Anda di halaman 1dari 20

BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Makalah berjudul mengetahui hari akhir ini ditulis, pertama karena tidak mudah
menyatukan dan menyusun data yang diperoleh dari sumber yang berbeda seperti dari buku
dan website tertentu, serta melakukan penggabungan dalam setiap materi untuk menjadi satu.
Makalah ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang tanda-tanda,proses dan
kehidupan selanjutnya setelah hari akhir. juga berusaha memaparkan dalil dalil yang
bersangkutan dengan hari akhir dan juga kehidupan yang selanjutnya. dan haruskah kita para
manusia percaya akan adanya hari akhir, serta sejauh manakah pengaruh atau dampak mereka
setelah membaca dalil dalil yang telah dipaparkan pada makalah ini.

Hasil dari sumber yang telah dibaca, bahwa hari akhir itu sangat menyeramkan, dan
dapat menghancurkan seluruh isi dunia dengan sekejap,tak ada seorangpun yang dapat
menghindarinya.

Jadi untuk hal dasar, sekiranya kita harus mengetahui, mengenal dan memahami
terlebih dahulu apakah hari akhir itu, sehingga dengan demikian kita dapat mengimaninya
dengan baik dan tidak ragu akan kebenaran yang akan terjadi nanti. marilah kita mempelajari
tentang hari akhir. Karena jika kita tidak mengenal dan tau apakah dan bagaimanakah
sebenarnya hari akhir dan kehidupan selanjutnya itu, kita akan mengetahui apa yang bisa kita
lakukan agar ketika hari akhir datang kita sudah mempunyai bekal untuk melindungi diri
masing masing. kita sudah mempunyai bekal untuk melindungi diri masing masing.

Baiklah, langsung saja mari kita menambah wawasan serta pengetahuan kita tentang
hari akhir dan kehidupan selanjutnya, agar kita dapat menyiapkan,apa yang menjadi bekal kita
nanti. dengan membaca makalah ini, dan dengan sebelumnya mengucapkan
bismilahirohmanirrohim.
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Hari Akhir atau Kiamat

Hari kiamat adalah hari akhir kehidupan seluruh manusia dan makhluk hidup di
duniayang harus kita percayai kebenaran adanya yang menjadi jembatan untuk menuju ke
kehidupan selanjutnya di akhirat yang kekal dan abadi. Iman kepada hari kiamat adalah
rukum iman yangke-lima. Hari kiamat diawali dengan tiupan terompet sangkakala oleh
malaikat isrofil untuk menghancurkan bumi beserta seluruh isinya.Hari kiamat tidak dapat
diprediksi kapan akan datangnya karena merupakan rahasia AllahSWT yang tidak diketahui
siapa pun. Namun dengan demikian kita masih bisa mengetahui kapandatangnya hari kiamat
dengan melihat tanda-tanda yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW.Orang yang
beriman kepada Allah SWT dan banyak berbuat kebaikan akan menerima imbalansurga
yang penuh kenikmatan, sedangkan bagi orang-orang kafir dan penjahat akan masuk neraka
yang sangat pedih untuk disiksa.

B. Tanda tanda kiamat

Kiamat dibagi menjadi dua, yaitu kiamat syugra (kecil) dan kiamat kubra(besar).

1) Tanda-tanda shugra (kecil), yang sebagian di antaranya sudah tampak dalam kehidupan
sekarang ini:
- Ajaran Islam kurang diperhatikan dan bahkan ditinggalkan oleh kaum Muslim.
- Jumlah ulama (ahli agama) yang sesungguhnya semakin sedikit, sebaliknya banyak
orang bodoh yang mengaku ulama dan menyesatkan umat.
- Perzinahan dilakukan terang-terangan dan sudah menjadi suatu kebiasaan di
masyarakat luas.
- Begitu pula mabuk-mabukan yang banyak dilakukan seolah bukan perbuatan yang
diharamkan.
- Jumlah wanita semakin lebih banyak dibandingkan dengan pria, dan mereka sudah
tidak malu lagi berpakaian setengah telanjang.
- Banyak wanita yang berdandan/berpenampilan seperti pria, begitu juga sebaliknya.
- Umat manusia berlomba menumpuk kekayaan dengan jalan yang tidak halal serta
maraknya praktek riba.
- Para orangtua menjadi budak dan diperlakukan sewenang-wenang oleh anak-
anaknya.
- Semakin banyak fitnah yang menimpa umat Islam.
- sering terjadi bencana alam, pembunuhan, dan peperangan.
- Banyaknya perceraian.
- Bermewah-mewah dalam membangun masjid sementara jamaahnya sedikit, serta
saling membanggakan keindahan masjid.

