu membantu juga merupakan

189

value yang menguatkan seorang Mursida Rambe dalam Modal sosial berupa kepercayaan (trust),
mengembangkan BMT Beringharjo, dan Nezatullah Ramadhan menurut kami juga merupakan sumber daya kunci social
dalam mengembangkan Nara Kreatif. Di samping itu, enterprise. Mengapa? Hal ini karena
ketika sebuah social enterprise ingin
value juga berfungsi sebagai pagar menciptakan perubahan struktural yang besar
untuk tetap konsisten berjuang demi bagi masyarakat, ia harus memengaruhi banyak
misi sosial dan tidak tergiur dengan orang untuk mengubah cara hidup mereka
melalui suatu proses pemberdayaan. Terus terang kami tidak
keuntungan keuangan semata. Misalnya tahu bagaimana kita bisa berhasil memengaruhi orang lain
Bina Swadaya yang menjunjung nilai tanpa terlebih dulu berhasil membuat orang lain percaya
integritas (integrity value). terhadap kita. Untuk itu, wirausaha sosial harus rajin berinteraksi
atau bersilaturahmi dengan masyarakat dalam rangka
Organisasi tersebut memiliki komitmen untuk hanya membangun kepercayaan. Kepercayaan itu hanya dapat
menjalankan bisnis yang mengandung unsur pemberdayaan. terbangun setelah beberapa kali berkomunikasi. Selama proses
Penerbitannya hanya akan menerbitkan buku-buku berilmu komunikasi tersebut masyarakat memiliki kesempatan untuk
seperti buku yang terkait dengan bercocok tanam, beternak mengenal dan menilai apakah kita adalah sosok yang dapat
hewan, dan kerajinan tangan. dipercaya atau tidak. Pengamalan prinsip ERAT di atas akan
menjadi faktor penting bagi masyarakat untuk menilai apakah
kita dan SE yang dibangun pantas dihormati atau tidak. Tanpa
trust ini, peluang kesuksesan proses pencapaian misi akan
berkurang secara signifikan.
Cerita tentang Toraja Melo di box berikutnya merupakan
bukti lain soal pentingnya intangible resources berupa
kepercayaan (trust) bagi sebuah Social Enterprise.

190
BOX 6 Toraja Melo : Kepercayaan Adalah Kunci Kesuksesannya

T oraja Melo (www.torajamelo.com) adalah sebuah SE yang


menjadi pelopor penggunaan tenun Tana Toraja untuk
berbagai kebutuhan, baik sebagai pilihan busana maupun
Dinny Jusuf memang ingin membantu mereka untuk hidup lebih
baik, bukan sekadar mengambil keuntungan dari hasil keringat
mereka.
aksesori. Perusahaan ini dibentuk untuk memopulerkan produk
tenun Toraja di berbagai kalangan, memelihara budaya asli Kepercayaan Konsumen. Selain menjual produk tenun
Nusantara, sekaligus untuk memperbaiki kehidupan para bermutu tinggi, Toraja Melo juga menjual brand story tentang
perempuan penenun Toraja yang menjadi mitranya. Yang kami kehidupan perempuan-perempuan Toraja yang memproduksi
lihat dari kesuksesan Toraja Melo dalam mengembangkan kain tenun. Brand story inilah yang kemudian menjadi unique
bisnisnya adalah kepercayaan, baik kepercayaan dari selling point (keunikan) serta value-added yang menarik konsumen
konsumennya maupun kepercayaan penenun yang menjadi untuk membeli produk Toraja Melo. Banyak konsumen yang
mitra bisnisnya. Kepercayaan inilah yang harus terus dijaga oleh membeli karena ingin ikut berkontribusi dalam melakukan
Toraja Melo untuk terus maju berkarya. sesuatu yang baik atau ikut serta dalam membuat perubahan
bagi masyarakat yang kurang beruntung. Tentu hal itu tidak akan
Kepercayaan Penenun. Untuk bisa menciptakan pasar terjadi jika konsumen tidak memiliki kepercayaan bahwa proses
bagi tenun Toraja, Dinny Jusuf sang pendiri Toraja Melo, harus bisnis Toraja Melo memang turut memberdayakan perempuan-
menghubungkan produk tenun dari Toraja dengan selera pasar, perempuan penenun Toraja. Jika Toraja Melo menyalahgunakan
khususnya di Jakarta. Untuk itu, Dinny Jusuf harus mengajak kepercayaan itu demi memperkaya diri sendiri, konsumen bisa
para penenun untuk mengubah kebiasaan mereka dalam merasa dibohongi dan spontan berhenti membeli produk Toraja
menghasilkan kain tenun. Salah satu contohnya dalam pemilihan Melo.
warna benang tenun. Konsumen cenderung menyukai warna- Contoh Produk
warna cerah dan ngejreng, padahal pakem Tenun Toraja adalah Toraja Melo
warna-warna yang lembut. Mengubah pakem bukanlah suatu
hal yang mudah karena merupakan sesuatu yang sudah mereka
lakukan dari generasi ke generasi. Penenun harus percaya bahwa
perubahan tersebut perlu dilakukan demi kepentingan mereka
sendiri. Jika penenun telah percaya, mereka akan otomotis
terdorong menghasilkan tenun terbaik dan berkualitas tinggi
Sumber : http://www.pesona.co.id/karier.uang/karier.kedua/
untuk menarik konsumen. Masyarakat Toraja harus percaya bahwa cinta.dinny.jusuf.untuk.tenun.toraja/004/001/16

191
SOCIAL IMPACT (DAMPAK juga indikator pencapaian dampak menjangkau lebih banyak usaha
SOSIAL) sosial. Keduanya sama pentingnya mikro yang diberdayakan melalui
untuk dimonitor secara periodik edukasi perencanaan keuangan
Sebuah SE berawal dari niat dan dilaporkan kepada pemangku dengan teknologi sehingga pada
mulia untuk membantu sesama kepentingan (stakeholders). akhirnya tercipta dampak sosial
secara mandiri dan berkelanjutan Dampak sosial dapat yang lebih besar. Sejak pendirian
melalui kegiatan bisnis. Jadi, sangat diperbesar melalui dua cara. hingga saat ini, Misalnya RUMA
jelas terlihat bahwa yang memotivasi Pertama, memanfaatkan surplus (www.ruma.co.id) yang kegiatan
SE berbisnis adalah misi sosialnya. untuk ekspansi lini bisnis sekaligus utamanya adalah memperkenalkan
Oleh karena itu, sebuah organisasi menjangkau lebih banyak teknologi bagi pengusaha mikro
baru bisa dikatakan sebagai SE hanya konsumen (consumers) yang juga agar dapat menjalankan usahanya
jika mayoritas surplus/profit yang merupakan individu penerima dengan lebih efisien, sehingga
dihasilkan dari kegiatan bisnisnya manfaat (beneficiaries). Misalnya konsumennya sama dengan
diinvestasikan kembali dalam rangka RUMA (www.ruma.co.id) yang salah pemanfaat pemberdayaannya.
memperbesar dampak sosial dari satu kegiatannya adalah menjaring Cara kedua adalah
misi tersebut. Dalam konteks SE, pengusaha mikro dan para memanfaatkan surplus untuk
dampak sosial juga merupakan suatu pemimpin komunitas di Indonesia ekspansi lini kegiatan sosial yang
tujuan yang perlu ditargetkan, selain serta memberikan mereka akses tidak berhubungan dengan kegiatan
target-target bisnis pada umumnya ke layanan berbasis teknologi yang bisnisnya. Hal ini berlaku bagi SE
seperti target penjualan atau target dapat memberdayakan komunitas yang konsumennya berbeda dengan
pertumbuhan laba. Jadi, bukan di sekitar mereka untuk mencapai penerima manfaatnya. Contohnya
hanya indikator pencapaian bisnis tujuan bersama. Dalam hal ini, Nara Kreatif (www.narakreatif.co.id)
yang perlu dimiliki oleh SE, tetapi melalui ekspansi usaha RUMA dapat yang berbisnis dengan menjual

192
produk-produk kertas daur ulang untuk ekspansi usaha belum tentu RUMA, ekspansi bisnis sama dengan
dan memiliki unit sosial yang bertujuan memperluas dampak, ekspansi dampak sosial sehingga
berfokus mendidik anak-anak sehingga belum memenuhi kriteria batas 51% tersebut tidak terasa
jalanan untuk mendapatkan ijazah dasar SE di aspek dampak sosial. berat. Dalam kenyataannya, mereka
Paket A, B, dan C. Untuk konteks ini, Menurut literatur, khususnya bahkan menginvestasikan kembali
ekspansi usaha tidak serta-merta mazhab yang dianut Inggris, sebuah 100% laba untuk ekspansi dampak.
berarti ekspansi dampak. Jika Nara organisasi dikatakan SE hanya jika Namun, untuk SE seperti Nara Kreatif,
Kreatif melakukan ekspansi usaha sebagian besar (51%) dari surplus/ 51% bisa sangat memberatkan dan
produk daur ulangnya sehingga profitnya diinvestasikan kembali dapat mengancam keberlanjutan lini
memperoleh omzet dan laba usaha ke misi sosial. Hasil wawancara bisnisnya, yang otomatis juga akan
yang lebih besar, perlu ada komitmen menunjukkan bahwa meski mengancam lini sosialnya.
untuk secara rutin mengalokasikan sebagian besar praktisi dan penggiat Kami meyakini bahwa niat,
sebagian laba usaha tersebut setuju bahwa surplus/profit harus motivasi, dan komitmen terhadap
guna mendanai unit sosial SE-nya. diinvestasikan kembali ke misi misi sosial merupakan hal yang
Selama komitmen itu ada misalnya sosial, namun mereka tidak setuju harus diapresiasi. Oleh karena itu,
20% laba usaha setiap tahun akan dengan persentase 51% karena bagi SE dengan tipe seperti Nara
digunakan untuk pendidikan anak dinilai terlalu berat dan melemahkan Kreatif, indikator proporsi laba yang
jalanan maka investasi kembali laba keberlanjutan organisasi SE. Hal ini dialokasikan untuk misi sosial tidak
usaha untuk ekspansi usaha secara karena tipe SE bermacam-macam. perlu dipaksakan minimal 51%
tidak langsung dapat memacu Seperti dua contoh di atas, RUMA tetapi dapat disesuaikan dengan
ekspansi dampak sosial. Jika tidak kemampuan masing-masing SE.
dan Nara Kreatif saja sudah berbeda
ada komitmen tersebut, penanaman jika dilihat dari sisi segmen pengguna
kembali sebagian besar laba usaha atau konsumennya. Untuk konteks

193
BOX 7 Laporan Dampak Sosial Kepada Publik

T erkait dengan dampak sosial atau social impact, sebuah


social enterprise harus dapat menceritakan dampak
sosial yang tercipta dari kegiatan yang dilakukannya
kepada publik. Hal ini bisa dilakukan secara sederhana
dengan data yang kualitatif tanpa harus menggunakan
pendekatan akademik yang keliatan keren dan meyakinkan.
Caranya bisa dengan laporan yang kontinu terkait jumlah
masyarakat yang diberdayakan, testimoni dari penerima
manfaat tentang perubahan positif yang terjadi dalam
hidupnya, atau (yang lebih bagus lagi) menempatkan tim
khusus untuk memonitoring dampak sosial dari kegiatan
organisasi mereka. Jadi, ada perbandingan kondisi sebelum
dan sesudah (before and after) dengan mencatat kondisi
semua penerima manfaat di awal program (misalnya melalui
formulir registrasi), lalu melakukan evaluasi 1-2 kali dalam
setahun namun secara terus-menerus, dan melaporkan rata-
rata perkembangan yang terjadi.

Berikut adalah contoh potongan penyajian laporan


mengenai dampak sosial kepada publik yang dilakukan
oleh Yayasan Cinta Anak Bangsa untuk Program Healthy Life
Promotion (HELP) mereka. Informasi yang lebih lengkap
dapat diakses di website http://www.ycabfoundation.org/
impact/program/

194
SUSTAINABILITY (ORIENTASI tidak harus bersifat formal, tapi kepada masing-masing donatur.
BERKELANJUTAN) bisa juga bersifat nonformal. Yang SE nonprofit juga dapat mulai
penting, jangan sampai SE berhenti mendirikan unit bisnis untuk
Sebuah organisasi baru bisa beroperasi hanya karena pendirinya mendukung keberlanjutan
disebut sebagai SE jika organisasi sudah tidak bisa lagi secara langsung kegiatannya. Contohnya adalah
tersebut berorientasi jangka panjang memimpin SE tersebut. Terlepas perkumpulan Telapak yang
atau berkelanjutan. Artinya, jika apakah organisasi SE bersifat for- nonprofit namun memiliki kafe,
kegiatannya sebatas proyek atau profit atau nonprofit, perencanaan stasiun TV, dan unit bisnis lainnya
program yang dijalankan selama SDM ini penting dilakukan untuk yang menghasilkan laba untuk
beberapa tahun saja, maka organisasi mendukung keberlanjutan. mendukung kegiatan Telapak yang
tersebut bukanlah SE. nonprofit. Model Yayasan Bina
Terkait dengan keberlanjutan
Aspek keberlanjutan Swadaya juga seperti ini.
finansial, kalau SE bersifat
(sustainability) mencakup dua hal
nonprofit maka idealnya Untuk SE yang bersifat for-
yaitu keberlanjutan organisasi dan
organisasi tersebut memiliki fan- profit, organisasi harus mampu
keberlanjutan finansial. Yang kami
base berupa daftar donatur setia mengoptimalkan pemanfaatan
maksud keberlanjutan organisasi
yang senang menyalurkan dana laba untuk memaksimalkan benefit
adalah organisasi tetap terus berdiri
bantuannya melalui SE tersebut. atau manfaat yang dapat diberikan
dan berjalan secara mandiri tanpa
SE nonprofit yang mengamalkan sehingga dapat memberikan
bergantung pada tokoh pendirinya.
prinsip bisnis ERAT umumnya dampak sosial yang lebih besar
Artinya, sebuah SE perlu memiliki
mempertahankan fan-base ini lagi. Selain itu, pimpinan organisasi
perencanaan sumber daya manusia
dengan secara rutin mengirimkan sebaiknya bersedia membuka
yang disertai dengan mekanisme
laporan perkembangan kegiatan informasi terkait besaran margin
kaderisasinya. Mekanisme kaderisasi

195
laba dan bagaimana organisasi BOX 8 Kriteria Social Enterprise Lainnya
memanfaatkan laba. Hal ini seperti
yang dilakukan oleh PT Kampung
Kearifan Indonesia (KKI) yang selalu
terbuka dengan petani terkait
S elain kelima kriteria dasar yang kami sebutkan di atas, ada
dua aspek lain yang diusulkan menjadi bagian dari kriteria
dasar dalam wawancara dan diskusi FGD. Namun, kedua aspek
margin keuntungan perdagangan tersebut diputuskan tidak menjadi kriteria dasar karena untuk
konteks Indonesia saat ini kedua kriteria ini dapat bersifat
yang ditargetkan oleh KKI.
memberatkan dan mengeksklusi cukup banyak wirausaha sosial
yang sudah berdedikasi menjalankan misi sosialnya dengan
pendekatan kewirausahaan. Mungkin ketika kewirausahaan sosial
di Indonesia sudah berada di fase yang lebih matang, kedua
aspek ini bisa kembali dipertimbangkan untuk menjadi kriteria
SE.

Participatory and democratic governance


Literatur yang kami temui, terutama yang berkiblat pada
mazhab yang dianut Inggris, banyak yang berpendapat bahwa
idealnya kepemilikan SE bersifat kolektif/jamak yang kemudian
berpengaruh pada aspek kontrol organisasi yang cenderung
demokratis. Jikapun pada awalnya dimulai sendiri, dalam
perkembangannya akan dialihkan atau diwakafkan kepada
masyarakat. Alasannya, dengan dimiliki banyak orang maka SE
akan bisa membangun kekuatan berbasis orang, dan bukan
berbasis modal (labor hires capital, dan bukan capital hires labor).
Analoginya adalah kekuatan 5 orang, normalnya kalah dari 10,
apalagi dengan 25, terlebih diadu dengan 100 orang.

196

Namun, ketika kami turun ke lapangan, cukup banyak yang dibentuk atas dorongan pemerintah. Dengan
responden yang menuturkan bahwa tata kelola/kontrol kata lain, koperasi dibentuk atas keinginan masyarakat
yang demokratis justru dapat menghambat efektivitas sendiri. Sementara itu, di Indonesia justru lebih banyak
pengelolaan organisasi karena pengambilan keputusan koperasi yang berdiri atas dorongan pemerintah. Walhasil,
harus dibicarakan dahulu dengan seluruh stakeholder. anggotanya sendiri tidak paham dengan motivasi dan
Akibatnya, organisasi berpotensi kehilangan momentum tujuan koperasi tersebut, hingga akhirnya banyak koperasi
khusus dalam aktivitas pengelolaan bisnisnya. Selain yang berstatus tidak aktif.
itu, kami juga melihat bahwa kontrol yang demokratis
membutuhkan individu-individu yang cakap politik Entrepreneurial yang inovatif
(political literate). Mereka dapat membedakan antara Isu entrepreneurial dan inovasi juga sering ditemui dalam
informasi, argumen, opini, dan fakta. Hal ini sering literatur sebagai bagian dari kriteria yang mendefinisikan
berseberangan dengan kondisi riil masyarakat yang SE. Namun, dari hasil turun lapangan kami menemukan
menjadi target pemberdayaan SE, yang umumnya adalah bahwa ada SE di Indonesia yang bisa menciptakan
kelompok masyarakat miskin/marginal yang biasanya pemberdayaan tanpa harus melibatkan inovasi, terutama
terbatas pengetahuan dan tingkat pendidikannya SE yang berbasis pemberdayaan komunitas lokal di
sehingga belum memenuhi syarat cakap politik. perdesaan. Kami memandang SE boleh saja melakukan
Potret ini berbeda sekali dengan kondisi di Inggris. duplikasi (bukan inovasi), selama ia memenuhi kelima
Di sana pengelola sampah pun paham betul akan hak kriteria dasar yaitu memiliki misi sosial, aktivitasnya
dan kewajibannya, dan paham pula bahwa hak dapat mengandung unsur pemberdayaan, melakukan kegiatan
dituntut setelah kewajiban dilaksanakan (dan bukan bisnis secara etis, organisasinya berorientasi berkelanjutan,
sebaliknya). Hal ini juga tecermin dari gerakan koperasi di dan menciptakan dampak sosial.
Inggris dan Indonesia. Di Inggris hampir tidak ada koperasi

197
FOOD FOR THOUGHT 5:
DEFINISI DAN KEPENTINGAN GERAKAN KEWIRAUSAHAAN SOSIAL

D alam proses penyusunan buku ini, terutama dalam


beberapa sesi diskusi yang diselenggarakan, kami selalu
menekankan soal semangat gotongroyong atau ko-kreasi
Tetapi kita perlu ingat, bahwa di balik setiap
definisi selalu ada cara memandang (worldview)
dankepentingan.Alih-alih berjuang mempertahankan
dalam menyusun buku ini. Buku ini adalah dari, oleh, dan untuk definisi dan memperdebatkan ketepatan kriteria,
kita-kita yang ingin mendorong perkembangan kewirausahaan sama pentingnya kita dengan rendah hati menelisik
sosial di Indonesia. Adapun dalam proses kami menampung worldview kita, dan kepentingan kita di balik definisi
pemikiran dan masukan dari praktisi maupun penggiat yang kita pegang teguh.
kewirausahaan sosial Indonesia, Mas Romy Cahyadi (executive
director Unltd Indonesia, yang saat ini merupakan satu-satunya Kita yang berakar di komunitas akan lebih condong
inkubator SE di Indonesia) mengirimkan kami email karena menekankan sisi komunal dari sebuah wirausaha
beliau belum dapat secara langsung menghadiri beberapa sesi sosial.Kita yang besar dan menghirup udara
diskusi kami. Pesan dalam email beliau cukup kuat, dan kami metropolitan akan lebih menekankan soal distribusi
pikir layak untuk dibagi ke pembaca buku ini. laba dan tata kelola dan kepemilikan.Kita yang dekat
Berikut petikan email Mas Romy kepada kami pada 6 Mei dengan saudara-saudara kita yang lebih sederhana
2015. dalam berorganisasi akan lebih menekankan sisi spirit,
nilai-nilai dan modal sosial dari sebuah wirausaha
Berdiskusi dan berdebat tentang definisi wirausaha sosial.Kita yang berangkat dari kaca mata akademik
sosial tentu berguna karena akan mempertajam dan akan berusaha menempatkan wirausaha sosial sebagai
mengulik asumsi-asumsi yang sering tidak kita sadari sebuah entitas yang jelas batasan dan kriterianya
tentang definisi yang secara tak sadar menjadi kiblat agar bisa lolos dari uji paradigmatik dan cara berpikir
kita. ilmiah.

198
Saya ingin mengajak agar kita lebih inklusif dalam hal pula kawan-kawan lain yang lebih condong ke segi
ini.Biarlah setiap orang diperbolehkan menghidupi tertentu dari kewirausahaan sosial juga dibutuhkan;
definisinya masing-masing mengenai wirausaha sosial. karena kita masih jauh dari titik ungkit (tipping
point) gerakan ini agar mampu mengubah realitas
Ashoka menekankan sisi inovasi yang sistemik dalam struktural menjadi lebih adil.
memilih fellow karena Ashoka mencari pembaharu yang
berpotensi menjungkirbalikkan struktur yang tidak adil. Alih-alih saling menegasi antardefinisi dan
Tetapi tidak semua orang berpotensi menjadi fellow antarpengusung definisi, bukankah lebih penting bagi
Ashoka.Biar saja ada orang yang menyalin model kita memperkuat gerakan kewirausahaan sosial ini?
yang berhasil di suatu tempat, lalu menerapkannya di
tempat lain demi kebaikan masyarakat yang lebih luas. Kalau saya boleh mohon kepada kawan-kawan UKM
Biarlah Ashoka tetap mencari fellow yang potensial Center UI yang sedang menyusun buku ini, cara
menciptakan disrupsi konstruktif bagi masyarakat kita. penulisan perlu dibuat inklusif, sehingga kawan-kawan
Biarlah pula orang-orang menyalin model-model yang dari berbagai sudut pandang dan asal muasal idealisme
telah berhasil lalu menerapkannya di tempat lain. tetap terwakili dan diberi ruang.

Toh semuanya membawa kebaikan bagi Menurut saya, lebih penting dan lebih urgen untuk
masyarakat.Ashoka tetap dibutuhkan.Demikian pula mendorong momentum dan memperkuat gerakan,
orang-orang yang tak sehebat fellow Ashoka, orang- daripada menegaskan definisi lalu mengasingkan
orang yang sekedar mencontoh pola-pola yang sudah sebagian kawan-kawan kita dari hal-hal baik yang
berhasil.Kawan-kawan yang menekankan lebih pada sedang mereka lakukan, hanya karena kita tidak
spirit dan nilai-nilai, kita butuhkan; karena inilah jiwa sependapat soal definisi wirausaha sosial.
wirausaha sosial.Kawan-kawan yang lebih corporate
minded juga kita butuhkan; karena tak ada gerakan Salam,
sosial manapun yang bisa tumbuh dan berkembang Romy
tanpa tata kelola hebat dan eksekusi perfek.Demikian

199
FOOD FOR THOUGHT 6:
MENEMUKAN MODEL BISNIS YANG PAS

Pada food for thought (halaman 171) sebelumnya telah dibahas --- dialog start ---
mengenai proses kreatif wirausaha sosial yang berawal dari
panggilan jiwa, lalu ide umum, konsep, dan model bisnis. Pertanyaan 1.A Apakah masalah sosial yang membuat kamu
Sebelumnya baru ditunjukkan contoh proses pengembangan ingin menjadi wirausaha sosial?
sebuah ide menjadi suatu model bisnis. Pada bab ini,
pembahasan disajikan lebih dalam. Jika dikaitkan dengan proses Jawab Andi: Sampah yang menumpuk, mengotori
kreatif, 5 kriteria dasar Social Enterprise yang sudah dijabarkan pemandangan, buruk untuk kesehatan. Terlebih, budaya buang
dapat membantu pembaca dalam mengembangkan idenya sampah masyarakat yang sungguh menyebalkan!
menjadi sebuah konsep.
Untuk memudahkan, kita dapat kembali ke contoh Andi yang Pertanyaan 1.B Apakah misi sosial yang menjadi tujuan
sudah terpanggil untuk turut mengatasi masalah pengelolaan keberadaan SE yang akan kamu bangun?
sampah di lingkungannya, dan sudah memiliki ide untuk
membeli sampah namun hanya kepada masyarakat yang mau Jawab Andi: Inginnya mengubah budaya buang sampah
memilah sampah, maka Andi bisa mengembangkan idenya sembarangan masyarakat menjadi budaya kelola sampah
dengan lebih terstruktur dengan mempertanyaan beberapa bersama. Namun kalau misinya ini, artinya saya perlu kegiatan
pertanyaan kepada dirinya sendiri. Berikut adalah contoh simulasi kampanye. Kayanya untuk tahap awal belum sanggup, karena
si Andi, yang melakukan dialog dengan dirinya sendiri untuk kampanye yang efektif butuh pemikiran dan tim yang kreatif.

?
mengembangkan idenya. Jadi untuk misi awal, memperbaiki pengelolaan sampah rumah

? ? tangga dulu saja.

? ?
?

