Anda di halaman 1dari 20

TAWURAN ANTAR PELAJAR

Disusun oleh :
Jaru Ardhitya ( 13 )
Patrick Fiskhas Maranta ( 20 )
Rusdyansyah Dwi Pratama ( 24 )
Wahyu kurniawan ( 28 )

SMA NEGERI 1 SANDEN


Tahun pelajaran 2013/ 2014
ALAMAT : Murtigading, Sanden, Bantul Telp. 02747484465
TAWURAN ANTAR PELAJAR

Disusun oleh :
Jaru Ardhitya ( 13 )
Patrick Fiskhas Maranta ( 20 )
Rusdyansyah Dwi Pratama ( 24 )
Wahyu kurniawan ( 28 )

SMA NEGERI 1 SANDEN


Tahun pelajaran 2013/ 2014
ALAMAT : Murtigading, Sanden, Bantul Telp. 02747484465
HALAMAN PENGESAHAN

Laporan penelitian yang berjudul Tawuran antar pelajar telah Di setujui oleh guru
pembimbing dan telah disahkan oleh kepala sekolah pada :

Hari :
Tanggal :
Tempat :

Mengetahui,
Guru Pembimbing Kepala Sekolah

(Dra. L. Sulistyani,S. Pd) (Drs. Wiyono, M. Pd)


NIP. 196709031995122001 NIP.195702171987031003
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa,
atas kelimpahan rahmat dan hidayahnya kami dapat
menyelesaikan laporan karya ilmiah kami ini yang berjudul
Tawuran Antar Pelajar laporan ini disusun sebagai salah satu
tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima ksaih yang
sebesar besarnya kepada
1. Drs. Wiyono, M.Pd selaku kepala sekolah.
2. Ibu Drs. Lusi Sulistyani, S. Pd selaku guru pembimbing.
3. Orang tua kami yang membantu baik moral maupun materi.
4. Rekan rekan satu kelompok yang telah membantu dalam
penyusunan laporan ini.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini jauh dari
kata sempurna, baik dari segi penyusunan, bahasa, ataupun
penulisnya. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran
yang bersifat membangun, khususnya dari guru mata pelajaran
guna menjadi acuan dalam bekal pengalamam bagi kami untuk
lebih baik di masa yang akan datang.

Bantul, 27 Februari 2013

Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman Judul .

I-II
Halaman Pengesahan .
III
Kata Pengantar ..
IV
Daftar isi ..
V
Abstrak
VI
Bab 1 Pendahuluan ...............................................................................
1

1.2 Latar Belakang


1
1.3 Rumus Masalah ...
1
1.4 Tujuan Penelitian ..

1
1.5 Ruang Lingkup .........
1
1.6 Manfaat Penelitian ..
2
1.7 Hipotesis .....

Bab 2 Kajian Pustaka


3

2.1 Tinjauan Pustaka


3
2.2 Landasan Teori ..
4
2.3 Hiptesis Masalah
4

Bab 3 Metodologi Penelitian ..


5

3.1 Pengumpulan Data .


5
3.2 Jenis Penelitian .....
5
3.3 Populasi Dan Sampel

5
3.4 Rancangan Penelitian

5
3.5 Tehnik Analisis Data ..
5

Bab 4 Hasil Penelitian .

4.1 Tabel Hasil Angket Penelitian X-1


6
4.2 Tabel Hasil Angket Penelitian X-4
7
4.3 Tabel Hasil Angket Penelitian X-5
8

Bab 5 Analisis Angket pelajar ................................................................................................


9-10
Bab 6 Kesimpulan ..
11
6.1 Kesimpulan ................................................................................................................
11
6.2 Saran .....................................................................................................................
11

Bab 7 Daftar Pustaka ...


