Anda di halaman 1dari 19

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Hasil hutan merupakan benda-benda hayati, non-hayati dan turunannya serta
jasa yang berasal dari hutan. Hasil hutan bukan kayu atau yang disingkat dengan
HHBK merupakan hasli hutan hayati baik nabati ataupun hewani beserta produk
turunan dan budidaya kecuali kayu yang berasal dari hutan.
Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBk) atau Non Timber Forest Product
(NTFP) memiliki nilai yang sangat strategis. HHBK merupakan salah satu
sumberdaya hutan yang memiliki keunggulan komparatif dan bersinggungan
langsung dengan masyarakat di sekitar hutan. Kontribusi HHBK berupa rotan,
damar, arang, getah-getahan, gaharu, dll . Hasil hutan bukan kayu tidak hanya
terbatas pada madu, rotan, damar dan gaharu saja, tetapi juga termasuk hasil-hasil
produksi turunannya termasuk juga jasa lingkungan. Salah satu produk hhbk
penghasil minyak nabati. Minyak nabati dapat digunakan baik untuk keperluan
memasak maupun untuk keperluan industri..Berdasarkan proses pembuatannya,
minyak nabati dapat dikelompokkan menjadi dua, yakni minyak/lemak dan
minyak atsiri.
Minyak atsiri lazim juga dikenal dengan nama minyak mudah menguap atau
minyak terbang, pengertian atau definisi minyak atsiri yang ditulis dalam
Encyclopedia of Chemical Technology menyebutkan bahwa minyak atsiri
merupakan senyawa, yang pada umumnya berujud cairan, yang diperoleh dari
bagian tanaman, akar, kulit, batang, daun, buah, biji maupun dari bunga dengan
cara penyulingan dengan uap, tetapi dapat juga diperoleh dengan cara lain seperti
dengan cara ekstraksi dengan menggunakan pelarut organik maupun dengan cara
dipres atau dikempa dan secara enzimatik.
Minyak atsiri dapat dibagi menjadi dua kelompok. Pertama, minyak atsiri
yang dengan mudah dapat dipisahkan menjadi komponen-komponen atau
penyusun murninya. Komponen-komponen ini dapat menjadi bahan dasar untuk
diproses menjadi produk-produk lain. Contohnya: minyak sereh, minyak daun
cengkeh, minyak permen, dan minyak terpentin. Biasanya komponen utama yang
terdapat dalam minyak atsiri tersebut dipisahkan atau diisolasi dengan

1|Page
penyulingan bertingkat selalu dilakukan dalam keadaan vakum. Hal ini dikerjakan
untuk menghindari terjadinya isomerisasi, polimerasi atau peruraian. Kedua,
minyak atsiri yang sukar dipisahkan menjadi komponen murninya. Contohnya
minyak akar wangi, minyak nilam, minyak kenanga. Biasanya minyak atsiri
tersebut langsung dapat digunakan, tanpa diisolasi komponen-komponennya.
Sebagai produk pewangi berbagai produk.
Kandungan minyak atsiri secara umum :

1. unsur-unsur dasar; karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O), ka-dang-
kadang juga terdiri atas nitrogen (N) dan belerang (S).
2. resin dan lilin dalam jumlah kecil yang merupakan komponen tidak dapat
menguap.
3. hidrokarbon sebagian besar terdiri atas : monoterpen (2 unit isoprene),
sesouiterpen (3 unit isoprene), diterpen (4 unit isoprene), politerpen,
parafin, olefin dan hidrokarbon aromatik. Kom-ponen hidrokarbon yang
dominan menentukan bau dan sifat khas dari setiap jenis minyak.

1.2 RUMUSAN MASALAH

1. Apa yang dimaksud minyak sereh?


2. Bagaimana proses pembuatan minyak sereh
3. Apa manfaat minyak sereh?
4. Apa yang dimaksud dengan lemak wijen ?
5. Bangaimana pengelolaan minyak wijen ?
6. Apa manfaat minyak wijen ?

