Anda di halaman 1dari 14

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

MESIN PENGGILINGAN PADI

Mesin penggilingan padi diperuntukan untuk mempermudah proses


pemisahan bulir beras dari kulitnya, dengan tetap mempertahankan rendemen dan
mutu beras dan meminamalisir kehilangan hasil yang sering terjadi pada
penggilingan atau pemisahan bulir beras dari kulitnya yang dilakukan secara
manual, untuk itu mesin penggilingan padi sangat penting untuk proses
pembentukan beras yang berkualitas.
Sebelum memahami cara kerja dan bagian-bagian mesin penggilingan padi
alangkah baiknya mengetahui jenis-jenis atau model penggilingan padi,
diantaranya adalah :
1. Penggilingan Padi Manual/Tangan
Model sederhana dan tradisional ini mungkin masih digunakan dibeberapa
desa/pedalaman, dengan alat lesung dan alu cara kerja nya adalah dengan
ditumbuk sehingga menimbulkan pergesekan dan akhirnya bulir beras akan
terkelupas dari kulitnya. Dengan alat ini akan mengakibatkan tingkat kehancuran
beras tinggi dan rendemen yang dicapai akan sangat rendah.

2. Penggilingan Padi Dengan Mesin Satu Step


Dengan menggunakan sistem mesin pengupas dan pemoles satu unit
logam yang masuk padi dan keluar menjadi beras dengan satu arah.
3. Penggilingan Padi Dengan Mesin Dua Step.
Mesin ini dengan sistem Pengupas dan pemoles terpisah atau dengan dua
mesin, satu mesin untuk pengupas dan mesin yang lainnya digunakan sebagai
pemoles.Rendemen dari mesin ini bisa mencapai hingga 60-65 persen
4. Penggilingan Padi Dengan Mesin Multi Pass
Mesin ini digunakan secara bersatu dengan jenis abrasif dan friksi
sehingga dapat mem=ngurangi resiko dan dengan kandungan rendemen pada hasil
beraspun tinggi.
Setelah mengetahui jenis-jenis penggilingan padi, berikut ini saya akan
menjelaskan bagaimana cara kerja dan bagian-bagian mesin penggilingan padi.

Cara Kerja dan Bagian-Bagian Mesin Penggiling Padi


Merujuk dari beberapa referensi pertanian ada beberapa Bagian-bagian mesin
penggilingan padi diantaranya adalah:
1. Motor Penggerak
Motor penggerak, merupakan bagian mesin yang melakukan gaya gerak
memutar sehingga mendorong bagian-bagian lainnya untuk bergerak dan bekerja
sesuai yang diinginkan, motor penggerak merupakan bagian inti dari mesin
penggilingan padi ini.
2. Mesin Pengupas/mesin pemecah kulit gabah
Bagian ini atau yang lebih dikenal dengan husker merupakan bagian
pengupas kulit gabah yang memisahkan bulir beras dari kulitnya, bentuknya
bermacam-macam, diantaranya adalah Engelberg, Rol Karet, Under Runner,
Runner stone Disc dan ada juga jenis sentrifucal. Dan yang paling banyak
digunakan pada saat ini adalah jenis Rol Karet dengan manfaat cukup efisien,
mudah penggunaan dan perawatannya.

3. Mesin Pemisah Gabah


Mesin ini digunakan sebagai pemisah bulir beras dari kulit pecah,
sehingga menjadi bulir padi, namun tahapan ini masih belum sempurna karena
masih ada tahapan Pemolesan/Penyosohan.
4. Mesin Penyosoh/Pemoles
Mesin ini digunakan sebagai pemoles, atau pemutih beras, sehingga beras bersih
namun dengan tingkat rendemen yang tetap terjaga.
5. Selanjutnya Mesin Pemisah beras kepala/Utuh dengan beras yang
patah (menir) dan terakhir.
6. Shinning atau Mesin Kristal yang berfungsi sebagai pencuci dan
pembersih beras.