b) Tanda-tanda kubra (besar)

- Waktu berputar semakin cepat, sehingga setahun terasa sebulan, sebulan terasa
seminggu.
- Matahari terbit di sebelah barat.
- Keluarnya Dajjal, yaitu sosok pembohong yang menutupi kebenaran.
- Adanya Yajuj dan Majuj, yaitu segolongan umat manusia yang mempunyai
kekuatan besar dan berpikiran sesat.
- Turunnya Imam Mahdi ke dunia untuk meluruskan syariat Islam dan menghidupkan
sunnah-sunnah Rasulullah saw.
- Turunnya Nabi Isa as. dari langit yang akan memperjuangkan kebenaran bersama
Imam Mahdi. Dialah yang menumpas Dajjal serta mengajak umat manusia
mengesakan Allah swt dan menyambah-Nya.
- Hilangnya Al Quran dari mashaf san hati umat manusia hingga hilang pedoman.

Tanda-tanda kecil datangnya hari kiamat secara umum datang lebih dahulu dari tanda-tanda
besar, serta sebagiannya sudah terjadi. Jika tanda-tanda besar muncul telah muncul satu,
maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya, yaitu yang pertama kali muncul adalah terbitnya
matahari dari barat. Demikianlah kita sebagai umat manusia hendaknya mempersiapkan diri
sebaik mungkin dengan taat dan takwa kepada Allah swt, karena bagaimanapun juga tanda-
tanda kecil datangnya kiamat telah banyak terjadi dan itu semua sebagai peringatan agar
manusia sadar dan bertaubat.

C. Dalil dan Hadist Yang menjelaskan Adaya Hari Kiamat

Dan mereka berkata, Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita
mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa,dan mereka
sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah
menduga-duga saja.(Al-Jatsiyah: 24).
Dan beberapa hadist yang menjelaskan adanya hari kiamat, yaitu :

Seorang Arab Badui bertanya, Kapankah tibanya kiamat? Nabi Saw lalu menjawab,
Apabila amanah diabaikan maka tunggulah kiamat. Orang itu bertanya lagi, Bagaimana
hilangnya amanat itu, ya Rasulullah? Nabi Saw menjawab, Apabila perkara (urusan)
diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat. (HR. Bukhari)

Mendekati kiamat akan terjadi fitnah-fitnah seolah-olah kepingan-kepingan malam yang


gelap-gulita. Seorang yang pagi hari beriman maka pada sore harinya menjadi kafir, dan
orang yang pada sore harinya beriman maka pada pagi harinya menjadi kafir, dia menjual
agamanya dengan (imbalan) harta-benda dunia. (HR. Abu Dawud)

Belum terjadi kiamat sehingga orang-orang dari umatku kembali menyembah berhala-
berhala selain Allah. (HR. Abu Dawud)

Belum terjadi kiamat sebelum seorang yang melewati kuburan berkata, Alangkah
baiknya sekiranya aku di tempat orang ini. (Maksudnya, dia ingin mati dan tidak ingin
hidup karena beban berat yang selalu dihadapinya). (HR Bukhari)

Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang menyebut : Allah,
Allah. (HR. Muslim)

Belum akan datang kiamat sehingga seorang membunuh tetangganya, saudaranya dan
ayahnya. (HR. Bukhari)

D. Golongan-golongan manusia dalam menangapi hari akhir

Secara umum, manusia terbagi menjadi tiga kelompok di dalam menyikapi nubuwat
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tentang peristiwa-peristiwa akhir zaman :

Pertama : Kelompok yang menolak akan keyakinan datangnya hari akhir. Kelompok ini
banyak diwakili oleh kebanyakan bangsa barat atau timur -semisal Jepang- yang secara
umum berideologi paganisme atau sekulerisme. Kelompok ini didominasi oleh mereka yang
tidak menganut agama samawi. Kecanggihan teknologi yang mereka miliki menjadikan
mereka memiliki kesimpulan tersendiri tentang nasib dunia di masa mendatang. Termasuk
kelompok ini adalah darwinisme dan mereka yang sepaham dengannya.

