Anda di halaman 1dari 33

Lampiran

Keputusan Direktur Rumah Sakit Raudhah


Nomor : 001.a/SK-DIR/RSR/I/2016
Tanggal : 04 Januari 2016

BAB I
PENDAHULUAN

Pesatnya kemajuan teknologi informasi memacu kebutuhan dan tuntutan


masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik secara terus menerus semakin
meningkat. Tidak bisa tidak dunia kesehatan di bidang perumah sakitan perlu untuk
terus menerus melakukan upaya dalam memperbaiki mutu pelayanan kesehatan, baik
di bidang sumber daya manusia, peralatan kedokteran dan kesehatan, teknologi
informasi, fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap.
Sebagai pelayan kesehatan, Rumah Sakit mengemban tugas dan tanggung
jawab untuk memberikan pelayanan yang tidak hanya terbatas pada upaya
penyembuhan saja tetapi sudah berkembang ke arah pelayanan rumah sakit yang
paripurna. Pelayanan paripurna tersebut meliputi upaya promotif, preventif, kuratif
dan rehabilitatif dengan sasaran pelayanan yang diharapkan juga berkembang bukan
hanya pada individu pasien saja, tetapi juga keluarga pasien dan masyarakat, serta
perlakuan terhadap pasien sebagai manusia seutuhnya.
Selain itu yang perlu juga menjadi perhatian adalah perbandingan jumlah
Tempat Tidur yang masih rendah dengan Jumlah Penduduk di daerah, dimana secara
nasional perbandingan normal 1 tempat tidur setiap 500 orang penduduk. Untuk di
Kabupaten Merangin dengan jumlah penduduk Merangin 341.641 orang seharusnya
mempunyai jumlah tempat tidur lebih kurang 683 tempat tidur, sementara jumlah
yang dimiliki saat ini belum separuhnya.
Hal inilah merupakan peluang yang cukup besar untukkami mendirikan
Rumah Sakit Raudhah, yang dapat menjadi Pilihan bagi masyarakat untuk
mendapatkan pelayanan kesehatan.

1
BAB II
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT RAUDHAH

2.1. DESKRIPSI RUMAH SAKIT RAUDHAH

Rumah Sakit Raudhah merupakan rumah sakit umum dengan pelayanan


kesehatan mulai dari yang bersifat umum sampai dengan yang bersifat spesialistik,
yang dilengkapi dengan pelayanan penunjang medis 24 jam.
Rumah Sakit Raudhah berlokasi di Jl. Lintas Sumatera Km.01 Bukit Aur
Bangko, Kodepos 37314, Jambi, Indonesia. Telp 0746-322834, dengan alamat e-mail
rs.raudhah_bko@yahoo.co.id
Rumah Sakit Raudhah diresmikan pada tanggal 18 Mei 2015, dengan status
berada dibawah kepemilikan PT.Ananda Nugraha Jaya. Rumah Sakit Raudhah
merupakan rumah sakit swasta tipe C. Pada saat ini Rumah Sakit Raudhah dipimpin
oleh dr. Rahma Dewi selaku direktur.
Rumah Sakit Raudhah memberikan beragam jenis pelayanan medis antara lain
klinik umum, klinik gigi dan mulut, dan klinik spesialis, Instalasi Gawat Darurat, serta
rawat inap yang terdiri dari kelas I, II, III, VIP dan VVIP yang dilengkapi pelayanan
laboratorium, radiologi, dan farmasi. Kapasitas tempat tidur pasien yang disediakan di
Rumah Sakit Raudhah sebanyak 48 tempat tidur.
Kebijakan umum rumah sakit adalah setiap pasien yang datang dilayani
kebutuhannya secara tuntas dengan menyediakan keperluan perawatan dan
pengobatan pasien, baik obat maupun alat yang diperlukan, tanpa memberi resep yang
harus dibeli oleh pasien, tanpa uang muka. Semua baru dibayar oleh pasien setelah
pasien siap pulang. Kebijakan ini merupakan kebijakan yang telah ada sejak Rumah
Sakit Raudhah berdiri.

2.2. SEJARAH RUMAH SAKIT RAUDHAH.

Rumah Sakit Raudhah mulai dibangun pada tahun 2009, berlokasi di Jl. Lintas
Sumatera Km.01 Bukit Aur Bangko, Kodepos 37314, Jambi, Indonesia. Telp 0746-
322834. Di atas areal tanah seluas +/- 2000 M2. Secara legalitas disahkan pada
tanggal 01 September 2009.
Rumah Sakit Raudhah didirikan sebagai pengembangan Klinik Mata Rissa,
diprakarsai oleh dr. Djarizal, Sp.M, MPH dan dr. Eryasni Husni, Sp.PD, Finasim,
selaku Komisaris dari PT. Ananda Nugraha Jaya. Jabatan direktur PT. Ananda
Nugraha Jaya dijabat oleh dr. Randy Fauzan sedangkan Sejak awal diresmikannya
pada tanggal 18 mei 2015 direktur Rumah Sakit Raudhah dijabat dr. Rahma Dewi,
Pada awal pembukaan, Rumah Sakit Raudhah pertama kali bekerjasama dengan BPJS
Kesehatan pada tanggal 01 Juni 2015
Pelayanan kesehatan yang ada pada waktu itu adalah klinik umum, klinik
spesialis (bedah, kandungan, penyakit dalam dan kesehatan anak), klinik gigi, instalasi
gawat darurat, rawat inap yang terdiri dari kelas I, II, III, VIP dan VVIP, serta
dilengkapi pelayanan laboratorium, alat X-Ray, USG, EKG, kamar obat,fisioterapi.

2
Pada saat pendirian Rumah Sakit Raudhah, dicanangkan target telah terakreditasi
pada awal tahun 2017.
Sebagai rumah sakit yang baru berdiri maka jumlah pasien yang dilayani tidak
terlalu banyak. Setelah ada kerjasama dengan BPJS Kesehatan yang melayani Jaminan
Kesehatan Nasional jumlah pasien meningkat pesat mulai September2015.

3
BAB III
VISI, MISI, FALSAFAH, TUJUAN DAN MOTTO
RUMAH SAKIT RAUDHAH

3.1 VISI.
Rumah Sakit Raudhah memiliki visi:
Menjadi Rumah Sakit pilihan utama masyarakat Merangin dan
sekitarnya dengan menyediakan layanan perawatan kesehatan terbaik,
aman, bermutu tinggi dan inovatif.

3.2 MISI.
Rumah Sakit Raudhah memiliki misi:
1. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan profesional dan bermutu untuk
mewujudkan kepuasan pelanggan dengan tetap menjalankan fungsi
sosialnya.
2. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan
berkualitas tinggi.
3. Memberikan pelayanan secara paripurna, bermutu dengan sumber daya
manusia yang professional sehingga mempunyai produk-produk yang
merupakan unggulan kesembuhan, kepuasan dan kebahagiaan pelanggan.

