Anda di halaman 1dari 2

Chapter 1.

Historical cost banyak sekali kelemahannya.

Chapter 2certainty (present value dan tingkat bunga) atau


(expected dan realize)
Karena historical cost banyak kelemahannya, maka akuntan lebih baik
menggunakan current value. (Historical Cost Accounting/HCA) upaya yang
sukses dan penuh biaya dalam neraca perusahaan produsen minyak dan gas,
gagal mengakui nilai cadangan, bahkan cadangan yang telah dibuktikan, karena
nilai ini melebihi pengeluaran pengembangan modal yang diamortisasi yang
secara aktual telah dibuat. Reserve recognation accounting
(RRA/akuntansi pengakuan cadangan), di satu sisi, akan melakukan sebuah
upaya untuk menghitung nilai cadangan, yang sulit dan tidak pasti, sama halnya
dengan proses pengukurannya. Dibandingkan dengan metode biaya historis, ada
suatu tambahan pada informasi yang relevan (karena HCA secara implisit
merepresentasikan setiap kelebihan nilai cadangan atas biaya sebagai nol,
sebuah gambaran yang tidak merepresentasikan realitas ekonomi).

Accretion adalah pertumbuhan. Contoh: membeli anak sapi dengan bobot 20


kg lalu menjadi 120 kg. 120-20kg= 100kg merupakan accretion.

Informasi yang akan datang:

1. Cash flowmenurut present value tingkat bunga dapat dianggarkan


berdasarkan cash flow

Apakah yang dimaksud dengan kondisi ideal dengan kepastian?


Karakteristik kondisi ideal dalam kepastian (certainty) adalah arus kas masa depan dan tingkat bunga
bebas risiko dipublikasi dan pasti. Apabila kedua hal ini terjadi maka disebut kondisi ideal.
Dalam kondisi ideal:
1. Laporan keuangan dapat menghasilkan informasi yang relevan sekaligus reliabel. Relevan karena
neraca merupakan gambaran dari prospek perusahaan. Reliabel karena (a) precision, yaitu bebas
dari error atau noise (noise bisa muncul dari kesalahan dalam sistem akuntansi estimasi), serta (b)
hardness, yaitu bebas dari bias dan manupulasimenggambarkan kondisi perusahaan
sesungguhnya/informasinya akurat..
2. Laba bersih dapat dihitung dari perkalian tingkat bunga dengan nilai tunai awal aktiva yang disebut
juga accretion of discount. Laba ini juga disebut ex ante net income (atau expected net income)
karena diprediksi di tahun 0 atau awal tahun. Karena kondisi ideal, maka laba bersih ini akan
sebesar laba yang terealisir yang disebut ex post net income (atau realized net income).
3. Walaupun laba dapat dihitung dengan sempurna, informasi laba bersih dalam laporan rugi laba
tidak memiliki peran karena laba bersih sudah dapat ditentukan dari necara.
4. Nilai pasar aktiva akan sama dengan nilai tunai aktiva tersebut. Dalam kondisi ideal akan selalu
terjadi harga ekuilibrium antara nilai pasar dan nilai tunai, karena itu proses arbitrage tidak bisa
terjadi. Arbitrage juga bermaksud bahwa ada dua cara untuk menentukan nilai wajar aktiva, yaitu
(a) dengan mendiskontokan nilai tunai arus kas masa depan (pendekatan ini disebut pendekatan
langsung), dan (b) dengan menggunakan nilai pasar (pendekatan ini disebut pendekatan tidak
langsung).
5. Kebijakan dividen tidak relevan (dividend irrelevancy) karena apabila investor menerima dividen
dan menginvestasikannya dengan tingkat bunga yang sama, maka hasilnya akan sama dengan
apabila dividen tersebut tidak diambil. Nilai tunai bagi investor akan sama saja.
Dalam kondisi ideal juga dikenal first best. First best adalah tidak ada asimetri informasi. Berikutnya
ada istilah second best, yaitu ada asimetri informasi, jadi lebih realistik. Kondisi ideal tidak mungkin terjadi.
Karena itu, kondisi ideal hanya berfungsi sebagai benchmark. Dalam kondisi ideal, capital maintenance (laba
merupakan perbedaan dua neraca berurutan) cocok digunakan.
Apakah yang dimaksud dengan kondisi ideal dengan ketidakpastian?
Kondisi ideal dengan ketidakpastian (uncertainty) memiliki karakteristik:
1. Tingkat suku bunga diketahui.
2. Kondisi ekonomi (state) dipublikasi dan lengkap.
3. Probabilitas terjadinya kondisi ekonomi diketahui.
4. Realisasi kondisi ekonomi dapat diobservasi.
5. Laporan keuangan dapat menghasilkan informasi yang relevan sekaligus reliabel.
6. Expected net income tidak sama dengan realized net income.
7. Informasi laba bersih dalam laporan rugi laba tidak memiliki peran karena laba bersih sudah dapat
ditentukan dari necara.
8. Nilai pasar aktiva dapat ditentukan dengan dua cara, yaitu (a) dengan mendiskontokan nilai tunai
arus kas masa depan, dan (b) dengan menggunakan nilai pasar.
9. Kebijakan dividen tidak relevan (dividend irrelevancy) karena nilai tunai bagi investor akan sama
saja.
Relevan dalam present value adalah cash flow dan tingkat bungacertainty
Contoh: Penggunaan metode FIFO menyebabkan laba lebih tinggi, karena harga persediaan
yang dijual lebih rendah (jika dari hari ke hari terjadi inflasi/kenaikkan harga) dan persediaan
perusahaan bernilai besar (karena harga persediaan akhir lebih besar) yang menyebabkan
aset juga tinggi.
Uncertainty:
a. jika yang dianggarkan/expected 150, tetapi realisasinya 100bad economy/abnormal
return negatif (deficit)
b. jika yang dianggarkan/expected 150, tetapi realisasinya 200good economy/abnormal
return positif (surplus)
expected yang dimaksud adalah cashflow.
Historical cost accounting relative reliable karena cost dari suatu aset atau liabilitas
merupakan suatu angka yang dapat diuji dan lebih kecil kemungkinan estimasi semua
relative lebih bias jika dibandingkan dg perhitungan present value. Dari segi relevan,
relevansi HCA lebih rendah.
http://dunia-pemikir.blogspot.co.id/2009/06/kualitas-informasi-akuntansi-sebelum.html
http://mafultaufiq.blogspot.co.id/2011/01/teori-akuntansi.html
http://khairoelanwar.blogspot.co.id/2013/09/accounting-under-ideal-condition.html

Chapter 3