Anda di halaman 1dari 19

MODUL DIKLAT KOMPETENSI GURU SMK

PEMERIKSAAN DAN PEMASANGAN


WIRING SISTEM LAMPU TANDA
BELOK DAN HAZART

Disusun oleh :
Drs. M. Anas

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
PUSAT PENGEMBANGAN PENATARAN GURU TEKNOLOGI MEDAN
JLN. SETIA BUDI NO. 75 HELVETIA MEDAN 20124
TELP. (061) 8455417, FAX. (061) 8456871
2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

KATA PENGANTAR

Pembuatan modul ini merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas
proses pembelajaran di SMK ( Sekolah Menengah Kejuruan) kelompok
teknologi khususnya untuk bidang keahlian mekanik otomotif. Usaha tersebut
adalah sebagai tindak lanjut dari reformasi system pendidikan kejuruan yang
diserahkan kepada penyiapan tamatan dengan kompetensi sesuai dengan
kebutuhan dunia kerja

Modul ini disusun dengan merajuk kepada kurikulum SMK 2004 dimana isi
maupun teknik pengajarannya mengacu kepada pendekatan pelatihan berbasis
kompetensi. Dengan demikian diharapkan dapat digunakan, terutama bagi
peserta diklat kompetensi guru otomotif pada PPPG Teknologi Medan, dan
sebagai pegangan utama bagi guru, serta siswa untuk meningkatkan
kelancaran proses pembelajaran baik secara klasikal maupun secara mandiri
dalam upaya pencapaian penguasaan kompetensi

Bagaimanapun isi yang terkandung dalam modul ini masih belum sempurna.
Untuk itu kepada guru maupun siswa dianjurkan melengkapi, memperkaya dan
memperdalam pemahaman dan penguasaan materi untuk topik yang sama
dengan membaca referensi lainnya yang terkait, selain itu sangat diharapkan
saran dan kritik yang membangun dari semua pihak bagi penyempurnaan
modul ini.

Medan , Januari 2007


Kepala PPPG Teknologi Medan

Ir. Ponijan Arsi, MM


NIP 130 781 096

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan ii


Hazart................................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

PETA KEDUDUKAN MODUL

RANGKAIAN SERI
DAN PARALEL

KOMPONEN
PENGAMAN
RANGKAIAN

METER KOMBINASI
DAN LAMPU PILOT

SISTEM
KELISTRIKAN PENERANGAN
LAMPU KEPALA
BODY STANDART

Sistem Lampu
Belok dan Hazart

WIPER DAN WASHER

ANDA
BERADA ACCESORIES
DISINI

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan iii


Hazart................................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

PENDAHULUAN
P Anda menemukan informasi tentang ruang
lingkup isi modul, prasyarat mempelajari
modul serta hasil belajar yang akan dicapai
setalah mempelajari modul

BELAJAR
B Pada bagian ini anda mempelajari materi
pelajaran yang harus anda kuasai

LATIHAN / EVALUASI

L/E Pada bagian ini anda mengerjakan soal-soal


atau melaksanakan tugas untuk mengukur
kemampuan anda terhadap topik pelajaran
yang telah anda kuasai

PRAKTEK

PR Pada bagian ini anda melakukan kegiatan


praktek

KUNCI LATIHAN / EVALUASI


KE/V Anda menemukan kunci jawaban dari latihan
yang anda kerjakan

DAFTAR PUSTAKA
DP Pada bagian ini merupakan referensi modul

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan iv


Hazart................................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

P PENDAHULUAN
A. Deskripsi Judul Modul
Dalam mengemudikan kendaraan terutama di jalan umum / jalan raya
yang mana seorang pengemudi akan berinteraksi dengan pengemudi lainnya,
sehingga diperlukan suatu alat / media komunikasi antar pengemudi untuk
menyampaikan pesan / maksud kepada pengemudi lain , sehingga pengemudi
lain akan mengerti atas apa yang akan kita lakukan terhadap kendaraan yang
kita kemudikan. Untuk menyampaikan maksud / pesan kepada pengemudi
tadi diperlukan tanda / isyarat yang mana tanda/ isyarat itu mudah dimengerti
oleh pengemudi lain. Sehingga tidak terjadi kesalahfahaman antar pengemudi
yang bisa mengakibatkan kecelakaan. Lampu isyarat pada kendaraan
meliputi : lampu tanda belok, lampu hazard, lampu mundur, dan lampu rem ,
yang masing masing mempunyai fungsi berbeda.