3.3 MOTTO.
Rumah Sakit Raudhah memiliki motto:
Kenyamanan Anda Bentuk Kepedulian Kami.

3.4 FALSAFAH.

Rumah Sakit Raudhah memiliki falsafah:


a. Menjadikan Rumah Sakit Raudhah pilihan utama masyarakat Merangin.
b. Hak pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu.
c. Sebagai tempat tenaga kesehatan mengabdi dan mengembangkan
profesionalisme.
d. Secara berkesinambungan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan
dalam berkarya.
e. Bekerja secara tim berdasarkan kebersamaan dan saling menghargai antar
profesi.
f. Memiliki komitmen untuk mencapai tujuan rumah sakit.
g. Keselarasan dalam melaksanakan tugas.

4
3.5 TUJUAN.

Tujuan Rumah Sakit Raudhah Bukit Aur memberikan pilihan pelayanan kesehatan
bagi masyarakat Merangin khususnya dan bagi masyarakat sekitar pada umumnya.

3.6 NILAI NILAI.

Diformulasikan dalam bentuk kata RAUDHAH Yang dikenal sebagai singkatan


dari :
R = Responsif..
pelayanan dilakukan dengan segera, cepat dan terukur
A = Akurat..
pelayanan dilakukan dengan telitidan evidence base medicine
yang dapat dipertanggung jawabkan
U = Utamakan Pelanggan ..
bahwa pasien dan keluarga menjadi yang utama
D = Dedikasi..
baik rumah sakit sebagai institusi maupun semua staf akan lebih
peduli serta jemput bola demi memberikan pelayanan berkualitas.
H = Hikmah ..
pelayanan yang kami berikan bernuansa Islami dan ibadah.
A = Aman..
pasien, keluarga serta tamu dilayani dengan sopan, ramah
sehingga merasa aman dan nyaman
H = Humanis..
pelayanan kami ikut mempertimbangkan sisi sosial kemanusiaan.

5
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT RAUDHAH

4.1 BAGAN ORGANISASI.

4.2 DESKRIPSI ORGANISASI.

Rumah Sakit Raudhah berada dibawah dan bertanggung jawab kepada


PT Ananda Nugraha Jaya sebagai badan hukum yang mendirikan. Struktur
Organisasi Rumah Sakit dibuat miskin jabatan struktural dan kaya jabatan
fungsional. Rumah Sakit dipimpin oleh Direktur dan dibantu oleh5 (lima)
Manager.
Dalam menjalankan tugasnya Direktur dan jajaran dibawahnya
diawasi oleh Satuan Pengawas Internal yang dibentuk oleh PT. Ananda
Nugraha Jaya. Dalam kondisi dan atau kurun waktu tertentu Direktur dapat
dibantu Wakil Direktur atas persetujuan Direktur PT. Ananda Nugraha Jaya.
Dalam menjalankan manajemen rumah sakit, direktur dibantu oleh
lembaga fungsional antara lain : Komite Medik, Komite Keperawatan, Komite
PPI, Tim K3RS, Komite PMKP, dan Satuan Pengawas Internal.

6
BAB V
STRUKTUR ORGANISASI UNIT KERJA

Struktur Unit Kerja ada pada lampiran.

7
BAB VI
URAIAN TUGAS & WEWENANG

6.1 DIREKTUR RUMAH SAKIT


Direktur Rumah Sakit Raudhah mempunyai Tugas Pokok :
Membantu Direktur PT. Ananada Nugraha Jaya dalam pengelolaan Rumah Sakit
Raudhah dan penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di
Kabupaten Merangin dan sekitarnya.
Dalam menyelenggarakan tugas, Direktur Rumah Sakit Raudhahmempunyai
fungsi sebagai berikut ;
Perumusan kebijakan Rumah Sakit Raudhah
Penyusunan Rencana Strategik Rumah Sakit Raudhah
Penyelenggaraan pelayanan umum dibidang kesehatan
Pembinaan, Pengkoordinasian, pengendalian, pengawasan, program dan
kegiatan Rumah Sakit Raudhah
Uraian Tugas Direktur Rumah Sakit Raudhah, adalah sebagai berikut :
1. Mempelajari Peraturan Perundang-undangan dan ketentuan lainnya yang
diperlukan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas;
2. Merumuskan dan menyiapkan kebijakan di bidang pelayanan Rumah Sakit
Raudhah;
3. Menetapkan kebijakan teknis pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung
jawab sesuai dengan norma, standar dan prosedur yang ditetapkan oleh PT.
Ananda Nugraha Jaya;
4. Melakukan pembinaan terhadap karyawan lingkup Rumah Sakit Raudhah
dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat;
5. Melaksanakan tugas pelayanan kesehatan secara berdaya guna dan berhasil
guna dengan mengutamakan usaha penyembuhan, pemulihan yang dilakukan
secara serasi, terpadu dengan upaya peningkatan dan pencegahan serta
melaksanakan upaya rujukan;
6. Mengkoordinasikan/melakukan penyusunan Renstra dan RKA;
7. Melaksanakan kerja sama dengan instansi terkait dan organisasi lain yang
menyangkut bidang tugasnya;
8. Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh PT. Ananda Nugraha
jaya.
6.2 MANAGER UMUM
Manager Umum mempunyai Tugas Pokok:

8
Memberikan pelayanan teknis dan administrasi kepada semua unsur dilingkungan
Rumah Sakit Raudhah.
Dalam menyelenggarakan tugas, Manager Umum mempunyai fungsi sebagai
berikut :
Penyusunan kebijakan bidang teknis administrasi perencanaan,
adminstrasi umum dan kepegawaian serta adminstrasi keuangan dan asset
Rumah Sakit Raudhah;
Pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian, pengawasan program dan
kegiatan bagian tata usaha;
Penyelenggaran evaluasi program dan kegiatan Bagian Tata Usaha.
Uraian Tugas Manager Umum Rumah Sakit Raudhah, adalah sebagai berikut:

1. Menyiapkan penyusunan program perencanaan di Bagian Umum di Rumah


Sakit Raudhah;
2. Melaksanakan analisis, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan
kegiatan fasilitas di Rumah Sakit Raudhah;
3. Menyiapkan rancangan peraturan dan kebijakan teknis serta menghimpun
peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan tugasnya di
Rumah Sakit Raudhah;
4. Memberi tugas kepada bawahannya dalam pengelolaan urusan administrasi
umum;
5. Membuat rencana operasionalisasi program kerja Manager Umum;
6. Mengkoordinasikan urusan rumah tangga, urusan perlengkapan dan urusan
adminstrasi perjalanan dinas;
7. Mengkoordinasikan kegiatan kerumahtanggaan, penerima tamu, rapat dan
upacara resmi di lingkungan Rumah Sakit Raudhah;
8. Mengkoordinasikan laporan tahunan Rumah Sakit Raudhah;
9. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasannya;
10. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai pertimbangan dalam
pengembangan karir;
11. Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan.

