Anda di halaman 1dari 24

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA : NINDI PRASETYANINGRUM

NIM : 06111281419031

MATERI : HUKUM KEKEKALAN MOMENTUM

(AIR TRACK)

KURIKULUM 2013 (REVISI)


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)

Satuan Pendidikan : Sekolah Menegah Atas


Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Belitang
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : X/2
Tema / Topik : Implus dan Momentum
Sub. Tema / Sub Topik : Hukum Kekekalan Momentum
Alokasi Waktu : 3 x 45 menit

A. Kompetensi Inti :
KI.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI.3 Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan
prosedural) berdasarkan ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian rasa tampak mata
KI.4 Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca,menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar :
3.7 Memahami konsep impuls dan hukum kekekalan momentum
4.7 Menggunakan konsep impuls dan momentum dalam memecahkan masalah
sehari-hari
C. Indikator Pencapaian Pembelajaran :
1. Menunjukkan sikap ilmiah (kritis, objektif, toleran) pada saat melaksanakan
praktikum.
2. Menunjukkan perilaku dan sikap jujur, teliti, dan tanggung jawab.
3. Menyebutkan pengertian impuls dan momentum
4. Menuliskan hubungan impuls dan momentum
5. Menyelesaikan permasalahan tentang impuls dan momentum
6. Menyebutkan bunyi hukum kekekalan momentum
7. Menyebutkan dan mendefinisikan macam-macam tumbukan
8. Menyelesaikan permasalahan tentang tumbukan

D. Tujuan Pembelajaran :
1. Nilai-nilai karakter (sikap)
Melalaui keterlibatan dalam seluruh proses pembelajaran, siswa mampu
menunjukkan sikap ilmiah.
1. Memiliki rasa ingin tahu terhadap materi yang dibahas
2. Jujur dalam melaporkan data percobaan
3. Teliti dalam menggunakan alat praktikum hukum 2 Newton
4. Tanggung jawab dalam pelaksanaan praktikum dan mengerjakan tugas
5. Kreatif dalam mengerjakan tugas dan praktikum
2. Akademik (pengetahuan)
1. Melalui penjelasan guru (C), siswa (A) dapat menyebutkan pengertian
impuls dan momentum (B) dengan benar (D).
2. Melalui penjelasan guru (C), siswa (A) dapat menuliskan hubungan
impuls dan momentum (B) dengan benar (D).
3. Melalui kegiatan diskusi kelompok (C), siswa (A) dapat menyelesaikan
permasalahan tentang impuls dan momentum (B) dengan baik (D).
4. Melalui kegiatan diskusi kelompok (C), siswa (A) dapat menyebutkan
bunyi hukum kekekalan momentum
5. Melalui kegiatan praktikum (C), siswa (A) dapat menyebutkan dan
mendefinisikan macam-macam tumbukan.
6. Melalui kegiatan praktikum (C), siswa (A) dapat menyelesaikan
permasalahan tentang tumbukan

3. Keterampilan
1. Siswa terampil melakukan percobaan Hukum kekekalan momentum.
2. Siswa terampil menggunakan rel udar, kereta, pegas tumbu, velcro dan
alat percobaan air track lain dengan benar.
3. Siswa teliti dalam mengambil data percobaan dengan baik.
4. Siswa trampil mengelola data hasil pengamatan dengan benar.
5. Siswa trampil mempersentasikan hasil praktikum dengan baik.

E. Materi Pembelajaran
Momentum didefinisikan sebagai hasi kali massa benda dengan kecepatannya,
dan termasuk dalam besaran vektor.dalam system SI satuan momentum adalah kg
m/s.Jika massa benda adalah m dan kecepatannya v, maka vektor dan besaran
momentum dirumuskan dengan :

Semakin cepat suatu benda bergerak, semakin besar momentumnya. Dan semakin
besar massa benda, semakin besar momentumnya.