12
Lampiran ...
13

ABSTRAK

Fenomenatawuranantarpelajaryangkianmarakakhirakhirinidisudah
bukansekedartawuranremajabiasa.Perkelahianberamairamaitersebutbukan
dengantangankosongataumengandalkankekuatan,melainkansudahmenggunakan
barangbarangatausenjataberbahayalainnyadanmengarahketindakankriminal
karenamenelankorbanjiwa.
BelumpupusingatankitaterhadaptawuranantarpelajarSMAN6danSMAN70
dibundaranBulungan,JakartaSelatan,Senin,24September2012,yang
menyebabkanseorangsiswaSMA6tewas,kemarinRabu26September,siswakelas
3SMAYayasanKarya66(Yakhe)meregangnyawaseusaitawurandenganSMK
KartikaZeni,diJakartaTimur.
Perkelahianantarpelajarbukanpersoalandarahmudalagi.Sejakmasadulu
tetapadaperkelahian,namunsekarangterjadiperubahanbesaragresivitasatau
keinginankuatpadaremajaitudipengaruhikelompokyangbiasamenjadipelaku
tawuran.Merekamenjadiberanidanagresifsetelahberkelompokditambahlagi
denganmembawabarangbarangatausenjataberbahaya.Merekayangterlibat
tawuransudahtidakmemikirkanapaapalagiselainapayangharusdikerjakansaat
perkelahianitu,yaitumengandalkanegoperindividuuntukmenghabisilawannya.
Bisajadipersoalantimbuldikarenakankurangnyaruangpublikdankreasiuntuk
remaja.
PengamatpendidikanUtomoDananJayasepertiyangdilansirKompas
(26/9/2012),mengungkapkan,kembalimaraknyatawuranantarpelajardipengaruhi
olehkondisisosialmasyarakatyangterusmenggeruskarakterparapelajar.Generasi
mudadisuguhkaninformasiyanglebihbanyakmempertontonkantokohmasyarakat
yangberperilakuburuk,jauhdariekspektasiyangseharusnyamenjaditeladan.
Seharusnyatokohmasyarakatmembericontohbagaimanacarasopansantun,
menghargaisesama,jujur,danarif.Tetapiyangdipertunjukkanjustrusebaliknya.

BAB 1
Pendahuluan
A. Latar belakang.

Perlu kita ketahui bahwa tawuran sering terjadi baik dikalangan siswaSMP,SMA,
dan mahasiswa maupu masyarakat umum.Dikalangan remaja kurang lebih pada umur
12 18 tahun adalah individu labil yang emosinya rentang tidak terkontrol oleh
pengendalian dari yang benar.
Kelakuan remaja yang belum mengerti terhadap bahaya tawuran membuat para
remaja tidak berfikir selaras logika tentang bahaya tawuran yang mungkin mereka
tahu. Tawuran itu sudah menjadi budaya dikalangan remaja, sehingga tidak mengerti
resiko tawuran. Dari hal tersebut, dikhawatirkan para remaja menjadi anak yang
brutal, criminal, dan durhaka pada orang tuanya, Dengan alasan diatas, kami meneliti
masalah tawuran dikalangan siswa kelas X SMAN 1 SANDEN.

B. Rumusan masalah :

1. Bagaimana cara menanggulangi tawuran antar pelajar?


2. Apa akibat dari tawuran?
3. Apa penyebab adanya tawuran?

C. Tujuan penelitian :
Penelitian ini bertujuan untuk :
1. Menegtahui seberapa besar budaya tawuran di kalangan SMA.
2. Seberapa kuat perang orang tua, maupun sekolah dalam budaya ini.
3. Memberikan motivasi kepada para pelajar agar tawuran bisa berhenti.
4. Mengetahui cara cara pencegahan dan penyebaran budaya tawuran para
pelajar.

D. Ruang lingkup

Sesuai dengan uraian diatas untuk memberikan batasan, maka penulis


menegaskan bahwa materi karya tulis ilmiah ini hanya pada bahaya tawuran
terhadap prilaku dan spikis seseorang.

E. Manfaat penelitian

Penelitian ini juga bermanfaat untuk :


1. Memberikan informasi bagaimana bahaya tawuran di kalangan pelajar, dan
menyadarkan arti dari bahaya tawuran.
2. Memberikan semanga, motivasi kepada para pelajar untuk tidak melakukan
tawuran.
3. Memberikan pengetahuan yang lebih siknifikan tentang tawuran.
4. Memberikan rasa lebih berhati hati dan lebih peduli dengan lingkungan
sekolah, dan pergaulan.

H. Hipotesis
1. Tawuran antar pelajar terjadi karena kurangnya rasa persatuan antar pelajar.
2. Tawuran antar pelajar mengakibatkan perusuan di lingkungan masyarakat.

