Anda di halaman 1dari 3

Drama ali bin abi thalib

Fulan :Lael
Ali : Rafly
Siti fatimah :Asty
Miskin :Wulan
Anak yatim :Wafa
Tawanan :Islah
Penjual :Dede
Narator :Siti nabila
Miskin :Ahmad
Hamba sahaya :Indi

Pada suatu hari ketika Ali bin abi thalib baru keluar dari masjid beliau dihadang oleh
seseorang.

Fulan : Apa tuan bernama ali bin abi thalib?


Ali : Ya, ada apa?
Fulan : maaf,ini uang milik ayah tuan.
Ali : milik ayah saya?
Fulan : iya dulu ayah tuan pernah berkerja untuk saya ini bayarannya
Ali : Alhamdulillah, terima kasih banyak.

Kemudian Ali bin abi thalib dengan gembira segera kembali kerumahnya untuk
menemui istrinya yaitu siti fatimah.

Ali :Assalamualaikum.
Fatimah : waalaikumsalam,tuan membawa apa?.
Ali : Membawa uang dari ayah sebesar 3 euro.

Ali bin abi thalib bercerita beliau menceritakan kepada siti fatimah tentang
pertemannya dengan seseorang ia memberinnya uang.

Siti fatimah : alhamdulillah,kalau begitu kita bisa membeli makanan.

Saat itu dirumah Ali bin abi thalib tidak ada makanan sedikitpun dengan gembira Ali
pun pergi kepasar.

Ali : Saya akan membeli roti buaya.


Setibanya dipasar seorang kakek miskin sedang meminta-minta
mengharapkan kemurahan hati orang-orang yang ada dipasar.

miskin : Wahai tuan yang beriman,Adakah yang ingin memberikan uangnya


Untuk allah?.
Saya musafir yang kehabisan bekal,tanpa berkata-kata Ali langsung
memberikan uangnya 1 euro kepada pengemis,lalu pergilah beliau membeli 2
potong roti,sepotong 1 euro.
Kemudian Ali pun pulang kerumah.

Ali :Assalamualaikum.
siti fatimah : waalaikumsalam, tuan membawa apa?.
Ali :Saya membawa 2 potong roti.

Ali bin abi thalib segera bercerita,beliau menceritakan kepada siti fatimah
tentang seorang pengemis yang diberinya uang 1 euro.

Fatimah :Alhamdulillah masih ada untuk kita beli makanan.

Baru saja roti itu dihidangkan diatas meja. Tiba-tiba datang seorang anak yatim
mengetuk pintu.

Anak yatim: Tuan Ali bagilah saya sesuatu.


Ali :Berikanlah dia yang sepotong itu fatimah
Siti fatimah: Alhamdulillah masih ada sepotong lagi untuk kita.

Beberapa menit kemudian datanglah seorang laki laki yang mengaku sebagai
tawanan perang.

Tawanan :Tuan saya sudah 3 hari tidak makan.


Ali : berikanlah dia sepotong itu siti fatimah.
Siti fatimah:Alhamdulillah kita masih bisa bersedekah masih banyak orang
Lebih susah dari kita.

Ketika Ali dan siti fatimah hendak mau masuk kerumah,datanglah seorang
pemulung.

Pemulung :Tuan saya sangat lapar sekali, sayatidak ada uang.

Ali :Kami sudah tidak ada makanan ,bagaimana jika uangnya saja.

Siti fatimah :ini maaf hanya setengah euro.

Pemulung :terimakasih tuan semoga allah membalas semuanya.

Hamba sahaya :Tuan tolong beri hamba sedikit makanan,hamba sungguh tidak
punya uang untuk membeli makanan.

Ali :Kami tidak mempunyai makanantuan,tapi kami ada sedikit uang.

Siti fatimah :Ini,maaf kami hanya memberikan euro pada tuan.


Hamba sahaya :Semoga tuan dan istrinya selalu diberkahi rezeki oleh allah taala

hamba sahaya,ali,fatimah:Aamiin.....

Dari kisah diatas diilhami oleh sebuah riwayat yang menerangkan sebab yang
menerangkan sebab turunnya dalam surah al-insan ayat 8 dan 9:
Artinya:Mereka memberikan makanan dengan senang hati kepada orang
tawanan(seraya berkata):sesungguhnya kami memberi makanan kepda kalian
semata-mata karena mengharapkan keridhoan allah. Kami tidak menghendaki
balasan apapun dari kalian dan tidak pula mengharapkan terimakasih.
Semoga kalian termasuk orang-orang yang dapat berbuat kebaikan.