Anda di halaman 1dari 3

PERALATAN MENGGAMBAR KOMIK

Dalam Menggambar komik, tentunya selain kemampuan menggambar juga


dibutuhkan peralatan yang mendukung guna mendapat hasil yang bagus dan
setara dengan manga buatan komikus profesional. Alat alat tsb sangat khusus
dan tidak tersedia disembarang tempat. Alat-alat yang sering di gunakan oleh
beberapa mangaka (pengarang komik Jepang) profesional seperti Akira Toriyama,
Eiichiro Oda, Hiro Mashima, Hiroyuki Takei, tite kuba, etc. Berikut Peralatan Yang
di butuhkan dalam Menggambar Komik :
MANUSCRIPT PAPER ( KERTAS NASKAH )
Kertas seperti ini sangat sulit ditemukan di indonesia, saya pikir mungkin

tidak ada malah. Namun jangan khawatir, kamu bisa menggantinya dengan
kertas HVS ukuran A4 dengan memberinya garis tepi seperti yang kalian lihat
pada contoh gambar disamping ini.

PENA

Drawing Pen
Merupakan Pena yang berfungsi untuk menggantikan G pen dan Maru pen. Di
bandingkan G pen, pena ini lebih mudah di gunakan. Selain itu harganya juga
lebih murah dan gampang dicari di toko2 alat tulis. Untuk kualitas terbaik
sebaiknya pilih yang waterproof dengan ukuran 0,1 - 0,2.

PENSIL

Pensil merupakan salah satu peralatan yang tidak kalah pentingnya dalam
proses menggambar manga. Para mangaka dijepang biasanya mengunakan
pensil kayu dengan berbagai jenis dengan level ketebalan yang berbeda-beda
mulai dari 2b, 2,a hingga Hb. Namun Adakalanya juga untuk menggunakan
pensil Mekanik. Pensil kayu memiliki banya fungsi, yaitu untuk membuat sketsa
kasar, membuat asiran, bayangan, dll. Sedangkan pensil mekanik biasanya
digunakan untuk membuat gambar halus, sketsa, gambar dasar, dll. Untuk hasil
maksimal pilihlah pensil mekanik yang berukuran 0,5 dengan mat pensil 0,01.

RULER

Yang ini juga tidak kalah penting, kaena merupakan unsur utama dalam
pemuatan penel. Biasanya digunakan untuk membuat panel, effect, dll. Ada
banyak macam penggaris yang bisa digunakan. namun yang lazim digunakan
ialah pengaris berukuran 15-30 cm.
KUAS
Digunakan untuk memakai tinta hitam dan tinta putih, digunakan dalam
pembuatan efek pada background jug memberi efek putih pada bagian mata dan
kilauan rambut.
Cara Menggambar Komik

Komik sangat berbeda dengan menggambar suatu karakter, atau menggambar suatu
pemandangan alam meskipun dua hal tersebut termasuk bagian dari komik. Komik
memerlukan rentetan gambar yang saling berhubungan dan bercerita, sehingga para pembaca
bisa memahami isi dan maksud gambar kita tersebut. jadi diperlukan ketekunan dan usaha
untuk bisa menguasai teknik menggambar komik dengan baik, walaupun hal tersebut bukan
merupakan hal yang sulit dilakukan.
Beberapa hal yang penting untuk menggambar komik:

*Tema dan cerita

Hal yang pertama perlu dipikirkan adalah sebuah tema dari cerita komik kita, bisa berupa
perjalanan, pertualangan, persilatan, percintaan, dan lain sebagainya.
Tidak perlu terlalu rumit, tetapi yang memiliki orisinalitas yang tinggi dan perkembangan
cerita yang baik. Dapat berupa tulisan atau bayangan imajinasi kita.

*Draft Cerita

Sedikit berbeda dengan sketsa kasar, draft cerita adalah dasar dari rentetan peristiwa yang
akan kita buat gambarnya. Pada draft cerita sudah dibuat bentuk panel-panel per lembar
gambar walaupun masih dalam bentuk sederhana, sehingga jelas jalan ceritanya. Nah, draft
cerita inilah yang menjadi dasar untuk menggambar komik. Ataupun jika kita seorang
pembuat cerita (story teller) kita dapat membuat draft cerita yang baik agar dapat digambar
oleh partner komik kita sehingga menghasilkan karya yang indah.

*Sketsa kasar

Sketsa kasar adalah gambar gambar kasar, yang merupakan dasar dari gambar jadi. Dapat
digambar dengan menggunakan pensil, disini kita dapat mengatur proporsi karakter, sudut
pandang, background, dan lain- lain. Setelah sketsa kasar selesai kita sudah siap melakukan
penintaan.

*Gambar Jadi

Gambar jadi adalah hasil gambar (manuskrip) yang telah selesai dikerjakan. Digambar
dengan menggunakan tinta dengan teknik bebas, berdasarkan pada sketsa kasar.

*Karakter
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pembuatan karakter. Karakter atau tokoh dalam
komik kita harus dibuat dengan baik dan memiliki karakteristik yang seragam atau berbeda-
beda, terserah kepada kita sebagai pengarang komik.