Anda di halaman 1dari 7

A.

Wawancara menggunakan
1. Tujuan Survey Lapangan KBK kuesioner
adalah, KECUALI : B. Observasi secara langsung
A. Mendapatkan pengalaman C. Penimbangan balita
keadaan yang nyata di D. Pengukuran tekanan darah
E. Semua benar
masyarakat
B. Pemantapan penguasaan
aplikasi materi pendidikan 6. Kontak awal perorangan dimulai
dokter dengan :
C. Kegiatan di luar kampus dan A. Pemberian hormat dan
di rumah sakit pengenalan diri
D. Kegiatan berkelompok di B. Penerimaan di rumah
C. Menjelaskan maksud dan
masyarakat
E. Agar menjadi dokter yang tujuan kunjungan
D. Tetap sopan dan santun
berorientasi pada masyarakat
E. Benar semua

2. Kegiatan Survey Lapangan KBK


7. Suatu kuesioner yang baik adalah
adlaah, KECUALI :
:
A. Diskusi kelompok
A. Jawaban tertutup (close and
B. Berwawancara dengan
answer)
masyarakat
B. Jawaban terbuka (open and
C. Seminar hasil di kampus
D. Belajar bekerja secara tim answer)
E. Belajar integrasi berbagai C. Pertanyaan sesingkat
ilmu disiplin mungkin dan didapatkan
D. Jawaban yang disesuaikan
dengan kehendak masyarakat
3. Kemampuan yang harus dicapai
E. Semua benar
dalam kegiatan Survey Lapangan
KBK adalah :
8. Teknik wawancara yang baik
A. Dapat berkomunikasi secara
adalah , KECUALI :
aktif dengan masyarakat
A. Meyakinkan seseorang agar
B. Dapat berkenalan dengan
percaya pada pewawancara
masyarakat
B. Menciptakan suasana yang
C. Dapat melihat secara
akrab dan santai
langsung masyarakat
C. Membuat percakapan sangat
D. Dapat mendengar secara
menarik
langsung aspirasi masyarakat
D. Menunjukkan kewibawaan
E. Semua benar
pewawancara
E. Menghilangkan rasa takut dan
4. Survey Lapangan KBK bertujuan :
curiga pada seseorang
A. Dapat mengenal adat
istiadata dan budaya
9. Struktur suatu pemerintahan di
masyarakat
B. Dapat mengenal kehidupan Kelurahan meliputi, KECUALI :
A. Lurah
sosial ekonomi masyarakat
B. Kepala lingkungan
C. Dapat bersikap sesuai dengan
C. Kepala urusan
etik kedokteran D. Sekretaris
D. Dapat bersikap sesuai dengan E. Wakil Lurah
norma luhur kedokteran
E. Semua benar
10. Key person di Kelurahan adalah :
A. Ketua organisasi
5. Komunikasi efektif dengan B. Ketua BPD
perorangan, keluarga, C. Ketua LKMD
masyarakat dilakukan melalui : D. Lurah
E. Semua benar
Dalam beberapa tahun terakhir terjadi A. Setiap rumah tangga di Kota
peningkatan kasus demam berdarah Manado
dengue (DBD) di Kota Manado. Seiring B. Setiap penduduk di Kota
dengan itu pula terjadi peningkatan Manado
angka kepadatan jentik nyamuk AEDES C. Setiap penderita DBD di Kota
aegypti (A. aegypti) di Kota Manado. Manado
D. Setiap pemakai kelambu di
Perilaku buruk masyarakat dalam
Kota Manado
melaksanakan 3 M, kurangnya
E. Setiap rumah di Kota Manado
pemakaian kelambu waktu tidur, mutasi
genetik nyamuk yang menyebabkan
15. Perilaku penduduk Kota Manado
kebal terhadap zat malathion untuk
tentang 3 M akhirnya akan
fogging, merupakan faktor-faktor resiko
merujuk pada :
yang berujung pada peningkatan angka A. Penduduk di Kota Manado
kejadian DBD. Peneliti ingin meneliti B. Penderita DBD di perkotaan