2|Page
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Minyak Sereh
A. Pengetian Minyak Sereh
Minyak sereh adalah minyak atsiri yang diperoleh dari daun
sereh (cymbapogon rendle) dengan cara destilasi uap. Tanaman sereh terdapat dua
jenis yaitu sereh wangi dan sereh dapur. Dalam minyak sereh terkandung paling
tidak sebelas komponen senyawa organik. Komponen utama minyak sereh adalah
sitronelal, sitronelol, dan geraniol. Komponen-komponen tersebut berguna
sebagai bahan awal untuk pembuatan sejumlah parfum/ pewangi dan obat-obatan.
Campuran antara sitronelol dan geraniol lazim disebut dengan rhodinol yang
memiliki bau yang harum dan digunakan sebagai bahan parfum yang mahal.
Sereh adalah tanaman yang biasanya digunakan untuk bumbu masak.
Minyak sereh dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk atau digunakan untuk
menanggulangi masalah organisme penganggu tanaman (OPT). Contoh hama
yang dapat dikendalikan oleh minyak atsirisereh adalah kutu putih, aphid, kutu
dompalan, thrips, kutu sisik, lalat buah, dan penggerek buah jeruk.
Sereh mengandung nutrisi aromatik penting yang memberikan berbagai
manfaat untuk kesehatan. Sereh merupakan sumber vitamin penting seperti
vitamin A, B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin) B5 (asam pantotenat), B6
(pyridoxine), folat dan vitamin C. Juga menyediakan mineral penting seperti
potasium, kalsium, magnesium, fosfor, mangan, tembaga, seng dan besi yang
dibutuhkan untuk fungsi tubuh yang sehat. Sereh tidak mengandung kolesterol
berbahaya atau lemak.
Kandungan kimia yang terdapat di dalam tanaman sereh antara lain,
sitronelal, geraniol, sitronelol dan sisa hasil destilasi mengandung sekitar 2 %
nitrogen yang dapat digunakan sebagai pupuk (Sastrohamidjojo, 2004).
Tanaman sereh termasuk golongan rumput - rumputan yang disebut
Andropogon nardus atau Cymbogob nardus. Genus Cympogon meliputi hampir
80 species, tetapi hanya beberapa jenis yang menghasilkan minyak astiri yang
mempunyai arti ekonomi dalam perdagangan. Diantara species yang terpenting

3|Page
adalah Cympogon nardus dan Cympogon winterianus. klasifikasi tanaman sereh
wangi adalah berikut :
1.Sereh Wangi (Citronella oil)

Tanaman sereh wangi yang ditanam di Indonesia terdiri dari 2 jenis yaitu
lemabatu dan mahpengiri. Jenis mahapengiri mempunyai ciri -ciri sebagai berikut:
daunnya lebih luas dan pendek, disamping itu menghasilkan minyak dengan kadar
sitronellal dan geraniol yang tinggi.Sedangkan jenis lemabatu menghasilkan kadar
sitronellal dan genariol yang lebih rendah. Di Indonesia tanaman sereh terutama
banyak tumbuh di daerah Tasikmalaya, Bandung, Palembang, dan Padang
(Hieronymus, 1992). Klasifikasi Sereh Wangi Ialah :
Divisio : Spermatophyta
Klas : Angiospermae
Subklas : Monocotyledonae
Ordo : Graminales
Famili : Gramineae
Subfamili : Panicoidae
Tribe : Andropogineae
Genus : Cymbopogon
Species : Cympogon nardus L
Minyak sereh wangi telah dikembangkan di Indonesia dan minyak sereh
wangi sudah diproduksi secara komersial dan termasuk komoditas ekspor. Dalam
dunia perindustrian minyak sereh wangi bermanfaat sebagai pewangi sabun,
spray, desinfektan, bahan pengilap dan aneka ragam preparasi teknis.

4|Page
2.Sereh Dapur (Lemongrass oil)

