Anda di halaman 1dari 7

LEMBAR KERJA SISWA

SAKU

Sekolah : Sekolah Menengah Kejuruan


Program Keahlian : Tata Busana
Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran :
Kompetensi Dasar :
1.1 Menjelaskan pengertian, tujuan dan jenis saku
1.2 Membuat macam-macam saku
Indikator :
3.14.1 Menjelaskan pengertian saku pada busana
3.14.2 Menjelaskan tujuan pembuatan saku pada busana
3.14.3 Mendeskripsikan fungsi pembuatan saku pada
busana
3.14.4 Menjelaskan teknik jahit cara pembuatan saku pada
busana
4.14.1 Mengidentifikasi macam-macam saku
4.14.2 Membuat patch pockets (saku tempel)
4.14.3 Membuat saku passepoille

1. SAKU
A. Pengertian

Menurut buku Benaim Laurence (2001) Pants trousers a history a foot, paris :
villo publishing, saku adalah bagian dari pakaian yang terdiri dari sepotong kain
yang ditempelkan pada muka busana. Saku diciptakan agar orang bisa meletakkan
barang di dalamnya. Wanita memerlukan dan meyukai saku, meski membawa tas
tangan untuk meletakkan barang, yang akan terlihat cantik. Mode wanita menjadi
lebih kuat dan menjadi lebih percaya diri, yang meletakkan saku di celana
panjang maupun rok. Saku memiliki gaya dan bentuk yang berbeda, baik
dengan ritsleting ataupun kancing tertutup maupun tidak.
B. Macam Saku
A. Saku Luar
Saku luar (saku tempel), yaitu saku yang di tempel pada bagian luar
pakaian dengan cara disetik (dijahit). Misalnya pada kemeja, daster, dan
busana anak. Macam Saku luar yaitu:
a. Saku tempel
b. Saku tempel tertutup
c. Saku accordian
d. Saku variasi

Hal-hal yang harus diperhatikan pada pembuatan saku luar yaitu:


1) Arah serat 3) Variasi / modelnya
2) Motif (misalnya kain garis / berkotak)

B. Saku Dalam
Saku dalam (saku bobok); yaitu saku yang di buat dibagian dalam
pakaian dengan cara di bobok/digunting atau dilubangi. Bagian luar hanya
terlihat lubang atau klepaknya saja. Saku dalam biasanya terdapat pada
sisi, tengah blus, rok atau celana dan letaknya tersembunyi. Macam saku
dalam yaitu:
a. Saku sisi tampak
b. Saku sisi tidak tampak/ tersembunyi
c. Saku passpoille
d. Saku klep
e. Saku vest
C. TUJUAN

Tujuan pembuatan saku yaitu sebagai kantong untuk meletakkan barang


yang sering kali dibawa oleh wanita atau pria seperti : hp, pen, jam, dll. Untuk
fungsi saku dalam busana yaitu sebagai hiasan busana agar busana terlihat
lebih lengkap dan memiliki banyak fungsi.

D. Latihan
1. Apa yang dimaksud dengan saku ?
2. Sebutkan apa saja yang termasuk dalam jenis saku dalam?
3. Bagaimana ciri-ciri saku luar?
4. Apa tujuan dari pembuatan saku pada busana?
5. Apa fungsi dari pembuatan saku pada busana?

2. SAKU TEMPEL
A. Pengertian

Jenis saku ini lebih banyak diterapkan pada busana anak sebagai
hiasan namun tidak menutup kemungkinan digunakan pada busana orang
dewasa seperti kemeja, blus, celana. Saku tempel dibuat dengan cara
menempelkan bahan di atas bahan utama. Bahan saku dapat dengan
menggunakan bahan dan warna yang sama dengan bahan utama, bahan
dengan motif berbeda atau warna yang berbeda. Hal tersebut disesuaikan
dengan tujuannya. Apabila ingin menonjolkan sebagai pusat perhatian
dapat menggunakan bahan yang berbeda ataupun warna yang berbeda.
Saku tempel ada yang dibuat hanya 1 buah pada kemeja bagian kiri atas
dan ada pula diletakkan 2 buah pada bagian kiri dan kanan atas. Apabila
kalian membuat sepasang atau 2 buah saku tempel, perlu diperhatikan
dengan seksama bentuk dan ukuran saku yang dibuat harus sama. Berbeda
sedikit saja bentuk dan ukurannya maka akan terlihat dengan jelas.

