Anda di halaman 1dari 14

1.

Jelaskan tentang hubungan level of manajemen, struktur keputusan, dan


karakteristik Informasi.
JAWAB :

Tingkat/level pengambilan keputusan manajemen yang didukung oleh


teknologi informasi dalam organisasi yang sukses (secara independen
dari ukuran, bentuk, dan peserta), dimana dalam pengambilan
keputusan pada tingkat/level yang berbeda dari organisasi akan
membuat keputusan yang lebih atau kurang terstruktur dan pengambil
keputusan juga membutuhkan produk informasi yang karakteristik,
atribut atau kualitas yang mengalami tiga dimensi waktu, konten, dan
bentuk

2. Jelaskan tentang Sistem Informasi Manajemen yang merupakan bagian


dari support for Management Decisions.
JAWAB :
Ada dua alasan penting mengapa manajemen membutuhkan sistem
pendukung yang mampu untuk meningkatkan pengambilan
keputusannya.
Keputusan untuk membangun sistem informasi yang dapat
memenuhi kebutuhan manajemen tingkat atas. Dengan hanya
mengandalkan system informasi manajemen tanpa bantuan sistem
pendukungnya, sulit bagi manajemen terutama di tingkat atas
untuk mengambil keputusan yang strategis. Hal ini disebabkan
karena umumnya pengambilan keputusan yang strategis tersebut
lebih bersifat kebijakan dengan dampak luas dan/ataupada situasi
yang tidak terstruktur.
Kebutuhan untuk menciptakan pelaporan dan proses pengambilan
keputusan yang memiliki arti (makna). Manajemen di sini di dorong
untuk bagaimana mengembangkan pelaporan yang lebih baik lagi
untuk pengukuran kinerja aktivitas yang dilaksanakannya dan
menginformasikan berbagai tipe pengambilan keputusan yang baru.
Dengan bantuan sistem pendukung yang disiapkan, maka hal ini
akan lebih memungkinkan manajemen untuk mendapatkan
pelaporan dan proses pengambilan keputusan yang lebih baik lagi.

Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System / DSS) Definisi


DSS Sistem berbasis komputer yang interaktif, yang membantu
pengambil keputusan memanfaatkan data dan model untuk
menyelesaikan masalahmasalah yang tak terstruktur. Mengapa
menggunakan DSS ?
Perusahaan beroperasi pada ekonomi yang tak stabil
Perusahaan dihadapkan pada kompetisi dalam dan luar negeri
yang meningkat
Perusahaan menghadapi peningkatan kesulitan dalam hal
melacak jumlah operasi-operasi bisnis
Sistem komputer perusahaan tak mendukung peningkatan
tujuan perusahaan dalam hal efisiensi, profitabilitas, dan mencari
jalan masuk pasar yang benar-benar menguntungkan

3. Jelaskan tentang macam-macam laporan yang dihasilkan oleh


Management Information System.
JAWAB :
Periodic Scheduled Reports yaitu laporan tradisional yang memberikan
informasi kepada manajer menggunakan format yang sudah
ditentukan yang dirancang untuk memberikan informasi kepada
manajer secara teratur. Contoh umum dari laporan terjadwal periodik
seperti laporan analisis penjualan harian atau mingguan dan laporan
keuangan bulanan.
Exception Reports yaitu laporan yang dihasilkan hanya jika kondisi
tertentu yang tidak biasa. Dalam kasus lain, laporan yang dihasilkan
secara berkala tapi berisi informasi dengan kondisi yang tidak biasa.
Misalnya, seorang manajer kredit mendapatkan laporan yang hanya
berisi informasi pada pelanggan yang telah melampaui batas kredit
mereka. Pelaporan Pengecualian (Exception Report) mengurangi
informasi yang berlebihan bukan pengambil keputusan besar dengan
laporan rinci periodik kegiatan usaha.
Demand Reports and Responses yaitu laporan yang berisi Informasi
yang tersedia setiap kali manajer meminta. Misalnya, Web browser,
bahasa query DBMS, dan generator laporan memungkinkan manajer di
workstation PC untuk mendapatkan tanggapan langsung atau untuk
menemukan dan memperoleh laporan yang disesuaikan sebagai akibat
dari permintaan mereka untuk informasi yang mereka butuhkan.
Dengan demikian, manajer tidak perlu menunggu laporan berkala tiba
sesuai jadwal.
Push Reporting yaitu laporan dengan Informasi yang didorong ke
workstation jaringan seorang manajer. Banyak perusahaan yang
menggunakan software webcasting untuk menyajikan laporan secara
selektif.