FA Fb
mA
mB

Kita tinjau tumbukan antara dua benda diatas, tumbukan yang bekerja pada
benda A oleh benda B sama besar di atas antara dua benda yang bermassa m A dan mB
,dalam selang tumbukan yang singkat itu kedua benda saling memberikan gaya pada
yang lainnya.Menurut hukum Newton ketiga,pada saat gaya FA yaitu gaya yang
bekera pada benda dan berlawanan arah dengan gaya FB yaitu gaya pada benda B oleh
benda A. Perubahan momentum benda A akibat tumbukan ini adalah :

= dt = t

Dengan adalah harga rata-rata gaya dalam selang waktu tumbukan

Perubahan momentum benda B akibat tumbukan adalah :

Dengan adalah harga rata-rata gaya dalam selang waktu tumbukan :


Jika tidak ada gaya lain yang bekerja maka dan menyatakan perubahan

momentum total masing masing benda.Tetapi telah di ketahui misalkan dua buah

benda (A dan B) dengan massa m dan m bergerakdengan kecepatan dan .

Kecepatan benda setelah tumbukan dan . Hukum kekekalan momentum dapat

di tuliskan sebagai berikut :

Jika dapat mengukur kecepatan kedua system sebelum dan sesudah tumbukan, massa
benda bias diketahui, maka hukum kekekalan momentum dapat dibuktikan. Agar

dapat membedakan jenis tumbukan yaitu koefisien restitusi .

Macam-macam tumbukan :

1. Tumbukan lenting sempurna

Pada tumbukan elastis sempurna, energi mekanik sistem kekal serta berlaku
hukum kekekalan momentum dan hukum kekekalan energi kinetik.Hukum kekekalan
momentum dapat dilihat pada persamaan berikut:
m v1 + m v2 = m v1I + m v2I
Hukum kekekalan energi kinetik dapat ditulis :
Ek1 + Ek2 = Ek1I + Ek2I
m1 v1 + m2 v2 = m1 v1I + m2 v2I
m1 v1 + m2 v2 = m1 v1I + m2 v2I
Nilai koefisien restitusi pada tumbukan elastis sempurna, e = 1 Contoh peristiwa
tumbukan elastis sempurna adalah tumbukan antara dua bola billyard, tumbukan
antara molekul gas dalam ruang, dsb.

2. Tumbukan lenting sebagian

Pada tumbukan elastis sebagian hanya berlaku hukum kekekalan momentum dan nilai
koefisien restitusi adalah 0 < e <1. Contoh peristiwa tumbukan ini dalam kehidupan
sehari-hari adalah bola jatuh ke lantai atau bola yang dilemparkan ke dinding.

3. Tumbukan tak lenting sama sekali

Tumbukan tak elastis terjadi jika setelah bertumbukan kedua benda menyatu dan
bergerak bersama-sama. Pada tumbukan ini hanya berlakuhukum kekekalan
momentum. Pada tumbukan ini hukum kekekalan momentum dapat dituliskan:
m1 v1 + m2 v2 = (m1 + m2 ) vI
Nilai koefisien elastisnya e = 0. Contoh tumbukan tak elastis adalah dapat ditemui
dalam ayunan balistik

F. Model/Metode Pembelajaran

Pendekatan : Scientific
Model pembelajaran : Discovery Learning

Metode : Eksperimen, Diskusi Kelompok, Tanya Jawab

G. Media, Alat dan Sumber Belajar

Media : Simulasi Power Point


Alat : Perangkat praktikum, , LKS, LCD.
Sumber Belajar : Buku pegangan Fisika Kelas X/1 yang relevan.