B. Prasyarat
1. Peserta diklat harus menguasai rangkaian seri dan parallel.
2. Peserta diklat harus menguasai tentang tegangan, arus dan tahanan.
3. Peserta diklat harus menguasai cara kerja dan pnegoperasian saklar
kombinasi.
4. Peserta diklat harus menguasai cara mengukur kerugian tegangan.
5. Peserta diklat harus menguasai cara penggunaan alat- alat tangan dalam
merangkai system penerangan.
6. Peserta diklat harus menguasai cara pengoperasian dan pembacaan
multimeter.
7. Peserta diklat harus menguasai komponen- komponen pengaman dan
penghantar dalam kelistrikan.

C. Tujuan Akhir Pembelajaran


1. Peserta diklat mampu membuat rangkaian lampu isyarat sesuai dengan
prosedur.

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 1


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

KEGIATAN LAMPU TANDA BELOK DAN


1 HAZARD

Lampu tanda belok dan hazard digunakan untuk memberi sinyal kepada pengemudi
lain agar mengerti tentang kondisi kendaraan yang dikemudikan. Flasher lampu tanda
belok menyebabkan lampu tanda belok kanan atau kiri berkedip dengan interval
antara 60 hingga 120 kali permenit dengan memposisikan switch tanda belok
kekanan atau kekiri. Flasher lampu tanda belok juga menyebabkan semua lampu
tanda belok berkedip dengan interval yang sama seperti lampu tanda belok bila
switch peringatan tanda darurat di ONkan. Apabila salah satu bola lampu atau lebih
pada system tanda belok putus, maka interval kedipan dari lampu tanda belok
menjadi lebih singkat, dan masalah tersebut diinformasikan ke pengemudi.

A. Komponen system tanda belok dan hazard.


1. Switch tanda belok
Switch tanda belok ( Turn Signal Switch) tergabung didalam switch kombinasi.
Dengan menempatkannya pada posisi kiri atau kanan akan menyebabkan
lampu tanda belok kiri atau kanan berkedip.

2. Switch peringatan darurat


Switch peringatan darurat ( Hazard Warning Switch) menyebabkan seluruh
lampu tanda belok berkedip bila diposisikan ON.

3. Flasher
Flasher tanda belok (Turn Signal Flasher) menyebabkan lampu tanda belok
berkedip dengan interval tertentu. Flasher tanda belok umunnya digunakan
pada system lampu tanda belok dan system lampu peringatan darurat.
Flasher tanda belok yang digunakan pada kendaraan mempunyai banyak tipe,
diantaranya yang akan dibahas disini adalah flasher tipe bimetal dan tipe semi
transistor.

a. Flasher bimetal
Pada flasher ini digunakan dua bual logam yang mempunyai koefisien muai
yang berbeda yang digabungkan menjadi satu, sehingga apabila keduanya
menerima panas, maka logam yang koefisien muainya lebih besar akan
Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 2
Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

berusaha memuai / memanjang lebih cepat disbanding yang lainnya,


sementara logam yang pemuaiannya lebih kecil masih belum memuai,
akibatnya kedua logam tersebut melengkung. Dengan melengkungnya
logam tersebut, maka plat kontak akan terputus.
Putusnya plat kontak membuat rangkaian pada bimetal kehilangan massa
dan arus listrik tidak dapat mengalir ke logam, akibatnya logam menjadi
dingin dan pemuaiannya menyusut kembali keposisi semula dan plat kontak
terhubung lagi.

Bimetal

+
Palt kontak
Lilitan kawat pijar

b. Flasher semi transistor


Sebuah relay kecil yang menyebabkan lampu tanda belok berkedip, dan
sebuah sirkuit transistor yang menyebabkan relay ini menjadi ON dan OFF
pada interval tertentu, tergabung didalam flasher tipe semi transistor.