4. Report yang seperti apa yang dapat memberikan informasi masalah lebih
cepat. Jelaskan.
JAWAB :
Laporan yang menonjolkan informasi terpenting
Harus seringkas mungkin
Harus disediakan dukungan
Sistem pelaporan manajemen biasanya dalam transisi
Setiap laporan harus berformat keputusan
Terstruktur untuk melaporkan suatu kinerja

5. Apa yang anda ketahui tentang Analysis dari Decision Support System.
JAWAB :
Yaitu sistem pendukung keputusan yang melibatkan proses pemodelan
analitis interaktif. Misalnya, menggunakan paket perangkat lunak tertentu
untuk mendukung keputusan yang dapat mengakibatkan beberapa
tampilan dalam menanggapi alternatif apa yang didapat jika ada
perubahan yang dimasukkan oleh manajer. DSS sebenarnya merupakan
implementasi teori-teori pengambilan keputusan yang telah
diperkenalkan oleh ilmu-ilmu seperti operation research dan management
science. Hanya bedanya adalah bahwa jika dahulu untuk mencari
penyelesaian masalah yang dihadapi harus dilakukan perhitungan iterasi
secara manual (biasanya untuk mencari nilai minimum, maksimum, atau
optimum), saat ini komputer PC telah menawarkan kemampuannya untuk
menyelesaikan persoalan yang sama dalam waktu relatif singkat.Dalam
kedua bidang ilmu di atas, dikenal istilah decision modeling, decision
theory, dan decision analysis yang pada hakekatnya adalah
merepresentasikan permasalaha n manaje-men yang dihadapi setiap hari
ke dalam bentuk kuantitatif (misalnya dalam bentuk model matematika).
6. Mengapa unstructured decision diusahakan menjadi semi structured
decision. Haruskan ini dilakukan. Jelaskan.
JAWAB :
Karena Informasi untuk pengambilan keputusan tidak terstruktur tidak
mudah untuk didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya berasal
dari lingkungan luar dan pengalaman manajer merupakan hal yang
sangat penting di dalam pengambilan keputusan tidak terstruktur.Oleh
karena itu dibutuhkan semi structured decision dimana keputusan
sebagian dapat diprogram, sebagian berulang-ulang dan rutin sehingga
terdapat kebutuhan untuk membuat penilaian serta pertimbangan
subjektif sebagai pelengkap analisis data yang formal.Karena Informasi
untuk pengambilan keputusan tidak terstruktur tidak mudah untuk
didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya berasal dari
lingkungan luar dan pengalaman manajer merupakan hal yang sangat
penting di dalam pengambilan keputusan tidak terstruktur.Oleh karena itu
dibutuhkan semi structured decision dimana keputusan sebagian dapat
diprogram, sebagian berulang-ulang dan rutin sehingga terdapat
kebutuhan untuk membuat penilaian serta pertimbangan subjektif
sebagai pelengkap analisis data yang formal.

