Anda di halaman 1dari 8

KESEHATAN DAERAH MILITER VII/WIRABUANA

RUMAH SAKIT TK. II 07.05.01 PELAMONIA

PROGRAM PENINGKATAN MUTU


DI RUMAH SAKIT PELAMONIA TAHUN 2015

Jl. Jenderal Sudirman No. 27 Makassar


Telp. 362536 FAX. 3623434 email : rsadpelamonia@gmail.com
KESEHATAN DAERAH MILITER VII/WIRABUANA
RUMKIT TK. II 07.05.01 PELAMONIA

Makassar, 2015
Nomor : B/ / / 2015
Klasifikasi : Biasa
Lampiran : 2 Berkas
Perihal : Usulan Program Peningkatan Mutu
Dan Keselamatan Pasien (PMKP) di
Rumah Sakit Tk.II 07.05.01 Pelamonia

Kepada

Yth :
di
Makassar

1. Dasar :
a. Program kerja Rumah Sakit Tk.II 07.05.01 Pelamonia TA. 2015 tentang
Akreditasi Rumah Sakit
b. Pedoman Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Tk. II
07.05.01 Pelamonia tahun 2014

2. Sehubungan dengan dasar tersebut di atas, bersama ini kami sampaikan usulan
Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit tk. II 07.05.01
Pelamonia tahun 2015, dan kami usulkan diberlakukan mulai tanggal 1 Juli 2015.

3. Demikian untuk dimaklumi

Kepala Rumah Sakit Pelamonia

dr. Benny Untu, Sp. M


Letnan Kolonel Ckm NRP 33790
Tembusan :

1. Komite Medik Rumkit Tk II Pelamonia


2. Komite Keperawatan Rumkit Tk II Pelamonia
3. Kabinayanmasum Rumkit Tk II Pelamonia
4. Para Kainstal,Kasi, Kaur Rumkit Tk II Pelamonia
5. Sekretaris Akreditasi Rumkit Tk II Pelamonia

KESEHATAN DAERAH MILITER VII/WIRABUANA


RUMKIT TK. II 07.05.01 PELAMONIA

KEPUTUSAN KEPALA RUMAH SAKIT TK II 07.05.01 PELAMONIA


NOMOR : KEP / / / 2014

TENTANG

PEMBERLAKUAN PROGRAM PENUNGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN


PASIEN TAHUN 2014 DI RUMAH SAKIT TK II 07.05.01 PELAMONIA

KEPALA RUMAH SAKIT TK II 07.05.01 PELAMONIA

Menimbang : a. Bahwa dalam menghadapi era globalisasi, perlu melakukan


upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien sesuai dengan
standar akreditasi rumah sakit dari Kementrian Kesehatan Republik
Indonesia;
b. Bahwa untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan program
peingkatan mutu dan keselamatan pasien di lingkungan Rumah Sakit
Pelamonia perlu upaya dan partisipasi yang digerakkan oleh pemilik
dan pengelola rumah sakit secara berkesinambungan;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan yang ada sebagaimana
tercantum dalam a dan b, perlu menetapkan Program Peningkatan
Mutu dan Keselamatan Pasien dalam upaya menuju perubahan
budaya rumah sakit terhadap mutu pelayanan;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik


Kedokteran;
2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga
Kesehatan;
5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1333/MENKES/SK/XII/ 1999
tentang Standar Pelayanan di Rumah Sakit;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/MENKES/SK/II/2008
tentang Standat Pelayanan Minimal Rumah Sakit;
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/MENKES/PER/III/2008
tentang Rekam Medis;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290/MENKES/PER/III/2008
tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran;
9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691/ Menkes / Per / VIII / 2011
tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit

MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA RUMAH SAKIT PELAMONIA TENTANG
PEMBERLAKUAN PROGRAM PENINGKATAN MUTU DAN
KESELAMATAN PASIEN TAHUN 2015 DI RUMAH SAKIT TK. II
07.05.01 PELAMONIA
Kesatu : Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan pasien
sebagaimana dimaksud, dipergunakan agar pemilik dan
pengelola rumah sakit memahami dan bertanggung jawab atas
pelaksanaan hasilnya.
Kedua : Kepala Rumah Sakit menetapkan indicator mutu klinis, dan
manajerial yang dijadikan prioritas untuk dievaluasi, dianalisis,
dan dijadikan sebagai acuan kegiatan program mutu.
Ketiga : Manajemen rumah sakit mengembangkan sistem baru atau
memodifikasi sistem yang ada sebelumnya sesuai dengan
standar peningkatan mutu
Keempat : Ketua Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien harus
kompeten di bidangnya untuk mengumpulkan masalah dan
menganalisis data secara sistematik.
Kelima : Manajemen rumah sakit menggunakan proses internal untuk
melakukan validasi data antara lain dengan cross audit antar
bidang/bagian
Keenam : Manajemen rumah sakit menggunakan proses yang ditetapkan
untuk melakukan identifikasi dan pengelolaan kejadian sentinel
Ketujuh : Bila ternyata terdapat data atau variasi yang cenderung tidak
diinginkan maka data harus dianalisa
Kedelapan : Keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan, apabila dikemudian
hari terdapat kekeliruan pada surat keputusan ini, maka akan
diadakan perubahan seperlunya.