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 3


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

Cara kerja:
Kunci kontak ON : B I R2 R3 TR1
Massa. TR1 ON TR2 OFF Coil R6
C1 TR1 E Massa, Coil tidak mampu menarik P.
Tegangan A> B TR3 ON.
Baterai
Arus dari B R1 TR3 R10 E masaa.
Kunci kontak
Sekering R5 C1 TR1
E Massa.
Saklar ON Teg L Teg Massa arus dari I L
massa. B1 B2
B2 F TB TL TR
Lampu tak menyala
R arus kecil. (TR1 teg. Base turun) TR1 OFF, TR2 ON arus
TURN
dari IV (dari B OFFcoil TR2 E massa Body.
L
Gulungan menjadiOFF
magnit dan menutup P lampu hidup.
HAZARD
Lampu menyala ON L tegangan akan naik pada saat C1 mengeluarkan isinya,
tegangan R4 turun mencegah tegangan pada C (base TR1) sampai Tr1 ON.
C1 selesai mengeluarkan isi , titik C bertambah naik dan pada saat TR1 akan ON,
sedang TR2 OFF.
Arus ke coil putus P lepas tegangan A naik, TR3 ON. C1 II &
III TR 1 ON lampu mati.
FLASHER
C1 terisi penuh 2 & 3 berhenti TR1 OFF, TR2 ON. Lampu menyala.

B
4. Sekering
Digunakan untuk melindungi rangkaian perkabelan dari kerusakan yang
E L
disebabkan oleh aliran arus yang berlebih.
5. Lampu indicator
Digunakan untuk INDIKATOR
memberi tahuLAMP
kepada pengemudi INDIKATOR
bahwa lamu LAMP
tanda belok
atau darurat sedang menyala atau tidak.
6. Lampu dashboard
Digunakan untuk memberi sinyal kepada pengemudi lain tentang kondisi mobil
FL FR
yang sedang dijalankan.

B. Rangkaian system tanda belok dan hazard.


Pada saklar lampu tanda belok , RL RR
sumber arusnya dilewatkan kunci kontak .
sedangkan saklar hazard sumber arusnya diambilkan langsung dari baterai. Jadi
walaupun kunci kontak tidak di ONkan

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 4


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

Cara kerja:
Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 5
Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

o Saklar pada posisi belok kiri.


Aliran arus:
Arus dari (+) baterai kunci kontak sekering terminal B1
terminal F terminal B flasher terminal E massa.
Sehingga Flasher menjadi aktif (mengedip).
Arus dari (+) baterai kunci kontak sekering terminal B1
terminal F terminal B flasher terminal L Flasher
terminal TB terminal TL beban massa.
Maka lampu kiri hidup (berkedip).
o Saklar pada posisi belok kanan.
Aliran arus:
Arus dari (+) baterai kunci kontak sekering terminal B1
terminal F terminal B flasher terminal E massa.
Sehingga Flasher menjadi aktif (mengedip).
Arus dari (+) baterai kunci kontak sekering terminal B1
terminal F terminal B flasher terminal L Flasher
terminal TB terminal TR beban massa.
Maka lampu kanan hidup (mengedip).
o Saklar pada posisi hazard
Aliran arus:
Arus dari (+) baterai kunci kontak sekering terminal B1
terminal F terminal B flasher terminal E massa.
Sehingga Flasher menjadi aktif (mengedip).
Arus dari (+) baterai kunci kontak sekering terminal B1
terminal F terminal B flasher terminal L Flasher
terminal TB terminal TL terminal TR beban
massa.
Maka lampu kanan dan kiri mengedip bersama- sama.

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 6


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

LAMPU REM
Saklar pada sistem lampu rem ditempatkan pada pedal rem, sehingga apabila
pedal rem diinjak maka salar akan menghubungkan rangkaian dan akibatnya lampu
menyala.

Ranngkaian lampu rem

+ B

Cara kerja:
Jika pedal rem diinjak.
Aliran arus :
Arus dari (+) baterai terminal B terminal L beban
massa.
Akibatnya lampu hidup.