Kedua : Mereka yang kurang peduli dengan nash-nash tentang peristiwa akhir zaman dan
tidak banyak mengkajinya karena dianggap kurang realistis dan bukan masanya. Mereka
menganggap bahwa berbicara tentang petaka akhir zaman sebagai penghalang menuju
kemajuan, karena merasa telah dibatasi oleh takdir tentang berakhirnya alam semesta.
Apalagi jika peristiwa akhir zaman itu dikaitkan dengan kemenangan umat Islam di bawah
kepemimpinan Al Mahdi yang akan menaklukkan seluruh dunia, mereka anggap itu hanyalah
ilusi dan mimpi kosong. Kelompok ini terbagi menjadi dua :

Mereka yang secara lahir adalah kelompok ilmuan / ulama yang banyak bergelut dengan
dunia ilmu dan penelitian. Mereka menakwilkan hadits-hadits tentang akhir zaman dan hanya
mau menerima yang bisa diterima oleh akal dan sesuai dengan logika. Sebagian ada yang
membuat persyaratan-persyaratan batil untuk sahnya hadits-hadits tersebut (semisal harus
mutawatir dan bukan ahad). Kelompok ini didominasi kelompok rasionalis juga sekuler,
namun tidak menutup kemungkinan di antara mereka ada yang merupakan orang-orang
bayaran musuh-musuh islam yang bertujuan untuk menebarkan keragu-raguan tentang janji
kemenangan islam di akhir zaman. Kelompok ini juga membicarakan tentang peristiwa akhir
zaman, namun cara yang mereka tempuh adalah bertolak belakang dengan apa yang menjadi
kebiasaan para salaf dalam memahaminya.

Mereka yang secara umum termasuk umat islam yang tidak memiliki kepedulian terhadap
ilmu syari, tidak pernah mempelajari perkara-perkara iman kecuali sebatas jumlah dan nama
rukun iman. Kelompok ini tidak pernah mendengar istilah-istilah seputar fitnah akhir zaman,
tidak mengenal Dajjal, nabi Isa as, Imam Mahdi, Yajuj wa Majuj, dan tema-tema semisal.
Kelompok ini tidak pernah tahu tentang detilnya perihal hari kiamat kecuali sebatas katanya
dan katanya, sehingga sikap mereka terhadap hari kiamat sebagaimana sikap mereka
terhadap berita-berita lainnya. Kelompok ini meski mereka juga percaya dengan adanya
kiamat- namun keyakinannya tidak memberikan manfaat sama sekali untuk sikap hidupnya.
Mereka tidak pernah bisa mengambil pelajaran dari semua peristiwa yang disebutkan oleh
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Mereka juga tidak menyadari adanya bahaya besar
yang mengancam agama dan dunia mereka, dan tidak menutup kemungkinan bahwa mereka
telah terperosok dalam bahaya yang pernah diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa
sallam tentang dahsyatnya fitnah akhir zaman :

Sesungguhnya sebelum terjadinya hari kiamat akan timbul berbagai fitnah bagaikan
sepotong malam yang gelap gulita. Pada pagi hari seseorang masih beriman, tetapi pada pagi
harinya telah menjadi kafir. Pada saat itu orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri,
yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan yang berjalan lebih baik daripada berlari.
Karena itu pecahkanlah kekerasanmu, potonglah tali busurmu, dan pukulkanlah pedangmu ke
batu (yakni jangan kamu gunakan untuk memukul atau membunuh manusia). Jika salah
seorang di antara kamu terlibat dalam urusan (fitnah) itu, maka hendaklah ia bersikap seperti
sikap terbaik dari dua orang putra Adam (yakni bersikap seperti Habil, jangan seperti
Qabil). .

Ketiga: Kelompok yang beriman dan yakin dengan semua yang dijanjikan oleh Rasulullah
Shallallahu alaihi wa sallam tentang dekatnya kehancuran alam semesta (kiamat), yang itu
semua di dahului dengan tanda-tanda kecil dan besar yang mendahuluinya. Kelompok ini
terbagi menjadi tiga :

Mereka yang menerima nash-nash tersebut apa adanya, dimana sikap mereka terhadap
nash-nash seputar nubuwat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam hanya sebatas
meriwayatkan dan menerjemahkan tanpa perlu mengaktualisasikan dengan zaman dan
kondisi dimana mereka hidup. Kelompok ini kurang bisa memahami maksud dan tujuan di
balik turunnya hadits-hadits tersebut. Nash-nash yang sebenarnya memiliki makna peringatan
dan larangan lebih diartikan sebagai khabar yang tidak mengandung pesan. Sebenarnya
banyak sabda-sabda beliau tentang dekatnya kiamat yang memiliki makna peringatan agar
setiap muslim menjauhi perkara itu semampunya, bukan menganggapnya sesuatu yang lazim
dan biasa. Sebagaimana peringatan beliau tentang munculnya para polisi di akhir zaman yang
selalu membawa cemeti, dimana mereka berangkat pagi-pagi dengan kemurkaan Allah dan
pulang di sore hari dengan kemarahan dari-Nya. Mereka pahami nash tersebut sebatas khabar
tanpa makna, padahal itu merupakan peringatan keras agar seseorang berhati-hati untuk tidak
memilih profesi seperti ini.

