Anda di halaman 1dari 41

Bengkok

Fungsi : Tempat alat / kotoran2 pada waktu bekerja/ operasi

Bak Instrumen

Fungsi : untuk menyimpan


peralatan-peralatan operasi yang
sudah seteril

Prinset

Prinset anatomis
Fungsi : Penggunanya adalah untuk menjepit kasa sewaktu menekan luka,
menjepit jaringan yang tipis dan lunak

Prinset Chirugis

Fungsi :
Membentuk pola jahitan dan meremove jahitan
Menjepit dan menahan secara lebih kuat pada waktu diseksi dan
penjahitan luka dan memberi tanda pada kulit sebelum memulai insisi
Menjepit luka
Menjepit otot
Membersihkan atau mengambil sisa-sisa luka jahitan
Menjepit Kassa sewaktu menekan luka, menjepit jaringan yang tipis dan
lunak

Kom
Fungsi : tempat untuk menaruh kasa, betadine, sputum/dahak, kasa yang
steril
Tergantung dari jenis kom nya

Kom keci

Kom besar

Korentang
Fungsi : untuk memegang atau mengambil alat dan bahan medis steril
spaya tetap terjaga dalam kondisi steril, jika diambil dengan tangan
kemungkinan alat tersebut menjadi tidak steril.

Gunting
Gunting jaringan

Fungsi : alat untuk memotong jaringan yang sudah mati pada saaat
operasi bedah(surgery)
Gunting perban/kassa

Fungsi : Gunting perban merupakan gunting berujung sudut dengan


ujung yang tumpul. Gunting ini memiliki kepala kecil pada ujungnya yang
bermanfaat untuk memudahkan dalam memotong perban. Jenis gunting
ini terdiri atas knowles dan lister. Bagian dasar gunting ini lebih panjang
dan digunakan sangat mudah dalam pemotongan perban. Ujung
tumpulnya didesain untuk mencegah kecelakaan saat remove perban
dilakukan. Selain untuk membentuk dan memotong perban sesaat sebelum
menutup luka, gunting ini juga aman digunakan untuk memotong perban
saat perban telah ditempatkan di atas luka.

Autoclave

Fungsi
Autoclave digunakan untuk mensterilkan suatu benda atau suatu media.
Autoclave memiliki kemampuan memanaskan suatu benda hingga
mencapai suhu 130 C sehingga dengan pencapaian suhu tersebut
memungkinkan untuk membunuh endospora yaitu sel resisten yang
diproduksi oleh bakteri, sel ini tahan terhadap pemanasan, kekeringan dan
antibiotik.
Waktu sterilisasi dengan menggunakan autoclavepun sangat bergantung
dengan benda atau media yang akan disterilisasi. Apabila objek yang
disterilisasi sangat tebal dan banyak maka akan memperlambat
penyerapan suhu panas ke objek yang disterilisasi tersebut. Untuk
penambahan waktu sendiri berkisar antara 10 15 menit.

Speculum

Fungsi untuk memeriksa lubang vagina

Tromol
Fungsi tempat kassa

Kocher/koker

Fungsi untuk memecah ketuban

Sudip lidah / tonyue spatel


Fungsi untuk menekan lidah pada pasien kejang

Stetoskop

Fungsi untuk mendengarkan detak jantung, suara usus, pernapasan dan


lain sebagainya. Dengan kemampuannya ini, Stetoskopdapat digunakan
pula untuk mengetahui kerja paru-paru dan juga untuk mengukur
tekanan darah dengan mendengarkan denyut nadi.

Thermometer
Fungsi dapat merekam temperatur dari mulut,ketiak, atau dubur dalam
satu menit atau kurang. Termometer digitalcocok untuk bayi baru lahir,
bayi, anak-anak dan orang dewasa

Thermometer oral
Thermometer anal/rectal

Thermometer axilla

Spygmomonometer
Fungsi Alat ini biasa yang digunakan untuk mengukur tekanan darah yang
bekerja secara manual saat memompa maupun mengurangi tekanan pada
manset

Gudel

Fungsi alat untuk menopang mulut pada pasien yang Koma perangkat
medis yang disebut suatu saluran udara tambahan yang digunakan untuk
menjaga paten (terbuka) saluran napas. Hal ini dilakukan dengan
mencegah lidah dari (baik sebagian atau seluruhnya) atas katup nafas,
yang bisa mencegah pasien dari bernapas. Ketika seseorang menjadi sadar,
otot-otot di rahang mereka rileks dan memungkinkan lidah untuk
menghalangi jalan napas, bahkan lidah adalah penyebab paling umum
dari blokir napas.

