Anda di halaman 1dari 69

LAPORAN

PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA


POSDAYA SIDOMULYO
MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
DESA/KELURAHAN SIDOMULYO KECAMATAN LIMPUNG
KABUPATEN BATANG

OLEH
1. Afidatun Nafiah 1102413113
2. Charina Maulin Herma P 2201413072
3. Lia Selviana 3101413090
4. Darmawan Budi Purnomo 3401413136
5. Kurnia Ika Pangesti 4201413077
6. Iqbal Maulana Saputra 6101413152
7. Rochatul Muasyaroh 7101413201

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT


UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
TAHUN 2016

1
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas


Negeri Semarang tahun 2016/2017 di Desa/Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan
Limpung, Kabupaten Batang pada hari............tanggal ........

Kepala Desa Sidomulyo Dosen Pembimbing Lapangan

Edi Setiawan Phany Ineke Putri, S.E., M.Si


NIP 199012292015042003
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
karunia-Nya sehingga tim penulis dapat menyelesaikan laporan Kuliah Kerja Nyata
dengan judul Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Lokasi Tahap II Posdaya
SIDOMULYO.
Laporan Kuliah Kerja Nyata ini disusun untuk memenuhi mata kuliah
Kuliah Kerja Nyata, dan salah satu syarat kelulusan untuk menempuh S1 di
Universitas Negeri Semarang. Adapun tujuan Kuliah Kerja Nyata ini adalah sebagai
bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mengaplikasikan ilmu
yang telah di terima di kuliah.
Tim penyusun mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah
membantu dalam pelaksanaan dan penyusunan laporan Kuliah Kerja Nyata ini,
terkhusus kepada:
1. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum selaku Rektor Universitas Negeri
Semarang.
2. Dr.Endro Puji Purwono,M.Kes selaku Koordinator Kecamatan KKN Lokasi
Tahap I UNNES Kecamatan Candiroto yang telah bersedia memberikan
waktu dan bimbingan, serta perhatian kepada tim KKN selama pelaksanaan
dan penyelesaian program kerja KKN.
3. Phany Ineke Putri, S.E., M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
tim KKN Lokasi Tahap 2B Unnes Desa Sidomulyo 2016 yang telah
bersedia memberikan waktu dan bimbingan, serta perhatian kepada tim
KKN selama pelaksanaan program kerja KKN.
4. Bapak Edy Setiawan selaku Kepala Desa Sidomulyo berserta jajaran
perangkat desa dan masyarakat Desa Sidomulyo Kecamatan Limpung
Kabupaten Batang atas bantuan, dukungan, dan perhatian yang diberikan.
5. Kedua orang tua anggota tim KKN Lokasi Tahap 2B Unnes 2016 Desa
Sidomulyo yang senantiasa memberikan nasehat, semangat, dan
dukungannya.
6. Rekan-rekan seperjuangan yang senantiasa memberikan bantuan, semangat,
dan kerjasamanya selama kegiatan KKN.
7. Segenap pihak yang tidak dapat tim penulis sebutkan satu persatu yang telah
membantu tim selama kegiatan KKN berlangsung.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan laporan ini, oleh
karena itu saran serta masukan sangat tim penulis harapkan guna kesempurnaan
laporan ini.
Batang, Oktober 2016

Tim Penulis
RINGKASAN

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu mata kuliah yang ada di
Universitas Negeri Semarang.Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu kegiatan
intrakurikuler yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa S1 Universitas Negeri
Semarang (Unnes). Keberadaan kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk nyata
dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian
kepada masyarakat. Program KKN terbentuk menjadi salah satu program
pemberdayaan keluarga (Posdaya). Program ini diharapkan mampu memberikan
konstribusi terhadap masyarakat berupa penyaluran dan peningkatan dalam bidang
pendidikan, kesehatanm, ekonomi, dan lingkungan atau insfrastruktur. KKN ini
kami laksanakan di Desa Sidomulyo Kecamatan Limpung Kabupaten Batang.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) berjalan selama kurang lebih 45 hari, dimulai
pada saat penerjunan yaitu pada tanggal 27 Oktober 2016 sampai tanggal 9
Desember 2016. Program-Program yang akan kami jalankan meliputi program
pendidikan, program bidang kesehatan, program bidang ekonomi, program bidang
lingkungan.
DAFTAR ISI

COVER .................................................................................................................... i

LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................... ii


KATA PENGANTAR ........................................................................................... iii

RINGKASAN.........................................................................................................iv

DAFTAR ISI ........................................................................................................... v

DAFTAR TABEL ................................................................................................. vii

DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ viii

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1

BAB II PERMASALAHAN, PENDEKATAN SOSIAL, RENCANA

PROGRAM KERJA .............................................................................................. 6

A. Identifikasi Masalah ..................................................................................... 6

B. Rumusan Masalah ........................................................................................ 7

C. Pendekatan Sosial......................................................................................... 8

BAB III PELAKSANAAN PROGRAM KERJA ................................................. 11

A. Pembentukan dan atau PenguatanPosdaya................................................. 11

B. Bidang Garapan Posdaya ...............................................................................

1.Bidang Pendidikan ...................................................................................... 16


2.Bidang Kesehatan ....................................................................................... 17
3.Bidang Ekonomi ......................................................................................... 18
4.Bidang Infrasutruktur dan Lingkungan Hidup............................................ 19
C. Program Konservasi ................................................................................... 21

BAB IV PEMBAHASAN ..................................................................................... 22

BAB V SIMPULAN DAN SARAN ..................................................................... 37

A. SIMPULAN ............................................................................................... 37
B. SARAN ..................................................................................................... 38

LAMPIRAN .......................................................................................................... 40
DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Tabel RT dan RW ...............................................................................2

Tabel 1.2. Jumlah penduduk menurut kelompok umur.......................................3

Tabel 1.3. Jumlah penduduk menurut tingkat pendidikan ..................................3

Tabel 1.4. Jumlah penduduk menurut pekerjaan ................................................4

Tabel 1.5. Agama atau Aliran Kepercayaan .......................................................5

Tabel 2.1. Rencana Program Kerja Bidang Pendidikan ......................................16

Tabel 2.2. Rencana Program Kerja Bidang Ekonomi .........................................17

Tabel 2.3.. Rencana Program Kerja Bidang Kesehatan .....................................18

Tabel 2. 4. Rencana Program Kerja Bidang Infastruktur dan Lingkungan

Hidup ...............................................................................................19

Tabel2.5. Penanaman Pohon ...............................................................................21

Tabel 3.1. Pelaksanaan Program Kerja Bidang Pendidikan ................................23

Tabel 3.2. Pelaksanaan Program Kerja Bidang Ekonomi ...................................26

Tabel 3.3. Pelaksanaan Program Kerja Bidang Kesehatan .................................29

Tabel 3.4. Pelaksanaan Program Kerja Bidang Infastruktur dan Lingkungan


Hidup ................................................................................................34
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Data Mahasiswa KKN Desa Bantir .................................................. 41

Lampiran 2. Surat Keputusan Lurah Pembentukan Posdaya ................................ 49

Lampiran 3. Ringkasan Posdaya/Identitas Posdaya .............................................. 51

Lampiran 4. Tabel Penanaman Pohon .................................................................. 52

Lampiran 5. Gambar Peta Wilayah Desa Bantir ................................................... 53

Lampiran 6. Tabel Program Kerja dan Jadwal Kegiatan Posdaya ........................ 54


BAB I
PENDAHULUAN

Pendidikan merupakan aspek penting dalam perkembangan kehidupan berbangsa


dan bernegara. Oleh karena itu sebagai suatu proses pemandirian dan pendewasaan
manusia, pendidikan merupakan hal wajib yang harus dipenuhi, baik pendidikan dalam
cakupan akademik, maupun dalam bermasyarakat. Unnes sebagai suatu lembaga
pendidikan perlu melaksanakan pendidikan dengan cara membekali dan mengembangkan
kecakapan, keterampilan, kepekaan, dan kecintaan mahasiswa terhadap pemberdayaan
dan pembangunan kehidupan manusia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada
khususnya.
Sebagai suatu perguruan tinggi Unnes selalu berupaya untuk meningkatkan
dan mengembangkan kemampuan mahasiswanya sesuai dengan Tri Dharma Perguruan
Tinggi yaitu pendidikan, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga dharma
ini harus dilaksanakan dalam proporsi yang seimbang, harmonis dan terpadu. Pendidikan
dan pengajaran bisa diperoleh dalam perkuliahan di kampus, sedangkan untuk pengabdian
pada masyarakat Unnes memberikan bekal dengan program KKN (Kuliah Kerja Nyata)
salah satunya yakni dalam bentuk KKN Lokasi Tahap 2 Tahun 2016. KKN Lokasi adalah
kegiatan yang memberikan pengalaman belajar pada mahasiswa untuk hidup di tengah-
tengah masyarakat di luar kampus baik perkotaan maupun pedesaan. Selain itu,
dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi masalah-masalah
kesejahteraan masyarakat secara interdisipliner dan lintas sektoral.
KKN Lokasi Tahap 2 tahun 2016 dilaksanakan mulai tanggal 27 Oktober 2016
sampai dengan tanggal 9 Desember 2016. KKN Lokasi Tahap 2 ini dilaksanakan di bebera
KKN lokasi Unnes Tahap 2 Tahun 2016 dilaksanakan mulai tanggal 27 Oktober
2016 sampai dengan 9 Desember 2016 di beberapa kabupaten. Di Kabupaten Batang, KKN
Lokasi Tahap 2 Tahun 2014 salah satunya dilaksanakan di Kecamatan Limpung. Salah satu
desa yang dijadikan sebagai desa lokasi KKN di Kecamatan Limpug adalah desa
Sidomulyo.
Berikut ini sedikit kilasan mengenai keadaan Desa Sidomulyo Kecamatan
Limpung Kabupaten Batang.