Sereh dapur merupakan tanaman tahunan (perennial)yang tumbuh secara


liar dan stolonifera (berbatang semu) yang berbentuk rumput tebal dengan tinggi
mencapi 0,6-1,2 m, serta memiliki aroma lemon yang khas. Tanaman sereh dapur
memiliki akar yang besar, jenis akarnya berserabut yang berimpang pendek dan
berwarna coklat (Sastrapradja, 1978).
Daun tanaman sereh dapur berwarna hijau dan tidak bertangkai. Sifat
daunnya kesat, panjang dan runcing hampir menyerupai daun ilalang. Selain itu,
daun tanaman ini memiliki bentuk seperti pita yang semakin ke atas semakin
runcing, dan beraroma jeruk limau ketika daunnya diremas (Backer, 1965).
Klasifikasi tanaman sereh dapur (Cymbopogon citratus) menurut Muhlisah, 1999
adalah sebagai berikut :
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divisio : Spermatophyta
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Liliopsida
Sub-classis : Commelinidae
Ordo : Poales
Familia : Poaceae
Genus : Cymbopogon
Species : Cymbopogon citratus(DC) Stapf
Minyak sereh dapur merupakan salah satu minyak atsiri yang penting,
mengandung sitral antara 65-85% (Guenther, 1950). Sitral merupakan bahan baku

5|Page
untuk sintesa vitamin A dan pembuatan senyawa-senyawa ionon, yaitu senyawa-
senyawa yang banyak digunakan sebagai pewangi dalam berbagai macam parfum
dan kosmetika. Disamping itu minyak sereh dapur juga bersifat anti jamur dan
bakteri, terutama bakteri gram positif (Leung, 1980).

B. Proses Penyulingan
Minyak atsiri adalah zat cair yang mudah menguap bercampur dengan
persenyawaan padat yang berbeda dalam hal komposisi dan titik cairnya, larut
dalam pelarut organik dan tidak larut dalam air. Berdasarkan sifat tersebut, maka
minyak atsiri dapat diekstrak dengan 4 macam cara, yaitu: Penyulingan
(Destilation), Pressing (Eks-pression),Ekstraksi dengan pelarut (Solvent
ekstraksion) dan Absorbsi oleh menguap lemak padat (Enfleurage).Cara yang
tepat untuk pengambilan minyak dari daun sereh adalah dengan cara penyulingan
(Destilation).(Ames,1968).
Jumlah minyak yang menguap bersama-sama uap air ditentukan oleh 3
faktor, yaitu: besarnya tekanan uap yang digunakan, berat molekul dari masing-
masing komponen dalam minyak dan kecepatan minyak yang keluar dari bahan.
(Satyadiwiria, 1979).
Semakin cepat aliran uap air dalam ketel suling, maka jumlah minyak
yang dihasilkan per kg kondensat uap semakin rendah, sebaliknya semakin lambat
gerakan uap dalam ketel maka waktu penyulingan lebih lama dan rendemen
minyak per jam rendah. Rendemen minyak yang dihasilkan dari daun sereh
tergantung dari bermacam-macam faktor antara lain: iklim, kesuburan tanah, umur
tanaman dan cara penyulingan. Rendemen dipengaruhi oleh musim rata 0,7 % dan
musim hujan 0,5 %. Menurut De Jong rendemen minyak dari daun segar sekitar
0,5 - 1,2%, dan rendemen minyak di musim kemarau lebih tinggi dari pada di
musim hujan. Daun sereh jenis lenabatu menghasilkan rendemen minyak 0,5 %
(Anonimous, 1970).
Untuk menghasilkan rendemen minyak yang maksimum, biasanya para
penyuling skala rakyat mengeringkan daun di bawah sinar matahari selama : 3 - 4
jam dan lama penyulingan diatur sedemikian rupa, sehingga komponen minyak
seluruhnya terekstraksi dan berkwalitas baik. Tetapi cara ini akan menghasilkan

6|Page
mutu minyak sereh wangi yang rendah. (Ketaren, 1985) Penyulingan minyak
sereh wangi di Indonesia biasanya dilakukan dengan menggunakan uap air yaitu
dengan dua cara, secara langsung dan secara tidak langsung.
Pada penyulingan secara langsung (Gambar 2.3), bahan atau daun sereh
wangi yang akan diambil minyaknya dimasak dengan air, dengan demikian
penguapan air dan minyak berlangsung bersamaan. Kendati penyulingan langsung
seolah-olah memudahkan penanganan tetapi ternyata mengakibatkan kehilangan
hasil dan penurunan mutu. Penyulingan langsung dapat mengakibatkan
teroksidasi dan terhidrolisis, selain itu menyebabkan timbulnya hasil samping
yang tidak dikehendaki.

