Anda di halaman 1dari 4

1.

CNG (Compressed natural gas)


Compressed natural gas, Gas alam terkompresi, ya CNG adalah Gas Alam juga, sama-sama
metana juga, jadi CNG itu adalah Gas alam, yang terkompresi. CNG dibuat dengan
melakukan kompresi metana (CH4) yang diekstrak dari gas alam. CNG disimpan dan
didistribusikan dalam bejana tekan, biasanya berbentuk silinder. Sejalan dengan semakin
meningkatnya harga minyak dan kesadaran lingkungan, CNG saat ini mulai digunakan juga
untuk kendaraan penumpang dan truk barang berdaya ringan hingga menengah.
Tekanan Gas CNG adalah sekitar 200 Bar. Tenakan yang tinggi tersebut adalah rekayasa
teknik untuk dapat mengangkut Gas alam dalam jumlah banyak tetapi dengan ruangan yang
tidak terlalu besar (udah tahu kan kalau gas itu compressable, beda sama benda padat atau
cair). Maka dijadikanlah tabung CNG yang bertekanan.
Penggunaan CNG bisa untuk Industri-industri yang ingin menggunkan gas alam, tetapi belum
ada jaringan pipa gas di daerahnya, jadi bisa tetap memakai gas
alam yang ramah lingkungan melalui CNG.
LNG (Liquefied natural gas)
LNG, Liquefied natural gas, Gas alam yang dicairkan adalah gas alam yang telah diproses
untuk menghilangkan pengotor (impuritas) dan hidrokarbon fraksi berat dan kemudian
dikondensasi menjadi cairan pada tekan atmosfer dengan mendinginkannya sekitar -160
Celcius. LNG ditransportasi menggunakan kendaraan yang dirancang khusus dan ditaruh
dalam tangki yang juga dirancang khusus. LNG memiliki isi sekitar 1/640 dari gas alam pada
Suhu dan Tekanan Standar, membuatnya lebih hemat untuk ditransportasi jarak jauh di mana
jalur pipa tidak ada. Ketika memindahkan gas alam dengan jalur pipa tidak memungkinkan
atau tidak ekonomis, dia dapat ditransportasi oleh kendaraan LNG, di mana kebanyakan jenis
tangki adalah membran atau "moss".
LPG (liquified petroleum gas)
LPG adalah gas minyak bumi yang dicairkan dengan menambah tekanan dan menurunkan
suhunya, gas berubah menjadi cair. Komponennya didominasi propana (C3H8) dan butana
(C4H10). LPG juga mengandung hidrokarbon ringan lain dalam jumlah kecil, misalnya etana
(C2H6) dan pentana (C5H12). Dalam kondisi atmosfer, LPG akan berbentuk gas. Volume
LPG dalam bentuk cair lebih kecil dibandingkan dalam bentuk gas untuk berat yang sama.
Karena itu LPG dipasarkan dalam bentuk cair dalam tabung-tabung logam bertekanan. Untuk
memungkinkan terjadinya ekspansi panas (thermal expansion) dari cairan yang
dikandungnya, tabung LPG tidak diisi secara penuh, hanya sekitar 80-85% dari kapasitasnya.
Rasio antara volume gas bila menguap dengan gas dalam keadaan cair bervariasi tergantung
komposisi, tekanan dan temperatur, tetapi biasanya sekitar 250:1.

Perbedaan:
Asal
LNG : Gas alam
LPG : Minyak bumi
CNG : Gas alam

Komponen
LNG : >90% methane, sisanya ada ethane, propane, dll
LPG : mostly propane, oleh sebab itu di luar negeri LPG lebih populer dengan sebutan
propane
CNG : sama seperti LNG, Cuma komponen H2O dipastikan sudah dibuang

Proses Produksi
LNG : didinginkan sampai temperatur 260 F (160 C) pada tekanan atmosferik sampai
berkondensasi menjadi liquid
LPG : dari fraksionasi minyak bumi. LPG adalah produk atas (top product)
CNG : gas alam dikompresi sampai 3600 psig

Kegunaan
LNG : gas ke industri, BBG
LPG : BBG (skala rumah tangga, transportasi)
CNG : BBG

