Anda di halaman 1dari 4

EVIDENCE BASED MEDICINE

Efektivitas Anggur Merah Sebagai Obat


Cardiovascular

OLEH :

Nienies Nurika Setyani, S.Farm.

NIM :1408062155

Kelas : A (Angkatan XXIX)

PROGRAM PROFESI APOTEKER


FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
YOGYAKARTA
2016
Kasus:
Anda sebagai seorang konsultan, oleh pemodal diminta untuk mencari informasi
apakah buah anggur merah dapat dikembangkan untuk obat kardiovaskular?
Sediaan apa yang anda pilih.

Jawaban:
Merujuk dari data-data yang diperoleh, buah anggur merah dapat dijadikan
obat kardiovaskular, karena anggur merah dapat menurunkan nilai kolesterol
total sehingga dapat menurunkan resiko terjadi nya penyakit kardiovaskular.
Sediaan yang dipilih untuk anggur merah adalah bentuk kapsul. dimana
anggur merah dapat diekstrak menjadi ekstrak kering dan dimasukkan ke
dalam kapsul, mempertimbangkan kepraktisan dan stabilitas dari anggur
merah sendiri.

Pertanyaan dan Jawaban:

1. Tentukan PICO dan rumusan permasalahan yang sesuai dengan kasus yang
anda dapatkan?

Jawab: P = Cardiovascular disease; penyakit cardiovascular


I = Vitis vinifera; Anggur merah
C = Placebo
O = Efektifitas; Effficacy
Rumusan masalah: apakah anggur merah efektif dan aman digunakan
sebagai obat untuk sistem cardiovascular?

2. Tentukan keyword yang sesuai dengan kasus yang anda dapatkan?

Jawab: a. Cardiovascular disease or vitid vinifera or placebo and efficacy


b. Penyakit cardiovascular; Anggur Merah; placebo; efektifitas
c. Effect Of Red Wine Extract ( Vitis Vinifera ) In cadiovascular
disease

3. Tentukan Level of Evidance yang sesuai dengan kasus yang anda dapatkan?
Jawab: Untuk literatur yang paling baik digunakan dalam uji kemanjuran
adalah literatur dalam bentuk level I seperti RCT Multicenter dan
Sistematik review. Namun yang diperoleh adalah dalam bentuk
Clinical Trial (Level II) dan case controll (Level IV). Tetapi jika
dilihat dari segi orisinalitas data/ informasi diperoleh jurnal dengan
jenis pustaka Primer yaitu RCT dan case controll study.

4. Apakah hasil penulusuran literature dapat disimpulkan bahwa obat herbal


tersebut dapat dikembangkan sebagai produk? Bagaimana aspek legalitas
(kategori obat herbal) berdasarkan uji praklinik maupun klinik? Tuliskan
rekomendasi anda secara singkat jelas dan dapat dibaca?

Jawab: Dari hasil penulusuran literatur yang ditemukan dapat


disimpulkan bahwa anggur merah dapat dikembangkan menjadi
produk obat cardiovascular karena efek nya yang dapat menurunkan
kolesterol total secara signifikan. Hal ini terlihat dari penelitian
Yubero, et al tahun 2012 menunjukkan hasil bahwa 700 mg ekstrak
anggur yang dimasukkan dalam diet makanan selama 56 hari pada 60
objek manusia sehat dapat menurunkan kolesterol total didalam darah
dan menurunkan level kolesterol LDL.
Selain itu penelitian pada hewan uji secara in vivo dari riyani
tahun 2011 juga menunjukan bahwa ekstrak anggur merah dengan
dosis sebesar 100, 150 dan 250 mg/200 g bb tikus dapat menurunkan
nilai kolesterol secara signifikan saat dibandingkan dengan placebo.
Penelitian pada tahun 2012 oleh Jassim, et al juga menunjukkan
bahwa ekstrak cair dengan dosis 10 ml/ kg bb tikus dapat menurunkan
nilai kolesterol LDL dan trigliserida.

Kategori aspek legalitas dari obat herbal yang dibuat masih dalam
tahap Obat Herbal Terstandar dengan bentuk sediaan kapsul.
Walaupun sudah ada penelitian secara klinik pada manusia sehat dan
praklinik. Namun data secara klinik belum lengkap untuk membuat
sediaan anggur merah sebagai fitofarmaka. Karena penelitian secara
klinik yang diperoleh hanya sampai tahap I. Sedangkan untuk
memiliki izin edar fitofarmaka harus memiliki penelitian secara klinik
sampai tahap III.

Daftar Pustaka

Jassim, et al. 2010. Study Regarding The Influence of Vitis Vinifera Fruit Muscat of
Hamburg Species) on Some Biochemical Parameters. Farmacia; Vol 58
Riyani, S. 2011. Pengaruh Ekstrak Anggur Merah (Vitis Vinifera) Terhadap Kadar
Kolesterol Total Darah Tikus Putih (Rattus Norvegicus). Skripsi Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta.
Yubero, et al. 2012. Ldl Cholesterol-Lowering Effects of Grape Extract Used as a
Dietary Supplement on Healthy Volunteers. International Journal of Food
Sciences and Nutrition; Page 1-7.