Mesin Giling Kopi

Penikmat kopi semakin hari terus bertambah. Hal ini ditandai dengan
banyaknya warung di pinggir jalan hingga beberapa café yang menawarkan menu
kopi sebagai menu pilihan bagi setiap pengunjung yang datang berkunjung. Ini
disebabkan karena kopi itu sendiri memiliki ciri khas yang sangat berbeda
dibandingkan dengan jenis minuman lainnya seperti teh maupun olahan buah.
Tentu, untuk menciptakan aroma yang harum dibutuhkan satu alat yang
mampu mewujudkannya seperti mesin giling kopi yang saat ini banyak sekali
dijual di berbagai lokasi baik lokal maupun online. Biji kopi pilihan yang telah
disangrai terlebih dahulu akan dimasukkan kedalam mesin giling yang memiliki
kapasitas yang beragam.
Di pasaran, ada beberapa jenis mesin giling kopi yang disesuaikan dengan
kebutuhan seperti untuk usaha kopi espresso maka mesin giling kopi espresso
adalah pilihan yang tepat. Namun, bila membutuhkan dalam jumlah yang besar
maka mesin giling yang cocok dalah mesik disk mill atau mesin penepung.
Besaran harga yang ditawarkan oleh mesin giling untuk kopi ini sangat
beragam tergantung dari model mesin serta negara produsen. Ada yang mematok
harga hingga 2 jutaan keatas untuk spesifikasi yang cukup untuk kebutuhan
personal saja dan ditawar hingga 20 jutaan dengan kapasitas yang sangat banyak.

Saat ini, bagi mereka yang hendak mengkonsumsi kopi secara personal dan sangat
ingin menikmati kopi secara murni dengan melakukan penggilingan sendiri, sudah
tersedia mesin espresso yang dijual dalam ukuran mini. Pelanggan hanya
menyediakan biji kopi yang sudah disangrai dan dibersihkan kemudian
dimasukkan ke dalam mesin giling kopi kemudian tunggu beberapa saat maka
aroma harum akan jelas tercium dari mesin tersebut.
Sudah pasti, semakin canggih teknologi yang digunakan maka harga yang
ditawarkan juga semakin mahal hingga Rp 40 jutaan keatas. Tentu saja, pelanggan
tidak perlu membeli mesin giling kopi hingga puluhan juta jika tidak
membutuhkan dalam jumlah yang besar. Artinya sesuaikan dengan kebutuhan
serta dana yang dimiliki sehingga menikmati kopi akan menjadi kegiatan yang
semakin menyenangkan.

Mesin Giling Daging

Mesin giling daging masih menjadi pilihan favorit bagi mereka yang
memiliki usaha jualan sosis atau bakso baik dalam skala besar seperti pabrik yang
memproduksi bakso atau sosis kemasan hingga mereka yang menjual dalam
bentuk makanan kuah. Adapun fungsi yang ditawarkan oleh mesin ini adalah
mampu menggiling daging hingga pada batas kehalusan tertentu sehingga
memudahkan proses pembuatan bakso atau sosis. Biasanya, mesin ini digunakan
untuk mengecilkan ukuran daging sehingga tidak memberikan beban berat pada
mesin chopper.
Mesin penggiling yang ada di pasaran tersedia untuk berbagai kebutuhan
apakah itu untuk rumah tangga atau usaha dengan spesifikasi yang berbeda pula.
Dilengkapi dengan teknologi arah putaran screw sehingga dapat menghindarkan
selip kala digunakan. Selain itu, menggunakan bahan yang sangat kokoh sehingga
tahan lama meski frekuensi pemakaian cukup sering. Meskipun demikian,
tindakan perawatan tetaplah harus dilakukan seperti membersihkan setelah
digunakan dan tidak membiarkannya dalam kondisi basah.
Adapun harga mesin giling daging yang ditawarkan oleh beberapa
produsen memiliki variasi yang cukup beragam tergantung dari merk, tipe yang
dipilih, kapasitas yang dihasilkan, penggunaan listrik hingga berat dari mesin itu
sendiri. Biasanya, semakin banyak dan cepat produk dihasilkan maka harga yang
diberikan kepada konsumen pun cukup mahal. Namun, itu semua kembali kepada
kebutuhan masing-masing si konsumen itu sendiri.
Uniknya lagi, tidak sedikit mesin giling daging ini digunakan untuk
keperluan lain seperti menghaluskan kacang tanah yang telah digoreng untuk
membuat bumbu gado-gado. Atau menghaluskan kacang hijau untuk membuat
selai kacang hijau. Atau menghaluskan kentang yang telah direbus atau dimasak
untuk dijadikan perkedel.
Ketatnya persaingan antar produsen dalam mempromosikan produk
mereka kepada konsumen membuat mereka harus memikirkan cara terbaik untuk
menarik minat beli. Salah satunya dengan memberikan bonus seperti pisau,
saringan atau cetakan sosis. Tentu saja ini menjadi satu keuntungan bagi mereka
yang hendak membeli mesin giling. Pastikan, untuk tidak mudah tergiur dengan
penawaran yang diberikan dan tetap melakukan cek dan re-cek dari mesin giling
daging yang hendak dibeli.