6.3 MANAGER KEUANGAN


Manager Keuangan mempunyai tugas :

9
Merencanakan operasionalisasi, memberi petunjuk, memberi tugas, menyelia,
mengatur, mengevaluasi, melaporkan urusan keuangan, kegiatan
kebendaharawan dalam rangka pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja di
Rumah Sakit Raudhah.
Dalam menyelenggarakan tugas, Manager Keuangan mempunyai fungsi :
Pelaksanaan kebijakan teknis Manager Keuangan;
Pelaksanaan program dan kegiatan Manager Keuangan;
Pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian, pengawasan dan evaluasi
program dan kegiatan Manager Keuangan.
Uraian Tugas Manager Keuangan, adalah sebagai berikut:
1. Membuat rencana operasionalisasi program kerja bagian keuangan;
2. Membuat daftar usulan kegiatan;
3. Membuat daftar gaji dan melaksanakan penggajian;
4. Menyiapkan proses administrasi terkait dengan penatausahaan keuangan dan
aset Rumah SakitRaudhah sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
5. Menyiapkan pembukuan setiap transaksi keuangan pada buku kas umum;
6. Melaksanakan perbendaharaan keuangan dan aset Rumah Sakit Raudhah;
7. Melaksanakan pengendalian pelaksanaan tugas pembantu pemegang kas;
8. Mengajukan SPP untuk pengisian kas, SPP beban tetap dan SPP Gaji atas
persetujuan Direktur;
9. Mendistribusikan uang kerja kegiatan kepada pemegang kas kegiatan sesuai
dengan jadwal kegiatan atas persetujuan dengan Direktur;
10. Melaksanakan kegiatan meneliti, mengoreksi dan menandatangani Surat
Pertanggungjawaban (SPJ) atas penerimaan dan pengeluaran kas beserta
lampirannya dan laporan bulanan;
11. Mengevaluasi hasil program kerja;
12. Membuat laporan hasil kerja;
13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

6.4 MANAGER PELAYANAN


Manager Pelayanan, mempunyai tugas :
Merencanakan operasionalisasi, memberi tugas, memberi petunjuk, menyelia,
mengatur, mengevaluasi dan melaporkan penyelenggaraan tugas bidang
pelayanan.
Dalam menyelenggarakan tugas, manager pelayanan mempunyai fungsi :
Penyelenggaraan program dan kegiatan pelayanan medik;

10
Penyelenggaraan program dan kegiatan pelayanan keperawatan;
Penyelenggaraan dan pengadaan perlengkapan medik dan non medik.
Uraian Tugas Manager Pelayanan sebagai berikut :
1. Merencanakan operasionalisasi rencana kerja Bidang Pelayanan;
2. Menyelenggarakan rencana kerja sesuai tugas pokok dan fungsinya;
3. Menyusun bahan perumusan kebijaksanaan teknis mutu pelayanan kesehatan
di Rumah Sakit Raudhah;
4. Melakukan Koordinasi dengan Dinas Kesehatan menyangkut masalah
Pelayanan Kesehatan Masyarakat;
5. Menyusun bahan bimbingan dan bahan pengendalian teknis pelayanan
kesehatan di Rumah Sakit Raudhah;
6. Merumuskan kebijakan teknis tentang pelayanan medik, keperawatan dan
perlengkapan medik/non medik di masing masing unit lingkup pelayanan;
7. Menghimpun dan menganalisa data-data dan informasi yang berkaitan
dengan pelayanan kesehatan Rumah Sakit Raudhah;
8. Membuat Laporan Pelaksanaan Tugas kepada atasan;
9. Mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahannya;
10. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasannya.

6.5 MANAGER KEPERAWATAN


Manager Keperawatan, mempunyai Tugas Pokok :
Menyiapkan perumusan dan fasilitasi Keperawatan di Rumah Sakit Raudhah.
Dalam menyelenggarakan tugas ManagerKeperawatan mempunyai fungsi :
Penyusunan program dan kegiatan Manager Keperawatan;
Pelaksanaan program dan kegiatan Manager Keperawatan;
Pembinaan, Pengkoordinasian, pengendaliaan, pengawasan program dan
kegiatan Manager Keperawatan.
Uraian tugas Manager Keperawatan, adalah sebagai berikut ;
1. Melaksanakan rencana kerja sesuai dengan tugas dan fungsinya;
2. Mempersiapkan bahan rumusan, menghimpun dan menganalisis data-data
informasi yang berkaitan dengan KeperawatanRumah Sakit Raudhah;
3. Menyusun bahan bimbingan dan pengendalian teknis Pelayanan
Keperawatan Rumah Sakit Raudhah;
4. Melaksanakan kegiatan-kegiatan upaya pemeliharaan, perbaikan dan
peningkatan pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit Raudhah;
5. Melaksanakan identifikasi dan inventarisasi permasalahan-permasalahan
dibidang tugasnya dan mempersiapkan bahan pemecahannya;
6. Membina dan mengkoordinasikan pelaksanaan asuhan dan pelayanan
keperawatan Rumah Sakit Raudhah;

11
7. Membina etika dan mutu pelayanan keperawatan Rumah Sakit Raudhah;
8. Memantau perkembangan pelayanan di rawat inap;
9. Melakukan Rekapitulasi Data Kesakitan dan Kematian di Rumah Sakit
Raudhah;
10. Membuat laporan atas kegiatan dibidang tugasnya;
11. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasannya.

6.6 MANAGER PENUNJANG


Manager Penunjang, mempunyai Tugas Pokok :
Merencanakan operasionalisasi, memberi tugas, memberi petunjuk, menyelia,
mengatur, mengevaluasi dan melaporkan penyelenggaraan tugas bidang
penunjang.
Dalam menyelenggarakan tugas Manager Penunjangmempunyai tugas :
Penyelenggaraan program dan kegiatan logistik dan diagnostik;
Penyelenggaraan program dan kegiatan pelayanan sarana dan Prasarana;
Penyelenggaraan program dan kegiatan pengendalian instalasi.
Uraian Tugas Manager Penunjang sebagai berikut :
1. Menyusun program dan rencana kerja Bidang Penunjang sebagai pedoman
pelaksanaan tugas;
2. Merumuskan kebijakan teknis dibidang penunjang;
3. Membina dan merencanakan pengembangan sarana dan prasarana kesehatan
Rumah Sakit Raudhah;
4. Menyusun perencanaan pengadaan sarana dan prasarana kesehatan Rumah
Sakit Raudhah;
5. Menginventarisir semua sarana penunjang di Rumah Sakit Raudhah;
6. Melaksanakan pengembangan, pemeliharaan dan perbaikan sarana
penunjang yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan Rumah Sakit
Raudhah;
7. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan hasil pelaksanaan kegiatan penunjang
Rumah Sakit Raudhah;
8. Membuat laporan atas kegiatan dibidang tugasnya;
9. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasannya.

