Anda di halaman 1dari 18
TEKNOLOGI INFORMASI II

TEKNOLOGI INFORMASI II

TEKNOLOGI INFORMASI II

BAB 1:

PENGEMBANGAN, PENGADAAN, IMPLEMENTASI DAN PEMELIHARAAN SISTEM

1. Pengembangan Aplikasi

1. Pengembangan Aplikasi Kenapa diperlukan? ADANYA PELUANG/MASALAH PADA PROSES BISNIS ATAU PADA TEKNOLOGI
1. Pengembangan Aplikasi Kenapa diperlukan? ADANYA PELUANG/MASALAH PADA PROSES BISNIS ATAU PADA TEKNOLOGI
Kenapa diperlukan?
Kenapa diperlukan?

ADANYA PELUANG/MASALAH PADA PROSES BISNIS ATAU PADA TEKNOLOGI

2. Metodologi Pengembangan

2. Metodologi Pengembangan Metodologi pengembangan yang terstruktur memberikan manfaat bagi auditor untuk: •Memperluas

Metodologi pengembangan yang terstruktur memberikan manfaat bagi auditor untuk:

•Memperluas keterlibatan Auditor •Mereview dan melaporkan ke manajemen •Mengidentifikasi bagian-bagian tertentu •Evaluasi penerapan metode dan teknik pengembangan

Risiko tidak memadainya metodologi SDLC

Risiko tidak memadainya metodologi SDLC • Tidak memenuhi kebutuhan user – Tidak dimanfaatkan – Tidak dipelihara

• Tidak memenuhi kebutuhan user

– Tidak dimanfaatkan

– Tidak dipelihara

– Usang dalam tempo singkat

• Melampaui batas anggaran

• Terlambat

• Posisi organisasi tidak kompetitif

• Kehilangan kesempatan bisnis

• Mengurangi kredibilitas

• Menurunkan motivasi karyawan

SDLC

SDLC

Pengadaan Software

Pengadaan Software Pemilihan Vendor dengan mempertimbangkan: •Produk vs Kebutuhan Sistem •Referensi pelanggan

Pemilihan Vendor dengan mempertimbangkan:

•Produk vs Kebutuhan Sistem •Referensi pelanggan •Kelangsungan dan Stabilitas Keuangan •Tersedianya Dokumentasi yg lengkap •Dukungan Vendor •Ketersediaan Source Code •Pengalaman •Jumlah pelanggan •Uji coba pendahuluan

Pengujian

Pengujian Pendekatan Pengujian: •Bottom Up Program/Modul ke Sistem •Top Down Fungsi/Proses ke Detail

Pendekatan Pengujian:

•Bottom Up

Program/Modul ke Sistem

•Top Down

Fungsi/Proses ke Detail

Pengujian

Pengujian Jenis-jenis Pengujian: •Pilot Testing -> aspek sistem yang spesifik •Unit Testing -> program/modul

Jenis-jenis Pengujian:

•Pilot Testing -> aspek sistem yang spesifik

•Unit Testing -> program/modul

•Interface Testing -> hardware/software, koneksi antar komponen •System Testing -> interaksi dengan komponen sistem lainnya •Recovery Testing -> pemulihan kegagalan software/hardware

•Security Testing -> keamanan sistem

•Stress/Volume Testing -> memasukan data dlm jumlah besar •Performance Testing -> kinerja sistem, benchmark

•Function/Validity Testing -> fungsionalitas sistem

•Regression Testing -> perubahan sistem tidak membawa error lain •Parallel Testing -> membandingkan sistem baru & alternatif (lama) •Acceptance Testing -> untuk mendapatkan persetujuan user

3. Alternatif Metodology Pengembangan

3. Alternatif Metodology Pengembangan • Data Oriented System Development (DOSD) • Database sebagai basis untuk laporan

• Data Oriented System Development (DOSD)

• Database sebagai basis untuk laporan yang sifatnya adhoc

• Object Oriented System Development (OOSD)

• Proses spesifikasi dan pembuatan model solusi

• Keuntungan:

• Beragam tipe data

• Menyediakan sarana untuk hubungan yg kompleks

• Mudah menyesuaikan dengan perubahan sistem

• kemampuan menggunakan kembali object yg sudah ada

•Prototyping

•Proses membangun sistem dengan trial and error

•Proses membangun sistem dengan trial and error Keuntungan: User dapat segera melihat bentuk sistem yang

Keuntungan:

User dapat segera melihat bentuk sistem yang diajukan

Kerugian:

•Tekanan untuk segera mengimplementasikan prototype •Fungsi extra yang tidak ada dalam kebutuhan semula •Pengendaliannya cenderung lemah

Dev Prototype Refine & Review Modify Prototype N Accept Prototype?
Dev
Prototype
Refine &
Review
Modify
Prototype
N
Accept
Prototype?
•Pengendaliannya cenderung lemah Dev Prototype Refine & Review Modify Prototype N Accept Prototype? Develop

Develop

•Rapid Application Development (RAD)

•Rapid Application Development (RAD) Pengembangan aplikasi secara cepat, menggunakan; •Pengembang yang terlatih

Pengembangan aplikasi secara cepat, menggunakan;

•Pengembang yang terlatih •Prototype yang evolusioner •Tool yg kuat dan terintegrasi yg mendukung:

•Modeling, prototyping dan penggunaan komponen yg berulang •Tempat penyimpanan terpusat •Batas kerangka waktu yg tegas

•Reverse Engineering

Executable Code

Decompile

Source Code

•Reverse Engineering Executable Code Decompile Source Code •Reengineering Untuk mendukung perubahan besar dalam
•Reverse Engineering Executable Code Decompile Source Code •Reengineering Untuk mendukung perubahan besar dalam

•Reengineering

Untuk mendukung perubahan besar dalam operasi suatu organisasi

Computer Aided Software Engineering (CASE)

Computer Aided Software Engineering (CASE) •Upper CASE Kebutuhan bisnis dan aplikasi •Middle CASE Desain detail

•Upper CASE

Kebutuhan bisnis dan aplikasi

•Middle CASE

Desain detail

•Lower CASE

Pembuatan Kode Program dan definisi database

Fourth Generation Language (4GLs)

Fourth Generation Language (4GLs) Karakteristik: •Non Procedural Languages •Independen terhadap lingkungan

Karakteristik:

•Non Procedural Languages •Independen terhadap lingkungan (Portability) •Fasilitas perangkat lunak •Konsep meja kerja (work bench) •Integrated Development Environment (IDE)

Selesai Selesai Bab Bab 1 1

SelesaiSelesai BabBab 11

Selesai Selesai Bab Bab 1 1