Mesin Giling Beras


Mesin giling beras menjadi satu kebutuhan utama terutama bagi mereka
yang kerap memanen padi dalam jangka waktu tertentu untuk dapat menghasilkan
beras yang layak dikonsumsi. Adapun mesin giling yang dikhususkan untuk
menggiling padi ini juga tersedia dalam berbagai jenis dan model dengan maksud
agar pelanggan dapat memilih sesuai dengan kebutuhan serta dana yang dimiliki.
Perkembangan mesin giling beras ini sendiri kian hari menunjukkan
kemajuan yang cukup pesat dimana sistem yang digunakan sangat mudah dan
tidak membutuhkan banyak tenaga maupun waktu untuk memisahkan antara padi
dengan beras yang dihasilkan. Bahkan, tidak seperti mesin penggiling lainnya
yang kerap menimbulkan banyak dedak atau sampah, mesin penggiling yang
terbaru ini hampir dikatakan sangat sedikit menimbulkan “sampah” sehingga
produksi beras dapat ditingkatkan.

Jenis-Jenis Mesin Penggiling Kopi (Coffee Grinder)

Bagi para penggila kopi, coffee grinder atau mesin penggiling kopi adalah
alat yang perlu mereka miliki. Mesin ini digunakan untuk menggiling kopi yang
telah di-roasted atau dipanggang. Mesin penggiling kopi memiliki beragam jenis.
Ada 2 jenis coffee grinder berdasarkan tenaga penggeraknya, yaitu coffee grinder
yang digerakkan dengan tenaga listrik dan tangan (manual). Sedangkan
berdasarkan pisau yang digunakan untuk menggiling, biasanya coffee grinder
dibagi menjadi coffe grinder yang berpisau lurus (blade) dan yang berpisau
melingkar (burr).
Mesin penggiling kopi dengan blade merupakan mesin penggiling yang
paling murah dan mudah digunakan. Cara menggunakannya dengan cukup dengan
menekan tombol selama menggiling kopi. Ukuran wadahnya tidak terlalu besar,
sehingga cocok untuk keperluan pembuatan bubuk kopi dalam skala kecil.
Tingkat kehalusannya beragam, tergantung waktu yang digunakan untuk
menggiling. Hanya saja, hasilnya kadang tidak merata. Rasa kopi juga akan
sedikit berubah apabila blade-nya mulai memanas. Selain itu suaranya yang
ditimbulkan juga cukup menganggu.
Coffee grinder dengan burr sendiri terdiri cari 2 macam yaitu tipe flat blur
dan tipe canonical burr. Burr pada dasarnya merupakan 2 logam dengan ujung
bergerigi sebagai mata pisau. Tipe flat burr merupakan mesin penggiling kopi
yang burr-nya berupa logam melingkar datar yang diletakkan berurutan. Satu
mata pisaunya bergerak sedangkan mata pisau lainnya dalam posisi diam. Hasil
penggilingannya sangat akurat. Tingkat kehalusan juga bisa diatur. Hanya saja
suaranya yang timbul agak sedikit bising.
Sedangkan tipe canonical blurr, juga terdiri dari 2 logam yang diletakkan
berurutan. Namun, bentuk burr-nya tidak identik seperti yang ditemukan dalam
tipe flat burr. salah satu burr pada coffe grinder tipe canonical burr berbentuk
seperti cincin sedangkan burr yang lain berbentuk seperti kerucut. Mesin
penggiling kopi jenis ini lebih mahal daripada tipe flat burr. Hasil
penggilingannya memang sepadan. Putaran burr-nya lebih pelan dari pada flat
burr sehingga meminimalisir panas yang dihasilkan oleh friksi burr-nya.
Ditambah lagi, suaranya pun terdengar lembut di telinga.