Pada penyulingan secara tidak langsung (Gambar 2.4), yaitu dengan cara
memisahkan penguapan air dengan penguapan minyak. Bahan tumbuhan
diletakkan ditempat tersendiri yang dialiri uap air, atau secara lebih sederhana
bahan tumbuhan diletakkan di atas air mendidih (Harris, 1987). Keuntungan
menggunakan penyulingan secara tidak langsung adalah bahan dan suhu dapat
dipertahankan sampai 1000c karena uap berpenetrasi secara merata ke dalam
jaringan, lama penyulingan relatif singkat, randemen minyak lebih besar dan
mutunya lebih baik jika dibandingkan dengan minyak hasil sistem penyulingan
dengan air (secara langsung), dan bahan yang disuling tidak dapat menjadi gosong
(Ketaren, 1985).

7|Page
Pada awal penyulingan, akan tersuling sejumlah besar geraniol dan
sitronella, sedangkan pada penyulingan lebih lanjut, total geraniol dan sitronella
yang dihasilkan semakin berkurang. Berdasarkan pengalaman pada penyulingan
4,5 jam akan menghasilkan minyak sereh wangi dengan kadar geraniol
maksimum 85% dan sitronella 35%. Dengan demikian penyulingan diatas 4,5 jam
(5- 6) jam tidak akan menambah kadar kedua zat tersebut. Lama penyulingan
tergantung dari tekanan uap yang dipergunakan dan faktor kondisi terutama kadar
air daun sereh. Pada prinsipnya, tekanan yang dipergunakan tidak boleh terlalu
tinggi, karena pada tekanan yang terlalu tinggi minyak akan terdekomposisi,
terutama pada waktu penyulingan yang terlalu lama. Suatu hal yang penting
dalam penyulingan minyak sereh adalah agar suhu dan tekanan tetap seragam dan
tidak menurun secara tiba-tiba selama proses berlangsung. (Virmani dan S.C
Bath, 1971).

C. Manfaat Minyak Serai


Adapun beberapa manfaat yang lain dari minyak sereh adalah dapat digunakan
sebagai pewangi ataupun produk perawatan kulit seperti dalam lotion, sabun atau
krim. Minyak sereh wangi juga dapat digunakan untuk mengobati kurap dengan
cara mencampurkan 3-5 tetes minyak sereh ke dalam 100 mL minyak
carrier (sweet almond, minyak jojoba) kemudian langsung oleskan pada kulit yang
kurapan. Minyak sereh juga sering kita jumpai digunakan dalam minyak pijat.
Aroma kuat yang terdapat dalam minyak sereh juga dapat digunakan untuk
meringankan sinus dan membuka saluran pernafasan.
Khasiat Minyak Serai untuk Kesehatan dan Kecantikan sebagai berikut :

1. Menyembuhkan kurap - Ini adalah resep yang banyak digunakan di


India. Campurkan 3-5 tetes minyak serai dengan 100 ml minyak carrier,
seperti sweet almond atau minyak jojoba. Oleskan langsung ke daerah
yang terkena beberapa kali per hari sampai kurap hilang.
2. Pereda nyeri persendian, oleskan minyak sereh di tempat yang sakit.
3. Sebagai pewangi untuk produk perawatan kulit - Minyak serai banyak
digunakan dalam lotion, krim, dan sabun. Tambahkan beberapa tetes

8|Page
minyak serai ke lotion yang belum diberi pewangi atau lotion buatan
sendiri. Atau, tambahkan minyak serai pada sabun gliserin dan nikmati
aroma wanginya.
4. Meringankan sinus dan membuka saluran pernapasan - Sifat aromatik
kuat pada minyak serai akan melancarkan pernapasan, terutama dalam
kasus sinusitis parah. Tambahkan 3-5 tetes minyak atsiri serai dalam
semangkuk air panas dan hirup uapnya. Cara lain, Anda juga dapat
langsung menghirup minyak serai langsung dari botolnya.
5. Digunakan sebagai minyak pijat - Minyak serai memiliki sifat
menenangkan dan anti-spasmodik sehingga ideal untuk pijat. Campurkan
3-5 tetes minyak serai dengan 100 ml minyak carrier dan gunakan untuk
pijat. Minyak pijat serai juga akan membantu Anda tidur lebih nyenyak.
6. Pengusir serangga alami - Serangga tidak tertarik dengan aroma yang
kuat. Campurkan 10-20 tetes minyak serai dengan 200 ml air. Tuangkan
larutan ke dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke kulit untuk
mengusir serangga. Minyak Sereh bisa dioleskan pada bagian tangan dan
kaki terutama pada daerah yang banyak serangga terutama nyamuk dan
bisa digoleskan setiap hari pada saat mau tidur .

