Anda di halaman 1dari 21

RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (

RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

PEDOMAN

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

TENTANG

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

PEDOMAN TELAAH INTERAKSI OBAT


RS MATA PADANG EYE CENTER
Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

BAB I

PENDAHULUAN

PANDUAN TELAAH INTERAKSI OBAT

A. DEFINISI

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

Interaksi obat merupakan kejadian antara dua obat dimana obat lain dapat mempengaruhi efek dari
obat utama. Interaksi obat terjadi bukan hanya antara obat dengan obat, tetapi dapat juga terjadi
antara obat dengan makanan, obat dengan hasil laboratorium yang memberikan hasil positif palsu.
Didalam kejadian interaksi obat bisa menguntungkan tetapi bisa juga merugikan yang menyebabkan
KTD (Kejadian Tidak Diinginkan), KNC (Kejadian Nyaris Cedera), dan Sentinel.

B. TUJUAN
1. Menyediakan panduan untuk rumah sakit / fasilitas kesehatan lainnya mengenai kebijakan
manajemen dan pemberian obat-obatan yang kemungkinan dapat terjadi interaksi
2. Mengurangi terjadinya kejadian KTD, KNC, dan Sentinel.

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

3. Memberikan pelayanan kesehatan dengan kualitas tinggi dan meminimalisasi terjadinya


kesalahan-kesalahan medis dan menurunkan potensi risiko terhadap pasien.

C. KEBIJAKAN
1. Peran Serta Apoteker dalam pengawasan penggunaan obat yang diketahui terjadi interaksi,
seperti :
a. Pengaturan jadwal penggunaan obat
b. Pemberian konseling, informasi dan edukasi kepada pasien dan atau keluarga pasien serta
tenaga kesehatan lain
2. Obat-obatan jenis baru dan informasi keselamatan tambahan lainnya akan ditinjau ulang.

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

D. PRINSIP
1. Setiap peresepan yang diberikan untuk pasien dikaji terlebih dahulu oleh petugas farmasi atau
Apoteker
2. Lakukan pengecekan ganda
3. Meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan obat bagi pasien khusus (kronik, pasien yang
dirawat oleh lebih dari 1 dokter, penggunaan obat di ruang ICU, NICU, PICU, ICCU)

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

BAB II

RUANG LINGKUP

Suatu interaksi terjadi ketika efek suatu obat diubah oleh kehadiran obat lain, obat herbal,
makanan, minuman atau agen kimia lainnya dalam lingkungannya.

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

Definisi yang lebih relevan kepada pasien adalah ketika obat bersaing satu dengan yang lainnya,
atau apa yang terjadi ketika obat hadir bersama satu dengan yang lainnya (Stockley, 2008).

Interaksi obat dianggap penting secara klinik bila berakibat meningkatkan

toksisitas dan atau mengurangi efektivitas obat yang berinteraksi terutama bila menyangkut obat
dengan batas keamanan yang sempit (indeks terapi yang rendah), misalnya glikosida jantung,
antikoagulan, dan obat-obat sitostatik (Setiawati, 2007).

Secara umum, ada dua mekanisme interaksi obat :

1. Interaksi Farmakokinetik

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

Interaksi farmakokinetik terjadi ketika suatu obat mempengaruhi absorbsi, distribusi,


metabolisme dan ekskresi obat lainnya sehingga meningkatkan atau mengurangi jumlah obat yang
tersedia untuk menghasilkan efek farmakologisnya (BNF 58, 2009).

2. Interaksi Farmakodinamik
Interaksi farmakodinamik adalah interaksi yang terjadi antara obat yang memiliki efek
farmakologis, antagonis atau efek samping yang hampir sama.

Interaksi ini dapat terjadi karena kompetisi pada reseptor atau terjadi antara obatobat yang bekerja
pada sistem fisiologis yang sama. Interaksi ini biasanya dapat diprediksi dari pengetahuan tentang
farmakologi obat-obat yang berinteraksi (BNF 58, 2009).