1
A. Gambaran Umum Desa Sidomulyo
Desa Sidomulyo merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan
Limpung Kabupaten Batang. Jarak desa dari pusat kecamatan sekitar 2 km
dengan batas wilayah sebagai berikut:
1. Batas utara desa adalah Desa Kalisalak dan Desa Donorejo
2. Batas wilayah timur adalah Desa Donorejo
3. Batas wilayah selatan adalah Desa Wonokerso
4. Batas wilayah barat adalah Gumawang (Kecamatan Pecalungan)
Desa Sidomulyo terdiri atas RT yang tergabung dalam RW dan 8
dusun, yaitu Dusun Sidomulyo, Manggisan, Maron, Tinembang, Klinggan,
Banaran, Wonoboyo, dan Blimbing. Peran serta keadaan dusun sudah sangat
maksimal karena setiap dusun mempunyai kepala dusun (Pak Bahu) yang
bertugas mengatur tata kehidupan dalam bermasyarakat di setiap dusunnya.
Luas wilayah Desa Sidomulyo yaitu 242,01 Ha. Dilihat dari
penggunaannya, sebesar 165,84 Ha merupakan tanah sawah, 61,42 Ha
merupakan tanah kering, 24,89 Ha merupakan tanah fasilitas umum. Secara
Topografi, desa Sidomulyo termasuk dataran tinggi, rata-rata suhu udara
yaitu antara 300 C.
B. Kondisi Demografi
1. Komposisi Penduduk
Jumlah penduduk Desa Sidomulyo Kecamatan Limpung Kabupaten
Batang tahun 2014 terdiri atas 3.680 jiwa dengan jumlah kepala keluarga
sejumlah 929 KK Laki-laki dan 147 KK Perempuan.
2. Mata Pencaharian
Mata pencaharian penduduk Desa Sidomulyo dengan kriteria usia >
10 tahun adalah sebagai berikut :
Jenis Pekerjaan Laki-laki Perempuan
1. Buruh Migran 15 orang 25 orang
2. Buruh Tani 80 orang 49 orang
3. Dukun Tradisional 0 orang 1 orang
4. Karyawan Perusahaan swasta 45 orang 0 orang
5. Montir 12 orang 0 orang
6. Pedagang Keliling 34 orang 21 orang

2
7. Pegawai Negeri Sipil 11 orang 6 orang
8. Pengrajin 115 orang 36 orang
9. Pengusaha 15 orang 33 orang
10. Perawat swasta 0 orang 1 orang
11. Petani 296 orang 201 orang
12. Peternak 23 orang 0 orang
13. Purnawirawan/Pensiunan 2 orang 13 orang
14. TNI 2 orang 0 orang
Jumlah 650 orang 386 orang
Tabel 1. 1. Mata Pencaharian Penduduk Sidomulyo
3. Pendidikan
Dilihat dari latar belakang pendidikannya, mayoritas masyarakat
Sidomulyo mengenyam pendidikan Sekolah Dasar. Namun demikian,
seiring berjalanya waktu, pada saat ini kesadaran masyarakat akan
pendidikan sudah semakin meningkat. Berikut ini data pendidikan
penduduk Desa Sidomulyo.

Jenjang Pendidikan Jumlah


TK 38 orang
Sedang Menempuh SD/Sederajat 365 orang
Tamat SD/Sederajat 1591 orang
Tidak Tamat SD/Sederajat 41 orang
Sedang Menempuh SLTP/Sederajat 43 orang
Tamat SLTP/Sederajat 692 orang
Sedang Menempuh SLTA/Sederajat 26 orang
Tamat SLTA/Sederajat 438 orang
Tidak Tamat SLTA 1591 orang
Sedang Menempuh D-3 1 orang
Tamat D-3 4 orang
Sedang Menempuh S-1 17 orang
Tabel 1. 2. Tingkat Pendidikan Penduduk
4. Kondisi Ekonomi
Penduduk Desa Sidomulyo sebagian besar bermata pencaharian
sebagai petani yang didominasi sebagai buruh tani, disusul dengan
pengrajin dan selebihnya bermata pencaharian PNS, Pengusaha, Peternak,
karyawan dan lain sebagainya.
5. Kondisi Sosial
a. Agama

3
Sidomulyo merupakan salah satu desa dengan pemeluk islam
mayoritas yakni sejumlah 3.179 jiwa dan pemeluk Kristen 4 jiwa.
b. Bahasa
Meskipun Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi, umumnya sebagian
besar menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari.
c. Suku
Sebagian besar atau hampir 99 % masyarakat Desa Sidomulyo berasal
dari suku Jawa.
d. Organisaisi
Ada beberapa organisasi masyarakat yang ada seperti LPMD, Karang
Taruna, Kelompok Tani, PKK dan sebagainya.
e. Pemerintahan Desa
1) Struktur Organisasi
Dalam struktur pemerintahan desa, Desa Sidomulyo dipimpin oleh
Kepala Desa yang membawahi delapan dusun.
2) Perangkat Desa
Dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, Desa Sidomulyo
mempunyai beberapa lembaga diantaranya pemerintahan desa itu
sendiri, BPD, LPMD dan PKK. Berikut beberapa stuktur lembaga
di Desa Sidomulyo.

Nama Jabatan
Edy Setiawan Kepala Desa
Sutamin Kaur Umum
Mukodam Kaur Kesra
Agus Santosa Kadus I (Sidomulyo)
Sobirin Kadus II (Manggisan)
Kantong Imam Kadus III (Tinembang)
Nur Ahsani Kadus IV (Banaran)
Khaeri Kadus V (Klinggan)
Suamin Kadus VI (Wonoboyo)
A. Mujazat Kadus VII (Maron)
Subut Kadus VIII (Blimbing)
Tabel 1. 3. Struktur Pemerintahan Desa Sidomulyo

4
Nama Jabatan
H. Ahmad Sugiarto Ketua BPD
Dwi Puji Lestari Wakil Ketua BPD
Leo Tumono Sekretaris BPD
Sugiyono Bendahara BPD
Ponijan Anggota BPD
Afendi Anggota BPD
Kuat Tuneri Anggota BPD
Mahfud Fauzi Anggota BPD
Munawar Anggota BPD
Mugiono Anggota BPD
Agus Bonawar Anggota BPD
Tabel 1. 4. Struktur Badan Permusyawaratan
Desa (BPD)

Nama Jabatan
Suparna Ketua LPMD
Purwanto Wakil Ketua LPMD
Ahmad Wiranadi Sekretaris LPMD
Ahmad Suyanto Bendahara
M.Faleh Sie. Agama
Muarif Sie. Ketentraman & Ketertiban
Heriyudi Ares Sie. Pendidikan, Olahraga,
Kesenian dan Keterampilan
Susilah Sie. Perekonomian & Koperasi
Sugeng Pratikno Seksi Kesehatan & Kepend.
Lingkungan hidup.
Seksi PKK Siti Sujati
Tabel 1. 6. Struktur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat
Desa

Nama Jabatan
Siti Sujati Ketua PKK
Darmilah Wakil PKK
Dwi Seti Ningsih Sekretaris I
Dwi Kurnia Wati Sekretaris II
Sri Wahyuningsih Bendahara I
Farida Bendahara II
Susilah Ketua Pokja I

1
Kristina Ketua Pokja II
Sri Mujiati Ketua Pokja III
Dwi Puji Lestari Ketua Pokja IV
Tabel 1. 6. Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga
(PKK)

A. Deskripsi Situasi Lokasi KKN

1. Potensi Umum

a. Geografi

Luas daerah Desa Bantir adalah 95,4 Ha, dengan perincian:

1) Tanah Sawah

- Irigasi setengah teknis 76,90 Ha

2) Tanah Kering (Pekarangan/bangunan dll)

- Pemukiman 11,75 Ha

3) Lain-lain (sungai, jalan, kuburan, dll) 5,48 Ha

b. Topografi

Desa/Kelurahan Bantir terletak di lereng gunung Sindoro yang


dikelilingi oleh ladang-ladang warga.

2. Pembagian Wilayah

a. Wilayah Administrasi

Desa Bantir merupakan salah satu desa yang berada di


Kecamatan Limpung, dipimpin/dikepalai oleh seorang Kepala Desa
yaitu Bapak Edy Setiawan. Desa ini berada kuranglebih 3 km dari
kantor Kecamatan Limpung. Desa Sidomulyo terdiri dari delapan
dukuh dan lima belas RT dengan empat RW sebagai berikut:

1) Dukuh Sidomulyo merupakan RW I terdiri dari 4 RT dan RW


II terdiri dari 3 RT

2) Dukuh Banaran merupakan RW III terdiri dari 4 RT

2
3) Dukuh Klinggan merupakan RW IV terdiri dari 4 RT

4) Dukuh Tinembang

5) Dukuh Manggisan

6) Dukuh Maron

7) Dukuh Wonoboyo

8) Dukuh Blimbing

Tabel 1.1 Rincian RT dan RW

No. Rukun Warga Ketua Jumlah RT

1 RW I Suharno 4

2 RW II Ahmad Mardoko 3

3 RW III Santoso 4

4 RW IV Supardi 4

b. Batas Wilayah

Batas wilayah Desa Bantir dengan wilayah lain adalah:

Sebelah Utara : Desa Kalisalak

Sebelah Selatan : Desa Wonokerso

Sebelah Barat : Desa Gumawang

Sebelah Timur : Desa Donorejo

B. Kondisi Demografi Desa Bantir


Jumlah penduduk Desa Bantir tahun 2016 adalah 2.102 jiwa dengan
667 KK, dengan perincian laki-laki 1.050 jiwa dan perempuan 1.052 jiwa.
Komposisi penduduk menurut usia dan jenis kelamin adalah sebagai berikut:

Tabel 1.2 Jumlah penduduk menurut kelompok umur

3
Jenis Kelamin
Kelompok Umur Jumlah
Laki-laki Perempuan

0-4 66 65 131

5-9 88 65 153

10-14 84 88 172

15-19 64 84 148

20-24 84 75 159

25-29 78 72 150

30-34 87 70 157

35-39 100 98 198

40-44 75 77 152

45-49 86 96 182

50-54 73 73 146

55-59 65 67 132

60-64 55 43 98

65-69 18 43 61

70-74 23 25 48

75+ 33 35 65

Komposisi penduduk berdasarkan pendidikan adalah sebagai berikut:

Tabel 1.3 Jumlah penduduk menurut tingkat pendidikan

4
Jenis Kelamin
Status Pendidikan Jumlah
Laki-laki Perempuan

Tidak/belum sekolah 64 58 122

Tamat SD/sederajat 299 262 561

SLTP/sederajat 155 150 305

SLTA/sederajat 107 83 190

Diploma I/II 6 17 23

Akademi/Diploma III/Sarjana Muda 8 6 14

Diploma IV/Strata I 15 14 29

Jumlah 1244

Komposisi penduduk berdasarkan pekerjaan adalah sebagai berikut:

Tabel 1.4 Jumlah penduduk menurut pekerjaan

Jenis Kelamin
Pekerjaan
Laki-laki Perempuan

Petani 312 270

Buruh Tani 28 39

Pegawai Negri Sipil 10 11

Pedagang Barang Kelontong 47 40

Peternak 2 0

Nelayan 1 0

5
Montir 7 0

Rawat Swasta 2 1

Bidan Swasta 0 3

TNI 3 0

Guru Swasta 6 11

Seniman/Artis 1 0

Pedagang Keliling 3 1

Tukang Kayu 10 0

Tukang Batu 14 0

Pembantu Rumah Tangga 0 1

Karyawan Perusahaan
80 31
Swasta

Wiraswasta 94 19

Belum Bekerja 174 151

Pelajar 105 165

Ibu Rumah Tangga 0 226

Purnawirawan/Pensiunan 7 3

Perangkat Desa 8 1

Buruh Harian Lepas 36 5

Sopir 21 0

6
Tukang Jahit 4 3

Karyawan Honorer 2 5

Tukang Las 1 0

Tukang Gigi 18 0

Tabel 1.5 Agama atau Aliran Kepercayaan

Agama Laki-Laki Perempuan

Islam 1041 1024

Hindu 0 0

Budha 2 1

Kristen 7 7

Katholik 0 0

Jumlah 1050 1052

BAB II
PERMASALAHAN, PENDEKATAN SOSIAL,
RENCANA PROGRAM KERJA

7
A. Identifikasi Masalah

Mayoritas penduduk Desa Bantir bekerja sebagai petani karena desa


ini memiliki lahan pertanian yang luas kusunya petani tembakau saat musim
tembakau tiba. Luasnya wilayah Desa Bantir membuat kegiatan observsasi
membutuhkan waktu cukup lama. Dari hasil observasi situasi Desa Bantir dan
dialog dengan Kepala Desa, kepala dusun serta beberapa tokoh masyarakat,
ditemukan beberapa permasalahan yang ada di desa ini, seperti keadaan
ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur/lingkungan.

Di bidang ekonomi selain warga mayoritas penduduk bertani, terdapat


juga masyrakat home industri krupuk Bantir. Sedangkan permasalahan yang
dialami dalam bidang ekonomi di Desa Bantir adalah terbatasnya pemasaran
hasil produksi krupuk sehingga hasil produksi krupuk masih dipasarkan
disekitar kabupaten Temanggung.

Penyelengaraan pendidikan merupakan salah satu pokok yang penting


bagi kehidupan. Salah satu masalah di bidang pendidikan yang ada di Desa
Bantir adalah kurangnya tenaga pengajar untuk anak-anak PAUD dan TK
sehingga pendampingan dalam mengerjakan tugas menjadi terbatas khususnya
dalam cara mewarnai. Selain itu jam tambahan belajar pada siswa SD masih
belum maksimal. Anak-anak SD khususnya SD N Bantir memiliki minat yang
besar pada mata pelajaran bahasa inggris dan olahraga seperti voli, Sepak
Takraw tetapi tenaga pengajar tidak selalu terpenuhi. Tidak hanya para anak-
anak, para tenaga pengajar MI Maarif Bantir juga mengalami keterbatasan
dalam hal IPTEK sehingga sebagian besar tenaga pengajar khusunya yang
sudah lanjut usia kurang menguasai dalam pengoprasian komputer.

Masalah kesehatan adalah suatu masalah yang sangat kompleks, yang


saling berkaitan dengan masalah-masalah lain. Salah satu masalah
masyarakat desa Bntir khusus para anak-anak adalah belum adanya kesadaran
tentang kesehatan diri sendiri serta para orang dewasa dan lansia yang belum
memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan khususnya akan kesadaran
bahaya merokok, karena di Desa Bantir merupakan salah satu penghasil

8
tembakau di Kabupaten Temanggung sehingga mayoritas remaja, orang
dewasa ataupun lansia laki-laki merokok adalah hal yang biasa.

Kondisi infrastruktur dan lingkungan Desa Bantir dapat dikatakan


cukup baik, hanya satu permaslahan yang belum terselesaikan yaitu masalah
sampah. Kesadaran warga untuk memilah sampah dan membuang sampah
pada tempatnya masih kurang karena kebanyakan warga, sampah dibuang ke
aliran sungai.

Permasalahan-permasalahan tersebut kemudian diseleksi menurut skala


prioritas dan disesuaikan dengan kemampuan mahasiswa dan masyarakat serta
tingkat kebutuhan warga. Pemilihan program kerja didasarkan pada prinsip
yang dapat dilaksanakan, dapat diterima, dan partisipatif. Setelah kriteria itu
terpenuhi maka rancangan program kemudian dikonsultasikan dengan seluruh
perangkat desa. Kemudian program-program yang telah disetujui oleh semua
kalangan masyarakat akan dimasukkan dalam rencana Program Kerja
mahasiswa KKN Universitas Negeri Semarang tahun 2016.

B. Rumusan Masalah

Dengan memperhatikan identifikasi masalah di atas, rumusan masalah


yang bisa diambil dalam kegiatan mahasiswa KKN di Desa Bantir, Kecamatan
Candiroto, Kabupaten Temanggung adalah sebagai berikut:

1. Bagaimana pelaksanaan program pendidikan yang dilakukan untuk


mengatasi masalah pendidikan di Desa Bantir?

2. Bagaimana pelaksanaan program ekonomi untuk mengembangkan potensi


Desa Bantir?

3. Bagaimana pelaksanaan program kesehatan yang dapat meningkatkan


kesehatan di Desa Bantir?

4. Bagaimana pelaksanaan program infrastruktur yang mendukung lingkungan


Desa Bantir?

9
C. Pendekatan Sosial
Pendekatan yang kami lakukan dalam pelaksanaan KKN adalah:
1. Observasi
Pendekatan observasi yang dimaksud adalah berupa pendekatan yang
dilakukan dengan cara pembelajaran langsung di lingkungan Desa.
2. Wawancara
Pendekatan wawancara yang dimaksud adalah berupa pendekatan yang
dilakukan dengan cara tanya-jawab serta interaksi langsung dengan
masyarakat ataupun perangkat Desa terkait
3. Pemanfaatan Teknologi
Pendekatan pemanfaatan teknologi yang dimaksud adalah berupa
pendekatan yang dilakukan dengan cara pemanfaatan teknologi
informatika berupa internet yang menyediakan berbagai informasi
mengenai desa tersebut, baik mengenai kondisi sosial budaya maupun
geografis wilayah desa.
4. Interaksi langsung
Pendekatan interaksi langsung yaitu pendekatan yang dilakukan dengan
cara berinteraksi secara langsung baik secara perseorangan ataupun
secara berkelompok dalam forum-forum warga. Terdapat beberapa
kegiatan yang digunakan sebagai penjembatan interaksi dengan warga,
sebagai berikut:

a. Bersilaturahmi dengan perangkat desa dan warga sekitar

Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memperkenalkan kepada


perangkat desa dan warga sekitar tentang kedatangan mahasiswa KKN
Universitas Negeri Semarang tahun 2016. Kegiatan silaturahmi ini
dilakukan dengan cara mendatangi balai Desa Bantir dan rumah-rumah
masyarakat sekitar.

b. Ikut serta dalam pengajian Rutin hari Rabu

10
Di Desa Bantir terdapat kumpulan ibu-ibu pengajian yang pada hari
selasa dan minggu melaksanakan pengajian manakib. Dengan adanya
pengajian ini, mahasiswa KKN dapat berkenalan dengan ibu-ibu berkaitan
denganProgram kerja mahasiswa KKN Universitas Negeri Semarang
tahun 2016 di Desa Bantir.

c. Ikut serta dalam kegiatan Kerja Bakti

Dengan keikutsertaan mahasiswa KKN Universitas Negeri


Semarang tahun 2016 dalam Kerja Bakti, diharapkan masyarakat dapat
mengetahui dan mengenal semua mahasiswa yang KKN di Desa Bantir.
Keikutsertaan dalam kerja bakti dapat meringankan beban masyarakat
Desa Bantir karena pekerjaan akan terasa lebih ringan jika dilakukan
bersama-sama.

d. Ikut serta dalam PKK Ibu-ibu Desa Bantir,

Setiap satu bulan sekali di hari sabtu pada minggu terkahir, Di Desa
Bantir diadakan program khusus untuk para ibu-ibu yaitu PKK. Dalam
kesempatan ini, mahasiswa KKN mengikuti PKK karena seluruh ibu-ibu
perwakilan setiap dusun Desa Bantir akan berkumpul sehingga mahasiswa
KKN dapat memperkenalkan diri kepada ibu-ibu Desa Bantir

e. Ikut serta dalam kegiatan Kumpul Rutin Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak


RT
Setiap sebulan sekali selalu diadakan kegiatan rutin kumpul Ibu-ibu
maupun Bapak-bapak disetiap RT-nya. Hal ini dapat digunakan
mahasiswa KKN sebagai media interaksi dengan para warga, serta
memperkenalkan dan mendekatkan diri dengan warga sekitar.