Adapun manfaat lain dari pengunaan tumbuhan serei adalah sebagai berikut :

1. Meringankan kram pada perut saat menstruasi - Meminum sari atau


rebusan air serai dapat meringankan kram pada saat menstruasi. Air serai
juga bias menghilangkan rasa mual yang kadang terjadi pada saat wanita
dating bulan. Minum air serai ini saat memulai aktifitas yang dimulai sejak
pagi hari.
2. Sebagai antioksidan dan pencegah kanker - Serai dapat digunakan
sebagai sumber antioksidan yang berfungsi sebagai pembasmi sel-sel
penyebab kanker. Serai dapat mematikan sel-sel kanker tanpa merusak sel-
sel baik di dalam tubuh lainnya. Caranya dengan meminum air rebusan
atau sari serai secara teratur. Minimal 2x sehari, dengan merebus sereh
sebanyak 100 gram bersama 2 gelas air bersih. Panaskan hingga 15 menit
dan minum di pagi dan sore hari masing-masing setengah gelas. Didukung

9|Page
oleh adanya penelitian yang menjelaskan bahwa setiap 100 gram serai
mengandung zat antioksidan pencegah penyakit kanker. Kemudian,
penelitian yang dilakukan oleh tim dari University Gurion di Israel telah
menemukan bahwa dalam serai ada senyawa yang dapat mematikan sel
kanker tanpa merusak sel sehat.
3. Menurunkan tekanan darah - Serai juga banyak dimanfaatkan untuk
mengurangi tekanan darah dan merangsang sirkulasi darah. Dengan
mengonsumsi minuman yang mengandung serai setiap harinya maka akan
sangat membantu dalam menurunkan hipertensi.
4. Detoksifikasi - Serai juga sangat baik untuk detoksifikasi tubuh dengan
cara meningkatkan jumlah buang air kecil. Hal tersebut tentunya sangat
bermanfaat untuk membuat seluruh organ pencernaan seperti hati,
pankreas, ginjal, dan juga kandung kemih bersih dan sehat karena beragam
racun akan tersingkir. Untuk detoksifikasi, cukup rebus sereh sebanyak 70
gram dengan air sebanyak 100 cc. Kemudian minum air rebusan tadi di
pagi hari sebelum Anda mengkonsumsi makanan atau minuman lainnya.
Biarkan sejam sebelum Anda menyantap makanan lainnya.
5. Dapat memutihkan gigi menguning- Gigi menguning jelas membuat
Anda merasa tidak percaya diri bukan ? Canggung rasanya kita tersenyum
jika gigi kita tak putih. Terutama untuk perokok, pasti terdapat noda
kuning pada giginya. Tak perlu malu dan tak perlu khawatir. Hal ini bias
diatasi dengan cara sederhana. Yaitu dengan menggunakan serai. Caranya
tumbuk serai sampai keluar sarinya, campur dengan sedikit arang dapur.
Gosokan pada gigi. Lakukan hal ini minimal seminggu 3x. Rasakan
perubahan yang terjadi pada gigi Anda.

10 | P a g e
2.1 Minyak Wijen
A Wijen

Wijen (Sesamum indicum L. syn. Sesamum orientalis L.) adalah semak


semusim yang termasuk dalam famili Pedaliaceae. Tanaman ini dibudidayakan
sebagai sumber minyak nabati, yang dikenal sebagai minyak wijen, yang
diperoleh dari ekstraksi bijinya. Klasifikasi dari minyak wijen sebagai berikut :
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Superdivisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Asteridae
Ordo : Scrophulariales
Famili : Pedaliaceae
Genus : Sesamum
Spesies : Sesanum oriental L.
Adapun ciri ciri dari minyak wijen adalah sebagai berikut :
1. Wijen tanaman budidaya tertua di dunia, yang biasanya ditanam pada
daerah yang beriklim hangat dan dataran rendah sampai sedang (500-700
m dpl). Wijen menyukai tanah asam dengan pH 5,5-6, dan suhu udara 22-
28oC dengan kelembapan 40-60%.
2. Tanaman wijen memiliki tinggi yang berkisar antara 1,2-1,5 m.
3. Daunnya bulat meruncing dan duduk daunnya berhadapan. Panjang daun
15 cm.

