Anda di halaman 1dari 7

MOTTO

Dalam film Ilir ilir terdapat motto atau kata mutiara yang dapat kita ambil untuk menjadi
pedoman hidup kita, agar kita dapat menjadi makhul yanglebih baik dari sebelumnya :

Lebih baik terlambat, dari pada tidak sama sekali.


Kerjakan soalmu sendiri, karena jawaban temanmu belum tentu benar.
Bersyukur dalam segala hal, maka kita akan bahagia dalam segala keadaan.
Cintai saudaramu seperti mencintai dirimu sendiri

Dari motto diatas yang akan saya ambil salah satu kalimat yang akan saya jadikan motto
hidup saya, adalah :

Cintai saudaramu seperti mencintai dirimu sendiri

2
Daftar Isi
Sampul............................................................................................................................ 1

Motto.............................................................................................................................. 2

Daftar Isi........................................................................................................................ 3

Unsur Ekstrinsik............................................................................................................ 4

Unsur Intrinsik............................................................................................................... 6

Mengulas Judul Film Ilir ilir..................................................................................... 7

Struktur Teks Ulasan Judul Film Ilir ilir.................................................................... 8

3
1. Unsur ekstrinsik Film Ilir-Ilir
Judul Film : Ilir - Ilir
Penulis Naskah : Dimas Arisandi
Produksi : Sarang Ide
Produser : Anggri Ratnaningrum
Co. Produser : Wahyu Utami,S,sn
Sutradara : Dimas Arisandi
Pemain :
1. M. Syukron Najib berperan sebagai Wahid Kecil
2. Romli berperan sebagai Wahid Dewasa
3. Fajar Sayekti berperan sebagai Sahid Kecil
4. Ainul Bahar Ilmi berperan sebagai Sahid Besar
5. Geo Azka Ones berperan sebagai Paijo Kecil
6. Tolehah berperan sebagai Paijo Dewasa
7. Abdul Halim berperan sebagai H. Ahmad
8. Soraya berperan sebagai Ibu H. Ahmad
9. Nurul Kucluk Hadi berperan sebagai Penjaga Gentong
10. Ari Bubut berperan sebagai Kepala Sekolah
11. Ulum berperan sebagai H. Sarkawi
12. Arif Riyanto berperan sebagai Guru 1
13. Jumilah berperan sebagai Guru 2
14. Naura berperan sebagai Teman Wahid
15. Taufiq berperan sebagai Takmir 1
16. Koencoro berperan sebagai Takmir 2
17. Mustaqim berperan sebagai Pemuda 1
18. Hasan Elyanto berperan sebagai Pemuda 2
19. Wisnu berperan sebagai Pemuda 3
20. Dafid Sanjana berperan sebagai Pemuda 1
Team Produksi
1. Anggri Ratnaningrum : Ide cerita, Produser Pelaksana, Unit
Manager
2. Wahyu Utami S,sn : Asisten Produser Pelaksana
3. Wisnu Adhi Pradana : Asisten Unit Manager, Manager Lokasi
4. Sulistyo Indrianto : Sosial Filosofi, Psikologi 1
5. Budi Chandra : Sosial Filosofi, Psikologi 2
6. Dimas Arisandi : Sutradara, Penulis naskah, Editor
7. M. Arfi Mustaqim : Asisten Sutradara 1
8. Harvando Davne : Asisten Sutradara 2
9. Nur Jihad,S,sn : Talent Mentor 1
10. Nurul Kucluk Hadi : Talent Mentor 2, Koordinat Talent
11. Giwang Topo : Music Designer
12. Hasan Elyanto,S,sn : Director of Photography
Kameramen
13. Mandela Majid P : Asisten Kameramen 1
14. Adhi Pras : Asisten Kameramen 2
15. Ayi : Penata Cahaya
16. Delly : Asisten Penata Cahaya 1
17. Ali Arifin : Asisten Penata Cahaya 2
18. Hendra : Asisten Penata Cahaya 3

4
19. Fanang : Loader 1
20. M. Arfi Mustaqi : Loader 2
21. Dani Tanaka : Penata Artistik
22. Fatchul Amar : Asisten Penata Artistik1
23. Koencoro : Asisten Penata Aritstik 2
24. Dafid Sanjana : Asisten Penata Artistik 3
25. Uki Junk : Asisten Penata Artistik 5
26. Misbakhul Munir : Master Property
27. Iming Muslimin : Penata Audio
28. Fatchul Amar : Asisten Penata Audio 1
29. Jauharil Amri : Asisten Penata Audio 2
30. David Irwandi : Asisten Penata Audio 3
31. Uki Junk : Asisten Penata Audio 4
32. Tutik Lestari,S,sn : Make Up
33. Ny. Koencoro : Asisten Make Up
34. Rina Kus,S,sn : Wardrobe, dan Kostum
35. Dafid Sanjana, Ardian akbar : Behind the scene
36. Mustaqim : Driver
Original soundtrack Ilir ilir
Song : Ilir Ilir

2. Unsur Intrinsik Ilir - Ilir


Tema : Persaudaraan
Alur : Menggunakan alur mundur, karena Wahid
menceritakan masa lalunya saat tinggal di Masjid
Sunan Kalijaga Kadilangu.
Latar
a. Tempat : Sekitar lingkungan Demak, Masjid Sunan Kalijaga
Kadilangu, Makam Kalijaga, Rumah H.Ahmad,