Juga hadits tentang permusuhan orang islam terhadap Yahudi, dimana Rasulullah
Shallallahu alaihi wa sallam menyebutkan bahwa kiamat tidak akan terjadi hingga kaum
muslimin memerangi bangsa Yahudi. Nash ini merupakan khabar yang mengandung pesan
tentang pastinya kaum muslimin memerangi Yahudi / Israel Zionis. Maka merupakan sebuah
tindakan konyol jika seorang muslim membenarkan damai dengan kelompok mereka.
Mereka yang menerima nash-nash tersebut dengan penuh keyakinan, namun bersikap
melampaui batas dalam menerjemahkan sekaligus mengaktualisasikannya. Kelompok ini
menjadikan hadits-hadits dhaif bahkan maudhu sebagai hujjah untuk mendukung pemikiran
mereka. Bahkan sebagian ada yang memaksakan nash-nash tersebut untuk mendukung
kelompoknya dengan menjatuhkan lawan politiknya. Kelompok ini juga banyak
menggunakan khabar-khabar israiliyat, bahkan komentar-komentar ahli kitab yang tidak
tsiqah dengan agama al Masih.

Kelompok yang menerima nash-nash tersebut dengan penuh keyakinan, bahwa semua itu
benar adanya dari nabi Shallallahu alaihi wa sallam. Mereka berusaha untuk mengambil
posisi yang benar terhadap hadits-hadits tersebut secara proposional, tidak cuek dan tidak
terlalu kaku sebagaimana kelompok pertama, namun tidak juga terlalu ekstrim dan
berlebihan sebagaimana kelompok kedua. Kelompok ini berusaha menjadikan semua nash-
nash nubuwah Rasulullah sebagai pijakan hidup, agar setiap langkah mereka tidak keliru.
Mereka juga selalu mencari tahu tentang hakikat yang sebenarnya dari hadits-hadits fitnah
dengan maksud agar mereka selamat dari fitnah tersebut tanpa melakukan pemastian-
pemastian pada hal-hal yang belum qathi.

Mereka tetap waspada terhadap fitnah Dajjal, maka pada setiap shalat yang mereka lakukan
selalu diiringi dengan doa perlindungan fitnah Dajjal. Mereka juga melakukan persiapan-
persiapan amal nyata, jika suatu ketika apa yang diisyaratkan oleh Rasulullah Shallallahu
alaihi wa sallam benar-benar nyata di depan mata.

E. Pengertian hari akhir menurut Al-Quran dan hadits

Beriman kepada Hari Akhir artinya meyakini dengan teguh apa yang diberitakan
olehAllah dalam kitabNya dan apa yang disampaikan oleh Rasulullah saw dalam haditsnya
terkaitdengan peristiwa yang terjadi sesudah mati, mulai fitnah kubur, azab dan nikmat kubur
danseterusnya sampai surga dan neraka.

Beriman kepada Hari Akhir adalah rukun iman yang kelima dari enam rukun iman. Didalam
al-Qur`an dan di dalam hadits beriman kepada Hari Akhir sering digandengkan dengan
beriman kepada Allah karena orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir tidak mungkin
beriman kepada Allah, orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir tidak akan beramal,
orang beramal karena ada harapan kemuliaan di Hari Akhir dan ada ketakutan terhadap azab
di Hariakhir, jika dia tidak beriman kepadanya maka dia seperti orang-orang yang disebutkan
oleh Allah dalam firmanNya,

Ada beberapa dalil yang menjelaskan bahwa hari akhir itu benar benar ada,
diantaranya :



Sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar, dan sungguh, (hari) pembalasan
pasti benar. (QS. Adz-dzariyyat: 5-6)







Yang mereka nanti-nantikan hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka, atau
kedatangan Tuhanmu, atau sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu. Pada hari datangnya
sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu tidak berguna lagi iman orang yang belum beriman
sebelum itu, atu berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu. Katakanlah,
Tunggulah! Kamipun Menunggu. (QS. Al-Anam:158)





Hingga apabila (tembok) Yajuj dan Majuj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari
seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat,..
(QS. Al-Anbiya:96-97)

F. Pengertian hari akhir menurut ilmu pengetahuan (dalil aqli)


Dalil aqli merupakan argumen untuk memperkuat dalil naqli yang bersumber dari al-
Quran dan Sunnah, karena argumen al-Quran sendiri sudah sangat mampu mengatasi keragu-
raguan manusia tentang adanya hari kiamat tersebut. Mari kita tampilkan kemungkinan
datangnya hari akhir menurut teori para ahli pada bidangnya masing-masing.