11 | P a g e
4. Bunganya berwarna putih dan ada juga yang kebiruan. Warna bunga
tersebut tergantung pada varietasnya.
5. Buah wijen berbentuk kapsul atau seperti polong dan setiap polong
mengandung 50 hingga 100 biji. Biji inilah yang diolah untuk diambil
asam lemak bebasnya. Biji wijen bersifat dikotiledon, mengandung
albumin, dan oleagin.
6. Biji wijen terdiri atas sekitar 50 persen minyak dan 45 persen bahan
makanan. Kandungan minyak yang tinggi dalam biji wijen ini merupakan
sesuatu yang tidak umum, kedelai saja hanya mengandung 20 persen
minyak. Karena kandungan protein dan minyak dalam suatu bahan
makanan biasanya berbanding terbalik. Biji dengan kandungan minyak
yang tinggi memiliki kandungan protein rendah.
7. Akar tanaman wijen ini bertipe akar tunggang dengan banyak cabang akar
yang dapat bersimbiosis dengan mikoriza VA (vesikular-arbuskular).
Simbiosis ini membuat wijen lebih mudah dalam memperoleh air dan hara
dari tanah. Akar wijen dapat mencapai lapisan air bawah tanah. Selain
dapat memperoleh air dengan mudah, akar wijen juga dapat menetralkan
tanah.
8. Tanaman ini telah menyebar dari tempat asalnya di Irak ke berbagai
kawasan di dunia. Di Indonesia sendiri, tanaman wijen sudah lama
dibudidayakan, sehingga tersebar luas hampir di semua pulau dan daerah.
Namun areal pertanaman wijen di Jawa hampir habis karena terdesak oleh
tanaman pangan dan bergeser ke kawasan Timur Indonesia terutama NTB
dan NTT. Oleh sebab itu, sejak 1987 Indonesia mulai mengimpor wijen
hingga sekitar 2000 ton. Selain biji, Indonesia juga mengimpor minyak
wijen.

12 | P a g e
B. Minyak Wijen

Wijen termasuk salah satu tanaman yang pertama kali diambil bijinya
untuk dijadikan minyak dan penyedap makanan. Dalam bahasa Tamil, ennai
berarti minyak. Minyak wijen adalah minyak esensial dari biji wijen yang sudah
diekstrak. Minyak wijen terdiri dari dua jenis yakni minyak wijen dari wijen
mentah dan minyak wijen dari wijen sangrai. Dua-duanya mempunyai sedikit
perbedaan.
Minyak wijen mentah biasanya berwarna lebih bening dan masih
berbau mentah. Biasanya minyak wijen mentah digunakan untuk menggoreng.
Minyak wijen matang berwarna lebih keruh dan berbau harum.
Keuntungan dari minyak wijen bahwa minyak ini pada temperatur
tinggi tidak terbakar secepat minyak lain, dan keuntungan yang lain adalah
memiliki antioksida yang disebut sesamol. Minyak wijen memiliki 87 % lemak
tidak jenuh, dimana 41 %-nya merupakan asam linoleat.
Kandungan Kimia Dalam 100 g minyak biji wijen mengandung :
Kalori 881 kkal
Lemak 99,7 g
Lemak jenuh 14,2 g
Lemak tak jenuh tunggal 37,3 g
Minyak tak jenuh ganda 43,9 g
Komposisi Asam Lemak Minyak Wijen
Asam lemak jenuh :
Palmitat 9,1%
Stearat 4,3%
Arachidat 0,8%