Handscoon
Handscoon steril
Fungsi : Gunakan sarung tangan steril atau disinfeksi tingkat tinggi untuk
prosedur apapun yang akan mengakibatkan kontak dengan jaringan di
bawah kulit seperti persalinan, penjahitan vagina atau pengambilan
darah Sarung tangan steril dipakai bila prosedur steril (misal, mengganti
balutan dan memasang kateter)

Handscoon bersih

Fungsi : sarung tangan bersih digunakan apabila prosedur tidak steril.

Standar infuse
Fungsi untuk menggantung cairan infus

Flabot infuse

Fungsi : untuk tempat cairan infus

Wwz ( warm water Zak


Fungsi : untuk kompres panas

Waskom

Fungsi : untuk tempat air mandi pasien

Waslap
Fungsi : Adalah suatu tindakan membersihkan seluruh bagian tubuh
pasien dengan posisi berbaring di tempat tidur dengan menggunakan air
bersih, sabun, dan atau larutan antiseptik.

Lidi kapas

Fungsi alat untuk membersihkan kotoran/lendir di telinga

Klem
Fungsi alat yang digunakan untuk menjepit tali pusar.

Catheter / urin bay

Fungsi : untuk mengeluarkan/ pengambilan urine

Selang NGT
Fungsi suatu selang yang dimasukkan melalui hidung sampai ke lambung.
Sering digunakan untuk memberikan nutrisi dan obat-obatan kepada
seseorang yang tidak mampu untuk mengkonsumsi makanan, cairan, dan
obat-obatan secara oral. Juga dapat digunakan untuk mengeluarkan isi
dari lambung dengan cara disedot.

Infus set

Fungsi : selang untuk pemberian cairan infus

Gelas ukur
Fungsi Untuk mengukur volume larutan tidak memerlukan tingkat
ketelitian yang tinggi dalam jumlah tertentu

Spuit

Fungsi untuk memasukan cairan dengan cara di suntik

Pispot
Fungsi sebuah bejana yang diberi pegangan dan biasanya diletakkan di
bawah tempat tidur di dalam kamar dan digunakan untuk buang air
kecil di malam hari. Di zaman Victoria, kadang-kadang di dalam kamar
dibuat khusus sebuah lemari dengan pintu tertutup dan di dalamnya
diletakkan pispot untuk dipergunakan di malam hari.

Urinal
Fungsi : untuk menampung urine pada pasien yang tidak boleh/bisa ke
WC.

Urine Male

Urinal female
Tourniquet

Fungsi untuk pembendung pembuluh darah pada organ yang akan


dilakukan penusukan plebotomy untuk memudahkan pengambilan darah

Abocath
Fungsi Jarum infus atau abocath atau kateter intravena, secara umum
diberi warna yang berbeda-beda dengan alasan untuk mempermudah
petugas mengenali ukuran abbocath yang diperlukan Semakin rendah
ukuran abochat maka semakin besar jarum abochat.

Selang oksigen

Selang oksigen canul


Bermanfaat untuk mengatasi masalah dengan saluran pernapasan seperti
batuk, pilek atau asma.
Untuk mengeluarkan lender/dahak.
Pengobatan lewat alat ini lebih efektif dari obat-obatan minum,
karena langsung dihirup masuk ke paru-paru, sehingga dosis yang
dibutuhkan lebih kecil, otomatis juga lebih aman.

Selang oksigen masker


Fungsi alat bantu pernapasan Tidak berbeda dengan sungkup yang lain,
hanya saja pada pemakaian sungkup dengan reservoir non rebreathing ini
dapat dicapai tekanan partial oksigen pada inspirasi lebih tinggi yaitu 90
%. Digunakan aliran oksigen 10-12 L/menit

Garputala

Fungsi alat untuk mengetes pendengaran

Reflek hammer
2. Alat Perawatan Pasien
a. Warm Water Zak (Beld.) Hot Water Botle (Ing.) Botol Panas/ Buli-buli Panas.
Bentuk : berupa kantung dari karet dengan tutup di ujungnya, diisi air panas.
Fungsi : untuk kompres panas

b. Ijskap (Beld.) Ice Bag (Ing.) Eskap (Ind.)