1. Menurut Ahli Astronomi


Bumi dan planet-planet lainnya berputar mengelilingi matahari secara teratur dan
sempurna masing-masing planet mempunyai daya tarik-menarik sehingga beredar dan
bergerak seimbang/serasi. Namun daya tarik menarik itu semakin lama akan semakin
berkurang bahkan hilang sama sekali, akhirnya akan saling bertabrakan dan hancur,
(bandingkan surat at-Takwir 2 dan al-Infir 2).

2. Menurut ahli Geologi


Di dalam perut bumi terdapat gas yang panas yang berkembang dan terus menerus
menekan kearah luar bumi. Akan tetapi bumi itu sendiri mendapat tekanan (atmosfir) dari
luar atau permukaannya, sehingga terjadilah keseimbangan. Namun diperkirakan bahwa
tekanan dari luar semakin lama semakin lemah, bahkan tak berdaya lagi akhirnya
mengakibatkan gas bumi akan meledak dengan ledakan yang sangat dahsyat dan akan
mengeluarkan bola api raksasa yang membawa kehancuran. (bandingkan dengan surat al-
Zalzalah).
3. Menurut Ahli Fisika
Menurut Teori Ilmu Alam bahwa sumber energi terbesar yang dapat memenuhi
kebutuhan semua kehidupan di dunia ini adalah matahari. Begitu juga daya tarik antara
benda-benda angkasa (planet) itu ada ketergantungan dengan energi matahari. Namun
lambat laun sinar matahari semakin melemah, akibatnya mempengaruhi daya tarik
diantara planet-planet tersebut akhirnya tidak ada keseimbangan, maka terjadilah
tabrakan diantara mereka. (bandingkan at-Takwir 1-3)
4. Pendapat lain dari Sarjana Astronomi Jh. Van Vierngen dan kawan-kawannya.
Mereka memperkirakan bahwa alam semesta ini akan meletus akibat dari pengembangan
yang terus menerus tanpa batas. Diumpamakan seseorang yang meniup balon terus
menerus tanpa henti maka balon tersebut akan meledak. Sampai saat ini alam ini sedang
terus mengalami pengembangan, sehingga akan melebihi kapasitas maksimal, akibatnya
langit yang membentang luas itu akan pecah dan hancur berantakan. (Bandingkan surat
al-Ahqf ;3, at-Tur ;9,ar-Rahmn ; 37, al-Hqqah ; 16, al-Marij ; 8 ).
Dengan adanya kesadaran demikian terdoronglah manusia untuk beriman dan beramal
saleh itulah sebabnya, mengapa keimanan kepada hari akhir itu sangat penting.

G. Alam gaib yang berhubungan dengan hari akhir


1. Alam Barzah

Alam Barzah adalah suatu alam yang membatasi antara dua alam yaitu alam dunia dan
alam akhirat. Alam barzah disebut juga dengan alam kubur. Roh orang yang sudah mati
akan berada pada alam barzah sampai datangnya hari akhir atau hari kiamat.

Di alam barzah, manusia akan mengalami kenikmatan atau siksaan dari malaikat yang
terkenal dengan istilah nikmat kubur daan siksa kubur. Manusia yang selama hidup di
dunia banyak mengerjakan amal shaleh, dan mengerjakan syariat Islam dengan benar,
banyak berbuat kebaikan maka dia akan mendapat nikmat kubur di alam barzah.
Sedangkan orang-orang kafir, orang-orang yang hidupnya didunia banyak melakukan
kejahatan dan kemaksiatan akan mendapatkan siksa kubur dan perlakuan kasar dari
Malaikat Munkar dan Nakir.

Berkaitan dengan nikmat dan siksa kubur Rasullulah SAW bersabda yang artinya: jika
seseorang (mayit) di dalam kubur dan ia ditinggalkan teman-temannya maka ia akan
mendengar bunyi sandal mereka. Maka saat itu didatangi dua Malaikat yang kemudian
mendudukkannya, dan bertanya bagaimana pendapatmu dahulu tentang orang ini, yakni
Nabi Muhammad SAW? Adapun orang mukmin akan menjawab aku bersaksi bahwa ia
hamba dan Rasul Allah. Malaikat itu berkata tidaklah tempatmu di Neraka sana telah
diganti oleh Allah dengan tempat duduk di Syurga, kemudian ia melihat kedudukannya,
lalu ia di kubur merasa lapang. Adapun orang kafir, ketika ditanya bagaimana
pendapatmu tentang Nabi Muhammad? Ia menjawab saya tidak tahu dan tidak pernah
membaca (namanya). lalu ia dipukul dengan palu dari besi sehingga ia menjerit
kesakitan, yang suaranya terdengar oleh mkhluk disekitarnya kecuaali manusia dan jin.