13 | P a g e
Asam lemak tak jenuh :
Oleat 45,4%
Linoleat 40,4%
Linolenat -

C. Proses pengolahan minyak lemak wijen


Cara pengolahannya yaitu pertama-tama menimbang biji wijen sebanyak
3 Kg,kemudian disangrai sekitar suhu 80 0C selama 15 menit hingga biji wijen
berubah warna kuning kecoklatan.Sehingga kandungan air pada biji wijen
berkurang atau hilang. Setelah disangrai, biji wijen tersebut dihancurkan atau
digiling kemudian dipres menggunakan hydraulyc pressing dengan tekanan
berkisar 2000 pound per inchi2 (140,6 kg/cm = 136 atm) .Sehingga menghasilkan
minyak wijen yang masih kasar dan ampas dari biji wijen tersebut. Minyak wijen
yang masih kasar tersebut, kemudian diekstraksi dengan menambahkan pelarut
organik yaitu etanol dengan kadar 96 % kebutuhan alcohol 50 ml 95 % dengan
perbandingan wijen dengan etanol (3:2)% 30 ml.
Tujuan dari penambahan pelarut organik yaitu untuk mencampurkan
minyak kasar dengan pelarut organik tersebut sehingga kotoran yang ada pada
minyak bisa terikat. Minyak dari hasil ekstraksi kemudian dimurnikan dengan
cara distilasi sehingga dapat memisahkan antara pelarut organik dengan minyak
wijen yang sudah murni.
1. Teknik Pengepresan Minyak
A. Pengepresan Mekanis (Mechanichal Expression)
Suatu cara exstraksi minyak atau lemak terutama untuk bahan yang berasal
dari biji-bijian .Cara ini digunakan untuk memisahkan minyak dari bahan yang
berkadar air tinggi (30-70) %.Pada pengepresan mekanis ini diperlukan
pendahuluan sebelum minyak atau lemak dipisahkan dari bijinya.Ada 2 cara
pengepresan mekanis yaitu pengepresan hidraulik dan pengepresan berulir,namun
dalam praktikum kami menggunakan pengepresan hidraulik

14 | P a g e
B. Pengepresan Hidraulik

Pada cara hidraulik pressing, bahan dipress dengan tekanan sekitar 2000
pound per inchi2 (140,6 kg/cm = 136 atm). Banyaknya minyak atau lemak yang
dapat di ekstraksi tergantung dari lamanya pengepresan. Tekanan yang
dipergunakan, serta kandungan minyak dalam bahan asal. Sedangkan banyaknya
minyak yang tersisa pada bungkil bervariasi sekitar 4 6%, tergantung dari
lamanya bungkil ditekan dibawah tekanan hidraulik.
2. Pemurnian Minyak
Tujuan Pemurnian
Tujuan utama dari proses pemurnian minyak adalah untuk menghilangkan rasa
serta bau yang tidak enak, warna yang tidak menarik dan memperpanjang masa
simpan minyak sebelum dikonsumsi atau digunakan sebagai bahan mentah dalam
industri. Pada umumnya minyak untuk tujuan bahan pangan dimurnikan melalui
tahap proses sebagai berikut:
1. Pemisahan bahan berupa suspensi dan dispersi koloid dengan cara penguapan,
degumming dan pencucian dengan asam.

2. Pemisahan asam lemak bebas dengan cara netralisasi.

3. Dekolorisasi dengan proses pemucatan.

4. Deodorisasi.

5. Pemisahan gliserida jenuh dengan cara pendinginan.

15 | P a g e
D. Manfaat Minyak Lemak Wijen
Minyak biji wijen mempunyai peran sebagai pengatur pertumbuhan sel
yang memperlambat pertumbuhan sel dan replikasi. Fungsi tersebut sebagian
dilakukan melalui sifat antioksidan yang dimilikinya. Dari hasil penelitian
menunjukkan bahwa minyak wijen i dapat menetralkan radikal bebas dalam kulit
dan jaringan sekitarnya. Minyak biji wijen cepat meresap dan menembus kulit,
dan memasuki aliran darah melalui kapiler. Sementara dalam aliran darah,
molekul minyak wijen menjaga atau mempertahankan kolesterol baik (HDL) dan
membantu tubuh dalam menghilangkan kolesterol jahat (LDL).
Selain mengandung senyawa asam lemak esensial yang sangat berguna bagi
tubuh, wijen juga merupakan bahan makanan yang kaya akan tembaga,
magnesium, dan kalsium. Hanya dari seperempat cangkir biji wijen, kita dapat
memenuhi kebutuhan tembaga sebesar 74,0% dari nilai kecukupan gizi harian
yang dianjurkan, 31,6% dari DV untuk magnesium, dan 35,1% dari DV untuk
kalsium. Manfaat-manfaat dari beberapa mineral yang terkandung dalam wijen
tersebut akan diuraikan satu-persatu seperti di bawah ini :
1. Tembaga dapat meringankan rheumatoid arthritis
Tembaga dikenal dapat mengurangi beberapa rasa sakit dan
pembengkakan pada penderita rheumatoid arthritis. Efektivitas
tembaga ini berkaitan dengan fakta bahwa mineral ini berperan
penting dalam sejumlah sistem enzim antiinflamasi dan antioksidan.
Selain itu, tembaga juga memainkan peran penting dalam aktivitas
oksidase lysyl, suatu enzim yang diperlukan untuk croos-linking