7. Apakah yang dimaksud dengan Drill Down dan Critical Success Factors
dalam Executive Information System.
JAWAB :
Drill down adalah kemampuan penting yang menjadikan user dapat
mengurai data sampai ke detilnya. Sebagai contoh, laporan harian
perusahaan dapat di-drill down untuk menemukan penjualan harian
dalam satu wilayah, atau berdasarkan produk, atau berdasarkan
penjualnya. Drill down ini membantu user untuk mengidentifikasi masalah
(ataupun peluang) yang ada.
Critical Success Factors (CSF) menrupakan salah satu factor Penentu
Keberhasilan EIS ( Executive Information System ) Dengan EIS
memungkinkan eksekutif memantau seberapa baik perusahaan berjalan
dalam hal tujuan dan factor-faktor penentu keberhasilan. Faktor-faktor ini
dalam setiap perusahaaanberbeda-beda tergantung dari kegiatan yang
dilakukan
Contoh : Industri kendaraan bermotor, CSF yang diyakini : model, jaringan
dealer yang efisien dan pengendalian biaya manufaktur yang kuat.
Industri asuransi jiwa, CSF yang diyakini : pengembangan personil
manajemen agen, pengendalian personil administrative dan inovasi
dalam menciptakan produk-produk asuransi.

8. Apakah Online Analytical Processing System menjadi keharusan. Mengapa


JAWAB :
OLAP merupakan suatu sistem atau teknologi yang dirancang untuk mendukung
proses analisis kompleks dalam rangka mengungkapkan kecenderungan pasar
dan faktor-faktor penting dalam bisnis.
Keuntungan OLAP:
Meningkatkan produktifitas pemakai akhir bisnis, pengembang IT, dan
keseluruhan organisasi. Pengawasan yang lebih dan akses tepat waktu
terhadap informasi strategis dapat membuat pengambilan keputusan
lebih efektif.
Mengurangi backlog pengembangan aplikasi bagi staf IT dengan
membuat pemakai akhir dapat merubah schema dan membangun model
sendiri.
Penyimpanan pengawasan organisasi melalui integritas data koorporasi.
Sebagai aplikasi OLAP tergantung pada data warehouse dan sistemOLTP
untuk memperbaharui sumber tingkatan data mereka.
Mengurangi aktifitas query dan lalulintas jaringan pada system OLAP atau
pada data warehouse.
Meningkatkan hasil dan keuntungan secara potensial dengan mengizinkan
organisasi untuk merespon permintaan pasar lebih cepat.

9. Jelaskan tentang pendekatan system dalam penyelesaian masalah.


JAWAB :

Pemecahan Masalah
Masalah : Suatu kondisi yang memiliki potensi untuk menimbulkan kerugian
atau keuntungan luar biasa.
Pemecahan Masalah : Tindakan memberi respon terhadap masalah untuk
mengatasi akibat buruknya atau memanfaatkan peluang keuntungan.
Masalah tidak terstruktur = Manajer
Masalah Terstrktur = Komputer
Masalah Semi Terstruktur = Manajer & Komputer
Pentingnya pemecahan masalah didasarkan pada konsekuensinya bukan
jumlah waktu.
Keputusan : Pemilihan suatu strategi atau tindakan
Pengambilan Keputusan : Tindakan memilih strategi/ aksi yang manajer
yakini akan memberikan solusi tebaik atas masalah.
Gejala : Kondisi yang dihasilkan oleh masalah.
Gejala menyerupai puncak gunung Es = Manajer harus mencari
penyebab masalah dibalik gejala.
Suatu masalah adalah penyebab dari sutu persoalan atau penyebab dari
suatu peluang
Struktur Masalah
1. Masalah Terstruktur : Terdiri dari elemen dan hubungan-hubungan antar
elemen yang dapat dipahami oleh pemecah masalah.
2. Masalah tak Terstruktur : Terdiri dari elemen atau hubungan-hubungan
antar elemen yang tidak dipahami oleh pemecah masalah.
3. Masalh Semi terstruktur : Masalh yang berisi sebagian elemen atau
hubungan antar elemen yang dimengerti oleh pemecah masalah.

Pendekatan Sistem
Merupakan Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memastikan
bahwa masalah dipahami, solusi alternative dipertimbangkan dan solusi yang
dipilih bekerja.

Tahap dan Langkah Pendekatan Sistem


1. Usaha Persiapan
Mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah = menyediakan
orientasi sistem. Langkah :
Memandang perusahaan sebagai suatu sistem = menggunakan model
sistem umum perusahaan.
Mengenali sistem lingkungan = menempatkan perusahaan sebagai
suatu sistem dalam lingkungannya.
Mengidentifikasi subsistem perusahaan = subsistem sebagai bentuk
area-area fungsional, tingkat-tingkat manajemen sebagai subsitem,
arus sumber daya sebagai dasar membagi perusahaan menjadi
subsistem.

