Anda di halaman 1dari 2

ISOTERM ABSORPSI FREUNDLICH

Adsorpsi isoterm adalah hubungan yang menunjukkan distribusi adsorben antara


faseteradsorbsi pada permukaan adsorben dengan fase ruah kesetimbangan pada
temperatur tertentu. Ada tiga jenis hubungan matematik yang umumnya digunakan untuk
menjelaskan isoterm. Isoterm ini berdasarkan asumsi bahwa adsorben mempunyai permukaan
yang heterogen dan tiap molekul mempunyai potensi penyerapan yang berbeda-beda. Persamaan
ini merupakan persamaan yang dikemukakan oleh Freundlich. Persamaan isoterm adsorpsi
Freundlich didasarkan atas terbentuknya lapisan monolayer dari molekul-molekul adsorbat pada
permukaan adsorben. Persamaan isoterm adsorpsi Freundlich dapat dituliskan sebagai berikut.
Log (x/m) = log k + 1/n log c.................................................................(2)
Sedangkan kurva isoterm adsorpsinya disajikan pada Gambar 5.

Gambar 1. Kurva IsotermAdsorpsi Freundlich

Bagi suatu sistem adsorpsi tertentu, hubungan antara banyaknya zat yang teradsorpsi
persatuan luas atau persatuan berat adsorben dengan konsentrasi yang teradsorpsi pada
temperatur tertentu disebut dengan isoterm adsorpsi. Isoterm yang menggambarkan suatu
kesetimbangan adsorpsi biasanya tidak linear. Banyak system mengikuti persamaannya Frendlich
sekurang-kurangnya jika konsentrasinya tidak terlalu tinggi. Persamaan ini yang ditemukan pada
kahir tahun 1800-an, suatu persamaan empiris yang tidak diturunkan dari model yang khusus
tetapi kebetulan saja cocok dengan data eksperimen dalam sejumlah kasus. Persamaan tersebut
dapat diberikan dalam bentuk:

x/m = k. Cn.......................................................................................(3)
Dalam hal ini :
x = jumlah zat teradsorpsi (gram)
m = jumlah adsorben (gram)
C = konsentrasi zat terlarut dalam larutan, setelah tercapai kesetimbangan adsorpsi
k dan n = tetapan
Terlihat bahwa jika n=1 persamaan Frenndlich direduksi ke bentuk pernyataan
kesetimbangan lain seperti hokum Henry atau hokum distribusi Nernst untuk zat terlarut di
dalam eksraksi pelarut, ini umumnya n > 1 dan karena itu grafik C vs C L (disebut isotherm
adsorpsi) menyerupai kurva 2a. Untuk mengevaluasi k dan n kita dapat mengambil logaritma
dari kedua ruas persamaan Freundlich, menghasilkan:

log x/m = log k + n log c....................................................................(4)

Persamaan ini mengungkapkan bahwa bila suatu proses adsorpsi menuruti isoterm
Freundlich, maka aluran log x/m terhadap log C akan merupakan garis lurus. Dari garis dapat
dievaluasi tetapan k dan n


Log X/m

Log k
Log C

Gambar 2. Kurva adsorbsi antara log C Versus Log X/m


pada isoterm adsorpsi freundlich