200
disepakati bersama. Aspek responsible, akan dilakukan melalui
Pertanyaan 2 Bagaimana proses pemberdayaan yang akan kamu pengolahan sampah yang baik; jenis sampah organik akan saya
lakukan kepada masyarakat, dalam rangka membangun budaya olah menjadi pupuk, sampah plastik akan saya jual ke pabrik
kelola sampah bersama tersebut? daur ulang plastik, begitu pula dengan sampah kertas dan kaca.
Untuk sampah kimia seperti baterai dan lain-lain akan saya
Jawab Andi: Saya akan meniru konsep bank sampah. Saya akan tumpuk terlebih dulu dan akan saya kirim ke tempat penimbunan
mengedukasi rumah tangga Indonesia soal pemilahan sampah, yang aman bagi lingkungan. Aspek accountable, akan dilakukan
dengan cara menawarkan insentif untuk prilaku baik, yaitu saya dengan menggunakan sistem kasir terkomputerisasi dimana
mau beli sampah mereka selama sudah dipilah dengan baik. saya akan bisa merekam transaksi per jenis sampah, per nasabah,
Untuk itu butuh proses verifikasi hasil pemilahan sampah. Nah, dan per mitra bisnis (pemulung, pabrik daur ulang, dan tempat
untuk melakukan ini saya akan memberdayakan pemulung, penimbunan sampah kimia). Setiap transaksi keluar dan masuk
khususnya mereka-mereka yang tidak punya tempat tinggal yang uang juga akan dicatat, walau mungkin belum sesuai kaidah
layak. Pemulung bisa menjadi mitra saya untuk mengangkut akuntansi yang benar, karena untuk tahap awal ini saya belum
sampah dari rumah tangga peserta program saya (nasabah), bisa punya akuntan, baru bisa punya staf pembukuan. Aspek
sekaligus menjadi petugas verifikator hasil pemilahan sampah.Jadi transparent akan dilakukan dengan mengirimkan laporan
saya tahu Rumah Tangga mana yang sudah baik pemilahannya keuangan saya kepada semua nasabah dan mitra pemulung
dan mana yang belum. Hal ini akan menjadi bahan negosiasi saya sebagai pemangku kepentingan saya yang utama.
dengan nasabah nanti.
Pertanyaan 4.A Apakah kamu ingin kegiatan ini berkelanjutan
Pertanyaan 3: Apa saja prinsip-prinsip bisnis etis yang akan kamu dalam jangka panjang, atau hanya akan menjadi proyek idealis
implementasikan, dan bagaimana? sesaat saja?

Jawab Andi: Karena saya ingin membangun SE, saya akan Jawab Andi: Ya, suatu saat nanti saya ingin bisa hidup layak dari
amalkan semua 4 prisip bisnis etis, yaitu ERAT. Aspek ethical, kegiatan SE ini. Saya tidak ingin ide ini hanya diaktualisasikan ke
akan saya lakukan dengan membangun sistem kemitraan yang dalam suatu proyek yang bersifat sementara dan hanya dilakukan
adil dengan pemulung mitra, artinya sistemnya dibangun dan dalam beberapa waktu tertentu saja.

201
aktif, saya mengedukasi rumah tangga yang menjadi nasabah
Pertanyaan 4.B: Apa yang akan kamu lakukan agar SE ini bisa saya dan memberdayakan pemulung yang menjadi mitra saya.
berkelanjutan? Nasabah saya otomatis akan menjadi penduduk bumi yang
lebih bertanggungjawab lingkungan, lewat memilah sampah
Jawab Andi: Saya harus bisa menjual sampah yang dan semoga tidak lagi membuang sampah sembarangan. Mitra
dikumpulkan melalui mitra pemulung saya, dari nasabah rumah pemulung saya akan meningkat kesejahteraannya dan lebih
tangga, dengan harga yang lebih tinggi kepada mitra pabrik meningkat martabatnya, karena bersama saya mereka hanya
saya. Selisih harga yang saya dapat juga harus lebih besar dari perlu mengangkut sampah dari rumah-rumah nasabah dalam
seluruh biaya.Makanya untuk tahap awal, saya menargetkan kondisi sudah terpilah. Mereka tidak akan perlu lagi mengais
agar bisa meminjam tanah milik Pemda, bukan menyewa. tempat-tempat sampah demi menemukan sampah plastik,
Dengan mitra pemulung juga saya akan menggunakan sistem tulang, kaca, ataupun sampah kertas.
komisi, bukan upah atau gaji. Hanya staf pembukuan dan
administrasi yang akan saya gaji bulanan. Saya sendiri untuk --- end of dialog ---
tahap awal ini juga akan menggunakan sistem komisi berupa
persentase dari hasil penjualan. Jadi biaya rutin saya hanya Dari dialog di atas, tampak bahwa Andi sudah memiliki
gaji staf administrasi, telpon, listrik; yang lainnya adalah biaya gambaran yang cukup jelas terkait dengan SE yang akan
variabel yang hanya muncul disaat yang sama ketika ada dibangunnya. Namun mungkin kini muncul beberapa
sumber pendapatan. pertanyaan di pikiran kamu.
1. Andi ingin meniru model bank sampah, artinya Ia harus
Pertanyaan 5: Jadi, dampak sosial dari kegiatan SE kamu apa mengajak warga untuk menjadi nasabahnya. Apakah jasa
saja? angkut dan pembelian sampah yang Andi tawarkan cukup
menarik bagi warga untuk menjadi nasabahnya?
Jawab Andi: Secara pasif, kegiatan saya otomatis akan 2. Bagaimana sebenarnya rincian operasional SE Andi,
mengurangi jumlah sampah yang diangkut melalui dinas sampai-sampai dia bisa yakin bisa menjual sampah
kebersihan ke Tempat Pembuangan Akhir. Sampah disana terpilah tersebut, dengan harga yang cukup tinggi untuk
hanya ditumpuk, tidak diolah seperti di tempat saya.Secara menutupi biaya beli sampah ke nasabah, biaya komisi

202
angkut dan verifikasi hasil pilahan sampah untuk mitra kita sampai hati dan pikiran kita merasa sreg, dan ingin mulai
pemulung, dan biaya operasional lainnya seperti listrik, menjalankan organisasi berdasarkan KMB tersebut. Bahkan
telekomunikasi, dan staf pembukuan itu? Memangnya seringnya, setelah kita mulai menjalankannya, ditemukan
Andi bisa jual ke mitra pabrik berapa?Dan beli ke nasabah masalah yang tidak diketahui sebelumnya, sehingga akhirnya
berapa untuk masing-masing jenis sampah?Apakah kita kembali menyesuaikan KMB kita.Oleh karena itu, bagi
rencana Andi untuk justru membeli sampah dari para wirausaha sosial pemula, tak perlu terlalu risau jika
nasabahnya, dan bukan mengenakan tariff jasa kalian belum merasa sreg dengan model bisnis kalian saat ini.
pengangkutan sampah, merupakan rencana yang bisa Nikmati saja prosesnya dan teruslah melakukan perbaikan
dilaksanakan secara berkelanjutan? Kasarnya, ga rugi apa sambil jalan. Biarkan konsep KMB kamu berkembang secara
si Andi? organik.
Berdiskusi dengan teman atau mentor sangat
Nah, pertanyaan-pertanyaandi atas adalah pertanyaan- direkomendasikan untuk mempercepat proses kamu
pertanyaan yang lebih bersifat teknis atau operasional, yang mencapai titik sreg tersebut. Seperti layaknya banyak manusia
untuk menjawabnya, kita perlu merancang model bisnis yang butuh waktu untuk menemukan jati diri dan tujuan
untuk organisasi kita. Metode perancangan model bisnis hidupnya, kamu juga butuh waktu untuk menemukan jati diri
yang akan digunakan dibuku ini adalah Kanvas Model Bisnis SE kamu.Maka dari itu kami sangat merekomendasikan agar
(Business Canvas Model) ala Osterwalder and Oigneur (2012). generasi muda jangan memulai SE seorang diri. Pada saat
Apa itu Kanvas Model Bisnis (KMB) akan dijelaskan pada punya ide dan konsep, cobalah mulai mengajak orang lain
sub-bab berikut, namun intinya adalah, sebuah model bisnis untuk menjadi pendiri bersama kamu (co-founder). Bersama
adalah suatu pemetaan soal bagaimana sebuah organisasi mereka, kamu bisa menggarap model bisnis bersama,
menciptakan suatu nilai manfaat dan menyediakannya agar sehingga proses menemukan model bisnis yang sreg pun
bisa dinikmati konsumen, sehingga organisasi tersebut bisa tentu akan lebih menyenangkan.
menghasilkan pendapatan. Untuk memberi gambaran lebih jelas mengenai KMB ini,
Disini kami hanya ingin menekankan bahwa proses silakan disimak bagian berikut ini yang mengulas tipe-tipe SE
perancangan KMB pada umumnya tidak bersifat sekali jalan di Indonesia, disertai dengan contoh kasus dan bentuk KMB-
langsung bisa menemukan kombinasi yang pas. Seringnya nya.
kita harus berulang-ulang merancang dan memperbaiki KMB

203
204
4.2 GAMBARAN OPERASIONAL SOCIAL ENTERPRISE:
KANVAS MODEL BISNIS

Lima kriteria SE yang sudah diri kamu sedang melukis di atas KMB. Ia dapat menyajikan suatu
dibahas di atas diharapkan kanvas dalam membayangkan model proses atau mekanisme yang banyak
dapat membantu kita dalam bisnis mungkin bisa membantu dan mungkin kompleks, hanya ke
mengembangkan ide menjadi proses kreatif dan membuat dalam selembar kertas. Selain itu,
suatu konsep organisasi berupa proses perancangan terasa lebih KMB juga dapat digunakan sebagai
social enterprise (SE). Seperti yang menyenangkan. kerangka acuan diskusi model bisnis
sudah dibahas di bagian food for sehingga diskusi dapat berjalan lebih
thought tentang model bisnis tadi, fokus, terarah, efisien, dan sangat
4.2.1 SEKILAS TENTANG
metode perancangan model bisnis merangsang inovasi.
KONSEP KANVAS MODEL
yang digunakan di dalam buku Metode KMB ini
ini adalah Kanvas Model Bisnis BISNIS menganalogikan organisasi sebagai
(KMB) atau Business Model Canvas KMB menjadi suatu metode suatu bangunan yang terdiri dari
ala Osterwalder dan Oigneur yang cukup populer saat ini karena sembilan unsur utama yang saling
(2012). Metode ini menggunakan membuat kita dapat membayangkan terkait. Kesembilan unsur tersebut
kata kanvas karena keseluruhan bagaimana suatu organisasi akan adalah sebagai berikut.
operasional suatu organisasi bisnis beroperasi secara keseluruhan di Customer segment atau
dapat dituangkan ke dalam selembar kehidupan nyata hanya dengan segmen pengguna layanan/
kertas yang dapat dianggap seperti melihat selembar kertas. Simplicity produk, adalah segmentasi
kanvas lukisan. Selain itu, bagi kamu is the ultimate sophistication, masyarakat atau pasar yang
yang ingin membangun usaha apalagi demikian kata Leonardo da Vinci. akan ditargetkan menjadi
social enterprise mengimajinasikan Kira-kira seperti itulah hebatnya penerima manfaat atas layanan

205
atau produk yang ditawarkan semakin baik. Dapat dikatakan, (tawaran nilai sosial yang tepat),
oleh sebuah organisasi value preposition adalah SE akan dapat memperdalam
usaha (konsumen). Sebuah manfaat yang terkandung di peran konsumennya menjadi
organisasi bisa memiliki lebih dalam suatu produk atau jasa supporter. Konsumen akan
dari satu segmen pengguna tertentu. Untuk konteks SE, terus membeli produk/layanan
atau segmen konsumen. tawaran nilai ini tidak terbatas SE bukan hanya karena
Untuk konteks SE, segmen pada nilai yang terkandung kualitasnya baik , namun
pengguna tidak hanya terdiri dalam produk/layanannya, juga karena konsumen ingin
dari konsumen, tetapi juga namun juga mencakup visi agar SE tersebut dapat terus
penerima manfaat program dan misi sosial yang ingin melaksanakan misi sosial dan
pemberdayaan yang dilakukan dicapai oleh SE melalui suatu memberdayakan masyarakat
SE (beneficiaries). Ada SE yang proses pemberdayaan. Hal secara berkelanjutan. Secara
beroperasi dengan segmen ini karena produk/layanan generik ada dua jenis social value
pengguna konsumen sama yang ditawarkan SE bukanlah preposition SE di Indonesia,
dengan segmen pengguna bentuk tawaran nilai utama yaitu memberdayakan diri
penerima manfaat, ada pula yang ingin disampaikan oleh SE sendiri bersama kelompok
yang berbeda. kepada segmen penggunanya. (self-empow erment) dan
Value preposition atau tawaran Tawaran nilai utamanya adalah memberdayakan orang lain
nilai, adalah bentuk keinginan misi atau perubahan sosial (people empowerment).
atau kebutuhan masyarakat tertentu, sedangkan produk/ Channels atau kanal distribusi,
yang akan dilayani melalui layanan adalah sarana atau alat adalah soal bagaimana tawaran
produk/jasanya. Semakin unik untuk mencapai misi tersebut. nilai yang terkandung di dalam
atau khas sebuah tawaran nilai, Dengan social value preposition produk/layanan disediakan

206
sehingga bisa dinikmati Arus penerimaan merupakan sosial (hibah, donasi, sedekah,
segmen pengguna, baik akibat dari value preposition hadial lomba, dan lain-lain).
secara langsung, maupun tidak organisasi yang efektif sehingga Key resources atau sumber
langsung. Bagian ini mencakup dapat diterima dan dinikmati daya kunci, adalah sumber
proses komunikasi dengan oleh segmen pengguna. Untuk daya utama yang diperlukan
segmen pengguna, distribusi, konteks SE, arus penerimaan untuk dapat memberikan
dan saluran penjualan. Untuk ini tidak terbatas pada tawaran nilai kepada segmen
aspek ini, secara umum tidak pendapatan bisnis saja. Dengan pengguna; atau sumber
ada perbedaan antara SE dan adanya misi sosial sebagai daya yang diperlukan untuk
organisasi bisnis biasa. value preposition, revenue menghasilkan produk /layanan
Customer relationship atau stream SE bisa lebih beragam. yang akan ditawarkan kepada
hubungan dengan segmen Sebagian sudah disinggung segmen pengguna. Untuk
pengguna, adalah bagaimana pada Bab 2, di subbagian konteks SE, bagian ini juga
suatu organisasi menjaga finansial. Secara generik, SE memiliki kekhasan tersendiri,
hubungan baik dengan dapat mendanai kegiatannya yaitu dari segi sumber daya
masing-masing segmen dari tiga jenis sumber manusia. Beberapa SE perlu
penggunanya. dana, yaitu dana komersial m e n g a n d a l k a n re l a w a n ,
Revenue stream atau arus (pendapatan bisnis, pinjaman sedangkan di organisasi bisnis
penerimaan, adalah sumber atau penanaman modal skema biasa tidak ada relawan. Selain
dan arus pendapatan yang komersial), semikomersial itu, ciri lain yang berlaku untuk
dihasilkan dari masing-masing (iuran, penanaman modal atau semua jenis SE adalah adalah
kelompok segmen pelanggan pinjaman lunak, non-devident intangible key resources berupa
yang menjadi target layanan. investment, dan lain-lain), dan value dan trust.

207
Key activities atau kegiatan rekanan, pada umumnya SE pada orientasi keberlanjutan
kunci, adalah aktivitas atau bisa menekan struktur biasanya saja (sustainability oriented).
proses kunci yang dilakukan karena beberapa kegiatan Artinya, menargetkan agar
terhadap sumber daya yang kunci dapat dilakukan bersama SE terus ada, tidak perlu lebih
ada agar dapat memberikan dalam skema cost-sharing atau besar skalanya atau lebih luas
tawaran nilai atau untuk voluntary. cakupan kegiatan atau area
menghasilkan produk /jasa Cost structure atau struktur operasionalnya. Kasarnya,
kepada segmen pengguna. biaya, adalah keseluruhan selamanya hanya beroperasi
Key partnership atau rekanan struktur dan rincian biaya yang dengan cakupan tingkat
kunci, adalah beberapa mitra diperlukan untuk menawarkan kecamatan tidak apa-apa,
kunci yang dapat memasok dan memberikan tawaran nilai yang penting masalah sosial
salah satu sumber daya, atau kepada segmen pengguna. masyarakat dapat terus dibantu
yang dapat mendukung oleh SE secara berkelanjutan.
proses pelaksanaan kegiatan- Untuk konteks SE, kami
Ada pula SE yang berorientasi
kegiatan kunci. Dengan adanya memandang ada dua unsur utama
pada keberlanjutan dan
rekanan kunci ini, tidak semua lain yang membentuk bangunan SE.
pengembangan kegiatan
kegiatan utama perlu dilakukan
Orientasi target pengembangan (sustainable development
sendiri. Bagi SE, membangun
organisasi, merupakan target oriented). SE jenis ini memiliki
jaringan rekanan kunci menjadi
pengembangan cakupan atau target agar cakupan kegiatannya
lebih penting karena dapat
skala kegiatan organisasi. Dari dalam hal jenis kegiatan, jumlah
mempercepat proses perubahan
analisis hasil wawancara dan kegiatan, jumlah peserta, atau
sosial yang diinginkan. Selain
diskusi kami, ada SE yang target penerima manfaat dapat
itu, dengan adanya jaringan
pengembangannya berfokus terus berkembang walau

208
tidak mesti disertai dengan dan skala usaha (sustainable berpusat pada satu atau sedikit
perkembangan skala usahanya. development and growth). SE sosok pemilik saja (kepemilikan
Misalnya, SE jenis ini berfokus jenis ini ingin mengembangkan kolektif). Hal ini dipandang
mengembangkan organisasinya cakupan kegiatannya penting untuk menjaga agar
dengan memperluas jejaring dengan turut menargetkan organisasi tidak berkembang
dan rekanan kunci sehingga perkembangan skala bisnis ke arah yang melenceng dari
organisasi dapat melakukan atau unit bisnisnya. SE tipe ini visi awal (mission drift). Jika
lebih banyak kegiatan (contoh: umumnya ingin memperluas kepemilikan terpusat pada satu
pelatihan) tanpa mengelola dampak sosial dengan orang pemilik, SE berisiko besar
lebih banyak dana karena mengandalkan kekuatan mengalami pembelokan arah
pelaksanaan pelatihan organisasi mereka sendiri pengembangan apabila pemilik
dilakukan dengan meminjam sehingga penting bagi mereka tersebut dalam perjalanannya
ruangan secara gratis dari untuk mengembangkan skala berubah pikiran.
rekanan kunci, makanan dan bisnis.
Di sisi lain, ada yang
minuman bisa disediakan karena
Skema kepemilikan dan kontrol. berpandangan bahwa
mendapatkan sumbangan,
Seperti yang sudah disinggung, kepemilikan kolektif tidak
dan tenaga kunci lainnya
ada wirausaha sosial di efisien dan mengandung risiko
seperti pelatih, moderator, dan
Indonesia yang memandang mission drift yang berasal
fasilitator semuanya merupakan
kepemilikan SE harus bersifat dari luar individu pendiri atau
relawan.
terbuka bagi orang atau pemilik awal. Pada beberapa
Terakhir adalah SE yang target lembaga lain dengan visi yang kasus, keberadaan satu
pengembangannya berorientasi sama, sehingga kekuatan sosok pendiri yang dapat
pada pengembangan kegiatan kontrol organisasi tidak akan berperan sebagai kapten

209
dan memiliki wewenang dalam selembar kertas atau kanvas. Disitu KMB digunakan untuk
untuk memimpin organisasi Melalui satu lembar kanvas model menjelaskan bagaimana sebuah
secara lebih otoriter adalah bisnis tersebut, sebuah organisasi perusahaan maskapai murah (budget
faktor utama yang menjaga usaha dapat menyusun suatu airlines) beroperasi sehingga bisa
pengembangan organisasi hipotesis perencanaan operasional menawarkan harga yang sangat
agar tidak melenceng dari ke depan dan mengevaluasi murah kepada konsumen, namun
visi awal. Dengan pola ini pun koherensi setiap langkah bisnis yang tetap mampu menghasilkan laba
proses pengambilan keputusan telah dilakukan dengan rencana yang cukup menggiurkan. Gambar
menjadi lebih efisien. Oleh tersebut. Yang terpenting, kanvas berikut juga menunjukkan bentuk
karena itu, untuk unsur skema model bisnis dapat secara rasional standar KMB. Namun, untuk konteks
kepemilikan dan kontrol ini menjelaskan bagaimana sebuah ini bentuk KMB akan ditambah
kami membagi SE ke dalam dua organisasi usaha menciptakan, dengan satu blok mengenai target
jenis skema, yaitu kepemilikan menawarkan, dan menyediakan pengembangan organisasi di bagian
kolektif dan kontrol demokratis, tawaran nilainya kepada konsumen atas kanvas, dan satu blok mengenai
serta individual dan otoriter. yang akhirnya akan berakibat pada kepemilikan dan kontrol di bagian
kemampuan suatu organisasi untuk bawah kanvas.
Seluruh unsur di atas (9+2) menghasilkan pendapatan.
merupakan hal-hal dasar yang
Untuk lebih jelas soal kerangka
perlu diidentifikasi secara jelas oleh
KMB, silakan lihat contoh di link ini:
setiap organisasi usaha yang ingin
https://www.youtube.com/watch?v=
tumbuh kuat. Intisari dari 9+2 unsur
dasar di atas dapat disajikan ke wlKP-BaC0jA.

210
GAMBAR 40 Bentuk standar Kanvas Model Bisnis

Sumber: https://strategyzer.com/canvas?_ga=1.203240465.1838478417.1398165980

211
4.2.2 TIPE-TIPE SOCIAL kami atas beberapa teori sehingga yang tengah dihadapi oleh suatu
ENTERPRISE DI INDONESIA kami bisa memetakan SE yang ada komunitas, maka community based
di Indonesia ke dalam beberapa tipe SE mungkin yang paling cocok.
BERDASARKAN POLA MODEL
tertentu. Tipe-tipe tersebut yaitu: (1) Perlu pula dimaknai bahwa
BISNISNYA
Community-based; (2) Not-for-profit; karakteristik SE bukanlah sesuatu
SE di Indonesia memiliki banyak (3) Hybrid; dan (4) Profit-for-benefit.8 yang statis. Sebagaimana
wajah. Setelah turun ke lapangan Tujuan kategorisasi tipe dinamisnya karakter individu yang
dan mewawancarai para praktisi dan karakter ini adalah untuk memahami bisa berubah seriring waktu, sebuah
penggiat SE, kami menemukan bahwa dan menghargai keragaman SE dapat saja mengalami perubahan
kesamaan atau common denominator corak SE di Indonesia. Semua tipe tipe. Sebuah SE dapat berubah dari
antara SE yang satu dengan yang dipandang setara karena yang tipe yang satu ke tipe yang lain
lain hanya sampai pada lima kriteria terpenting adalah what works for karena SE perlu berkembang secara
dasarnya. Selebihnya, SE memiliki you, yaitu tipe mana yang paling organik menyesuaikan dirinya
karakteristik operasional (model cocok untuk mengantarkan SE dengan perkembangan organisasi
bisnis) yang berbeda, tergantung mencapai tujuannya. Jika tujuannya dan tuntutan situasi/kondisi yang
pada bentuk yang diinginkan pendiri/ adalah mengoptimalkan potensi dihadapi.
anggota SE yang bersangkutan. KMB dana zakat untuk kemaslahatan
Nah, sekarang mari kita
adalah alat yang kami gunakan untuk umat, maka SE nonprofit
membahas tipe-tipe SE tersebut.
menggali teknis operasional SE yang adalah yang paling tepat. Jika
Untuk memudahkan kamu dalam
diwawancara. Dengan demikian, hasil mengorganisasikan barisan gerakan
memahami dan membandingkan
analisisnya dapat memperkaya kajian untuk menyelesaikan suatu masalah
perbedaan operasional dari masing-

8. Sumber: http://www.fiskal.co.id/berita/fiskal-15/2561/mengenal-anatomi-kelas-menengah-:-rentang-penghasilan-kelas-menengah#.VVS7TPmqqko

212
masing tipe SE tersebut, kami akan empowerment), di mana para anggota Salah satu contoh CBSE yang
menguraikan keempat tipe SE komunitas bergabung dan bekerja kami kunjungi adalah Koperasi
model bisnis dengan menggunakan sama untuk menyelesaikan masalah Mufakat. Organisasi ini dibentuk
kerangka Kanvas Model Bisnis. bersama. Dari semua kategori yang karena adanya kesamaan masalah
ada, CBSE merupakan SE dengan yang dihadapi komunitas tunanetra
proses bisnis yang paling tradisional. yang bernama PERMASTE dalam
Community-Based Social Di Indonesia banyak ditemukan mengakses barang-barang
Enterprise dalam bentuk koperasi. kebutuhan khusus tunanetra.
Pendirian community-based Biasanya (tidak semua) CBSE Menghadapi masalah tersebut,
social enterprise (CBSE) umumnya memiliki target organisasi yang cukup Koperasi Mufakat memberikan solusi
berangkat dari kebutuhan komunitas sederhana, yaitu menyelesaikan dengan melayani pengadaan barang
yang memiliki kesamaan masalah, masalah anggota komunitas. Jadi, seperti ponsel, tongkat, alat pijat,
kondisi, minat (community of interest) yang paling penting bagi anggota dan komputer khusus tunanetra.
atau kebutuhan masyarakat lokal dan pengurus adalah keberlanjutan Organisasi mendapatkan profit dari
yang tinggal di lokasi geografis yang (sustainability) organisasi dan kegiatan persentase transaksi, sedangkan
sama (geographical community). sosial serta bisnisnya agar dapat terus komunitas yang bersangkutan
Oleh karena itu, pada umumnya di melayani kebutuhan masyarakat mendapatkan manfaat dari
CBSE, konsumen adalah sekaligus anggota komunitas. Biasanya juga kemudahan membeli dan fasilitas
beneciaries atau penerima manfaat tidak ada niat untuk meningkatkan cicilan 5-7 bulan. Dengan demikian
karena kegiatannya bersifat dari cakupan kegiatan sosial atau skala terlihat bahwa Koperasi Mufakat
anggota untuk anggota. Value usaha bisnis, misalnya dari cakupan melayani satu segmen pengguna.
preposition yang ditawarkan area operasional tingkat kecamatan Konsumen yang membayar juga
organisasi adalah pemberdayaan menuju tingkat kabupaten atau berperan sebagai penerima manfaat
diri sendiri secara berkelompok (self- provinsi. yang diberikan oleh organisasi

