Anda di halaman 1dari 4

20

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A. Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II MI Al-Mujahidin

Tarakan tahun pembelajaran 2011/2012 yang berjumlah 23 orang.

Berikut rincian jumlah siswa-siswi MI Al-Mujahidin Tarakan:


Tabel I
JUMLAH POPULASI
No. Kelas Jumlah Siswa
1. I 33
2. II 23
3. III 30
4. IV 35
5. V 25
6. VI 24
Jumlah 170
Sumber data: TU MI Al-Mujahidin Tarakan

Menurut Suharsimi Arikunto:


Apabila subyeknya kurang dari 100 maka lebih baik diambil semua hingga
penelitiannya merupakan penelitian populasi. Selanjutnya jika subyeknya besar
dapat diambil antara 10 15 % atau 20 25 % atau lebih1

Dengan demikian penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian

populasi.

B. Sampel
Mengingat jumlah populasi dalam penelitian ini subyeknya kurang dari

100, maka penulis meneliti semua sampel yang ada dengan menggunakan

tehnik purposive sampling (sampel bertujuan) dikarenakan jumlah 23 siswa.

Objek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas II MI Al-Mujahidin

Tarakan. Alasan peneliti memilih kelas tersebut karena materi yang tertera pada

1Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian (Jakarta : PT. Rineka Cipta, 2004), hal. 113
21

judul penelitian ini adalah materi yang diajarkan pada kelas II MI yaitu materi

pembelajaran yang berhubungan dengan Aqidah.

C. Tehnik Pengumpulan Data


Untuk mengumpulkan sejumlah data yang diperlukan dalam penelitian

ini, maka penulis menggunakan metode field work research (penelitian

lapangan). Adapun tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini sebagai

berikut:

a. Observasi, yaitu penulis mengadakan pengamatan di lapangan secara

langsung terhadap kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam tentang

pembelajaran aqidah di MI Al-Mujahidin Tarakan.

b. Tes (pre test dan post test), pre test yaitu sejumlah pertanyaan yang

ditanyakan kepada para siswa di awal pembelajaran Aqidah Akhlak yang

berhubungan dengan materi pembelajaran Aqidah. Sedangkan post test

adalah sejumlah pertanyaan yang ditanyakan kepada para siswa di akhir

pembelajaran Aqidah Akhlak yang berhubungan dengan materi

pembelajaran Aqidah.

Namun sebelumnya penulis sudah mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan

(pre test dan post test) tersebut dalam bentuk tulisan dan akan ditanyakan

kepada siswa secara lisan pada saat memulai pembelajaran (pre test) dan di

akhir pembelajaran (post test).


22

c. Interview (wawancara), yaitu dengan mengadakan dialog langsung kepada

guru pelajaran Aqidah Akhlak untuk mengetahui kegiatan belajar tentang

materi Aqidah.

D. Tehnik Analisa Data

Dilihat dari objek, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif

kuantitatif karena data yang dikumpulkan berupa angka-angka. Kemudian dari

data-data yang penulis peroleh melalui tes ditabulasikan menurut jenis dan

tingkatannya.

Untuk menganalisa data, penulis menggunakan rumus correlation

product moment.2 Dengan rumus sebagai berikut:

xy
rxy =
( x )( y )

Dimana rxy = koefisien korelasi antara gejala x dan gejala y


xy = Jumlah produk dari x dan y
x = Hasil Belajar (pre test)
y = Hasil belajar (post test)

Setelah diperoleh nilai korelasi, maka selanjutnya dilakukan pengujian

menurut ukuran interpretasi secara kasar/sederhana dengan berkonsultasi pada

Tabel nilai r sebagai berikut:

2 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktis, (Jakarta: Rineka Cipta, 2006), hal. 170
23

Tabel II
TABEL NILAI r
Nilai Interpretasi
0,00 0,20 Tidak efektif
0,20 0,40 Kurang efektif
0,40 0,70 Cukup efektif
0,70 0,90 Efektif
0,90 1,00 Sangat efektif

Selanjutnya untuk menguji kebenaran hipotesa yang penulis rumuskan,

yaitu dengan uji t dengan terlebih dahulu mencari derajat bebasnya (db) atau

degrees of freedom-nya (df) dengan rumus uji t sebagai berikut:

N 2
t= 1r 2

keterangan :

r = koefisien korelasi product moment

n = jumlah sampel

2 = banyak variable

n-2 = derajat kebebasan

Dan untuk mengetahui berapa persen pengaruh antara variable x dan

variable y, peneliti menggunakan teknik koefisien determinasi yaitu dengan

cara mengkuadratkan koefisien yang ditentukan.3

3 Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D), (Bandung :
Alfabeta, 2009), hal. 259