Bentuk : berupa kantung dari karet dengan tutup di tengahnya, diisi pecahan es
batu
Fungsi : untuk kompres dingin.
c. Bors Pomp (Beld.) Breast Pump and relieve (Ing.) Pompa Susu (Ind.)
Fungsi : untuk membantu memompa air susu keluar dari payudara wanita yang
sedang menyusui.

d. Tapelhoed atau Tapelhoedje (Beld.) Nipple Shield (Ing.) Pelindung Puting Susu
Fungsi : untuk melindungi putting susu yang lecet pada waktu menyusui sehingga
si bayi dapat menghisap air susu melewati alat tsb.
e. Windring (Beld.) Air Cusion (Ing.)
Bentuk : berupa alat yang terbuat dari karet berbentuk lingkaran seperti ban
mobil, diameter dalam 13,5 cm luar 40 cm
Fungsi : sebagai tempat duduk pada penderita wasir/ ambeien.

f. Colostomy Bag
Fungsi : untuk menampung feses pada pasien setelah operasi colon (pembedahan
usus buatan melalui otot dan kulit perut)
g. Urinal
Fungsi : untuk menampung urine pada pasien yang tidak boleh/bisa ke WC.
Jenisnya :
Urinal male : untuk pasien laki-laki

Urinal female : untuk pasien wanita


h. Bedpan
Fungsi : untuk menampung feses pada pasien yang tidak boleh/bisa ke WC.

i. Pus basin, Emesis basin


Fungsi : untuk menampung muntah, nanah, kapas bekas dll.

j. Instrument Tray atau paratus


Fungsi : tempat menyimpan alat-alat perawatan.
III. Alat Untuk Tindakan Medis
a. Gloves (Ing.) Handschoen (Beld.) Sarung Tangan
Fungsi : untuk melindungi tangan dari pengaruh lingkungan sekeliling
b. Cathether
Fungsi : untuk mengeluarkan/ pengambilan urine
Jenisnya :
Nelaton Cathether : terbuat dari latex/ karet
Metal Cathether : terbuat dari stainlesstil
Balloon Cathether/ Foley Cathether : terbuat dari latex/ karet dilengkapi
dengan balon dengan cara menyutikan aqua pada ventilnya bila telah masuk agar
Cathether tidak copot.

c. Urine Bag
Fungsi : untuk menampung urine yang dihubungkan dengan Balloon Cathether/
Foley Cathether untuk mengeluarkan/ pengambilan urine pada sistem tertutup

d. Stomach Tube (Ing.) Maag Slang/ Maag Sonde (Beld.)


Fungsi :
untuk mengumpulkan cairan/ getah lambung,
untuk membilas/ mencucui isi perut,
untuk pemberian obat-obatan.
e. Feeding Tube
Fungsi : untuk nutrisi/ pemberian cairan makanan melalui mulut atau
hidung.

f. Mucus Extractor atau Suction Cathether (Ing.) Slimzuiger (Beld.)


Fungsi : untuk menyedot lendir dari trakhea bayi baru lahir
g. Wing needle
Fungsi : sebagai perpanjangan vena untuk pemberian cairan infus atau obat intra
vena dalam jangka lama.

h. Infusion set
Fungsi : selang untuk pemberian cairan infus

i. Tranfusion Set
Fungsi : untuk pemberian tranfusi darah
j. Spuit / Syringe
Fungsi : untuk menyuntik

k. Injection Needle (Ing.) Jarum Suntik


Fungsi : untuk menyuntik digabungkan dengan alat suntik (Spuit =
Syringe).

l. Gliserin Syringe (Ing.) Glyserin Spuit(Beld.) Spuit Gliserin


Fungsi : untuk menyemprotkan lavement/ clysma melaui anus cairan yang
sering digunakan adalah gliserin atau larutan sabun.

m. Currete
Fungsi : untuk membersihkan rahim pada pasien abortus/ keguguran

IV. Alat Untuk Diagnosa Penyakit


a. Buku test buta warna/ Ishiharas Test for colour Blindness
Fungsi : memeriksa buta warna
b. Chart Vision Snellen
Fungsi : memeriksa visus/ ketajaman penglihatan

c. Reflex Hamer
Fungsi : memeriksa kemampuan refleksi dari bagian tertentu tubuh kita, misalnya
lutut.

d. Tongue depressor/ Tongue Blade (Ing.) Tong spatel (Ind.)