H. Kegiatan Pembelajaran

Sintak
(Discovery Deskripsi Kegiatan
Kegiatan Learning) Waktu
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa

Pendahuluan (Menciptakan - Memusatkan perhatian - Siswa 10


Situasi/Simulasi) siswa melalui kegiatan menjawab
memberi salam, berdoa salam
dan mengecek
kehadiran siswa.
- Guru menyajikan
- Siswa
masalah konseptual dan
mendengarkan
kontekstual yang dapat
pertanyaan dari
memotivasi siswa
guru
dengan bertanya:
Mengapa sesorang
yang melepaskan
peluru pada senapan,
senapan dan orang
tersebuat akan mundur
kebelakang?
- Siswa diajak untuk
mengamati dan - Siswa
menyebutkan kejadian menyimak
kejadian yang
berhubungan dengan
tumbukan.
- Guru memberikan
kesempatan kepada
- Siswa mencoba
siswa lain untuk
menjawab.
menjawab pertanyaan
dari temannya.
- Guru menampung
- Siswa
semua jawaban tanpa
menyimak
membenarkan atau
menyalahkan jawaban
dari para siswa. - Siswa
- Guru menjelaskan
menyimak
tujuan serta sub materi
pembelajaran yang
akan diajarkan
Inti (Pembahasan - Guru menyajikan - Siswa 35
Tugas ) pelajaran sesuai dengan Menyimak
materi yang akan
diajarkan.
- Siswa
- Guru memberikan
Menyebutkan
kesempatan kepada
fenomena yang
siswa untuk
mereka ketahui
menyebutkan contoh
lain dari fenomena
jenis-jenis tumbukan
dalam kehidupan
sehari-hari.
- Guru membagi siswa - Siswa
kedalam beberapa mengikuti
kelompok secara perintah guru.
heterogen.
- Guru memberikan LKS - Siswa membaca
kepada tiap kelompok. lks

- Siswa
- Guru menjelaskan
memperhatiakan
langkah kerja
dan menanya.
percobaan yang akan
dilakukan pada LKS.
- Siswa diberikan
kesempatan untuk - Siswa bertanya

menyakan hal-hal yang bila kurang

belum dimengerti pada mengerti

LKS yang telah


diberikan
(Identifikasi - Guru memberikan - Siswa 40
Masalah) informasi mengenai Menyimak
pembuktian konsep dan
prinsip gerak yang
terjadi pada benda
secara ilmiah yang
- Siswa
akan dibuktikan dalam
melakukan
percobaan.
eksperimen
- Guru membimbing
siswa melakukan
- Siswa
percobaan untuk bisa
berdiskusi
membuktian konsep
untuk
dan prinsip tumbukan.
menjabarakan
- Guru membimbing
hasil
kelompok siswa yang
eksperimen
mengalami kesulitan
yang telah
dalam Ekperimen dan
dilakukan.
Mengolah data.
(Pengolahan - Guru membimbing - Siswa membuat 30
Analisa Data) siswa membuat laporan laporan
hasil percobaan.
- Siswa
- Guru meminta salah
mempresentasik
satu kelompok untuk
an hasil
mempresentasikan hasil
percobaan.
diskusi kelompok di
- Siswa
depan kelas.
menanyakan hal
- Guru memberikan
yang belum
kesempatan kepada
dimengerti.
siswa untuk
menanyakan hal-hal
yang belum dimengerti
- Siswa
sebelum kegiatan
mengerjakan tes
presentasi diakhiri .
secara
- Guru memberikan tes
individual.
untuk mengetahui
sejauh mana siswa
memahami materi
kekekalan momentum.
(Verifikasi) - Guru memberikan - Siswa 10
penguatan berupa menyimak dan
konsep konsep mencatat.
penting, seperti
memberikan rumus
yang benar dan rumus
yang menguatkan
konsep dalam
- Siswa
percobaan hukum
Menerima
kekekalan momentum.
Apresiasi.
- Guru memberikan
penghargaan kepada
- Siswa
kelompok yang
menyimak dan
berdiskusi dengan baik
bertanya
dalam proses diskusi.
- Guru memberikan
kesempatan siswa
untuk bertanya sebelum
pembelajaran diakhiri
Penutup (Generalisasi) - Siswa bersama guru - Siswa 10
membuat simpulan menyimpulkan
akhir tentang materi bersama-sama.
yang diajarkan.
- Siswa mencatat
- Guru memberikan tugas tugas.
berupa pekerjaan rumah
kepada siswa. - Siswa
menyimak
- Guru menyampaikan
materi selanjutnya agar
siswa mempersiapkan - Siswa Berdoa
diri sebelum
pembelajaran
- Guru meminta siswa - Siswa
untuk memimpin doa menjawab
penutup. salam.
- Guru mengakhiri
Pembelajaran dengan
mengucapkan salam
wasalamualaikum
wr.wb
I. Penilaian
1. Penilaian Kognitif
a.Teknik penilaian
Penilaian ini dilakukan dengan menganalisis hasil pengerjaan kuis dan
pekerjaan rumah siswa.
b. Prosedur Penilaian
Menilai setiap jawaban siswa sesuai dengan pedoman penskoran
Merekapitulasi scor pada setiap item soal
c.Instrumen penilaian
Instrumen yang digunakan berupa tes essay,kunci jawaban,dan penskoran ( terlampir).