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

BAB III

TATA LAKSANA

A. PROSEDUR
Lakukan prosedur skrinning kinis peresepan.

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

1. Peresepan
a. Skrinning klinis harus dilakukan untuk setiap resep yang diterima
b. Skrinning dilakukan oleh petugas farmasi dan Apoteker
2. Persiapan
a. Setiap obat yang disiapkan setelah dilakukan skrinning
b. Pengaturan jadwal penggunaan obat dilakukan pada etiket obat
3. Pemberian informasi obat serta edukasi kepada pasien dan atau keluarga pasien meliputi
kemungkinan terjadinya interaksi obat satu dengan obat lain,serta interaksi obat dengan makanan

Berikut adalah contoh daftar yang dapat terjadinya interaksi

Obat-obatan Berinteraksi dengan


Azitromycin Levofloxacin

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

Oral Kontrasepsi Obat-obat TB


Paracetamol Jahe
Aspirin Candesartan
Atorvastin Clopidogrel
Aspirin Glimepirid
Glimepirid Furosemid
Ranitidine Glimepirid
Furosemid Metformin
Oral kontrasepsi Rokok

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

B. EFEK DARI TERJADINYA INTERAKSI


1. Azitromycin dengan Levofloxacin
2. Interaksi dari kedua obat ini adalah meningkatnya heart rate pada pasien.
3. Solusi : kedua obat ini tidak boleh digunakan secara bersama-sama, harus ada pengaturan jeda
minum obat dan berhati-hati terhadap pasien dengan riwayat atrial fibrilasi
4. Oral Kontrasepsi dengan Obat-obat TB
5. Penggunaan secara bersama dari kedua obat ini dapat menyebabkan kegagalan kontrasepsi,
karena obat-obat TB merupakan induktor enzim bagi oral kontrasepsi yang akan mengurangi efek
obat terebut.
6. Solusi : kedua obat ini tidak boleh digunakan secara bersama-sama, harus ada pengaturan jeda
minum obat
7. Paracetamol dengan Jahe
8. Jahe memiliki kandungan Gingerol yang dapat meningkatkan efek dari paracetamol melalui efek
sinergis.

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

9. Solusi : Berhati-hati terhadap pasien dengan riwayat hepatitis atau gangguan fungsi liver
10. Aspirin dengan Candesartan
11. Kombinasi kedua obat ini akan menyebabkan efek untuk menurunkan tekanan darah dari
Candesartan akan berkurang.
12. Solusi : kedua obat ini tidak boleh digunakan secara bersama-sama, harus ada pengaturan jeda
minum obat
13. Atorvastatin dan Clopidogrel
14. Kombinasi kedua obat ini akan menyebabkan efek dari Clopidogrel akan berkurang.
15. Solusi : kedua obat ini tidak boleh digunakan secara bersama-sama, harus ada pengaturan jeda
minum obat
16. Aspirin dan Glimepirid
17. Efek dari intraksi kedua obat ini Aspirin dapat meningkatkan efek menurunkan gula darah dari
Glimepirid sehingga akan menyebabkan pusing, lemah.

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

18. Solusi : kedua obat ini tidak boleh digunakan secara bersama-sama, harus ada pengaturan jeda
minum obat
19. Glimepirid dan Furosemid
Efek dari intraksi kedua obat ini Furosemid dapat menurunkan efek penurunan gula darah dari
Glimepirid.
20. Solusi : kedua obat ini tidak boleh digunakan secara bersama-sama, harus ada pengaturan jeda
minum obat
21. Ranitidin dan Glimepiride Penggunaan bersama kedua obat ini dapat menyebabkan efek dari
Glimepiride meningkat dan terjadi penurunan gula darah yang drastis, karena Ranitidine
merupakan inhibitor enzim. Solusi : kedua obat ini tidak boleh digunakan secara bersama-sama,
harus ada pengaturan jeda minum obat.
22. Furosemid dan Metformin

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

Penggunaan bersama kedua obat ini dapat menyebabkan efek dari Metformin meningkat dan
terjadi penurunan gula darah yang drastis..

Solusi : kedua obat ini tidak boleh digunakan secara bersama-sama, harus ada pengaturan jeda
minum obat

23. Oral kontrasepsi dan Rokok


Interaksi yang terjadi anatara Oral Kontrasepsi dengan Rokok dapat menyebabkan kegagalan dari
obat oral kontrasepsi, karena Rokok merupakan induktor enzim

Solusi : Penggunaan Oral Kontrasepsi dengan Rokok ini tidak boleh digunakan secara bersama-
sama.

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat
RUMAH SAKIT MATA PADANG EYE CENTER (
RSMPEC)
Ramah, Empati, Siaga, Proaktif, Exsclusive, dan
Competence

Alamat : Jl. Pemuda No. 53, Telp. 0751-30094 (Hunting), Fax. 0751-30098, Padang,
Sumatera Barat