2. Usaha Definisi
Identifikasi masalah : Suatu masalah ada atau akan ada.
Pemahaman masalah : mempelajari untuk mencari solusi
Pemicu masalah : sinyal umpan balik yang menunjukkan hal-hal lebih baik
atau buruk. Langkah :
Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem : Tiap tingkatan manajemen
adalah suatu subsistem.
Yang dilakukan oleh seorang manajer : mempelajari posisi sistem
dihubungkan dengan lingkungan, menganalisis sistem menurut
subsistem-subsistem.
Menganalisis bagian sistem dalam urutan tertentu. Pada saat
mempelajari tiap tingkat system, elemen-elemen sistem dianalisis
secara berurutan :
a. Mengevalusai standar : Standar harus sah, realistic, dimengerti,
terukur.
b. Membandingkan output sistem dengan standar
c. Mengevaluasi Manajemen
d. Mengevaluasi pemrosesan Informasi
e. Mengevaluasi input dan sumber daya input
f. Mengevaluasi proses tranformasi
g. Mengevaluasi sumber daya output
3. Usaha Solusi
Mengidentifikasi solusi alternative
Manajer harus mengidentifikasi bermacam-macam cara untuk
memecahkan permasalahan yang sama. Contoh : computer tidak
dapat menangani volume aktifitas kegiatan perusahaan, alternatifnya :
menambah computer, mengganti computer, mengganti dengan
jarinagan computer.
Mengevaluasi solusi alternative : mempertimbangkan kerugian dan
keuntungan dari setiap alternative
Memilih solusi terbaik : mengambil satu alternative
Menerapkan solusi terbaik
Membuat tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu efektif :
Manajer harus memastikan solusi mencapai kinerja yang direncanakan.

Faktor Pribadi Yang mempengaruhi Pemecahan Masalah


Tiap manajer memiliki gaya pemecahan masalah yang unik, gaya ini dapat
mempengaruhi dalam :
1. Merasakan masalah
2. Mengumpulkan Informasi
3. Menggunakan Informasi

Pendekatan sistem dalam perspektif


Hal yang diperhatikan :
1. Pendekatan sistem sebenarnya hanyalah akal sehat
2. Pendekatan sistem hanyalah satu cara memecahkan suatu masalah
3. Pendekatan sistem adalah metodologi system dasar

10. Feasibility study dalam pengembangan system terdapat 4. Jelaskan


tentang hal tersebut.
JAWAB :
Pengembangan Sistem Informasi (PSI)
a Technical feasibility/kelayakan teknis/teknologi: mengevaluasi apakah
PSI yang akan dilakukan mampu menghasilkan SI baru yang jauh lebih
mengefektifkan dan mengefisienkan proses-proses bisnis,
memecahkan berbagai masalah, meningkatkan kualitas pengambilan
keputusan, mewujudkan strategi-strategi perusahaan, serta
mempertahankan keunggulan daya saing untuk jangka panjang yang
ditetapkan.
b Economic feasibility/kelayakan ekonomi: mengevaluasi apakah PSI
yang akan dilakukan tidak mengganggu (tidak berisiko tinggi terhadap)
keuangan perusahaan serta memiliki waktu untuk terlibat didalam
proyek baik secara langsung maupun tidak langsung. Mengevaluasi
pula apakah SI yang diusulkan akan mampu lebih menghemat biaya
untuk jangka panjang, meningkatkan pendapatan dan kemampuan
memperoleh keuntungan (profitabilitas) dengan melakukan
cost&benefit analysis (analisis biaya dan manfaat).
c Operational Feasibility/Kelayakan operasional: Mengevaluasi seberapa
baikkah SI yang diusulkan mampu:
Membantu mewujudkan strategi-strategi perusahaan pengguna
termasuk prioritas-prioritas.
Memecahkan berbagai masalah pada setiap proses bisnis baik
yang bersifat rutin, semi rutin, maupun tidak rutin.
Sesuai dengan struktur organisasi yang ada.
d Legal and political feasibility/kelayakan dari segi hukum dan politik:
mengevaluasi apakah proyek PSI yang akan dilakukan memenuhi
kriteria berikut:
Tidak melanggar undang-undang hak cipta, hak paten, maupun
merek dagang.
11. Jelaskan dan berikan contoh bagaimana system yang lama dikonversi
kedalam system yang baru.
JAWAB :
Konversi adalah proses perubahan dari sistem yang lama ke yang baru.
Banyak elemen yang harus dikonversi, yaitu hardware, software, file data,
dan prosedur. Prosesnya selesai ketika sistem yang baru telah menjadi
bagian rutin dan berjalan pada sistem. Ada empat pendekatan konversi
untuk mengubah sistem yang lama ke sistem yang baru :
Konversi Langsung (Direct Conversion)
Konversi Paralel (Parallel Conversion)
Konversi Bertahap (Phase-ln Conversion)
Konversi Pilot {Pilot Conversion)

