Anda di halaman 1dari 2

rumaysho.com https://rumaysho.com/7274-bermaksiat-lalu-beralasan-dengan-takdir.

html

Bermaksiat Lalu Beralasan dengan Takdir


Muhammad Abduh Tuasikal,
MSc

Tidak boleh kita beralasan dengan takdir atas maksiat dan dosa yang telah kita lakukan. Mengapa?

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, Tidak boleh beralasan dengan takdir untuk maksiat. Jika dibolehkan, tentu
semua yang bunuh diri beralasan dengan takdir ilahi. Begitu pula mencuri dan melakukan kerusakan lainnya,
semua bisa beralasan dengan takdir. (Majmu Fatawa Ibnu Taimiyah, 8: 179)

Di antara alasan lainnya disebutkan oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim Al Hamd, beliau berkata, Takdir adalah
rahasia ilahi. Kita sebagai makhluk hanya bisa mengetahuinya setelah takdir itu terealisasi. Dan itu diketahui
setelah manusia mengalami yang terjadi di masa lampau. Itu sama saja ia tidak mengimani takdir dengan
benar. Oleh karenanya, jika ada yang berargumen atas maksiatnya bahwasanya itu adalah takdir ilahi, itu
alasan yang keliru. Karena sama saja ia mengklaim mengetahui yang ghaib. Padahal perkara ghaib hanya
diketahui oleh Allah. Walhasil, argumen sebenarnya memuat kontradiksi. Dan tidak boleh seseorang
berargumen dengan sesuatu yang ia tidak ketahui (takdir itu baru diketahui manusia setelah takdir itu terjadi).

Syaikh Muhammad Al Hamd juga berkata, Seandainya maksiat boleh dilakukan lantaran itu
sudah jadi takdir, maka itu sama saja menafikan berbagai syariat (hukum Islam).

Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik.

Referensi:

Al Iman bil Qodo wal Qodar, hal. 132 karya Syaikh Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamd terbitan Dar Ibnu
Khuzaimah.

Disusun di sore hari perjalanan di Ring Road Selatan Jogja, 18 Jumadats Tsaniyyah 1435 H

Akhukum fillah: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Rumaysho.Com

Ikuti status kami dengan memfollow FB Muhammad Abduh Tuasikal, Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih
Dekat, Twitter @RumayshoCom

Segera pesan satu paket buku terbaru karya Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal berisi 6 buku
dengan format: Paket 6 buku# nama pemesan# alamat# no HP# jumlah paket, lalu kirim sms ke
0852 00 171 222 atau via PIN BB 2A04EA0F. Harga paket Rp.80.000,- untuk Pulau Jawa, sudah
termasuk ongkos kirim. Salah satu buku yang terdapat dalam paket tersebut adalah buku
Kenapa Masih Enggan Shalat?. Info selengkapnya di Ruwaifi.Com.