Anda di halaman 1dari 7

No Diagnosa S O A P

1 Ibu hamil dengan - Menurut ibu, - Usia Kehamilan 33- Ibu hamil UK 33-34 1. Mengajarkan
prematur suaminya 34 mgg mgg dengan metode
berpenghasilan - Hasil pemeriksaan prematur kanguru kepada
rendah USG terdapat ibu untuk
- Menurut ibu, selama penipisan serviks merawat bayi
hamil kurang (<3cm) premature
mendapatkan nutrisi (Obsgyn obstetric 2. Pematangan
yang cukup dan ginekologi, paru janin
- Menurut ibu, perutnya 2012) dengan
sering kenceng- pemberian
kenceng mulai kortiko steroid
kemarin setiap 10 24 jam sebelum
menit sekali persalinan
- Menurut ibu, ibu 3. Pmberian
merasakan sakit antibiotika yang
yang hilang timbul tepat dapat
di punggung dan menurunkan
pinggang bagian angka kejadian
bawah korioamnionitis
(asuhan kebidanan dan sepsis
IV, 2011) neonatrum
- Menurut ibu, cairan (Obsgyn
keluar secara tiba- obstetric dan
tiba di jalan lahir ginekologi,
(Obsgyn obstetric 2012)
dan ginekologi,
2012)
No Diagnosa S O A P
2 Ibu hamil dengan - Menurut ibu, sesuai - Usia kehamilan Ibu hamil usia 1. Di berikan
post matur HPL seharusnya 42-43 mgg khamilan 42-43 mg tetesan
bayi lahir 3 minggu - Pemeriksaan dengan postmatur oksitosin per
yang lalu usg di dapatkan infus atau
- Menurut ibu, ibu tidak hasil diameter dengan
merasakan kepala janin pemakaian
kenceng-kenceng preparat
- Meunurut ibu, janin di prostaglandin
dalam perutnya 2. Mengawasi ibu
jarang bergerak. secara ketat
- Menurut ibu, siklus atau
haidnya tidak monitoring
teratur janin dengan
baik
3. Setelah
pemberian
oksotosin tetap
belum ada
kontraksi ibu di
anjurkan untuk
ke rumah sakit
dan di lakukan
operasi seksio
sesarea
4. Tindakan
oprasi seksio
sesarea dapat
di
pertimbangkan
pada :
a. Infsufisiensi
plasenta
dengan
keadaan
servis
belum
matang
b. Pembukaan
yang belum
lengkap
c. Pada
primigravid
a tua,
kematian
janin dalam
kandungan,
pre-
eklamsia,
hipertensi
menahun,
anak
berharga
(infertilitas)
dan
kesalahan
letak janin

No Diagnosa S O A P
3 Ibu hamil dengan - Pemeriksaan Ibu hamil dengan 1. Janin segera di
IUGR (Intra Uterine tekanan darah IUGR lahirkan
2. Melakukan
Growth Retardion) di dapatkan pengawasan
hasil 140/80 pada janin
mmHg trmasuk
- Pemeriksaan diantanya
TFU adalah melihat
- Melakukan pergerakan
pemerikssan DJJ janin serta
pertumbuhan
janin
menggunakan
USG setiap 3-4
minggu
3. Memperbaiki
nutrisi ibu hamil
4. Pengawasan
ketat selama
pesalinan untuk
mencegah
komplikasi
5. Operasi sc jika
terjadi destras
janin

No Diagnosa S O A P
4 Ibu hamil dengan - Menurut ibu jani - Ibu hamil dengan 1. Melakukan
IUFD ( Intra Uterine bergerak sangat IUFD observasi du
Fetal Death) aktif dalam 3-4
minggu
2. Biasanya selam
masih
menunngu ini
70-9- %akan
terjadi
persalinan yang
spontan
3. Setelah 3
minggu
kematian janin
dalam
kanungan
setelah
diagnose.
Partus mulai
lakukan induksi
partus
4. Induksi partus
dapat dmulai
dngan
pemberian
esteogen atau
langsung
dengan
pemberian
oksitosin drib
atau tanpa
amniotomi.

No Diagnosa S O A P
5 Ibu hamil dengan - Menurut ibu, ibu - Inspeksi : perut Ibu hamil dengan 1. Pemeriksaan
kehamilan ganda meraa bahwa lebih besar dari kehamilan ganda antenatal lebih
perutnya lebih usia kehamilan sering
besar daeri - Palpasi : fundus 2. Mengajurkan
kehamila biasa dan uteri lebih tinggi ibu untuk
pergerakan anak dari tuanya mengatur pola
lebih sering terasa kehamilan. nutrisi
Teraba 3 bagian 3. Mencegah
bsar atau lebih kelahiran janin
atau teraba 2 yang terlalu
bagian besar aterm
berdampingan 4.
- Auskultasi :
terdengar bunyi
jantung anak
pada 2 tempat
yang sama
jelasnya,
perbedaan
frekueni
sekurang-
urangya
10/menit
dihitung pada
saat yang sama
- Rontgen :
tampak 2 buah
anak. Sebaiknya
foto rontgen
dibuat pada
bulan ke 7 agar
rngka janin
tampak jelas
- Ultasonografi :
keamilan
kembar sudah
dapat di
diagnose sejak
minggu ke 6
smpai ke 7
- Periksa dalam :
kemungkinan
teraba kepala
yang sudah
masuk ke dalam
rongga panggul,
sedangkan
diatas simfisis
teraba bagian
besar