12. Apakah yang dimaksud dengan Marketing Information System, Finance


Information system.
JAWAB :
Sistem teknologi informasi pemasaran (marketing information system)
Sistem Informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi
pemasaran Misal: Ringkasan p), mencakup 4P: Product (Produk), Place
(Tempat),Promotion, (Promosi), Price (Harga).

Sistem teknologi informasi akuntansi (accounting information system)


Sistem Informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi
keuangan (Departemen/Bagian Keuangan). Mencakup semua transaksi
yang berhubungan dengan fungsi keuangan perusahaan. Misal: Cash Flow
dan informasi pembayaran
enjualan. Mendukung keputusan yang berkaitan dengan bauran
pemasaran (Marketing Mix

13. Apakah yang dimaksud dengan Manufacture Information System dan


Human Resources Information system.
JAWAB :
Sistem teknologi informasi produksi (production information systems atau
manufacturing information )
Sistem Informasi yang bekerja sama dengan sistem informasi lain untuk
mendukung manajemen perusahaan (perencanaan maupun
pengendalian) dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan
produk atau jasa yang dihasilkan. Misal: data bahan mentah, profil vendor
baru, jadwal produksi.
14. Apa yang dimaksud dengan kejahatan dibidang teknologi informasi.

JAWAB :
Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang timbul karena
pemanfaatan teknologi internet. Beberapa pendapat mengindentikkan
cybercrime dengan computer crime. The U.S. Department of Justice
memberikan pengertien computer crime sebagai:
any illegal act requiring knowledge of computer technology for its
perpetration, investigation, or prosecution.
Pengertian tersebut identik dengan yang diberikan Organization of
European Community Development, yang mendefinisikan computer crime
sebagai:
any illegal, unehtical or unauthorized behavior relating to the automatic
processing and/or the transmission of data.
Adapun Andi Hamzah (1989) dalam tulisannya Aspek-aspek Pidana di
Bidang komputer, mengartikan kejahatan komputer sebagai:
Kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai
penggunaan komputer secara illegal.
Dari beberapa pengertian di atas, secara ringkas dapat dikatakan bahwa
cybercrime dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum yang
dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan
teknologi komputer dan telekomunikasi.