6.7 KOORDINATOR ASUHAN KEPERAWATAN


Koordinator Asuhan Keperawatan, mempunyai Tugas Pokok :
Mengkoordinasi pelaksanaan Asuhan Keperawatan di lingkungan Rumah Sakit
Raudhah.
Uraian tugas Koordinator Asuhan Keperawatan adalah sebagai berikut :
1. Menyiapkan usulan pengembangan/pembinaan mutu asuhan keperawatan;

12
2. Menyiapkan program upaya peningkatan mutu asuhan keperawatan,
koordinasi dengan tim keperawatan/komite keperawatan Rumah Sakit
Raudhah;
3. Berperan serta menyusun SPO asuhan keperawatan dan memberikan
bimbingan dalam pembinaan asuhan keperawatan sesuai standar;
4. Memberikan bimbingan pendokumentasian asuhan keperawatan dan
melaksanakan evaluasi secara berkala dalam pelaksanaan asuhan
keperawatan di Rumah Sakit Raudhah;
5. Menyiapkan usulan penetapan/distribusi tenaga keperawatan sesuai
kebutuhan;
6. Menghadiri rapat pertemuan berkala dengan Manager Keperawatan, Kepala
Instalasi, dan Kepala Ruangan terkait untuk kelancaran pelaksanaan asuhan
keperawatan;
7. Memberikan saran dan masukan sebagai bahan pertimbangan pada atasan
dan mewakili tugas dan wewenang Manager Keperawatan atas
persetujuan Direktur sesuai dengan kebutuhan;
8. Menjelaskan kebijakan Rumah Sakit kepada Staf Keperawatan
Berkoordinasi dengan Kepala Ruangan /Kepala Instalasi;
9. Mengawasi kegiatan tenaga keperawatan di seluruh unit pelayanan
keperawatan.

6.8 KOORDINATOR SDM & LOGISTIK KEPERAWATAN


Koordinator SDM & Logistik Keperawatan , mempunyai Tugas Pokok :
Mengkoordinasi pelaksanaan SDM dan Logistik Keperawatan di lingkungan
Rumah Sakit Raudhah.
Uraian tugas Koordinator SDM & Logistik Keperawatan adalah sebagai berikut :
1. Menyusun rencana kerja dan kebutuhan tenaga keperawatan baik jumlah
maupun kualifikasi tenaga keperawatan, berkoordinasi dengan Kepala
Instalasi;
2. Menyusun rencana kerja Sumber Daya Manusia dan Logistik Keperawatan;
3. Menghadiri rapat pertemuan berkala dengan Manager Keperawatan/Kepala
Bagian/Kepala Instalasi untuk kelancaran pelaksanaan pelayanan
keperawatan;

13
4. Mewakili tugas dan wewenang Manager Keperawatan atas persetujuan
Direktur sesuai dengan kebutuhan;
5. Mengupayakan peralatan keperawatan selalu dalam keadaan siap pakai,
berkoordinasi dengan Kepala Instalasi;
6. Melaksanakan pengawasan pengendalian dan penilaian pendayagunaan dan
pemeliharaan peralatan keperawatan;
7. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian sistem inventarisasi peralatan
perawatan untuk mencegah terjadinya kehilangan alat;
8. Melakukan penilaian mutu terapan etika serta kemampuan profesi tenaga
keperawatan serta memberikan pembinaan pengembangan profesi tenaga
keperawatan;
9. Melakukan pengawasan, pengendalian, penilaian terhadap pendayagunaan
profesi tenaga keperawatan;
10. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

6.9 KOORDINATOR RUMAH TANGGA DAN KEPEGAWAIAN


Koordinator Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok :
Merencanakan, operasionalisasi, dan melaporkan kegiatan administrasi umum
dan kepegawaian di Rumah Sakit Raudhah.
Uraian tugas Koordinator Rumah Tangga dan Kepegawaian adalah sebagai
berikut :
1. Mengendalikan surat masuk dan surat keluar, arsip, kegiatan pengetikan,
administrasi barang dan perlengkapan, pelaksanaan administrasi penggunaan
dan pemakaian kendaraan dan penggunaan kantor di Rumah Sakit Raudhah;
2. Melaksakan pengaturan urusan rumah tanggadiRumah Sakit Raudhah;
3. Melaksanakan pengumpulan, pengelolaan, dan penyimpanan data
kepegawaian di Rumah Sakit Raudhah;
4. Mempersiapkan rencana kebutuhan karyawan Rumah Sakit Raudhah dan
perjanjian kerjasama dengan karyawan, penyiapan bahan dan data pegawai
yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan;
5. Mempersiapkan bahan pemberhentian, teguran pelanggaran disiplin, pensiun
dan surat cuti karyawan Rumah Sakit Raudhah;
6. Melaksanakan pengurusan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, dan
penginventarisasian perlengkapan Rumah Sakit Raudhah;
7. Menyelenggarakan administrasi kepegawaian yang meliputi penempatan dan
kenaikan gaji berkala;

14
8. Mempersiapkan bahan dan rencana kesejahteraan karyawan serta mengatur
kehadiran karyawan;
9. Membuat laporan kepegawaian dan Daftar Urutan Kepegawaian (DUK) serta
bahan evaluasi kinerja setiap karyawan;
10. Mengevaluasi hasil program kerja seluruh karyawan;
11. Menyusun laporan hasil kegiatan di Rumah Sakit Raudhah;
12. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

6.10 KOORDINATOR PEDIDIKAN DAN PELATIHAN


Koordinator Pendidikan dan Pelatihan mempunyai tugas pokok :
Membantu Manager Umum Rumah Sakit Raudhah dalam melaksanakan
pengawasan, pengendalian dan koordinasi kegiatan pendidikan, pelatihan,
penelitian, pengembangan kesehatan dan instalasi.
Uraian tugas Koordinator Pendidikan dan Pelatihan adalah sebagai berikut :
1. Menyusun dan mengkoordinasikan program perencanaan pendidikan dan
pelatihan internal dan eksternal Rumah Sakit;
2. Melakukan koordinasi dengan institusi pendidikan kesehatan dalam dan luar
daerah untuk pengembangan SDM rumah sakit dan pelayanan pendidikan;
3. Menyusun rencana program kegiatan pelayanan pendidikan dan pelatihan
baik pendidikan internal maupun eksternal;
4. Melaksanakan pelatihan formal dan non formal bagi karyawan Rumah Sakit;
5. Melaksanakan pengaturan kegiatan orientasi bagi karyawan baru agar dapat
menyesuaikan diri di lingkungan Rumah Sakit Raudhah;
6. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program pelayanan
pendidikan dan pelatihan;
7. Mengkoordinasi pengadaan, pemeliharaan, perbaikan dan inventarisasi sarana
pembelajaran pendidikan dan pelatihan;
8. Menyusun laporan hasil pelaksanaan pelayanan pendidikan dan pelatihan;
9. Mengarsipkan setiap berkas hasil kegiatan yang telah dilaksanakan;
10. Memberi masukan dan saran sebagai bahan pertimbangan atasan untuk
perumusan kebijakan;
11. Melaksanakan tugas tugas lainnya yang diberikan oleh atasan.