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 7


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

LAMPU MUNDUR
Saklar pada system lampu mundur dipasang pada tuas transmisi, sehingga
pada saat tuas digerakkan mundur lampu akan menyala.

Rangkaian lampu mundur.


Sekering

+
_- +

Cara kerja:
Ketika tuas transmisi digerakkan mundur.
Aliran arus:
Arus dari baterai sekering beban massa
terminal L terminal B terminal (-) baterai.
Maka lampu mundur menyala.

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 8


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

L LATIHAN 1

Pertanyaan 1
Tuliskan apa saja yang termasuk dalam kategori lampu tanda isyarat pada
kendaraan.
Jawaban :

Pertanyaan 2
Tuliskan fungsi lampu tanda isyarat pada kendaraan.
Jawaban :

Pertanyaan 3
Tuliskan jenis- jenis flasher ( minimal 2) dan tuliskan pula cara kerjanya secara
singkat.
Jawaban :

Pertanyaan 4
Tuliskan komponen komponen apa saja yang terdapat pada system lampu tanda
belok dan hazard beserta fungsinya.
Jawaban :

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 9


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

KJ KUNCI JAWABAN
LATIHAN 1
1) Yang termasuk lampu tanda isyarat adalah :
a. Lampu tanda belok dan hazard
b. Lampu mundur
c. Lampu rem

2) Fungsi lampu tanda isyarat adalah : memberikan sinya kepada pengemudi lain
terhdap kondisi kendaraan yang kita kemudikan.
3) Jenis flasher dan cara kerjanya :
a. Flasher bimetal
Pada flasher ini digunakan dua bual logam yang mempunyai koefisien muai yang
berbeda yang digabungkan menjadi satu, sehingga apabila keduanya menerima
panas, maka logam yang koefisien muainya lebih besar akan berusaha memuai /
memanjang lebih cepat disbanding yang lainnya, sementara logam yang
pemuaiannya lebih kecil masih belum memuai, akibatnya kedua logam tersebut
melengkung. Dengan melengkungnya logam tersebut, maka plat kontak akan
terputus.
Putusnya plat kontak membuat rangkaian pada bimetal kehilangan massa dan arus
listrik tidak dapat mengalir ke logam, akibatnya logam menjadi dingin dan
pemuaiannya menyusut kembali keposisi semula dan plat kontak terhubung lagi.

b. Flasher elektronik

Sebuah relay kecil yang menyebabkan lampu tanda belok berkedip, dan sebuah
sirkuit transistor yang menyebabkan relay ini menjadi ON dan OFF pada interval
tertentu, tergabung didalam flasher tipe semi transistor.

4) Komponen lampu tanda belok dan hazard :


a) Flasher
b) Lampu pijar
c) Saklar kombinasi
d) Sekering

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 10


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

Pr Membuat rangkaian lampu tanda belok


dan hazard

A. Alat
o Tang potong
o Tang pemotong kabel
o Solder
o Penyedot timah
o Multimeter

B. Bahan
o Kabel serabut
o Baterai
o Terminal (socket)
o Isolasi plastic
o Flasher
o Saklar kombinasi
o Bola lampu
o Meja simultan

C. Keselamatan kerja
o Pergunakanlah selalu pakaian kerja setiap kali praktek.
o Berhati- hatilah dalam melakukan setiap kegiatan.
o Ikutilah petunjuk dan prosedur dalam melakukan setiap kegiatan praktek.
D. Langkah kerja
o Perhatikan tempat kerja, persiapan alat, keselamatan kerjadan waktu yang
disediakan.
o Pasang komponen komponen lampu tanda belok dan hazard pada meja
simultan.
o Lakukan pencarian terminal yang terdapat pada saklar kombinasi dan tandai.
o Potong kabel sesuai dengan panjang yang dibutuhkan.
o Pasang terminal (socket) pada ujung tiap tiap kabel dengan menggunakan
tang pemotong kabel.