BAGIAN-BAGIAN MESIN GILING PADI DAN CARA KERJANYA

Mesin Giling Padi


Salah satu penyebab rendahnya rendemen dan mutu hasil penggilingan
padi serta tingginya kehilangan hasil (susut penggilingan) adalah disebabkan dari
peralatan dan mesin penggilingan. Untuk dapat memperoleh hasil penggilingan
yang maksimal perlu memahami unit-unit komponen dan mesin penggilingan
padi.
Ada beberapa model penggilingan padi, yaitu :
1. Penggilingan manual/ tangan
2. Penggilingan dengan mesin satu step.
3. Penggilingan dengan mesin dua step.
4. Penggilingan dengan mesin multi pass /stage
Penggilingan padi secara manual.
Penggilingan dengan menggunakan tangan yaitu dengan menggunakan
lesung dan alu. Cara penggilingan ini berbasis gesekan antara biji dengan biji.
Pembersihan dilakukan diakhir penggilingan dengan penampian dengan
menggunakan tampi. Cara ini membuat kehancuran beras tinggi sehingga
rendemen yang dicapai rendah.

Contoh Mesin Giling Padi


Penggilingan padi dengan mesin satu step (single phase/ satu phase)
Penggilingan dengan system gesekan logam yaitu unit pengupasan dan unit
penyosohan berada dalam satu mesin. Gabah masuk penggilingan dan keluar
sudah dalam bentuk beras giling.

Penggilingan padi dengan mesin dua step.(double phase/ dua phase)

mesin pengupas dan mesin penyosoh/ pemoles terpisah atau tidak dalam satu
mesin. Rendemen giling bisa mencapai 60-65 %.

Penggilingan padi dengan mesin multi pass.


Mesin penggilingan dengan unit penyosoh / pemoles (jenis abrasif dan jenis friksi
) bersatu, sehingga dapat mengurangi resiko-resiko yang dihadapi selama proses
penggilingan Penentuan jenis dan kombinasi mesin penggilingan paling tepat
sangat ditentukan oleh kapasitas yang dibutuhkan, jenis, varietas dan sifat gabah,
mutu beras putih yang diharapkan serta biaya.

Bagian komponen mesin penggiling, terdiri dari:

1. Motor Penggerak

2. Mesin Pengupas/ pemecah kulit gabah (husker).

Mesin ini membersihkan kulit gabah/ sekam yang tercampur dalam beras
pecah kulit.

Mesin pengupas yang tersedia adalah jenis Engelberg, jenis rol karet, jenis
under runner stone disc dan jenis sentrifucal.

Mesin pengupas gabah yang paling umum digunakan saat ini adalah jenis
roll karet, karena daya guna yang tinggi, efisien, mudah digunakan dan sederhana
perawatannya. Terdapat 2 buah rol karet yang berputar berlawanan dengan
kecepatan putar yang berbeda. Jarak antara 2 rol karet dapat diatur tergantung
jenis gabah yang akan dikupas, biasanya 2/3 besarnya gabah. Diameter kedua rol
karet sama bervariasi 300 – 500 mm dan lebar 120-500 mm.

3. Mesin pemisah gabah (separator)

Digunakan untuk memisahkan gabah dari beras pecah kulit.

Mesin pemisah gabah dan beras pecah kulit mempunyai 3 tipe yaitu :

1) Pemisah jenis kompartemen, terdiri dari dinding pemisah vertikal, papan


luncur secara zigzag. Campuran gabah dan beras pecah kulit membentur papan
pemisah zigzag tersebut, maka akan meluncur jatuh melalui papan luncur. Jika
gabah yang lebih ringan akan terangkat keatas dan dikeluarkan melalui pintu
keluaran dibagian atas papan luncur. Sedangkan beras pecah kulit yang berada
dibagian bawah dikeluarkan melalui pintu keluaran yang berada di bagian bawah
papan luncuran.

2) Pemisah berdasarkan berat jenis. Pemisah ini banyak dipakai pada mesin-
mesin penggiling terbaru. Pemisah jenis ini terdiri atas papan pemisah berbentuk
bujur sangkar yang diletakkan miring pada bidang datar dengan sejumlah
cekungan. Saat papan bergetar, gabah dan beras pecah kulit terpisah akibat dari
perbedaan berat jenis.