6.11 KOORDINATOR KEUANGAN DAN KASIR


Koordinator Keuangan dan Kasir mempunyai tugas pokok :
Membantu Manager Keuangan dalam perencanaan, penyelenggaraan,
pembinaan, pengawasan, dan pengembangan kegiatan pembukuan, akuntansi,
pengelolaan aset dan pelaporan keuangan.
Uraian tugas Koordinator Keuangan dan Kasir adalah sebagai berikut :
1. Menyusun laporan keuangan beserta analisisnya tentang posisi keuangan di
Rumah Sakit Raudhah;

15
2. Menelaah hasil pelaksanaan dan mengendalikan sistem akuntansi di Rumah
Sakit Raudhah;
3. Merencanakan strategi akunting Rumah Sakit secara tepat;
4. Mengontrol dan mengevaluasi pencatatan Neraca Rugi Laba dan aktivitas
akunting lainnya agar dapat berjalan secara tept dan akurat;
5. Mengarahkan fungsi dan kinerja unit bagian akunting agar dapat berjalan
optimal dan meningkatkan kinerja SDM akunting;
6. Mengevaluasi dan menganalisa implementasi sistem akunting untuk
memberi masukan terhadap sistem keuangan;
7. Mencatat penerimaan fungsional Rumah Sakit dan menyetorkan pada bank
serta mempertanggungjawabkan secara administrasi atas pengelolaan uang
yang menjadi tanggung jawabnya kepada Direktur melalui Manager
Keuangan;
8. Membuat laporan realisasi pendapatan sesuai dengan penerimaan rumah
sakit;
9. Merekap perincian Jasa Medis untuk pasien umum untuk diteliti oleh
Manager Keuangan dan diketahui oleh Direktur;
10. Menyelesaikan semua tugas tugas yang diberikan oleh Manager Keuangan;
11. Menyiapkan buku kas penerimaan;
12. Menerima pembayaran pasien dari kasir setiap hari;
13. Mengecek setoran penerimaan kasir sesuai dengan bukti pembayaran yang
sah;
14. Mencatat seluruh penerimaan rumah sakit secara benar;
15. Menyiapkan bukti setoran bank yang sah;
16. Membuat laporan bulanan penerimaan yang terdiri dari laporan realisasi
penerimaan dan jurnal penerimaan disampaikan kepada Manager Keuangan
sebelum tanggal 10 setiap bulannya;
17. Memverifikasi semua pendapatan dari laporan harian kasir sesuai dengan
kwitansi pembayaran pasien yang sah;
18. Menyetor ke bank semua pendapatan kasir sesuai kwitansi pembayaran
pasien setiap hari;
19. Meneliti register penerimaan rawat inap dan rawat jalan untuk pasien umum
dan pasien BPJS dengan tepat dan benar;
20. Menginput ke dalam program Myob semua pendapatan rawat inap dan rawat
jalan untuk pasien umum dan BPJS;
21. Membuat pengajuan Daftar Gaji dan dilaporkan kepada Manager Keuangan
untuk di verifikasi;
22. Membayar gaji karyawan baik via rekening bank maupun tunai.

6.12 KOORDINATOR VERIFIKASI DAN PAJAK


Koordinator Verifikasi dan Pajak mempunyai tugas pokok :
Membantu Manager Keuangan dalam perencanaan, penyelenggaraan,

16
pembinaan, pengawasan, dan pengembangan kegiatan pembukuan, akuntansi,
pengelolaan aset dan pelaporan keuangan.
Uraian tugas Koordinator Verifikasi dan Pajak adalah sebagai berikut :
1. Bendahara Pengeluaran adalah pejabat fungsional yang ditunjuk untuk
menerima, menyimpan, menyetorkan, menatausahakan dan
mempertanggung jawabkan uang untuk semua operasional keperluan
belanja rumah sakit;
2. Menyusun laporan keuangan beserta analisisnya tentang posisi keuangan
di Rumah Sakit Raudhah;
3. Menelaah hasil pelaksanaan dan mengendalikan system akuntansi di
Rumah Sakit Raudhah;
4. Merencanakan strategi akunting rumah sakit secara tepat;
5. Mengontrol dan mengevaluasi pencatatan Neraca Rugi laba dan aktivitas
akunting lainnya agar dapat berjalan secara tepat dan akurat;
6. Mengarahkan fungsi dan kinerja unit bagian akunting agar dapat berjalan
optimal dan meningkatkan kinerja SDM akunting;
7. Mengevaluasi dan menganalisa implementasi system akunting untuk
memberi masukan terhadap system keuangan;
8. Bendahara mengeluarkan dana untuk kegiatan operasional sesuai dengan
pengajuan yang sudah di setujui oleh managerkeuangan dan diketahui
direktur;
9. Menginput ke dalam program Myob semua Beban-beban pengeluaran;
10. Melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana buku pengeluaran,
buku pembantu simpanan bank, buku pembantu pajak dan laporan
penutupan kas setiap kas bulan;
11. Melakukan rekapitulasi pengeluaran dan mencatatnya dalam Buku Kas
Umum yang diserahkan ke Direktur melalui Manager Keuangan untuk
disahkan dan dilaporkan sebelum tanggal 10 setiap bulan;
12. Menyiapkan dokumen-dokumen atas transaksi yang terkait dalam prsoses
pelaksanaan akuntansi Rumah Sakit;
13. Merekap Perincian Jasa Medis untuk pasien BPJS untuk diteliti oleh
Manager Keuangan dan diketahui Direktur;
14. Meminta rekening Koran dari Bank setiap akhir bulan;
15. Mempertanggungjawabkan dalam bentuk dokumen pengeluaran (kwitansi,
Surat tugas,SPPD, Laporan hasil kegiatan,dll) atas semua pengeluaran;
16. Melaporkan hasil realisasi pengeluaran rumah sakit tanggung jawab
belanja yang ditandatangani oleh Manager Keuangan kepada Direktur;
17. Menyelesaikan semua tugas -tugas yang di beri oleh Manager keuangan;
18. Menyimpandengan baik dan aman seluruh bukti ASLI
pertanggungjawabankeuangan.

17
6.13 KOORDINATOR AKUNTANSI & PIUTANG
Koordinator Akuntansi & Piutang mempunyai tugas pokok :
Membantu Manager Keuangan dalam perencanaan, penyelenggaraan,
pembinaan, pengawasan, dan pengembangan kegiatan pembukuan, akuntansi,
pengelolaan aset dan pelaporan keuangan.
Uraian Tugas Koordinator Akuntansi & Piutang adalah sebagai berikut :
1. Mengikuti dan mempelajari ketentuan ketentuan yang berlaku khususnya
yang terkait dengan pengelolaan akuntansi dan piutang Rumah Sakit yang
meliputi peraturan perundang undangan, rencana jangka panjang;
2. Memberikan saran dan masukan kepada Manager Keuangan terkait
Akuntansi dan Piutang;
3. Menyusun/merevisi program dan rencana kerja, SOP SOP yang terkait di
bidang tugasnya;
4. Menyusun dokumen penagihan;
5. Melaksanakan penagihan;
6. Memberikan penjelasan kepada masyarakat dan pihak kontraktor tentang
pelaksanaan Pelayanan Administrasi Kontraktor;
7. Membuat laporan baik secara berkala maupun khusus kepada Manager
Keuangan;
8. Membuat konformasi piutang secara berkala;
9. Melaksanakan tugas tugas lain yang diberikan oleh atasan.

