Anda di halaman 1dari 4

Nama : Nur Hasanah

NIM : 34403515094
Kelas :1C

No Diagnosa Tujuan Hasil yang Diharapkan Intervensi


1. Diagnosa Keperawatan: hygiene Kulit -Mencegah kekakuan persendian -Klien bisa lebih bebas bergerak -Atur posisi klien senyaman mungkin setiap 2 jam sekali
Kerusakan integritas kulit berhubungan -Memberikan kenyamanan -Klien dapat mencapai rasa nyaman -Monitor kondisi integritas kulit
dengan: tekanan dari gips sehingga klien dapat menoleransi dan sejahtera -Pijat dengan perlahan di area tekanan untuk memperbaiki
nyeri yang dirasakan sirkulasi
-Berikan matras/penurunan tekanan dibawah pinggul dan
panggul
2. Resiko kerusakan integritas kulit -Mencegah terjadinya integritas -Klien dapat memenuhi nutrisinya -Kaji intake klien
berhubungan dengan: intake nutrisi kulit -Meningkatkan intek makanan -Tingkatkan intake makan melalui: sajikan makanan dalam
inadekuat -Menambah nutrisi klien -Memudahkan makanan masuk kondisi hangat, selingi makan dg minum, jaga kebersihan mulut
-Pemenuhan nutrisi klien -Mulut yang bersih meningkatkan klien, berikan makan sedikit tapi sering
terpenuhi nafsu makan -Kolaborasi dengan ahli gizi
-Memberikan supan diet yang tepat
3. Perubahan perfusi jaringan perifer -Meningkatkan sirkulasi perifer Sirulasi perifer lancar -Ajarkan faktor yang meningkatkan aliran darah vena
berhubungan dengan: G3 aliran darah -Ubah posisi setidaknya setiap jam
arteri/vena -Uindari posisi menyilangkan kaki
4. Defisit perawatan diri berhubungan -Memberikan kenyamanan - Mampu beraktivitas dengan -Melibatkan pasien utk merencanakan perawatan diri
dengan: nyeri tangan sehingga dapat menoleransi rasa bantuan minimal dan mandiri -Membatasi aktivitas yang melelahkan
nyeri -Cegah penggunaan bedak atau lotion pada daerah yang dapat
menimbulkan iritasi
-Memberikan udara dingin dg meniupkan ke bagian yg terasa
gatal
5. Kerusakan integritas jaringan -Memperlancar sirkulasi di -Klien merasa nyaman - Memberikan udara dingin dg meniupkan ke bagian kulit yg
berhubungan dengan: perubahan daerah kulit rusak
sirkulasi
6. Diagnosa Keperawatan: Perawatan -Mengurangi rasa nyeri -Rasa nyeri dapat dialihkan -Kaji skala nyeri
Kaki dan Kuku -Beri obat analgesik
Nyeri berhubungan dengan kuku yg -Ajarkan teknik pengurangan rasa nyeri
tumbuh ke dalam -Ajarkan pola istirahat yg baik
-lakukan hygiene pada kuku
7. Hambatan mobilisasi fisik berhubungan -Mengurangi rasa sakit yang -Rasa sakit berkurang -Kaji gangguan penghambat mobilisasi fisik
dengan luka kaki yang menyakitkan dirasakan klien -Identifikasi penyebab luka
-Beri obat utk mengobati luka
-Bantu perawatan kuku kaki
8. Defisit perawatan diri bd. Kelemahan -Klien dapat mempertahankan -Klien tampak segar dan lebih -Lakukan pemijatan untuk melancarkan sirkulasi darah
muskuloskeletal citra diri bersemangat -Lakukan personal hygiene secara teratur
-Menumbuhkan rasa percaya diri -Bantu klien untuk melakukan gerakan
pada klien -Ajak berjalan-jalan keluar menggunakan alat bantu
9. Kerusakan integritas kulit bd. Praktik -Mengembalikan struktur kuku -Struktur kuku menjadi normal -Lakukan perawatan kuku dengan baik
pertolongan kuku yg kurang tepat -Ajarkan cara merawat kuku dengan benar
10 Risiko kerusakan kulit bd. Alas kaki -Memperbaiki jaringan kulit yang -Sruktur kulit kembali normal -Gunakan alas kaki yang terbuka
