Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN HASIL PENDAMPINGAN

PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR


KECAMATAN SUMALATA KABUPATEN GORONTALO UTARA
TAHUN 2016

Bab I
Pendahuluan

1.1.Deskripsi Umum
Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan merupakan salah satu program yang
dicanangkan oleh pemerintah untuk menggerakkan seluruh elemen yang terdiri
atas organisasi, kebijakan, dan proses terpadu yang mengatur segala kegiatan
dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah secara
sistematis, terencana, dan berkelanjutan.
Pemenuhan dan penjaminan mutu pendidikan ini merupakan tanggung
jawab dari setiap komponen di satuan pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan
pada satuan pendidikan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya budaya
mutu pada seluruh komponen satuan pendidikan. Oleh karena itu, pada
pelaksanaan sistem penjaminan mutu pendidikan pada satuan pendidikan
dilakukan dengan pendekatan pelibatan seluruh komponen satuan pendidikan
(whole school approach) agar seluruh komponen satuan pendidikan bersama-
sama memiliki budaya mutu.
Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah bertujuan
menjamin pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan pada satuan pendidikan
dasar dan menengah secara sistemik, holistic dan berkelanjutan, sehingga
tumbuh dan berkembang secara mandiri budaya mutu pada setiap satuan
pendidikan khususnya Sekolah Dasar.
Penjaminan Mutu Pendidikan dapat dilihat sebagai sebuah siklus yang yang
kontinu dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan dengan melibatkan seluruh
pemangku kepentingan di sekolah ( Kepala sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan
orang tua dan komite sekolah) untuk menjamin peningkatan mutu pendidikan
berkelanjutan serta membangun budaya mutu pendidikan di sekolah melalui
tahapan pemetaan mutu, penyusunan rencana pemenuhan mutu, pelaksanaan
/implementasi rencana pemenuhan, dan monitoring/evaluasi yang bertujuan
untuk memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan pendidikan telah
sesuai dengan standar mutu dan aturan yang ditetapkan serta penetapan

1
standar mutu oleh setiap sekolah dengan menindak lanjuti hasil evaluasi diri
sekolah, pengelolaan manajemen berbasis sekolah dan pemenuhan standar
minimal pendidikan yang terintegrasi dalam 8 SNP.
Upaya Penjaminan Mutu Pendidikan yang dilaksanakan sekarang ini
merupakan perbaikan terhadap kualitas kompetensi lulusan yang sangat
merosot dalam hasil tes PISA ( Progress For International Student )posisi
Indonesia berada pada pringkat kedua dari bawah dari 65 negara peserta.
Rendahnya kompetensi lulusan dipengaruhi oleh pembelajaran masih
terpusat pada guru, isi pembelajaran belum mengakomodir kebutuhan wilayah,
Penilaian hanya terfokus pada pengetahuan, kompetensi dan kinerja guru belum
memadai dan minimnya sarana prasarana yang dimiliki oleh sekolah. Oleh sebab
itu ruang lingkup hasil pemetaan ini diharapkan dapat memberikan data yang
akurat tentang hasil belajar, isi pendidikan, proses pembelajaran, penilaian
pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan serta pengeloaan
pendidikan.

1.2.Dasar Pelaksanaan

Pemetaan mutu pendidikan ini dilaksanakan pada disemua jenjang


pendidikan dasar dan menengah yang dilandasi oleh dasar hukum
pelaksanaannya oleh;
1. Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005,PP nomor 32 tahun 2013 dan
PP nomor 13 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan
2. Permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang Standar pengelolaan
pendidikan
3. Permendiknas nomor 63 tahun 2009 tentang Sistem penjaminan mutu
pendidikan
4. Rencana Tindak Lanjut Diklat pengawas pendamping pemetaan mutu
pendidikan tanggal 10-12 Agustus 2016
5. Surat Tugas Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Gorontalo
nomo:1069/J44/KP/2016
1.3.Tujuan Yang diharapkan

Pelaksanaan pendampingan pemetaan mutu pendidikan bagi sekolah sasaran


ini bertujuan :
1. Membantu sekolah sasaran dalam memahami maksud,tujuan serta
manfaat pemetaan mutu pendidikan melalui tahap sosialisasi ataupun
pendampingan pengisian instrument