Persamaan:
Sama sama berwujud gas yang merupakan bahan bakar fosil yang berupa molekul gas
yang terdiri dari atom karbon dan atom hidrogen. Gas tentu saja dalam penistribusian hilir
harus disalurkan dari sumur ke tempat-tempat dimana gas tersebut dimanfaatkan. Untuk
melakukannya, ada jaringan pipa besar yang membawa gas alam dari ladang gas ke
penggunanya. Ada pipa yang lebarnya mencapai dua kaki.
Gas dikirim dalam pipa yang lebih besar ke pembangkit listrik atau ke pabrik-pabrik,
karena mereka menggunakan sejumlah besar gas. Pabrik Roti menggunakan gas untuk
menyalakan oven untuk memanggang roti atau kue kering. Bisnis lainnya menggunakan gas
untuk memanaskan air.Dari pipa yang besar, gas disalurkan melalui pipa yang lebih kecil dan
yang lebih kecil lagi untuk lingkungan perumahan.
Baik untuk bisnis atau perumahan, gas harus melewati meteran, yang akan mengukur
jumlah bahan bakar yang masuk ke dalam gedung/rumah. Seorang pekerja dari perusahaan
gas akan membaca meteran dan perusahaan gas tersebut akan mengenakan biaya untuk setiap
gas yang digunakan.Mobil dan truk juga dapat menggunakan gas sebagai bahan bakar
transportasi, tetapi kendaraan ini harus membawa silinder khusus seperti tank untuk
menampungnya.
Ketika gas dibakar untuk menghasilkan panas atau dibakar pada mesin mobil, gas
tersebut dibakar dengan sangat bersih. Ketika gas digbungkan dengan oksigen (proses
pembakaran), akan dihasilkan karbon dioksida dan uap air; ditambah energi yang dirilis
berupa panas dan cahaya.
Kotoran juga terdapat pada semua jenis gas. Termasuk diantaranya adalah sulfur dan
butana, dan bahan kimia lainnya. Ketika dibakar, kotoran ini dapat membuat polusi pada
udara. Jumlah polusi dari gas lebih sedikit daripada pembakaran yang lebih "kompleks" pada
bahan bakar bensin. Mobil bertenaga gas alam 90 persen lebih bersih daripada mobil
bertenaga bensin.

2. Geothermal atau panas bumi merupakan salah satu sumber energy yang dapat diperbaharui
(renewable) dan sustainable atau berkelanjutan. Sumber energy ini memiliki prospek
menjanjikan untuk sumber energy terbarukan di masa depan. Panas bumi berasal dari dalam
permukaan bumi atau lebih tepatnya di bawah kerak bumi. Di bawah kerak bumi tersebut
terdapat lapisan batuan yang meleleh dan sangat panas yang disebut magma. Panas tersebut
terus menerus dihasilkan dan lelehan batuan panas terbentuk secara alami dari planet ini.
Selain terbentuk secara alami, lelehan batuan panas tersebut juga berasal dari material
radioaktif (radioactive decay) seperti uranium dan potassium. Disebutkan di paragraph
pertama bahwa energy panas bumi sangat menjanjikan selain karena renewable dan sustaible,
juga karena energy panas bumi memiliki kekuatan energy lebih besar dari pada minyak dan
gas alam. Disebutkan bahwa jumlah panas pada permukaan bumi di kedalaman 10000 meter
dapat menghasilkan energy 50000 kali lebih besar dari pada jumlah seluruh sumber minyak
dan gas alam diseluruh dunia (ucsusa.org). Data jumlah energy panas bumi dari ucsusa.org
pada paragraph dua tersebut jika disinkronkan dengan jumlah penghasil panas bumi di
Indonesia sungguh betapa luar biasanya bangsa Indonesia jika secara 100 % memanfaatkan
energy panas bumi ini. Mengingat cadangan minyak dan gas alam semakin lama semakin
menipis, maka alternative utama adalah harus segera mungkin memanfaatkan sumber daya
panas bumi ini dengan sebaik mungkin. Seharusnya dengan memanfaatkan energy panas
bumi Indonesia bisa berhemat anggaran untuk sumber listrik secara besar-besar. Karena
panas bumi ini tidak akan pernah habis, dia akan selalu memperbaharui dirinya sendiri.
Berdasarkan data kementerian ESDM, potensi panas bumi di dunia yang bisa dimanfaatkan
untuk sumber listrik mencapai 113 Giga Watt (GW), dimana 40%-nya dimiliki oleh
Indonesia, yaitu sebesar 28 GW (detik.com).

3. Ada dua jenis sistim dua fasa, yaitu:


1. Sistim dominasi uap atau vapour dominated system, yaitu sistim panasbumi di mana
sumur-sumurnya memproduksikan uap kering atau uap basah karena rongga-rongga batuan
reservoirnya sebagian besar berisi uap panas. Dalam sistim dominasi uap, diperkirakan uap
mengisi rongga-rongga, saluran terbuka atau rekahan-rekahan, sedangkan air mengisi pori-
pori batuan. Karena jumlah air yang terkandung di dalam pori-pori relatif sedikit, maka
saturasi air mungkin sama atau hanya sedikit lebih besar dari saturasi air konat (Swc)
sehingga air terperangkap dalam pori-pori batuan dan tidak bergerak.

2. Sistim dominasi air atau water dominated system yaitu sistim panasbumi dimana sumur-
sumurnya menghasilkan fluida dua fasa berupa campuran uap air. Dalam sistim dominasi air,
diperkirakan air mengisi rongga-rongga, saluran terbuka atau rekahan-rekahan. Lapangan
Awibengkok termasuk kedalam jenis ini, karena sumur-sumur umumnya menghasilkan uap
dan air. Pada sistim dominasi air, baik tekanan maupun temperatur tidak konstant terhadap
kedalaman.

