Anda di halaman 1dari 4

PENGARUH pH TERHADAP KERJA ENZIM PTIALIN

Laporan Praktikum
Disusun Untuk memenuhi tugas Mata kuliah
Fisiologi Hewan dan Manusia
yang dibina oleh Ibu Sri Rahayu Winarni

Disusun Oleh :
Kelompok 3
Offering I
1. Arrum Larasati Rohmania (150342605291)
2. Anisa Meilia (150342605236)
3. Badrul Munir Arrosadi (150342607243)
4. Dhea Paramitha (150342607754)
5. Dewi Sekar Miasih (150342606610)
6. Eril Octavia Fauziah (150342606960)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
Oktober 2016
PENGARUH pH TERHADAP KERJA ENZIM PTIALIN

Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pH terhadap kerja enzim ptialin

Dasar Teori

Enzim adalah substansi dengan dasar protein yang terdapat pada manusia, hewan, maupun
tumbuhan. Enzim membantu proses metabolisme tubuh yang memungkinkan proses kehidupan
dapat berjalan. Salah satu jenis enzim yang mempunyai peranan penting adalah enzim
pencernaan. Enzim ini merupakan bagian integral dari proses pencernaan. Enzim pencernaan
sudah mulai bekerja dari saat makanan masuk ke dalam mulut sampai makanan masuk ke dalam
lambung, usus halus dan usus besar. Enzim berguna untuk memecah makanan menjadi bagian
yang lebih kecil. Bagian yang lebih kecil inilah yang akan diserap melalui dinding usus
(Medicastore, 2007).
Enzim sangat penting dalam kehidupan, karena semua reaksi metabolisme dikatalis oleh
enzim. Jika tidak ada enzim, atau aktivitas enzim terganggu maka reaksi metabolisme sel akan
terhambat hingga pertumbuhan sel juga terganggu. Enzim merupakan suatu protein seperti
halnya protein lain, enzim dapat mengalami perubahan struktur apabila dikenakan pada suhu
yang ekstrem. Bila terjadi perubahan struktur, enzim menjadi tidak fungsional lagi. Supaya dapat
bekera secara optimal, enzim memerlukan kondisi (pH, suhu, kepekatan) tertentu. Kerja enzim
bersifat spesifik, enzim ptialin hanya bekerja untuk amilum, enzim katalase untuk hydrogen
peroksida dan sebagainya (Basoeki, 2000).
Aktivitas enzim disebut juga sebagai kinetik enzim. Kinetik enzim adalah kemampuan
enzim dalam membantu reaksi kimia. Tubuh manusia menghasilkan berbagai macam enzim yang
tersebar di berbagai bagian dan memiliki fungsi tertentu. Salah satu enzim yang penting dalam
sistem pencernaan manusia adalah enzim amilase. Enzim ini terdapat dalam saliva atau air liur
manusia. Saliva yang disekresikan oleh kelenjar liur selain mengandung enzim amilase juga
mengandung 99,5% air, glikoprotein, dan musin yang bekerja sebagai pelumas pada waktu
mengunyah dan menelan makanan. Amilase yang terdapat dalam saliva adalah -amilase liur
yang mampu membuat polisakarida (pati) dan glikogen dihidrolisis menjadi maltosa dan
oligosakarida lain dengan menyerang ikatan glikosodat (1 4). Amilase liur akan segera
terinaktivasi pada pH 4,0 atau kurang sehingga kerja pencernaan makanan dalam mulut akan
terhenti apabila lingkungan lambung yang asam menembus partikel makanan (Taufik, 2009).
DAFTAR PUSTAKA

Basoeki,2000. Sifat-sifat Enzim. Jakarta: Erlangga

Medicastore, 2007. Biologi Molekuler. Yogyakarta: Graha Ilmu

Taufik, 2009. Biologi. Klaten: PT Intan Pariwa