2
2. Terlaksananya proses pengumpulan data secara akurat, obyektif dan
verifikasi, validasi data dalam rangka pemetaan mutu pendidikan
3. Terlaksananya proses penginputan data oleh masing-masing sekolah
sasaran sebagai komponen dasar dalam system penjaminan mutu
4. Terkumpulnya data mutu pendidikan secara akurat berbasis fakta yang
reliable,sahih,obyektif sesuai dengan harapan pemenuhan SNP
1.4.Manfaat yang diperoleh
Melalui pendataan pemetaan mutu pendidikan ini diharapkan dapat
bermanfaat bagi sekolah dan pemangku kebijakan di sekolah dalam:
1. Menindaklanjut hasil evaluasi diri sekolah
2. Pemenuhan standar pelayan minimal pendidikan di sekolahnya
3. Perencanaan pemenuhan mutu dan pelaksanaan budaya mutu pendidikan
4. Pengelolaan 8 SNP secara efektif dan efisien

1.5.Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan pendampingan pemetaan mutu pendidikan ini dilaksanakan
mulai tanggal 5 s/d 16 September 2016 dengan memperhatikan urutan
kegiatan yang telah tersusun melalui rencana tindak lanjut.
1.6.Sasaran
Pendampingan pemetaan pendidikan ini dilaksanakan pada 10 (sepuluh) SD
sasaran yaitu:
1. SDN 01 Tolinggula
2. SDN 02 Tolinggula
3. SDN 03 Tolinggula
4. SDN 04 Tolinggula
5. SDN 06 Tolinggula
6. SDN 10 Tolinggula
7. SDN 11 Tolinggula
8. SDN 12 Tolinggula
9. SDN 13 Tolinggula
10. SDN 07 Tolinggula

Bab II
Pelaksanaan Kegiatan

2.1. Pra Kegiatan Pendampingan


Pelaksanaan pendataan mutu pendidikan sebagaimana yang telah tersusun
dalam rencana tindak lanjut diawali dengan tahap sosialisasi. Melalui tahap
sosialisasi maksud dan tujuan kegiatan pemetaan mutu pendidikan disampaikan
kepada sekolah sasaran, kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan secara kolekif pada
10 (sepuluh) sekolah sasaran dengan menghadirkan kepala sekolah,seluruh guru
dan operator sekolah serta unsure komite.

3
Pada tahap sosialisasi pengawas pendamping memeriksa hasil akhir
sinkronisasi dapodik masing-masing sekolah sasaran untuk memastikan versi
dapodik yang digunakan telah sesuai dengan versi terakhir yaitu 2016b serta
memastikan apakah dapodik masing-masing sekolah sasaran telah valid. Hal ini
dilaksanakan karena aplikasi data pemetaan mutu pendidikan (PMP) terintegrasi
dengan aplikasi dapodik. Ruanglingkup materi dalam sosialisasi ini adalah
menjelaskan cara pengisian kuisioner untuk setiap responden, cara menginstal
aplikasi pmp versi 1.2, cara login aplikasi pmp, cara menjelajah seluruh aplikasi.