11
BAB III
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA

Pelaksanaan program kerja KKN 2016 disesuaikan dengan kondisi yang


terjadi di masyarakat dan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sedangkan prinsip
yang kami gunakan adalah efisiensi tenaga, biaya, dan waktu yang tersedia selama
empat puluh lima hari masa KKN. Program kerja yang kami laksanakan
bertemakan POSDAYA, yang mencakup empat bidang yaitu, bidang pendidikan,
bidang ekonomi, bidang kesehatan, dan bidang lingkungan atau infrastruktur.

D. Pembentukan dan atau Penguatan Posdaya


Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) dibentuk untuk menjamin
terlaksananya kegiatan Pemberdayaan Keluarga Desa Bantir. Pembentukan
Posdaya kami lakukan sesuai dengan petunjuk teknis yang terdapat dalam buku

12
petunjuk pelaksaan KKN. Pembentukan Posdaya dilakukan dengan tahapan
sebagai berikut:
1. Penentuan Cakupan Wilayah
Cakupan wilayah yang dijadikan sebagai Posdaya kami tentukan
hanya satu dukuh yaitu dukuh Bantir.
2. Penjajakan, Pendekatan, Advokasi, Sosialisasi, Pemberdayaan
Masyarakat
Sebelum menentukan cakupan wilayah Posdaya, Tim KKN Unnes
melakukan penjajakan ke setiap wilayah, pendekatan, advokasi, dan
sosialisasi kepada masyarakat dalam setiap wilayah. Hal tersebut dilakukan
untuk menjajaki respon masyarakat terhadap pembentukan Posdaya,
terutama oleh ketua dukuh, ketua RW, atau ketua RT. Respon yang paling
banyak dan mendukung adalah masyarakat yang terdapat di RT 01
sehingga Tim KKN memutuskan untuk memilih wilayah tersebut sebagai
cakupan Posdaya.

3. Pemetaan Sasaran Kegiatan Posdaya


Penentuan sasaran kegiatan Posdaya dilakukan dengan mendata
seluruh keluarga yang berada dalam cakupan Posdaya yang bertanggung
jawab di wilayah yang bersangkutan. Pendataan dilakukan Tim KKN
UNNES dengan cara door to door atau mendatangi langsung ke setiap
rumah. Pendataan keluarga dilakukan untuk melihat jumlah, persebaran,
dan klasifikasi keluarga sesuai tahap kesejahteraan.
Sasarannya dipusatkan pada usaha bagaimana membantu keluarga
muda dengan anak balita atau anak usia sekolah tetapi miskin atau
tertinggal agar secara bertahap dan makin mandiri serta dapat
menyelesaikan masalahnya.

4. Identifikasi Potensi Wilayah Kegiatan Posdaya

13
Untuk mengidentifikasi potensi wilayah kegiatan Posdaya, Tim
KKN Unnes melakukan observasi lapangan untuk mengidentifikasi
masalah berdasarkan hasil pendataan dan menginventarisasi kelembagaan
dengan melihat status atau kondisinya serta kegiatan yang dilaksanakan,
termasuk dukungan serta sumber-sumber yang bisa dimanfaatkan.
Identifikasi masalah dan inventarisasi potensi Posdaya menyangkut
di bidang kesehatan melihat cakupan pelayanan kesehatan, dan aktivitas
Posyandu, bidang ekonomi terkait kegiatan usaha bersama dari keluarga
tidak mampu dengan kondisi lembaga yang menjadi sarana organisasi.

5. Penentuan Tujuan dan Sasaran Pembangunan dalam Setiap


Pembentukan Posdaya
Penentuan tujuan dan sasaran pembangunan dalam setiap
pembentukan Posdaya dilakukan dengan musyawarah untuk mencapai
kesepakatan bersama dengan masyarakat di wilayah sasaran Posdaya yang
dibentuk. Tujuan dan sasaran pembangunan pembentukan Posdaya yang
telah disepakati adalah sebagai berikut:

a. Pencapaian pendidikan dasar umum


b. Peningkatan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro
c. Meningkatkan Kesehatan Lansia
d. Memastikan Kelangsungan Lingkungan Hidup
e. Meningkatkan kesadaran dalam berperilaku hidup bersih dan
sehat

6. Penyusunan Program Kerja Posdaya


Penyusunan program kerja Posdaya didasarkan atas hasil observasi,
pendataan dan pemetaan sasaran yang telah dilakukan oleh Tim KKN Unnes
2016. Substansinya adalah pokok-pokok kegiatan yang secara praktis dapat
dilakukan oleh masyarakat setempat secara bertahap.

14
7. Lokakarya Mini/Musyawarah Pembentukan Posdaya
Pada tahapan selanjutnya, Tim KKN Unnes melakukan lokakarya
mini/musyawarah pembentukan Posdaya dibawah bimbingan Dosen
Pembimbing Lapangan dengan masyarakat bersama para pemukanya untuk
membuat perencanaan program kedepan serta menyepakati kegiatan,
sasaran, dan program kerja, termasuk kepengurusan yang dibentuk.

8. Legalitas Organisasi Kegiatan Posdaya yang Dibentuk


Berdasarkan musyawarah yang telah dilakukan pada tahap
sebelumnya, telah ditetapkan struktur pengurusan Posdaya baru dalam
cakupan wilayah yang telah ditentukan. Untuk menguatkan kedudukan
organisasi Posdaya tersebut maka Pendirian Organisasi Posdaya baru telah
disahkan atau dilegalkan dengan Surat Keputusan Kepala Desa Bantir.

Struktur organisasi Posdaya yang telah terbentuk adalah sebagai


berikut.

Nama Posdaya : SINDU


Alamat Posdaya : Desa Bantir RT.01/RW 01
Kecamatan Candiroto
Kabupaten Temanggung
Pelindung : Kepala Desa Bantir
Penasihat : Iswahyudi
Penanggung jawab : Sutarto
Sekretaris : Sri Rahayu Wulansari
Bendahara : Sriyono
Koordinator bidang
1. Bidang Pendidikan : Siti Khomariah, S.Pd.I
2. Bidang Ekonomi : Sularto
3. Bidang Kesehatan : Caswati

15
4. Bidang Lingkungan : Supardi
Seksi Humas : Sarjono
Pembantu Umum : Ida Widaningsih
Program Unggulan : Penerapan Teknik Hidroponik

9. Pelaksanaan Program Posdaya


Pelaksanaan program Posdaya dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:
a. Pelatihan Pengurus/ Kader
Pelatihan kepengurusan program Posdaya menyangkut pemberian
materi organisasi dan manajemen Posdaya, ruang lingkup tugas
pengelolaan, utamanya pengertian bahwa program-program Posdaya
diutamakan pada program yang bisa diikuti oleh sebanyak mungkin
anggota. Pemberian materi dilakukan oleh Tim KKN Unnes terhadap
anggota Posdaya.
Pelatihan kader ditujukan untuk menyiapkan tenaga yang akan
melaksanakan fungsi-fungsi keluarga dengan membentuk atau
memperkuat lembaga atau kelompok fungsional dengan tujuan
memperkuat fungsi-fungsi keluarga seperti:
1) Fungsi Kewirausahaan dengan mengembangkan kelompok usaha
bersama atau kelompok, misalnya dimulai dengan usaha simpan
pinjam dalam kelompok, pelatihan keterampilahan usaha mikro
dengan memanfaatkan hasil potensi desa.
2) Fungsi Pendidikan dengan mengembangkan Kegiatan Belajar
Masyarakat (KBM), Pemberantasan Buta Aksara, Bina Keluarga
Balita dan Bina Keluarga Remaja.
3) Fungsi Kesehatan dengan mengembangkan Posyandu, dan
Poslansia.
4) Fungsi Lingkungan dengan mengembangkan Balai Latihan Kerja
dengan program dan kegiatan pengolahan sampah menjadi pupuk
organik atau menjadi barang yang memiliki nilai jual.
b. Pelaksanaan kegiatan Posdaya

16
Pada tahap pelaksaan kegiatan Posdaya, Tim KKN memberikan
dorongan kepada pengurus Posdaya untuk melaksanakan rencana
kegiatan/program Posdaya yang mencakup empat bidang dan dimulai
sesuai prioritas dengan melibatkan sebanyak mungkin partisipasi
masyarakat dan menjagkau sasaran prioritas untuk memberdayakan
keluarga.
10. Pengembangan Program Posdaya secara Bertahap
Untuk memperkuat fungsi-fungsi keluarga secara paripurna,
maka dalam melaksanakan program dengan memperkuat lembaga yang
yang ada, maka Tim Mahasiswa bersama masyarakat tidak perlu
sekaligus membentuk dan membina semua lembaga, tetapi dapat
dimulai yang paling mudah dan memilih yang paling diperlukan
masyarakat, selanjutnya Posdaya dikembangkan secara bertahap.