6.14 KOORDINATOR MARKETING DAN HUMAS


Koordinator Marketing dan Humas mempunyai tugas pokok :
Membantu Direktur Rumah Sakit Raudhah dalam melakukan promosi dan
pemasaran Rumah Sakit dengan baik serta menjalin hubungan baik kepada
masyarakat di Kabupaten Merangin dan sekitarnya.
Uraian Tugas Koordinator Marketing dan Humas adalah sebagai berikut :
1. Mengetahui peraturan perundang undangan rumah sakit atau kesehatan
secara umum;
2. Mengetahui issue issue terbaru tentang pelayanan rumah sakit;
3. Mengetahui istilah istilah kedokteran atau kesehatan yang dipergunakan
Rumah Sakit sehari hari;
4. Mengetahui tata cara kerja Rumah Sakit dengan segala permasalahannya;
5. Akses kuat ke Media Massa dan mengetahui tata cara kerja Media Massa;
6. Komunikasi yang baik, integritas yang tinggi, mudah bergaul dan tutur
kata yang jelas;
7. Mengetahui tentang Hak dan Kewajiban Pasien;
8. Mengetahui Undang Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik;

18
9. Berani mengoreksi kesalahan yang terjadi di Rumah Sakit dan
mengklarifikasi kesalahan yang benar benar terjadi kepada Pemerintah,
Organisasi Profesi, Media Massa dan masyarakat;
10. Membuat media promosi rumah sakit dalam bentuk brosur, leaflet,
mading, standing informasi dan lain sebagainya, serta memastikan media
promosi ini tersedia dalam jumlah yang cukup;
11. Melakukan survey kepuasan pelanggan;
12. Mengecek kritik dan saran yang masuk, melakukan tindakan selanjutnya
agar tercapainya kepuasan pelanggan;
13. Update informasi di website dan jejaring sosial rumah sakit;
14. Bertanggung jawab atas fasilitas fasilitas atau inventaris di unit kerja
Marketing dan Humas terutama yang berhubungan dengan publikasi dan
CCTV;
15. Melakukan pengarsipan dan pendokumentasian data data di unit kerja
Marketing dan Humas;
16. Melakukan pengawasan terhadap sarana dan prasarana terkait nilai estetika
(kebersihan, kerapihan, ketertiban, dan keamanan Rumah Sakit Raudhah;
17. Melaksanakan dan mendukung efisiensi dalam pengelolaan penggunaan
fasilitas di lingkungan unit kerja Marketing dan Humas;
18. Melakukan pekerjaan administrasi yang berkaitan dengan pelayanan unit
kerja Marketing dan Humas (terutama yang berkaitan dengan informasi
terbaru kepada pelanggan);
19. Senantiasa menjaga hubungan baik dengan staf informasi di Rumah Sakit
Raudhah;
20. Melaksanakan tugas tugas lain yang diinstruksikan oleh atasan;
21. Membuat laporan bulanan;
22. Memegang teguh rahasia jabatan.

6.15 KOORDINATOR PERENCANAAN EVALUASI & PELAPORAN


Koordinator Perencanaan Evaluasi & Pelaporan mempunyai tugas pokok :
Merencanakan operasionalisasi kerja, memberi tugas, memberi petunjuk,
menyelia, mengatur, mengevaluasi dan melaporkan tugas dibidang perencanaan,
evaluasi dan pelaporan di Rumah Sakit Raudhah.
Uraian Tugas Perencanaan Evaluasi & Pelaporan adalah sebagai berikut :
1. Menyusun rencana operasionalisasi kegiatan bagian perencanaan;
2. Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk kepada karyawan;
3. Memberi petunjuk operasional kegiatan kepada karyawan;
4. Menyusun rencana perjalanan dinas;
5. Menyusun rencana tahunan;
6. Merencanakan kebutuhan sarana dan prasarana dinas meliputi
pemeliharaan gedung dan pemeliharaan peralatan;
7. Menyiapkan bahan laporan bulanan, triwulan, dan tahunan;

19
8. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja, data dan bahan menurut
ketentuan yang berlaku;
9. Mengumpulkan dan mengolah data laporan hasil kegiatan dinas;
10. Melaksanakan pengumpulan, pengolahan, penganalisaan dan penyajian
data statistik serta informasi Rumah Sakit Raudhah;
11. Melaksanakan penyusunan bahan Rencana Strategis (RENSTRA) Rumah
Sakit Raudhah;
12. Melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan Rumah Sakit Raudhah;
13. Melaksanakan penyusunan bahan Laporan Akuntabilitas Kinerja Rumah
Sakit Raudhah;
14. Melaksanakan penyiapan bahan dan penyusunan RKA Rumah Sakit
Raudhah;
15. Melaksanakan Inventarisasi permasalahan penyelenggaraan program dan
kegiatan;
16. Mengevaluasi hasil program kerja;
17. Membuat laporan hasil kegiatan;
18. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

BAB VII
TATA HUBUNGAN KERJA

20
7.1. Koordinasi Antara Direktur Dengan Manager.
1 Dalam menjalankan tugas-tugas Direktur sebagaimana dimaksud, maka:
a. Direktur dapat bertindak atas nama Rumah Sakit.
b. Manager berhak dan berwenang bertindak atas nama Direktur, untuk
masing-masing bidang yang menjadi tugas dan wewenangnya.
2 Apabila Direktur berhalangan tetap menjalankan pekerjaannya atau apabila
jabatan itu terluang dan penggantinya belum memangku jabatan, maka
kekosongan jabatan tersebut dipangku oleh salah seorang yang ditunjuk
sementara oleh Direktur PT. Ananda Nugraha Jaya.
3 Apabila Direktur berhalangan tetap melakukan pekerjaannya atau jabatan
Direktur terluang seluruhnya dan belum diangkat, maka sementara
pengelolaan Rumah Sakit dijalankan oleh Direktur PT. Ananda Nugraha
Jaya.
4 Dalam keadaan Direktur berhalangan sementara dalam menjalankan tugas
dan kewenangan sebagaimana dimaksud, Direktur dapat mendelegasikannya
kepada Manager.
7.2. Koordinasi Antara Direktur Dengan PT. Ananda Nugraha Jaya.
1 Pengelolaan Rumah Sakit dilakukan oleh Direktur.
2 Direktur bertanggung jawab kepada Direktur PT. Ananda Nugraha Jaya.
3 PT. Ananda Nugraha Jaya melakukan pembinaan dan pengawasan dalam
pengelolaan Rumah Sakit, dengan menetapkan kebijakan pelaksanaan, baik
di bidang pelayanan medis, pendidikan dan latihan serta penelitian dan
pengembangan kesehatan untuk tercapainya visi, misi, motto dan tujuan
rumah sakit.
4 Keberhasilan rumah sakit tergantung dari pengelolaan oleh Direktur dan
pembinaan serta pengawasan dari PT. Ananda Nugraha Jaya sehingga dalam
pertanggungjawaban tugas dan kewajiban antara Pengelola dan Pengurus
adalah bersifat tanggung renteng.
7.3. Koordinasi Antara Direktur Dengan Komite Medik.
1 Komite Medik berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Direktur
Rumah Sakit Raudhah.
2 Pelaksanaan tugas-tugas Komite Medik dilaporkan secara tertulis kepada
Direktur dalam bentuk rekomendasi.
3 Bahan pertimbangan berupa rekomendasi sebagaimana dimaksud pada

