Anda di halaman 1dari 2

ASUHAN KEPERAWATAN AN.B DENGAN TALASEMIA DI RUANG B4 RS.

DR SARDJITO JOGJAKARTA
DIAGNOSE TUJUAN DAN KRITERIA
NO IINTERVENSI IMPLEMENTASI EVALUASI
KEPERAWATAN HASIL

1 Perubahan perfusi jaringan Setelah dilakukan tindakan - Monitor TTV,pengisian Tanggal 8 12-2003 Pk.13.00 Tanggal 8-12-2003 Pk.14.00
kapiler,warna kulit dan - Menerima penderita baru S : Ibu klien mengeluh
b.d berkurangnya komponen keperawatan selama 3x 24 anaknya pucat dan kondisi
membaran mukosa
- Mengobservasi Ku penderita badannya lemah
seluler yang penting untuk jam perfusi jaringan klien - Tinggikan posisi kepala
tempat tidur - Mengukur tanda-tanda Vital O : Muka pucat,conjuctiva
menghantarkan oksigen/zat adekuat dengan criteria : anemis,membran mukosa
- Periksa adanya keluhan nyeri
- Menyiapkan penderita untuk pucat,pusing (-),nafas
nutrisi - Membran mukosa merah - Catat keluhan rasa dingin
- Pertahankan suhu lingkungan transfusi sesak(-)
muda Akral agak dingin.
dan tubuh hangat
- Memasang infus Nacl Suhu : 36,6OC Nadi 110x/mnt
- Conjunctiva tidak anemis - Beri oksigen sesuai
kebutuhan RR : 28x/mnt
- Akral hangat A : Masalah belum teratasi
- Kolaborasi dalam
- TTV dalam batas normal pemeiksaan lab : P : Lanjutkan intervensi
HB,HMT,SDM.
Intoleransi aktivitas b.d Setelah diberikan tindakan Tanggal 8-12-2003 Pk.13.00 Tangggal 8-12-2003 Pk.14.00
2 - Kaji kemampuan anak dlm
ketidakseimbangan keperawatan selama 3 x 24 melakukan memenuhi ADL - Mengkaji kemampuan anak
- Monitor TTV,respon fisiologis S : Anak mengeluh badan
kebutuhan pemakaian dan jam klien toleran terhadap dalam memenuhi kebutuhan lemah dan belum kuat
selama,setelah melakukan
suplai oksigen aktivitas dengan criteria : aktivitas sehari-hari untuk melakukan aktivitas
- Beri informasi pada anak/klg sehari-hari
- Kebutuhan ADL terpenuhi - Menjelaskan pada anak/klg
untuk berhenti melakukan O : ADL dilakukan di tempat
tanpa rasa pusing,sesak aktivitas jika terjadi untuk berhenti melakukan tidur
peningkatan TTV atau ADL dibantu oleh keluarga
aktivitas bila terjadi
pusing dan perawat,bila bergerak
- Beri bantuan dalam peningkatan TTV,pusing dan banyak cepat lelah.
beraktivitas/ambulasi bila A : Masalah belum teratasi
sesak napas
perlu P : Lanjutkan intervensi
- Perioritaskan jadwal askep
untuk meningkatkan
Setelah diberikan tindakan istirahat
3 Ketidakseimbangan nutrisi keperawatan selama 3 x 24
- Kaji riwayat nutrisi dan Tanggal 8-12-2003 Pk.14.00
kurang dari kebutuhan b.d jam nutrisi klien terpenuhi Tanggal 8-12-2003 Pk.13.00
makanan yg disukai S : Ibu klien mengeluh kondisi
kurangnya selera makan dengan criteria - Mengobservasi KU penderita
- Observasi dan catat masukan anaknya lemah dan pucat
- BB stabil/meningkat - Menilai status gizi klien
makanan O : Muka pucat,conjuntiva
- Nilai laboratorium Dbn - Menimbang berat badan
- Timbang Berat badan a hari anemis,membran mukosa
- Melaporkan nafsu makan penderita
- Beri makanan sedikit tapi pucat
meningkat
sering dan atau makan BB : 23/33,3 x 100% = 69%
- Menghabiskan porsi makan
diantara waktu makan Termasuk gizi kurang
yang disediakan.
- Konsul ahli gizi A : Masalah belum teratasi
- Beri obat/suplemen vitamin P : lanjutkan intervensi
sesuai order
Setelah diberikan tindakan
4
Risiko infeksi b.d prosedur keperawatan 3x 24 jam klien
- Proteksi infeksi
Tanggal 8-12-2003
/tindakan invasif tidak mengalami infeksi Tanggal 8-12-2003 Pk.13.00
- Monitor tanda-tanda infeksi
S:-
dengan criteria : - Mencuci tangan sebelum dan
- lakukan perawatan insersi
O : Tanda-tanda
- Tidak terdapat tanda-tanda sesudah melakukan tindakan
infus dengan prinsip aseptic
infeksi/phlebitis belum
infeksi - Memasang infus Nacl dengan
steril
nampak
- TTV dalam batas normal tehnik aseptic/steril
- Jaga kebersihan diri
A : Masalah teratasi tapi klien
- HGB meningkat/dbn - Menjelaskan pada keluarga
- Batasi pengunjung
masih beresiko thd infeksi
bahwa penderita hanya
P : Lanjutkan intervensi
boleh ditunggui 1 orang saja
dan berkunjung sesuai
waktunya.