17
E. Bidang Garapan Posdaya
1. Bidang Pendidikan
Tabel 2.1. Rencana Program Kerja Bidang Pendidikan
WAKTU
N PENANGGUN SASARAN RENCANA DANA
PROGRAM KERJA LOKASI PELAKSANAAN
O G JAWAB
1 2 3 4 5 6 ASAL DANA JUMLAH
PENDIDIKAN
Bimbingan Belajar Anak
1 ATTIKA RW1/RW2/RW 3/RW4 Siswa-siswi SD/MI Swadaya KKN Rp27.000,00
Ceria"
Anak-anak desa Bantir
2 TPQ RIZKI Aula TPQ Swadaya KKN Rp85.000,00
dan sekitar
Lomba Mewarnai, Adzan, Murid TPQ Kyai Rp100.000,0
3 MUHAZ Aula TPQ Swadaya KKN
Hafalan Surat Ageng Makukuhan 0
4 Pelatihan IT (Guru & Balai desa -Perangkat Desa Swadaya KKN Rp75.000,00
Perangkat Desa) RONAL Swadaya Rp125.000,0
Dan Ruang Kelas MI - Guru-guru MI
Sekolah 0
Siswa-siswi SD N
5 Ekstrakulikuler ANISA SD N BANTIR Rp0,00
Bantir

2. Bidang Ekonomi
Tabel 2.2. Rencana Program Kerja Bidang Ekonomi
WAKTU
PENANGGUNG SASARAN RENCANA DANA
NO PROGRAM KERJA LOKASI PELAKSANAAN
JAWAB
1 2 3 4 5 6 ASAL DANA JUMLAH
EKONOMI
Kelompok Kerupuk Swadaya
1 Sosialisasi strategi pemasaran ANTUN RW 1 Rp200.000,00
Sidomaju Warga
Pelatihan Ketrampilan Kelompok Wanita Tani
2 RINA Swadaya KKN Rp100.000,00
Memasak Desa Bantir
3 Pelatihan Ketrampilan Mahar RINA RW 3 PKK Desa Bantir Swadaya KKN Rp115.500,00
Swadaya
Sosialisasi tentang Perijinan Kelompok Kerupuk Rp68.000,00
4 MUHAZ RW 1 Warga
Makanan dan BPOM Sidomaju
Swadaya KKN Rp200.000,00
Aula Kecamatan
5 Pelatihan Akuntansi Desa MUHAZ Perangkat Desa Swadaya KKN Rp120.000,00
Candiroto

3. Bindang Kesehatan
Tabel 2.3. Rencana Program Kerja Bidang Kesehatan
WAKTU
PENANGGUNG SASARAN RENCANA DANA
NO PROGRAM KERJA LOKASI PELAKSANAAN
JAWAB
1 2 3 4 5 6 ASAL DANA JUMLAH
Penyuluhan Perilaku SD Negeri
1
Hidup Bersih dan Sehat Bantir
ATTIKA Siswa SD dan MI Swadaya KKN Rp37.000,00
(Cuci Tangan & Gosok
MI Ma'arif
Gigi)
SD Negeri
Tanaman Obat Swadaya KKN Rp220.000,00
2 RONAL Bantir Siswa SD dan MI
Keluarga
MI Ma'arif Swadaya Siswa Rp150.000,00
Lapangan RW Ibu-ibu warga
3 Senam Sehat (aerobik) ANNISA
I,II,III,IV Kelurahan Bantir
Balita & Batita Desa
4 Posyandu ATTIKA Balai desa Swadaya Warga Rp200.000,00
Bantir
Balai desa RW
5 Poslansia ALFINA 2 dan PUSTU Lansia Desa Bantir Swadaya Warga Rp80.000,00
RW 3
Sosialisasi tentang
Ibu-ibu warga
6 penyakit menular dan ALFINA RW 4
Kelurahan Bantir
kronis Swadaya KKN Rp50.000,00
Sosialisasi tentang Ibu-ibu warga
7 RIZKI RW 1
Sanitasi Kelurahan Bantir
masing
Ibu-ibu warga
8 Sosialisasi tentang Gizi ANTUN RW 3 Swadaya Warga masing
Kelurahan Bantir
Rp120.000,00
Sosialisasi tentang Ibu-ibu warga
9 ALFINA RW 2
Program KB Kelurahan Bantir

4. Bidang Infastruktur dan Lingkungan Hidup


Tabel 2.4. Rencana Program Kerja Bidang Infastruktur dan Lingkungan Hidup
WAKTU
SASARAN RENCANA DANA
PENANGGUNG PELAKSANAAN
NO PROGRAM KERJA LOKASI
JAWAB ASAL
1 2 3 4 5 6 JUMLAH
DANA
LINGKUNGAN
1 Sosialisasi sampah ANTUN RW1/RW2/RW 3/RW4 Ibu-ibu Desa
-Penyuluhan kesadaran sampah Bantir dan
DPU Rp400.000,00
-Pemilahan sampah (organik dan Perwakilan
anorganik)* Desa
BPTH Rp150.000,00
Warga Desa
2 Penanaman Pohon ANNISA Lahan Kosong Desa Bantir Swadaya
Bantir Rp32.000,00
KKN
Kelompok Swadaya
3 Penerapan Teknik Hidroponik RONAL Kolam Ikan Warga Rp240.000,00
Tani KKN
Kelompok Swadaya
4 Rp36.000,00
Pembuatan Pupuk Organik RINA Posko RW 1 Tani KKN
Gotong Royong Perbaikan Jalan Warga Desa Swadaya
RIZKI RW 1/ RW 2/ RW 3/ RW 4 Rp150.000,00
5 Paving Bantir Warga
C. Program Konservasi

Program konservasi merupakan salah satu program wajib yang harus


dilakukan dan dilaksanan oleh Mahasiswa KKN UNNES. Program konservasi ini
berupa penanaman bibit pohon berumur panjang seperti bibit pohon kayu atau
buah.

Bibit tanaman yang ditanam di Desa Bantir, Kecamatan Candiroto adalah


bibit pohon kayu yaitu Pohon sengon sebanyak 100 bibit yang diperoleh dari Balai
Pembibitan Tanman Hutan(BPTH) Proinsi Jawa Tengah. Penanaman pohon
diikuti oleh perwakilan setiap RW di Desa Bantir. Penanaman pohon ini
dilaksanakan pada Jumat, 7 Oktober 2016 pukul 10.00 WIB di Desa Bantir.
Penyerahan pohon diterima langsung oleh Bapak Surono selaku kepala Desa
Bantir. Pohon ini ditanam dibeberapa lahan kosong area makam, jalan menuju
ladang/sawah dan lahan warga (Bengkok Lurah, lahan pribadi). Diharapkan
adanya program penanaman pohon ini dapat menjadikan kawasan Desa Bantir
menjadi hijau dan asri.

Tabel 2.5. Data Penanaman Pohon


Jumlah Lokasi Estimasi
Jenis pohon Sumber pohon
pohon penanaman dana (Rp)

Pohon Wilayah desa Balai Pembibitan


100 200.000
Sengon Bantir Tanaman Hutan

BAB IV
PEMBAHASAN

21
Kuliah Kerja Nyata merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada
masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa dari suatu tingkat studi tertentu
dengan bimbingan perguruan tinggi dan pemerintah daerah dimana mahasiswa
ditempatkan agar mahasiswa memperoleh pengalaman kerja di daerah pedesaan
dalam jangka waktu tertentu.
Kuliah Kerja Nyata merupakan kegiatan yang berhubungan dengan
berbagai disiplin ilmu, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan
indisipliner dan lintas sektoral. Berdasarkan pengertian tersebut di atas, kami
membagi program kerja menjadi dua kategori, yaitu program fisik dan nonfisik.
Kategori ini dibagi menjadi beberapa bidang atau jenis kegiatan seperti yang telah
tersebut dalam rencana program kerja KKN.
Untuk menetapkan program, kami selalu berpedoman pada apa yang telah
dilakukan dan ditetapkan oleh Universitas Negeri Semarang disamping
berpedoman pada kebutuhan masyarakat. Prinsip yang digunakan adalah efisiensi
dana, tenaga dan waktu selama 45 hari.
Sedangkan untuk kriteria keberhasilan KKN di Bantir, kami menggunakan
batasan-batasan mengenai: relevansi kegiatan, akseptabilitas, adanya pertisipasi
anggota masyarakat, aspek kegunaan, dampak jangka panjang, adanya tindak
lanjut, serta siapa yang akan melanjutkan program yang telah dilaksanakan setelah
mahasiswa KKN meninggalkan Desa.
Untuk itu, dibawah ini akan dijelaskan hal-hal yang menunjukkan
keberhasilan pelaksanaan program seperti yang telah dijelaskan pada bab
sebelumnya, yang masing-masing akan diuraikan dalam bidang-bidang kegiatan.

1. Bidang Pendidikan

22
Adapun program kerja tim KKN di bidang pendidikan ada 7 (tujuh), yaitu
Pendampingan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendampingan Pendidikan
Taman Kanak-kanak (TK) Mardi Putra Bantir, Bimbingan Belajar, Bimbingan
Belajar Bahasa Inggris, Pelatihan Komputer, Ekstrakurikuler Olahraga dan lomba
mewarnai. Sasaran dari program kerja ini adalah anak-anak di Desa Bantir
terkhusus untuk anak-anak PAUD dan TK setempat, anak-anak SD Negeri Bantir
sedangkan untuk kegiatan Pelatihan Komputer sasarannya terkhusus pada
perangkat Desa Bantir.