. yang tidak pas rusak -Gunakan ukuran yang pas (tiak kecil dan tidak erlalu besar) jika
-mencegah terjadinya erusakan menggunakan sepatu
kulit -Beri obat analgesik
11. Risiko infeksi bd. Kulit yang rusak atau -Memperbaiki jaringan kulit -Kulit kembali seperti semula -Berikan obat oral untuk mengatasi perbaikan kulit
trauma -Berikan vitamin E
12 Defisit pengetahuan perawatan kaki -Menghindari terjadinya -Tindakan keperawatan dapat -Kaji apa yang sudah diketahui dan belum diketahui
. bd.kurang terpapar informasi kesalahpahaman diterima dengan baik oleh klien -Ajarkan tentang perawatan kuku dan kaki
dan keluarganya -Ajarkan cara mencegah infeksi pada kuku dan kaki
-Klien mampu melakukan sendiri -Berikan informasi tentang efek yg terjadi kuku tak bersih dan
perawatan kaki dan kuku alas kaki tak sesuai
- Berikan kesempatan untuk mengeksplorasi perasaan dan
bertanya terhadap masalah yang belum dipahami
13 Diagnosa Keperawatan : Hygiene -Klien akan memiliki mukosa -Hygiene mulut terpenuhi -Membangun aturan perawatan mulut setelah makan dan waktu
. Mulut mulut utuh yang terhidrasi -mulut tampak bersih dan sehat tidur
Perubahan amukosa mulut bd. Hygiene dengan baik -Mukosa mulut terlihat merah -Menggosok dengan sikat gigi yang lembut menggunakan teknik
mulut yg tidak efektif -Klien mencapai rasa nyaaman muda, lembab, utuh. yang benar
-klien dapat menelan dan bicara -Sarankan klien menggunakan gliserin
dengan nyaman
14 Nyeri bd. ginggivitis -Mengurangi radang pada daerah -Radang dapat teratasi - Ciptakan lingkungan yang tenang
. gusi -Klien merasa lebih nyaman -Lakukan hygiene pada mulut secara teratur
-Mencapai rasa nyaman -Keluhan klien hilang -Berikan obat analgesik untuk mengurangi rasa nyeri
-Keluhan nyeri hilang -Ekspresi wajah lebih rileks
15 Nutrisi kurang dari kebutuhan bd. -Memenuhi kebutuhan nutrisi -Nutrisi klien dapat terpenuhi -Kaji kemampuan untuk menelan, mengunyah dan perasaan
. ginggivitis pada klien -Berikan makanan yang strukturnya halus dan hangat
-Meningkatkan atau -Berikan makanan yang kaya akan nutrisi dengan pilihan
mempertahankan berat badan makanan yang disukai oleh klien
klien -Berikan makanan yang lunak dan dapat merangsang nafsu
makan
16 Defisit perawatan diri mandi/oral -Mencegah terjadinya radang -Nafsu makan bertambah -Laksanakan praktek hygiene oral secara teratur
. hygiene bd. ginggivitis gusi -Klien merasa nyaman -Bantu klien untuk membersihkan bagian oral
-Ginggivitis teratasi
17 G3 gambaran diri bd. halitosis -Menghilangkan bau mulut -Bau mulut hilang -Bantu klien untuk membersihkan mulut minimal 3kali sehari
. -Menambah rasa percaya diri -Sarankan klien untuk menggunakan obat kumur/gliserin
18 Kurang pengetahuan tentang hygiene -Meluruskan pemahaman klien Pemahaman dapat diluruskan dan -Kaji tingkat pengetahuan klien tentang hygiene oral
. oral bd. Kesalahpahaman praktik dan keluarga tentang hygiene oral kesalahan tidak akan terjadi -Menjelaskan sejelas-jelasnya kepada pasien dan keluarga
hygiene -Klien dan keluarga akan kembali tentang pentingnya hygiene oral terhadap kesehatan
memahami praktik hygiene mulut -Ajari teknik cara menggosok gigi yang benar
-Berikan kesempatan untuk bertanya dan memberikan tanggapan
jika ada yang belum jelas