213
GAMBAR 41 Pola Model Bisnis Community-Based Social Enterprise

Koperasi Mufakat (PERMASTE)


Orientasi Organisasi: Keberlanjutan (Sustainability)
Key Key Value Customer Customer
Partner Activities Proposition Relationship Segments

- Pemasok
Pemasok Forumkomunikasi/
- Forum komunikasi/ Pemberdayaan
Pemberdayaan diridiri
sendiri Pendekatanpersonal
- Pendekatan personal Komunitastunanetra
Komunitas tunanetra
edukasianggota
edukasi anggota sendiri untuk:
untuk: di sekitar
di sekitardaerah
daerah
- Masyarakat
Masyarakat
Pengadaanbarang
- Pengadaan barang Forumkomunikasi
- Forum komunikasirutin PasarMinggu,
Pasar Minggu,
Sekitar
Sekitar Beli Jual
- Beli Jualbarang/jasa
barang/jasa
untuktunanetra
untuk tunanetra rutin JakartaSelatan
Jakarta Selatan
Kontrolkualitas
- Kontrol kualitas
Pelatihanjasa
- Pelatihan jasa pijat
pijat

Key
Resourches Channels

Cita-cita/value/
- Cita-cita /value/ misi
misi Penjualanan langsung
Penjualanan langsung
Iurananggota
- Iuran anggota melalui Kantorkoperasi
melalui Kantor
koperasi (rumah
(rumah pribadi ketua
Modalsosial
- Modal sosial
pribadi
koperasi)ketua koperasi)
(trustantar
(trust antaranggota)
anggota)
Pengurus
- Pengurus
(anggota,relawan)
(anggota, relawan)

Key Structure Revenue Streams

- Rutin:operasional
-Rutin: operasional kantor
kantor Simpananpokok
- Simpanan pokok - Tabungan
-Tabungan anggota
anggota
anggota
anggota Hasilpenjualan
- hasil penjualanbarang
Variabel:forum-forum
- Variabel: forum-forum komunikasi/edukasi
komunikasi/edukasi +
+ pembelian barang
Simpananwajib
- Simpanan wajib barang
pembelian barang anggota
anggota

Kepemilikan dan kontrol: kolektif dan demokratis

214
(consumers = beneficiaries). Oleh rutin untuk membicarakan kegiatan tidak signifikan dibandingkan peran
karena sifat kegiatan koperasi ini dari dan rencana organisasi, serta relawannya. Artinya, karyawan bisa
anggota untuk anggota, maka dapat siraman rohani. Organisasi juga menjadi bagian dari sumber daya,
dikatakan bahwa proporsisi nilai yang sering mengadakan pelatihan dan namun bukan yang kunci. Relawan
ditawarkan adalah pemberdayaan pembinaan dengan fasilitas paket adalah sumber daya kuncinya.
diri sendiri dengan memberikan panti, kontrak panti, serta biaya Selain sumber daya manusia,
solusi yang berkelanjutan atas hidup selama enam bulan pelatihan. dana juga menjadi sumber daya
masalah bersama. Terkait aspek sumber daya kunci CBSE, namun khusus dana
Untuk menjangkau segmen kunci, kami melihat relawan sebagai yang bersifat semikomersial.
penggunanya, Koperasi Mufakat sumber daya kunci yang sangat Yang kami maksud dengan dana
banyak memanfaatkan kanal penting bagi CBSE, tak terkecuali semikomersial adalah dana-dana
distribusi (channels) yang bersifat Koperasi Mufakat. Pengurus yang didapatkan dari individu
interaksi langsung melalui penjualan koperasi adalah anggota koperasi yang mendapatkan manfaat dari
via offline (melalui toko sendiri yang bersedia menyumbangkan uang yang diberikan kepada
atau outlet) dan media telepon/ tenaga dan pikirannya untuk organisasi. Bentuk dana semacam
SMS. Untuk membangun dan kemajuan organisasi tanpa ini biasa disebut iuran, yang
mempertahankan hubungan baik bayaran. Kepala pengurus koperasi menjadi prasyarat anggota untuk
dengan penggunanya (customer bahkan merelakan rumahnya dapat menikmati fasilitas yang
relationship), Koperasi Mufakat untuk dijadikan sekretariat disediakan organisasi. Misalnya
sangat mengandalkan hubungan koperasi. Sebuah CBSE bisa saja persentase bunga pinjaman yang
personal antara pengurus dengan mempekerjakan karyawan yang lebih kecil atau harga produk/jasa
anggota. Selain itu, ada pertemuan dibayar. Namun, dalam pola model yang lebih murah dibandingkan
informal yang dilakukan secara bisnis ini umumnya peran karyawan untuk nonanggota. Rekanan kunci

215
koperasi mencakup komunitas hak untuk berpendapat dalam sudah dapat memecahkan masalah
dan supplier barang kebutuhan pengambilan keputusan organisasi. rantai pemasaran produk daun teh
tunanetra. Bisa dikatakan kontrol organisasi yang dihasilkan petani. Selanjutnya,
Koperasi Mufakat memperoleh bersifat demokratis. Kontrol oleh Koperasi Putera Mekar ingin
dana untuk start-up dari simpanan anggota tidak dilakukan dari hari meningkatkan cakupan kegiatan
pokok dan subsidi anggota ke hari. Kewenangan anggota dan skala usahanya agar nilai
PERMASTE, sedangkan modal kerja didelegasikan kepada pengurus tambah yang dapat dinikmati petani
dibiayai dari dana swadaya yang yang dipilih melalui Rapat Anggota selaku pemilik koperasi juga lebih
berasal dari simpanan wajib dan Tahunan dan bertanggung jawab besar. Pengembangan yang sudah
tabungan anggota. Biaya yang atas pengelolaan organisasi. Para dilakukan berupa pembangunan
dikeluarkan Koperasi Mufakat anggota akan mendapatkan pabrik teh sehingga koperasi juga
hanya mencakup biaya operasional, laporan perkembangan organisasi dapat menawarkan teh dalam
biaya variabel kegiatan sosial, dan melalui pertemuan rutin, mading, kemasan kepada masyarakat.
biaya kulakan barang kebutuhan atau newsletter. Sementara itu, pengembangan
tunanetra. Contoh lain yang kami yang ingin dilakukan adalah
Koperasi Mufakat didirikan kunjungi adalah Koperasi Putera kepemilikan unit kegiatan simpan
dari rasa kebersamaan sebuah Mekar di Garut. SE ini juga pinjam dan toko serba ada.
komunitas untuk menyelesaikan merupakan tipe CBSE, namun Contoh kasus ini menunjukkan
masalah mereka sendiri, sehingga memiliki target orientasi yang lebih bahwa tidak semua CBSE memiliki
Koperasi Mufakat dimiliki oleh tinggi daripada Koperasi Mufakat. target pengembangan organisasi
komunitas secara kolektif. Dengan Hal ini tidak terlepas dari peran yang terbatas pada orientasi
semangat dari, oleh, dan untuk ketua pengurusnya yang bercita- keberlanjutan saja (sustainability
kita, para anggota koperasi memiliki cita tinggi. Koperasi Putera Mekar oriented).

216
BOX 9 Social Activism/Community Sebagai Cikal Bakal Social Enterprise

Tahukah kamu kalau membangun sebuah SE tidak perlu


dari nol? Seandainya sekarang kamu sudah memiliki komunitas
yang memiliki kesamaan minat atau kepedulian atas masalah
sosial tertentu, kamu bisa menaikkan level komunitas atau
perkumpulanmu dari komunitas sosial menjadi SE. Hal ini sangat
memungkinkan karena komunitas secara umum sudah memiliki
intangible key resources yang dibutuhkan SE, yaitu value (kesamaan
cita-cita, keyakinan, dan cara pandang) dan trust (rasa saling
percaya). Dengan demikian, kegiatan kamu dapat dilakukan
dengan lebih terorganisasi dan berkelanjutan. Karena ketika masih
berupa komunitas, pengelolaan kegiatan umumnya bersifat ad hoc
atau kepanitiaan. Setelah kegiatan selesai, timnya pun dibubarkan.
Hal ini tentu tidak mendukung keberlanjutan kegiatan. Akibatnya,
dampak sosial yang diberikan juga tidak optimal. Ada banyak SE di
Indonesia yang berasal dari komunitas atau aktivitas sosial. Namun,
yang sudah terbukti adalah kisah dari perkumpulan Telapak. GAMBAR 42 Perkumpulan Telapak
Perkumpulan TELAPAK (www.telapak.org) terdiri dari Sumber : https://indonesiaproud.wordpress.com/2010/07/08/telapak-raih-2010-
sekelompok pencinta alam yang senang menjelajah hutan. skoll-awards-for-social-entrepreneurship/
Mereka merasakan bagaimana masyarakat sekitar hidup sejahtera
dari hutan dan sungai. Namun, semua itu berubah ketika mereka yang masuk penjara, sedangkan cukongnya tidak
penggundulan hutan akibat illegal logging merajalela. Masyarakat pernah masuk penjara. Pada akhirnya, masyarakat hutan yang
tidak lagi bisa memenuhi kebutuhannya dari hutan. Mereka kembali menjadi korban.
terdesak dan terpaksa melacurkan diri dengan menjadi pesuruh Berangkat dari rasa keprihatinan itu, dibentuklah Telapak
cukong illegal logging. Mereka mencuri kayu. Kalau ada operasi, yang awalnya hanya berfokus pada kampanye anti illegal

217

logging. Seiring waktu, anggotanya berpikir untuk


menjadikan Telapak sebagai konglomerasi sosial dengan
merambah beberapa unit bisnis di antaranya Kotahujan.
"Berangkat com, Gekko Studio, T-port, Koperasi Telapak, Telapak
Printing, Kedai Telapak, Poros Nusantara, serta Poros
dari rasa Nusantara Media.
keprihatinan Yang menarik adalah Telapak melahirkan unit
bisnisnya untuk mengatasi masalah yang dihadapi
itu, dibentuklah perkumpulan tersebut. Unit bisnis yang mereka anggap
Telapak" sebagai alat perjuangan ternyata menguntungkan.
Misalnya, Telapak Printing tercipta karena kesulitan
yang dialami Telapak untuk mencetak bahan-bahan
kampanye anti illegal logging yang dianggap sensitif.
Sumber : https://www.crowdrise.com/telapakindonesia Hal yang sama juga terjadi ketika Telapak memutuskan
untuk mendirikan stasiun TV lokal di Kendari. Telapak
memiliki program mendidik para investigator hutan
untuk membuat data tak terbantahkan dalam bentuk
video. Namun, setelah kemampuan membuat video
data ini ada, Telapak tidak bisa memublikasikannya di TV
karena dianggap isu yang berbahaya. Akhirnya, Telapak
memutuskan untuk membuat saluran TV sendiri yang
ternyata mendatangkan keuntungan.

Sumber : http://www.telapak.org/

218
NOT-FOR-PROFIT SOCIAL Untuk pengembangan inilah zakat (mustahik). Sementara itu,
ENTERPRISE NFPSE membutuhkan pengelolaan yang termasuk kategori konsumen
yang lebih profesional, sumber DD adalah filantropis atau individu
Pola model bisnis yang daya manusia yang kompeten, yang ingin menyalurkan zakat,
kedua kami sebut sebagai Not- dan alternatif penerimaan yang infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF),
for-Profit Social Enterprise (NFPSE). lebih beragam. Contoh SE yang konsumen yang membeli barang/
NFPSE umumnya berfokus pada mencerminkan tipe NFPSE jasa yang dijual oleh PT Dompet
pemberdayaan masyarakat atau adalah Dompet Dhuafa (www. Dhuafa Corpora (www.ddcorpora.
people empowerment (Lihat Gambar dompetdhuafa.org). co.id) sebagai SE, serta lembaga
4.4) sehingga organisasi harus Dompet Dhuafa (DD) donor yang memberikan dana
menciptakan transformasi hidup melayani dua pasar yang berbeda untuk pencapaian misi sosial.
masyarakat dalam ruang lingkup yaitu penerima manfaat (kami Sebuah NFPSE berkewajiban
yang lebih luas. Artinya, pendirian sajikan dalam warna oranye) dan untuk memperlakukan seluruh
NFPSE ini secara umum diinisiasi konsumen yang mengeluarkan segmen penggunanya selayaknya
oleh individu yang peduli dan ingin uang (dalam warna hijau). Jadi, pelanggan (customer) yang
membantu mengatasi masalah individu penerima manfaat adalah harus dipenuhi kepuasannya
masyarakat, bukan yang mengalami orang yang berbeda dengan agar kegiatan NFPSE dapat
masalah tersebut. Umumnya NFPSE individu konsumen (beneficiaries berkelanjutan. Penerima manfaat
tidak akan puas dengan hanya consumers). Penerima manfaat dan konsumen memiliki tingkat
orientasi sustainability. NFPSE yang dilayani oleh DD mencakup prioritas yang sama dan harus
ingin setidaknya mengembangkan masyarakat miskin atau marginal ditangani dengan sama baiknya.
cakupan kegiatan sosialnya yang tercakup dalam delapan Kesuksesan organisasi ditentukan
(development) untuk menciptakan kelompok masyarakat penerima oleh keberhasilan NFPSE dalam
dampak sosial yang lebih besar.

219
memberikan pelayanan bagi semua sakit ini memiliki fasilitas lengkap,
segmen penggunanya. Testimoni dari poliklinik, dokter spesialis,
penerima manfaat akan secara ruang operasi, rawat inap, UGD,
signifikan memengaruhi tingkat apotek, hingga metode pengobatan
kepercayaan konsumen filantropis komplementer. Di bidang
dan lembaga donor. Testimoni ini pendidikan, DD mendirikan SMART
merupakan indikator sederhana EI, sekolah berasrama gratis dengan
yang menunjukkan keberhasilan SE lama program 5 tahun SMP-SMA.
dalam menciptakan dampak bagi Sekolah ini didirikan untuk anak-
kehidupan masyarakat penerima anak Indonesia yang berpotensi
manfaat. namun memiliki kesulitan ekonomi.
Saluran distribusi yang Untuk menjangkau pemberi
GAMBAR 43 Brand Ambassador digunakan DD untuk menjangkau ZISWAF, DD menjalankan empat
Dompet Dhuafa penerima manfaatnya adalah melalui strategi. Yang pertama adalah
Sumber : http://kutakkatik.com/86.html interaksi langsung. Misalnya di integrated marketing communication
bidang kesehatan, DD mengadakan dengan tujuan memperkenalkan DD
program Layanan Kesehatan dan kegiatannya kepada masyarakat
Cuma-cuma (LKC) melalui beragam melalui iklan di halaman media cetak,
kegiatan baik yang bersifat preventif, media siaran, dan slot tayangan
promotif, dan kuratif. Sejak tahun televisi. Strategi kedua adalah sistem
2009 Dompet Dhuafa membangun jemput bola dengan menurunkan
rumah sakit gratis bagi pasien dari relawan DD ke beberapa titik
kalangan masyarakat miskin. Rumah seperti pusat perkantoran dan

220
Untuk menjaga hubungan
dengan penggunanya, DD
memanfaatkan cara-cara
tradisional seperti komunikasi
langsung secara personal melalui
kunjungan, pertemuan rutin, dan
pendampingan bagi penerima
manfaat. Komunikasi dengan

Sumber : Ekslusif
pemberi ZISWAF dilakukan melalui
website, newsletter, dan laporan.
Laporan keuangan ini sangat
GAMBAR 44 Contoh kontras penggalangan donasi keagamaan tradisional penting karena menjadi bentuk
pertanggungjawaban DD terhadap
pusat perbelanjaan. Berkat sistem kelolaan yang lebih banyak 30%- dana ZISWAF yang dikelolanya.
ini DD berhasil menggandeng 40% daripada bulan-bulan lainnya. Laporan ini menjadi salah satu
114 korporasi besar seperti Exxon Strategi terakhir adalah mengangkat aspek terpenting yang membangun
Mobile, Trakindo, Adira, dan Telkom. duta (brand ambassador) DD kredibilitas DD sebagai lembaga
seperti Inneke Koesherawati (artis), pengelola ZISWAF.
Strategi berikutnya, DD
Bambang Pamungkas (atlet), dan
menggelar berbagai kegiatan di Untuk memperkokoh
Ippho Santosa (motivator) sebagai
pusat perbelanjaan untuk menarik akuntabilitas, setiap tahun laporan
daya tarik bagi masyarakat untuk
perhatian masyarakat. Event ini keuangan DD diaudit oleh
meneladani sang idola dalam aksi
terutama diadakan pada bulan Kantor Akuntan Publik. Hal ini
sosial.
Ramadhan karena merupakan tampaknya berhasil meningkatkan
momen untuk menghimpun dana kepercayaan masyarakat untuk

221
GAMBAR 45 Pola Model Bisnis Not-For-Profit Social Enterprise

Dompet Dhuafa
Orientasi Organisasi: Sustainable Development

Key Key Value Customer Customer


Partner Activities Proposition Relationship Segments

- Pelaksanaan
- Masyarakat/ Program sosial Pemberdayaan - Pendampingan Masyarakat mustahik
lembaga donator - Promosi masyarakat mustahik - Forum pertemuan
- Bank - Kontrol kualitas - Masyarakat muzakki
- Komunitas - Website + sosmed
program - Lembaga donor
masyarakat - Call center
- Rekrutment relawan - Tim CSR korporasi
- Korporasi mitra - Laporan
- Pelaporan/pertang- - Iklan
gungjawaban publik

Key
Resourches Jasa penyaluran ZISWAF Channels
yang mudah, akuntabel,
dan kredibel
- Cita-cita /value/ misi - Info donator dan
- Iuran anggota rekening di website
- Layanan jemput zakat
- Modal sosial
- Kantor (pusat, cabang,
(trust antar anggota)
perwakilan)
- Pengurus
(anggota, relawan)

Key Structure Revenue Streams

- Rutin: operasional kantor (gaji SDM, utilitas, dll) - ZISWAF - CSR Korporasi
- Variabel: operasional program, rekrutmen dan - Hibah
pengelolaan relawan

Kepemilikan dan kontrol: kolektif dan demokratis

222
Dalam menjalankan
organisasinya, DD mempekerjakan
relawan dan karyawan profesional
yang memiliki peran besar dalam
manajemen organisasi. Dengan
begitu, DD dikelola secara
profesional layaknya sebuah
perusahaan. Hiring the right man for
the right job! Pada saat yang sama,
DD menganggap peran relawan
sama pentingnya, bahkan ada
program khusus untuk menjaring
relawan yaitu DD Volunteer yang
GAMBAR 46 Training Relawan Dompet Dhuafa berada di bawah Divisi Program
Sumber : http://volunteer.dompetdhuafa.org/index.php/events/view/37
Relief DD. DD Volunteer merupakan
payung besar yang mewadahi dan
menyalurkan dana sosialnya dana yang dihimpun oleh Badan menjadi pusat sistem DD dalam
melalui DD. Pada tahun 2014 DD Amil Zakat Nasional (yang resmi mengelola seluruh relawannya
berhasil menghimpun dana sosial didirikan oleh pemerintah melalui dan bertujuan untuk menciptakan
masyarakat sekitar Rp200 miliar! undang-undang), yaitu sekitar komunitas relawan berbasis
Angka ini lebih dari tiga kali lipat Rp 60 miliar pada tahun 2014. dukungan masyarakat untuk

8. Sumber data penghimpunan dana DD: http://www.ddhongkong.org/dompet-dhuafa-ekspos-laporan-penyaluran-dana-zis-2014/; sumber data penghimpunan dana BAZNAS:
http://pusat.baznas.go.id/berita-artikel/peran-baznas-sebagai-lembaga-nonstruktural-dalam-penanggulangan-kemiskinan/
223
kampanye zakat serta gerakan pemberian dana tersebut. Motivasi dan haji (DD Travel), produksi air
kemanusiaan melalui program yang pemberiannya semata-mata untuk kemasan, galon, botol, dan cup (DD
dijalankan DD. membantu meringankan kesulitan Water), jasa pelayanan kesehatan
Selain sumber daya manusia, orang lain. Yang termasuk rekanan (DD Medika), manajemen aset (PT
sumber daya kunci DD juga kunci DD meliputi individu donatur Wasila Nusantara), dan lembaga
mencakup inovasi. Inovasi yang pemberi ZISWAF, korporasi, dan keuangan syariah bukan bank (PT
diciptakan DD terutama adalah lembaga amil zakat lainnya. Permodalan BMT Ventura).
strateginya dalam menjangkau Di samping dana ZISWAF yang Meski DD sudah memiliki
konsumen pemberi ZISWAF. dikelolanya, DD juga memiliki sumber beberapa alternatif penerimaan dari
Melalui inovasi tersebut, DD dapat dana lain yaitu dari profit/laba yang unit-unit bisnisnya, donasi masih
menghimpun dana lebih besar dihasilkan oleh DD Corpora. Seluruh tetap menjadi penerimaan yang
untuk meningkatkan cakupan hasil usaha DD Corpora digunakan paling dominan. Pencapaian profit
kegiatan sosialnya sekaligus untuk mendukung Yayasan Dompet organisasi pun bukanlah fokus dari
menghasilkan dampak sosial yang Dhuafa Republika. Kelembagaan kegiatan yang dilakukan DD. Fokus
lebih besar. DD Corpora ditetapkan mandiri dan DD tetap pada pengelolaan dana
Sebagaimana bentuk organisasi berbadan hukum perseroan, dengan ZISWAF dan pelaksanaan kegiatan
lain, dana merupakan salah satu kepemilikan saham utama pada sosialnya. Inilah yang menjadi ciri
sumber daya kunci bagi DD. Namun, Yayasan Dompet Dhuafa Republika. khas sekaligus alasan di balik nama
bagi DD, yang menjadi sumber daya DD Corpora sendiri membawahi
tipe SE dengan model bisnis ini,
kunci adalah dana nonkomersial enam unit bisnis yang bergerak di
yaitu tidak untuk profit (not-for-
yang bersifat pemberian yaitu bidang konstruksi bangunan tahan
profit).
ZISWAF. Disebut dana nonkomersial gempa (DD Konstruksi), usaha ritel
jual beli barang bekas berkualitas Sebagai pengelola dana sosial
karena sang pemberi dana tidak
(DD Niaga), travel layanan umrah masyarakat, setiap pengurus DD
mendapatkan manfaat dari

224
tidak boleh memiliki DD. Hal ini pembina atau pengawas, sebagai yang cenderung seimbang antara
diformalkan melalui pemilihan organ organisasi yang berperan dana sosial, semikomersial, dan
badan hukum yayasan. Di dalam menjaga agar pengembangan DD bahkan komersial. SE di Indonesia
organ organisasi sebuah yayasan tetap di jalur yang benar, yaitu yang dapat digolongkan sebagai
tidak ada pemilik, hanya ada membantu, membangun, dan SE tipe Hybrid adalah Yayasan Cinta
pendiri, pembina, pengawas, dan memberdayakan masyarakat yang Anak Bangsa atau YCAB (www.
pengurus. Harta pendiri yang membutuhkan. Dengan demikian, ycabfoundation.org).
sudah disetorkan sebagai harta skema kontrolnya dapat dibilang YCAB melayani dua tipe segmen
yayasan pada saat pendirian, cenderung demokratis. pengguna karena individu penerima
tidak bisa dipandang sebagai manfaat bukan orang yang sama
saham, melainkan murni sebagai
HYBRID SOCIAL ENTERPRISE dengan individu yang memberikan
pemisahan dan penyerahterimaan
uang kepada HSE. Dengan demikian,
kekayaan. Karakteristik ini membuat Tipe hybrid social enterprise
jenis value preposition sosial YCAB
skema kepemilikan DD dapat ( H S E ) i n i pa d a u m u m n y a
adalah pemberdayaan masyarakat
dikatakan bersifat kolektif. Tidak memiliki target yang berorientasi
(people empowerment), bukan self-
ada individu atau sekelompok keberlanjutan dan pengembangan
empowerment. Segmen pengguna
orang tertentu yang menjadi (sustainability and development).
YCAB yang berupa penerima
pemilik organisasi tersebut. Jika pada NFPSE sumber dana
manfaat adalah remaja putus sekolah
Pimpinan organisasi merupakan untuk mendukung pengembangan
individu yang dipekerjakan dan ibu-ibu prasejahtera. Sementara
organisasi masih berfokus pada
secara profesional, namun itu, segmen pengguna yang berupa
dana sosial, pada HSE komposisi
wewenangnya terbatas. Kebijakan- konsumen adalah konsumen
sumber dananya sudah lebih
kebijakan yang bersifat prinsip yang membeli produk/jasa yang
terdiversifikasi dengan komposisi
memerlukan persetujuan dewan dihasilkan unit bisnis di bawah YCAB,

225
GAMBAR 47 Boneka Tunggangan GAMBAR 48 TerraZone Menawarkan Alternatif Pusat Video Games Dengan Harga
YADA Indonesia Terjangkau