2.2. Kegiatan Pendampingan


Tahapan selanjutnya setelah pelaksanaan sosialisasi adalah kegiatan
pendampingan, dalam tahap ini pengawas pendamping memastikan kesiapan
responden disetiap sekolah sasaran dengan ketentuan bahwa responden tiap
sekolah sasaran meliputi: 1 orang kepala sekolah, 6 orang guru mewakili jenjang
kelas, 6 orang komite dan perwakilan siswa kelas 4,5 dan 6 masing jenjang
kelas 10 orang dengan menyesuaikan siswa yang mejadi responden telah
memiliki NPSN dan keadaan siswa kelas 4,5 dan 6 pada masing-masing sekolah
sasaran mengingat terdapat siswa di kelas 4,5 dan 6 tidak mencapai 10 orang
maka solusi yang disarankan oleh pengawas pendamping responden boleh
mengambil kelas dibawahnya dengan melihat siswa yang telah memiliki NPSN.
Pada selang waktu kegiatan pendampingan pihak server pusat merilis lagi
patch aplikasi PMP versi 1.3 dan para operator sekolah berusaha mengubah lagi
versi lama 1.2 menjadi versi 1.3. Adanya perubahan versi dalam aplikasi PMP ini
berdampak pada keterlambatan penginputan aplikasi PMP. Perubahan versi
dalam aplikasi PMP yang hanya dalam hitungan minggu mengakibatkan data
yang telah terinput pada terhapus pada versi yang lama hal ini terjadi pada
perubahan versi 1.3 ke versi 1.4 dan perubahan ke versi 1.4007. Melalui
kegiatan pendampingan ditemukan bahwa terdapat beberapa sekolah sasaran
yang telah mengisi instrument secara manual telah diverifikasi mengeluhkan
bahwa data mereka sudah input pada versi 1.3 dan muncul lagi aplikasi versi 1.4
dan penyempurnaan versi terakhir yaitu 1.4,007.
Permasalahan lain yang muncul adalah terdapat 4 sekolah sasaran yang
terlambat mengupdate aplikasi PMP dengan inti persoalan yang dihadapi adalah
tidak terkoneksinya antara aplikasi PMP dengan dapaodik. Permasalahan ini
telah terantisipasi dengan cara menghapus aplikasi dapodik dan aplikasi PMP

4
yang telah disinkronisasi serta menginstal kembali aplikasi dapodik dan data
prefilnya pada labtop yang bermasalah tersebut. Melalui pendampingan secara
kelompok keluhan dan permasalahan operator teratasi dan seluruh sekolah
sasaran yang ada dalam tahap penginputan dan terdapat sekolah yang telah
selesai pada tahap pengiriman.
Strategi yang digunakan dalam pendampingan pemetaan mutu pendidikan
adalah pendampingan individual,kelompok dan kolaboratif. Melalui
pendampingan individual pengawas pendampig berkunjung kesekolah sasaran
untuk melakukan pemantauan pengerjaan operator sekolah dalam menginput
data yang telah diverifikasi oleh pengawas dan telah diperbaiki oleh sekolah atau
responden. Apabila terdapat permasalahan yang dialami oleh sekolah sasaran
terkait dengan aplikasi maka pengawas pendamping mengumpulkan seluruh
operator dan kepala sekolah untuk berkelompok dan berkolaborasi memecahkan
permasalahan yang dihadapi untuk dibahas secara bersama.

2.3. Permasalahan yang ditemukan


Permasalahan yang dihadapi sebagaimana yang ditemui selama
pendampingan antara lain:
a. Perubahan versi aplikasi dalam setiap kurun waktu mengakibatkan data
yang telah diinput pada versi yang lama terhapus ketika versi yang baru
diinstal ke dalam labtop
b. Aplikasi PMP tidak terkoneksi dapodik
c. Data telah terinput tetapi masih bertanda silang merah
d. Memasukkan komite kedalam tukar pengguna
e. Terdapat kekeliruan dalam aplikasi PMP versi 1.4 pada instrument
komite yaitu jumlah soal dalam kuisioner tidak sama dengan jumlah
soal dalam ikon konfirmasi selesai.
2.4. Solusi
a. Data yang sudah diinput dalam aplikasi versi 1.3 harus di back-up
sebelum sebelum meng-update aplikasi PMP versi 1.4 sehingga pada
saat di restore kembali ke aplikasi versi 1.4 data tersebut masih ada
b. Permasalahan aplikasi PMP tidak terkoneksi dengan dapodik dapat
diatasi dengan menghapus dulu aplikasi dapodik,prefil dapodik dan
aplikasi PMP dan membuang seluruh filenya dala labtop, langkah
selanjutnya adalah menginstal kembali aplikasi dapodik versi 2016b
serta dmengunduh kembali data prefilnya lalu langkah terakhir adalah
menginstal kembali aplikasi PMP versi 1.4,007.