Amal-amal shaleh yang selama didunia akan menampakkan diri kepada pemiliknya,
begitu pula amal perbuatan jelek. Dan ruh manusia pun tergantung pada amal
perbuatannya selama hidup di dunia. jahat langit tidfak akan menerima kecuali ada unta
yang mampu memasuki lubang jarum, dan ini mustahil terjadi. Dalam Q.S Al-Araf ayat
40:




Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami dan
menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-
pintu langit[540] dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang
jarum[541]. Demikianlah kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat
kejahatan.

2. Yaumul Baas

Yaumul Baas adalah hari dimana semua makhluk akan dibangkitkan dari alam kubur.
Waktu dibangkitkan nanti, seluruh manusia kan berbeda-beda. Perbedaan bentuk tubuh
dan ruh mereka akan tergaantung dari keimanan dan amal perbuatannya. Orang yang
teguh imannya , baik amal perbuatan, serta suci jiwanya maka ia akan dibangkitkan
dalam bentuk tubuh dan ruh yang sempurna. Sebaliknya orang yang rusak, burukamal
perbuatannya, kotor jiwanya, maka ia dibangkitkan dengan tubuh dan ruh yang tidak
sempurna.

Ayat Al-Qurn yang menerangkan aadanya yaumul baas antara lain: Q.S Al-Hajj ayat 7



Artinya:Dan Sesungguhnya hari kiamat itu Pastilah datang, tak ada keraguan padanya;
dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.

3. Yaumul Masyar

Yaumul Masyar adalah Hari dimana setelah manusia dibangkitkan dari alam kubur
setelah itu dikumpulkan di suatu tempat (padang masyar) untuk menjalani pemeriksaan
amal yang telah dilakukan selama hidup di dunia.

Di Padang Masyar semua orang sibuk dengan urusan masing-masing. Disini tidak ada
hidup saling menolong. Yang ada hanyalah pertanggungjawaban terhadap diri sendiri.
Apa yang telah dibuatnya didunia menjadi tanggungjawabnya. Pada hari kiamat keluarga,
saudara, kenalan baik, semuanya tidak ada yang bisa menolong. Firman Allah dalam S.
Al-Mumtahanah ayat 3:




Artinya: Karib kerabat dan anak-anakmu sekali-sekali tiada bermanfaat bagimu pada
hari kiamat. dia akan memisahkan antara kamu. dan Allah Maha melihat apa yang kamu
kerjakan.

4. Yumul Hisab

Yaumul hisab adalah hari perhitungan, semua amal perbuatan manusia di dunia akan
diperhitungkan. Firman Allah tentang Hisab sebagai berikut:


Artinya.Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami cepatkanlah untuk kami azab yang
diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab/perhitungan". (QS Saad: 16)

5. Yaumul Mizan

Yaumul Mizan adalah timbangan, Hari dimana amal perbuatan manusia dieprhitungkan
dengan timbangan keadilan Allah. Timbangan keadilan Allah memiliki ketepatan yang
tidak mungkin meleset sedikit pun. Semua amal perbuatan manusia dari yang terkecil
sampai yang terbesar ditimbang dengan timbangan tersebut. Hasil dari penimbangan itu
akan menentukan apakah seseorang akan hidup bahagia atau sengsara.

Firman Allah Q.S. Al-Anbiya ayat 47:




Artinya:Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, Maka tiadalah
dirugikan seseorang barang sedikitpun. dan jika (amalan itu) Hanya seberat biji sawipun
pasti kami mendatangkan (pahala)nya. dan cukuplah kami sebagai pembuat perhitungan.