3) Pemisah jenis layar/ type saringan, terdiri dari ayakan saringan yang
bergetar, berjumlah 6-15 ayakan.

4. Mesin Penyosoh/ Pemoles/Pemutih (polisher)

Ada 2 tipe mesin penyosoh yaitu tipe friksi dan abrasif.

1). Mesin pemutih abrasif, bekerja dengan putaran yang relative cepat dan
tekanan giling yang rendah sehingga peningkatan suhu beras lebih kecil dan
kerusakan (pecah) lebih sedikit tetapi permukaan beras tampak kasar.

2). Mesin pemutih friksi bekerja dengan putaran yang relative lambat dan
tekanan giling yang tinggi sehingga menghasilkan pelepasan dedak yang lebih
baik dan permukaan beras yang lebih halus. Kekurangan mesin ini, tingginya ratio
beras yang dihasilkan, suhu beras yang lebih tinggi serta jenis ini menggunakan
listrik lebih banyak.

Sangat dianjurkan penggabungan fungsi mesin pemutih jenis abrasif dan


friksi dalam proses multi pass, karena mengurangi beras patah dan peningkatan
suhu beras serta memperbaiki pembuangan kecambah beras.

5. Mesin pemisah beras kepala, beras patah dan menir (shifter)

6. Mesin Pengkristal/ pencuci beras (shinning)

CARA MEMBERSIHKAN MESIN PENGGILING PADI

Dengan melakukan perawatan mesin yang baik maka mesin akan dapat
bertahan lebih lama, umur ekonomisnya pun juga akan meningkat. Oleh sebab itu
sebelum mesin anda rusak maka lakukanlah perawatan mesin secara rutin. Berikut
adalah beberapa perawatan mesin yang bisa dilakukan, diantaranya:
1. Bersihkanlah badan mesin, buang kotoran dan debu yang melekat pada
badan mesin dan mesinnya juga, hal ini untuk menghindari agar debu dan
kotoran tidak masuk ke bagian dalam mesin.
2. Gunakanlah perlengkapan perawatan mesin yang sesuai dengan mesin
yang biasanya dianjurkan oleh produsen pembuat mesin.
3. Cucilah mesin, gunakanlah oli deterjen kemudian tiuplah dengan
compressor sampai kering.
4. Sebelum dipakai panaskanlah mesin terlebih dahulu.
5. Apabila ada kelainan bunyi suara pada mesin segera periksa dan atasi
apa penyebabnya.
6. Jangan menunda minyak pelumas apabila memang sudah tiba
waktunya.
DAFTAR PUSTAKA

http://jurnalorganik.blogspot.co.id/2013/08/mesin-penggilingan-padi.html

http://www.jpwcoffee.com/jenis-jenis-mesin-penggiling-kopi-coffee-grinder

http://www.agrobisnisinfo.com/2016/02/cara-kerja-mesin-giling-padi-dan-
bagian.html
BAB I
LANDASAN TEORI

1. Pengertian Mesin
Mesin adalah alat mekanik atau elektrik yang mengirim atau mengubah
energi untuk melakukan atau membantu pelaksanaan tugas manusia. Biasanya
membutuhkan sebuah masukan sebagai pelatuk, mengirim energi yang telah
diubah menjadi sebuah keluaran, yang melakukan tugas yang telah disetel. Mesin
dalam bahasa Indonesia sering pula disebut dengan sebutan pesawat, contoh
pesawat telepon untuk tejemahan bahasa Inggris telephone machine. Namun
belakangan kata pesawat cenderung mengarah ke kapal terbang.
Mesin telah mengembangkan kemampuan manusia sejak sebelum adanya
catatan tertulis. Perbedaan utama dari alat sederhana dan mekanisme atau pesawat
sederhana adalah sumber tenaga dan mungkin pengoperasian yang bebas. Istilah
mesin biasanya menunjuk ke bagian yang bekerja bersama untuk melakukan
kerja. Biasanya alat-alat ini mengurangi intensitas gaya yang dilakukan,
mengubah arah gaya, atau mengubah suatu bentuk gerak atau energi ke bentuk
lainnya.