16 | P a g e
kolagen dan elastin-suatu zat dasar yang membentuk struktur,
kekuatan dan elastisitas pembuluh darah, tulang dan sendi.
2. Magnesium menjaga kesehatan vaskular dan pernapasan.
Dari hasil studi, telah diketahui bahwa magnesium memiliki
beberapa manfaat, yaitu :
Mencegah kejang saluran napas pada asma
Menurunkan tekanan darah tinggi. Dimana tekanan darah
tinggi merupakan salah satu faktor penyebab pada serangan
jantung, stroke, diabetes dan penyakit jantung.
Mencegah kejang pembuluh darah trigeminus yang dapat
memicu serangan migraine.
Mengembalikan pola tidur yang normal pada wanita yang
mengalami gejala yang tidak menyenangkan yang
berhubungan dengan menopause.
3. Kalsium Membantu Mencegah Kanker Usus, Osteoporosis, Migrain
dan PMS
Dalam studi terbaru, kalsium telah terbukti bermanfaat untuk :
Membantu melindungi sel usus besar dari bahan kimia
penyebab kanker
Membantu mencegah hilangnya kepadatan tulang yang dapat
terjadi sebagai akibat menopause atau kondisi tertentu seperti
rheumatoid arthritis
Membantu mencegah sakit kepala migrain pada mereka yang
sering menderita migraine
Mengurangi gejala PMS selama fase luteal (semester kedua)
dari siklus menstruasi

17 | P a g e
BAB II
PENUTUP
Kesimpulan
1. Minyak atsiri merupakan senyawa, yang pada umumnya berujud cairan,
yang diperoleh dari bagian tanaman, akar, kulit, batang, daun, buah, biji
maupun dari bunga dengan cara penyulingan dengan uap, tetapi dapat
juga diperoleh dengan cara lain seperti dengan cara ekstraksi dengan
menggunakan pelarut organik maupun dengan cara dipres atau dikempa
dan secara enzimatik.
2. Minyak sereh adalah minyak atsiri yang diperoleh dari daun
sereh (cymbapogon rendle) dengan cara destilasi uap. Tanaman
sereh terdapat dua jenis yaitu sereh wangi dan sereh dapur. Dalam minyak
sereh terkandung paling tidak sebelas komponen senyawa organik.
Komponen utama minyak sereh adalah sitronelal, sitronelol, dan geraniol.
Komponen-komponen tersebut berguna sebagai bahan awal untuk
pembuatan sejumlah parfum/ pewangi dan obat-obatan.
3. Tanaman sereh termasuk golongan rumput - rumputan yang disebut
Andropogon nardus atau Cymbogob nardus. Genus Cympogon meliputi
hampir 80 species, tetapi hanya beberapa jenis yang menghasilkan
minyak astiri yang mempunyai arti ekonomi dalam perdagangan. Diantara
species yang terpenting adalah Cympogon nardus dan Cympogon
winterianus. klasifikasi tanaman sereh wangi
4. Minyak wijen adalah minyak esensial dari biji wijen yang sudah
diekstrak. Minyak wijen terdiri dari dua jenis yakni minyak wijen dari
wijen mentah dan minyak wijen dari wijen sangrai. Dua-duanya
mempunyai sedikit perbedaan. Minyak wijen mentah biasanya berwarna
lebih bening dan masih berbau mentah.

18 | P a g e
DAFTAR PUSTAKA

19 | P a g e