Fungsi : untuk menekan lidah agar dapat memeriksa/ melihat kelainan pada
tenggorokan, misalnya amandel. Faringitis dll.

e. Laringeal mirror
Fungsi : untuk memeriksa/ melihat keadaan dalam mulut/ tenggorokan
f. Clinical hermometer (Ing.) Thermometer klinik (Ind.)
Jenisnya :
Thermometer klinik non elektronik (air raksa)
Thermometer klinik elektronik
Fungsi : mengukur susu tubuh/ badan

g. Stethoscope
Jenisnya :
Obstetrical Stethoscope/ Stethoscope monoaural (Ing.) Stethoscope bidan
Fungsi : untuk mendengar bunyi jantung bayi dalam kandungan ibu hamil

Stethoscope binaural (bagian yang ditempelkan di telinga)


Fungsi : untuk mendengar bunyi organ tubuh mis. jantung, paru-paru dll
h. Sphygmomanometer
Fungsi : untuk mengukur tekanan darah
Jenisnya :
Mercurial Sphygmomanometer/ Tensi meter air raksa

Anaeroid Sphygmomanometer/ Tensi meter tanpa air (memakai jarum)

Electical Sphygmomanometer

Automatic Sphygmomanometer/ /Tensi meter tanpa dipompa


i. Speculum
Speculum atau specula (= bentuk jamak) adalah alat yang dimasukkan ke dalam
liang rongga tubuh yang kegunaannya adalah untuk memeriksa/ melihat bagian
yang berada di dalam liang rongga tsb.
a. Nasal Speculum
Fungsi : untuk memeriksa rongga hidung
b. Ear Speculum
Fungsi : untuk memeriksa rongga telinga

c. Rectum Speculum
Fungsi : untuk memeriksa lubang anus/
rektal

d. Vaginal Speculum
Fungsi : untuk memeriksa lubang vagina

Alat-alat Bedah

1. Scalpel (Beld.) Bistoury/ Bistouries (Ing.) Pisau operasi (Ind.)


Istilah lain yaitu :
a. Scalpel Blade : pisau operasi
Fungsi : pembedahan

b. Scalpel Handel pegangan pisau operasi


Fungsi : pegangan pisau operasi

2. Gunting

Gunting merupakan alat untuk memotong. Jenis-jenis gunting antara lain :


a. Bandage Scissors (Ing.) Verbandschaar (Beld.) gunting verband atau Gaas
Fungsi : memotong verband atau kain kasa
b. Surgical Scissors gunting operasi
Fungsi : gunting untuk pembedahan
c. Dissecting Scissors
Fungsi : gunting untuk memotong jaringan tubuh untuk keperluan praktek.

3. Forceps

Forceps merupakan alat yang terdiri dari 2 keping yang saling berhadapan
yang dapat dikontrol (dijepitkan dan dilepaskan) yang digunakan untuk
menjepit atau memegang benda.
a. Thumb Forceps atau Dissecting Forceps (Ing.) Anatomische pinset (Beld.)
Pinset anatomis (Ind.).
Ciri-ciri : bagian dalam kedua belah ujungnya bergaris-garis horisontal.

b. Surgical Forceps atau Tissue Forceps (Ing.) Chirrurgical pinset (Beld.) pinset
operasi.
Ciri-ciri : ujung piset keduanya bergigi.

c. Cilia pinset atau Cilia Forceps


Fungsi : untuk menjepit/ mencabut rambut.
d. Suture Clip Applying Forceps ataut Pinset Agrave
Fungsi : untuk menjepitkan clip pada luka sehingga luka tidak terbuka.
e. Klem
Klem atau Clamp adalah alat untuk menjepit (memegang dan menekan)
suatu benda.
Jenis-jenis klem antara lain :
a) Arterie klem (Beld.) Artery Forceps (Ing.)
Arteri klem tergolong alat seperti pegangan gunting dengan cantelan.
Fungsi : untuk menjepit pembuluh darah arteri.
Arteri klem dapat digolongkan ke dalam dua bagian
Kocher : ujungnya bergigi
Pean : ujungnya tidak bergigi

b) Peritoneum forceps
Fungsi : untuk menjepit jaringan selaput perut.