Sumber : https://meezansadja.wordpress. Sumber : http://halloriau.com/read-belanja-22513-2012-03- Sumber : http://s59.photobucket.com/user/akachan_


com/2010/02/07/yada-toys/ 30-terrazone-hadir-di--plaza-sukaramai.html photos/media/Facebook/Grand%20Opening%20Ter
raZone/20588_10151327315064208_1002623757_n.
jpg.html

226
donatur perorangan, dan lembaga unit bisnis ini untuk menjangkau Pengiriman laporan dapat
donatur/pemberi hibah. konsumen mencakup toko dan disesuaikan dengan kebutuhan
Untuk menopang outlet. dan keinginan pendonornya. Jika
kelangsungan YCAB Foundation, Strategi membangun hubungan pendonornya individu, dibuat
dibangunlah unit-unit bisnis yang dengan penerima manfaat dilakukan laporan dengan periode sesuai
menjadi profit center sebagai dengan komunikasi personal melalui permintaan pendonor. Ada yang
penyokong biaya operasional dan pendampingan dan pertemuan tiga bulanan, enam bulanan, dan
manajemen seperti Terrazona, YADA mingguan. YCAB tidak menerapkan lain-lain. Untuk proyek khusus,
Indonesia, dan Beauty Inc. Di sini strategi khusus untuk membina misalnya proyek Rumah Teknik
tampak bahwa sumber pendanaan hubungan dengan konsumen Samsung, YCAB melakukan audit
YCAB sudah bercampur antara unit bisnisnya, hanya sebatas program sendiri.Perbedaan HSE
dana sosial dengan dana komersial dengan NFPSE memang lebih nyata
menjaga kualitas layanan agar
berupa laba bisnis. jika dilihat dari sisi jenis sumber dana
pelanggan datang lagi. Sementara
Melalui unit bisnisnya, YCAB itu, untuk membina hubungan yang menjadi key resources sekaligus
menawarkan beberapa proposisi dengan konsumen donatur, revenue stream mereka. Jika dilihat
nilai bisnis. Dari YADA Indonesia YCAB memanfaatkan website dari sisi sumber daya manusia, pada
dan Terrazone, proposisi yang dan laporan tahunan. Sebagai kasus tertentu ada HSE yang peran
ditawarkan berupa hiburan pertanggungjawaban terhadap relawannya sudah bukan kunci,
anak yang murah. Melalui salon donasi-donasi yang masuk, YCAB namun ada pula yang masih menjadi
kecantikan Beauty Inc., YCAB membuat laporan keuangan secara sumber daya kunci. Perbedaan HSE
menawarkan nilai berupa relaksasi grup yang diaudit (audited report). dan NFPSE belum terlalu kontras
dan perawatan tubuh. Saluran Ada dua hal yang diaudit, yaitu audit jika dilihat dari sisi sumber daya
distribusi yang digunakan ketiga program dan audit manajemen. manusia kuncinya. Untuk kasus

227
GAMBAR 49 Pola Model Bisnis Hybrid Social Enterprise

Yayasan Cinta Anak Bangsa


Orientasi organisasi: Sustainable Development And Growth
Key Key Value Customer Customer
Partner Activities Proposition Relationship Segments

- Donatur (individu/ Pemuda marginal


lembaga) - Pemberdayaan
Pemberdayaan pemuda: - Pendampingan (putus sekolah,
- Korporasi mitra pemuda
pendidikan, persiapan - Forum pertemuan korban narkoba, dll)
- Unit Bisnis - Kontrol kualitas +
kerja, kewirausahaan
- Consulting/mentoring monitoring dampak - Website - Individu, Lembaga
(mitra strategis) - Promosi program - Sosmed donor, CSR korporasi
- Mitra pelaksana - Pengawasan unit pendukung
program bisnis pemberdayaan
- Pelaporan pemuda

Key
Resourches Channels

- Cita-cita /value/ misi - Fitur donasi di website


- SDM inti + relawan - Kantor (Jakarta dan
- Dana (sosial dan dari New York)
unit bisnis)
- Inovasi program

Key Structure Revenue Streams

- Rutin: operasional kantor (gaji SDM, utilitas, dll) berbagi - Hibah - CSR Korporasi
- Provisi pendapatan - Kerjasama pihak
dengan unit bisnis unit bisnis ketiga
- Variabel: operasional program, rekrutmen dan - Pinjaman bank
pengelolaan relawan - Impact investor

Kepemilikan dan kontrol: kolektif dan demokratis

228
YCAB, manajemen YCAB memang 2,7 juta penerima manfaat dan memberikan jasa mereka secara pro
merupakan SDM profesional yang menjadi satu-satunya NGO asal bono. Banyaknya rekanan seperti ini
direkrut karena kompetensi dan hati Indonesia yang masuk ke jajaran juga merupakan ciri dari organisasi
yang memiliki dedikasi terhadap misi 100 besar NGO terbaik di dunia SE yang berorientasi sustainability
sosial yang diusung YCAB. Namun, pada tahun 2013. YCAB berada di dan sustainable development.
untuk mendukung pelaksanaan peringkat 74, mengungguli dua Saat ini YCAB masih memiliki
kegiatan sosial agar dapat berjalan NGO internasional ternama seperti keinginan untuk menciptakan
lancar dan memberikan dampak World Vision di peringkat ke-78 dan dampak sosial yang lebih besar
sosial yang sesuai harapan, YCAB Greenpeace di peringkat ke-89. melalui kemandirian finansial. Oleh
tetap masih membutuhkan relawan. Rekanan kunci YCAB meliputi karena itu, YCAB memberikan
Saat ini YCAB mengelola lebih dari mitra program seperti Bina perhatian besar dalam pengelolaan
2.000 orang relawan. Nusantara, BNKP Bekasi, BNN, unit bisnisnya untuk mendapatkan
Satu hal yang unik dalam BNPDKI, Colombo Plan, Deplu, profit demi pengembangan, dan
unsur key resources YCAB adalah dan Diknas. YCAB juga bermitra mengurangi ketergantungan
inovasi. YCAB selalu mendorong dengan badan NGO dan badan organisasi pada sumber-sumber
timnya untuk melahirkan inovasi, internasional seperti Grameen dana sosial. Pada tahun 2014,
baik dalam merancang maupun Foundation, INSEAD, World Bank, dana yang didapatkan YCAB dari
mengimplementasikan program- UNDP, Skoll Foundation, Unicef, unit bisnisnya mencapai 25% dari
program yang berkelanjutan dalam Wellspring International, dan Asian total dana. Ditargetkan pada tahun
membangun kemandirian remaja Development Bank. Rekanan kunci 2020 persentase tersebut dapat
dan ibu-ibu prasejahtera. Hasilnya, lainnya mencakup bank, korporasi, ditingkatkan menjadi 50%. Dengan
memasuki usianya yang ke-16 donatur, consulting partners untuk adanya unit bisnis, YCAB berbagi
tahun, YCAB telah menyentuh urusan legal, serta media yang sumber dayadengan unit bisnis

229
sehingga beban YCAB menjadi dan Togar Sianipar. Selain itu, ada transisi. Dalam wawancara yang
ramping. Misalnya unit bisnis YCAB dewan penasihat yang membuat kami lakukan, Veronica Colondam
ada yang menyewa gedung kantor, proses pengambilan keputusan- selaku Pendiri dan Direktur Utama
sehingga beberapa karyawan YCAB keputusan besar di YCAB berjalan YCAB mengungkapkan bahwa
dapat ikut berkantor di situ. Itulah sesuai dengan nilai-nilai demokrasi. posisi YCAB sekarang sebagai HSE
sebabnya 100% dana yang bersifat Dewan direksi YCAB juga terdiri dari adalah suatu proses transisi menuju
nonkomersial seperti donasi individu-individu yang kuat dengan kemandirian penuh, jadi bukanlah
publik yang masuk lewatonline, jam terbang dan profesionalitas tujuan akhir. Diyakini bahwa dengan
bank transfer, melalui program- tinggi. Dengan demikian, sulit untuk kemandirian finansial dari profit
program fundraising, serta dana menjadi pemimpin dengan gaya yang dihasilkan dari unit bisnisnya,
semikomersialdari impact/social otoriter di YCAB. YCAB dapat menjadi organisasi
investor hanya digunakan untuk Dari penjelasan di atas telah independen yang memiliki harga
membiayai program sosial. dipaparkan bahwa YCAB memiliki diri dan berkemampuan untuk
Dari sisi kepemilikan, dapat cita-cita untuk terus meningkatkan berkembang secara lebih optimal.
dibilang HSE tidak memiliki ciri khusus rasio pendanaan misi sosial yang Tidak hanya HSE, tipe SE lainnya
karena ada yang bersifat individual berasal dari unit bisnis mereka, dalam juga dapat bersifat tidak permanen.
dan ada yang bersifat kolektif. Untuk rangka mengurangi ketergantungan Hal ini karena sebagai organisasi
kasus YCAB, pemilihan badan hukum terhadap penyandang dana- SE akan terus berkembang secara
yayasan menunjukkan bahwa skema dana sosial. Dari hal ini tampak organik, menyesuaikan diri dengan
kepemilikannya adalah kolektif. YCAB bahwa status YCAB yang model perubahan pada kondisi internal
juga memiliki dewan pengawas yang bisnisnya saat ini mencerminkan organisasi, lingkungan, serta
terdiri dari tokoh-tokoh ternama tipe HSE tidak akan bersifat perkembangan masalah sosial yang
Indonesia seperti Hendri Priyono permanen, tetapi hanya bersifat ingin ditangani. Mungkin bedanya

230
ada yang bersifat direncanakan Asgar Muda, status mereka sebagai bisnis tipe ini adalah PT Kampung
sehingga ketidakpermanenan HSE saat ini bukanlah suatu proses Kearifan Indonesia (KKI) yang
yang terjadi dapat disebut sebagai transisi. memegang merek dagang Javara.
suatu proses transisi. Ada pula PROFIT-FOR-BENEFIT Aktivitas yang dilakukan PT KKI
yang tidak direncanakan sehingga berhubungan dengan dua segmen
SOCIAL ENTERPRISE
ketidakpermanenan yang terjadi pengguna yaitu para petani lokal
dapat disebut sebagai suatu proses Sekarang kita masuk ke pembahasan yang menanam produk pangan
penyesuaian terhadap perubahan pola model bisnis yang terakhir Nusantara selaku penerima manfaat
sehingga organisasi dapat yaitu Profit-for-Benefit Social (beneficiaries) dan kalangan kelas
diselamatkan dari risiko berhenti Enterprise (PFBSE). PFBSE memiliki menengah ke atas yang memiliki
beroperasi (risk coping strategy). target organisasi paling luas karena kesadaran terhadap pentingnya
Salah satu contoh HSE yang selain menargetkan sustainability kelestarian produk pangan asli
tidak berencana berubah tipe adalah dan development, PFBSE juga Indonesia dan gaya hidup sehat
Asgar Muda. Asgar Muda mengaku menargetkan pertumbuhan kegiatan (konsumen). Untuk petani lokal
akan selamanya beroperasi dengan atau unit bisnisnya (growth). Seperti selaku penerima manfaat, PT KKI
model bisnis yang bersifat Hybrid. yang sudah disinggung di atas, hal ini menawarkan proposisi nilai sosial
Jadi, jika 10 tahun lagi operasional dalam rangka menjadi sepenuhnya jenis pemberdayaan masyarakat.
mereka berubah menjadi NFPSE mandiri atau independen, dan Bagi konsumennya, proposisi nilai
atau mungkin menjadi Profit-for- menghilangkan ketergantungan bisnis yang ditawarkan berupa gaya
Benefit SE, besar kemungkinan hal terhadap individu atau lembaga hidup sehat dan berbudaya melalui
tersebut terjadi sebagai proses penyandang dana. Dari responden produk organik yang eksotis.
penyesuaian diri dengan lingkungan yang diwawancarai, SE yang Untuk menjangkau
yang berubah. Hal ini karena bagi menunjukkan karakteristik model konsumennya, PT KKI memasarkan

231
produknya melalui toko sendiri, dan segala permasalahan yang Mereka bisa menjelaskan produk
The Ethno Gourmet Shop, yang mereka hadapi. Hal ini karena misi yang dihasilkan dan si pembeli
berlokasi di Jl. Kemang Utara A No. PT KKI adalah mengajak petani lokal juga tahu manfaat produk yang
3, Jakarta Selatan. Selain itu, produk Indonesia untuk bangkit bersama dibelinya. Di samping itu, karena
Javara sudah menghiasi rak-rak mengelola warisan keragaman profesi petani lebih dihargai oleh
supermarket dan hotel di Indonesia hayati Nusantara dan bangga konsumen di sana, interaksi antara
dan toko-toko bahan pangan di menjadi petani. Unsur edukasi dan petani dan pembeli diyakini dapat
Amerika Serikat, Jepang, Belgia, pemberdayaan dalam pelaksanaan membangun kebanggaan terhadap
Swiss, dan Singapura. Produk Javara misinya sangatlah kental sehingga profesi petani sebagaimana misi
pun dapat dibeli melalui online hubungan personal antara PT yang diusung PT KKI.
shop seperti www.sukamart.com. Di KKI dan para petani terbangun Dalam membina hubungan
samping itu, PT KKI juga aktif ikut karenanya. dengan konsumen, PT KKI berusaha
pameran-pameran produk pangan, Selain mengedukasi, PT KKI membangun chemistry antara
khususnya yang diadakan di luar juga menganggap para petani petani dan pembeli melalui interaksi
negeri, karena fokus produk Javara sebagai mitra sejajar. Pengambilan keduanya di pameran-pameran
memang pasar ekspor. Sementara keputusan, khususnya terkait harga, yang mereka ikuti dan melalui sistem
itu, untuk menjangkau beneficiaries, harus dibicarakan dan disepakati purnajual (after sales) yang efektif di
tim PT KKI biasa melakukan oleh kedua belah pihak. Perusahaan berbagai media. Dengan demikian,
blusukan. ini seringkali membawa petani pembeli dapat menjadi pelanggan
Dalam membina hubungan mitranya ke pameran-pameran di yang loyal terhadap produk Javara.
dengan beneficiaries, PT KKI luar negeri. Hal ini dilakukan agar Menampilkan brand story di setiap
melakukan komunikasi personal dan petani tahu siapa pembelinya serta kemasannya juga menjadi cara PT
kunjungan-kunjungan langsung ke tercipta chemistry antara petani KKI membangun ikatan emosional
lokasi untuk mengenal para petani selaku produsen dan pembeli. dengan konsumennya.

232
GAMBAR 50 Pola Model Bisnis Profit-For-Benefit Social Enterprise

PT. Kampung Kearifan Indonesia (Javara)


Orientasi organisasi: Sustainable Development And Growth
Key Key Value Customer Customer
Partner Activities Proposition Relationship Segments

- Komunitas petani - Pemberdayaan petani


- Supermarket dan Pemberdayaan petani - Pendampingan Petani lokal pelestari
- Pengemasan produk
hotel pelestari varietas - Forum pertemuan varietas warisan
hasil petani mitra
- Buyer luar negeri tanaman lokal budaya
- Penyusunan brand - Layanan purna jual
- Bank story - Brand story pada - Konsumen menengah
- Investor - Promosi dan edukasi kemasan atas yang peduli misi
- Consulting/ pasar
mentoring institution (conscious customer)
- Kontrol kualitas

Key
Resourches - Produk organik, sehat, Channels
dan eksotis
- Kesempatan untuk
- Cita-cita /value/ misi turut melestarikan - Mitra supermarket,
- SDM profesional varietas lokal warisan hotel, eksportir
- Trust (rasa saling budaya - Pameran
percaya dengan - Kantor
petani mitra)
- Inovasi
- Dana

Key Structure Revenue Streams

- Rutin: operasional kantor (gaji SDM, utilitas, dll) - Dana pribadi untuk
modal awal
- Biaya pemberdayaan petani - Hasil penjualan
- Biaya subsidi mission product - Dana investor

Kepemilikan dan kontrol: Individual dan otokratis

233
PT KKI mengelola organisasinya sosial dari pihak mana pun. Jadi, pangan Nusantara, maka PT
benar-benar seperti sebuah dana yang menjadi sumber daya KKI menghasilkan produk yang
perusahaan yang harus dikelola kuncinya hanya dana yang bersifat mereka sebut sebagai mission
secara efisien dan kompetitif. Hal ini komersial, terutama berasal dari products yaitu produk langka
terlihat dari sumber daya manusia pendapatan bisnis. Bantuan yang yang hampir punah dan dikemas
yang terlibat dalam pengelolaannya, diterimanya hanya bantuan yang secara apik. Target dari produk ini
yaitu individu-individu yang bersifat expertise atau keahlian di adalah untuk menciptakan pasar
direkrut secara profesional serta bidang manajemen, pemasaran, dan menghasilkan nilai ekonomi
digaji sesuai dengan kapasitas produksi, dan sebagainya. Bagi bagi produk tersebut. Terciptanya
dan performa mereka, tidak ada Helianti, business is business... nilai ekonomi diharapkan menjadi
relawan. Rekrutmen biasanya tidak business does not accept charity. motivasi bagi komunitas petani
bersifat terbuka dengan proses Inovasi merupakan sumber lokal untuk terus menanamnya
seleksi, tetapi lebih banyak melalui daya kunci yang penting bagi PT dan produk tersebut selamat dari
rekomendasi atau word of mouth. KKI. Ia harus mampu mengelolanya kepunahan. Namun, karena tingkat
Hal ini karena minat atau passion sedemikian rupa agar misi sosialnya penjualan mission products kecil
dianggap sebagai kualifikasi yang bisa dibiayai sepenuhnya dari hasil dan tidak dapat menutup biaya
sangat penting dan hanya bisa bisnis. Inovasi ini diperlukan untuk produksinya, PT KKI menghasilkan
dinilai dari interaksi secara personal. mencari solusi yang berkelanjutan produk lain yang murah dalam
Dari awal pendiriannya, bagi misi sosialnya, untuk biaya produksinya dan mudah
Helianti Hilman sang pendiri sudah memasarkan produk/jasanya agar dijual sehingga mendatangkan
berkomitmen untuk membangun laku di pasaran dan menghasilkan profit yaitu emerging products dan
PT KKI selayaknya perusahaan biasa profit yang membiayai misi mass products.
yang mandiri dan tidak menerima sosialnya. Oleh karena misinya Emerging products adalah jenis
bantuan finansial yang bersifat adalah untuk melestarikan produk produk yang sudah ada pasarnya

234
tapi penjualannya tidak terlalu investor, dan pembeli atau buyer. petani sebagai rekanan, khususnya
banyak, sedangkan mass products Pembeli produk Javara meliputi dalam penentuan harga. Petani
adalah jenis produk yang memiliki supermarket, hotel, dan pemesan selalu diajak berdiskusi. PT KKI pun
pasar dan tingkat penjualan paling dari luar negeri. Sumber penerimaan terbuka soal profit dan margin yang
besar. Dari 640 produk yang perusahaan hanya berasal dari dana diharapkan dari transaksi tersebut.
dimiliki Javara, hanya tiga produk komersial yaitu dari hasil bisnis dan Harga baru akan ditetapkan jika
yang tergolong mass products, 39 penanaman modal dari investor. kedua belah pihak sudah mencapai
tergolong emerging, dan sisanya Kepemilikan PT KKI adalah kesepakatan.
tergolong mission. Melalui margin individual. Helianti Hilman Contoh lain dari PFBSE ini
laba yang besar, mass products sebagai pendiri juga berperan adalah RUMA yang memberdayakan
dapat menyubsidi kerugian produksi sebagai pemilik. Kontrol internal wirausaha mikro dengan pendidikan
mission products. Jadi, ada subsidi dalam PT KKI sebagai sebuah pengelolaan keuangan rumah
silang. Selain dengan memproduksi perusahaan cenderung autokratis. tangga melalui teknologi. Perbedaan
produk yang berbeda-beda, Keputusan perusahaan diambil utama antara RUMA dan PT KKI
inovasi PT KKI juga mencakup oleh manajemen atasnya karena adalah pada segmen penggunanya.
aspek strategi pemasarannya yaitu keputusan-keputusan bisnis Di RUMA, konsumennya adalah
dengan menjual brand story yang seringkali harus diambil secara cepat kalangan masyarakat yang juga
menjadi salah satu kekuatan produk agar tidak kehilangan momentum. merupakan penerima manfaat
JAVARA. Namun, dalam pengelolaannya yang diberdayakan (consumers =
Rekanan kunci PT KKI PT KKI tetap menyerap nilai-nilai beneficiaries).
mencakup petani dan pengusaha demokratis dan partisipatif dalam
kecil yang menjadi mitra lokal, tataran interaksi mereka dengan

235
FOOD FOR THOUGHT 7:
MIND MAPPING TIPE-TIPE SE DI INDONESIA

Volunteers Di Amerika Serikat sudah


ada badan hukum khusus
Self Collective ownership untuk organisasi seperti
Empowerment & Democratic control
ini, namanya Benefit
Corporation. Organisasi ini
Community sama persis dengan badan
Based hukum koperasi biasa
People empowerment People empowerment (seperti perseroan terbatas
di Indonesia), namun
$ $ $ $ $
memiliki tujuan sosial yang
$
$

$ $

$
$

$ $
$ $

$
$

$
$ $

$ $
$

$
$
$

$
$

$
$

Professionals
SE di Volunteers + didaftarkan secara hukum
Indonesia (Professional)
$

$
Profit for
Non-Profit
Benefit

Independent
(Financially self Manage Social Fund
$ $ $ $ $

sustaining from
$

$ $
$

$
$

$ $
$ $

$
$

$
$ $

$ $
$

business revenue)
$
$

$
$

$
$

Hybrid
People Manage diversified fund (Social/
empowerment Semi commercial/ commercial
Fund)
Professionals +
(Volunteers)

Istilah lain yang juga sering disebut dalam geliat gerakan kewirausahaan sosial adalah social business atau bisnis sosial. Bagi kamu yang ingin tahu apa
itu social business dan apa bedanya dengan social enterprise, silakan klik link ini:
https://drive.google.com/open?id=0B2SV3vMKQDeoQ3ZIQ2xfUmNvTG8&authuser=0

236
4.3 MENGIDENTIFIKASI TIPE SOCIAL ENTERPRISE YANG INGIN DIBANGUN

GAMBAR 51 Indikator tipe social enterprise

Who Are You? Social Enterprise Type


Indicator

1. Customer 2. Social Value 3. Human 4. Revenue 5. Ownership 6. Organizational


Segment Proposition Resource Stream and Control Goals

Beneficiaries Self-sufficiency/ Non- Non-


= Purchaser/ Self- Volunteers commercial Collective and commercial
Funder empowerment democratic
Semi- Semi-
commercial commercial
Beneficiaries People Individual and
Purchaser/ Profesionals
Empowerment autocratic
Funder Commercial Commercial

Setelah memahami beberapa berfokus dan terarah sehingga Bagi kamu yang suka memiliki
tipe SE beserta model bisnisnya, kita prosesnya dapat berjalan dengan rencana jangka panjang, identifikasi
akan lebih mudah mengidentifikasi lebih efisien. Biaya salah langkah dapat disusun secara bertahap.
tipe SE mana yang ingin kita bangun. seringkali tidak murah, baik dari Seperti contoh YCAB yang saat ini
Identifikasi ini perlu dilakukan agar segi waktu, uang, maupun tenaga. masih Hybrid, namun dalam jangka
langkah-langkah yang kita kerjakan Belum lagi ongkos makan hatinya. panjang ingin menuju Profit for
dapat direncanakan dengan lebih Benefit.

237
Kanvas Model Bisnis akan tetap SEGMEN PENGGUNA langsung. Hal ini terjadi ketika sifat
menjadi kerangka untuk membantu (CUSTOMER SEGMENT) kegiatan social enterprise adalah
proses identifikasi ini. Namun, kami self-empowerment yang berpotensi
memandang tidak perlu menelaah Seperti yang telah diulas, berkembang menjadi people
semua unsur KMB di atas untuk segmen pengguna SE terdiri dari empowerment. Sebagai contoh,
mengidentifikasi tipe SE mana konsumen dan beneficiaries. Dalam salah satu kegiatan Bina Swadaya
yang akan kita kembangkan. Hal hal ini, ada SE yang menargetkan adalah penerbitan buku/majalah
ini karena dari 9+2 unsur di atas kelompok konsumen yang sama dan pelatihan di bidang pertanian
sesungguhnya hanya 6 unsur yang untuk kegiatan bisnis dan kegiatan dan agrobisnis. Pemanfaat langsung
memiliki peran sebagai pembeda sosial. Dengan demikian, kelompok dari kegiatan ini adalah konsumen
antara SE tipe yang satu dengan masyarakat yang membayar barang/ yang membayar buku/majalah/
yang lainnya, yaitu: customer jasa adalah kelompok masyarakat pelatihan. Namun, ketika konsumen
segment (segmentasi konsumen/ yang menjadi penerima manfaat. tersebut menciptakan social
pengguna), social value propostition, Ada pula SE yang target penerima benefit bagi masyarakat dengan
key resource dalam hal sumber manfaatnya adalah kelompok memanfaatkan ilmu dan jejaring
daya manusia, revenue stream (arus masyarakat yang berbeda dengan dari buku/majalah/pelatihan
penerimaan), ownership and control individu yang membeli produk/ misalnya membangun usaha di
(kepemilikan dan kontrol), dan layanan yang dihasilkan SE. Berikut bidang agrobisnis maka pemanfaat
organizational goals atau tujuan/ perbedaan di antara keduanya. tidak langsungnya adalah individu-
target pengembangan organisasi Sedikit catatan tentang individu lain yang merasakan
(lihat gambar berikut). penerima manfaat, yaitu adanya manfaat dari bisnis yang dilakukan
penerima manfaat yang bersifat konsumen Bina Swadaya.
langsung dan ada yang tidak

238
Beneficiaries = Consumer/ Funder Beneficiaries Purchaser/ Funder
Individu yang menerima manfaat (beneficiaries) adalah individu Individu yang menerima manfaat bukan individu yang
yang membiayai kegiatan sosial atau membayar produk/jasa membiayai kegiatan sosial atau membayar produk/jasa yang
yang ditawarkan organisasi (consumer/funder). ditawarkan organisasi.

