Anda di halaman 1dari 3

PENGOBATAN GANGGUAN JIWA

No. Dokumen
STANDAR
No. Revisi
OPERASIONAL
Tanggal Terbit
PROSEDUR
Halaman 1/1
UPTD Tanda Tangan
KESEHATAN
Susi Wartini
PUSKESMAS
NIP: 19610501 198503 2 006
HANDAPHERAN
G

Pengobatan Gangguan jiwa adalah memberikan pelayanan


kesehatan pada penderita gangguan jiwa dan orang-orang yang
beresiko gangguan jiwa. Kesehatan Jiwa adalah kondisi dimana
seseorang individu dapat berkembang secara fisik, mental,
1. Pengertian
spiritual, dan social sehingga individu tersebut menyadari
kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja
secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk
komunitasnya
Untuk memberikan pengobatan pada pasien-pasien dengan
gangguan jiwa, dan mengidentifikasi , masalah-masalah pasien
2. Tujuan
dengan gangguan mental psikiatri, merencanakan secara
sistimatis
Surat Keputusan Kepala Puskesmas Handapherang Nomor:
3. Kebijakan .
tentang Penunjukan Penanggung jawab Program
- Keputusan Mentri Kesehatan .Nomor / 406 / Menkes /
SK / VI / 2009 tentang Kesehatan Jiwa Komunitas.
4. Referensi - Modu Pelatihan Basic Course Community Mental Health
Nursing oleh Tim BC-CMHN dan Dinkles Propinsi Jatim
Th 2014.
1. Tensi meter.
5. Alat & Bahan 2. Alat Tulis.
3. Timbangan Digital
6. Prosedur 1. Menerima Pendaftaran pasien kunjungan baru
lama,rujukan dari kader jiwa. Memeriksa
persyaratan.menuliskan identitas pasien dibuku regester
dan buku rekam medis.memberikan kartu pendaftaran
dan buku rekam medis kepada pasien.
2. Pemereksaan Pasien, meliputi: anamnesis, pemereksaan
tanda-tanda vital pemereksaan fisik, penentuan diagnose(
untuk yang baru,) penulisan resep, dan prognosis.
3. Pemereksaan Penunjang bagi pasien-pasien yang
memerlukan pemereksaan laborat menerima formulir
pemereksaan laborat, macam-macam pemereksaan
laborat meliputim mengambil sediaan: pemereksaa
darah, urine, feses, dahak, melakukan pemereksaan,
menulis hasil pemereksaan & membuat laporan,
kemudian menyerahkan hasil pemereksaan laborat
kepada pasien.
4. Pemberian obat untuk pasien gangguan jiwa lama
diberikan obat rutin seperti biasa ditambah keluhan
baru, untuk pasien baru diberi pengobatan sesuai gejala.
5. Pemberian dan penyerahan obat.
6. Rujukan ke RSU Poli Jiwa.( untuk kasus yang
memerlukan rujukan

Menerima Pendaftaran

Pemeriksaan Pasien

Pemeriksaan Penunjang (Bila diperlukan)

Penerimaan obat untuk ODGJ


7. Diagram Alir

Penyerahan Obat

Rujukanke Poli Jiwa RSUD/RSJ bila


perlu

8. Hal-hal yang 1. Dalam anamnese dan saran-saran kepada pasien-


Perlu pasien dengan gangguan jiwa dan orang-orang yang
Diperhatikan beresiko gangguan jiwa ,Petugas jangan sampai
menyinggung perasaan pasien.
2. Saran pada pasien dan keluarga, Pasien-pasien
gangguan jiwa harus rutin minum obat.
3. Saran pada keluarga, Pasien-pasien dengan gangguan
jiwa dan pasien-pasien yang beresiko gangguan jiwa
harus mendapat dukungan positif dari keluarga dan
lingkungan sekitar.
1. Bidan Desa.
2. Kader kesehatan jiwa.
9. Unit Terkait
3. Lintas sektoral.
4. RSU.
10. Dokumen Indikator SPM
Terkait
11. Rekaman No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
Historis diberlakukan

Perubahan