Macam-macam bentuk saku tempel


Bentuk saku tempel dapat dibedakan bentuknya yaitu bentuk bulat,
persegi, segitiga dan variasi. Bentuk bagian bawah saku tempel ada yang
berbentuk datar, runcing dan serong pada bagian sudutnya. Untuk keindahan
biasanya saku tempel menggunakan top stitching baik pada bagian kelim atas
maupun pada bagian sisi atau sekeliling saku.
Perhatikan saku pada kemeja seragam sekolah teman sekelas dan
bandingkan dengan saku pada kemeja seragam pramuka kalian. Apakah
sama? Mengapa berbeda?
Letak Saku
Agar pakaian tersebut mempunyai nilai tinggi tanpa mengabaikan
fungsi dari saku maka kita harus pintas dalam menempatkan saku pada
pakaian. Saku pada blus, kemeja diletakkan pada bagian atas muka dan di
bawah apabila berbentuk blazer. Pada rok dan celana dapat diletakkan
pada bagian muka, sisi dan belakang.
Langkah awal menjahit saku tempel tentunya saku terlebih dahulu
dibentuk sesuai dengan desain kemudian ditempelkan pada bagian luar
pakaian sesuai langkah kerja.

Teknik Menjahit Saku


Menyiapkan alat dan bahan :
Siapkan kain saku dengan ukuran 20 cm persegi 1 lembar.
Siapkan kain aplikasi atau pengganti kemeja, dengan ukuran 30 cm - 40
cm persegi 1 lembar.
Benang jahit, warnanya kalu bisa disamakan dan disesuaikan dengan
warna kain.
Jarum mesin No. 11 atau No. 12.
Peralatan lain, seperti gunting, pita ukur, dedelan, pinset dan lain-lain

B. Latihan
1. Jelaskan yang dimaksud dengan saku tempel ?
2. Bagaimana cara membuat saku tempel ?
3. Sebutkan macam-macam saku tempel?
4. Bagaimana letak saku tempel yang baik dan benar?
5. Jelaskan teknik menjahit saku tempel ?

3. SAKU PASSEPOILLE
A. Pengertian

Adalah saku yang pada bagian lubangnya diselesaikan dengan bahan serong
atau bahan melebar. Saku ini memiliki belahan dua lajur (atas dan bawah), bagian
tengahnya adalah tempat memasukkan tangan. Saku model ini bisa menggunakan
tutup, bisa juga tidak. Biasanya diterapkan pada blus, kemeja, atau celana.
Untuk menjahit saku passepoille butuh ketelitian dan memang sudah terampil
dalam menjahit. Jika belum terampil dalam menjahit maka sebaiknya belajar dulu
pada kain lain sebelum diterapkan pada busana agar menghasilkan saku yang
baik. Cara menjahit saku passepoille akan mudah jika membuat pola dan
mempersiapkan bagian-bagian sesuai ukuran yang diinginkan untuk dipasangkan
nantinya di sebuah baju atau pakaian.

B. Letak Saku

Saku passepoille terletak di bagian saku bawah pada bagian muka busana,
dengan jumlah 2 saku kanan dan kiri. Ada yang menggunakan klep sebagai
penutup mulut saku dan juga ada yang tidak menggunakan klep. Saku ini terdapat
pula pada bagian belakang celana kain yang tidak menimbulkan efek tebal pada
saku celana.

