Anda di halaman 1dari 13

Cara Menanam Tanaman

Hidroponik
Sederhana [Gambar]
85
Salah satu cara untuk mendapatkan sayuran segar tanpa pestisida adalah dengan
menanam sendiri sayuran. Yang jadi masalah adalah tidak semua orang
mempunyai lahan untuk menanam sayuran. Oleh karena itu ada cara dimana
anda bisa menanam sayuran dengan memanfaatkan air sebagai media pengganti
tanahnya atau yang disebut juga dengan hidroponik.
Bagi yang mempunyai hobi berkebun, cara hidroponik ini dapat menghilangkan
stress. Tapi bagaimana ya cara membuat tanaman hidroponik? Jangan khawatir,
pada artikel ini akan dibahas cara menanam hidroponik sehingga hasilnya bisa
dikonsumsi oleh keluarga.
Sesuai namanya, hidroponik adalah cara bertanam menggunakan media air
sehingga tidak memerlukan tanah atau area yang luas. Secara sederhana,
hidroponik adalah metode budidaya tanaman dengan menggunakan air yang
diperkaya dengan nutrisi, bukan tanah. Hal ini membuat parameter seperti nutrisi,
pengendalian hama, dan pencahayaan lebih mudah dikelola.

Hidroponik tidak memerlukan pemakaian herbisida dan pestisida beracun


sehingga lebih ramah lingkungan dan sayuran yang dihasilkan pun akan lebih
sehat. Bertanam dengan hidroponik akan menghasilkan tanaman berkualitas baik
dan bebas kimia. yang pastinya sehat buat kita semua dan anak-anak.
Laju pertumbuhan tanaman hidroponik bisa mencapai 50% lebih cepat dibanding
tanaman yang ditanam di tanah pada kondisi yang sama. Alasan untuk ini adalah
karena tanaman hidroponik langsung mendapatkan makanan dari air yang kaya
nutrisi. Kondisi ini juga membuat tanaman tidak perlu akar besar untuk mencari
nutrisi. Dan karena energi yang diperlukan untuk pertumbuhan akar lebih sedikit,
sisa energi bisa disalurkan ke bagian lain dari tanaman.

Tanaman hidroponik tumbuh sehat, kuat, dan bersih. Hidroponik juga ramah
lingkungan karena tidak membutuhkan air sebanyak berkebun secara
konvensional. Ini karena hidroponik tidak memerlukan penyiraman sama sekali.

Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara paling sederhana:

Alat:
1. Botol plastik air mineral bekas,
2. Gelas plastik bekas air mineral,
3. Jerigen plastik bekas minyak goreng,
4. Kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus)
5. Nutrisi hidroponik.
6. Media tanam (rocwool, arang sekam, kerikil, pasir malang, pecahan bata
merah). Pilih yang paling mudah didapat.
Kita bisa melihat betapa sederhananya bahan yang dibutuhkan. Bahkan
kebanyakan besar dari barang bekas. Jadi menanam model hidroponik sederhana
ini selain kita bisa mendapatkan tanaman sayuran yang sehat dan subur, kita
juga bisa memanfaatkan barang barang bekas. Sehingga botol bekas, jerigen
bekas dan gelas plastik bekas yang mestinya dibuang dan menjadi limbah
ternyata masih bisa diambil manfaatnya.

Langkah-langkah cara membuat tanaman


hidroponik
Hidroponik Wick dengan botol bekas :

1. Potong botol menjadi 2 bagian. (atas dan bawah)

2. Lubangi bagian atas (daerah leher botol) untuk pemasangan sumbu dan aliran
udara
3. Pasang sumbu pada bagian bawah botol
4. Masukkan bagian atas botol ke bagian bawah botol dengan cara dibalik.

5. Isi bagian atas botol dengan media tanam (bisa rockwool, spon, sekam bakar
atau pecahan bata merah). Pilih saja mana yang paling mudah didapat. Karena
fungsi media ini hanya untuk pijakan akar agar tidak rebah.
6. Tanam bibit atau taburkan 2-3 biji bibit tanaman ke dalam media tanam.