BAB 2
KAJIAN PUSTAKA
A. Tinjauan Pustaka
Berbagai masalah tentang masalah tawuran antar pelajar pada masa ini,
terutama di negara kita Indonesia, yang dikenal dengan baik budaya ketimuran
kita yang terkenal mengerti akan sopan santun juga marak terjadi.

Cara mencegah tauwran yaitu Bekali diri dengan pengetahuan agama


sebanyak-banyaknya. Ini juga bisa menjadi pesan serius untuk para orang Tua,
untuk jangan hanya mengarahkan anak anak mereka untuk berprestasi dalam
pelajaran-pelajaran dunia saja, akan tetapi harus diimbangi dengan prestasi
ahlak dan budi pekerti dengan mengarahkan anak anak mereka untuk belajar
agama di luar waktu sekolah. Kemudian Pengawasan orang Tua. Dengan
menjalin komonikasi yang baik dengan anak, saya yakin sudah cukup
membentengi anak dari pengaruh negatif lingkungannya. Setelah itu Mengikuti
kegiatan tambahan di sekolah. Mengikuti kegiatan kegiatan luar sekolah saya
kira sangat ampuh untuk menyalurkan energi berlebih pada diri siswa seperti
Bela Diri, bukan untuk mengajar mereka berkelahi (walaupun sebenarnya wajib
diajarkan. karena semakin pinter seseorang berkelahi, semakin ingin mereka
menjauhi perkelahian tersebut. Dan juga Jangan mudah terprovokasi. teliti,
cermati dan gali setiap informasi yang kita dengar, dan kita lihat, sebelum
mengambil tindakan terhadap permasalahan tersebut. Pengawasan sekolah.
Sekolah bisa saja membuat aturan aturan khusus kepada siswanya untuk bisa
meminimalisir terjadinya ketegangan siswa antar sekolah, Terutama buat
sekolah sekolah yang jaraknya berdekatan. Dan Hindari nongkrong habis pulang
sekolah. Nongkrong habis pulang sekolah sering menjadi pemicu awal
terjadinya pertikaian antar sekolah. Yang terpenting Jalin silaturrahmi antar
sekolah, bisa dengan cara mengadakan pertandingan pertandingan olah raga
antar sekolah. TAPI Perlu menjadi catatan, sangat tidak di anjurkan melakukan
pertandingan antar sekolah untuk oleh raga yang bersentuhan langsung dengan
para pemainnya, seperti sepak bola contohnya, karna menurut pengalaman,
berawal dari cidera pemain yang tersenggol pemain lawan, timbul ap-api
dendam dalam diri siswa untuk melanjutkan pertandingan tersebut ke arena
tawuran.saya karang-karang sendiri, tentunya berdasarkan pengalaman hidup,
karna saya juga pernah merasakan ego-nya jiwa masa masa SMA/SMU dan
solidnya persatuan ketika menjadi seorang mahasiswa, dan Alhamdulillah saya
tidak pernah ikut tawuran pelajar, ataupun tawuran mahasiswa, bukan karna
saya seorang pengecut atau karna tidak pintar berkelahi.

Adapun akibat adanya tawuran yaitu Kerugian fisik pelajarpun yang ikut
tawuran kemungkinan akan menjadi korban. Baik itu cedera ringan, cedera
berat, bahkan sampai kematian. Masyarakat sekitar juga dirugikan.
Kemudian Terganggunya proses belajar mengajar sehingga Menurunnya
moralitas para pelajar. Dan yang jelas Hilangnya perasaan peka, toleransi,
tenggang rasa, dan saling menghargai, kita evaluasi dari itu, kita harus sadar
bahwa tawuran tidak ada gunanya, tawuran itu hanya membawa kesensaraan
bagi kita semua, maka dari itu kita sebagai insan bangsa harus menghilangkan
budaya tawuran di kalangan pelajar. Dan tawuran harus hilang dari pikiran para
pelajar, agar kita tidak terpuruk dari masalah yang ada di Indonesia

Semua permasalahan itu contohnya :

Geng Sekolah
Kematian
Kekerasan antar pelajar
Perkataan Buruk dan Jorok
Tawuran dan Perkelahian
Senjata tajam
Membolos Sekolah
Peniruan Budaya Barat, dsb.

