Anda di halaman 1dari 3

TUGAS #3 Kimia Polimer

Rahmat Kurniawan
13714023

Manfaat alkana dalam kehidupan sehari-hari


a. Metana (Gas)
Metana dirumuskan sebagai CH4 dan merupakan senyawa berwujud gas. Manfaatnya dalam
kehidupan sehari-hari sangat banyak sekali. Diantara manfaat metana:

1. Sebagai bahan bakar (biogas) untuk memasak

Akhir-akhir ini gas metana banyak dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan bakar. Hal ini
dikarenakan sifat yang dimiliki oleh gas ini, yaitu mudah terbakar. Manusia melakukan
penangkapan dan pengumpulan gas metana yang dihasilkan oleh peristiwa metanogenesis.
Mereka melakukan hal ini untuk beberapa alasan, diantaranya adalah untuk mengurangi efek
rumah kaca, dan juga untuk memperoleh alternative sumber energi.

Seiring dengan bertambahnya pengetahuan, manusia bisa memperoleh gas metana dengan cara
yang cepat dan dalam jumlah yang banyak, seperti dengan melakukan rekayasa pertumbuhan dan
perkembangan bakteri yang dapat menghasilkan gas tersebut. Mereka menciptakan tempat-
tempat tertutup dimana hanya ada sedikit udara yang dapat memasukinya, atau bahkan tidak ada
udara sama sekali.

Proses ini dilakukan agar proses fermentasi anaerobik oleh bakteri dapat berjalan secara optimal.
Fermentasi anaerobik adalah proses pengolahan makanan yang dilakukan oleh bakteri anaerobik
tanpa oksigen yang nantinya akan menghasilkan gas metana secara lebih optimal. Gas metana
yang dihasilkan dalam proses fermentasi tersebut bisa dimanfaatkan sebagai salah satu bahan
bakar alternative, misalnya untuk generator yaitu, agar alat tersebut dapat bergerak dan
menghasilkan daya listrik sehingga dapat dipergunakan sebagai penerangan, atau bisa juga
dimanfaatkan sebagai bahan bakar kompor gas untuk memasak.

2. Sebagai bahan bakar kendaraan

Gas metana menghasilkan karbon dioksida yang lebih sedikit atau lebih rendah daripada
hidrokarbon lainnya. Hal tersebutlah yang menjadikan gas metana sebagai hidrokarbon yang
paling sederhana, akan tetapi dapat menghasilkan panas yang lebih banyak per satuan massanya.
Pemanfaatan gas metana biasanya disalurkan ke rumah-rumah penduduk dengan tujuan
pemanasan dan memasak. Dalam konteks ini biasanya dikenal sebagai gas alam, yang dianggap
memiliki kandungan energi dari 39 megajoule per meter kubik, atau 1.000 BTU per kaki kubik
standar.

Metana dalam bentuk gas alam juga digunakan sebagai bahan bakar kendaraan dan diklaim lebih
ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar lainnya seperti bensin dan solar.

3. Bahan pembuatan pupuk.

Salah satu sumber dari gas metana adalah dari kotoran hewan, kotoran hewan ternak yang telah
hilang gasnya (slurry) dapat digunakan sebagai pupuk organik. Pupuk ini memiliki unsur-unsur
yang sangat dibutuhkan oleh tanaman seperti protein, selulose, lignin, dan lain-lain yang tidak
terdapat dalam pupuk kimia.

4. Sebagai pembangkit tenaga listrik.

Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini, menjadikan sampah organik
sebagai salah satu sumber gas metana (CH4) dalam proses mikrobiologi. Gas tersebut nantinya
akan dialirkan pada inlet generator untuk dijadikan sebagai salah satu sumber energi bagi
penerangan, penggerak mesin, maupun daya listrik yang sangat penting dalam kehidupan sehari-
hari.

5. Sebagai bahan pembuatan ban

Pembakaran yang tidak sempurna dari gas metana menghasilkan karbon hitam. Dimana karbon
tersebut dapat dimanfaatkan sebagai agen penguat dalam karet yang digunakan untuk industri
ban mobil.

b. Nonana (cairan)

Digunakan sebagai bahan bakar mobil dan minyak bakar, diesel, bensin dan avtur.

c. Oktakosana (padat)

Dirumuskan sebagai C28H58 dan digunakan sebagai bahan baku dalam aspal.
Selain itu ada beberapa aplikasi dari alkane yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari:

1. Fasa gas

- metana, sebagai gas alam


- etana, sebagai pendingin
- propane, sebagai gas petroleum cair
(LPG)
- butane, sebagai bahan dalam karet
sintetik

2. Fasa Cair

- pentana, sebagai pelarut


- heksana, sebagai bahan dalam
thermometer
- heptana, menguji ketukan mesin
- oktana, bahan bakar mobil
- nonana dan dekana, bahan dalam
bensin
- heksadekana, sebagai minyak
pelumas

3. Fasa Padat

- ikosana (C20H42), digunakan sebagai


bahan dalam lilin
- oktaikosana (C28H58), digunakan
sebagai bahan dalam pembuatan aspal