Anda di halaman 1dari 1

RESUSITASI JANTUNG PARU

No. Dokumen No. Revisi Halaman

RS HIKMAH MASAMBA D.II.033 0 1/1


Jl.Ir. Soekarno. Kel. Kappuna.
Kab. Luwu Utara
Tlp/Fax. (0473) 21021
Ditetapkan oleh,
Tanggal Terbit Direktur
STANDAR PROSEDUR 01 Mei 2015
OPERASIONAL
dr.A. Muhammad Nasrum
NIK: 14.04.001
Suatu tindakan untuk mengembalikann fungsi pernafasan dan
PENGERTIAN
jantung guna kelangsungan hidup pasien
TUJUAN Sebagai pedoman dalam pelaksanaan resusitasi jantung paru
Keputusan Direktur RS Hikmah Masamba NOMOR: 073.b /
KEBIJAKAN RSHM/ SK-DIR/ V /2015 tentang Kebijakan Pelayanan
Instalasi Rawat Inap
1. Petugas menggunakan APD (masker, handscoen)
2. Mengecek kesadaran pasien dengan cara:
a. Memanggil nama
b. Menanyakan keadaan
c. Menggoyangkan bahu pasien/mencubit pasien
3. Jika pasien tidak sasar/tidak ada respon, aktifkan SPGDT
4. Buka jalan nafas dengan head tilt chin lift dan bersihkan
jalan nafas dari sumbatan
5. Menilai pernafasan dengan cara:
a. Melihat pergerakan dada/ perut
b. Mendegarkan suara keluar/ masuk udara dari hidung
c. Merasakan adanya udara dari mulut/ hidung dengan
pipi atau punggung tangan
PROSEDUR 6. Jika pasien tidak bernafas, berikan nafas buatan dengan
bag resuscitator sebanyak 2 kali secara perlahan
7. Periksa denyut jantung pasien dengan cara meraba arteri
carotis, jika arteri carotis terapa, cukup berikan nafas
buatan setiap 5 detik sekali
8. Jika arteri carotis tidak teraba lakukan kombinasi nafas
buatan dan kompresi jantung luar dengan perbandingan
15:2 untuk dewasa baik 1 atau 2 penolong dan 3:1 untuk
neonates
9. Setiap 4 siklus (4 kali kompresi dan 5 kali ventilasi) cek
pernapasan
10. Jika nafas tetap belum ada, lanjutankan teknik kombinasi
dimulai dengan kompresi jantung luar
UNIT TERKAIT Instalasi Gawat Darurat