Persamaan:

Sama sama harus kondisi uap kering ketika masuk ke dalam generator, kemudian menuju
cooling tower dan diinjeksikan kembali dalam sumur injeksi.

Sistem Hidrotermal

Pada reservoir ini, air berasal dari permukaan yang diperoleh dari air hujan (natural recharge).
Air ini kemudian masuk karena adanya perekahan batuan melalui saluran pori-pori diantara
butir-butir batuan. Air tersebut kemudian terakumulasi di dalam reservoir sampai penuh dan
terpanaskan oleh batuan beku panas (pluton). Pada reservoir yang sudah berisi air,
terjadilah arus konveksi sehingga memanaskan semua air di dalam reservoir tersebut.
Sistem ini mempunyai temperatur tinggi (225oC), hanya beberapa diantaranya yang
mempunyai temperatur sedang (150-225oC). Pada dasarnya sistem panas bumi jenis
hidrothermal terbentuk sebagai hasil perpindahan panas dari suatu sumber panas ke
sekelilingnya yang terjadi secara konduksi dan secara konveksi. Perpindahan panas secara
konduksi terjadi melalui batuan, sedangkan perpindahan panas secara konveksi terjadi karena
adanya kontak antara air dengan suatu sumber panas. Perpindahan panas secara konveksi
pada dasarnya terjadi karena gaya apung (bouyancy).
Air karena gaya gravitasi selalu mempunyai kecenderungan untuk bergerak kebawah,
akan tetapi apabila air tersebut kontak dengan suatu sumber panas maka akan terjadi
perpindahan panas sehingga temperatur air menjadi lebih tinggi dan air menjadi lebih ringan.
Keadaan ini menyebabkan air yang lebih panas bergerak ke atas dan air yang lebih dingin
bergerak turun ke bawah, sehingga \terjadi sirkulasi air atau arus konveksi.
Adanya suatu sistim hidrothermal di bawah permukaan sering kali ditunjukkan oleh
adanya manifestasi panasbumi di permukaan (geothermal surface manifestation), seperti mata
air panas, kubangan lumpur panas (mud pools), geyser dan manifestasi panasbumi lainnya,
dimana beberapa diantaranya, yaitu mata air panas, kolam air panas sering dimanfaatkan oleh
masyarakat setempat untuk mandi, berendam, mencuci, masak dll. Manifestasi panasbumi di
permukaan diperkirakan terjadi karena adanya perambatan panas dari bawah permukaan atau
karena adanya rekahan-rekahan yang memungkinkan fluida panasbumi (uap dan air panas)
mengalir ke permukaan.

4.
Karena panas bumi yang diolah menjadi energi listrik itu perpaduan uap panas dan air. Untuk
menghasilkan energi listrik, hanya membutuhkan uap panas, sedangkan air kembali diinjeksi
ke dalam bumi untuk mendukung proses berkelanjutannya. Selain itu Energi panas bumi
yang paling cocok untuk dijadikan energi listrik karena merupakan energi yang ramah
lingkungan karena fluida panas bumi setelah energi panas diubah menjadi energi listrik,
fluida dikembalikan ke bawah permukaan (reservoir) melalui sumur injeksi. Penginjeksian air
kedalam reservoir merupakan suatu keharusan untuk menjaga keseimbangan masa sehingga
memperlambat penurunan tekanan reservoir dan mencegah terjadinya subsidence.
Penginjeksian kembali fluida panas bumi setelah fluida tersebut dimanfaatkan untuk
pembangkit listrik, serta adanya recharge (rembesan) air permukaan, menjadikan energi
panas bumi sebagai energi yang berkelanjutan (sustainable energy).
Untuk temperatur sedang (150-225oC) sampai tinggi (>225oC) maka dapat dijadikan
pembangkit listrik. PLTP uap berasal dari reservoir panasbumi apabila fluida di kepala sumur
berupa fasa uap, maka uap tersebut dapat dialirkan langsung ke turbin, dan kemudian turbin
akan mengubah energi panas bumi menjadi energi gerak yang akan memutar
generator sehingga dihasilkan energi listrik. Sedangkan untuk temperatur rendah (<150oC)
maka dapat digunakan untuk pertanian dan pariwisata, karena di negara-negara dengan empat
musim, tidak mungkin melakukan kegiatan bercocok tanam pada musim-musim ketika suhu
sangat dingin. Padahal pasokan kebutuhan pangan harus tetap terpenuhi sehingga kegiatan
bercocok tanam tetap harus dilakukan. Maka dari itu uap panasbumi digunakan dalam
kegiatan ini karena dapat dimanfaatkan secara langsung. Pengelolaan secara terpadu potensi-
potensi diatas dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjaga lingkungan.