2. Penilaian Afektif
a.Teknik Penilaian
Penilaian ini dilakukan dengan mengobservasi aktifitas siswa yang muncul
dalam pembelajaran.
b. Prosedur Penilaian
Guru mengamati aktivitas siswa yang muncul dalam pembelajaran
Memberikan nilai setiap aktivitas yang muncul sesuai dengan pedoman
penskoran
Merekapitulasi hasil penskoran dan mengkreteriakan sesuai ketentuan
c.Instrumen penilaian
Instrumen yang digunakan pedoman penskoran penilaian afektif dan
lembar observasi penilaian psikomotor (terlampir).
3. Penilaian Psikomotor
a.Teknik Penilaian
Penilaian ini dilakukan dengan mengobservasi siswa selama melakukan
praktikum
b. Prosedur penilaian
Guru mengamati aktivitas penyelidikan siswa yang muncul selama
praktikum;
Memberikan nilai setiap aktivitas penyelidikan yang muncul sesuai
dengan pedoman penskoran
Merekapitulasi hasil penskoran sesuai ketentuan
c.Instrumen penilaian
Instrumen yang digunakan berupa pedoman penskoran penilaian
psikomotorik dan lembar observasi penilaian psikomotor (terlampir).

Belitang. Februari 2017

Mengetahui;
Kepala Sekolah Guru Fisika
Nindi Prasetyaningrum
NIP. NIM : 06111281419031
Lampiran 1

Tugas Rumah

Kerjakan soal soal berikut dengan benar!

1) Kayu dengan massa 0,8 kg digantungkan dengan seutastali , kayu ditembak


dengan sebutir peluru 0,2 kg dan peluru bersarang didalam kayu. Kecepatan
kayu dan peluru 10 m/s. Hitung kecepatan peluru saat menumbuk kayu.
Kunci = 10 m/s
2) Sebuah bola yang massanya 0,01 kg bergerak dengan arah horizontal dengan
kecepatan 30 m/s, dipukul dengan sebuah tongkat dengan gaya 3900 N, hingga
bola membalik dengan kecepatan 35 m/s. Tentukan Impuls pemukulan...
Kunci = 0,05 N.s
3) Seorang memukul bola dengan gaya 20 N dengan sebuah pemukul. Lama
pemukul menyentuh bola 0,1 detik. Jika massa bola 100 gram, tentukan
kecepatan bola waktu lepas dari pemukul .
Kunci = 200 m/s
4) Sebuah benda A dan B masing-masing bermassa 5 kg dan 10 kg bergerak
berlawanan arah..vA = 10 m/s dan v B = 15 m/s. Jika A dan B bertumbukan,
hitunglah kecepatan B setelah tumbukan. Jika vA menjadi 12 m/s.
Kunci = 14 m/ s
5) Seseorang yang massanya 70 kg berdiri dilantai yang licin dan menembak
menggunakan senapan 5 kg. Peluru yang massanya 0,05 kg meluncur dengan
kecepatan 150 m/s. Kecepatan mundur penembak saat peluru melesat adalah...
Kunci = 0.1 m/s
Total Skor : 20