21
ayat(2), adalah berdasarkan penugasan dari Direktur.
7.4. Koordinasi antara Direktur dengan Satuan Pengawas Internal (SPI).
1 Satuan Pengawas Internal berada dibawah dan bertanggungjawab kepada
Direktur Rumah Sakit Raudhah.
2 Tugas pokok Satuan Pengawas Internal adalah melaksanakan pemeriksaan
dan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan semua unsure di rumah sakit
agar dapat berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang berlaku.
3 Dalam melaksanakan tugasnya Satuan Pengawas Internal berfungsi:
a. Melaksanakan pemeriksaan/audit keuangan dan operasional.
b. Merancang dan melaksanakan pemeriksaan pelaksanaan pengendalian
intern
c. Melakukan identifikasi risiko.
d. Mencegah terjadinya penyimpangan.
e. Memberikan konsultasi pengendalian intern.
7.5. Koordinasi Antara Direktur Dengan Staf Medis.
1 Direktur berhak mengangkat dan memberhentikan Anggota Kelompok Staf
Medis (KSM) sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan dan
peraturan kebijakan yang berlaku serta Peraturan Internal Rumah Sakit
(HospitalBylaws) Rumah Sakit Raudhah.
2 Sebagai pengelola, Direktur mempunyai tugas dan wewenang untuk
menetapkan strategi organisasi dan tata kerja lengkap dengan
rinciantugasnya, menetapkan hal-hal yang berkaitan dengan hak dan
kewajiban Staf Medis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
3 Dalam pengelolaan sebagaimana dimaksud pada ayat(1), Direktur
berkewajiban menjamin Staf Medis melaksanakan tugas dan kewajiban
sesuai Standar Pelayanan Medis dan Standar Prosedur Operasional.
4 Kewajiban Staf Medis untuk menjamin bahwa tugas dan kewajiban
dilaksanakan sesuai standard yang berlaku, maka Ketua Kelompok Staf
Medis bertanggungjawab kepada Direktur melalui Manager Pelayanan.
5 Pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pada ayat(3), dapat bersifat
pertanggungjawaban proporsional administrative manajerial dan
pertanggungjawaban secara profesional.

22
BAB VIII
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI KARYAWAN
RINGKASAN POLA KETENAGAAN

No Jabatan / Profesi Kualifikasi Kebutuhan Yang Ada Kekurangan Ket

1 Direktur Dokter Umum/ 1 1 0


Spesialis, Mars
2 Manager Umum Minimal S1 1 1 0
3 Manager Pelayanan Dokter Umum, 1 1 0
Mars
4 Manager Penunjang Dokter Umum, 1 1 0
Mars
5 Manager Keperawatan D III Keperawatan 1 1 0
SI Keperawatan,
Ners
6 Manager Keuangan S1 Ekonomi / 1 1 0
Akuntansi
7 Koordinator Asuhan D III Keperawatan 1 1 0
Keperawatan SI Keperawatan,
Ners
8 Koordinator SDM dan D III Keperawatan 1 0 1
Logistik Keperawatan SI Keperawatan,
Ners
9 Koordinator Rumah Minimal S1 1 1 0
Tangga dan
Kepegawaian
10 Koordinator Pendidikan Minimal S1 1 0 1
dan Pelatihan

11 Koordinator Keuangan Minimal D3 1 1 0


dan Kasir Akuntansi

12 Koordinator Verifikasi Minimal D3 1 1 0


dan Pajak Akuntansi

13 Koordinator Akuntansi Minimal D3 1 0 1


dan Piutang Akuntansi

14 Koordinator Marketing Minimal S1 1 1 0


dan Humas

15 Koordinator Minimal S1 1 0 1
Perencanaan, Evaluasi
dan Pelaporan

23
16 Ka. Instalasi Farmasi S1 Farmasi, 1 1 0
Apoteker
17 Ka. Instalasi Penunjang Dokter Spesialis 1 0 1
Dianostik Radologi / Patologi
Klinik
18 Ka. Instalasi Gizi S1 Gizi 1 1 0
19 Ka. IGD Dokter Umum / 1 0 1
Dokter Spesialis
20 Ka. ICU Dokter Spesialis 1 0 1
21 Ka. Ruangan IGD Minimal D III 1 1 0
Keperawatan
22 Ka. Ruang Rawat Inap Minimal DIII 1 1 0
Keperawatan
23 Ka. Ruang Kamar Minimal DIII 1 1 0
Operasi Keperawatan
24 Ka. Ruang ICU Minimal DIII 1 1 0
Keperawatan
25 Karu Instalasi Rawat Minimal DIII 1 1 0
Jalan Keperawatan
26 Dokter IGD Dokter Umum 4 4 0
27 Apoteker S1 Farmasi, 1 1 0
Apoteker
28 Asisten Apoteker Minimal DIII 4 4 0
Farmasi
29 Staf Laboratorium Minimal DIII Analis 2 2 0
Kesehatan
30 Radiografer Minimal DIII 3 3 0
Radiologi
31 StafRekam Medik Minimal DIII 6 6 0

32 Staf Gizi SLTA/SMK 3 3 0

33 Perawat Minimal DIII 15 15 0


Keperawatan /
DIII Kebidanan
34 Bidan Minimal DIII 8 8 0
Keperawatan /
DIII Kebidanan
35 Staf Keuangan D III Ekonomi / 2 2 0
Akuntansi
36 Kasir SLTA / SMK 4 4 0
37 Staf Administrasi Minimal D III 1 0 1
38 Laundry SLTA / SMK 1 1 0
39 CleaningService SLTP / Sederajat 3 3 0

24
40 Staf Transportasi SLTA / Sederajat 1 1 0

41 Satpam SLTA / Sederajat 1 1 0


42 IPS-RS SLTA / Sederajat 3 2 1
43 Kesling D III Kesling 1 1 0
44 CSSD DIII Keperawatan 1 0 1
JUMLAH 89 79 10

25
BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI

Pengertian Orientasi adalah usaha membantu para pekerja agar mengenali secara
baik dan mampu beradaptasi dengan suatu situasi atau dengan lingkungan/iklim suatu
organisasi/perusahaan.
Orientasi harus mampu membantu para pekerja baru untuk memahami dan
bersedia melaksanakan perilaku social yang mewarnai kehidupan organisasi/perusahaan
sehari-hari.
Orientasi juga harus mampu membantu para pekerja baru untuk mengetahui dan
memahami berbagai aspec teknis pekerjaan/jabatannya, agar mampu melaksanakan
tugas-tugasnya secara efektif, efisien dan produktif.

HARI MATERI METODE PENANGGUNG


JAWAB
Orientasi hari pertama:
I(Hari 1) 1) Penjelasan status Penjelasan Manager Umum
kepegawaian. singkat
2) Penjelasan Program
orientasi yang akan
diterima karyawan,
peraturan dan tatatertib
masa orientasi :
karyawan
menandatangani
pernyataan orientasi
karyawan baru.
3) Kepada karyawan Hospital Tour
dikenalkan seluruh unit
kerja di Rumah Sakit
Raudhah, di ajak
berkeliling
(HospitalTour)
4) Orientasi ke unit kerja Serah Terima
dimana karyawanakan ke Unit
ditempatkan diserahkan Terkait
sesuai program orientasi
unit kerja masing-masing.

