Anda di halaman 1dari 2

9.

PERTANYAAN
1. Gambarkan diagram blok proses pembuatan bioetanol dari air tebu!
Jawaban :
Diagram Blok Sederhana Proses Pembuatan Bioetanol dari Air Tebu

Air Tebu

NPK

Ragi Fermentasi

Urea

Pemurnian

2. Sebutkan dan jelaskan metode apa saja yang dapat digunakan dalam proses
dehidrasi bioetanol!
Bioetanol
Jawaban : Untuk meningkatkan kadar etanol hingga mencapai Fuel Grade
Ethanol (FGE) 99.5% dibutuhkan proses penyulingan (distillation) dan
dehidrasi (dehydration). Proses penyulingan akan menghasilkan etanol
dengan kadar maksimum 95.6% dan tidak bisa ditingkatkan lagi karena sifat
azeotrope larutan etanol-air.
Proses dehidrasi bioetanol terbagi menjadi 3 metode antara lain:
1. Azeotropic Distillation
Penambahan benzene pada larutan alkohol-air untuk menghilangkan sifat
larutan azeotrope. Dibutuhkan proses tambahan untuk memisahkan
benzene dari larutan alkohol.
2. Molecular Sieve
Penambahan zat adsorbent untuk memerangkap air dari larutan etanol-air.
Zat adsorben yang jamak digunakan antara lain zeolite. Dalam proses
yang lebih sederhana dapat digunakan kapur gamping (CaO) bubuk yang
dilarutkan dalam larutan etanol-air.
3. Membrane Pervaporation
Proses pervaporation menggunakan membran porous atau non-porous
untuk memfilter fase gas dari larutan azeotrope alkohol-air. Proses ini
diklaim mengonsumsi energi relatif rendah karena memanfaatkan tekanan
dan suhu rendah.

3. Tuliskan reaksi pembentukan bioetanol!


Jawaban : Reaksi pembentukan bioetanol dari glukosa (gula)
(C6H12O6)n 2 C2H5OH + 2 CO2
Yeast (Ragi)
Glukosa Etanol Karbon Dioksida