Anda di halaman 1dari 6

TUGAS I

TEORI PORTOFOLIO DAN ANALISIS INVESTASI

1. Sebutkan dan jelaskan sekuritas yang umumnya diperdagangkan di pasar modal?


Karakteristik dari sekuritas-sekuritas yang diperdagangkan di Pasar Modal yaitu:
a. Obligasi
Surat berharga hutang yang diterbitkan pemerintah/perusahaan
Berjangka waktu lebih dari satu tahun
Mempunyai beban bunga yang dibayar secara periodic
Adanya wali amanat yaitu pihak yang mewakili kepentingan pemegang efek bersifat
hutang
Adanya pemeringkat efek
Dinyatakan dalam suatu perjanjian surat berharga yang disebut perjanjian
perwaliamanatan (indentur)
b. Saham
surat berharga ekuitas
memiliki hak atas pendapatan perusahaan pada saat dibagikan sebagai dividen
memiliki hak atas pembagian sisa ekuitas pada saat likuidasi (bersifat lebih yunior
dibandingkan hutang dan saham preferen)
memiliki hak suara (voting right)
c. Instrument derivative
Berbentuk kontrak.
Adanya kewajiban atau pilihan untuk menjual atau membeli suatu surat berharga (aset
keuangan)
Kontrak tersebut mendasari nilainya pada harga surat berharga dasarnya.
Diterbitkan untuk maksud lindung nilai (hedging) atau spekulasi.
2. Berikut ini adalah data probabilitas dan tingkat pengembalian dari suatu saham dalam
berbagai kondisi ekonomi.

Kondisi Ekonomi Probabilitas Tingkat Pengembalian


Baik 25% 23%
Normal 45% 34%
Buruk 25% 38%
Dari informasi diatas, hitung E (R) dari harga saham tersebut.
E ( Ri ) Ri1 .P1 Ri 2 .P2 ....... Ri 5 .P5

= 25%(23%) + 45%(34%) + 25%(38%)


= 0,25(0,23) + 0,45(0,34) + 0,25(0,38)
= 0,0757 + 0,153 + 0,095
= 0,3055
= 30,55%

3. PT ABC memutuskan untuk menginvestasikan 1/3 dari dana yang ada untuk masing-
masing proyek. Return yang diperoleh dari masing-masing portofolio aset adalah A =
12,5 %, B = 11,25% dan C = 14 %.

a) Hitung expected rate of return portofolio tersebut.


b) Hitung varian dan deviasi standar dari portofolio.
c) Hitung dari kovarian dan koefisien korelasi antara proyek A dan B, dan juga
antara proyek A dan C.

Jawab :
a) Expected Return = Estimated Return x ERP Investment Equation
= (12,5% + 11,25% + 14%) x 1/3 dana
= 37,75% X 1/3 dana
=12,58 dari dana

b) Varians return = 2 = [Ri E(R)]2 pri


2
= (37,75 12,58)
= 148
= 149 dari dana
Standar deviasi = = (2)1/2
=2 37

c)
=

4. Tabel berikut menunjukan tingkat pengembalian portofolio A, B, C, tingkat


pengembalian pasar IHSG dan tingkat bunga bebas risiko :

Periode RpA RpB RpC Rm RF

1 30.5 17.5 -33 -26 7.9

2 39.6 39.4 30.8 36.9 5.8

3 11.1 34.3 18.2 23.6 5.2

4 12.7 -6.9 -7.3 -7.2 5.3

5 20.9 3.2 4.9 6.4 7.2

6 35.5 28.9 30.9 18.2 8.9


7 55.1 24.1 34.7 31.5 11.5

8 -7.8 28.5 15.2 -4.8 14.1

9 22.8 23.4 33 20.4 10.7

Rata-rata 24.5 21.4 14.2 11.0 8.5

Sdpi 28.1 21.4 28.5 52.5

pi 1.2 0.92 1.04 1.6

Tentukan :

1. Indeks Sharpe

2. Indeks Treynor

3. Indeks Jensen

4. Analisalah ?

Jawaban :
1. Indeks Sharpe
Spi = (Rpi - Rf) / SDpi

SpA = 24.5 8.5 / 28.1 = 16 / 28.1 = 0,569


SpB = 21.4 8.5 / 21.4 = 12.9 / 21.4 = 0.602
SpC = 14.2 8.5 / 28.5 = 5.7 / 28.5= 0,2
Spm = 11.0 8.5 / 52.5 = 2.5 / 52.5= 0.0476
2. Indeks Treynor
Tpi = (Rpi Rf) / pi