Tabel 3.1. Pelaksanaan Program Kerja Bindang Pendidikan

No Program Kerja Pelaksanaan

1 Bimbingan Belajar Pelaksanaan program Bimbingan belajar ini


Anak Ceria memfokuskan pada kegiatan pemberian
bimbingan belajar pada siswa SD, MTS yang
berdomisili di Desa Bantir. Bimbingan belajar
ditujukan untuk membantu para siswa agar dapat
lebih memahami materi pelajaran dan membantu
mereka mengatasi masalah dalam mengerjakan
PR. Siswa dibagi menurut kelas masing-masing
dan menentukan pelajaran apa yang akan
dipelajari lalu salah seorang dari mahasiswa
KKN membimbing para siswa sesuai dengan
bidang yang dikuasainya. Bimbel dilaksanakan
setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat
Pukul 13.00-14.00. Diharapkan kebiasaan
belajar setalh pulang sekolah dapat diterapkan
oleh anak-anak, agar apa yang dipelajari
disekolah tidak dilupakan begitu saja, namun
dapat dipelajari dirumah.
2 Pelatihan IT (Guru MI Pelatihan dasar komputer untuk perangkat desa
dan Perangkat Desa) dan guru-guru MI sangat dibutuhkan karena

23
sebagian besar pekerjaan mereka menggunakan
komputer untuk penyelesaian tugas-tugas
mereka. Progam ini berlangsung saat mahasiswa
KKN melaksankan piket di Balai Desa sesuai
jadwal yang telah ditentukan yaitu setiap hari
Sabtu pukul 09.00-11.00 WIB.
Sedangkan untuk pelatihan IT untuk tenaga
pengajar MI Maarif Bantir dilaksanakan 2
minggu sekali setiap hari Senin pukul 11.00-
13.00 . Adanya pelatihan ini dapat menambah
kemampuan perangkat desa dan guru-guru MI
Maarif tetang pengoprasian komputer. Setalah
kegitan ini selesai , perangkat/guru-guru lebih
mudah dan mandiri untuk menyelesaikan tugas-
tugas serta dapat mengembangkan kemampuan
mereka dengan pelatihan dasar yang telah
diberikan
3 Mengajar di PPTQ Belajar sambil bermain dengan murid-murid
Kyai Ageng TPQ sebagai selingan untuk meningkatkan
Makukuhan kreatifitas dan menghilangkan kejenuhan murid-
murid. Program ini dilaksanakan di Masjid Jami
Baitun Naim yang diikuti murid-murid TPQ
yang dilaksakan pada hari Sabtu dan Selasa
dimulai jam 16.00- 17.00 WIB. Dalam program
ini mencakup kegiatan bermain sambil belajar
serta kegiatan takbir keliling saat peringatan hari
Idul Adha. Setelah program dari mahasiswa kkn
usai, pembelajaran dilanjutkan oleh para ustad
dan ustadzah PPTQ Kyai Ageng Makukuhan.

24
4 Memperingati 1 Dalam rangka menyabut tahun baru islam 1438
Muharam H. Untuk menyemarakan bulan tersebut, tim
KKN berkerjasama dengan para pengurus PPTQ
Kyai Ageng Makukuhan untuk mengadakan
lomba lomba memperingati 1 Muharram
seperti lomba adzan, hafalan surat-surat pendek,
mewarnai yang diukuti oleh seluruh murid-
murid PPTQ. Kegiatan ini dilaksanakan pada
tanggal 11 Oktober 2016 pukul 14.00 WIB di
Aula PPTQ Kyai Ageng Makukuhan.

5 Ekstrakulikuler Kegiatan dijam belajar siswa biasya diisi dengan


kegitan yang dapt menambah kemampuan siswa.
Dalam hal ini ekstrakulikuler yang dilaksakan
adalah ekstrakulikuler bahasa asisng (Bahasa
Inggris) dan bidang olahraga seperti voly, sepak
takraw, bulu tangkis, sepak bola. Antusias siswa-
siswi pun begitu besar. Kegiatan ini dilaksanakn
setiap hari Rabu pukul 13.00 untuk
ekstrakulikuler bahasa asing, sedangkan
ekstrakulikuler olahraga dilaksanakn pada hari
Sabtu pukul 11.00 WIB di lapangan Desa Bantir.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi SD kelas
4,5,6.

2. Bidang Ekonomi
Bedasarkan potensi hasil tani yang ada di Desa Bantir dan sekitarnya,
mahasiswa KKN mencetuskan sebuah ide agar hasil tani tersebut menghasil nilai
jual yang menimbulkan dampak positif bagi seluruh warga Desa Bantir dan

25
sekitarnya. Selain hasil tani, ada beberapa progam yang mahasiswa KKN di Desa
Bantir ini yang dapat mendukung keberlanjutan usaha.
Tabel 3.2. Pelaksanaan Program Kerja Bidang Ekonomi
No Program Kerja Pelaksanaan

1 Pengolahan Singkong Hari : Sabtu


(Pembuatan Nuget Tanggal :15 Oktober 2016
Singkong) Waktu : 14.00 WIB
Tempat : Rumah Warga
(Bu Ning)
Desa bantir merupakan salah satu penghasil
pertanian. Oleh karena itu kami memanfaatkan
beberapa sumber daya alam yang ada di Desa
Bantir salah satunya hasil perkebunannya
yaitu singkong. Pada kegiatan ini kami
memberikan pengetahuan untuk pengolahan
bahan makanan dari singkong yang diolah
menjadi nuget singkong kami pun
memberikan peatihan dalam pengemasan dan
pelabelannya. Sasaran dari kegiatan ini adalah
ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok
Wanita Tani (KWT) Dewi Sri Desa Bantir.
Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat
dilanjutkan oleh ibu-ibu KWT untuk
diproduksi.

2 Kursus Latihan Hari : Sabtu


Ketrampilan Tanggal :10 Oktober 2016
(Ketrampilan Mahar) Waktu : 15.00 WIB

26
Tempat : Rumah Warga
(Bu Ning)
Pelatihan ini dilakukan untuk menambah
pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu.
Pelatihan ketrampilan yang kami ajarkan
mengenai pelatihan mahar yang disasarkan
pada ibu-ibu PKK Desa Bantir dengan tujuan
ibu-ibu PKK yang bekerja menjadi ibu rumah
tangga mempunyai ketrampilan lebih untuk
memanfaatkan waktu luangnya.

3 Sosialisasi Strategi Hari : Jumat


Pemasaran Tanggal :7 Oktober 2016
Waktu : 16.00 WIB
Tempat : Rumah Warga
(Bu Wasih)
Pemasaran sangat penting dalam suatu usaha,
karena pemasaran merupakan salah satu ujung
tombak dalam berbisnis. Di Desa Bantir
terdapat home industri pembuatan kerupuk
Bantir yang berbahan baku ikan. Sedangkan
pemasarannya masih dalam kawasan lokal
sekitar Temanggung. Oleh karena itu kami
memberikan sosialisasi tentang strategi
pemasaran kepada para pembuat kerupuk
Bantir yang tergabung dalam Kelompok
Kerupuk Sido Maju. Diharapkan adanya
sosialisasi ini para pembuat dapat menerapkan
strategi yang tepat dalm memasarkan
produknya baik di kawasan Temanggung
ataupun sampai keluar kota.

27
4 Pelatihan Akuntansi Kelengkapan berkas khusunya dalam hal
pelaporan keuangan desa sedikit tertinggal,
karena kelurahan masih menggunakna sistem
yang terdulu sedangkan saat ini telah ada
sistem akuntansi yang baru.
Pelatihan ini dilaksanakna pada tanggal 10
Oktober 2016 dilakukan secara serentak di
Aula Kecamatan Candiroto yang diikuti oleh
14 Desa dan diwakili Bagian Keuangan dan
Sekretaris pada tiap Desa. Diharapkan dari
pelatihan ini perangkat desa yang mewakili
khusunya bagian keuangan dapat
menerapkannya dalam pelaporan keuangan
desa.

5 Sosialisasi tentang Hari : Jumat


perijinan makanan dan Tanggal :7 Oktober 2016
BPOM Waktu : 16.00 WIB
Tempat : Rumah Warga
(Bu Wasih)
Dalam suatu usaha khusunnya makanan,
sebelum dipasarkan secara umum perlu
adanya perijinan makanan dan BPOM agar
membuat konsumen yakin dengan produk
makanan tersebut. Pelatihan ini disasarkan
pada Kelompok Usaha Kerupuk Sido Maju,
sosialisasi ini dilakukan unutk memberikan
pengetahuan tentang pentingnya dan tahap-

28
tahap dalam perijinan makanan dan BPOM
pada produk makanan.

3. Bidang Kesehatan
Pengembangan kependudukan secara nasional diarahkan pada kuantitas
penduduk, pengembangan kualitas penduduk serta pengarahan mobilitas penduduk
sebagai sumber daya manusia. Agar semuanya berjalan dengan baik, maka faktor
kesehatan sangatlah penting. Program kerja yang dilaksanakan selama KKN ini
terkait bidang kesehatan meliputi penyuluhan hidup bersih dan sehat, pentingnya
membuang sampah, pengelolaan sampah, POSYANDU dan PONLANSIA serta
senam aerobik yang teruntuk warga Desa Bantir khususnya pada Ibu- ibu.

Tabel 3.3. Pelaksanaan Program Kerja Bidang Kesehatan


No Program Kerja Pelaksanaan
1 Sosialisasi Perilaku Hidup Penyuluhan ini dilakukan agar tumbuh kesadaran
Bersih dan Sehat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat
untuk diri sendiri, keluarga dan lingkungan.
Dalam kegiatan ini selain penyampaian dengan
teori beserta praktek seperti cuci tangan yang
benar dan gosok gigi yang benar. Penyuluhan ini
disasarkan pada anak-anak SD N Bantir dan MI
Maarif antusias kian besar dari para siswa.
Kegiatan ini dilaksakan pada Sabtu,17
September 2016 di MI Maarif dan hari Senin,
26 September 2016 di SD N Bantir pukul 09.00
saat jam istirahat sampai selesai. Diharapkan
para siswa dapat menerapkan PHBS ini dirumah
ataupun ditempat umum dan menumbuhkan

29
kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih
dan sehat.