19 Risiko infeksi bd. Trauma mukosa oral -Mencegah terjadinya infeksi -Klien bebas dari tanda gejala -Monitoring tanda dan gejala infeksi untuk mengetahui sejauh
-Membunuh bakteri penyebab infeksi mana infeksi yang timbul
infeksi -Anjurkan bilas kumur dengan obat kumur antiseptik
-Kolaborasi pemberian antibiotik
20 Diagnosa Keperawatan: Perawatan -Memenuhi kebutuhan personal -Kebutuhan personal hygiene klien -Membantu klien untuk membesihkan diri
. Rambut hygiene klien terpenuhi -Batasi aktivitas klien
Defisit perawatan diri bd. Imobilisasi -Buat klien merasa nyaman
fisik
21 Kerusakan integritas kulit bd. Gigitan -Memperbaiki integritas kulit -Kulit kembali normal -Berikan obat luar seperti salep khusus
. serangga
22 Nyeri bd. Lesi kulit kepala -Menghilangkan rasa nyeri -Nyeri hilang -Lakukan kompres menggunakan larutan alkohol atau larutan
. -Mengembalikan struktur kulit -Klien lebih rileks dan nyaman NaCl menggunakan kain kassa
23 G3 citra diri bd. Penampilan fisik yang -Meningkatkan rasa percaya diri -Klien terlihat lebih percaya diri -Lakukan penyisiran rambut secara rutin
. tidak disisir klien dan lebih nyaman -Cuci rambut setiap 3kali dalam seminggu atau sesuai dengan
kebutuhan dengan menggunakan jenis shampo yang cocok
24 Risiko infeksi bd. Gigitan serangga -Megurangi terjadinya infeksi -Resiko infeksi dapat teratasi -Lakukan pertolongan pada luka gigitan
. akibat gigitan serangga -Berikan obat untuk mencegah terjadinya infeksi
25 Diagnosa Keperawatan: Hygiene -Memenuhi kebutuhan personal -Perawatan diri terpenuhi -Kaji kemampuan klien
. Mata, Telinga, dan Hidung hygiene -Bantu klien untuk melakukan personal hygiene secara rutin
Defisit perawatan diri keterbatasan fisik
26 Defisit pengetahuan hygiene pribadi -Menambah pengetahuan klien -Klien mengetahui pengetahuan -Kaji sejauh mana klien mengetahui tentang hygiene pribadi
. kurang paparan informasi tentang personal hygiene tentang hygiene -Berikan penjelasan tentang hygiene pribadi
-Ajarkan kliententang hygiene pribadi
-Beri kesempatan untuk bertanya
27 Nyeri infeksi fisik dari mata -Menghilangkan rasa nyeri -Nyeri berkurang -Kompres mata dengan air hangat
. -Menghilangkan infeksi yang -Klien merasa nyaman -Anjurkan klien untuk tidak menggosok-gosok area mata
terjadi -Infeksi tidak terjadi terutama dengan tangan
-Anjurkan klien untuk menggunakan kacamata pelindung
-Kolaborasi dengan petugas medis untuk pemberian obat
analgesik
28 Risiko infeksi praktik hygiene yang -Mencegah infeksi yang akan -Tidak terjadi infeksi -Kaji kemampuan klien untuk melakukan personal hygiene
. buruk terjadi -Bantu klien untuk memenuhi kebutuhan personal hygiene
dengan baik
-Lakukan perawatan dengan baik
29 Perubahan sensori/perseptual -Memulihkan keluhan klien -Alat penglihatan dapat berfungsi -Kaji ketajaman penglihatan apakah satu atau kedua mata yang
. (penglihatan, pendengaran, dan -meningkatkan ketajaman alat kembali dengan baik meskipun terlibat
penciuman) bd. Inflamasi mata/infeksi penglihatan dengan alat bantu -Orientasikan klien terhadap lingkungan, staf, dan orang lain di
mata lokal -Mengatasi infeksi -Infeksi bisa teratasi areanya
-Lakukan tindakan untuk membantu klien mengatasi
keterbatasan penglihatan
-Gunakan alat bantu seperti kacamata
-Anjurkan untuk menggunakan obat mata