6. Surga
a) Pengertian surga
Surga adalah tempat bagi orang-orang yang ikhlas beribadah, beriman dan bertakwa
kepada Allah SWT. Surga merupakan tempat di akhirat yang berisi penuh dengan
kesenangan dan kegembiran. Jika keindahan di dunia bersifat sementara maka
keindahan dan kesenangan di akhirat bersifat kekal.
b) Perbuatan orang-orang yang tergolong masuk surga
1. Memberi Makan Kepada sesama yang membutuhkan.
2. Menyambung Silaturrahim kepada sesama muslimin.
3. Shalat Malam ( Tahajud mengharap Ridho ALLAH Ta'ala. ) .
4. Memudahkan Orang Lain.
5. Berjihad Fii Sabilillah baik menegakan Kalimatullah maupun Menegakan
Khilafahtun Islamiah. ( Negara Islamiah ).
6. Tidak Sombong , Rendah diri & Qonaah dalam menjalani Kehidupan.
7. Tidak Memiliki Fanatisme Yang Berlebihan.
8. Terbebas Dari Utang.
9. Peka Terhadap Peringatan.
10. Menahan Amarah
11. Ikhlas Menerima Kematian Anak dan Orang Yang Dicintainya.
12. Bersaksi Atas Kebenaran Al-Quran.
13. Berbagi Kepada Orang Lain baik itu nasihat maupun kebajikan lainya.
14. Hakim Yang Benar.

c) Amalan yang dijanjikan Allah untuk masuk surga


Orang-orang yang dijanjikan Allah masuk Surga dan bebas dari siksa api Neraka
adalah siapa saja yang mempunyai sifat-sifat berikut:
1) Beriman kepada Allah dengan baik dan benar.
2) Selalu giat dalam beramal sholih atau bertakwa kepada Allah kapan dan dimana
pun ia berada.
3) Selalu bersikap taat dan tunduk serta mengikuti syariat yang diajarkan oleh Nabi
Muhammad shallallahu alaihi wasallam di dalam Al-Quran Al-Karim dan Al-Hadits
yg shohih.
d) Dalil tentang surga

Firman Allah Q.S. Muhammad ayat 15:








Artinya:(apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang
yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan
baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari
khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring;
dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari
Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman
dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
Orang-orang yang shaleh tampak berseri-seri tanda mereka sangat senang. Mereka begitu
puas akan apa yang telah mereka perbuat selama di dunia. Allah telah membuktikan kasih
sayang-Nya kepada orang yang bertakwa. Firman Allah Q. S. Al-Ghasiyah ayat 8-16:






Artinya:Banyak muka pada hari itu berseri-seri. Merasa senang karena usahanya. Dalam
syurga yang tinggi. Tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna. Di
dalamnya ada mata air yang mengalir. Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan.
Dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya). Dan bantal-bantal sandaran yang tersusun.
Dan permadani-permadani yang terhampar.

e) Nikmatnya makanan dan minuman yang ada disurga


Dalam Al-Quran disebutkan bahwa makanan dan minuman penduduk surga antara lain
terdiri dari buah-buahan, burung yang gemuk, almanna (rasanya seperti madu), assalwa
(sebangsa burung puyuh), air madu, susu, dan berbagai macam makanan yang tidak bisa
disebutkan satu per satu karena begitu banyaknya. Makanan dan minuman yang nikmat
ini adalah salah satu karunia dari sekian banyak karunia yang diberikan Allah subhanahu
wa ta'ala kepada para penduduk surga.
f) Nama-nama surga
- Surga Firdaus
- Surga And
- Surga Na'iim
- Surga Ma'wa
- Surga Darussalam
- Surga maqoomul Amiin
- Surga Khuldi

7. Neraka
a) Pengertian
Neraka adalah suatu tempat di akhirat yang sangat tidak menyenangkan, tempat ini untuk
orang kafir, orang yang melanggar perintah Allah. Di Neraka orang yang berbuat dosa
melebihi amalnya akan mendapat siksa.
b) Perbuatan orang-orang yang tergolong masuk neraka
- Syirik
- Riya
- Membunuh manusia
- Menyuap hakim
- Melakukan sihir
- Durhaka Kepada Kedua Orang Tua
- Berzina
- Riba
- Pemimpin Yang Tidak Adil
- Hakim Yang Tidak Adil
- Bunuh Diri
- Minum-Minuman Keras
- Mencuri
- Mencari Nafkah Dengan Cara Bathil
- Laki-Laki Memakai Emas Dan Sutra
- Tidak Berpuasa Di Bulan Ramadhan
- Mengado Domba
- Membiarkan Anak Yatim Terlantar
- Berbuat Dholim
c) Sifat-sifat orang yang masuk neraka
Penjaga neraka. Firman Allah QS At-Tahrim ayat 6:



Artinya:Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api
neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat
yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya
kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

d) Dalil tentang neraka


Badan penghuni neraka. Untuk merasakan siksaan abadi yang dasyat di neraka maka
tubuh para penghuni neraka dibesrkan dan setiap kali kulit mereka gosong daan hangus
maka akan diganti kulitny. Firman Allah QS An-Nisa ayat 56:




Artinya:Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat kami, kelak akan kami
masukkan mereka ke dalam neraka. setiap kali kulit mereka hangus, kami ganti kulit
mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah
Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
e) Keadaan neraka

Ayat-ayat yang menggambarkan bagaimana dasyatnya dan seramnya Neraka:

Bahan bakar neraka terdiri dari manusia dan bebatuan. Firman Allah Q.S Al-Baqarah ayat
24:



Artinya:Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) - dan pasti kamu tidak akan dapat
membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu,
yang disediakan bagi orang-orang kafir.

f) Makanan dan minuman dineraka

Makanan penduduk neraka berupa zaqqum, yaitu buah dari sebatang pohon yang keluar
dari dasar neraka, apabila dia makan perut mereka akan mendidih dn tidak kenyang lebih
merasa lapar dan haus

Minuman penduduk neraka adalah nanah yang sangat panas. Firmn Allah QS An-Naba
ayat 24-26

g) Nama-nama neraka
1. Neraka Jahanam
Disediakan untuk para pengikut syaithan. Pengikut syaithan kebanyakan para wanita,
mengapa demikian? karena dalam diri seorang wanita terdapat roh-roh syaithan.
Syaithan bentuknya yaitu seperti:
Ucapan para dukun, peramal & Hawa nafsu
2. Neraka Syair
Disediakan untuk orang-orang kafir terhadap akherat (tidak percaya), juga untuk orang
yang seneng bila mendapat rezeki dan marah ketika susah memperoleh rezeki.
3. Neraka Shaqor
Disediakan untuk orang yang tidak melaksanakan sholat, tidak mau memberi makan
orang miskin, tukang gossip dll.
4. Neraka Jahim
Disediakan untuk mereka yang menyembah berhala, thagut (harta & tahta), juga untuk
orang yang sesat.
5. Neraka Hutommah
Disediakan untuk para pengumpat & pencela.
6. Neraka Ladho
Disediakan untuk orang yang tidak beragama, menyimpan harta (kikir)
7. Neraka Hawiyah
Disediakan untuk orang yang ringan kebaikannya,
Semoga kita terhindar dari perbuatan yang akan menjerumuskan kita ke dalam neraka.
Ya Rabb tunjukilah kmai jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang yang telah
Engkau anugerahkan nimat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan
bukan(pula jalan) mereka yang sesat. (QS. Al-Fatihah :6-7).

BAB III

PENUTUP

2.1 KESIMPULAN

Kesimpulan dari pembahasan dia atas adalah, bahwasanya hari akhir itu hanya Allah
SWT yang mengetahuinya. Rasulluwloh saja yang di sebut sebut kekasih Allah swt saja tidak
mengetahui kapan terjadinya hari kiamat itu. Kita sebagai umat manusia hanya bias meyakini
bahwa hari akhir itu benar benar ada, dan kelak akan terjadi. Sebagaimana yang telat terpaparkan
oleh beberapa hadist dan dali-dalil diatas.

2.2 SARAN

Kita sebagai manusia hanya berusaha menjadi yang terbaik, agar apabila datang waktunya hari
akhir, kita sebagai umat muslim telah memiliki bekal untuk menolong diri kita sendiri pada hari
akhir, tanda tanda hari akhir sudah sudah terlihat jelas, marilah kita dekatkan diri kita kepada
Allah swt, dan perbaiki semua sikap kita menjadi lebih baik dan berakhlak .
DAFTAR PUSTAKA

Buku pelajaran Agama Islam HAMKA, PT. Bulan Bintang . prof .Dr. Hamka

Buku Syarah HADIST ARBAIN ,Al-Qowam . Iman Nawawi

http://dakwahsyariah.blogspot.com/2012/01/kajian-islam-nama-nama-surga-dan-neraka.html

http://hadiis.wordpress.com/2012/03/21/nama-nama-neraka-dan-penghuninya/

http://futurerudi.blogspot.com/2011/12/

http://www.ricostrada.com/spiritual/

http://aslamiyah.abatasa.com/post/detail/17484
MAKALAH
AKIDAH AKHLAK
GURU PENGAJAR : H. KHAIRUL FAHMI,M.Si

NAMA : SITI RAHMAH


KELAS : IX.2
MTs NEGERI SELAT
KUALA KAPUAS
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

MAKALAH
AKIDAH AKHLAK
GURU PENGAJAR : H. KHAIRUL FAHMI, M.Si

NAMA : SITI GINATUL HUSNA

KELAS : IX.1
MTs NEGERI SELAT
KUALA KAPUAS
TAHUN PELAJARAN 2016/2017