Karena segmen penggunanya hanya satu jenis, maka social value Individu yang menerima manfaat biasanya adalah anggota
preposition bisa sama dengan value preposition untuk bisnisnya. masyarakat miskin/marginal yang ingin diberdayakan, baik
melalui kegiatan yang terkait dengan rantai nilai kegiatan bisnis
Karakteristik ini merupakan kekhasan Community Based SE, namun organisasi, maupun yang tidak terkait.
ada pula yang bukan CBSE tapi memenuhi karakteristik ini.
Karena melayani dua segmen pengguna, maka proposisi nilai
Contoh : Koperasi Mufakat (PERMASTE) yang memberikan yang ditawarkan ada dua jenis, yaitu social value preposition dan
layanan pengadaan barang-barang kebutuhan tunanetra business value preposition, sesuai barang/jasa yang dihasilkan.
dan dapat dibeli secara mencicil. Dana yang digunakan untuk
Contoh : Pembeli produk/layanan unit bisnis YCAB berbeda
kegiatan operasional organisasi berasal dari iuran anggota.
Individu yang menggunakan fasilitas cicilan PERMASTE adalah dengan segmen yang diberdayakan (anak-anak dan ibu-ibu
anggota yang ikut membayar iuran anggota koperasi. prasejahtera). Segmen yang diberdayakan juga tidak berkaitan
langsung dengan rantai nilai unit bisnis YCAB. Sementara
Contoh lain: RUMA yang menjual teknologi kepada itu, pada kasus Toraja Melo, konsumen dan beneficiaries
wirausaha mikro, namun disertai dengan proses edukasi dan pemberdayaannya juga berbeda, tetapi yang diberdayakan
pemberdayaan, sehingga para wirausaha mikro yang menjadi adalah para perempuan penenun yang terkait langsung dengan
konsumen RUMA dapat mengelola keuangan rumah tangga dan rantai nilai dari bisnis Toraja Melo.
usahanya dengan lebih efisien.

239
TAWARAN NILAI organisasinya. Yang pasti, sebuah SE
SOSIAL (SOCIAL VALUE harus memiliki unsur pemberdayaan
dalam kegiatan organisasinya. Pada
PROPOSITION)
aspek ini kami melihat terdapat
Yang kami maksud dengan dua macam pemberdayaan yang
tawaran/proposisi nilai sosial (social dilakukan oleh SE di Indonesia yaitu
value proposition) adalah nilai menawarkan self-empowerment
atau misi sosial yang ditawarkan atau people empowerment. Berikut
oleh organisasi melalui kegiatan perbedaan di antara keduanya.

Self-Empowerment People Empowerment


Masalah sosial yang menjadi perhatian bersifat lokal yaitu Masalah sosial yang menjadi perhatian tidak dialami langsung
menyangkut komunitas tertentu (baik community of interest oleh individu pendiri organisasi.
maupun geographical community).
Misi sosial organisasi adalah untuk memberdayakan kelompok
Misi sosial organisasi adalah untuk menolong diri sendiri masyarakat yang menjadi target pemanfaat misi sosial secara
dalam mengatasi masalah atau memenuhi kebutuhan, dan berkelanjutan sehingga bisa memberi dampak berupa
mentransformasi hidup anggota komunitas secara berkelanjutan transformasi hidup, baik berupa peningkatan kesejahteraan
melalui kegiatan ekonomi yang dilakukan secara mandiri. maupun perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat atau ramah
lingkungan.

240
SUMBER DAYA MANUSIA titik ekstrem ada SE yang peranan bertanggung jawab untuk urusan
(HUMAN RESOURCE) relawannya sangat dominan. Di strategis sampai teknis adalah
titik ini relawan bertanggung karyawan yang digaji dengan
Aspek ketiga menyangkut jawab dari urusan strategis sampai besaran mengacu pada harga pasar
jenis sumber daya manusia yang teknis. SE yang seperti ini umumnya untuk beban kerja, kompetensi,
berkontribusi besar atau bersifat (tidak selalu) merupakan tipe dan tanggung jawab yang serupa.
kunci dalam penyelenggaraan SE. Community Based SE (CBSE) yang SE yang seperti ini umumnya
Kami melihat ada dua dikotomi berorientasi sustainability. CBSE merupakan tipe Profit for Benefit SE
dalam hal pemanfaatan sumber daya yang berorientasi sustainability (PFBSE).
manusia sebagai salah satu sumber dan development biasanya sudah Sementara itu, SE tipe
mulai mempekerjakan karyawan Hybrid dan Nonprofit (khususnya
daya kunci yaitu relawan (volunteers)
profesional. Di titik ekstrem yang
atau kaum profesional (professionals). yang berorientasi sustainability
lain ada SE yang tidak memiliki
Kedua kriteria tersebut and development), biasanya
relawan sama sekali. Semua yang
merupakan titik ekstrem. Di satu mempekerjakan karyawan dan

Volunteers Professionals
Sumber daya manusia yang berkontribusi aktif di tataran strategis Sumber daya manusia yang berkontribusi aktif di tataran
dan teknis dalam kegiatan sosial dan kegiatan bisnis organisasi strategis dan teknis dalam kegiatan sosial dan kegiatan bisnis
adalah relawan yang tidak dibayar atau dibayar dengan organisasi adalah karyawan yang secara profesional dibayar
kompensasi di bawah harga pasar. sesuai harga pasar.

Organisasi mempunyai komitmen jelas atau mekanisme Organisasi tidak mempunyai komitmen jelas atau mekanisme
tersendiri untuk menggalang dan mengelola relawan tersendiri untuk menggalang dan mengelola relawan
(mekanisme formal atau informal). (mekanisme formal atau informal).

241
relawan, dan keduanya memiliki ARUS PENERIMAAN Crowdfunding
peran penting yang umumnya tidak (REVENUE STREAM) Bahasa sederhana
dapat saling menggantikan sehingga c r ow d f u n d i n g a d a l a h d a n a
keduanya merupakan sumber Aspek berikutnya menyangkut
patungan, yaitu penggalangan
daya kunci. Aspek SDM ini kurang arus penerimaan SE untuk mendanai
dana untuk mendukung suatu
memiliki kekuatan pembeda untuk pelaksanaan misi sosialnya. Terdapat
inisiasi proyek ataupun organisasi
tipe Hybrid dan Nonprofit, namun tiga jenis sumber dana yang bisa
yang berasal dari banyak orang
bisa menjadi ciri apakah SE tersebut digunakan yaitu dana nonkomersial,
atau masyarakat umum. Bedanya
merupakan CBSE yang berorientasi semikomersial, dan dana komersial.
dengan donasi biasa adalah pada
sustainability atau profit for benefit Beberapa istilah di atas
tujuan penggunaan dana yang
SE. mungkin tidak familier bagi kamu.
spesifik untuk mendukung kegiatan
Jadi, berikut penjelasannya.
atau proyek tertentu. Sementara itu,
donasi biasa umumnya memberikan
Non-commercial Fund Semi-commercial Fund Commercial Fund
Donasi. Dana impact investment (growth oriented). Pendapatan/surplus/laba kegiatan bisnis.
Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf (ZISWAF). Dana angel investment. Investasi yang mengharapkan target
Hibah. Dana social investment (non-devident deviden tertentu.
Corporate Social Responsibility (CSR). investment). Hasil investasi organisasi.
Crowdfunding (dana patungan). Pinjaman lunak (misalnya tanpa bunga Modal ventura.
Hasil lomba. atau dengan bunga di bawah harga Pinjaman bank.
pasar, atau tanpa agunan fisik, atau
dengan masa tenggang cicilan yang
lebih lama).
Iuran, simpanan, dan tabungan anggota.

242
dana melalui suatu organisasi, dan mengakar pada budaya kehidupan Social Investment
organisasilah yang akan mengelola bangsa Indonesia. Lihat saja Koin Ada beberapa definisi mengenai
dana tersebut ke dalam kegiatan- Untuk Prita atau program Tali social investment di literatur yang
kegiatan yang sesuai dengan misi Kasih di televisi yang menunjukkan berbeda-beda. Untuk buku ini, istilah
besar organisasi. besarnya kesediaan masyarakat investasi sosial (social Investment)
Crowdfunding kini seakan Indonesia untuk membantu orang yang digunakan adalah yang
membentuk gelombang sumber lain. Di Indonesia, kita punya berdasarkan definisi Muhammad
pendanaan baru di Indonesia platform crowdfunding yang lahir Yunus, yaitu non-loss, non-dividend
sebagai alternatif pendanaan selain dari konsep pendanaan tersebut investment. Investor hanya bisa
investor ataupun lembaga finansial dan nilai gotong royong yaitu menarik kembali sejumlah pokok
seperti bank. Salah satu poin KitaBisa (www.kitabisa.com). KitaBisa dana investasi yang ditanamkan
penting tipe pendanaan seperti ini sendiri merupakan sebuah SE yang ke sebuah SE karena seluruh profit
yaitu pada pola pengumpulannya misinya adalah mempertemukan atau surplus yang dihasilkan dari
yang dilakukan oleh banyak orang penggiat kegiatan sosial dengan investasi ini akan digunakan untuk
dengan memanfaatkan teknologi penyandang dana (yang mereka ekspansi kegiatan dan dampak sosial
internet. sebut orang-orang baik) melalui organisasi. Skema pendanaan ini
Sebenarnya, crowdfunding platform internet. Kamu bisa saja didorong oleh Muhammad Yunus
bukanlah konsep baru di Indonesia. mendapatkan pendanaan melalui untuk mengembangkan bisnis sosial
Nilai-nilai patungan untuk (bukan dari) KitaBisa jika kamu (social business), yaitu jenis social
membantu orang lain sering kita lihat memajang informasi proyek sosial enterprise yang hanya berfokus pada
dalam bentuk gotong-royong telah kamu di www.kitabisa.com. misi penanggulangan kemiskinan.
Menurut beliau, tidak etis jika kita
masih mengharapkan deviden dari

243
sebuah investasi yang menargetkan OWNERSHIP AND CONTROL demokratis. Khusus untuk PFBSE,
masyarakat miskin sebagai segmen umumnya akan memilih badan
Unsur lain yang memiliki peran
pasar utamanya. Contoh bisnis sosial hukum perseroan terbatas sehingga
pembeda antara beberapa tipe
yang digagas beliau adalah Grameen skema kepemilikannya cenderung
SE adalah unsur kepemilikan dan
Danone Food Ltd, yang berfokus individual dan kontrol autokratis.
kontrol organisasi (ownership and
memproduksi makanan bernutrisi Unsur ini memang tidak bersifat
control). Kami melihat karakter SE
baik dengan harga murah. Hal ini hitam putih. Di lapangan kami
yang ada di Indonesia menunjukkan
ditujukan untuk meningkatkan juga menemukan SE yang bentuk
dua dikotomi dalam hal kepemilikan
kualitas nutrisi yang dikonsumsi oleh kepemilikannya bersifat kolektif dan
dan kontrol yaitu (1) collective and
masyarakat miskin. secara de jure kontrol organisasi
democratic; dan (2) individual
Jadi, konsep investasi sosial bersifat demokratis (ditandai dengan
and autocratic. Ciri-cirinya adalah
di sini berbeda dengan impact adanya Rapat Anggota Tahunan),
sebagai berikut.
atau angle investment yang sudah tetapi secara de facto kontrolnya lebih
Indikator kepemilikan dan
dijelaskan dalam Bab 2. bersifat autokratis di mana semua
kontrol bersifat kategorikal.
Namun, jika dikaitkan dengan tipe keputusan terkait kegiatan organisasi
SE; tipe SE jenis CBSE, NFP, dan diambil oleh pimpinan/pengurus
Hybrid umumnya memilih badan karena kewenangan tersebut
hukum koperasi atau yayasan sudah diserahkan sepenuhnya
sehingga skema kepemilikannya oleh anggota. Contohnya BMT
cenderung kolektif dan kontrol Beringharjo yang didirikan oleh
Mursida Rambe. Dalam Rapat

244
Anggota Tahunan, para anggota besaran Sisa Hasil Usaha (SHU) yang pengambilan keputusannya, seperti
menyerahkan seluruh keputusan mereka terima. Organisasi seperti proses pengambilan keputusan
organisasi kepada Mursida Rambe PT KKI yang didirikan dan dimiliki soal harga yang ditetapkan melalui
dan timnya. Bagi para anggota oleh Helianti Hilman juga sampai musyawarah mufakat dengan petani.
tersebut, ukuran kemajuan dan tingkat tertentu mengakomodasi
keberhasilan BMT dilihat dari nilai-nilai demokratis dalam proses

Collective and Democratic Individual and Autocratic


Asetorganisasi dimiliki bersama oleh para anggota (kalau di Aset organisasi secara tidak langsung juga merupakan aset
Indonesia seperti Badan Hukum Koperasi); atau aset organisasi pemilik organisasi karena pemilik adalah pemilik saham organisasi
adalah murni milik organisasi, bukan milik pemegang saham atau (kalau di Indonesia seperti Badan Hukum Perseroan Terbatas).
pendiri organisasi, baik secara langsung maupun tidak langsung
(seperti Badan Hukum Yayasan). Kewenangan dalam pengambilan keputusan ada pada pemilik/
pendiri/pimpinan organisasi.
Para anggota organisasi dapat menyampaikan pendapat dan
terlibat dalam proses pengambilan keputusan organisasi, Pimpinan organisasi tidak dipilih oleh anggota/karyawan, atau
khususnya untuk keputusan yang prinsip seperti pemilihan dewan pengawas atau penasihat, tetapi oleh pemilik.
pimpinan organisasi dan arah pengembangan organisasi.
Target misi sosial, target bisnis, dan arah pengembangan
Ada mekanisme di mana pimpinan organisasi tidak dapat organisasi ditentukan oleh pemilik/pimpinan organisasi.
memutuskan beberapa hal penting tanpa persetujuan dewan
pengawas atau penasihat sebagai perpanjangan tangan anggota
atau masyarakat yang merupakan pemangku kepentingan
organisasi (stakeholders).

245
ORGANIZATIONAL GOALS
Unsur terakhir terkait dengan target organisasi (organizational goals) dari masing-masing social enterprise yaitu
keberlanjutan (sustainability), pengembangan cakupan kegiatan sosial (development), dan peningkatan skala usaha
(growth). Unsur ini mengandung karakteristik urutan perkembangan SE. Artinya, SE harus mencapai tahap sustainability
sebelum masuk ke tahap development, dan harus sudah pada level development sebelum masuk ke tahap growth.
Berikut penjelasan mengenai perbedaan ketiganya.

Sustainability Sustainability and Development Sustainability, Development, and Growth


Target organisasi adalah bertahan Target organisasi adalah bertahan dan Target organisasi adalah keberlanjutan
dan menjaga keberlanjutan menjaga keberlanjutan pelaksanaan misi pelaksanaan kegiatan sosial,
pelaksanaan misi sosial dan kegiatan sosial dan kegiatan bisnis organisasi. Cakupan pengembangan cakupan kegiatan
bisnis organisasi. kegiatannya berkembang sehingga dampak sosialnya disertai dengan peningkatan
sosial yang diberikan juga bisa berkembang. skala usaha kegiatan bisnisnya.
Tidak ada target khusus untuk
meningkatkan cakupan kegiatan Tidak ada target khusus untuk Organisasi ingin menghilangkan
(misalnya yang tadinya tingkat mengembangkan bisnis atau lini bisnis ketergantungan terhadap jejaring, fan
kecamatan ke tingkat kabupaten), lembaga karena pengembangan jejaring atau base, atau bentuk-bentuk penyandang
atau menambah jenis kegiatan (yang fan base merupakan strategi utama dalam dana sosial eksternal karena ingin
tadinya memiliki toserba, jadi ingin meningkatkan pengumpulan dana untuk independen dan mandiri dalam
punya pabrik sendiri), atau mengejar mendukung pelaksanaan misi sosial lembaga. mengembangkan dampak sosialnya.
target omzet atau laba tertentu.
Umumnya target pengembangan bisnis hanya Organisasi ingin mengembangkan
sampai agar unit bisnis bisa mendanai seluruh bisnis atau lini bisnisnya agar dapat
beban operasional rutin lembaga (sewa kantor, secara dominan (jika tidak satu-satunya)
telepon, listrik, gaji pokok pegawai, dan lain- mendanai semua kegiatan misi sosial
lain). Untuk mendanai kegiatan misi sosial bisa organisasi.
dari penggalangan dana.

246
FOOD FOR THOUGHT 8: DINAMIKA ORGANISASI SOSIAL ENTERPRISE

S etiap organisasi pasti ada dinamikanya.


Jangankan SE, organisasi sesederhana
pengurus masjid atau RT/RW saja
SIGNIFICANT LIFE EVENTS
Sebagian besar wirausaha sosial tergerak
melakukan intervensi sosial untuk masyarakat
ada dinamikanya. Fenomena seperti biasanya karena pernah mengalami suatu
ketidakkompakkan, suka tidak suka, jujur kejadian besar yang sangat berpengaruh Painful as it may be, a
tidak jujur, pecah kongsi, atau bahkan kudeta dalam hidup mereka. Mursida Rambe, pendiri significant emotional event can
kepemimpinan mungkin saja terjadi dalam BMT Beringharjo misalnya, ia ingin membantu be the catalyst for choosing
sebuah organisasi. Semua hal tersebut para pedagang tradisional dan melepaskan a direction that serves us
memang dapat mengganggu proses mereka dari jeratan rentenir karena saat kecil
more effectively. Look for the
organisasi dalam bekerja mencapai cita- ia pernah menyaksikan teman dekat ibunya
learning
citanya. Oleh karena itu, dinamika organisasi yang bekerja sebagai pedagang diusir dari
perlu dipandang sebagai hal yang lumrah rumahnya sendiri akibat tidak mampu melunasi
(Louisa May Alcott)
namun perlu diwaspadai. Artinya, sebelum utangnya kepada rentenir. Leonardo Kamilius,
kita membangun sebuah organisasitermasuk pendiri Koperasi Kasih Indonesia, menemukan
SEada baiknya kita sudah mempersiapkan makna kebidupan ketika menjadi relawan
diri bahwa dinamika organisasi itu pasti akan gempa Padang pada tahun 2009. Di sana ia
terjadi. Dengan demikian, sejak awal kita dapat mendapatkan ilham bahwa bisa membantu
menyusun strategi untuk menurunkan atau orang lain memberikan rasa bahagia yang
memitigasi tingkat risiko kejadian dari bentuk- hakiki.
bentuk dinamika tersebut, kalau perlu sampai Sementara itu, Erie Sudewo dan kawan-
menghilangkan risiko, khususnya untuk bentuk kawan merasa tersindir dan terpanggil melihat
dinamika terberat seperti kudeta. Berikut perjuangan keras mahasiswa yang tergabung
adalah beberapa makanan untuk pemikiran dalam Corps Dakwah Perdesaan ketika mereka
kamu mengenai dinamika organisasi. Selamat menyelenggarakan acara promosi Republika
menyimak, ya. di Yogyakarta. Adapun Veronica Colondam,

247
setelah punya anak sendiri ia mengalami masa perenungan Chase the vision, not the money. The
berbulan-bulan mengenai tujuan hidupnya dan menemukan money will end up following you.
betapa pentingnya melindungi anak-anak kita dari ancaman
narkoba dan HIV/AIDS. Akhirnya, apa yang mereka kerjakan (Tony Hsieh Co-founder Zappos)
melalui SE yang mereka dirikan adalah hal-hal penting bagi
hidup mereka sendiri. Otomatis mereka akan mengerjakannya
secara bersungguh-sungguh alias dengan totalitas.
Jadi, pastikanlah misi sosial yang ingin kamu capai melalui Berdasarkan hasil wawancara kami, sebagian besar wirausaha
SE adalah misi yang sangat penting bagi diri kamu sendiri. sosial berpendapat bahwa visi seorang wirausaha sosial
Dalam mencari rekan pendiri atau co-founder, pastikan juga biasanya bersifat solid, immutable, dan bertahan lama (far
bahwa misi tersebut penting bagi mereka. Coba gali juga, reaching vision). Hanya proses pencapaian visilah yang secara
mengapa misi tersebut penting bagi mereka. kontinu berubah mengikuti perubahan lingkungan. Namun,
visi tetap dijaga dan ditumbuhsuburkan sebagai bagian
penting dari budaya organisasi dan menjadi tujuan yang ingin
VISION
dicapai bersama oleh seluruh jajaran tim.
Bagi seorang wirausaha sosial, suatu visi yang mampu
Oleh karena itu, secara psikologis seorang wirausaha
diartikulasikan dengan baik jauh lebih berharga daripada
sosial tidak akan dapat beristirahat dengan tenang hingga
sebuah rencana bisnis (business plan). Mungkin kita pernah
visi mereka untuk memecahkan masalah sosial dapat
membaca dalam buku-buku populer bahwa visi dari sebuah
direalisasikan. Tak heran jika mereka biasanya bersifat
enterprise tidak selalu bersifat stagnan. Sebagian orang
persisten (baca: ngotot atau kata orang Sunda, keukeuh)
menganggap visi yang terbaik harus mampu beradaptasi
dalam mengupayakan pencapaian visi mereka. Meski seorang
dengan lingkungannya. Oleh karena itu, modifikasi terhadap
wirausaha sosial bersifat visioner, penting juga untuk tetap
visi adalah sesuatu yang lumrah karena visi juga dapat
realistis, yaitu bersifat adaptif untuk mengubah cara mencapai
mengalami suatu evolusi.
visi mereka jika cara-cara yang telah dilakukan belum
mampu menjadi solusi efektif bagi masalah sosial yang ingin
diselesaikan.

248
Negeri ini butuh
banyak pemuda pencari
solusi, bukan pemuda
pemaki-maki.
You love it
(Ridwan Kamil)

Passion Mission
PASSION AND PURPOSE
Jika seorang wirausahaapa pun bisnisnya
You are The world perlu memiliki gairah atau passion terhadap
great at it needs it bidang usahanya, maka seorang wirausaha
sosial perlu memiliki lebih dari itu, yaitu
tujuan hidup atau purpose. Seorang
Profession Vocation wirausaha sosial perlu memaknai untuk
apa ia hidup, bagaimana ia ingin mengisi
hidupnya yang sementara ini hingga
bisa menjadi bermakna. Purpose inilah
You are paid hal utama yang membedakan seorang
wirausahawan biasa dengan wirausahawan
for it sosial. Sepertinya, penutup dari paragraf ini
Purpose perlu disampaikan dalam bahasa Inggris.
Kira-kira seperti ini beda tipisnya antara
passion dan purpose: If passion is about

249
The job of a social enterprise is to doing what you love to do, than purpose is tersebut bisa memberikan perubahan
recognize when a part of society about reaching your self-fulfillment. besar untuk memecahkan masalah sosial
os stuck and to provide new ways setempat dengan dampak yang bersifat
to get it unstuck. transformasional.
INNOVATION
Akan tetapi, berdasarkan hasil
Banyak pakar atau lembaga yang
(Bill Drayton, Pendiri Ashoka wawancara kami dan analisis data di
mengganggap inovasi merupakan kata
Foundation) lapangan, SE yang tumbuh besar biasanya
kunci dari kewirausahaan sosial. Bagi
menawarkan inovasi-inovasi baru untuk
Ashoka, misalnya, gagasan baru menjadi
memecahkan masalah sosial di lapangan
dimensi penting dalam wirausaha sosial.
seperti Dompet Dhuafa, Javara, dan
Ashoka mencari individu dengan gagasan
YCAB. Namun, hal ini kembali kepada diri
Never walk on the traveled path yang mengubah sistem dan menawarkan
wirausaha sosial masing-masing, mau
because it only leads where others proposisi baru untuk mengatasi masalah
sampai sebesar apa ia membesarkan SE-nya.
have been. sosial tertentu. Untuk itu, Ashoka berfokus
Di lapangan kami juga menemukan ada SE
mencari inovator sosial yang dapat melihat
yang sudah bahagia dengan manfaat yang
(Alexander Graham Bell, Penemu gambaran besar dan mengembangkan
mereka berikan di tingkat lokal (SE tipe
telepon). pendekatan sistematik jangka panjang
sustainability oriented). Jika ingin membawa
untuk menyelesaikan akar suatu masalah.
SE kamu tumbuh besar, inovasi adalah
Namun, ada pula yang menganggap
resep wajib. Kamu dituntut untuk mampu
bahwa inovasi bukan faktor utama dalam
menduga ke mana arah sebuah bola akan
Know what your customers want kewirausahaan sosial. Tidak masalah jika
melambung, dan bukan hanya mengetahui
pendekatan yang dilakukannya meniru
before they do. dengan tepat di mana bola tersebut berada
pendekatan yang sudah dilakukan di
saat ini.
tempat lain selama wirausaha sosial
(Harvard Business Review)

250
Jika organisasi ingin kuat, rekrut LEADERSHIP AND REGENERATION
pasukan. Jika organisasi ingin berlipat Leadership atau faktor kepemimpinan merupakan hal yang sangat penting
keuntungannya, rekrut manajer. bagi semua organisasi, apalagi sebuah SE. Namun, kepemimpinan
Namun, jika organisasi ingin bertahan yang baik tidak lengkap jika tidak disertai dengan kemampuan untuk
lama, rekrutlah pemimpin. melakukan kaderisasi (regeneration). Seorang wirausaha sosial harus
menegaskan kepada timnya bahwa mereka harus siap menjadi pemimpin.
(Erie Sudewo- Founder Dompet Berikan kepercayaan dan kesempatan kepada mereka. Picu dan paculah
Dhuafa) potensi diri mereka. Hal ini penting agar SE yang kamu bangun dapat
terus ada dan melayani masyarakat tanpa kamu.