Penilaian Proses

Untuk mengetahui keberhasilan siswa dalam belajar Tumbukanadalahdengan melihat


dan mengamati saat siswa mengerjakan soal soal latihan. Kemudian secara klasikal
dicocokkan kebenaran pengerjaannya. Jika 85 % siswa memperoleh skor 15 maka
pembelajaran tersebut telah tuntas.
Lampiran 2
LEMBAR OBSERVASI
KOMPETENSI AFEKTIF SISWA

Mata pelajaran :Fisika Pertemuanke :


Kelas :X Hari/tanggal :
Semester :1 Pokokbahasan : Hukum Kekekalan
momentum

N NamaSi INIDKATOR sc
A1 A2 A3 A4 A5
o. swa or
(Menerim (Menangga (Menilai) (Mengelol (Menghay
a) pi) a) ati)
a b c d a b c d a b c d a b c d a b c d
1
2
3
4
5
6
7
ds
t

Keterangan

Skor 0 : apabila tidak ditampilkan peserta didik


Skor 1 :apabila ditampilkan peserta didik
Skor minimal :0
Skor maksimal : 20
Lampiran 3
PEDOMAN OBSERVASI AKTIFITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
1. Antusias peserta didik dalam mengikuti pembelajaran (A1).

a. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru.

b. Peserta didik tidak mengerjakan pekerjaan lain.

c. Peserta didik spontan bekerja apabila diberitugas.

d. Peserta didik tidak terpengaruh situasi di luarkelas.

2. Interaksi siswa dengan guru (A2).

a. Peserta didik bertanya kepada guru.

b. Peserta didik menjawab pertanyaan guru.

c. Peserta didik memanfaatkan guru sebagai narasumber.

d. Peserta didik memanfaatkan guru sebagai fasilitator.

3. Interaksi antar peserta didik (A3).

a. Peserta didik bertanya kepada teman dalam satu kelompok.

b. Peserta didik menjawab pertanyaan teman dalam satu kelompok.

c. Peserta didik bertanya kepada teman dalam kelompok lain.

d. Peserta didik menjawab pertanyaan teman dalam kelompok lain.

4. Aktifitas Peserta didik dalam kelompok (A4)

a. Peserta didik mengemukakan pendapatnya.

b. Peserta didik menanggapi pertanyaan/pendapat teman sejawat.

c. Peserta didik mengerjakan tugas kelompok.

d. Peserta didik menjelaskan pendapat/pekerjaannya.

5. Partisipasi Peserta didik dalam menyimpulkan hasil pembahasan (A5)

a. Peserta didik mengacungkan tangan untuk ikut menyimpulkan.

b. Peserta didik merespon pernyataan/simpulan temannya.

c. Peserta didik menyempurnakan simpulan yang dikemukakan oleh


temannya.

d. Peserta didik menghargai pendapat temannya.


Lampiran 4
PEDOMAN PENILAIAN PSIKOMOTOR

Nomor Aspek Keterampilan Skor Scor


5 4 3 2 1
Butir Butir
Menggunakan alat dan bahan yang tepat
1 Mengambil alat dan bahan yang tepat
(sesuai dengan spesifikasi praktikum)

2 Mencermati keadaan alat dan bahan yang


akan digunakan (mengkalibrasi)