B. Landasan Teori
(hal tentang tawuran sebab akibat, cara mengatasi yang terjadi di sekolah kami)
sma 1 sanden bahwa di kalangan sma 1 sanden itu masih terjadi misal di
kelompok mana contoh kelas 2 kelas 3 bahwa keadaan disni masih sering
terjadi di sma 1 sanden ini, misal tentang geng, (kenyataan) pada umumnya
disebabke op, akibat op, cara mengatasinya. Secara umum.

Bahwa dikalangan pelajar SMA N 1 SANDEN masih sering terjadi tawuran antar
pelajarbaik dari luar sekolah maupun dala sekolah, pelajar masih belum bisa
mengendalikan emosi, ego masing, disebabkan itu masih sering trjadinya
yawuran, penyebabnya tawuranpun beragam dianatranya faktor internal,
ekternal, sekolah, lingkungan, bahkan dari kelas 3 maupun kelas 2 di SMA N 1
SANDEN, akibatnyapun beragam
Semua itu dikarenakan pelajar sekarang mentalnya mudah naik turun, akal
sehat dan pikiran panjangnya pun tidak digunakan. Mereka hanya mementingkan
kepentingan sendiri atau golongan atau menuruti emosi atau juga mengandalkan
ototnya saja, seperti tawuran antar siswa maupun mahasiswa. Akhirnya pun
akibat mereka terasa berat bagi keluarga, masyarakat, bahkan negara sekalipun.
Keadaan itupun diperparah dengan mulai mengalirnya kekerasanyang mulai
menutupi budaya yang sopan, dan melalui media-media massa, seperti koran
atau majalah, dan media-media elektronik, seperti halnya televisi atau internet.
Apalagi di zaman serba modernisasi dan globalisasi, informasi tersebut makin
menyebar ke seluruh pelosok dunia. Budaya sopan santun dan Indonesia pun
mulai ditanggalkan dan hanya dianggap kuno. Makin banyak anak yang tidak
punya sopan santun dan tata krama terhadap teman, bahkan terhadap orang
tua.
Akibatnya, para pelajar pun rentan sering terjadi tawuran, terutama para
pelajar sma. Hal yang sama juga dapat terjadi pada pelajar smp dan masyarakat
umum. Ditambah lagi, apabila terjadi korban meninggal.
Semua masalah itu akan menyebabkan image pelajar menjadi buruk di mata
masyarakat umum. Kita sebagai pelajar yang perannya sebagai penerus
kejayaan bangsa Indonesia pun, harus malu dan berani memutar balikkan
dengan hal yang berguna bagi bangsa, agama, dan negara.

Di dalam karya ilmiah ini, kami selaku pelajar ingin membeberkan keadaan
para pelajar saat ini di negara kita Indonesia. Saya juga ingin memberikan
metode-metode dan tps-tips agar terhindar dari tawuran antar pelajar, dan saya
juga ingin mewujudkan para pelajar memiliki rasa kepedulian terhadap
lingkungan dan pergaulan mereka.

C. Hipotesis Penelitian
Berdasarkan kajian teori yang dahulu, maka dirumuskan suatu hipotesis.
Hipotesis merupakan pernyataan sementara terhadap rumusan masalah.
Adapun yang menjadi hipotesis dalam penelitian ini ialah : Terdapat perbedaan
sifat, sikap, dan perilaku geng maupun kelompok lain dengan tipe tawuran antar
pelajar, serta dengan pemberian nasihat dan peringatan yang berbeda.

BAB 3
METODOLOGI PENELITIAN

A. Pengumpulan Data

Data-data laporan dari anggota kami dari dikelas X akan kami kumpulkan
menjadi satu dan akan disusun dalam sebuah stopmap. Kemudian data-data itu
akan diurutkan menurut waktu pengambilan data. Barulah setelah rampung
semua, data-data itu akan disimpulkan.

B. Jenis Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan memberikan angket kepada para pelajar.

C. Populasi dan Sampel

Populasi dari penelitian ini adalah para pelajar SMP, SMA, maupun
masyarakat umum. Sampel dari penelitian ini adalah Pelajar dari SMAN 1
SANDEN. Sementara itu, yang mengambil angket adalah salah satu anggota
kami.

D. Rancangan Penelitian

Para anggota kelompok kami akan memberikan angket kepada para pelajar
kelas X di sman 1 sanden, perkelas akan diberikan angket sejumlah 28 angket,
kami akan memberikanya pada waktu jam ke - 1, dan kami ambil pada saat jam
ke 7.Kemudian, data itu dikumpulkan dan akan disimpulkan apakah sesuai
dengan hipotesis penelitian yang kami buat.