26
II Orientasi hari II s.d.XIV
Hari ke-2 meliputi: - Kepala Unit Kerja
s.d. 14 1) Orientasi di unit kerja Teori dan
dimana karyawan Praktek
ditempatkan.
Karyawan diberikan In House - Direktur
berbagai materi orientasi training - Manager
dengan penjadwalan Umum
khusus meliputi: - Manager Pelayanan
a. Visi, Misi, Nilai, - Manager Keperawatan
Struktur Organisasi. - Manager Keuangan
b. PKB - Manager Penunjang
c. Etika Bekerja - KomiteMedik
d. Patient Savety - Komite Keperawatan
e. Pencegahan dan - Tim Tenaga
Pengendalian Infeksi Kesehatan
f. Kesejahteraan Lainnya
Spiritual
g. Service Excellence
h. Cometo XL
i. Handling Complaints
j. Produk-Produk Rumah
Sakit
k. Basic Life Support
2) Penanggulangan bencana
kebakaran

Tahap III Kepala Unitkerja membuat Evaluasi dan


(Evaluasi) laporan terkait hasil orientasi Pelaporan
karyawan.
Hasil evaluasi harus
memberikan rekomendasi
apakah karyawan dapat
bekerja atau tidak, atau
perpanjangan masa orientasi.

27
BAB X
PERTEMUAN/RAPAT

28
29
BAB XI
PELAPORAN

11.1. PELAPORANINTERNAL
Laporan Insidentil, terdiri dari:
Permintaan Laporan dari Direktur Rumah Sakit Raudhah.
Permintaan Laporan dari Manager.
Permintaan Laporan dari Unit Terkait.
Laporan mingguan dari Kepala Unitter diri dari:
1. Laporan dari Bagian Rekam Medis, meliputi:
- Laporan kunjungan Instalasi Gawat Darurat.
- Laporan kunjungan Instalasi Rawat Jalan.
- Laporan pelayanan tiap poli.
- Laporan kunjungan Instalasi Rawat Inap.
- Laporan 5 besar asal pasien Instalasi Gawat Darurat dan Instalasi
Rawat Jalan.
- Laporan 5 besar morbiditas penyakit Instalasi Gawat Darurat, Instalasi
Rawat Jalan dan Instalasi Rawat Inap.
- Indikator efisiensi Instalasi Rawat Inap.
- Laporan kegiatan Instalasi Kamar Operasi.
2. Laporan dari Instalasi Radiologi.
3. Laporan dari Instalasi Laboratorium.
4. Laporan dari Instalasi Rehabilitasi Medik.
5. Laporan dari Instalasi Gizi.

Laporan mingguan dari Unit Kerja, terdiri dari:


1. Unit Kerja Rawat Jalan.
2. Unit Kerja Rawat Inap.
3. Unit Kerja Instalasi Gawat Darurat.

Laporan Bulanan Internal Terdiri Dari:


1. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Instalasi Rawat Jalan.
2. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Instalasi Gawat Darurat.
3. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Instalasi Rawat Inap.
4. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Instalasi Laboratorium

30
5. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Instalasi Radiologi.
6. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Instalasi Rehabilitasi Medik.
7. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Instalasi Kamar Operasi.
8. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Instalasi Gizi.
9. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian Rekam Medis.
10. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian Akuntansi.
11. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian Administrasi.
12. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian Inventory.
13. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian Keuangan.
14. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian Humas.
15. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian Pemasaran.
16. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian Pemeliharaan Sarana.
17. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian SIM-RS.
18. Laporan Pelayanan, SPM, target dan indikator Bagian SDM.
19. Laporan Bulanan Komite Medik.
20. Laporan Bulanan Komite Pengendalian Infeksi.
21. Laporan Bulanan Komite Keperawatan.
22. Laporan Bulanan Komite Keselamatan Pasien.
23. Laporan Bulanan Komite Satuan Pengawas Internal.
Laporan Tahunan Terdiri Dari:
1. Laporan Pelayanan Medis dari Bagian Rekam Medis.
2. Laporan Keuangan dari Bagian Akuntansi.
3. Laporan Ketenagaan dari Bagian Sumber Daya Manusia.
4. Laporan Kegiatan dari Bagian Humas.

11.2. PELAPORAN EKSTERNAL


Laporan Insidentil:
1. Laporan Surveilans Terpadu ke Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin.
2. Laporan Demam Berdarah Dengue ke Dinas Kesehatan Kabupaten
Merangin.
3. Laporan Wabah ke Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin.
4. Laporan pelayanan medik dan keuangan ke PT. Ananda Nugraha Jaya.

Laporan Bulanan Eksternal Terdiri Dari:


1. Laporan Surveilans Terpadu Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin.

31
2. Laporan Demam Berdarah Dengue Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin.
3. Laporan Wabah Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin.
4. Laporan RL.5.1 Pengunjung RS SIRS-6 Kementrian Kesehatan-Jakarta.
5. Laporan RL.5.2 Kunjungan Rawat Jalan SIRS-6 Kementrian Kesehatan
Jakarta.
6. Laporan RL.5.3 Tentang 10 besar penyakit IRNA SIRS-6 Kementrian
KesehatanJakarta.
7. Laporan RL.5.4 Tentang 10 besar penyakit IRJ SIRS-6 Kementrian
KesehatanJakarta.
8. Laporan Klaim ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Laporan Tahunan Eksternal Terdiri Dari:


1. RL.1.1 Data Dasar RS.SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
2. RL.1.2 Indikator Pelayanan. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
3. RL.1.3 Tempat Tidur. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
4. RL.2. Ketenagaan. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
5. RL.3.1 Rawat Inap. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
6. RL.3.2 Rawat Darurat. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
7. RL.3.3 Gigi Mulut. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
8. RL.3.4 Kebidanan. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
9. RL.3.5 Perinatologi. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
10. RL.3.6 Pembedahan. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
11. RL.3.7 Radiologi. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
12. RL.3.8 Laboratorium. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
13. RL.3.9.RehabMedik. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
14. RL.3.10 Pelayanan Khusus. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
15. RL.3.11 Obat. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
16. RL.3.12 Rujukan. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
17. RL.3.13 Farmasi Rumah Sakit. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
18. RL.3.14 Rujukan. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
19. RL.3.15 Cara Bayar. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
20. RL.4A Penyakit Rawat Inap. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
21. RL.4B Penyakit Rawat Jalan. SIRS-6 Kementrian Kesehatan RI.
22. RL.5.1 Pengunjung RS SIRS-6 Kementrian Kesehatan - Jakarta.
23. RL.5.2 Kunjungan Rawat Jalan SIRS-6 Kementrian KesehatanJakarta.

32
24. RL.5.3 Tentang 10 besar penyakit IRNA SIRS-6 Kementrian Kesehatan
Jakarta.
25. RL.5.3 Tentang 10 besar penyakit IRJ SIRS-6 Kementrian Kesehatan-
Jakarta.
26. Laporan Aplikasi Sarana dan Prasarana Kesehatan (ASPAK) ke Direktorat
Jendral Bina Upaya Kesehatan Kementrian Kesehatan RI-Jakarta.
27. Laporan Pelayanan dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Dinas
Kesehatan Kabupaten Merangin.
28. Laporan Pelayanan dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Dinas
Kesehatan Provinsi Jambi.
29. Laporan tahunan kunjunganI GD dan IRJ untuk laporan pajak.

33