Anda di halaman 1dari 11

TUTORIAL PEMBUATAN DESAIN LERENG

DENGAN SOFTWARE ROCSCIENCE SLIDE V.6

Langkah mendesain lereng pada RocScience Slide sebagai berikut :


1. Klik File Import Import DXF

Gambar 1
Import Desain Lereng
2. Centang External Boundary Klik Import

Gambar 2
Import Desain Lereng
3. Klik file desain lereng yang telah dibuat dengan format .DXF klik open

Gambar 3
Import Desain Lereng
4. Setting Arah Ambrukan Desain Lereng
Klik Analysis Project Setting untuk melakukan pengubahan arah
jenjang

Gambar 4
Setting Arah Ambrukan Desain Lereng
5. Pada bagian failure direction centang right to left Klik Ok
Gambar 5
Setting Arah Ambrukan Desain Lereng
6. Penentuan batas muka air pada lereng
Klik Boundaries Add water table

Gambar 6
Penentuan Batas Muka Air Tanah (MAT)
7. Klik pada setiap titik batas lereng, akan terlihat garis berwarna biru
8. Klik kanan Klik Done
Gambar 7
Penentuan Batas Muka Air Tanah (MAT)
9. Muncul kotak Assign Water Table to Materials Klik Ok
10. Input nilai seismic pada lereng
Klik Loading klik Seismic Load

Gambar 8
Input Seismic Load
11. Pada kotak Seismic Load masukkan nilai koefisien horizontal dan
vertikal klik Ok
Gambar 9
Input Seismic Load
12. Input parameter nilai dari batuan yang telah di lakukan pada saat uji
laboratorium
Klik Properties klik Define materials

Gambar 10
Input Parameter Batuan
13. Muncul kotak Define Material Properties
Centang Saturated U.W. Lakukan input data parameter batuan
Input data nilai bobot isi asli pada kolom unsaturated Input data nilai
bobot isi jenuh pada kolom saturated U.W. Input data nilai kohesi
batuan pada kolom cohesion klik ok
Sumber : Rocscience Slide, 2017
Gambar 11
Input Parameter Batuan
14. Pengaturan untuk meng-input nilai grid pada desain lereng
Klik Surface klik Auto grid

Gambar 12
Setting Grid
15. Muncul Grid Spacing
Input nilai interval pada kolom x dan kolom y klik ok
Gambar 13
Setting Grid
16. Analisis nilai faktor keamanan pada desain lereng yang dibuat
Klik Analysis klik Compute

Gambar 14
Analisis Lereng
17. Penyimpanan project yang sedang dikerjakan klik yes
Gambar 15
Save Data Hasil Input Awal
18. Klik Analysis klik Interpret

Gambar 16
Analisis Lereng
19. Muncul desain lereng dengan nilai faktor keamanan pada grid
Gambar 17
Analisis Lereng
20. Mengatahui tinggi lereng
Klik icon Dimension Height Klik pada crest dan toe lereng geser ke
kanan / kiri

Gambar 18
Mengetahui Tinggi Lereng
21. Mengetahui lebar lereng
Klik icon Dimension Width Klik pada crest dan toe lereng geser ke
kanan atas / bawah
Gambar 19
Mengetahui Lebar Lereng
22. Mengetahui panjang lereng
Klik icon Dimension Length Klik pada crest dan toe lereng geser ke
arah kemiringannya

Gambar 20
Mengetahui Panjang Lereng
23. Mengetahui slope lereng
Klik icon Dimension Angle Klik pada crest kemudian klik toe lereng,
kemudian geser searah horizontal
Gambar 21
Mengtahui Slope Lereng