tentang hubungan berbagai faktor resiko C. Penduduk di perkotaan
denga efek di atas. D. Pemakai kelambu
E. Penderita DBD di Kota Manado
Soal nomor 11-30 bisa dijawab
berdasarkan latar belakang singkat di 16. Jika kita menekankan bahwa
atas ! tingkat pendidikan orang tua
penderita sangat berpengaruh
11. Rumusan masalah : Beberapa bagi angka kejadian DBD. Sampel
frekuensi pemakaian kelambu yang akan diperiksa
oleh penduduk di Kota Manado ? berpendidikan dari SD s/d
Populasi target adalah : perguruan tinggi, maka sampling
A. Penduduk di Kota Manado method yang tepat adalah :
B. Penderita DBD di perkotaan A. Systematic random
C. Penduduk di perkotaan B. Simple random
D. Pemakaian kelambu C. Culster
E. Penderita DBD di Kota Manado D. Purposive
E. Stratified
12. Karateristik dari populasi pada
rumusan masalah di atas adalah : 17. Untuk mengetahui insidensi
A. Penduduk yang menderita penderita DBD pada saat wabah
DBD DBD di Manado yang tepat
B. Penduduk yang tinggal di adalah :
pusat Kota Manado A. Systematic random
C. Penduduk yang memakai B. Simple random
kelambu C. Cluster
D. Penduduk di daerah perkotaan D. Purposive
E. Penduduk yang tidak E. Stratified
melaksanakan 3 M
18. Dari 500 sampel yang dibutuhkan
13. Seumber populasi pada rumusan untuk diagnosa serologis DBD
masalah di atas adalah : diperkirakan 100 sampel darah
A. Penduduk Kota Manado saja yang memenuhi syarat untuk
B. Pemakai kelambu di Kota diperiksa, sehingga jumlah
Manado sampel darah yang dibutuhkan
C. Penderita DBD di Kota Manado adalah :
D. Rumah di Kota Manado A. 625
E. Keluarga di Kota Manado B. 400
C. 600
14. Unit populasi pada rumusan D. 1.000
masalah di atas adalah : E. 1.500
pelaksanaan 3M. Teknik sampling
yang cocok adalah :
19. Rumusan masalah : Apakah A. Simple random sampling
kepadatan jentik nyamuk di Kota B. Stratified sampling
C. Systematic sampling
Manado berhubungan dengan zat
D. Purposive
malathion? Kita tiba pada E. Cluster sampling
kriteria penerimaan dan 23. Ciri khas systematic random
penolakan (inclusion & exclusion sampling yang tidak dimiliki oleh
criteria). Pernyataan yang benar : teknik sampling yang lain
A. Nyamuk harus di adalah :
penampungan air di Kota A. Bersifat probability
Manado B. Unit populasi dipilih secara
B. Jentik nyamuk harus di wabah periodik
kotor atau bersih di Kota C. Unit populasi tidak dipilih
Manado secara acak
C. Jentik nyamuk harus kebal D. Unit populasi harus dipilih
terhadap zat malathion berdasarkan kelipatan lima
D. Zat malathion harus beracun E. Salah semua
terhadap nyamuk
E. Salah semua 24. Penelitian tentang perilaku
keluarga pada pemakaian
20. Penelitian tentang hubungan kelambu di Kelurahan Bahu Kota
perilaku 3 M ibu rumah tangga Manado. Teknik sampling yang
dengan insidensi DBD. Keluarga bisa dilakukan adalah:
sebagai sampel penelitian hanya A. Systematic sampling
dipilih berdasarkan kemauan B. Cluster sampling
peneliti. Pernyataan yang benar : C. Simple random sampling
A. Merupakan probability D. A & C benar
sampling E. A,B,C benar