5
c. Menambah pengguna baik komite maupun pengawas dapat dilakukan
melalui tukar pengguna dengan memasukan username dan password
dengan tepat kemudian masuk melalui login pada tampilan awal.
d. Kekeliruan pada aplikasi PMP versi 1.4 dalam ikon konfirmasi selesai
telah diperbaiki dalam versi terakhir 1.4,007

Bab III
Penutup

3.a. Kesimpulan

Pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan sekolah merupakan proses yang


sistematis,akurat yang diharapkan dapat memberikan data yang valid untuk
digunakan sebagai data dasar dalam system penjaminan mutu pendidikan.
Sebagai suatu proses yang sistematis maka setelah pemetaan mutu pendidikan
di tingkat satuan pendidikan maka sekolah dapat menyusun evaluasi diri untuk
ditindaklanjuti dalam perencanaan penjaminan mutu pendidikan serta
dilaksanakan secara bersama-sama oleh komponen stakeholder yang ada di
satuan pendidikan. Harapan yang ingin dicapai dalam pemetaan mutu
pendidikan ini adalah adanya rasa tanggungjawab bersama antar pemangku
kepentingan terkait dengan pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan dapat
tercapai apabila komponen: hasil belajar, isi pembelajaran, proses pembelajaran,
penilaian pembelajaran, ptk yang kompeten, serta pengelolaan pendidikan, dan
pemenuhan SPM telah terpenuhi di setiap satuan pendidikan

3.b. Saran-saran
Melalui pemetaan mutu pendidikan disarankan bahwa satuan pendidikan:

6
- Menindaklanjuti hasil EDS melalui tahapan perencanaan,
pelaksanaan,monitoring dan evaluasi masing-masing indicator dalam
upaya pencapaian standar nasional pendidikan
- Melaksanakan pemenuhan komponen SPM semaksimal mungkin
melalui program kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha dan
industry, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya yang
terkait dengan pengembangan pendidikan
- Memaksimalkan pelaksanaan MBS

LAPORAN
HASIL PELAKSANAAN PENDAMPINGAN
PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN
DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN GORONTALO UTARA
TAHUN 2016

Oleh
SARTIN ALI, S.Pd

7
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
KABUPATEN GORONTALO UTARA
TAHUN 2016

DAFTAR HADIR
PELAKSANAAN SOSIALISASI PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN

Hari/Tanggal : Selasa, 6 September 2016

No Nama Asal Sekolah Tanda Tangan

Kepala
1 Suleman Linggulu, S.Pd
SDN 7 Sum-Tim
Komite
2 Hamsir Pakaya
SDN 7 Sum-Tim
Guru
3 Darisna, S.Pd
SDN 7 Sum-Tim
Guru
4 Sersi Pulumoduyo, S.Pd
SDN 7 Sum-Tim
Guru
5 Indrawaty Mohuna
SDN 7 Sum-Tim
Guru
6 Maslin Asri, S.Pd
SDN 7 Sum-Tim
Kepala
7 Rahmat Pateda, S.Pd
SDN 1 Sum-Tim
Komite
8 Iwan Moilo
SDN 1 Sum-Tim

8
Guru
9 Rugaiyah S. Thalib, S.Pd
SDN 1 Sum-Tim
Guru
10 Hadjira Hilumalo, S.Pd
SDN 1 Sum-Tim
Guru
11 Sukatman Laditji
SDN 1 Sum-Tim
Guru
12 Agustina Dangkua, S.Pd
SDN 1 Sum-Tim
Guru
13 Suparti Linggulu, S.Pd
SDN 1 Sum-Tim
Guru
14 Parna Aleya, S.PdI
SDN 1 Sum-Tim
Kepala
15 Nurhayati Wunati, S.Pd
SDN 5 Sum-Tim
Komite
16 Drs. Rasam Alamri
SDN 5 Sum-Tim

No Nama Asal Sekolah Tanda Tangan

Guru
17 Novita Abdullatif, S.Pd
SDN 5 Sum-Tim
Guru
18 Asna Latif
SDN 5 Sum-Tim
Guru
19 Elvi Midu, S.Pd
SDN 5 Sum-Tim
Guru
20 Yulma Towana, S.Pd
SDN 5 Sum-Tim
Guru
21 Sri Silvana Kaharu
SDN 5 Sum-Tim
Kepala
22 Rukman Mohuna, S.Pd
SDN 4 Sum-Tim
Komite
23 Ismat Gobel
SDN 4 Sum-Tim
Guru
24 Abdulah Tatu, S.Pd
SDN 4 Sum-Tim
Guru
25 Irwan Talipi, A.Ma
SDN 4 Sum-Tim

