Anda di halaman 1dari 9

Nama : sadida fahmi

Kelas : B
NIM : 15509134002

1. Deskripsi
Pengertian + fungsi

Katup Idle Speed Control (ISC) dipasangkan pada throttle body. Selama idling, katup
itu mengontrol putaran mesin dengan menambah atau mengurangi volume udara yang
di-bypass oleh throttle valve, sesuai dengan sinyal yang diterima dari ECM.
Rotor dibuat menyatu di dalam katup ISC berputar searah jarum jam atau berlawanan
jarum jam dengan sudut tetap, disesuaikan dengan sinyal dari ECM.
Rotor dan katup ditempelkan dengan mur biasa, sehingga katup hanya dapat bergerak
maju mundur sebanding dengan putaran rotor. Kemudian, volume udara intake
dikontrol oleh pergantian celah antara katup dan body.
Sistem ISC mengontrol kecepatan idle melalui katup ISC untuk mengubah volume
udara yang melalui by-pass throttle valve sesuai dengan sinyal-sinyal dari ECU

2. Macam
Tipe katup ISC :
tipe stepper motor
tipe rotary solenoid
tipe duty-control ACV (air control valve)
tipe control on-off VSV (vacuum switching valve)

pada mobil toyota avanza menggunakan tipe stepper motor

3. Wiring + prinsip kerja

WIRING DIAGRAM
prinsip kerja
4. Gangguan + pemeriksaan

Gangguan
Mesin mengengkol kondisi mesin dingin
Sulit start dalam kondisi mesin panas
Sulit start dalam kondisi mesin dingin

a Hubungkan intelligent tester ke DLC3.

a Hidupkan mesin.

a Ukur putaran mesin.

Standar:
Putaran mesin tinggi saat mesin dingin. Dan sebaliknya, turun saat
mesin panas, dan pertahankan putaran pada 750 rpm seperti pada
putaran idle.
PETUNJUK:
Pada saat tidak menggunakan intelligent tester, lihat ke Pemeriksaan Putaran
Idle Mesin (Lihat halaman Klik di sini).

OK PERIKSA PROBLEM INTERMITTENT

NG
2.PERIKSA HARNESS DAN KONEKTOR (KATUP ISC - ECM)

a Lepaskan konektor I1 katup Idle Speed Control (ISC).

a Lepaskan konektor ECM E8.

a Periksa tahanan.

Standar tahanan (Periksa keadaan open):

Kondisi
Hubungan Tester
spesifikasi
ISA1 (I1-3) - IACAHI
Di bawah 1
(E8-15)
ISA2 (I1-1) - IACALO
Di bawah 1
(E8-14)
ISB1 (I1-4) - IACBHI
Di bawah 1
(E8-25)
ISB2 (I1-2) - IACBLO
Di bawah 1
(E8-24)
Standar tahanan (Periksa keadaan short):
Kondisi
Hubungan Tester
spesifikasi
ISA1 (I1-3) - IACAHI 10 k atau
(E8-15) - Masa bodi lebih tinggi
ISA2 (I1-1) - IACALO 10 k atau
(E8-14) - Masa bodi lebih tinggi
ISB1 (I1-4) - IACBHI 10 k atau
(E8-25) - Masa bodi lebih tinggi
ISB2 (I1-2) - IACBLO 10 k atau
(E8-24) - Masa bodi lebih tinggi

a Hubungkan kembali konektor katup ISC.

a Hubungkan kembali konektor ECM.


PERBAIKI ATAU GANTI HARNESS ATAU KONEKTOR

OK

3.PERIKSA KATUP IDLE SPEED CONTROL ASSEMBLY

NG

a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
a
Lepaskan konektor I1 katup Idle Speed Control (ISC).

a Ukur tahanan antara terminal dari konektor katup ISC.


Tahanan standar:

Hubungan
Kondisi spesifikasi
Tester
45,6 sampai 50,4
ISA1 (I1-3) -
pada 27C
ISA2 (I1-1)
(27,22C)
45,6 sampai 50,4
ISB1 (I1-4) -
pada 27C
ISB2 (I1-2)
(27,22C)

a Hubungkan kembali konektor katup ISC.


GANTI KATUP IDLE SPEED
NG
CONTROL ASSEMBLY

OK

GANTI ECM