B. Simple random sampling
C. Termasuk pada cluster 25. Urutan langkah pelaksanaan
sampling penelitian yang benar adalah
D. Non-probability sampling (pop=populasi):
E. Sampel diambil secara acak A. Pop terjangkau sampling
frame
21. Apakah mutasi genetik nyamuk B. Pengukuran pop target
dapat menyebabkan kekebalan C. Sampling selection
nyamuk di Kota Manado pada sampling frame
malathion ? D. Sampling method sampling
A. Populasi target : nyamuk di frame
Kec. Wenang Manado E. Pop terjangkau pop target
B. Populasi terjangkau : nyamuk
dewasa 26. Populasi yang dijadikan rujukan
C. Subjek penelitian : jentik atau bahan generalisasi bagi hasil
nyamuk di Kota Manado penelitian akhir adalah :
D. Sampling frame : seluruh A. Populasi rujukan
nyamuk di Kota Manado B. Populasi terjangkau
E. Unit populasi : setiap nyamuk C. Sampling frame
di Kota Manado D. Sampel penelitian
E. Subjek penelitian
22. Kita ingin meneliti tentang
27. Terdapat 1000 orang sebagai
perilaku ibu-ibu rumah tangga di
sampel penelitian untuk diambil
Kota Manado terhadap
darahnya, tapi hanya 900 orang
saja yang darahnya memenuhi 31. Adapun tujuan survey lapangan
syarat untuk diperiksa di dari aspek biomedik adalah
laboratorium : sebagai berikut, KECUALI :
A. 1000 orang sebagai populasi A. Epidemiologi & screening
target suatu penyakit
B. 1900 orang sebagai populasi B. Patofisiologi suatu penyakit
sumber C. Pengobatan suatu penyakit
C. 900 orang sebagai subjek D. Penunjang diagnosis penyakit
penelitian E. Pengendalian suatu penyakit
D. 800 orang sebagai sampling
frame 32. Untuk melakukan pengendalian
E. 100 orang sebagai populasi terhadap vektor DBD, perlu
sisa dilakukan survey lapangan
dengan melakukan beberapa
28. Terdapat 500 balita masuk oengukuran House Indeks,
sebagai sampling frame, 400 Container Indeks dan Breateau
diantaranya terpilih menjadi Indeks. Hal tersebut merupakan
sampel, tapi 50 dari 400 balita survey lapangan yang didasarkan
tersebut tidak kooperatif saat pada aspek :
iambil darahnya. Pernyataan A. Parasitologi
yang benar : B. Mikrobiologi
A. 500 balita sebagai populasi C. Fisiologi
D. Biokimia
terjangkau
E. Patologi klinik
B. 350 balita sebagai subjek
penelitian
C. 400 balita sebagai populasi 33. Jenis pengukuran yang mengukur
rujukan bahan klinik yang diambil dari
D. 900 sebagai populasi sumber sampel manusia untuk diperiksa
E. 50 balita sebagai sampel abnormalitas ataupun kelainan
penelitian suatu penyakit merupakan
peninjauan dari aspek :
29. Berhubungan dengan soal di atas, A. Parasitologi
jika terdapat 200 dari 400 balita B. Mikrobiologi
C. Fisiologi
yang tidak valid maka dapat
D. Biokimia
menyebabkan : E. Patologi klinik
A. Bias pengambilan sampel
B. Validitas eksternal berkurang
C. Keterjangkauan tak tercapai 34. Seseorang ingi melakukan
D. Bias pengukuran penimbangan berat badannya
E. Bias partisipasi dengna timbangan yang baru
dibelinya di toko, setelah
30. Jika kita memilih sampel balita melakukan penimbangan 3 kali
tersebut dengan cara kemauan berturut-turut dalam waktu yang