9
Guru
26 Nikma Gobel, S.Pd
SDN 4 Sum-Tim
Guru
27 Astin Boe
SDN 4 Sum-Tim
Kepala
28 Zumra Abdul, S.Pd
SDN 6 Sum-Tim
Komite
29 Syamsudin K. Ngou, SH
SDN 6 Sum-Tim
Guru
30 Irma Husain, S.Pd
SDN 6 Sum-Tim
Guru
31 Erni Tane
SDN 6 Sum-Tim
Guru
32 Nursin Kaluku
SDN 6 Sum-Tim
Guru
33 Ragwan Kaluku
SDN 6 Sum-Tim

No Nama Asal Sekolah Tanda Tangan

Kepala
34 Habiba Ayuba, S.Pd
SDN 2 Sum-Tim
Komite
35 Ridwan Tahir
SDN 2 Sum-Tim
Guru
36 Raflin Toyiti, S.Pd
SDN 2 Sum-Tim
Guru
37 Yeyen Lamusu, S.Pd
SDN 2 Sum-Tim
Guru
38 Hairun Dunggio, S.Pd
SDN 2 Sum-Tim
Guru
39 Fitri St. Ngareng, S.Pd
SDN 2 Sum-Tim
Guru
40 Fahria Toyiti
SDN 2 Sum-Tim
Guru
41 Fiqih Toyiti
SDN 2 Sum-Tim
Kepala
42 Maritje Kadir, S.Pd
SDN 3 Sum-Tim

10
Komite
43 Faruk Akase
SDN 3 Sum-Tim
Guru
44 Wisda Ahmad, S.Pd
SDN 3 Sum-Tim
Guru
45 Firlian Utina, S.Pd
SDN 3 Sum-Tim
Guru
46 Riska Haluti
SDN 3 Sum-Tim
Guru
47 Fitri Matuala
SDN 3 Sum-Tim
Guru
48 Ariyanto Adam, S.Pd
SDN 3 Sum-Tim
Kepala
49 Efendi Katili, S.Pd
SDN 9 Sum-Tim
Komite
50 Hasan Nui
SDN 9 Sum-Tim

No Nama Asal Sekolah Tanda Tangan

Guru
51 Hasriyani, S.Pd
SDN 9 Sum-Tim
Guru
52 Huni Indara
SDN 9 Sum-Tim
Guru
53 Agustin Ibrahim
SDN 9 Sum-Tim
Guru
54 Marta Dunggio
SDN 9 Sum-Tim
Guru
55 Nurlaila Wahab
SDN 9 Sum-Tim
Kepala
56 Farida Imran
SDN 8 Sum-Tim
Komite
57 Karim Ahmad
SDN 8 Sum-Tim
Guru
58 Azis Detuage, S.Pd
SDN 8 Sum-Tim
Guru
59 Febriyanto Tilahunga
SDN 8 Sum-Tim

11
Guru
60 Rosita Dunggio
SDN 8 Sum-Tim
Kepala
61 Nurhaya Mokoginta, S.Pd
SDN 1 Monano
Komite
62 Bahrudin Towana
SDN 1 Monano
Guru
63 Bilyalus Abd. Kadir, S.Pd
SDN 1 Monano
Guru
64 Hendrita Ohihiya, S.Pd
SDN 1 Monano
Guru
65 Yanti Ujulu, S.Pd
SDN 1 Monano
Guru
66 Jefri I. Sandala, S.PdI
SDN 1 Monano
Guru
67 Fatmah Ujulu, S.PdI
SDN 1 Monano