5
Sekolah Dasar
b. Waktu : Pagi, siang, sore, malam, fajar
c. Suasana : Lucu, mengharukan
Tokoh : Wahid, Sahid, Paijo, H.Ahmad, Ibu H.Ahmad, Kepala
sekolah
Watak
a. Sahid : Suka mencuri, kasih sayang, penurut
b. Wahid : Bertanggung jawab,baik,pintar,penyabar, kasih sayang
c. Paijo : Baik, suka menolong
d. H.Ahmad : Mudah marah, bijak, baik
e. Ibu H.Ahmad : Baik, kasih sayang, penyabar
f. Kepala sekolah : Tegas
Sudut Pandang : Sudut pandang pertama, karena menggunakan kata
ganti atau saya, dan pengarang seakan akan terlibat
dalam cerita dan bertindak seperti tokoh cerita.
Gaya Bahasa : Menggunakan gaya bahasa tak resmi,sederhana karena
Menggunakan kata kata orang tua zaman dahulu
misalnya, Nang, ojo ditutuk tutuk blekke ! Mengko
ndak rusak.
Amanat : Jangan pernah melihat penampilan luarnya saja.
Jangan pernah mencuri milik orang lain.

3. Mengupas Judul Ilir ilir


Judul film Ilir ilir berasal dari sebuah lagu tradisional yang berasal dari Jawa
Tengah yang berjudul ilir ilir. Film ini dinamakan ilir ilir karena Wahid yang terus
menyayikan lagu tersebut untuk penghantar tidur Sahid. Wahid adalah salah satu
tokoh dalam film ilir ilir. Sedangkan Sahid merupakan tokoh yang berperan sebagai
adik Wahid.Saat terjadi peristiwa yang sangat menyedihkan untuk Wahid, dia
menyanyikan lagu Ilir ilir untuk mencari Sahid yang dikiranya hilang, dan dia

6
akhirnya menemukan adiknya yang sedang tidur di belakang tembok.Wahid
menemukan adiknya karena Sahid berkata jangan berhenti mas pada saat Wahid
berhenti menyanyi.

4. Struktur Film Ilir Ilir

Struktur Paragraf
Orientasi Ilir ilir adalah film inspirasi Indonesia yang dirilis
pada tahun 2011. Konon kisah ini menginspirasi Sunan
Ampel untuk menciptakan sebuah tembang jawa yang
syarat dengan makna kehidupan di setiap baitnya. Film
ini diperankan oleh M. Syukron Najib berperan sebagai
Wahid Kecil, Romli berperan sebagai Wahid Dewasa,
Fajar Sayekti berperan sebagai Sahid Kecil, Ainul Bahar
Ilmi berperan sebagai Sahid Besar, Geo Azka Ones

7
berperan sebagai Paijo Kecil, Tolehah berperan sebagai
Paijo Dewasa, Abdul Halim berperan sebagai H. Ahmad,
Soraya berperan sebagai Ibu H. Ahmad, Ari Bubut
berperan sebagai Kepala Sekolah. Film ini menceritakan
tentang persaudaraan yang sangat dekat dan
mengharukan.
Tafsiran Sahid dan Wahid adalah anak yang ditinggal oleh
ibunya yang meninggal saat melahirkan Sahid dan
mereka ditinggal oleh ayahnya karena angin duduk. Atau
yang disebut dengan anak yatim piatu. Wahid yang
merupakan kakak dari Sahid bertanggung jawab untuk
mencari nafkah agar mereka bisa makan setiap hari dan
juga dia harus belajar untuk menghadapi ujian nasioal.
Sedangkan Sahid dia suka mencuri belimbing di kebun
pak haji. Wahid adalah anak yang pintar disekolahnya,
kemudian suatu hari kepala sekolah meminta Wahid
untuk pergi ke Gontor untuk melanjutkan pendidikannya.
Sehingga mereka terpaksa untuk berpisah selama
bertahun tahun.
Setelah beberapa tahun, Sahid kembali ke tempat
tinggal yang sangat dirindukannya itu dan yang paling
utama Sahid ingin bertemu dengan adiknya yaitu Sahid.
Pada saat turun dari bus, Wahid disambut oleh paijo,
H.Ahmad, dan Ibu H.Ahmad. Tanpa basa basi lagi
Wahid langsung memeluk mereka setelah bertemu ,
kemudian Wahid mencari Sahid yang sedang berlatih
untuk menabuh gendang. Setelah bertatap mata dengan
Sahid, tanpa pikir panjang Wahid langsung memeluk
adiknya itu.
Evaluasi Film yang menginspirasi kita ini dapat memberikan
apa pentingnya persaudaraan itu, dan sangat baik
ditonton untuk para generasi muda sekarang. Karena
film ini tidak mengajarkan hal hal yang negatif sama
sekali melainkan kita mendapatkan banyak hal positif
dari film ini.Kita hanya perlu mengambil sisi positifnya
saja, karena kita semua tahu apa arti dari persaudaraan
itu.
Rangkuman Dengan beberapa penjelasan di atas kita dapat
memahami lebih banyak kalimat yang dapat kita jadikan
motivasi seperti Cintai saudaramu seperti mencintai
dirimu sendiri. Sehingga kita dapat mengerti apa
artinya persaudaraan yang sangat berarti untuk kita.

Anda mungkin juga menyukai