Community helps to encourage,


TEAM BUILDING
enable, and value what the
Seorang wirausaha sosial juga dituntut untuk mampu membangun
entrepreneur starts. If nobody
sebuah tim yang solid karena sampai kapan pun visinya tidak akan
notices, mere is no reward for the tercapai jika ia mencoba meraihnya seorang diri. Hal ini memang tidak
entrepreneur, others, or the world. mudah karena wirausaha sosial harus mampu menjadikan visinya sebagai
When entrepreneurship lasts, what visi semua orang yang tergabung di dalam timnya sampai akhirnya
you create becomes the person terbangunlah sebuah organisasi yang memiliki kepribadian atau karakter
rather than the persons who make tersendiri. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membangun tim yang
it. It is ageless. It is a combined solid, namun semuanya berawal dari proses rekrutmen.
personality, not just one. It is a life Bagi SE, kepribadian lebih penting daripada nilai akademis seorang
unto itself. pelamar. Pada saat rekrutmen, uraikanlah visi kamu (baca: visi organisasi).
Jangan lupa tanyakan apakah pelamar menyukai dan ingin ikut bergerak
(Muhammad Yunus, Pendiri Grameen bersama untuk mencapai visi tersebut atau tidak. Karakteristik inilah yang
Bank) membuat rekrutmen tertutupyaitu hanya berdasarkan rekomendasi
teman atau kolega dekatmerupakan metode rekrutmen yang lebih
sesuai.

251
Once you know how to really
understand and empathize with
PEMBERDAYAAN DAN PENDAMPINGAN
others, how to work in teams, and Pemberdayaan adalah bagian dari kriteria minimum sebuah SE. Namun, perlu dimaknai
how to lead in a new and collaborative pula bahwa keinginan mulia untuk memberdayakan masyarakat tidak dapat terlaksana
way, problems are solved before they dengan baik tanpa adanya proses pendampingan. Setelah membagi nasihat atau
get out of hand. Deep divisions and ilmu, seorang wirausaha sosial tidak bisa pergi begitu saja. Wirausaha sosial harus tetap
prejudices between groups fall away. mendampingi manakala masyarakat yang diberdayakan mengalami kebingungan
atau masalah dalam mengamalkan ilmu barunya. Bahkan seorang wirausaha sosial
(Bill Drayton, Pendiri Ashoka harus sesekali turun tangan untuk menunjukkan secara langsung cara menyelesaikan
Foundation) masalah tersebut. Tidak bisa dimungkiri, nasihat berupa contoh tindakan memiliki
kekuatan yang jauh lebih besar daripada sekadar nasihat kata-kata.

Bagian paling sulit, melelahkan,


BISNIS SEBAGAI ALAT PERJUANGAN
dan penuh tantangan adalah pada
Pada akhirnya, bisnis hanyalah sebuah alat perjuangan. Inilah yang juga secara jelas
saat pendampingan. Sangat mudah membedakan wirausaha biasa dengan wirausaha sosial, yaitu motivasi bisnisnya. Bisnis
memberikan uang begitu saja pada yang dibangun wirausaha sosial bukan semata-mata sebagai mesin pencetak uang
yang miskin. Yang paling sulit adalah atau laba, melainkan lebih besar dari itu, yaitu sebagai alat perjuangan. Lahirnya unit
upaya untuk terus mendampingi bisnis SE pertama-tama justru untuk mendukung dan melancarkan proses sebuah SE
mereka secara konsisten hingga dalam mencapai visi dan misi soalnya, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Kok,
mereka mampu memberdayakan diri bisa tidak sengaja?
mereka. Contohnya adalah yang dialami perkumpulan Telapak. Beberapa unit bisnis mereka
lahir secara tidak sengaja. Tepatnya, secara terpaksa. Hal ini karena mereka mengalami
(Mursida Rambe, Pendiri BMT kesulitan untuk mencetak dan menyiarkan bahan-bahan kampanye anti illegal logging
Beringharjo)

252
"Jelas ada perbedaan antara TV yang yang dianggap sensitif. Jadi, Telapak memutuskan untuk membangun
kami bangun dengan TV orang lain. bisnis printing, radio, dan televisinya sendiri. Ternyata unit-unit tersebut
Kalau TV orang lain itu, bangun TV- justru menghasilkan profit bagi mereka.
nya dengan motif, karena TV tersebut Contoh lain adalah Bina Swadaya yang memutuskan membuat
akan untung (komersial). Kalau TV majalah Trubus sebagai alat perjuangan untuk memberdayakan masyarakat
kami adalah sebagai alat perjuangan. miskin melalui edukasi di bidang agrobisnis. Niat tersebut membuat
Ternyata alat perjuangan itu Trubus terus diproduksi walau mengalami kerugian. Niat mereka memang
bisa mendatangkan uang. Social mengedukasi dan memberdayakan, bukan mencari untung dari Trubus.
Namun, setelah 15 tahun berjalan dan budaya agrobisnis mulai terbangun,
enterpreneurmenurut saya adalah
ternyata majalah Trubus bisa menghasilkan keuntungan dan menjadi
menyelesaikan persoalan sosial
market leader dalam industri majalah agrobisnis. Dalam kedua contoh
dengan cara-cara bisnis. Nah, kalau
kasus ini, laba adalah bonus bagi mereka karena target awal pendirian unit
cara-cara bisnisnya dipakai, tentu
tersebut hanyalah sebagai alat perjuangan.
kami harapkan keberlanjutan,dong.
Nah, kamu-kamu yang ingin menjadi wirausaha sosial jangan takut
untuk memulai sebuah unit bisnis tambahan jika memang dirasakan perlu
(Silverius Oscar Unggul, Telapak) untuk mendukung perjuangan. Selama prinsip-prinsip bisnis ERAT (seperti
yang dijabarkan di Bab 4) kamu amalkan, uang akan ngikutin!

Keterangan:
Kamu-kamu yang ingin mendapatkan asupan Food for Thought tambahan
seputar dinamika SE, silakan membaca kisah perjalanan Erie Sudewo dan
Dompet Dhuafa di tautan berikut: https://drive.google.com/open?id=0B2SV
3vMKQDeoSHZDM1hoSXRWMm8&authuser=0

253
Halaman ini sengaja dikosongkan

254
5 MENYUSUN RENCANA
BISNIS YANG EFEKTIF
UNTUK
SOCIAL ENTERPRISE
Business plan ini adalah dokumen perencanaan yang sifatnya sudah
teknis; dan diturunkan dari sebuah ide, konsep, dan model bisnis yang
sudah jelas. Untuk konteks SE, ide adalah solusi untuk suatu masalah
yang telah diidentifikasi. Ibarat sebuah pohon, tidak mungkin dahan,
ranting, dan dedaunannya bisa tumbuh tanpa ada batang pohon,
batang tidak mungkin tumbuh tanpa sanggahan akar, dan akar
tidak akan tumbuh tanpa ada bibit. Business plan adalah dahan,
ranting, dan dedaunan itu; sementara identifikasi masalah sosial
adalah bibitnya. Bentuk dahan, ranting, dan dedaunan akan sangat
bergantung dari jenis bibit yang ditanam.
Bagian-bagian sebelumnya di rencana bisnis atau business plan. Andi ingin menyusun business plan,
dalam buku ini telah memperkenalkan Kita kembali ke contoh Andi yang ia harus lebih merinci imajinasinya
pembaca pada contoh-contoh ingin membangun SE berupa bank agar bisa dituangkan ke dalam
kasus, kondisi tentang ekosistem sampah. Sesudah menyusun konsep sebuah dokumen perencanaan
kewirausahaan sosial, serta konsep model bisnisnya akan seperti apa, pelaksanaan yang umum disebut
dan tipe-tipe SE berdasarkan Andi akan lebih mudah menyusun business plan itu.
model bisnisnya. Harapan kami, business plan. Dalam model Dalam business plan, Andi
para pembaca khususnya yang bisnisnya, Andi sudah memetakan perlu merencanakan berapa banyak
ingin membangun sebuah SE atau bahwa tawaran nilai utamanya sampah rumah tangga yang dapat
sedang membangun tapi masih di adalah layanan tabungan dengan dia jual dalam setahun. Dengan
tahap start-up bisa mulai merinci sampah. Ia akan menghasilkan begitu, ia bisa menurunkan target
cita-citanya dengan membayangkan pendapatan dari penjualan kembali penjualan tersebut ke target jumlah
bagaimana organisasinya nanti sampah yang ia telah kumpulkan, nasabah yang diperlukan agar
beroperasi. Syukur-syukur kalau ada namun akan keluar uang untuk target penjualan sampah tersebut
yang sudah mulai menyusun Kanvas pembelian sampah rumah tangga bisa tercapai. Tidak hanya dalam
Bisnis Model organisasinya. dan untuk komisi pemulung mitra kuantitas (kilogram atau ton),
Pada bagian ini kita akan yang membantunya mengambil dan Andi juga perlu mentransformasi
masuk ke pembahasan yang lebih memverifikasi hasil pilahan sampah target kuantitas tersebut menjadi
terperinci lagi, yaitu mengenai dari rumah nasabah. Nah, kalau target pendapatan. Untuk itu,
Andi perlu merencanakan berapa Memang, menyusun sebuah
harga beli sampah yang akan dia business plan yang efektif butuh daya
tawarkan ke nasabah, berapa pula yang tidak kecil. Banyak hal yang
harga jual sampah yang akan dia perlu diteliti dan diperhitungkan,
tawarkan kepada mitra pengolah bahkan di banyak kasus perlu
daur ulang sampah. Lalu, Andi juga diuji coba terlebih dulu. Intinya,
mungkin harus melakukan riset membuat business plan yang efektif
pasar sederhana dulu sebelum itu tidak mudah. Jadi, kalau nggak
memfinalkan rencananya. Hal perlu-perlu amat, ngapain bikin
terpenting yang perlu diriset adalah business plan?
berapa rata-rata produksi sampah
rumah tangga per hari? Bagaimana
komposisinya (plastik, kertas,
organik, dan lainnya)? Andi juga
perlu mencari tahu apakah harga
beli yang ia rencanakan cukup
menarik bagi rumah tangga sasaran
untuk menjadi nasabahnya. Lebih
rinci, bukan?

257
5.1 PUNYA BUSINESS PLAN, PENTING?

Membicarakan business plan Sementara itu, mereka yang tidak umumnya, Wah Mbak, jauh banget
ini mungkin seperti membicarakan mampu biasanya akan memilih lima tahun. Yang penting usaha bisa
penyusunan laporan keuangan untuk melewatkan kesempatan jalan terus aja udah bagus.
yang tertib bagi pelaku usaha tersebut. Pengembangan usaha Pertanyaannya kemudian,
pada umumnya. Untuk menyusun berjalan biasa-biasa saja tidak menurut kamu apakah akan ada
keduanya diperlukan sumber daya masalah. Yang penting rumah saya pihak yang mau meminjamkan
tenaga, waktu, dan pikiran. Oleh dulu lantainya semen sekarang dana, menanamkan modal, atau
karenanya, sangat sedikit pelaku sudah pakai ubin, lalu dulu motor menjadi mitra usaha jika ditanya
usaha khususnya usaha mikro kecil cuma satu sekarang sudah dua. target peningkatan omzet berapa,
menengah (UMKM) Indonesia Artinya usaha saya berkembang, wirausaha tersebut menjawab
yang memiliki keduanya. Ketika kan? ujar sebagian dari mereka. tidak tahu atau jika ditanya punya
mereka dalam posisi benar-benar Jadi, jika ditanya omzet sudah catatan perkembangan penjualan,
butuh, biasanya untuk mengakses naik berapa dari tahun lalu ke tahun jawabnya tidak ada?
dana pengembangan usaha ini, jawabannya, Tidak tahu persis, Poin yang ingin kami
yang lebih besar, barulah mereka kayaknya naik. Kalau ditanya laba sampaikan di sini adalah mempunyai
menyiapkannya. berapa, jawabannya mirip, tidak business plan bisa penting, bisa pula
Mereka yang mampu akan tahu persis, yang pasti ada, lah. tidak penting. Kalau kita cuma ingin
lebih senang membayar orang Ketika ditanya target usaha akan agar usaha yang penting ada dan
lain membuatkan business plan berkembang seperti apa dalam jalan terus (sustainability oriented),
atau laporan keuangan tersebut. lima tahun ke depan, jawaban pada umumnya tidak penting punya

258
business plan. Dalam konteks SE, terlebih yang menargetkan agar Intinya, ketika kita ingin mengakses
kegiatan SE yang sustainability dampak sosial dan unit bisnisnya dana yang semakin besar untuk
oriented pada umumnya sudah dapat tumbuh dan berkembang mendukung pengembangan SE
tercukupi dengan mengandalkan (sustainable development and kita, mempunyai business plan pun
iuran anggota atau warga. growth oriented), hampir dapat menjadi semakin penting.
Rencana pengembangan kegiatan dipastikan akan perlu mempunyai Jadi kira-kira, sampai sejauh
pun, pada kasus-kasus tertentu, sebuah business plan, khususnya mana orientasi kamu dalam
dapat berupa obrolan lisan saja, untuk urusan penggalangan mengembangkan SE nanti? Jika
khususnya di konteks masyarakat dana, baik berupa hibah/grant, kamu sudah menemukan jawaban
yang sudah memilki modal penanaman modal, maupun atas pertanyaan tersebut, otomatis
sosial tinggi. Seperti Koperasi pinjaman. Untuk ikut lomba pun kamu juga akan bisa menilai apakah
Mufakat yang semua anggotanya kamu akan diminta membuat punya business plan adalah sesuatu
adalah kalangan tunanetra. Pada business plan. Terlebih lomba yang penting atau tidak. Bagi yang
koperasi ini, rencana-rencana seperti DBS-NUS Social Venture Asia. akhirnya berkesimpulan bahwa
pengembangan koperasi mayoritas Selain karena tingkat Asia sehingga business plan itu penting, yuk, simak
dibicarakan secara lisan, kemudian kompetisinya akan semakin sengit, bagian berikutnya.
dana dikumpulkan setelah rencana lomba tersebut juga menawarkan
pengembangan disepakati bersama hadiah yang tergolong besar, yaitu
melalui forum musyawarah sekitar USD30.000 (pada tahun
anggota. 2014). Sejauh pengamatan kami,
Namun, jika ingin SE hadiah perlombaan sejenis di dalam
kamu berorientasi lebih dari itu, negeri tidak ada yang sebesar itu.

259
IMPACT

S
CONCEPT
JUNe

IDEA

BUSINESS MODEL

260
5.2 PROSES KREATIF DALAM PENYUSUNAN BUSINESS PLAN
UNTUK SOCIAL ENTERPRISE

Dalam bagian Food for Thought konsekuensi biayanya secara


tentang proses kreatif seorang keseluruhan.
wirausaha sosial (halaman 171) Adapun perlu diketahui bahwa
telah disinggung bahwa prosesnya proses kreatif itu tidak bersifat
berawal dari sebuah panggilan. sekali jalan. Tidak hanya dari fase
Panggilan ter sebut memicu ide ke konsep, konsep ke model
lahirnya suatu ide. Jika ide tersebut bisnis; proses iterasi (pengulangan
dikembangkan, bisa menjadi suatu berpikir untuk memper tajam
konsep yang kemudian dapat gagasan) bisa terjadi berkali-kali
didetailkan lagi menjadi sebuah di setiap tahapannya. Misalnya kita
model bisnis organisasi. Setelah itu baru mendapatkan kejelasan bahwa
semua tersusun, umumnya proses hati nurani kita tergugah dengan
penyusunan business plan dapat masalah kemiskinan, sehingga ingin
berlangsung lebih cepat, karena sekali melakukan sesuatu. Kita sudah
wirausaha sosial sudah memiliki terpanggil namun belum tahu ingin
gambaran jelas mengenai kegiatan- melakukan apa, belum memiliki ide
kegiatan apa saja yang perlu solusi yang ingin ditawarkan untuk
dilakukan, bagaimana melakukan menanggulangi kemiskinan. Selama
kegiatan tersebut (apakah dilakukan proses ini masih berlangsung, kita
sendiri atau dengan bekerjasama akan mengalami iterasi di fase
dengan pihak lain sehingga dapat ide. Pada fase ini, hal utama yang
menghemat biaya), dan bagaimana perlu diiterasi terlebih dulu adalah

261
identifikasi masalah secara spesifik. dengan nelayan tersebut. Lahannya berakhir di jalanan, bukannya
Jika kita sudah terpanggil untuk turut yang kecil dan lokasinya yang jauh di sekolah untuk mengenyam
menyelesaikan masalah kemiskinan, dari pasar, membuat banyak petani pendidikan, sehingga besar
maka hal berikutnya yang perlu gurem tersebut harus lagi-lagi kemungkinan dalam jangka panjang
dipikirkan adalah bagian masalah bergantung pada tengkulak untuk anak-anak mereka juga harus hidup
kemiskinan yang mana yang benar- menjual hasil panennya. Akibatnya, dalam kemiskinan.
benar menggugah atau memanggil sama dengan nelayan. Tak kunjung Selain itu, hasil wajah
hati nurani kita. Mengapa? Karena mampu meningkatkan pendapatan, kemiskinan tersebar dari Sabang
peta masalah kemiskinan sangatlah sehingga tak kunjung mampu sampai Merauke, kita mau beraksi
luas. menabung untuk mendukung masa di mana? Apakah kita ingin
Masalah kemiskinan diderita depan anak-anaknya yang lebih menanggulangi kemiskinan di
oleh banyak kalangan masyarakat. baik. perkotaan atau perdesaan. Jika di
Ada kalangan nelayan kecil yang Ada juga kalangan tuna wisma perkotaan, tepatnya mau memulai
tidak setiap hari dapat pulang di tengah kota, yang hidup di di lokasi mana? Intinya kita tidak
membawa ikan karena tergantung bawah kolong jembatan, di dalam mungkin menyelesaikan semua
kondisi cuaca. Begitu mereka gerobak, dan lain sebagainya. aspek dari masalah kemiskinan.
berhasil membawa pulang ikan, Kalangan ini umumnya tidak Pemerintah saja tidak mampu,
dijualnya pun harus ke tengkulak memiliki kartu identitas yang jelas. apalagi kita. Jadi fokus adalah
dengan harga rendah, sehingga Anak-anak mereka juga lahir tanpa kuncinya. Ya. Fokus. Tanpa fokus,
sampai kapan pun mereka tidak akta kelahiran, yang membuat dalam perjalanannya mungkin kita
mampu meningkatkan pendapatan. anak mereka tidak bisa diterima di sudah merasa melakukan banyak
Boro-boro menabung untuk sekolah mana pun. Akhirnya, anak- hal, namun dampak yang dihasilkan
mengakumulasi pendapatannya. anak mereka terpaksa harus diwarisi tidak terlihat nyata.
Ada juga kalangan petani gurem dengan kemiskinan orang tuanya. Misalnya bulan ini kita ingin
yang nasibnya kurang lebih sama Anak-anak mereka harus kembali

262
membantu orang miskin yang tidak aksi yang sudah dimulai tidak besar dimulai dari langkah kecil.
punya rumah dengan menyewakan ada yang benar-benar berlanjut Jadi tidak ada salahnya memulai
mereka kontrakan untuk satu tahun secara konsisten. Terlebih memang langkah kita dengan fokus di
dan memberi pendidikan kepada pengalaman menunjukkan bahwa tingkat kecamatan saja, atau
anak-anak mereka. Namun karena suatu program pemberdayaan baru bahkan kelurahan.
anak-anaknya susah diatur, setelah bisa memberikan dampak setelah Setelah mengidentif ikasi
3 bulan kita merasa lelah lalu minimal 1 tahun, dan umumnya 3 masalah dengan spesifik, maka kita
memutuskan untuk melakukan hal tahun. akan dapat menyusun kegiatan
lain, yaitu misalnya membantu orang Tentu kita semua tidak ingin dengan fokus. Untuk contoh kasus
tuanya mendapatkan pekerjaan yang tenaga dan waktu kita terbuang ini, kegiatannya akan dimulai dari
lebih baik. Ternyata hasilnya serupa, percuma. Oleh karena itu penting pendataan masyarakat miskin tuna
pelatihan yang diberikan kepada untuk merancang program atau wisma, mencakup biodata sampai
masyarakat miskin tunawisma organisasi yang memiliki fokus administrasi kependudukannya.
tidak efektif karena mereka tidak kegiatan tertentu; dan untuk itu, Setelah itu kegiatan lain yang
semangat mengikutinya, dan lebih terlebih dulu kita perlu melakukan dapat dilakukan adalah misalnya,
senang melanjutkan kebiasaan pemetaan masalah yang spesifik. menyelenggarakan nikah massal
mereka memulung sampah untuk Terkait mas alah kemisk inan sehingga masyarakat miskin tuna
menghasilkan uang. misalnya, kita dapat saja memilih wisma tersebut bisa memiliki surat
Lalu kemudian kita mencoba masalah spesifik berupa kemiskinan nikah, sehingga bisa membuatkan
hal lain terus dan terus, dan tanpa antar generasi di masyarakat miskin akta kelahiran untuk anak-anak
terasa, kita sudah menghabiskan perkotaan tanpa kartu identitas mereka, dan akhirnya anak-anaknya
banyak waktu dan tenaga, namun yang jelas. Untuk lebih spesifik pun akan bisa didaftarkan sekolah
belum menghasilkan dampak lagi, kita bisa mengidentifikasi pula atau didaftarkan untuk mendapatkan
yang nyata; karena kita tidak lokasi yang akan menjadi fokus area bantuan beasiswa pendidikan dasar
fokus pada satu masalah, sehingga operasional kita. Setiap langkah dari pemerintah daerah setempat.

263
Kegiatan semacam ini tentu akan setelah membaca liputan tentang Seperti yang sudah disinggung
sangat membantu mengingat perjuangan seseorang tokoh di sebelumnya, awal proses kreatif
banyak masyarakat miskin yang tidak surat kabar. Panggilan memang seorang wirausaha sosial yang ingin
dapat mengakses berbagai program dapat hadir dari berbagai jenis pintu. membangun sebuah SE adalah dari
bantuan pemerintah karena tidak Adapun proses yang sama dapat sebuah panggilan, yaitu panggilan
memiliki identitas kependudukan berulang ketika ia ingin menyusun untuk turut menyelesaikan masalah
yang jelas. ide dan konsep solusi untuk sosial tertentu. Pada beberapa kasus,
Dalam prakteknya, seorang menyelesaikan masalah yang sudah panggilan itu sampai mengganggu
(calon) wirausaha sosial bisa diidentifikasi secara spesifik. Setelah pikiran. Panggilan tersebut terus
jadi perlu berdiskusi, mengikuti ide dan konsep solusi tersusun, ia terdengar sejak bangun tidur,
workshop, membaca, menonton pun bisa menyusun model bisnis istirahat makan siang, sampai
film dokumenter, menonton pidato organisasi - yang akan menjadi mau tidur lagi. Panggilan tersebut
tokoh-tokoh inspirator dunia lembaga penyedia dan pelaksana seakan-akan perlu dijawab dengan
melalui youtube atau www.ted. dari solusi tersebut secara tindakan. Setidaknya tindakan itu
com, untuk memahami lebih dalam lebih terarah. Selanjutnya, proses berupa mengambil secarik kertas
mengenai suatu masalah, sampai penyusunan business plan juga dan bolpoin, kemudian mulai
akhirnya ia bisa memetakan dan dapat berjalan dengan lebih lancar. menggambar atau menuliskan ide
memilih, bagian spefisik dari suatu Namun biasanya, semakin rinci dan konsep yang ada di kepalanya.
masalah mana yang benar-benar hal yang perlu disusun, umumnya Seperti kasus Blake MyCoskie.
menggugah dan sangat ingin ia turut semakin perlu seorang (calon) Ia menggunakan kertas dan bolpoin
tanggulangi. Ada juga yang secara wirausaha sosial untuk berdiskusi untuk membuat analisis positif
seketika bisa menentukan masalah dengan co-founder, tim, atau negatif dari ide besar yang tengah
secara spesifik, sesederhana mentornya. mengganggu masa liburannya di

264
Argentina. Ide itu muncul dari rasa panggilan yang menghantuinya sosial secara spesifik adalah bibit itu.
prihatinnya melihat banyak anak dapat kita jadikan contoh. Beberapa pengalaman kami
yang kakinya luka bahkan bernanah Oleh karena itu, masalah mendampingi wirausaha pemula
karena tidak punya sepatu. sosial yang ingin diselesaikan perlu dalam menyusun business plan
Akibatnya, mereka tidak bisa berjalan dipetakan terlebih dulu secara menunjukkan bahwa keinginan
kaki ke sekolah. Ia membuat daftar spesifik, sebelum (calon) wirausaha untuk membuat business plan tanpa
positif yang menjabarkan mengapa sosial bergerak lebih jauh. terlebih dulu memiliki konsep yang
idenya itu perlu dikembangkan dan Mengapa? Karena business plan ini jelas, akan berakhir berantakan.
diwujudkan. Ia juga membuat daftar adalah penyusunan rencana yang Akibat selanjutnya, tujuan yang
negatif yang menguraikan mengapa sudah bersifat teknis dan hal teknis ingin dicapai melalui business plan
idenya itu tidak pantas untuk harus diturunkan dari sebuah ide, tersebut misalnya memenangkan
diwujudkan. Hasilnya, ia menjadi konsep, dan model bisnis yang jelas lomba atau penjajakan penanaman
semakin yakin bahwa ide untuk terlebih dulu. Ibarat sebuah pohon, modal dari seorang investor pun
membangun bisnis sepatu dengan tidak mungkin cabang-cabang, gagal dicapai. Oleh karena itu,
konsep one for one perlu dilanjutkan dahan, ranting, dan dedaunannya kami sangat menganjurkan agar
karena daftar positif lebih panjang bisa tumbuh tanpa ada batang kamu tidak terburu-buru membuat
daripada daftar negatif. Terlepas pohon. Batang tidak mungkin business plan sebelum cukup
perdebatan mengenai label Blake tumbuh tanpa ada akar dan akar merenungkan ide kamu serta
MyCoskie sebagai wirausaha sosial tidak akan pernah bisa tumbuh memiliki rancangan konsep dan
atau sebagai kapitalis berhati baik tanpa ada bibit. Bentuk dahan, model bisnis SE yang cukup jelas.
(caring capitalist) yang mendorong ranting, dan daun yang tumbuh Rencana pelaksanaan adalah
tumbuh kembang wirausaha sosial, sangat tergantung pada jenis bibit turunan dari rancangan konseptual,
prosesnya dalam menangani yang kita tanam. Pemetaan masalah bukan sebaliknya. Di sini lagi-

265
GAMBAR 52 Pertanyaan kunci dalam tahap awal proses perancangan sebuah SE

IDE
Solusi yang ingin kamu tawarkan
untuk mengatasi masalah tersebut?