C. Teknik Jahit

Berikut Cara Menjahit saku passepoille dengan mudah dan dengan hasil yang
rapi. Langkah kerja :

1. Menentukan letak saku dan ukurannya.


2. Menyiapkan komponen saku passepoille.
3. Memasang viselyn pada lajur / passepoille
4. Lipat lajur / passepoille dan menjahit dari bagian buruk, lalu tipiskan
kampuh, kemudian baliklah dan seterika.
5. Menyatukan bahan dasar, passepoille dan saku dalam.

a. passepoille dipasang di bagian baik kain dasar sesuai tanda


b. Memasang tepi lubang saku dari bagian saku dalam
c. Menjahit tepi lubang saku dalam
d. Menggunting lubang saku 0,7 cm sebelum jaitan tepi digunting

D. Latihan
1. Apa yang dimaksud dengan saku passepoille?
2. Sebutkan perbedaan saku tempel dan saku passepoille?
3. Sebutkan macam-macam saku passepoille?
4. Bagaimana letak saku passepoille yang baik dan benar?
5. Jelaskan teknik menjahit saku passepoille ?
4. SOAL
A. Soal Latihan (Tugas)
A. Pilihlah jawaban yang tepat untuk masing-masing pertanyaan di bawah
ini!
1. Saku yang bagian lubangnya diselesaikan dengan bahan serong
atau bahan melebar dan memiliki belahan dua lajur, adalah
pengertian dari saku ..... (C2)
A. Saku Tempel C. Saku Sisi
B. Saku Passepoille D. Saku Vest

2. Dibawah ini yang merupakan saku luar adalah ..... (C3)


A. Saku Vest C. Saku Tempel
B. Saku Passepoille D. Saku Sisi

3. Yang termasuk tujuan dari pembuatan saku passepoille dengan


meggunakan bahan serong adalah.... (C4)
A. Agar menghemat bahan C. Kain serong mudah
dibentuk dan elastis
B. Tidak memiliki fungsi apapun D. Agar bisa dibentuk

4. Apakah fungsi yang paling tepat dari kantong yang menempel


pada saku bagian dalam.... (C1)
A. Supaya kantong terlihat bagus
B. Untuk menempatkan barang barang kecil agar dapat selalu
dibawa
C. Sebagai tempat dimana tangan dapat masuk dalam busana
D. Hiasan pelengkap busana

5. Berikut termasuk teknik menjahit saku tempel, kecuali.... (C4)


A. Buatlah pola saku sesuai yang diinginkan, persegi, bulat atau
persegi panjang.
B. Lipat tepat pada garis kampuh kemudian press dengan seterika
C. Potong kain dengan memberi kampuh 1,5 cm.
D. Lipat lajur dan menjahit dari bagian buruk, lalu tipiskan
kampuh, kemudian baliklah dan seterika.

B. Uraian
1. Jelaskan pengertian dari saku tempel?
2. Apa tujuan pembuatan saku pada busana?
3. Deskripsikan ciri-ciri pada saku passepoille dilihat dari fungsi
pembuatannya?
4. Jelaskan langkah menjahit saku tempel pada busana ?
5. Jelaskan langkah menjahit saku passepoille pada busana ?

C. Tugas Kelompok
Alat dan Bahan
a) Mesin jahit.
b) Gunting bahan.
c) Gunting benang.
d) Benang jahit.
e) Bahan/blacu.
f) Pola saku.

1. Buatlah Saku Passepoille dengan memperhatikn langkah kerja berikut!


Langkah Kerja
a. Siapkan bahan dan licinkan permukaan bahan dengan menggunakan
seterika.
b. Letakkan pola diatas bahan dengan memperhatikan lebar kampuh
sebesar 1 cm kecuali lebar pada bagian kelim atas saku sebesar 2.5 cm.
c. Gunting bahan sesuai bentuk pola.
d. Lipat tepi kampuh kelim selebar 0.5 cm, kemudian setik tepi.
e. Bentuk saku sesuai model dengan melipat kampuh saku ke arah buruk
kain. Lalu pres dengan seterika.
f. Lipat kelim saku selebar 2 cm kearah baik kain saling berbadapan.
g. Jahit sisi kelim saku selebar 2 cm, lalu balik kelim saku.
h. Letakkan saku di atas baik kain yang akan ditempelkan saku. Semat
dengan jarum pentul agar tidak bergerak.
i. Setik/jahit tepi sekeliling bentuk saku hingga selesai kecuali bagian atas
saku.
j. Beri jahitan penguat pada bagian awal dan akhir saku.
k. Setelah saku selesai dikerjakan, lalu diseterika agar pipih.