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 11


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

o Hubungkan kabel dengan terminal yang ada pada saklar kombinasi, dan ujung
satunya dengan terminal yang ada pada beban atau komponen lainnya yang
bersesuaian.
o Hubungkan terminal (+) pada baterai ke terminal sumber , dan terminal (-)
pada body.

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 12


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

Pr Membuat rangkaian lampu rem

A. Alat
o Tang potong
o Tang pemotong kabel
o Solder
o Penyedot timah
o Multimeter
B. Bahan
o Kabel serabut
o Baterai
o Terminal (socket)
o Isolasi plastic
o Flasher
o Saklar kombinasi
o Bola lampu
o Meja simultan
C. Keselamatan kerja
o Pergunakanlah selalu pakaian kerja setiap kali praktek.
o Berhati- hatilah dalam melakukan setiap kegiatan.
o Ikutilah petunjuk dan prosedur dalam melakukan setiap kegiatan praktek.

D. Langkah kerja
o Perhatikan tempat kerja, persiapan alat, keselamatan kerjadan waktu yang
disediakan.
o Pasang komponen komponen lampu rem pada meja simultan.
o Lakukan pencarian terminal yang terdapat pada saklar kombinasi dan tandai.
o Potong kabel sesuai dengan panjang yang dibutuhkan.
o Pasang terminal (socket) pada ujung tiap tiap kabel dengan menggunakan
tang pemotong kabel.
o Hubungkan kabel dengan terminal yang ada pada saklar kombinasi, dan ujung
satunya dengan terminal yang ada pada beban atau komponen lainnya yang
bersesuaian.

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 13


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

o Hubungkan terminal (+) pada baterai ke terminal sumber , dan terminal (-)
pada body.

P PENUTUP
Dengan mempelajari keseluruhan kegiatan dan isi yang termuat dalam modul
ini diharapkan peserta diklat akan dapat membuat rangkaian kelistrikan lampu isyarat
dengan benar sesuai dengan prosedur.

Batasan konteks.
Standar kompetensi ini digunakan untuk
- Jasa pelayanan servise dan perbaikan pada bidang perbengkelan.
Kegiatan
- Merakit ranngkaian kelistrikan lampu tanda isyarat
- Memeriksa kerusakan sistem lampu isyarat
- Memperbaiki kerusakan rangkaian sistem lampu isyarat
Panduan penilaian
- Pengetahuan dapat dinilai melaui pekerjaan dan tidak melaui pekerjaan.
- Penilaian keterampilan dapat dilakukan setelah periode pelatihan yang diawasi
dan pengalaman melakukan sendiri pada tipe yang sama. Jika kondisi tempat
kerja tidak memungkinkan, penilaian dapat dilakukan melalui simulasi.
- Hasil yang telah ditentukan harus dapat tercapai tampa pengawasan langsung.
Aspek-aspek pening
- Kompetensi penting yang diamati secara menyeluruh agar mampu menarapkan
kompetensi pada keadaan yang berubah-ubah dan merespon situasi yang
berbeda. Merakit ranngkaian kelistrikan lampu tanda isyarat
- Memeriksa kerusakan sistem lampu isyarat
- Memperbaiki kerusakan rangkaian sistem lampu isyarat
Pengetahuan dasar
- Undang-undang K3
- Memahami materi dasar-dasar kelistrikan
- Memahami materi motor starter tipe reduksi
- Prosedur bongkar motor starter tipe reduksi
- Prosedur Pemeriksaan komponen-komponen motor starter tipe reduksi
- Prosedur perakitan motor starter tipe reduksi
- Prosedur Pengujian kerja motor starter tipe reduksi

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 14


Hazart..............................................2007
Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Medan .....Drs. M. Anas

DAFTAR PUSTAKA

1. New Step 2. Fundamental of Training PT. TOYOTA ASTRA MOTOR Jakarta.


2. Step 2, TOYOTA Materi Pelajaran Chasis Group, PT. TOYOTA ASTRA
MOTOR Jakarta.
3. TOYOTA CRESSIDA. PT.TOYOTA ASTRA MOTOR. 1985.Jakarta

Pemeriksaan dan Pemasangan Wiring Lampu Tanda Belok dan 15


Hazart..............................................2007