15. Apa yang harus dilakukan agar data-data berharga terbebas dari
kerusakan baik secara disengaja maupun tidak.
JAWAB :
SIM sebagai suatu sistem yang terbuka tidak dapat dijamin sebagai suatu
sistem yang bebas dari kesalahan, kekurangan dan penyelewengan umum
lainnya. Oleh karena itu pengendalian harus diterapkan untuk mencegah atau
menjaga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan tersebut. Pengendalian sistem
informasi berguna untuk melindungi dirinya sendiri agar dapat terus
melangsungkan hidupnya.
Pengendalian sistem informasi dapat dikategorikan menjadi dua yaitu :
1. Pengendalian secara umum (general control)
2. Pengendalian aplikasi (application control)
1. Pengendalian secara umum
Merupakan pengendalian diluar aplikasi sistem pengolahan data. Pengendalian
secara umum dapat dikelompokan menjadi 6 macam pengendalian yaitu:
Pengendalian organisasi : Pengendalian organisasi dapat dilakukan melalui
pemisahan tugas (segregation of duty) dan pemisahan tanggung jawab
(segregation of responsibility) yang tegas. Hal ini dapat ditunjukan oleh
suatu struktur organisasi yang memberikan batasan-batasan wewenang
dan tanggung jawab seseorang sesuai kedudukannya dalam organisasi.
Pengendalian dokumentasi : Mempelajari cara mengoperasikan sistem,
Sebagai bahan pelatihan, Sebagai dasar pengembangan sistem lebih
lanjut pada masa mendatang, Sebagai dasar bila akan memodifikasi atau
memperbaiki sistem di masa mendatang, Sebagai materi acuan bagi
pemeriksa sistem untuk evaluasi
Pengendalian perangkat keras : Pengendalian perangkat keras merupakan
suatu sistem pengendalian yang telah dipasang (built in) pada perangkat
keras komputer oleh pabrik pembuatnya atau dalam perangkat keras
lainnya yang digunakan dalam suatu sistem informasi. Pengendalian ini
dimaksudkan untuk mendeteksi adanya kesalahan atau tidak
berfungsinya perangkat keras (hardware mulfunction) selama
pengoperasian sistem.
Pengendalian keamanan fisik : Pengendalian keamanan fisik perlu
dilakukan untuk menjaga keamanan terhadap perangkat keras, perangkat
lunak, dan manusia yang tergabung dalam organisasi. Teknik
pengendalian fisik yang biasa diterapkan adalah sebagai berikut :
Pengawasan terhadap pengaksesan fisik, Pengaturan lokasi fisik,
Penggunaan alat-alat pengaman
Pengendalian keamanan data : Pengendalian keamanan data bertujuan
untuk menjaga integrasi dan keamanan data. Pengendalian keamanan
data merupakan pencegahan terhadap data yang tersimpan dalam
memori sekunder supaya tidak hilang, rusak atau diakses oleh orang
orang yang tidak berhak.
Pengendalian komunikasi data : Pengendalian komunikasi data diperlukan
apabila sistem informasi menggunakan suatu jaringan komunikasi data.
Pengendalian komunikasi data dimaksudkan untuk menjaga keamanan
dari data selama proses pengiriman dan untuk menangani kesalahan
selama proses pengiriman data.
2. Pengendalian Aplikasi
Pengendalian komunikasi data diperlukan apabila sistem informasi
menggunakan suatu jaringan komunikasi data. Pengendalian komunikasi data
dimaksudkan untuk menjaga keamanan dari data selama proses pengiriman dan
untuk menangani kesalahan selama proses pengiriman data.
Pengendalian aplikasi merupakan pengendalian yang diterapkan selama proses
pengolahan data berlangsung. Pengendalian aplikasi dapat dikategorikan ke
dalam tiga kelompok :
Pengendalian Masukan : Pengendalian masukan mempunyai tujuan untuk
meyakinkan bahwa data transaksi yang benar ( valid) telah lengkap,
terkumpul semuanya, serta bebas dari kesalahan sebelum dilakukan
proses pengolahan. Agar data yang dimasukan dapat benar-benar bebas
dari kesalahan, maka pengendalian harus dimulai sejak proses
penangkapan data (data capture).
Pengendalian Pengolahan : Tujuan pengendalian pengolahan adalah untuk
mencegah kesalahan-kesalahan yang terjadi selama proses pengolahan
data yang dilakukan sebelum data dimasukan ke dalam komputer.
Pengendalian Keluaran : Bentuk keluaran dapat berupa laporan yang
dicetak (hard copy) dan laporan yang ditampilkan di monitor (soft
copy).Pengendalian yang dapat dilakukan adalah Menyelenggarakan
sistem penyimpanan media laporan tercetak, Pengendalian teradap
pengaksesan, Pemberian nomor urut

