Anda di halaman 1dari 2

Judul Artikel : PENGEMBANGAN PERANGKAT PERCOBAAN MOMEN INERSIA

DAN KESEIMBANGAN BENDA TEGAR SEBAGAI MEDIA


PEMBELAJARAN FISIKA SMA

Nama Penulis : Zulirfan, Ersa Desmelinda dan Hendar Sudrajad

Jurnal : Momen Inersia

Volume :-

Bulan-Tahun :-

Sebelum kita melangkah lebih jauh ada baiknya kita seharusnya tau
apa itu moment inersia, momen inersia (Satuan SI : kg m2) adalah ukuran
kelembaman suatu benda untuk berotasi terhadap porosnya. Besaran ini
adalah analog rotasi daripada massa. Momen inersia berperan dalam
dinamika rotasi seperti massa dalam dinamika dasar, dan menentukan
hubungan antara momentum sudut dan kecepatan sudut, momen
gaya danpercepatan sudut, dan beberapa besaran lain. Meskipun
pembahasan skalar terhadap momen inersia, pembahasan menggunakan
pendekatan tensor memungkinkan analisis sistem yang lebih rumit seperti
gerakan giroskopik. Lambang dan kadang-kadang juga biasanya
digunakan untuk merujuk kepada momen inersia.

Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mengembangkan perangkat


percobaan momen inersia dan keseimbangan benda tegar, dengan adanya
perangkat percobaan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan
pembelajaran fisika di SMA. Metode penelitian ini adalah metode penelitian
pengembangan atau R&D (research and developement). Validitas dan
praktikalitas perangkat percobaan menggunakan validitas isi dan uji empirik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat percobaan momen inersia
dan keseimbangan benda tegar telah berhasil dikembangkan dengan
validitas dan praktikalitas perangkat berada pada kategori sangat tinggi,
sehingga perangkat percobaan ini dinyatakan sesuai digunakan dalam
pembelajaran fisika di SMA.

Studi
Pendahuluan

Uji Coba Validasi


Seperti yang dijelaskan diatas metode penelitian ini adalah metode
penelitian pengembangan atau R&D (reserch and deveploment). Tahap awal
dari penelitian ini adalah mengumpulkan data terkait kendala-kendala apa
saja yang dihadapi oleh siswa maupun guru dalam mempelajari momen
Desain
inersia dan kesetimbangan benda tegar. Langkah selanjutnya adalah studi
pendahuluan dan diikuti dengan desain alat berdasarkan permasalahan-
permasalahan yang dihadapi oleh guru dan siswa dilapangan, setelah desain
alat langkah selanjutnya adalah melakukan validasi atau penilaian alat,
validasi dilakukan oleh para pakar yang ahli dalam bidang ini yaitu empat
dosen pendidikan fisika dan dua orang guru senior fisika. Hasil dari validasi
ini ditindak lanjuti dengan melakukan revisi terhadap unsur-unsur yang
masih lemah dengan memperthatikan saran dari validator. Dalam jurnal ini
menjelaskan bahwa masalah yang ditemui pada penelitian yang dilakukan
adalah harus merakit komponen-komponen peralatan kit sebelum percobaan
dan harus membongkar lagi peralatan tersebut dan menyusun kembali ke
dalam kotak kit setelah selesai melaksanakan kegiatan percobaan.