TpA = (24,5 8,5) / 1,20 = 16 / 1,20 = 13,33


TpB = (21,4 8,5) / 0,92 = 12,9 / 0,92 = 14,02
TpC = (14,2 8,5) / 1,04 = 5,7 / 1,04 = 5,48
Tpm = (11,0 8,5) / 1,6 = 2,5 / 1,6 = 1,56

3. Indeks Jensen
Jpi = (Rpi Rf) (Rm Rf) pi

JpA = (24,5 8.5) (11,0 8,5) 1,20 = ( 16 2,5 ) 1,20 =


13,5 (1,20) = 16,2
JpB = (21,4 8,5) (11,0 8,5) 0,92 = ( 12,9 2,5 ) 0,92 =
10,4 (0,92) = 9,568
JpC = (14,2 8,5) (11,0 8,5) 1,04 = ( 5,7 2,5 ) 1,04 = 3,2
(1,04) = 3,328
Jpm = (11,0 8,5) (11,0 8,5) 1,6 =0 =0
=0
4. Analisa
Terdapat 3 (tiga) set perangkat pengukuran yang telah memperhatikan
faktor risiko yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi kinerja
portofolio.
1. Indeks Treynor
Pengukuran kinerja portofolio ini dikembangkan oleh Jack L Treynor, yang
juga merupakan orang pertama yang menyediakan pengukur komposit
kinerja portofolio yang memperhitungkan tingkat risiko. Tujuan Treynor
adalah untuk menemukan ukuran kinerja yang dapat diaplikasikan kepada
seluruh investor dengan tidak mempedulikan preferensi risiko personal. Ia
juga menyarankan bahwa ada komponen risiko, yaitu risiko yang dihasilkan
dari fluktuasi di pasar dan risiko yang muncul dari fluktuasi sekuritas
individual.
Treynor memperkenalkan konsep garis pasar sekuritas yang mendefinisikan
hubungan antara hasil portofolio dan tingkat hasil pasar, dimana kemiringan
garis mengukur volatilitas relatif antara portofolio dan pasar (yang diwakili
dengan beta). Koefisien beta secara sederhana mengukur volatilitas saham,
portofolio atau pasar itu sendiri. Semakin besar kemiringan garis maka
semakin baik tradeoff risiko hasil. Pengukuran kinerja menggunakan indeks
Treynor sering disebut dengan reward to volatility ratio.
Rumus yang dipakai : Tpi = (Rpi Rf) / pi
2. Indeks Sharpe
Pengukuran ini diperkenalkan oleh Bill Sharpe dan terkait erat dengan model penetapan
harga aset modal (capital asset pricing model/CAPM). Indeks Sharpe mendasarkan
perhitungannya pada konsep garis pasar modal ( Capital Market Line CML ) sebagai
patokan.

Indeks Sharpe diukur dengan cara membandingkan antara premi risiko portofolio dengan
risiko portofolio yang dinyatakan dengan standar deviasi. Rumus yang dipakai untuk
menghitung Indeks Sharpe adalah : Spi = (Rpi - Rf) / SDpi
3. Indeks Jensen
Dinamakan sesuai pembuatnya, Michael C. Jensen, pengukuran Jensen memperhitungkan
kelebihan hasil (excess return) yang diperoleh sebuah portofolio melebihi hasil yang
diharapkan.
Indeks Jensen menunjukkan perbedaan antara tingkat return aktual yang diperoleh
portofolio dengan tingkat return yang diharapkan jika portofolio tersebut berada pada
garis pasar modal.
Rumus yang dipakai : Jpi = (Rpi Rf) (Rm Rf) pi

Pengukuran Jensen membutuhkan penggunaan tingkat hasil bebas risiko yang berbeda
untuk masing-masing interval waktu yang dipertimbangkan. Hal ini dikarenakan (seperti
telah disebutkan sebelumnya bahwa) masing-masing tingkat hasil dan risiko sekuritas
(atau portofolio) akan bervariasi sesuai periode waktu.
Pengukuran Jensen akan memberikan hasil terbaik jika diaplikasikan pada portofolio
yang telah terdiversifikasi seperti reksa dana