Anda di halaman 1dari 4

Nama : 1.

Siti Hartina Pratiwi (140342603933)

2. Yunik Indra Lestari (140342600067)

Resume genetika 2

Operon: unit-unit yang mengatur ekspresi gen-gen

Model operon, mekanisme kontrol negatif dikembangkan pada tahun 1961 oleh Francois
Jacob dan Jacques Monod untuk menjelaskan regulasi gen-gen yang dibutuhkan untuk
pemanfaatan laktosa pada E. Coli.

Pada prokariot, gen-gen dengan fungsi yang berhubungan sering ada pada unit-unit yang
mengatur ekspresi gen-gen yang disebut operon

Jacob dan Monod mengusulkan bahwa transkripsi dari seperangkat struktur gen-gen yang
berdampingan diatur oeh dua elemen kontrol. Salah satu dari elemennya adalah gen repressor
yang mengkode repressor yang mana (pada kondisi yang tepat) mengikat elemen yang kedua,
operator. Operator selalu berdampingan dengan struktur gen-gen yang mengekspresikan
regulasinya. Beberapa operon mengandung banyak operator, akan tetapi dianggap hanya satu
operator untuk menjaga mekanisme sesederhana mungkin.

Transkripsi dimulai pada promoter yang terletak pada hulu (5) dari daerah coding pada
struktur gen. Ketika repressor diikat pada operator, itu akan mencegah RNA polimerase dari
menuliskan struktur gen-gen pada operon. Bagian operator berdampingan dengan bagian
promoter, terkadang operator dan promoter bahkan saling tumpang tindih, berbagi sekuen
DNA pendek. Bagian operator sering berlokasi diantara promoter dan dan struktur gen-gen
yang berhubungan. Unit lengkap yang berdampingan, termasuk struktur gen-gen, operator,
dan promoter disebut Operon. (gambar 18.4a)

Repressor akan mengikat operator dan akan menghentikan transkripsi struktur gen-gen pada
operon yang ditentukan oleh ada atau tidaknya molekul efektor. Operon dan repressor operon
bisa dibedakan dari satu dengan yang lain dengan menentukan bagaimanapun repressor
telanjang atau repressor/molekul efektor kompleks aktif mengikat operator.

1. Pada kasus operon induksi, repressor bebas mengikat operator menghentikan


transkripsi (gambar 18.4b)
2. Pada kasus operon repressible, situasi berbalik. Repressor bebas tidak bisa mengikat
operator. Hanya repressor/molekul effector yang aktif mengikat operator. (gambar
18.4c)

Pengecualian untuk perbedaan pada tingkah pengikatan operator dan repressor/molekul


effector kompleks, inducible dan operon repressible identik.

Transkrip mRNA tunggal membawa kode informasi dari seluruh operon. Operon mRNA
terdiri lebih dari satu struktur gen yang multigenic. Sebagai contoh, operon tryptophan
mRNA dari E.Coli berisi rangkaian kode dari lima gen yang berbeda. Karena mereka co-
transcribed, semua struktur gen pada operon terekspresi.

Meskipun kuantitas molar produk gen-gen berbeda tidak bisa disamakan (karena perbedaan
efisiensi dari inisiasi pada translasi), jumlah relatif perbedaan polipeptida terspesifikasi oleh
gen-gen pada operon biasanya tetap sama, tanpa memperhatikan bagian induksi atau represi.
Pada beberapa kasus, perbedaan penggunaan sinyal terminasi transkripsi bisa mengubahthe
sejumlah produk-produk gen yang disintesis.

pada bakteri, gen-gen dengan frekuensi fungsi yang berhubungan terjadi pada unit-
unit regulasi dengan teratur disebut operon.

Masing-masing operon berisi struktur gen-gen yang berdampingan, sebuah promoter


(binding site untuk RNA polimerase), dan sebuah operator (binding site untuk protein
yang disebut repressor)

Ketika repressor diikat pada operator, RNA polimerase tidak bisa menuliskan struktur
gen-gen di operon. Ketika operon bebas dari repressor, RNA polimerase bisa
menuliskan operon
Gambar 18.4 Regulasi ekspresi oleh mekanisme operon.
Komponen sebuah operon: satu atau lebih struktur gen (SG1,SG2,SG3) dan berdampingan
dengan sekuen operator (O) dan promoter (P). Satu operator dan satu promoter terlihat: akan
tetapi beberapa operon memiliki multioperator dan promoter. Transkripsi gen regulator (R)
diinisiasi oleh RNA polimerase, yang mana mengikat promoter (PR). Ketika repressor diikat
ke operator, mencegah RNA polimerase dari inisiasi transkripsi stuktur gen-gen. Perbedaan
antara inducible operon (b) dan repressible operon adalah repressor bebas mengikat operator
dari inducible operon, sedangkan repressor/efektor molekul kompleks mengikat operator dari
operon repressible. dengan demikian , suatu operon diinduksi dimatikan dengan tidak adanya
molekul efektor ( inducer ) , dan operon direpresi diaktifkan dalam ketiadaan effector ( co -
represor ) molekul.