kita sendiri maka : sama maka didapatkan hasil :
A. Semua balita akan terpilih penimbangan 1 = 75 kg,
B. Semua balita kooperatif penimbangan 2 = 80 kg,
C. Semua balita akan menolak
penimbangan 3 = 85 kg. Hal
D. Para balita tidak mmpunyai
yang menunjukkan alat ukur ini
kesempatan yang sama
tidak baik :
menjadi sampel
A. Validitas
E. Para balita mempunyai
B. Reliabilitas
kesempatan yang sama C. Akuntabilitas
diambil darahnya D. Efektivitas
E. Visibilitas
Prinsip dasar pengukuran dengan
35. Seseorang yang hendak diambil menggunakan alat tersebut
sampel darah untuk pemeriksaan adalah dari aspek :
gula darah puasa maka objek A. Fisika
penelitian harus dipuasakan B. Biokimia
C. Patologi anatomi
selama kurang lebih 12 jam untuk
D. Fisiologi
mendapatkan hasil yang baik. Hal E. Salah semua
ini menggambarkan bahwa
pengambilan sampel di lapangan 40. Dalam survey malariometrik
harus perlu disiapkan: maka untuk mengukura angka
A. Waktu penelitian
limpa maka dilakukan
B. Objek penelitian
C. Tempat penelitian pengukuran pembesaran limpa
D. Subjek penelitian pada :
E. Dana penenlitian A. Semua umur
B. Anak 2-9 tahun
C. Remaja 10-17 tahun
36. Pengambilan data dengan
D. Orang tua > 40 tahun
melakukan pengukuran tekanan E. Bayi 0-2 tahun
darah penderita, merupakan
tahap pengambilan sampel : 41. Nilai normal suhu badan adalah :
A. Pengambilan cara langsung A. 36-37oC
B. Pengambilan tidak langsung B. 36,3-37,3oC
C. Hanya dapat di laboratorium C. 36,5-37,5oC
D. Hanya boleh oleh dokter D. 36,8-37,8oC
E. Perlu ketrampilan E. 37-38oC

37. Dalam survey malariometrik, 42. Pengukuran berat badan pada


maka dilakukan survey lapangan anak menggunakan :
untuk melihat endemisitas dan A. WHO growth chard standart
penyebaran penyakit malaria di (p-score)
suatu daerah. Pengukuran yang B. Berat badan/umur
dilakukan dalam survey C. WHO growth chard standart
malariometrik adalah seperti (s-score)
dibawah ini, KECUALI : D. Indeks masa tubuh
A. Average enlarge spleen (AES) E. WHO growth chard standart
B. Slide positive rate (z-score)
C. Annual parasite index
D. Pemeriksaan vektor 43. Pengukuran lingkar kepala pada
E. Mortality rate anak menggunakan :
A. Kurva livingstone
38. Data yang salah akan B. Kurva lubchenko
menghasilkan hasil yang salah C. Kurva CDC 2000
pula ketika diolah, hal ini D. Kurva nellhaus
menerangkan langkah terpenting E. Kurva standar lingkar kepala
sebelum mengolah data adalah :
A. Tahap persiapan 44. Sifat panas pada malaria adalah :
B. Tahap pengolahan data A. Kontinyu
C. Tahap pengambilan data B. Remiten
D. Tahap evaluasi C. Intermiten & kontinyu
E. Salah semua D. Intermiten
E. Remiten & kontinyu
39. Saat ini banyak digunakan alat
imunocromatography test/ICT 45. Keluhan batuk berulang dengan
atau juga biasa disebut rapid test. riwayat atopi sering ditemukan
pada :
A. TB paru A. Ilmu kesehatan masyarakat,
B. Rhinofaringitis kedokteran sosial, kedokteran
C. Pertusis komunitas
D. Pneumonia B. Kedokteran sosial dan
E. Asma bronkial
kedokteran komunitas
C. Kedokteran komunitas dan
46. Klonus biasa ditemukan pada : kedokteran pencegahan