4. Needle Holders (Ing.) Naald Voerder (Beld.)Fungsi : untuk menjepit


jarum jahit (hechtnaald) serta menjahit luka terbuka seperti luka
kecelakaan atau pembedahan.
5. Hecht Naald (Beld.) Surgical Needles atau Suture Needles (Ing.)
jarum jahit

Fungsi : jarum untuk menjahit luka


Jenis-jenis jarum jahit
ujungnya bulat untuk menjahit otot
ujungnya segi tiga untuk menjahit kulit

6. Suture (Ing.) Benang Bedah

Benang bedah dapat dibagi ke dalam dua golongan yaitu :

a. Yang dapat diabsorbsi jaringan tubuh.

Menurut bahannya terdiri dari :


Collagen yang berasal dari jaringan usus sapi, sub mukosa kambing, usus
kucing. Sampai sekarang disebut Catgut (usus kucing)
Catgut dapat dibagi ke dalam dua bagian yaitu :
- Catgut Plain
- Catgut Chromic
Catgut Chromic adalah Catgut Plain yang dilapisi oleh chromium sehingga
daya kekuatan mengikatnya lebih lama.
Polygiactin 910 conrtoh : Vicryl
Polygiactin acid conrtoh : Dexon

b. Yang tidak diabsorbsi tubuh.


Jenisnya yaitu :
Linen dari rami
Sutera, dalam bahasa Belanda : Zijde Dalam Bahasa Inggris Silk

Tong spatel berfungsi untuk menekan sekaligus


memeriksa lidah

Laringeal Mirror memiliki fungsi untuk memeriksa atau melihat


bagian mulut

Speculum berfungsi sebagai alat yang digunakan untuk masuk


ke bagian liang rongga tubuh untuk dapat diperiksa sekaligus
dilihat
5. Alat-alat Bedah

A. Scalpel atau Bistoury atau Bistouries atau Pisau Operasi memiliki


istilah lain sebagai berikut:

1. Scalpel Blade ( Pisau Operasi ) berfungsi untuk pembedahan


2. Scalpel Handel yaitu berfungsi sebagai pegangan pisau operasi
B. Gunting berfungsi sebagai alat untuk memotong, jenis-jenis
gunting terbagi menjadi:
1. Bandage Scissors atau Verbandschaar atau gunting verband
atau Gaas berfungsi untuk memotong verband atau kain kasa
2. Surgical Scissors atau gunting operasi memiliki fungsi dalam
pembedahan
3. Dissecting Scissors memiliki fungsi sebagai gunting untuk
memotong jaringan tubuh untuk keperluan praktek.
C. Forceps yaitu alat yang terdiri dari dua keping yang saling
berhadapan satu sama lain sehingga dapat di kontrol dan digunakan
untuk memegang benda. Forceps terbagi menjadi beberapa model,
berikut adalah berbagai jenis forceps:

Thumb Forceps atau Dissecting Forceps atau Anatomische


pinset atau Pinset anatomis memiliki ciri-ciri bagian dalam kedua
belah ujungnya bergaris-garis horisontal.
Surgical Forceps atau Tissue Forceps atau Chirrurgical pinset
atau pinset operasi memiliki ciri-ciri ujung piset keduanya bergigi.
Cilia pinset atau Cilia Forceps memiliki fungsi untuk menjepit
atau mencabut rambut.
Suture Clip Applying Forceps atau Pinset Agrave memiliki
fungsi untuk menjepitkan clip pada luka sehingga luka tidak
terbuka.
D. Klem atau Clamp adalah alat untuk menjepit atau memegang
atau menekan suatu benda. Klem terbagi menjadi beberapa jenis,
antara lain:

Arterie klem atau Artery Forceps yaitu alat seperti pegangan


gunting dengan cantelan yang memiliki fungsi untuk menjepit
pembuluh darah arteri.
Peritoneum forceps memiliki fungsi untuk menjepit jaringan
selaput perut.
E. Needle Holders atau Naald Voerder memiliki fungsi untuk
menjepit jarum jahit (hechtnaald) serta menjahit luka terbuka
seperti luka kecelakaan atau pembedahan.

F. Hecht Naald atau Surgical Needles atau Suture Needles atau


Jarum Jahit memiliki fungsi sebagai jarum untuk dapat menjahit luka.
Jarum jahit terbagi menjadi dua jenis yaitu:
ujung jarum bulat untuk menjahit otot
ujung jarum segi tiga untuk menjahit kulit
G. Suture atau Benang Bedah berfungsi sebagai benang bedah dan
terbagi ke dalam dua golongan yaitu: