Anda di halaman 1dari 2

Mengapa AC mempengaruhi kelembaban udara?

Pada ruangan ber AC, semakin dingin suhu ruangan , berarti semakin banyak uap air
yang dikeluarkan dari ruangan. Akibatnya, kelembaban udara ruangan menjadi rendah. Jika
kondisi ini dibiarkan (menyetel AC yang terlalu dingin), kelembaban ruangan semakin rendah
dan melewati batas kritis. Pada temperatur udara yang panas mendinginkan udaranya saja
belum cukup mendapatkan hawa sejuk ketika kelembaban udara ruangan masih tinggi.

Udara memiliki kandungan berupa berbagai macam gas, salah satunya adalah uap air.
Uap inilah yang mempengaruhi kelembaban udara. Semakin banyak uap air yang terkandung
di dalam udara, maka semakin lembab ruangan yang mengandung udara tersebut. Begitupula
sebaliknya jika uap air sedikit maka udara akan menjadi kering.

Kelembaban udara pada ruangan ber-AC baik itu AC ruang maupun AC mobil
biasanya memiliki kelembaban yang rendah. Hal itu bisa terjadi karena fungsi AC adalah
mendinginkan udara. Pada mulanya udara dialirkan ke evaporator sehingga mengalami udara
pendinginan. Udara yang didinginkan memiliki kandungan uap air, sehingga saat didinginkan
uap air akan mengembun dan embun ini akan berkumpul menjadi tetesan air. Pengembunan
itu terjadi pada evaporator, itulah sebabnya mengapa AC mobil maupun AC ruangan selalu
meneteskan air. Karena udara yag dialirkan melalui evaporator mengalami pengurangan uap
air maka udara menjadi lebih kering.

Pada udara dingin, maka tekanan naik. Sehingga kelembapan naik. Saat kelembapan
naik dan udara dingin, udara yang masuk ke dalam system AC mengandung banyak Uap air,
udara yang masuk dan berupa uap air tersebut oleh blower disebarkan menuju evaporator.
Pada saat udara pada evaporator, udara akan diuapkan, sehingga udara yang keluar adalah
udara yang bersih dan kering.
Kesimpulannya udara dalam kabin mobil atau ruangan ber AC yang pada keadaan
normal sebelum AC dinyalakan memiliki kandungan air, namun saat AC menyala terjadi
pengembunan pada evaporator sehingga uap air pada udara berkurang yang menyebabkan
udara dalam kabin atau ruangan ber AC menjadi kering.