Jika solusi tersebut dilaksanakan, KONSEP


bagaimana bentuk perubahan yang
akan teradi pada masalah tersebut? Bagaimana proses pemberdayaan yang akan
kamu lakukan untuk mengimplementasikan
Apakah kamu yakin solusi tersebut solusi tersebut ke masyarakat?
dapat efektif memberikan dampak
PANGGILAN seperti yang diharapkan? Bagaimana strategi dan prinsip bisnis yang
akan kamu amalkan untuk mendukung
Apa masalah sosial
keberlanjutan dan kemandirian dari proses
yang memanggi
pemberdayaan tersebut?
hati nurani kamu?
Indikator apa saa yang akan terus dimonitor
sebagai data untuk mengevaluasidampak
sosial SE yang kamu bangun?

266
lagi, memiliki rekan (co-founder) Food for Thought proses kreatif spesifik. Sungai kotor, dasar laut
atau mentor sangat penting wirausaha sosial (halaman 171), kotor, puncak gunung kotor, selokan
untuk menjadi mitra diskusi kamu. Andi mengalami banyak pertanyaan kotor, pinggiran jalan raya kotor. Ia
Mengembangkan ide menjadi di kepalanya. Mengapa lingkungan lantas pusing mau mengurus yang
konsep umumnya bisa dilakukan kita begitu kotor? Mengapa banyak mana karena tidak mungkin ia urus
sendiri. Namun, dari merancang sekali orang yang membuang semua. Kalau ia mengurus masalah
konsep sampai menjadi model sampah sembarangan? Mengapa budaya masyarakat yang masih suka
bisnis, apalagi menjadi business sampah tidak dikelola dengan membuang sampah sembarangan,
plan, kita sering akan membutuhkan baik? Setiap pertanyaan tersebut ia berpikir kegiatan utamanya
mitra untuk berdiskusi. Hal ini menyiratkan bentuk masalah yang adalah kampanye. Kegiatan edukasi
karena diskusi merupakan kegiatan berbeda-beda. Bagaimana kira- dan pemberdayaan yang ia lakukan
utama dalam proses merancang kira proses menyaring masalah- akan bermuara pada kegiatan
solusi. masalah yang mengganggunya kampanye. Sebagai orang dengan
Untuk membantu kamu sampai akhirnya muncul ide untuk latar belakang teknis, Ia merasa
merenungkan dan mengembangkan menawarkan jasa angkut dan menggarap kegiatan-kegiatan
ide, berikut ini beberapa pertanyaan tabungan sampah khusus bagi kampanye seperti mendesain poster
kunci yang perlu dijawab di tahap rumah tangga yang sudah memisah dan menyebarkannya, membuat
awal proses perancangan sebuah sampahnya? Pada bagian Food for workshop atau seminar, dan
SE. Thought tersebut memang belum sebagainya bukanlah keahliannya.
dibahas. Sekarang mari kita bahas. It is just not my forte, bisiknya
Pada fase panggilan, biasanya
Anda mungkin berpikir, kalau dalam hati.
isi pikiran (calon) wirausaha sosial
berkecamuk. Banyak pertanyaan ia ingin mengurus lingkungan Akhirnya, di antara banyaknya
atau kekesalan di otaknya. Seperti yang kotor, cakupannya terlalu luas masalah sosial seputar lingkungan
contoh yang disajikan pada bagian karena masalah tersebut belum

267
yang kotor, ia memilih turun tangan Solusi apa yang ditawarkan menyampaikan tawaran solusi
untuk masalah spesifik berupa tersebut kepada segmen pengguna
untuk mengatasi masalah
pengelolaan sampah yang masih yang akan kamu targetkan. Untuk
buruk. Menyadari bahwa budaya
yang telah dipetakan? kasus Andi, ia bisa menceritakan
buang sampah sembarangan orang idenya tentang pengelolaan sampah
Indonesia bersifat akut, ia yakin Jika solusi tersebut rumah tangga kepada sahabatnya,
akan sulit untuk mengajak rumah dilaksanakan, bagaimana bisa juga mendatangi beberapa
tangga memisah-misah sampah bentuk perubahan yang rumah di lingkungan sekitarnya
tanpa insentif. Oleh karena itu, akan terjadi pada masalah untuk melakukan wawancara
muncullah ide untuk membeli dan singkat seputar ide layanan angkut
tersebut?
mengangkut sampah dari rumah sampah yang ingin ditawarkannya
tangga, namun hanya untuk mereka dan prediksi bentuk perubahan
Setelah mendapatkan
yang telah memisahkan sampah yang akan dihasilkan. Selain itu,
jawaban berupa daftar solusi yang
mereka. ia juga bisa mewawancarai ketua
memungkinkan, sudah sepantasnya
Pada fase ide, proses yang RT/RW setempat. Proses ini untuk
(calon) wirausaha sosial menguji
terjadi adalah penciptaan garis memastikan apakah orang lain juga
tawaran solusinya, apakah solusi
besar solusi yang ingin ditawarkan melihat apa yang kamu lihat.
tersebut dapat benar-benar efektif
untuk menyelesaikan masalah Hal ini sangat penting karena jika
dalam pemecahan masalah dan
sosial yang telah dipetakan secara hanya kamu sendiri yang bisa
memberikan dampak seperti yang
spesifik. Kerangka berpikir yang melihat bahwa solusi tersebut
diharapkan. Cara mengujinya
umum disebut theory of change efektif dan perubahan yang lebih
sederhana saja, dapat dengan
dapat membantu pada proses baik akan terjadi karenanya, dalam
menceritakan ide kamu kepada
ini. Pertanyaan dasarnya sudah perjalanannya kamu akan sulit
teman dekat yang kamu ketahui
dituangkan di bagan atas, yaitu: mendapatkan dukungan dari
memiliki empati sosial cukup
berbagai pihak.
tinggi. Lebih baik lagi dengan

268
Pada fase konsep, pertanyaan- - D i mana lokasi - Siapa segmen masyarakat
pertanyaan yang perlu dijawab pemberdayaan yang akan yang akan membantu
akan semakin meruncing. Berikut dilakukan? program pemberdayaan
adalah beberapa contoh untuk - Siapa segmen masyarakat kamu?
bahan renungan kamu dalam yang akan diberdayakan? - Apa saja peran mereka?
merancang suatu SE. Jadi, jangan - Penyadaran tentang hal-hal - Apa saja yang perlu di-
anggap contoh-contoh pertanyaan apa saja yang ingin kamu lakukan untuk merangkul
ini seperti soal ujian, ya. berikan? Keterampilan mereka agar mau bergabung
B a g a i m a n a proses apa saja yang akan kamu dalam tim pemberdayaan
p e m b e r- d a y a a n yang latihkan? kamu?
akan kamu lakukan untuk - A p a ka h ke t e ra m p i l a n
Bagaimana strategi dan cara
mengimplementasikan solusi tersebut berhubungan
kamu melaksanakan prinsip
tersebut kepada masyarakat? langsung dengan kegiatan
bisnis untuk mendukung
unit bisnis kamu?
Per tanyaan yang diawali keberlanjutan dan kemandirian
- Jika ya, apa output dari
dengan bagaimana umumnya dari proses pemberdayaan
pemberdayaan yang dapat
memang tidak memiliki tersebut?
menjadi input bagi unit
jawaban sederhana seperti bisnis kamu? Terkait pertanyaan ini, anak
ya /tidak, atau sudah /belum. - Jika tidak, sampai kapan pertanyaannya sebenarnya
Untuk membantu kamu segmen masyarakat tersebut ada dua, yaitu mengenai
menjawab pertanyaan seperti akan menjadi peserta strategi dan prinsip bisnis.
ini, ada beberapa pertanyaan program pemberdayaan Mengenai strategi bisnis, kamu
yang lebih rinci antara lain kamu? diharapkan bisa menjelaskan
sebagai berikut.
bagaimana SE kamu nanti akan

269
menghasilkan pendapatan Food for Thought tentang jangka pendek, menengah,
secara berkelanjutan. proses perancangan sebuah SE dan panjang. Indikator
Pendapatan bisa dihasilkan (halaman 271). tersebut haruslah berkaitan
dari dana sosial, semikomersial, langsung dengan masalah dan
atau komersial. Walaupun yang Indikator capaian apa saja yang solusi yang kamu tawarkan.
disasar adalah dana sosial, akan terus dimonitor sebagai Sebagai contoh adalah
tetap saja dibutuhkan strategi data untuk mengevaluasi Koperasi Kasih Indonesia.
bisnis agar donor atau lembaga dampak sosial SE yang kamu Karena core business-nya
pemberi hibah senang dan bangun? adalah keuangan mikro untuk
ingin terus menyalurkan menanggulangi kemiskinan,
Sebuah SE lahir dari suatu
bantuannya melalui SE kamu. untuk jangka pendek indikator
masalah. Jadi, tidak afdal
Sementara itu, yang berkaitan capaiannya dapat berupa
jika kamu tidak melaporkan
dengan prinsip bisnis, telah jumlah masyarakat miskin
hasil capaian seputar
dijelaskan dalam Bab 4 yang diberdayakan (menjadi
dampak sosialnya kepada
bahwa prinsip yang harus anggota); untuk jangka
masyarakat. Oleh karena itu,
diamalkan adalah ERAT: Ethical, menengah dapat berupa
alangkah baiknya jika dari
Responsible, Accountable, and jumlah anggota yang berhasil
awal perancangan sudah
Transparent. Jadi, yang perlu bebas dari pinjaman rentenir
bisa ditentukan indikator
dijabarkan di sini adalah cara dan jumlah anggota yang sudah
capaian apa yang akan terus
kamu melaksanakannya. berhasil menabung secara
dimonitor dan kemudian hasil
Untuk gambaran lebih jelas, konsisten selama setidaknya
rekapitulasinya dapat menjadi
silakan membaca lanjutan satu tahun; sedangkan untuk
bahan evaluasi. Penetapan
contoh si Andi yang ada di jangka panjang dapat berupa
indikator ini dapat disusun jumlah anggota yang berhasil
ke dalam indikator capaian keluar dari kemiskinan.

270
FOOD FOR THOUGHT 9: Siklus umum dalam proses perancangan SE
PROSES PERANCANGAN SEBUAH SOCIAL
ENTERPRISE

S ebelumnya kita sudah membahas proses kreatif, maka sekarang


sudah lebih mendetail menuju proses perancangan sebuah SE
yang sebenarnya merupakan perincian dari masing-masing fase di
Start here
Identifikasi masalah
secara spesifik

dalam proses kreatif, yaitu fase ide dan konsep. Di atas telah dipaparkan
beberapa pertanyaan yang dapat membantu kamu mengonstruksikan Mempresentasikan Penggalian
ide dan pikiran. Namun, perlu disadari betul bahwa pertanyaan- kembali rancangan informasi seputar
ide dan konsep yang alternatif solusi
pertanyaan di atas tidaklah bersifat baku, baik dari segi cakupan sudah diperbaiki
pertanyaan maupun urutannya. Setiap konteks memiliki keunikan
sendiri-sendiri sehingga dalam prosesnya pasti akan ada saja pertanyaan- Perancangan ide
Perbaikan ide
pertanyaan unik yang muncul di kepala, khususnya dalam proses dan rancangan
dan konsep SE
sebagai penyedia
menggali informasi, merancang solusi, mengujinya, lalu menggali konsep SE
solusi
informasi lagi, memperbaiki rancangan lagi, menguji lagi. Begitu
seterusnya seperti sebuah roda yang terus berputar sampai akhirnya tiba Mempresentasikan
ke tujuan yang diharapkan. rancangan ide dan
konsep SE untuk
menampung feed back
Jika kita kembali ke contoh si Andi, masalah spesifik yang ingin ia tangani
adalah masalah pengelolaan sampah yang masih buruk. Ia lantas menggali
informasi dan tertarik dengan konsep bank sampah. Maka theory of
change si Andi kira-kira sebagai berikut.
Solusi apa yang ditawarkan untuk mengatasi masalah yang telah
dipetakan? Jawab Andi adalah Pengembangan bank sampah yang

271
mengangkut dan membeli sampah rumah tangga yang yang menjawab tergantung, yaitu tergantung nanti gudang
telah dipisah. penampungan sampahnya di mana. Kalau di dekat lingkungan
Jika solusi tersebut dilaksanakan, bagaimana bentuk perumahan, mungkin warga tidak akan suka. Bisa juga
perubahan yang akan terjadi pada masalah tersebut? Jawab tergantung sampahnya akan dibeli dengan harga berapa
Andi adalah, Rumah tangga yang awalnya tidak memisah- untuk masing-masing jenis sampah atau tergantung nanti
misahkan sampah akan mulai memisahkan sampah. mengangkut sampahnya bisa setiap hari atau tidak karena
Sampah rumah tangga yang tadinya hanya ditumpuk oleh layanan yang ada saat ini mengangkut sampah setiap hari.
Dinas Kebersihan, oleh bank sampah akan dijual ke pabrik- Semua respons yang bernuansa tergantung tersebut
pabrik pupuk dan daur ulang untuk diolah. sebenarnya merupakan feedback bagi Andi. Dengan itu semua,
Adapun pertanyaan berikutnya di fase ide adalah sebagai Andi dapat memperbaiki dan memperinci rancangannya.
berikut. Apabila Andi sudah memperbaiki rancangan bank sampahnya,
Apakah kamu yakin solusi tersebut dapat efektif memberikan akan lebih baik jika Andi kembali menceritakan konsepnya
dampak seperti yang diharapkan? Untuk menjawab kepada kalangan masyarakat yang telah ia datangi. Jika
pertanyaan ini, Andi perlu mempresentasikan (baca: respons masyarakat belum tampak antusias, mungkin Andi
menceritakan) rancangan SE-nya, yaitu berupa organisasi perlu bertanya kembali, apakah ia sudah mengidentifikasi
bank sampah, kepada khalayak terkait, khususnya teman, masalah dengan tepat? Ia mungkin harus menggali informasi
warga, dan kalau bisa ketua RT/RW setempat. Jika tawaran lagi, merancang lagi, menampung feedback lagi, memperbaiki
solusi yang diceritakan masih bersifat umum, biasanya rancangan lagi. Begitu seterusnya sampai ia yakin bahwa ide
bentuk respons yang akan didapat bernuansa tergantung. solusi yang ia tawarkan akan efektif dalam memecahkan suatu
masalah. Setelah itu, proses perancangan dapat ia lanjutkan ke
Misalnya setelah Andi menceritakan ide bank sampahnya, ia tataran konsep. Berikut adalah contoh simulasi pengembangan
bertanya, Apakah menurut Bapak /Ibu/Kawan-kawan ide bank ide menuju konsep berdasarkan pertanyaan-pertanyaan
sampah ini bisa efektif memperbaiki lingkungan kita? Mungkin pemicu di atas dan contoh ide si Andi.
ada yang langsung menjawab ide tersebut merupakan ide
menarik dan layak dijalankan. Namun, mungkin ada juga

272
No Pertanyaan Pemicu Jawaban Si Andi
1 Bagaimana proses pemberdayaan Hmmm.
yang akan kamu lakukan untuk
mengimplementasikan solusi tersebut
kepada masyarakat?
Di mana lokasi pemberdayaan yang Kelurahan Senayan, Jakarta Selatan.
akan dilakukan?
Siapa segmen masyarakat yang Pemulung, tukang sampah, atau petugas kebersihan setempat. Saya juga akan
akan diberdayakan? turut mengedukasi rumah tangga dan pengurus kantor-kantor di sini.
Penyadaran tentang hal-hal apa Kalau ke rumah tangga dan pengurus perkantoran, tentang pentingnya
saja yang ingin kamu berikan? mengolah sampah, bukan membuang sampah. Jadi, mereka harus membantu
Keterampilan apa saja yang akan saya agar sampah dapat diolah, bukan ditumpuk, dengan cara mulai
kamu latihkan? memisahkan sampah dan menjadi nasabah saya.
Kalau ke pemulung, tukang sampah, dan lain-lain, saya juga akan menyadarkan
tentang hal-hal yang sama, ditambah dengan kemungkinan mereka
mendapatkan penghasilan bersih yang lebih besar jika bermitra dengan saya.
Saya ingin memberdayakan pemulung agar bisa menjadi pengusaha sampah
yang bermitra dengan saya. Bagi yang tertarik bermitra, akan saya beri pelatihan
tentang jenis-jenis sampah dan cara pengolahannya.
Saya juga ingin memberi pelatihan pengelolaan ekonomi rumah tangga agar
mereka dapat mengalokasikan pendapatannya dengan lebih bijaksana. Nanti
kalau saya sudah punya standar operasional dan prosedur, akan saya latihkan
juga.
Apakah keterampilan tersebut Untuk pemulung dan lain-lain, ya.
berhubungan langsung dengan
kegiatan unit bisnis kamu?

273
No Pertanyaan Pemicu Jawaban Si Andi
Jika ya, apa output dari Saya ingin selain menjadi mitra pengangkut sampah, sesampainya di gudang
pemberdayaan yang dapat menjadi penampungan, mitra pemulung juga menjadi petugas verifikasi hasil pemilahan
input bagi unit bisnis kamu? sampah yang dilakukan oleh nasabah. Jadi, output kerja mereka adalah sampah
terpilah rapi dan sudah dimasukkan ke wadah masing-masing, siap dibawa ke
pabrik daur ulang dan pabrik pupuk. Dengan begini, pemulung tidak perlu lagi
mengais-ngais tempat pembuangan sementara (TPS) atau mengumpulkan
sampah secara sporadis. Dengan adanya SE selaku bank sampah, mereka bisa
mengangkut sampah dari rumah ke rumah atau kantor ke kantor saja. Mereka
bisa bekerja dengan lebih efisien dan bermartabat. Tanpa mereka, saya yakin
lingkungan kita akan jauh lebih kotor daripada sekarang.
Jika tidak, sampai kapan segmen
masyarakat tersebut akan menjadi
peserta program pemberdayaan
kamu?
Siapa segmen masyarakat yang Harapan saya, bisa mengajak mahasiswa tingkat akhir untuk Kuliah Kerja Nyata
akan membantu program lewat proyek saya ini. Jadi, punya relawan.
pemberdayaan kamu?
Apa saja peran mereka? Mereka bisa membantu saya membuat SOP, membuat modul pelatihan,
membuat brosur penawaran layanan pembelian dan angkut sampah untuk
rumah tangga dan perkantoran, melakukan pendekatan kepada pemulung dan
lain-lain agar mau menjadi mitra saya, lalu mereka nanti bisa juga membantu
saya menjadi trainer dan melakukan quality control.
Apa saja yang perlu dilakukan Mungkin saya coba diskusi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa dulu, ya.
untuk merangkul mereka agar
mau bergabung dalam tim
pemberdayaan kamu?

274
No Pertanyaan Pemicu Jawaban Si Andi
Bagaimana proses pemberdayaan Saya akan memberdayakan pemulung, tukang sampah, dan petugas kebersihan
yang akan kamu lakukan untuk agar bisa menjadi pengusaha sampah yang bermitra dengan bank sampah.
mengimplementasikan solusi tersebut Dengan bantuan mahasiswa sebagai tenaga pemberdaya, selain pelatihan
kepada masyarakat? teknis seputar wawasan sampah dan SOP kerja, juga akan ada pelatihan dan
pendampingan ekonomi rumah tangga agar peningkatan pendapatan yang
akan terjadi dapat teralokasi dengan baik, dan program ini bisa memberikan
dampak yang bersifat transformasional bagi kehidupan pemulung selaku mitra
usaha.
2 Bagaimana strategi dan cara kamu Strateginya adalah dengan mengambil margin keuntungan dari harga jual ke
melaksanakan prinsip bisnis untuk pabrik daur ulang dan pabrik pupuk (untuk sampah organik) dengan harga
mendukung keberlanjutan dan beli ke rumah tangga/perkantoran. Saya akan mengusahakan agar pembelian
kemandirian proses pemberdayaan sampah nasabah tidak perlu tunai, melainkan berupa penyisihan di saldo
tersebut? tabungan sampah nasabah yang baru bisa diambil setelah tiga bulan menjadi
nasabah.
Untuk pelaksanaan prinsip bisnis aspek ethical, bank sampah akan memberikan
bagi hasil yang layak untuk mitra usaha. Untuk karyawan juga akan sesuai
UMR. Untuk tenaga pemberdaya akan bersifat relawan dengan skema cost-
recovery (mengganti biaya yang ditalangi oleh relawan untuk transportasi dan
komunikasi).
Untuk aspek responsible, saya hanya akan menjual ke pabrik-pabrik yang memang
berorientasi hijau. Saya juga tidak akan sembarangan membuang sampah-
sampah kimia yang tidak bisa didaur ulang.

275
No Pertanyaan Pemicu Jawaban Si Andi
2
Untuk aspek accountability, saya mungkin baru bisa melaporkan uang masuk dan
keluar. Untuk membantu ini, saya akan mencoba menggunakan mesin kasir yang
bisa merekam pengambilan uang dan penyetoran uang. Semua nasabah akan
saya beri buku tabungan yang merekam perkembangan saldo mereka di bank
sampah berdasarkan banyaknya sampah yang sudah diangkut dan lulus verifikasi
pemisahan sampah yang baik.
Untuk aspek transparent, saya akan terbuka dengan besaran margin penjualan
setiap jenis sampah dan menetapkan besaran bagi hasil secara bersama-sama.
3 Indikator capaian apa saja yang akan Untuk jangka pendek: banyaknya rumah tangga dan perkantoran yang
terus dimonitor sebagai data untuk memisahkan sampah dan menjadi nasabah, banyaknya sampah yang telah
mengevaluasi dampak sosial SE yang dikelola, serta banyaknya jumlah pemulung/tukang sampah yang diberdayakan
kamu bangun? menjadi mitra usaha.
Untuk jangka menengah: banyaknya jumlah mitra usaha yang mengalami
peningkatan pendapatan lebih dari 100%; dan persentase rumah tangga
atau perkantoran yang menjadi nasabah terhadap total rumah tangga atau
perkantoran di Kelurahan Senayan (penetrasi pasar).
Untuk jangka panjang: saya belum kepikiran.