A. Ensefalitis D. Kedokteran sosial, kedokteran
B. Meningitis
komunitas, kedokteran
C. Kejang demam
D. Gangguan elektrolit pencegahan
E. Epilepsi E. Kedokteran komunitas dan
kedokteran terapi
47. Gangguan elektrolit yang sering
menimbulkan kejang pada 53. Penelitian Survey Lapangan
bayi/anak : diawali oleh adanya :
A. Hipofosfatemia A. Wabah kolera
B. Hiperfosfatemia B. Wabah lepra
C. hipernatremia C. Wabah leptospirosis
D. Hipokalsemia D. Wabah sampar
E. Hipokalemia E. Wabah tuberculosis
48. Lingkar kepala pada anak diukur
pada: 54. Mempelajari kedokteran
A. Parietooccipitalis komunitas perlu diperhatikan
B. Frontooccipitalis adalah meninjau tujuan dan
C. Frontolaterooccipitalis ruang lingkungan lebih luas untuk
D. Parietofrontooccipitalis mengetahui, KECUALI :
E. Laterooccipitalis A. Cara mengorganisir seluruh
kemampuan
49. Gerakan pernapasan normal pada pemerintah/bidang kesehatan
anak besar/dewasa : B. Cara mengatur fasilitas
A. 16-24x/menit pemerintah yang tersedia
B. 20-30x/menit C. Cara menjaga semua fasilitas
C. 24-34x/menit D. Cara melindungi semua
D. 30-40x/menit
fasilitas
E. 36-46x/menit
E. Cara meminjamkan semua
fasilitas
50. Rata-rata gerakan pernapasan
pada anak-anak :
55. Pengukuran kemasyarakatan
A. < 20/menit
B. < 30x/menit khususnya mengetahui keadaan
C. < 40x/menit anatomi sosial yang perlu
D. < 50x/menit diperhatikan, KECUALI :
E. < 60x/menit A. Kegiatan kekeluargaan
B. Kelompok umur
51. Penelitian Survey Lapangan C. Kelompok jenis kelamin
D. Rasio ketergantungan
dilakukan oleh :
A. Siapa saja kepadatan penduduk
B. Pada suatu tempat E. Urbanisasi
C. Pada waktu tertentu
D. A dan B benar 56. Hal-hal yang perlu diperhatikan
E. Semua benar dalam respirasi fisiologi sosial
adalah, KECUALI :
52. Penelitian Survey Lapangan A. Udara
pengukuran masyarakat B. Ventilasi
berkaitan atas : C. Urbanisasi
D. Produksi makanan
E. Industrialisasi peningkatan prevalensi &
insidensi penyakit menular
57. Usaha membedakan diagnosa
klinis dengan diagnosa komunitas 59. Mempelajari Kedokteran
melalui spesifikasi yaitu, Komunitas sehingga
KECUALI : mendapatkan data survey
A. Populasi kemasyarakatan adalah :
B. Tempat A. Pelayanan kesehatan,
C. Hipotesa kesehatan ibu & anak
D. Alat B. Keluarga berencana, sanitasi
E. Cara diagnosa
lingkungan
C. Laboratorium, pendidikan
58. Masalah Kesehatan Masyarakat kesehatan, higiene
sehingga menjadi kajian perusahaan & kesehatan
Penelitian Survey Lapangan (hiperkes), UPGK
adalah, KECUALI : D. Kontrol penyakit menular
A. Urbanisasi penduduk dari E. Semua benar
desa ke kota, cara &
pembuangan limbah industri 60. Public Health mempelajari
& rumah tangga, tempat tentang science anf ART tentang,
pembuangan sampah KECUALI :
B. Status pendapatan keluarga, A. Preventing disease
tingka GDP Nasional B. Prolonging life
C. Penyediaan sarana air bersih, C. Early detection disease
pencemaran udara D. Promoting health
D. Bencana alam & pengungsian E. Efficiency through organized
E. Otonomi daerah & pelayanan community efforts
kesehatan primer,