Anda di halaman 1dari 4

BAB VII

ANALISA

A. Analisa data

Ns = 60 * f/p

= 60*50/2

= 3000 rpm

P = n/(60*f)

= 1500 : (60 * 50)

= 2 pasang

1. Percobaan tanpa beban


Vs = 376 volt
S = Ns-Nr/Ns * 100%
= (1500 3012)/1500
= 100,8%

T = F.S
= 50 * 1,008
= 50,4 Nm
Vs = 350 volt
S = (1500 3014)/1500*100%
= 100,9%
T = 50 * 1,009
= 5-,45 Nm
Vs = 300 volt
S = (1500 3013)/1500*100%
= 100,867%
T = 50 * 1,00867
= 50,9667 Nm

2. Percobaan berbeban dengan beban generator


Vs = 379 Volt
S = (1500 3059)/1500*100%
= 103,933%
T = 50 * 1,03933
= 51,97 Nm
Vs = 350 volt
S = (1500 3004)/1500*100%
= 100,267%
T =50 * 1,00267
= 50,13 Nm
Vs = 300 volt
S = (1500 2999)/1500*100%
= 99,93%
T = 50 * 0,9993
= 49,97 Nm

B. Analisa perbandingan

Dari perhitunganterlihat bahwa nilai slip yang terjadi pada motor

saat berbeban lebih besar dari tanpa beban. Kemungkinan terjadi karena

pada saat motor terbebani sehingga membutuhkan kecepatan yang tinggi

untuk memutar beban yakni generator.

Sedangkan tanpa beban teradui kenaikan kecepatan motor dimana

tidak stabilnya kecepatan motor. Tidak sama seperti yg ada pada name

plate yang kecepatannya melebihi kecepatan nominal motor tersebut.

Sehingga membuat data putaran berubah-ubah.

C. Analisa relevansi

Pada percobaan kali ini kami mengalami kendala pada penggunaan

alat ukur, dimana alat ukur yang kami gunakan ada beberapa yang kurang
baik serta kekurangan alat yang digunakan. Dan kurangnya pemahaman

kami dalam jobsheet.

Penggunaanya sendiri yakni motor induksi 3 phasa banyak

digunakan digunakan di industri. Pada bengkel digunakan pada bor mesin,

serta untuk peralatan lainnya yang membuthkan tenaga besar, tidak seperti

motor sinkron yang digunakan untuk beban yang sangat besar tapi dengan

kecepatan konstan, berbeda dengan motor induksi yang terjadi perubahan

kecepatan tergantung dari perubahan tegangan.


BAB VIII

PENUTUP

VIII. Kesimpulan

Dari praktek dapat disimpulkan :

1. Slip merupakan perbedaan kecepatan putar rotor dan stator.


2. Jika motor diberi beban maka daya dan arus naik serta kecepan turun.
3. Motor ini banyak digunakan pada pabrik sebagai kontrol untuk membawa

beban yang berat.