E. Teknis Analisis Data

Data kualitatif yang dkumpulkan dari kelas X, kemudian diurutkan menurut


kelas. Hasil-hasil ini yang bersifat valid atau nyata, ini kemudian disimpulkan
kembali sampai sesuai dengan hipotesis penelitian. Apabila hasilnya tidak
sesuai, maka harus melakukan eksperimen atau penelitian kembali mengenai
masalah ini.
BAB 4
HASIL PENELITIAN
Setelah hasil
A. Tabel Hasil Angket Penelitian
Angket untuk kelas : X - 1
Jumlah responden : 27 Pelajar
Jumlah pertanyaan : 20 Pertanyaan

No Jawaban Jumlah
Pertanyaan
soal A B Tidak Tahu jawaban
Apakah anda tahu tentang
1 25 2 - 27
tawuran?
Apakah anda ikut dalam suatu
2 4 22 - 27
geng?
Apakah anda pernah ikut
3 4 23 - 27
tawuran?
Kapan Pertama kali anda
4 4 1 22 27
tawuran?
5 Berapa kali anda ikut tawuran? 4 23 - 27
Ditempat manakah anda pernah
6 21 6 - 27
melihat tawuran?
Menurut anda Atas dasar apa
7 13 13 1 27
terjadinya tawuran?
Apakah tawuran bermanfaat
8 - 25 2 27
bagi anda?
Jika anda menjawab Ya, kenapa
9 - - 27 27
tawuran bermanfaat bagi anda?
Jika anda menjawab Tidak, apa
10 17 10 - 27
akibat dari tawuran?
Apakah tawuran mempengaruhi
11 23 4 - 27
belajar?
Apa pengaruh tawuran bagi
12 19 4 4 27
prestasi belajar anda?
Apakah adanya budaya
13 5 16 6 27
tawuran?
14 Apa penyebab adanya tawuran? 13 10 4 27
Apakah tawuran bermanfaat
15 - 27 - 27
bagi masa depan anda?
Masih adakah tawuran ada di
16 27 - - 27
kalangan pelajar?
17 Apakah tawuran merugikan bagi 23 4 - 27
pelajar dan masyarakat?
Apakah masyarakat terganggu
18 23 4 - 27
atas ulah pelajar?
Apakah aparat bisa menangani
19 7 20 - 27
tawuran?
Sudahkah anda mendapat
20 sosialisai dari aparat tentang 5 22 - 27
tawuran?
JUMLAH 238 236 66 540

B. Tabel Hasil Angket Penelitian

Angket untuk kelas : X - 4


Jumlah responden : 26 Pelajar
Jumlah pertanyaan : 20 Pertanyaan

No Jawaban Jumlah
Pertanyaan
soal A B Tidak Tahu jawaban
Apakah anda tahu tentang
1 18 8 - 26
tawuran?
Apakah anda ikut dalam suatu
2 - 26 - 26
geng?
Apakah anda pernah ikut
3 - 26 - 26
tawuran?
Kapan Pertama kali anda
4 - 1 25 26
tawuran?
5 Berapa kali anda ikut tawuran? 2 22 2 26
Ditempat manakah anda pernah
6 9 6 11 26
melihat tawuran?
Menurut anda Atas dasar apa
7 9 14 3 26
terjadinya tawuran?
Apakah tawuran bermanfaat
8 1 25 - 26
bagi anda?
Jika anda menjawab Ya, kenapa
9 1 - 25 26
tawuran bermanfaat bagi anda?
Jika anda menjawab Tidak, apa
10 20 6 - 26
akibat dari tawuran?
Apakah tawuran mempengaruhi
11 23 2 1 26
belajar?
Apa pengaruh tawuran bagi
12 23 2 1 26
prestasi belajar anda?
Apakah adanya budaya
13 3 17 6 26
tawuran?
14 Apa penyebab adanya tawuran? 14 8 4 26
Apakah tawuran bermanfaat
15 1 25 - 26
bagi masa depan anda?
Masih adakah tawuran ada di
16 25 1 - 26
kalangan pelajar?
Apakah tawuran merugikan bagi
17 25 1 - 26
pelajar dan masyarakat?
Apakah masyarakat terganggu
18 23 3 - 26
atas ulah pelajar?
Apakah aparat bisa menangani
19 10 16 - 26
tawuran?
Sudahkah anda mendapat
20 sosialisai dari aparat tentang 13 12 1 26
tawuran?
JUMLAH 220 220 80 520