276
5.3 PERENCANAAN PELAKSANAAN DENGAN MODEL BISNIS
DAN BUSINESS PLAN

Ketika proses perancangan penyusunan business plan tergolong Mengikuti lomba business plan
awal dianggap sudah selesai dan cukup tinggi karena memang untuk social enterprise.
siap untuk diimplementasikan, hal tidak ada kerangka bakunya. Hal Mengakses dana hibah atau
berikutnya yang perlu dipikirkan ini terbukti dengan beragamnya bantuan bagi wirausaha
adalah mengenai bagaimana SE outline dan kerangka substansi dari pemula.
kita akan beroperasi. Oleh karena sebuah business plan. Setiap institusi Mengundang investor (impact
itu, model bisnis pun perlu disusun. punya konsep business plan sendiri- atau angel) untuk menanamkan
Untuk ini kita dapat menggunakan sendiri. Oleh karena itu, sangat modalnya dan memberi
kerangka Kanvas Model Bisnis (KMB). penting untuk memantapkan tujuan pendampingan manajemen.
Jika kita kembali pada contoh ide penyusunan business plan sehingga Mengakses pinjaman lunak.
bank sampah si Andi, kurang lebih kita dapat membayangkan dengan
KMB-nya seperti ini. lebih matang apa-apa saja yang Semakin besar dana
Kini si Andi sudah punya harus ada di dalam business plan yang ingin diakses, semakin
konsep, sudah punya model tersebut. komprehensif business plan yang
bisnis. Ia dapat dibilang sudah Bagi mahasiswa dan wirausaha harus dibuat. Agar pembahasan
memiliki bahan baku utama untuk sosial pemula (yang menjadi segmen kita dapat lebih fokus, maka kita
menyusun business plan. Namun, pembaca buku ini), umumnya akan melanjutkan contoh si Andi
masih ada bahan baku pendukung keperluan menyusun business plan yang merupakan sarjana baru lulus
yang diperlukan, yaitu pembuatan adalah untuk beberapa urusan dari Fakultas Teknik Lingkungan.
business plan. Unsur seni dalam berikut. Mari bersepakat pula bahwa tujuan

277
GAMBAR 53 Kanvas Model Bisnis Bank Sampah si Andi

The Business Model Canvas


Key Key Value Customer Customer
Partner Activities Proposition Relationship Segments

- Pemerintah Kelurahan - Mengangkut dan Customer: Customer: Customer:


Senayan untuk izin verifikasi pemilahan Sampah siap daur Menjaga kualitas layanan Pabrik daur ulang
gudang penampungan - Edukasi calon nasabah ulang, terpilah dan sampah dan
- Lembaga pemberi - Pencucian dan bersih Beneficiaries nasabah: Pabrik Pupuk
pinjaman tanah penjualan
(gratis sewa) Buku tabungan sampah
- Pemberdayaan Beneficiaries:
- Universitas pemulung Nasabah rumah tangga
- Pemilik truk langganan
dan perkantoran;
pemulung, tukang
sampah di
Key Kelurahan Senayan
Resourches Beneficiaries: Channels
Perbaikan pengelolaan
sampah melalui Bank
- Pemulung mitra Sampah dan Customer:
- Relawan mahasiswa pemberdayaan Antar langsung
- Dana operasional pemulung sebagai
- Timbangan digital pengusaha sampah Beneficiaries nasabah:
dan mesin kasir Diangkut langsung
dari rumah/
kantor masing-masing

Key Structure Revenue Streams

- Cicilan motor gerobak (tempat nasabah ke gudang) - Iuran pokok nasabah


- Sewa truk (gudang ke pabrik) - Dana hibah uji coba proyek
- Gaji karyawan + transport & komunikasi relawan - Penjualan sampah terpilah dan bersih
- Komisi / bagi hasil mitra pengusaha sampah
- Pembelian sampah rumah tangga/perkantoran
- Pengadaan tempat sampah untuk nasabah

278
si Andi menyusun business plan Di sisi lain, investor umumnya hal yang dipikirkan, kita sering
adalah untuk mengundang investor. merupakan orang-orang yang menjadi kurang teliti. Oleh karena
Hal ini karena investor biasanya sangat sibuk sehingga tidak akan itu, komentar atau masukan dari
merupakan audiens business plan membaca business plan kamu orang lain yang tidak ikut menyusun
yang paling kritis dan paling sulit sampai habis jika dari awal saja business plan tersebut akan sangat
diyakinkan, dan mereka akan sudah terlalu bertele-tele. Jadi, berharga dalam memperbaikinya.
menanamkan dana ke dalam SE susunlah business plan sepadat Jadi, bagaimana menyusun
kamu. Bersama-sama kamu, mereka mungkin dan pastikan bahwa setiap business plan agar tidak panjang
juga akan menjadi pemilik. Artinya, kalimat yang ada di dalamnya namun tetap meyakinkan? Berikut
jika SE kamu merugi dan akhirnya adalah kalimat yang memang harus adalah outline atau daftar isi
bangkrut, dana mereka akan turut ada karena mengandung informasi business plan untuk sebuah social
hangus. Oleh karena itu, biasanya yang sangat penting. Lagi-lagi enterprise.
investor atau perusahaan modal kami menganjurkan kamu untuk
ventura menanamkan modal mempunyai mentor atau co-founder
sepaket dengan dukungan keahlian agar kamu bisa mempresentasikan
dalam mengelola bisnis. Pada draf business plan kepada mereka
beberapa kasus, ada investor yang untuk mendapatkan masukan.
sampai menempatkan orang untuk Ketika di otak kita sudah banyak
membantu manajemen.

279
TABEL 4. GAMBARAN DAFTAR ISI BUSINESS PLAN UNTUK SOCIAL ENTERPRISE

No Daftar Isi Deskripsi


1 Latar Belakang (Background) Menceritakan bagaimana ide SE ini muncul. Jika panggilan kamu terjadi melalui significant life
event, bisa diceritakan secara garis besar. Kalimat bernuansa theory of change juga dapat disajikan
di sini.
Rekomendasi: sebaiknya jangan ditulis lebih dari satu halaman A4.
2 Visi dan Misi Visi adalah tujuan besar yang ingin dicapai, sedangkan misi adalah penjabaran langkah-langkah
yang akan dilakukan untuk mencapainya.
Rekomendasi: sebaiknya jangan ditulis lebih dari setengah halaman A4.
3 Tim dan Struktur Organisasi Menjabarkan daftar pendiri, pemilik (shareholders), penasihat, pemangku kepentingan
(stakeholders) yang pendapat mereka dipandang penting dalam proses pengambilan keputusan
strategis, struktur organisasi, serta deskripsi singkat dari rekam jejak (CV) dan cakupan tugas
masing-masing anggota tim. Jika akan melibatkan relawan di luar tim inti, perjelas pekerjaan-
pekerjaan apa saja yang akan dilimpahkan kepada relawan.
Rekomendasi: sebaiknya jangan ditulis lebih dari dua halaman A4.
4 Kanvas Model Bisnis Mendeskripsikan cara organisasi menciptakan nilai, memberikan dampak positif untuk
masyarakat, dan menghasilkan pendapatan.
Rekomendasi: sebaiknya bagan dan narasi tidak lebih dari dua halaman A4.
5 Produk dan Layanan Menjabarkan produk dan layanan yang disediakan oleh SE untuk menghasilkan pendapatan
bisnis dan untuk memberdayakan masyarakat. Di sini sangat penting menunjukkan keutamaan
produk dan layanan untuk salah satu pertanyaan penting investor:
Mengapa kamu yakin produk atau layanan ini akan laku?
Rekomendasi: sertakan foto-foto yang memvisualisasikan produk atau layanan kamu. Jika
kamu sudah pernah melakukan tes pasar, sisipkan testimoni konsumen sebagai caption foto
atau quote. Jika kamu menawarkan banyak jenis produk atau layanan, sajikan ke dalam bentuk
matriks saja agar lebih padat. Usahakan jangan lebih dari tiga halaman A4.

280
No Daftar Isi Deskripsi
6 Proyeksi Pendapatan, Laba, dan Menjabarkan milestone atau target indikator capaian pada waktu tertentu, mencakup milestone
Dampak Sosial (Umum) pendapatan, laba, dampak sosial, dan mungkin pembaharuan teknologi. Contoh milestone: pada
tahun pertama ditargetkan ada 100 nasabah, 10 pemulung mitra usaha, dengan omzet usaha
Rp200 juta dan margin laba sekitar 10%. Milestone serupa dapat disusun untuk tahun kedua,
ketiga, keempat, dan umumnya sampai tahun kelima.
Rekomendasi: Sajikan chart atau grafik yang menunjukkan tiga indikator ini secara
berdampingan agar dapat dilihat sekaligus di satu halaman yang sama. Usahakan jangan lebih
dari tiga halaman A4.
7 Rasionalisasi Proyeksi 1. Menjabarkan mengapa target milestone yang telah diuraikan masuk akal (tidak ketinggian,
tidak pula kerendahan). Hal ini biasanya disajikan dengan kondisi pasar secara umum dan
analisis kondisi kompetisi di industri atau pasar terkait.
2. Menjabarkan cara mencapai target pendapatan/laba tersebut. Biasanya menjabarkan
strategi pemasaran dan penjualan (segmenting-targeting-positioning; product, place, price,
promotion).
3. Menjabarkan bagaimana mencapai target dampak sosial tersebut.
Rekomendasi: gunakan data sahih sebagai dasar pertimbangan kamu. Tuliskan sumber daya
yang membuat kamu mengerti kondisi pasar, strategi promosi, atau besaran dampak yang bisa
dihasilkan. Pada bagian ini penting untuk bicara berdasarkan data, bukan common sense biasa.
Usahakan jangan lebih dari tiga halaman A4.
8 Rencana Anggaran Pendapatan Menjabarkan proyeksi per masing-masing mata anggaran atau unit pendapatan/pengeluaran
dan Pengeluaran untuk lima tahun ke depan. Di sini biasanya harus disertai dengan asumsi, misalnya berkaitan
dengan kenaikan gaji tahunan sebesar 10%, inflasi, masa guna suatu aset seperti komputer,
mobil, dan lain-lain (untuk menghitung depresiasi tahunan), dan sebagainya yang sesuai.
Rekomendasi: lengkapi juga dengan beberapa rasio analisis keuangan standar seperti return
on investment, profit margin, dan cash ratio. Bisa sajikan rangkuman pengeluarannya, sedangkan
rincian disajikan di lampiran. Usahakan tidak lebih dari tiga halaman A4.

281
No Daftar Isi Deskripsi
9 Struktur Pendapatan dan Merupakan ringkasan anggaran yang menunjukkan komposisi sumber-sumber pendapatan
Pengeluaran beserta proporsinya; dan komposisi kegiatan-kegiatan yang memerlukan biaya beserta
proporsinya. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa dalam lima tahun struktur pendapatan
semakin menarik dan pengeluaran kamu akan berubah menjadi lebih efisien. Misalnya total
beban pengeluaran rutin (termasuk gaji) tadinya 70% dari total biaya, pada tahun-tahun
berikutnya menjadi 60%. Dalam menyusun business plan, penting untuk menunjukkan bahwa
kita sudah punya inisiatif untuk dapat beroperasi dengan lebih efisien sejalan dengan semakin
bertambahnya pengalaman.
Rekomendasi: usahakan tidak lebih dari dua halaman A4.
10 Strategi Pengelolaan Risiko (Risk Menjabarkan bentuk-bentuk risiko yang mungkin dihadapi dalam proses implementasi dan
Management) dapat menyebabkan kegagalan mencapai milestones yang sudah ditargetkan, serta langkah apa
yang akan dilakukan untuk menurunkan tingkat risiko tersebut. Biasanya disajikan dalam bentuk
analisis SWOT.
Rekomendasi: usahakan tidak lebih dari dua halaman A4.
11 Penutup Berisi kesimpulan mengapa visi sosial kamu penting bagi masyarakat dan mengapa investasi
melalui kamu akan dapat menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan.
Rekomendasi: usahakan tidak lebih dari satu halaman A4.

Keterangan:
Untuk melihat contoh business plan si Andi, silakan klik di sini:
https://drive.google.com/open?id=0B2SV3vMKQDeoS3RUM0RlNjBBZEE&authuser=0 .

Untuk mendapatkan format penyusunan anggaran, klik di sini:


https://drive.google.com/open?id=0B2SV3vMKQDeoazBVbGwydS15ME0&authuser=0

282
No pain, no gain. No sacrifice, Perlu disadari bahwa business kamu untuk melaksanakan rencana
no victory. Mineral pun tidak akan plan adalah sebuah dokumen yang dengan baik. Jangan sampai kamu
menjadi intan yang sangat keras dan bersifat hidup (living document). terlalu lelah menyusun rencana
indah tanpa suhu superpanas dan Business plan bukan kitab suci sampai tidak ada lagi energi yang
tekanan supertinggi di perut bumi. yang tidak boleh berubah. Pada tersisa untuk melaksanakannya.
Kalau ingin SE kamu berkembang saat menyusun business plan, kita Kualitas pelaksanaan itulah yang
besar, kamu perlu kerja ekstra memiliki banyak asumsi. Dalam lebih menentukan besar kecilnya
untuk menyusun business plan. perjalanannya, bisa jadi kita baru dampak atau manfaat yang bisa
Membayangkan besarnya manfaat mengetahui bahwa asumsi tersebut diberikan kepada masyarakat,
yang dapat kamu berikan jika SE tidak tepat atau bisa saja terjadi bukan kualitas perencanaan. Bagi
kamu berhasil tumbuh besar, jelas perubahan lingkungan di luar yang mengikuti lomba dan menang,
akan membuat proses penyusunan prediksi kita seperti bencana alam izinkan pula kami mengingatkan
business plan menjadi lebih ringan dan kericuhan politik. Oleh karena agar jangan lupa melaksanakan
dan menyenangkan. Terlebih jika itu, apabila 6 bulan atau 12 bulan business plan tersebut. Jangan
dikerjakan bersama tim. Kembali kemudian kamu menemukan hal- sampai langkah kamu berhenti
ke soal purpose, seorang (calon) hal yang perlu disesuaikan, hal di panggung penyerahan hadiah.
wirausaha sosial umumnya akan tersebut perlu dimaknai sebagai Seperti kata Prof. Rhenald Kasali,
menyusun business plan karena kejadian yang wajar adanya. Wirausaha sosial itu bukan orang
haus, bukan karena harus. Rasa Terakhir, melihat semakin yang piawai membuat proposal
ingin tahu membuatnya bertanya, maraknya fenomena kompetisi dan mencari bantuan. Mereka
menjawab, dan bertanya lagi hingga business plan untuk mendorong mengatasi masalah sosial dengan
tanpa terasa ia telah menemukan kewirausahaan sosial, izinkan kami kewirausahaan.
jawaban dari ratusan pertanyaan mengingatkan agar kamu tidak Jadi, ayo kita bangun jiwa
yang diperlukan untuk menyusun terlalu berfokus pada penyusunan untuk berani menjadi wirausaha
business plan. business plan yang superkeren sosial yang sejati. Kalau sudah
sehingga mengorbankan fokus punya tekad, kamu pasti bisa!

283
FOOD FOR THOUGHT 10:
RINGKASAN PROSES PERANCANGAN DAN PERENCANAAN SOCIAL ENTERPRISE

Identifikasi masalah secara spesifik


Fase Ide

Theory of Change
Jika saya memberikan solusi X, maka perubahan yang akan terjadi adalah Y (Y dapat lebih dari 1)

PROSES PERANCANGAN Fase Konsep


Logical Framework

Indikator Monitoring Indikator Monitoring Indikator Monitoring


Dampak Jangka Pendek Dampak Jangka Menengah Dampak Jangka Panjang
INPUT ACTIVITIES OUTPUT OUTCOME IMPACT
Input apa Dengan Apa saja yang dapat Apa saja hasil Apa saja dampak
saja yang memanfaatkan input dihasilkan secara atau perubahan akhir yang dapat
dibutuhkan untuk yang ada, kaegiatan lansung melalui lanjutan yang dihasilkan jika
menyediakan apa saja uang perlu pelaksanaan kegiatan- dapat dihasilkan target outcome
solusi X? dilakukan untuk kegiatan tersebut? jika target output telah dicapai?
menyediakan solusi? telah dicapai?

*) Untuk konteks SE, daftar kegiatan disini perlu mencakup kegiatan pemberdayaan (dalam rangka melaksanakan misi sosial), kegiatan
bisnis atau penggalangan dana, dan operasional organisasi (keuangan, administrasi, utilitas, transportasi, komunikasi, dll)

Fase Penyusunan Model Bisnis


PROSES PERENCANAAN

Kanvas Model Bisnis (9 + 2)


Fase Penyusunan Rencana Bisnis

Business Plan

284
If you think you are too
small to make a difference,
try spending the night
in a closed room with a
mosquito.

- African Saying
285
Developing excellent communication skills is absolutely
essential to effective leadership. The leader must be able
to share knowledge and ideas to transmit a sense of
urgency and enthusiasm to others. If a leader cant get a
message across clearly and motivate others to act on it,
then having a message doesnt even matter.

Gilbert Amelio
President and CEO of National Semiconductor Corp.

286
YA!
YA!
YA! YA!

287
If you feel like theres
something out there that
youre supposed to be
doing, if you have a passion
for it, then stop wishing,
and just do it

- Wanda Sykes

288
6
TIP DAN TRIK
MEMPRESENTASIKAN
IDE DAN RENCANA
BISNIS BAGI WIRAUSAHA
SOSIAL
Presentasi ide bertujuan untuk membuat audiens
penasaran dan ingin tahu program atau social enterprise
kita secara lebih dalam. Presentasi Business Plan bertujuan
untuk membuat audiens yang sudah penasaran, menjadi
benar-benar memutuskan untuk memberi dukungan
kepada kita. Keduanya sama pentingnya, dan keduanya
bisa dibawakan pada forum formal maupun informal.
Melanjutkan contoh si Andi, Berikut adalah potongan presentasi baik? Mengapa perilaku kita seperti
ceritanya Andi ingin menangkap ide bank sampah Andi. makhluk yang tidak beradab? Hal
kesempatan untuk menguji efektivitas inilah yang membuat saya ingin
ide bank sampahnya secara langsung turun tangan.
ke tengah masyarakat, yaitu Ide ini muncul karena menurut Saya ingin turun tangan
dengan mengakses suatu program saya masalah pengelolaan sampah untuk membuktikan bahwa saya
hibah untuk wirausaha sosial sudah selayaknya diperbaiki sebab bisa menjadi contoh manusia
pemula. Proposalnya lolos seleksi sangat akut. Fenomena ini tidak yang beradab karena saya ikut
administrasi dan ia dipanggil untuk saja menunjukkan buruknya turun langsung menciptakan
presentasi. Pada sesi presentasi, ia kinerja pemerintah, namun juga perubahan dengan menawarkan
diminta menjelaskan secara singkat rendahnya kesadaran masyarakat solusi pengelolaan sampah yang
mengenai ide social enterprise-nya untuk membuang sampah pada lebih baik. Saya punya kolega yang
kepada tim penilai proposal hibah tempatnya. Memilah sampah? bisnisnya membuat pupuk organik.
untuk wirausaha sosial pemula. Lupakan saja. Sebagai manusia Dia membutuhkan banyak sampah
Waktu untuk menilai setiap proposal yang mencintai lingkungan, saya organik sebagai bahan bakunya.
yang masuk hanya 10 menit. Tim sangat malu dan sedih melihat Kalau saya bisa bantu memasok, ia
penilai meminta peserta memberikan situasi ini. Mengapa kita tidak bisa akan sangat senang. Saya juga punya
gambaran mengenai idenya dalam menghormati lingkungan? Mengapa kolega yang berbisnis daur ulang
tiga menit saja agar tersisa waktu kita tidak bisa bekerja sama sampah plastik dan kertas. Jadi,
lebih lama untuk tanya jawab. menciptakan lingkungan yang lebih saya yakin kalau saya membantu

290
mengelola sampah rumah tangga, hanya mengangkut sampah dari Solusi ini juga bisa meningkatkan
saya akan bisa menjualnya kepada rumah-rumah dalam kondisi sudah pendapatan pemulung. Jadi, kalau
kolega-kolega saya. terpilah. Kalau perlu, mereka juga Bapak Ibu ingin melihat kondisi
Oleh karena itu, saya akan akan saya berikan seragam agar lingkungan kita membaik, dukunglah
memulai suatu usaha yang dapat lebih bangga dalam bekerja. rencana saya ini. Terima kasih atas
mengangkut sampah rumah tangga. Untuk operasionalnya, saya akan perhatiannya.
Tapi terlebih dahulu saya akan mencontoh model bank sampah.
mengajarkan kepada mereka untuk Melalui solusi pengelolaan sampah
memilah sampah. Kalau sampahnya seperti ini, saya yakin dapat tercipta
sudah terpilah, saya malah berani perubahan yang lebih baik, yaitu
bayar. Dengan cara ini saya akan berkurangnya tumpukan sampah di
berkontribusi dalam pembangunan tempat pembuangan sementara yang
budaya memilah sampah di tengah seringkali mengganggu keindahan
masyarakat. Untuk membantu saya lingkungan tempat tinggal kita.
mengangkut sampah dari rumah- Saya yakin solusi ini lebih
rumah, saya akan memberdayakan bersifat holistik karena dampaknya
pemulung agar mereka tidak dapat bersifat pembangunan budaya
perlu lagi mengais sampah dari atau perilaku masyarakat yang pada
tempat-tempat sampah. Mereka akhirnya akan berdampak pada
akan lebih bermartabat karena kondisi lingkungan yang lebih baik.

291
?
1. Bagaimana kesan kamu setelah
membaca petikan presentasi Andi tersebut?
Kalau disimulasi dengan membaca, naskah
tersebut dapat selesai dibaca dalam waktu
sekitar tiga menit.
2. Menurut kamu, apakah Andi sudah
memanfaatkan tiga menit tersebut dengan
bijaksana untuk meyakinkan tim penilai?
3. Kalau kamu merupakan salah satu anggota
tim penilai, setelah mendengar presentasi
awal Andi tadi, apakah kamu merasa semakin
bersemangat untuk bertanya dan menggali
idenya?

292
Dalam program penyaluran tangga yang belum terbiasa yang menggunung di tempat
hibah tersebut, ternyata Andi memilah sampah. Masyarakat kita pembuangan sementara juga dapat
bukanlah satu-satunya anak muda secara umum memang masih cuek berkurang sehingga lingkungan kita
yang ingin mengembangkan bank untuk urusan pengelolaan sampah. dapat terlihat lebih bersih.
sampah. Dani juga memiliki ide Boro-boro memilah sampah, buang Oh, ya, insentif bagi nasabah
serupa. Berikut adalah potongan sampah saja masih banyak yang adalah layanan angkut sampah
presentasinya. sembarangan. gratis plus tabungan penjualan
Hal ini membuat saya ingin sampah yang dapat mereka ambil
memperbaiki proses pengelolaan per tiga bulan sekali. Ibaratnya,
Menjadi mahasiswa di Fakultas sampah secara lebih holistik, nasabah dapat menabung di
Teknik Lingkungan membuat saya yaitu melalui bank sampah. Bank bank sampah dengan sampah,
sangat gemas melihat masalah sampah ini akan memberi insentif yang oleh bank akan dikonversi ke
pengelolaan sampah di Indonesia. bagi masyarakat yang mendaftar dalam rupiah. Setiap nasabah akan
Hal ini karena saya tahu bahwa menjadi nasabah dan bersedia memiliki buku tabungan yang dapat
sampah ini sebenarnya sangat bisa memilah sampahnya menjadi diperbarui saldonya setiap sampah
diolah. Sampah itu tidak untuk empat jenis: organik, plastik, mereka diangkut.
dibuang tapi untuk diolah. Sampah itu kertas, dan lainnya. Dengan solusi Sampah yang sudah diangkut,
bukan limbah tapi bahan baku. Saya ini diharapkan perlahan dapat terpilah dengan baik, dan
sadar bahwa buruknya pengelolaan terbangun budaya memilah sampah dibersihkan akan dijual ke pabrik
sampah kita berawal dari rumah di tingkat rumah tangga dan sampah pupuk dan daur ulang yang sudah

293
saya dekati untuk menjadi mitra. gudang penyimpanan sampah sedang mengerjakan tugas akhir.
Selain mitra pabrik, juga ada mitra sementara, lalu komputer, printer, Saya memang tidak tahu apakah
pengumpul sampah yang terdiri dari software untuk merekam berbagai metode ini akan mujarab untuk
pemulung atau petugas sampah jenis transaksi, serta alat-alat memperbaiki pengelolaan sampah
yang akan diberdayakan. Merekalah penyimpanan sampah ukuran besar, kita secara lebih holistik. Namun,
yang akan mengangkut, memeriksa sedang, dan kecil. Untuk tanah, saya tahu betul bahwa kita harus
hasil pilahan sampah nasabah, saya sudah punya donatur yang mencobanya. Untuk itu, saya perlu
membersihkan, serta mengepak bersedia meminjamkan tanahnya dukungan hibah ini. Pada tahap
sampah agar siap untuk dikirim ke secara gratis selama dua tahun. Jadi, awal, saya akan coba di Kelurahan
pabrik. Saya yakin dengan bermitra dukungan hibah ini akan digunakan Kebayoran Lama dulu saja. Terima
dengan saya, mereka bisa mengalami untuk membangun gudang, membeli kasih atas perhatiannya.
peningkatan pendapatan. alat-alat pendukung lainnya, dan
Nah, untuk melakukan membantu biaya operasional selama
ini, sumber daya kunci yang enam bulan. Untuk SDM, saya juga
dibutuhkan antara lain sebidang akan mengajak mahasiswa relawan,
tanah untuk tempat membangun khususnya yang ingin magang atau

294
?
1. Bagaimana kesan kamu setelah membaca
petikan presentasi tersebut?
2. Kalau disimulasi dengan membaca, naskah
tersebut juga dapat selesai dibaca dalam waktu
sekitar tiga menit.
Menurut kamu, apakah Dani sudah
memanfaatkan tiga menit tersebut dengan
bijaksana untuk meyakinkan tim penilai?
3. Kalau kamu merupakan salah satu anggota tim
penilai, setelah mendengar presentasi awal Dani
tadi, apakah kamu merasa semakin bersemangat
untuk bertanya dan menggali idenya?
4. Secara umum, presentasi siapa yang menurut
kamu lebih baik? Mengapa?

295
Komunikasi adalah kunci Buku ini tidak akan membahas untuk memanggil kemampuan
terakhir yang dapat menentukan teori komunikasi, cara-cara komunikasi kita yang mungkin
berhasil atau tidaknya suatu berpresentasi, atau cara membuat sedang tenggelam di dasar alam
pelaksanaan ide. Ide yang sudah bahan presentasi yang baik dan bawah sadar. Sesungguhnya
dikembangkan dengan baik dapat benar. Buku ini lebih berfokus kita tahu bagaimana cara
saja gagal dilaksanakan karena menguraikan hal-hal yang bersifat berkomunikasi (berpresentasi) yang
tidak berhasil mendapatkan tip dan trik yang dirangkum dari baik karena kita semua adalah
dukungan, baik dukungan berupa pengalaman kami menjadi tim audiens yang bisa menilai mana
mitra maupun dana. Tidak jarang penilai proposal bisnis, atau coach presenter atau komunikator yang
ketidakberhasilan mendapatkan pada proses persiapan presentasi baik, dan mana yang tidak. Mana
dukungan itu disebabkan final untuk sebuah lomba. Kami yang berhasil membangkitkan rasa
oleh kurang baiknya cara kita ingin mengajak semua pembaca ingin tahu kita, dan mana yang
mengomunikasikan ide. Jadi, untuk yakin bahwa setiap justru membuat kita mengantuk.
bukan karena kurang baiknya ide orang pada dasarnya memiliki Mana yang berhasil membuat kita
itu sendiri. Oleh karena itu, sudah kemampuan berkomunikasi yang paham, dan mana yang justru
selayaknya (calon) wirausaha sosial