Ditetapkan : di Makassar
Pada Tanggal : 20 Februari 2015

Kepala Rumah Sakit Pelamonia

dr. Artha Bayu Duarsa, Sp.S


Kolonel Ckm NRP 33988

KOMANDO DAERAH MILITER VII/WIRABUANA


KESEHATAN
KEPUTUSAN KEPALA KESEHATAN DAERAH MILITER VII/WIRABUANA
NOMOR : KEP / / / 2014

TENTANG

PENETAPAN PROGRAM PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN


TAHUN 2014 DI RUMAH SAKIT TK II 07.05.01 PELAMONIA

KEPALA KESDAM VII/WIRABUANA

Menimbang : a. Bahwa dalam menghadapi era globalisasi, perlu melakukan


upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien sesuai dengan
standar akreditasi rumah sakit dari Kementrian Kesehatan Republik
Indonesia;
b. Bahwa untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan program
peingkatan mutu dan keselamatan pasien di lingkungan Rumah Sakit
Pelamonia perlu upaya dan partisipasi yang digerakkan oleh pemilik
dan pengelola rumah sakit secara berkesinambungan;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan yang ada sebagaimana
tercantum dalam a dan b, perlu menetapkan Program Peningkatan
Mutu dan Keselamatan Pasien dalam upaya menuju perubahan
budaya rumah sakit terhadap mutu pelayanan;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik


Kedokteran;
2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga
Kesehatan;
5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1333/MENKES/SK/XII/ 1999
tentang Standar Pelayanan di Rumah Sakit;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/MENKES/SK/II/2008
tentang Standat Pelayanan Minimal Rumah Sakit;
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/MENKES/PER/III/2008
tentang Rekam Medis;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290/MENKES/PER/III/2008
tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran;
9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691/ Menkes / Per / VIII / 2011
tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA KESDAM VII/WIRABUANA TENTANG


PENETAPAN PROGRAM PENINGKATAN MUTU DAN
KESELAMATAN PASIEN TAHUN 2014 DI RUMAH SAKIT TK. II
07.05.01 PELAMONIA
Kesatu : Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan pasien
sebagaimana dimaksud, dipergunakan agar pemilik dan
pengelola rumah sakit memahami dan bertanggung jawab atas
pelaksanaan hasilnya.
Kedua : Kepala Rumah Sakit menetapkan indicator mutu klinis, dan
manajerial yang dijadikan prioritas untuk dievaluasi, dianalisis,
dan dijadikan sebagai acuan kegiatan program mutu.
Ketiga : Manajemen rumah sakit mengembangkan sistem baru atau
memodifikasi sistem yang ada sebelumnya sesuai dengan
standar peningkatan mutu
Keempat : Ketua Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien harus
kompeten di bidangnya untuk mengumpulkan masalah dan
menganalisis data secara sistematik.
Kelima : Manajemen rumah sakit menggunakan proses internal untuk
melakukan validasi data antara lain dengan cross audit antar
bidang/bagian
Keenam : Manajemen rumah sakit menggunakan proses yang ditetapkan
untuk melakukan identifikasi dan pengelolaan kejadian sentinel
Ketujuh : Bila ternyata terdapat data atau variasi yang cenderung tidak
diinginkan maka data harus dianalisa
Kedelapan : Keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan, apabila dikemudian
hari terdapat kekeliruan pada surat keputusan ini, maka akan
diadakan perubahan seperlunya.

Ditetapkan : di Makassar
Pada Tanggal : 20 Februari 2015

Kepala Rumah Kesdam VII/Wirabuana

dr. Bambang Dwiasto


Letnan Kolonel Ckm NRP 33970

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat Rahmat dan
KaruniaNya kami telah menyelesaikan pembuatan Program Mutu rumah Sakit
Pelamonia tahun 2015, di dalam memberikan pelayanan kesehatan harus selalu
memperhatikan mutu pelayanan secara menyeluruh. Salah satu bentuk pelayanan
bermutu adalah terlaksananya keselamatan pasien (patient safety). Program ini
berisi pemantauan indicator mutu rumah sakit, pelaksanaan audit medis serta
peningkatan mutu SDM . Diharapkan dapat menjadi acuan bagi rumah sakit dalam
mengukur dan meningkatkan mutu pelayanan, serta menjamin mutu pelayanannya.

Makassar, Juli 2015

Komite PMKP

DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar isi
I. Pendahuluan
II. Latar Belakang
III. Tujuan
IV. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan
V. Cara Melaksanakan Kegiatan
VI. Sasaran
VII. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
VIII. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporannya
IX. Pencatatan, pelaporan, dan evaluasi kegiatan

LAMPIRAN

Lampiran 1 : Indikator Mutu Rumah Sakit Pelamonia

Lampiran 2 : Indikator ILM 2015