C. Tabel Hasil Angket Penelitian

Angket untuk kelas : X - 5


Jumlah responden : 28 Pelajar
Jumlah pertanyaan : 20 Pertanyaan

No Jawaban Jumlah
Pertanyaan
soal A B Tidak Tahu jawaban
Apakah anda tahu tentang
1 18 9 1 28
tawuran?
Apakah anda ikut dalam suatu
2 - 28 - 28
geng?
Apakah anda pernah ikut
3 - 28 - 28
tawuran?
Kapan Pertama kali anda
4 1 27 28
tawuran?
5 Berapa kali anda ikut tawuran? - 25 3 28
Ditempat manakah anda pernah
6 10 5 13 28
melihat tawuran?
Menurut anda Atas dasar apa
7 10 15 3 28
terjadinya tawuran?
Apakah tawuran bermanfaat
8 - 28 - 28
bagi anda?
Jika anda menjawab Ya, kenapa
9 2 1 25 28
tawuran bermanfaat bagi anda?
Jika anda menjawab Tidak, apa
10 21 7 - 28
akibat dari tawuran?
11 Apakah tawuran mempengaruhi 26 1 1 28
belajar?
Apa pengaruh tawuran bagi
12 25 2 1 28
prestasi belajar anda?
Apakah adanya budaya
13 3 19 6 28
tawuran?
14 Apa penyebab adanya tawuran? 16 8 4 28
Apakah tawuran bermanfaat
15 1 27 - 28
bagi masa depan anda?
Masih adakah tawuran ada di
16 28 - - 28
kalangan pelajar?
Apakah tawuran merugikan bagi
17 28 - - 28
pelajar dan masyarakat?
Apakah masyarakat terganggu
18 25 3 - 28
atas ulah pelajar?
Apakah aparat bisa menangani
19 10 18 - 28
tawuran?
Sudahkah anda mendapat
20 sosialisai dari aparat tentang 13 13 2 28
tawuran?
JUMLAH 236 238 86 560

BAB 5
Analisis Angket Bagi Pelajar
1. Dari pertanyaan Apakah anda tahu tentang tawuran dapat dilihat dari
jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu ya kami simpulkan bahwa
sample dari 3 kelas, mengetahui bahwa 96% mengetahui tawuran.
2. Dari pertanyaan Apakah anda ikut dalam suatu gengdapat dilihat dari
jumlah 81 angket siswa memlih jawaban B yaitu tidak kami simpulkan
bahwa sample dari 3 kelas, mengetahui bahwa 99% tidak ikut geng.
3. Dari pertanyaan Apakah anda pernah ikut tawuran dapat dilihat dari jumlah
81 angket siswa memlih jawaban B yaitu Tidak kami simpulkan bahwa
sample dari 3 kelas, mengetahui bahwa 97% tidak pernah ikut tawuran
4. Dari pertanyaan Kapan pertama kali anda tawuran dapat dilihat dari
jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu Tidak kami simpulkan
bahwa sample dari 3 kelas, mengetahui bahwa 99% tidak pernah tawuran
5. Dari pertanyaan Berapa kali anda ikut tawurandapat dilihat dari jumlah 81
angket siswa memlih jawaban B yaitu Belum Pernah kami simpulkan bahwa
sample dari 3 kelas, mengetahui bahwa 98% tidak ikut tawuran
6. Dari pertanyaan Ditempat manakah anda pernah melihat tawurandapat
dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu Jalan Raya
kami simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 96% pernah melihat
tawuran.
7. Dari pertanyaan Menurut anda Atas dasar apa terjadinya tawurandapat
dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban B yaitu kurang adanya
rasa persatuaan kami simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 57%
kurangnya rasa persatuaan.
8. Dari pertanyaan Apakah tawuran bermanfaat bagi anda dapat dilihat dari
jumlah 81 angket siswa memlih jawaban B yaitu Tidak kami simpulkan
bahwa sample dari 3 kelas, mengetahui bahwa 99% tawuran tidak
bermanfaat bagi pelajar.
9. Dari pertanyaan Jika anda menjawab Ya, kenapa tawuran bermanfaat bagi
anda dapat dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban Tidak Tahu,
kami simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, mengetahui bahwa 97% tidak
bermanfaat.
10.Dari pertanyaan Jika anda menjawab Tidak, apa akibat dari tawurandapat
dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu Kekerasan antar
pelajar kami simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 79% berakibat
kekerasaan antar pelajar.
11.Dari pertanyaan Apakah tawuran mempengaruhi belajardapat dilihat dari
jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu ya kami simpulkan bahwa
sample dari 3 kelas, bahwa 92% tawuran mempengaruhi pelajar.
12.Dari pertanyaan Apa pengaruh tawuran bagi prestasi belajar andadapat
dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu Menurun kami
simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 98% tawuran mempengaruhi
prestasi pelajar.
13.Dari pertanyaan Apakah adanya budaya tawurandapat dilihat dari jumlah
81 angket siswa memlih jawaban B yaitu Tidak kami simpulkan bahwa
sample dari 3 kelas, bahwa 91% pelajar tidak percaya adanya budaya
tawuran.
14.Dari pertanyaan Apa penyebab adanya tawuran dapat dilihat dari jumlah
81 angket siswa memlih jawaban A yaitu Ikut - ikutan kami simpulkan
bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 71% penyebab tawuran adalah ikut
ikutan.