16. Apakah ada hubungan antara etika dan security dalam penggunaan
teknologi sehari-hari. Jelaskan.
JAWAB :
Penggunaan teknologi informasi dalam bisnis memiliki dampak besar
pada masyarakat dan akhirnya akan menimbulkan berbagai isu etika
dalam hal kejahatan, privasi, individualitas, pemberian kerja, kesehatan,
serta kondisi kerja. Akan tetapi, kita juga harus menyadari bahwa
teknologi informasi memiliki hasil yang bermanfaat dan juga merusak
pada masyarakat serta orang-orang di setiap area ini. Contohnya,
mengkomputerisasikan proses produksi dapat memiliki pengaruh negatif
dari adanya peniadaan pekerjaan manusia, tetapi juga memberi hasil
yang bermanfaat dari peningkatan kondisi kerja dan dapat memproduksi
produk dengan kualitas yang lebih tinggi dengan biaya lebih rendah.
Tujuan dari manajemen keamanan adalah untuk akurasi, integritas, dan
keamanan proses serta sumber daya semua sistem informasi. Jadi,
manajemen keamanan yang efektif dapat meminimalkan kesalahan,
penipuan, dan kerugian dalam sistem informasi yang saling
menghubungkan perusahaan saat ini dengan para pelanggan, pemasok,
dan stakeholder lainnya.

17. Aspek apa saja yang harus diperhatikan bila seseorang telah commit
pada penggunaan teknologi informasi.
JAWAB :
Privasi, menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi
pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang memang tidak diberi
ijin untuk melakukannya
Akurasi, terhadap informasi merupakan faktor yang harus dipenuhi
oleh sebuah sistem informasi. Ketidakakurasian informasi dapat
menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dam bahkan
membahayakan.
Properti, Perlindungan terhadap hak property yang sedang
digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI (Hak Atas
Kekayaan Intelektual). Kekayaan Intelektual diatur melalui 3
mekanisme yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia
perdagangan (trade secret).
Aksesibilitas, hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya
untuk mengaksesnya
18. Apa yang dimaksud dengan criminal dalam teknologi informasi.
JAWAB :
Kriminal dalam IT merupakan perbuatan atau tindakan melawan hukum
yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada
kecanggihan teknologi komputer dan telekomunikasiKriminal dalam IT
merupakan perbuatan atau tindakan melawan hukum yang dilakukan
dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi
komputer dan telekomunikasi

19. Apa yang dilakukan para criminal dalam bidang IT dalam melakukan
aksinya.
JAWAB :
Para Kriminal melakukan segala sesuatu dari mencuri kekayaan
intelektual dan melakukan penipuan untuk melepaskan virus dan
melakukan tindakan cyberterrorism. Contohnya seperti :
Hacking and Cracking yaitu penggunaan obsesif komputer atau
akses yang tidak sah dan penggunaan sistem komputer jaringan
Cyber-Theft yaitu Mencuri informasi keuangan dan / atau pribadi
melalui penggunaan komputer untuk membuat penipuan atau
penggunaan illegal lainnya.
Cyberterrorism adalah suatu bentuk kegiatan terencana yang
termotivasi secara politis yang berupa serangan terhadap
informasi, sistim komputer, program komputer dan data
sehingga mengakibatkan kerugian besar serta jatuhnya korban
tak berdosa yang di lakukan oleh kelompok grup atau
perorangan

20. Jelaskan tentang Disaster Recovery


JAWAB :
Disaster Recovery yaitu memulihkan fungsi utama dari sekumpulan IT System
dan komponen-komponen infrakstruktur yang terlibat didalamnya ketika terjadi
bencana dengan secepat mungkin dan menekan angka kehilangan data
seminimal mungkin
Secara umum DRC berfungsi untuk:
Meminimalisasi kerugian finansial dan nonfinansial dalam meghadapi
kekacauan bisnis atau bencana alam meliputi fisik dan informasi berupa
data penting perusahaan
Meningkatkan rasa aman di antara personel, supplier, investor, dan
pelanggan