2 Kebun Sehat (Tanaman Kebun sehat terdiri dari tanaman-tanamn yang


Obat Keluarga) dimafaatkan oleh warga sekitar sebagai obat atau
bumbu masakn. Kegiatan ini ditujukan pada
siswa-siswi SD N Bantir dan MI Maarif untuk
memahami manfaat dari tanman sekitar, sehingga
mereka tidak hanya sekedar menanam tanaman
nmaun karena mereka tahu manfaat dari tanamna
tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari
Senin, 19 September 2016 di jam istirahat
sehingga tidak mengganggu kegiatan kegiatan
belajar mengajar MI Maarif dan pada hari
Senin, 26 September 2016 melaksankan kegiatan
ini di SD N Bantir pada jam istirahat. Perawatan
tanaman dilakukan oleh siswa dan siswi dengan
bimbingan guru-guru.
Setelah kegiatan ini, siswa dan siswi dapat
mengembangkan kebun sehat di lingkungan
sekolah denga bimbingan guru-guru. Selai itu,
siswa-siswi dapat menerapkan kebut sehat di
lingkungan rumah mereka untuk dimanfaatkan
dalam kehidupan sehari-hari. Program ini
diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan
media belajar bagi siswa dan siswi tentang
tanaman yang memiliki manfaat sebagai obat.
3 Senam Aerobik Kegiatan senam sehat ini dikhususkan untuk
masyarakat sekitar Bantir khususnya pada ibu-
ibu, antusias masyarakatpun begitu besar
sehingga dalam pelaksanaannya berjalan lancar.

30
Adapun jadwal senam setiap Sabtu pukul 16.00-
17.00 dilakukan 2 kali senam. Sedangkan untuk
tempat akan dilakukan disetiap RW secara
bergilir. Diakhir minggu dilaksanakan senam
massal yang diikuti oleh seluruh warga ibu-ibu
desa Bantir yang dilaksankan di Balai Desa
Bantir. Kegiatan senam ini dilajutkan oleh para
ibu-ibu dan digerakkan oleh para penggerak PKK
Desa Bantir. Diharapkan adanya kegiatan ini
dapat menyehatkan badan bagi yang mengikuti
kegiatan ini.

4 Posyandu Kegiatan ini dilaksanakan untuk memantau


perkembangan balita dan batita setiap bulan.
Diharapkan adanya posyandu ini dapat mencegah
terjadinya penyakit pada anak seperti flu,batuk,
pilek sampai gizi buruk. Kegiatan ini
dilaksanakan pada tanggal tertentu sesuai jadwal
per-RW dan diikutioleh para ibu-ibu yang
memiliki balita dan batita umur 0-5 tahun.
Program posyandu bekerjasama dengan kader
posyandu khusunya kader BKB dan bidan desa.

5 Poslansia Kegiatan ini dilaksanakan untuk memantau


kesehatan para lansia setiap bulan. Diharapkan
adanya poslansia ini dapat mencegah terjadinya
penyakit pada lansia karena pengaruh umur.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal tertentu
sesuai jadwal per-RW dan diikuti oleh para lansia
mulai dari umur 30 tahun ke atas. Dalam kegiatan

31
ini kami bekerja sama dengan kader BKL dan
bidan desa. Kegiatan poslansia ini dilaksakan di
PUSTU Desa Bantir dan Balai Desa Bantir
dimulai pukul 14.00 WIB.
6 Sosialisasi tentang Kesehatan merupakan hal yang sangat penting
Penyakit Menular dan dibutuhkan bagi tubuh manusia. Kurangnya
Kronis pengetahuan seorang individu di bidang
kesehatan tidak dapat melakukan tindakan
pencegahan atau penyembuhan saat mengalami
suatu penyakit dan tidak dapat menggolongkan
bahwa penyakit tersebut menular atau berbahaya.
Oleh karena itu diperlukan adanya sosialisasi
tentang penyakit yang umumnya terjadi
dimasyarakat tetapi dapat berdampak buruk yang
dapat menularkan virus kepada orang-orang
sekitarnya. Kegiatan ini disasrkan kepada ibu-ibu
di posyandu dan ibu-ibu PKK Desa Bantir ,
dengan adanya kegiatan ini diharapkan warga
dapat mengetahui sedini mungkin penyakit yang
muncul dan penaggulanganya sehingga dapat
diterapkan didalam keluarga atau lingkungan
sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari
Senin, 10 Oktober 2016 di rumah warga (Bapak
Santoso).

7 Sosialisasi tentang gizi Kesehatan manusia berbanding lurus dengan


terpenuhinya gizi. Pemenuhan gizi baiknya
dilakukan sejak dini, oleh karena itu kegiatan ini
ditujukan pada ibu-ibu posyandu agar tepat
dalam pemenuhan gizi untuk anak-anak dan

32
keluarganya. Sosialisasi ini dilaksanakan setelah
kegiatan posyandu selesai. Kegiatan ini
dilaksakan di Balai Desa pukul 11.00 WIB pada
hari Rabu, 12 Oktober 2016.
8 Sosialisasi tentang Sosialisasi ini bertujuan untuk mewujudkan
Sanitasi perilaku masyarakat yang higinis dan saniter
secara mandiri dapat meningkatkan kesehatan
masyarakat. Di Desa Bantir masih banyak
keluarga yang telah memiliki jamban namun
masih di buang di sungai. Penyuluhan ini
disasarkan pada ibu-ibu Desa Bantir dan
dilaksanakan saat kegiatan yasinan tiap minggu
pada hari Rabu,5 Oktober 2016 pukul 18.30 yang
bertempat dirumah warga.
9 Sosialisasi tentang Sesuai dengan program pemerintah dua anak
Program KB cukup. Kegiatan ini dilakukan guna
memeberikan pengetahuan tentang pentingnya
program KB dan pengunaan alat kontrasepsi yang
tepat bagi ibu-ibu rumah tangga. Sasaran ini
ditujukan kepada para ibu-ibu dan kegiatan ini
dilakukanan dengan mengumpulkan para ibu-ibu
tiap RT. Kegiatan ini dilakukan dengan konsep
sarasehan dan diskusi bersama dengan par aibu-
ibu. Dilaksanakan pada hari Senin, 26 September
2016 di rumah warga.

4. Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Hidup

Program-program yang kami laksanakan pada bidang infrastruktur dan


lingkungan kami buat berdasarkan dari hasil identifikasi masalah yang ada di Desa
Bantir. Identifikasi masalah kami lakukan dengan cara observasi dan wawancara
dengan pihak terkait yaitu perangkat desa dan masyarakat Desa Bantir. Hasil dari
identifikasi masalah yaitu kurangnya sarana, prasarana, dan infrastruktur yang

33
mendukung bagi masyarakat, serta kurangnya kepedulian masyarakat terhadap
lingkungan. Dengan adanya permasalahan tersebut tim KKN membuat program-
program pada bidang infrastruktur berupa pembagian bibit tanaman kayu yaitu
bibit pohon Sengon dan menigkuti program gotong royong yang sudah ada
sebelumnya serta penrapan teknik hidroponik dan gerakan peduli sampah
(pemilahan organik dan anornik).

Tabel 3.2. Pelaksanaan Program Kerja Bidang Infrastruktur dan Lingkungan


Hidup

No Progam Kerja Pelaksanaan


1 Penanaman Pohon Pelesatian lingkungan dan kesadaran
menjaga lingkungan sangatlah
dibutuhkan untuk keberlangsungan
hidup anak cucu kelak. Oleh karena itu
progam ini dilaksanakan sebagai upaya
untuk melastarikan lingkungan. Kegiatan
ini dilakasanakan pada hari Jumat, 7
Oktober 2016 pukul 10.00 WIB dengan
penanaman bibit pohon kayu yaitu Pohon
sengon sebanyak 100 bibit yang
diperoleh dari Balai Pembibitan Tanman
Hutan(BPTH) Proinsi Jawa Tengah.
Penanaman pohon diikuti oleh
perwakilan setiap RW di Desa Bantir.
Penanaman pohon dibeberapa lahan
kosong area makam, jalan menuju
ladang/sawah dan lahan warga (Bengkok
Lurah, lahan pribadi).
2 Gerakan Peduli Sampah Kesadaran akan bahaya membuangan
sampah sembarang masih kurang,
kebanyakan dari warga sekitar membung
sampah dibuang di aliran sungai yang
melewati desa Bantir, hal tersebut dapat
merugikan penduudk yang berada di
aliran sugai paling ujung karena dapat
terjadi penumpukan sampah. Oleh
karena itu, perlu ilaksanakan sosialisai
ini dan menjadi PR bagi mahasiswa KKN
agar mengubah mindset masyarakat

34
tersebut. Sosialisasi kami masuk ke
pengajian beberapa RT di Bantir.
Sebelumya kami telah bekerja sama
dengan DPU Kab.Temanggung untuk
mngadakan sosialisasi tentang pemilahan
dan pengelolaaan sampah dengan
mengirimkan perwakilan desa untuk
melihat langsung pengelolaaan sampah.
Diharapkan kesadaran warga akan
pentingnya membuang sampah pada
tempatnya dimulai dari diri sendiri dan
keluarga sehingga akan menjadi terbiasa.

3 Gotong Royong Kerja bakti atau sering disebut gotong


royong merupakan kegiatan yang
dilakukan secara bersama-sama dalam
suatu kelompok di wilayah tertentu
misalnya yang dilakukan oleh warga
Desa Bantir. Jalan yang rusak sering
menyebabkan kecelakaan sehingga dapat
membahayakan keselamatan warga. Hal
tersebut membuat tim mahasiswa KKN
dan warga Desa Bantir berinisiatif untuk
melakukan pembangunan jalan paving
di sepanjang jalan desa setempat. Untuk
pendanaan pembangunan ini telah
dialokasikan oleh desa. Serta
pembangunan jalan dilakukan
bergotong-royong secara bergilir tiap RT
setiap minggunya. Kegiatan ini dimulai
pada hari Rabu, 5 Oktober 2016 pukul
08.00 WIB.
4 Penerapan Teknik Banyak warga Bantir yang memiliki
Hidroponik kolam ikan , oleh karena itu mahasiswa
KKN berinsiatif untuk mengembangkan
manfaat kolam tersebut melalui
penerapan teknik hidroponik. Teknik ini
belum dikenal kuas di Desa Bantir
walaupun ada warga yang pernah melihat

35
teknik tersebut. kegiatan ini dilakukan
pada hari Minggun, 18 September 2016.
Anggota kelompok tani terlihat antusias
ketika pertama kali teknik ini
dipresentasikan di rapat kelompok tani
Bina Tani. Teknik hidroponik
diterapkan pada kolam ikan yang
dimiliki oleh slah satu anggota kelompok
tani Bina Tani Desa Bantir, bahkan
warga tersebut berinisiatif untuk
menambahkan pupuk cair seperti
umumnya petani menanam satur
diladang. Penerapan hodroponik pada
kolam warga diharapkan menjadi inovasi
bagi warga yang memiliki kolam ikan.

BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
F. Simpulan
Dari hasil observasi dan pelaksanaan program kerja KKN di Desa Bantir
Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung yang dilaksanakan selama 45 hari
dimulai pada tanggal 5 September sampai dengan tanggal 19 Oktober 2016 , maka
kami dapat menarik simpulan sebagai berikut :
1. Keberhasilan suatu program kerja KKN ditunjang oleh beberapa faktor,
antara lain :
a. Program yang disusun sesuai dengan situasi dan kondisi daerah setempat.
b. Perencanaan program yang disiapkan dengan matang.
c. Kedisiplinan kerja dan kerja sama yang baik antara mahasiswa dengan
karakteristik masyarat setempat.
d. Evaluasi secara periodik dengan pihak yang berwenang (pamong Desa,
Dosen Pembimbing Lapangan dan masyarakat).
2. Pelaksanaan program kerja di bidang fisik maupun non fisik di Desa Bantir
secara keseluruhan berjalan lancar. Masyarakat dapat mengambil
manfaatnya, serta dapat mengatasi hambatan-hambatan yang ada karena
adanya partisipasi masyarakat, perangkat Desa dan pemuka masyarakat.

36
Hasil yang dapat ditinjau langsung adalah sikap, mental dan kesadaran
masyarakat untuk memberdayakan diri mereka.
3. Dengan adanya Kegiatan KKN, maka ada beberapa manfaat yang didapat,
yaitu :
a. Bagi Mahasiswa, mendapatkan pengalaman baik fisik maupun mental,
dapat menambah, membantu, berpartisipasi pada masyarakat Desa dalam
hal menemukan dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi oleh
Desa.
b. Bagi Masyarakat Desa, memperoleh bantuan tenaga dan pemikiran serta
motivasi untuk melaksanakan pembangunan Desa.
c. Bagi institusi,memperoleh umpan balik dari hasil integrasi antara
mahasiswa dan masyarakat.

G. Saran
Dari hasil laporan yang telah kami susun, maka sebagai pertimbangan kami
mengajukan beberapa saran yaitu:
1. Bagi Tim Satgas KKN UNNES
Tim Satgas KKN UNNES pada umumnya telah melaksanakan tugasnya
dengan baik, namun ada beberapa saran yang ingin kami sampaikan
sehubungan dengan kegiatan KKN UNNES LOKASI TAHAP I
a. Materi pembekalan sedapat mungkin bersifat detail untuk setiap lokasi
KKN, terutama mengenai keadaan Desa lokasi KKN secara spesifik.
b. Bimbingan dan monitoring mahasiswa hendaknya dilakukan intensif
untuk lebih meningkatkan motivasi mahasiswa selama KKN.
c. Tidak menyampaikan program POSDAYA secara mendetail dan
terperinci.
2. Bagi Masyarakat
a. Masyarakat hendaknya mengerti bahwa kegiatan KKN bukan hanya
untuk kepentingan mahasiswa saja tetapi kepentingan masyarakat Desa
setempat, dimana mahasiswa hanya sebagai motivator yang membantu
memecahkan masalah.

37
b. Hendaknya masyarakat mengetahui dan mengerti maksud dan tujuan
KKN.
3. Bagi mahasiswa peserta KKN
a. Menggunakan waktu pembekalan sebaik mungkin.
b. Mempergunakan waktu orientasi dan observasi untuk menidentifikasi
masalah-masalah yang timbul di masyarakat, dan mendekatkan diri
dengan masyarakat agar partisipasi masyarakat dalam tiap kegiatan
cukup tinggi.
c. Dalam penyusunan program hendaknya disesuaiakan dengan situasi dan
kondisi Desa, pertimbangan dana, tenaga dan waktu yang tersedia.
d. Lebih meningkatkan disiplin diri dalam kegiatan KKN.
e. Menjalin kerjasama yang baik antar mahasiswa KKN merupakan faktor
yang penting untuk menunjang keberhasilan program KKN.

38
L
A
M
P
I
39
R
A
N
Lampiran 1

Biodata Mahasiswa KKN


Desa Bantir Kecamatan Candiroto
Kabupaten Temanggung

Kegiataatan ini dilaksanakan oleh 8 orang mahasiswa yang terdiri dari:

40
1. Nama : Anisa Nurur Rachmatika
NIM : 2311413015
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat Tanggal Magelang, 22 Juli 1995
Lahir
Fakultas : Bahasa dan Seni (FBS)
Jurusan Bahasa dan Satra Asing
Alamat Semarang : Kos Putri Sani, gang Bima
Jalan Margasatwa , Sekaran, Gunung Pati
Alamat Asal : Nepak Bulurejo RT01 RW01, Kel. Bulurejo,
Kec. Mertoyudan, Kota Magelang 56172.
No. Handphone : 085643638282

2. Nama : Ronal Yokin Saputra


NIM : 4411413030
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat Tanggal Sragen, 4 Januari 1995
Lahir

41
Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
(FMIPA)
Jurusan : Biologi
Alamat Semarang :
Gang Kanthil I No. 3 RT. 04/RW. IV,
Banaran, Gunungpati, Kota Semarang
Alamat Asal : Kalongbali RT. 03/RW. II, Kalijambe, Sragen

No. Handphone : 08121510773

42
3. Nama : Attika Purbosari

NIM : 4411413041
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat Tanggal Pati, 24 Agustus 1995
Lahir
Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
(FMIPA)
Jurusan : Biologi
Alamat Semarang : Gg. Rambutan No, 52 Jln. Taman siswa
Sekaran, Gunungpati
Alamat Asal : Ds. Pucakwangi Rt 1 Rw 1 Kec. Pucakwangi
Kab. Pati 59283
No. Handphone : 087746592926

43
4. Nama : Alfina Dewi Nugrahany
NIM : 6411413180
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat Tanggal Pati, 3 Juli 1995
Lahir
Fakultas : Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)
Jurusan : Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM)
Alamat Semarang : Gang Nangka No. 42 RT 02 RW 02 Kel.
Sekaran, Kec. Gunungpati, Semarang 50229
(Kos Al-Baits 3)
Alamat Asal : Jl. Dr. Susanto RT 01 RW 02 Kel. Parenggan,
Kec. Pati, Kab. Pati 59119
No. Handphone : 085641107332
:

44
5. Nama : Rizki Novela Hanydar
NIM : 7111413094
Jenis Kelamin : Lki-laki
Tempat Tanggal Tangerang, 5 November 1995
Lahir
Fakultas : Ekonomi
Jurusan : Ekonomi Pembangunan
Alamat Semarang : Kos Sarwo langgeng
Jln. Margasatwa Gg. Tamansiswa
Alamat Asal : Villa Tomang Baru 1 Jln. Galunggung Raya
Blok G4 No. 30A Rt 02 Rw 15 Tangerang
No. Handphone : 083890357335

45
6. Nama : Muhazimah
NIM : 7211413195
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat Tanggal Sragen, 18 November 1995
Lahir
Fakultas : Ekonomi
Jurusan : Akuntansi
Alamat Semarang : Kos Mahardika
Jl. Sekaran No. 01 RT 02/RW 03 Gunungpati,
Semarang
Alamat Asal : Cangakan, Bendo RT 20/RW -,
Sukodono,Sragen
No. Handphone : 08995851795
:

46
7. Nama : Antun Sari
NIM : 7311413195
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat Tanggal Kab.Semarang, 10 April 1995
Lahir
Fakultas : Ekonomi (FE)
Jurusan : Manajemen
Alamat Semarang : Kos Salma
Depan Gerbang Utama Unnes, Sekaran, Gunung
Pati
Alamat Asal : Ds.ManggihanRT/RW.03/01,Kec.Getasan,
Kab.Semarang
No. Handphone : 05740962449

47
8. Nama : Rina Widayanti
NIM : 8111413089
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat Tanggal Pati, 15 Januari 1996
Lahir
Fakultas : Hukum (FH)
Jurusan : Ilmu Hukum
Alamat Semarang : Jalan Kalimasada III No.14, Kos Biru
Alamat Asal : Ds. Margomulyo Dk. Kedalon, RT 001/RW 003
No. Handphone : 085777562265

48
Lampiran 2. Surat Keputusan Pembetukan Posdaya

49
50
Lampiran 3. Ringkasan Posdaya/ Tabel Identitas Posdaya

51
Lampiran 4. Tabel Penanaman Pohon

Jenis Pohon Jumlah Lokasi Sumber Estimasi


Pohon Penanaman Pohon Dana
Sengon 100 Wilayah Desa Balai Rp 200.000,-
Bantir Pembibitan
Tanaman
Hutan (BPTH)
Provinsi Jawa
Tengah

Lampiran 5. Peta Wilayah Desa/Kelurahan Bantir

52
Lampiran 6. Tabel Program Kerja dan Jadwal Kegiatan Posdaya

53
54
Ringkasan Posdaya/ Tabel Identitas Posdaya
KECAMATAN DESA DUSUN/ ALAMAT NAMA BIDNAG KETUA NOMOR TANGGAL
DUKUH POSDAYA POSDAYA USAHA POSDAYA HP BERDIRI
UNGGULAN KETUA

CANDIROTO BANTIR BANTIR DESA SINDU KERUPUK SUTARTO 08564364 28


BANTIR BANTIR 3693 SEPTEMBER
RT 01 2016
RW 01

51
1