Dokumen sosialisasi

12
Dokumen Pendampingan kelompok

13
RENCANA TINDAK LANJUT
PELAKSANAAN KEGIATAN PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN
KAB.GORONTALO UTARA TAHUN 2016
September Oktober
NO KEGIATAN SEKOLAH SASARAN
I II III IV I II III IV
A. PERSIAPAN
1. Konsolidasi Program PMP ke Dikpora kab.Gorut
2. Penyiapan aplikasi dan materi pendukung
Penetapan jadwal dan tempat pelaksanaan
3.
sosialisasi
B PELAKSANAAN 1. SDN 01 Tolinggula
1. Pelaksanaan Sosialisasi Program PMP berisi: 2. SDN 02 Tolinggula
- Pentingnya pemetaan mutu pendidikan 3. SDN 03 Tolinggula
- Penjelasan pengisian Instrumen manual 4. SDN 04 Tolinggula
- Penjelasan mendownload aplikasi PMP 5. SDN 06 Tolinggula
- Penjelasan menjelajah aplikasi PMP 6. SDN 07 Tolinggula
2. Pencetakan/Penggandaan Instrumen manual 7. SDN 10 Tolinggula
3. Pengisian Instrumen manual 8. SDN 11 Tolinggula
C PASCA PENGISIAN INSTRUMEN 9. SDN 12 Tolinggula
10
1. Pengumpulan Instrumen sudah di isi responden SDN 13 Tolinggula
.
Verfikasi Instrumen oleh pengawas dan
2.
dikembalikan lagi ke sekolah
D. PENGINPUTAN / PENGIRIMAN DATA PEMETAAN
Gorontalo Utara, Agustus 2016
Petugas PMP

1
SARTIN ALI, S.Pd

2
Kata Pengantar

Rasa syukur yang tak terhingga kami ucapkan atas karunia Allah SWT
dengan nikmat kesehatan dan waktu yang telah diberikan atas tersusunnya
laporan pendampingan pemetaan mutu pendidikan ini, kami menyadari bahwa
program pendampingan pemetaan mutu pendidikan seharusnya dapat
terlaksana pada seluruh sekolah baik SD,SMP dan SMA. Hal ini karena sangat
dirasakan dalam pendampingan yang telah kami lakukan bahwa bagi sekolah
yang telah mendapat pendampingan masih tetap mengalami kesulitan dalam
pemahaman aplikasi PMP apalagi sekolah-sekolah yang tidak mendapatkan
pendampingan.
Oleh sebab itu kami menyarankan perlu ada kebijakan tersendiri bagi
sekolah yang tidak mendapat pendampingan agar sekolah-sekolah tersebut
dapat memenuhi target waktu yang telah ditetapkan untuk sinkronisasi data
PMP. Hal ini sangat diharapkan agar dapat dihasilkan pemetaan mutu pendidikan
melalui sampel sekolah yang lebih banyak.
Kami merasa bersyukur karena pihak Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan
Provinsi Gorontalo telah memprogramkan kegiatan ini, dan program ini dapat
ditindaklanjuti di tingkat kabupaten/kota.
Sebagai program yang sistematis kami berharap tindaklanjut program ini
merupakan bahan dasar bagi sekolah untuk melaksanakan tindaklanjut hasil
EDS, upaya memaksimalkan pemenuhan SPM dalam kerangka pencapaian SNP.
Ucapan terima kasih kami kepada pihak sekolah yang telah berpartisipasi
dalam pengisian kuisioner ini semoga menjadi data dasar dalam penyusunan
program penjaminan mutu sekolah kearah yang lebih baik.

1
Daftar Isi

Kata Pengantar i

Daftar Isi . ii

Bab I. Pendahuluan .. 1

1.1. Deskripsi Umum 1

1.2. Dasar Pelaksanaan . 2

1.3. Tujuan Yang Di Harapkan . 2

1.4. Manfaat Yang Di Peroleh 3

1.5. Waktu Pelaksanaan . 3

1.6. Sasaran . 3

Bab II.Pelaksanaan Kegiatan 4

2.1. Pra Kegiatan Pendampingan 4

2.2. Kegiatan Pendampingan . 4

2.3. Permasalahan Yang Di Temukan . 5

2.4. Solusi . 6

Bab III.Penutup . 7

3.1. Kesimpulan .. 7

3.2. Saran . 7

Lampiran- lampiran

2
3
4
5