7. Siram dengan larutan nutrisi hidroponik.


8. Simpan di tempat yang tidak terkena hujan tetapi masih bisa mendapat sinar
matahari.

Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik


Bahan:
Pupuk Urea.1000 gr.
Pupuk KCL 1000 gr.
Pupuk NPK 1000 gr.
Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) . 50 gr.
Peralatan:
Ember bervolume 20 Liter.
Drum plastik bervolume 100 liter
Timbangan digital
Alat pengaduk
Air sumur, air sungai,
Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 10
hari.
Cara membuat:
Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume 20
liter.
Tuangkan air sumur sebanyak 20 ltr ke dalam ember tersebut sedikit demi
sedikit sambil diaduk aduk lanjutkan pengadukan hingga air mencapai
volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal (tidak
ada endapan)
Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100
liter.
Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk aduk
hingga penuh (mencapai volume 100 liter).
Larutan Nutrisi siap digunakan.
klik gambar untuk memperbesar
Saya sarankan
mulai dari tanaman sayuran dulu, yang lumayan cepat tumbuhnya, misal : sawi,
cabe, tomat, selada, bayam, kacangdll

Nah dengan gambaran di atas tentunya anda mendapat inspiratif membuatnya di


rumahcocok buat kita yang hidup di perkotaan ala urban ayo kita bikin
rumah kita sejuk, dan sehat dengan berkebun ala hidroponik, selain mudah,
hemat, sehat, anti globalwarming
Cara Menanam Hidroponik Sederhana
di Pekarangan
Posted by achmad afrizal on Thursday, June 7, 2012 at 7:58 AM

Tulisan kali ini berisi informasi cara menanam hidroponik yang sederhana dan dapat
dilakukan di rumah anda. Hidroponik merupakan cara atau teknik bercocok tanam
dengan menggunakan media tanam non tanah atau selain tanah. Media tanaman
hidroponik dapat berupa sekam bakar, cocopeat, pasir kerikil rockwool dan lan-
lain. Cara menanam hidroponik dapat dilakukan dimana saja contohnya di halaman
rumah anda, wadahnya pun bisa menggunakan apa saja pot, drum bekas, kaleng bekas
cat atau bahkan botol mineral bekas.

Cara Menanam Hidroponik

Cara menanam hidroponik sebenarnya sangat cocok untuk diterapkan di daerah


perkotaan atau daerah urban, karena banyak manfaatnya diantaranya hemat tempat
dan ramah lingkungan. Contoh tanaman hidroponik yang sangat mudah untuk di
tanam dengan cara menanam hidroponik adalah jenis tanaman sayuran daun seperti
sawi, kangkung, pakcoy, kailan, seledri, kemangi dan lain sebangainya.

Hal yang harus diperhatikan dalam cara menanam hidroponik adalah media tanam
dan nutrisi hidroponik atau pupuk hidroponik. Pastikan media tanam cukup poros
sehingga air dan nutrisi dapat di serap oleh akar tanaman tapi juga cukup kokoh untuk
menopang tanaman hidroponik.

Tah ap an Cara m en an am h id rop on ik


1. Penyemaian Benih
Semai benih pada tray atau wadah semai, gunakan benih yang tingkat germinasinya
diatas 80%. Media semai yang baik dan umum digunakan adalah rockwool.
Rockwool sangat praktis karena memiliki daya serap air yang tinggi dan steril. Jika
benih telah cukup umur pindahan ke media tanam
Media Semai Rockwool

2. Penyiapan media tanam


Gunakan media tanam yang poros bisa campuran sekam bakar dan pasir kerikil, atau
campuran rockwool dan pasir kerikil. Tempatkan media tanam pada wadah yang
diinginkan seperti pot atau kaleng bekas.
3. Pemberian Nutrisi
Gunakan nutrisi hidroponik yang tepat, pemberian nutrisi dalam cara menanam
hidroponik sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Anda bisa meracik sendiri atau
membeli nutrisi hidroponik di pasaran. Pemberian nutrisi bisa dengan cara siram
manual pagi dan sore hari, atau jika anda ingin lebih praktis anda bisa mencoba cara
menanam hidroponik dengan sistem sumbu atau wick silahkan cek pada gambar.
Sumbu (bisa dari kapas, sumbu kompor atau kain bekas) akan mengalirkan nutrisi ke
seluruh bagian tanaman. Teknik wick ini adalah salah satu teknik hidroponik
sederhana.

Teknik Wick Hidroponik Sederhana

4. Perawatan
Perawatan pada sistem hidropinik pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan perawatan
pada penanaman sistem konvensional seperti pemangkasan, pembersihan gulma dll.
- See more at: http://carahidroponik.blogspot.com/2012/06/cara-
menanam-hidroponik-sederhana-di.html#sthash.avifhpih.dpuf