15.Dari pertanyaan Apakah tawuran bermanfaat bagi masa depan andadapat


dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban B yaitu Tidak kami
simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 96% tawuran tidak bermanfaar
bagi masa depan pelajar.
16.Dari pertanyaan Masih adakah tawuran ada di kalangan pelajar dapat
dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu ya kami
simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 99% masih adn dikalangan
pelajaran.
17.Dari pertanyaan Apakah tawuran merugikan bagi pelajar dan masyarakat
dapat dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu ya kami
simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 98% tawuran merugikan bagi
pelajar dan masyarakat.
18.Dari pertanyaan Apakah masyarakat terganggu atas ulah pelajar dapat
dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu ya kami
simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 97% masyarakat terganggu
atas ulah pelajar.
19.Dari pertanyaan Apakah aparat bisa menangani tawuran dapat dilihat dari
jumlah 81 angket siswa memlih jawaban A yaitu ya kami simpulkan bahwa
sample dari 3 kelas, bahwa 69% belum bisa menangani tawuran antar
pelajar.
20.Dari pertanyaan Sudahkah anda mendapat sosialisai dari aparat tentang
tawurandapat dilihat dari jumlah 81 angket siswa memlih jawaban B yaitu
belum kami simpulkan bahwa sample dari 3 kelas, bahwa 71% aparat
belum memberikan sosialisasi tentang bahaya tawuran.

BAB 6
Kesimpulan Dan Saran

A. Kesimpulan

Dari data yang kami ambil dari Pelajar Sman 1 Sanden, kami
menyimpulkan bahwa 75% Pelajar Sman 1 Sanden kelas X mengetahui
tentang adanya tawuran di kalang pelajar Sma, smp, maupun masyarakat
umum lainya, dan dari data yang kami ambil ada siswa yang pernah tawuran,
maupun tidak pernah tawuran, sebagian besar pelajar tidak pernah tawuran
sebesar 98% dan 2% pernah tawuran.

B Saran

Pelajar Indonesia diharapkan membuka mata lebar lebar dan menyadari


atas fungsi dan peranya sebagai generasi penerus bangsa, sehingga tidak
terjerumus pada demoralisai atau penurunan moral bangsa.
Menanamkan akhlak yang baik kepada anak sejak dini sangat diperlukan
dalam membentuk manusia yang berakhlakul karimah saat besar nanti.
Dengan karya ilmiah ini mampu memberikan masukan akan pentingnya
pendidikan karakter dalam demoralisasi bangsa, khususnya tawuran antar pelajar.

BAB 7
Daftar Pustaka

www.wikiopedia.com
http://rydwantoback.blogspot.com/2013/01/fenomena-tawuran-
antar-pelajar.html
http://ruangfana.blogspot.com/2012/10/9-cara-efektip-mencegah-
tawuran-antar.html
https://www.academia.edu/8393419/TAWURAN_ANTAR_PELAJAR?
auto=download

Anda mungkin juga menyukai