3 Menggunakan alat dengan berhati-hati

Merancang percobaan sesuai dengan petunjuk pada LKS


1 Merangkai alat sesuai dengan petunjuk pada
LKS

2 Mengadakan pembagian tugas dalam


perancangan alat

Mengumpulkan data hasil percobaan dengan runtut dan tepat


1 Mengadakan pembagian tugas dalam
pengambilan data

2 Mencatat data pada LKS sesuai dengan


hasil praktikum

3 Mengolah data hasil praktikum

4 Mendiskusikan hasil yang diperoleh

Keterangan:
5 = amat baik
4 = baik
3 = cukup
2 = kurang
1 = sangat kurang

Nilai tiap tagihan :

Lampiran 5
LEMBAR OBSERVASI PENILAIAN PSIKOMOTOR
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Program : X/1
Semester/Tahun Pelajaran : 1 (Satu)/2011/2012
Kompetensi Dasar : Menunjukkan konsep momentum dan impuls pada
peristiwa tumbukan dalam kehidupan sehari- hari.

Skor

Nilai
No Nama L/P Aspek Yang Dinilai
A B C
1 2 3 1 2 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6
dst
Jumlah
Rerata
Ketuntasan

Keterangan:
A. Menggunakan alat dan bahan yang tepat.
B. Merancang percobaan sesuai dengan petunjuk pada LKS .
C. Mengumpulkan data hasil percobaan dengan runut dan tepat
Hasil Pengamatan

Tabel 3.1 Tumbukan elastis dengan dan

Sebelum Tumbukan Setelah Tumbukan

No. Benda A Benda B Benda A Benda B

1. 0 0 0,227 0,01135 0,0397 0,00198 0 0

2. 0 0 0,207 0,01035 0,0463 0,002015 0 0

3. 0 0 0,219 0,01095 0,0464 0,002315 0 0

4. 0 0 0,201 0,01005 0,0475 0,002375 0 0

5. 0 0 0,215 0,01075 0,0358 0,00179 0 0

Tabel 3.3 Tumbukan Tidak Lenting Sama Sekali, dengan dan

Sebelum Tumbukan Setelah Tumbukan


No
Benda A Benda B Benda A Benda B
.

1. 0 0 26,6 x 0,0133 4,15 x 2,07 x 0,10 x 5x

2. 0 0 34,7 x 0,01735 3,67 x 1,83 x 0,14 x 7x

3. 0 0 24,4 x 0,0122 2,83 x 1,415 x 0,20 x 1x

4. 0 0 28,9 x 0,0144 3,64 x 1,82 x 0,13 x 6,5 x

5. 0 0 21,0 x 0,0105 2,83 x 1,415 x 0,20 x 1x

Analisa Data
Tabel 3.1 Tumbukan elastis dengan dan

Diketahui : Rata rata

Rata rata

Rata rata

Rata rata

Rata rata

Rata rata

Rata rata

Rata rata

- Kekekalan Momentum :
- Hukum Kekekalan Energi

(0,05) + (0,05)

= 0 + 0,001142

= 0,001142 Joule

(0,05) + (0,05)

= 0,000043 Joule

Joule

= 0,001 Joule

Tabel 3.3 Tumbukan Tidak Lenting Sama Sekali, dengan dan

Diketahui : Rata rata

Rata rata
Rata rata

Rata rata

Rata rata

Rata rata

Rata rata

Rata rata

- Kekekalan Momentum :

(Bukan lenting sempurna)

- Hukum Kekekalan Energi


(0,05) + (0,05)

= 0 + 0,001085

= 0,001085 Joule

(0,05) + (0,05)

= 0,00002755 Joule

Joule

0 Joule Bukan lenting sempurna

Kesimpulan :

1. Untuk tumbukan lenting sempurna Energi Kinetik awal dan Energi Kinetik akhir
tidak berubah, kecepatan berkurang.

2. Untuk tumbukan tidak lenting sempurna, energinya berubah karena energi


berubah menjadi energi panas, dan kecepatan berubah.

3. Untuk tumbukan sebagian energi dan kecepatannya berubah